Daerah

Daerah, Pemerintahan, Politik

Anggota DPRD Bulukumba Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres

Ruminews.id–BULUKUMBA, – Seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba, Juandy Tandean, resmi melaporkan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik ke Kepolisian Resor (Polres) Bulukumba. Laporan tersebut diterima pihak kepolisian pada hari ini, Rabu, 30 September 2026. Berdasarkan dokumen Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan yang diperoleh media ini, laporan tersebut diterima pada pukul 22.10 Wita. Dalam surat bernomor resmi tersebut, Juandy Tandean yang beralamat di Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, mendatangi kantor polisi untuk melaporkan kasus yang menimpa dirinya. Dalam keterangan yang tertulis di surat laporan, politisi yang lahir di Bulukumba, 24 Juni 1990 tersebut melaporkan adanya dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang dilakukan melalui media sosial (medsos). “Telah Melaporkan Pengaduan Dugaan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Social Media,” demikian kutipan isi surat laporan tersebut. Laporan ini diterima dan disahkan oleh petugas kepolisian, Arman Jaya, yang bertindak atas nama Kapolres Bulukumba. Surat tersebut juga telah dibubuhi tanda tangan pelapor dan stempel resmi kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian maupun pelapor terkait kronologi pasti dan konten media sosial yang diduga mencemarkan nama baik anggota dewan tersebut. Kasus ini akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Jakarta, Nasional, Pemerintahan, Pemuda

Kawal RUU Perampasan Aset LKBHMI PB HMI Usulkan Gaji TNI-Polri Minimal Rp50 Juta

Ruminews.id – JAKARTA, 30 September 2026 — Badan Koordinasi Nasional Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (BAKORNAS LKBHMI PB HMI) secara resmi menyampaikan rekomendasi politik hukum kepada Komisi III DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana.

Make Munir Live Again
Daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Hukum & Kriminal, Kota Yogyakarta

“Make Munir Live Again”: Aksi Kamisan Yogyakarta Hidupkan Ingatan Publik di Tugu Jogja

Ruminews.id, Yogyakarta — Jaringan masyarakat sipil, aktivis, dan mahasiswa kembali menggelar Aksi Kamisan di kawasan Tugu Pal Putih (Tugu Jogja), Kamis (24/9/2026). Berbeda dari aksi Kamisan pada umumnya, kali ini kegiatan secara khusus mengusung tema “Make Munir Live Again” untuk memperingati 22 tahun kepergian pejuang hak asasi manusia (HAM), Munir Said Thalib.

Jakarta, Nasional

PPEI Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi di Jawa Barat

ruminews.id, Jawa Barat — Pemuda Penggerak Energi Indonesia (PPEI) menyambut baik dan mendukung langkah pemerintah dalam mendorong percepatan pengembangan energi panas bumi di Provinsi Jawa Barat, termasuk potensi panas bumi di kawasan Gunung Papandayan dan Gunung Galunggung. Ketua Umum Pemuda Penggerak Energi Indonesia menyampaikan bahwa Jawa Barat memiliki potensi panas bumi yang besar dan strategis untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat transisi menuju pemanfaatan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. “PPEI mendukung penuh upaya pemerintah dalam mempercepat pengembangan panas bumi di Jawa Barat. Potensi yang kita miliki harus segera dioptimalkan agar tidak hanya menjadi potensi di atas kertas, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi ketahanan energi nasional dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ketua Umum PPEI. Menurut PPEI, percepatan pengembangan panas bumi harus dilakukan secara terukur dan tetap memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta kepentingan masyarakat yang berada di sekitar wilayah pengembangan. Pengembangan energi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal. PPEI juga mendorong agar keberadaan proyek panas bumi memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi daerah. Masyarakat sekitar harus mendapatkan ruang untuk terlibat, baik melalui kesempatan kerja, pengembangan usaha masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun program pemberdayaan ekonomi lokal. “Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. Kehadiran pengembangan panas bumi harus mampu menciptakan multiplier effect bagi masyarakat dan daerah. Ada lapangan kerja, ada pemberdayaan UMKM, ada peningkatan kapasitas SDM, dan tentu ada kontribusi terhadap pembangunan daerah,” tegasnya. Selain itu, PPEI memandang penting adanya komunikasi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, masyarakat, akademisi, serta pemuda. Kolaborasi tersebut diperlukan agar proses pengembangan panas bumi dapat berjalan transparan, partisipatif, dan memperoleh dukungan masyarakat. PPEI juga mendorong agar pemerintah memberikan perhatian terhadap peningkatan kapasitas pemuda di daerah penghasil energi. Pemuda lokal harus dipersiapkan agar dapat mengambil bagian dalam ekosistem industri energi, tidak hanya sebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai pelaku usaha, inovator, dan penggerak ekonomi di daerah. “Pemuda harus ditempatkan sebagai bagian dari solusi. Kami ingin melihat lahirnya generasi muda daerah yang memiliki pengetahuan dan kompetensi di sektor energi, sehingga ketika investasi dan pengembangan panas bumi masuk, masyarakat lokal memiliki kesiapan untuk mengambil peluang tersebut,” lanjutnya. PPEI berharap percepatan pengembangan panas bumi di Gunung Papandayan, Gunung Galunggung, dan wilayah potensial lainnya di Jawa Barat dapat segera memberikan kepastian arah pengembangan serta manfaat nyata bagi masyarakat. Bagi PPEI, pengembangan energi panas bumi bukan semata-mata persoalan pembangunan pembangkit listrik, tetapi juga bagian dari upaya membangun kedaulatan energi, memperkuat perekonomian daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi masa depan energi. Pemuda Penggerak Energi Indonesia (PPEI) menyatakan siap menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mengawal pengembangan energi panas bumi yang berkelanjutan, berkeadilan, berpihak pada kepentingan masyarakat, dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi Indonesia.

Daerah, Makassar, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintahan

Kanal Panampu Al-Markaz Bakal Direvitalisasi, Appi: Bisa Jadi Jalur Alternatif dan Wisata Baru

Ruminews.id, MAKASSAR —Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut inisiasi kolaboratif revitalisasi Kanal Panampu di kawasan Masjid Al-Markaz Al-Islami. Rencana tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Wilayah Sulawesi dan Maluku (Suma), Azri Rasul, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Rabu (30/9/2026).

Daerah, Makassar, Religi

Lantik Pengurus OCI KAMS, Kardinal Suharyo: Gereja Hadir di Tengah TNI-Polri

Ruminews.id, Makassar – ‎Perayaan iman dan kebersamaan umat Katolik bersama keluarga besar TNI dan Polri berlangsung di Gereja Katolik Stasi Bunda Maria Mandai, Makassar, Selasa (29/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Mgr. Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo bersama Mgr. Fransiskus Nipa melantik para pengurus Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) di lingkungan Keuskupan Agung Makassar (KAMS), yang merupakan pelayanan khusus Gereja Katolik bagi umat Katolik di lingkungan TNI dan Polri beserta keluarganya.

Daerah, Opini, Pemuda

Pangadereng dan Krisis Konsistensi Moral: Menimbang Kembali Nilai di Tengah Perubahan Zaman

Penulis: Muh. Khaidir Mu’tashim — Formatur Ketua Umum DPP KEPMI Bone Periode 2026-2028 Ruminews.id — Perubahan zaman tidak hanya mengubah cara manusia berkomunikasi, bekerja, belajar, dan membangun relasi sosial. Lebih jauh dari itu, perubahan zaman juga membawa perubahan dalam cara manusia memahami nilai, menentukan sikap, serta menempatkan dirinya di tengah kehidupan bersama.

Daerah, Pemerintahan, Pemuda, Wajo

Dugaan Ketidaksesuaian BSPS di Wajo Mencuat, Aktivis Desak Pemeriksaan Terbuka

Ruminews.id – Makassar, 29 September 2026 Pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah di Kabupaten Wajo mendapat sorotan setelah sejumlah penerima bantuan menyampaikan keluhan terkait kualitas material, transparansi Rencana Anggaran Biaya (RAB), volume material, hingga mekanisme penyediaan bahan bangunan.

Scroll to Top