Pare-pare

Hukum, Pare-pare, Pemerintahan, Pemuda, Pendidikan, Politik

Aktivis Soroti Dugaan Praktik Mafia BBM di Kota Parepare, DEMA-I IAIN Parepare Desak Penegakan Hukum Transparan

ruminews.id, Parepare — Kota Parepare selama ini dikenal sebagai kota pelabuhan yang menjadi salah satu penggerak ekonomi di wilayah Ajatappareng. Aktivitas perdagangan, transportasi, hingga sektor perikanan yang berkembang di kota ini sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Namun di balik dinamika ekonomi tersebut, masyarakat kerap menghadapi persoalan yang berulang, yakni sulitnya mendapatkan BBM pada waktu-waktu tertentu. Fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU kerap terjadi, terutama ketika pasokan BBM dianggap terbatas. Kondisi ini memunculkan keresahan di tengah masyarakat, apalagi ketika muncul dugaan bahwa ada pihak-pihak tertentu yang justru dapat memperoleh BBM dalam jumlah besar dengan lebih mudah. Situasi tersebut menimbulkan kecurigaan publik terhadap kemungkinan adanya praktik yang kerap disebut sebagai “mafia minyak”. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan DEMA-I IAIN Parepare, Muh. Nur Muallimin Rasyidin, menilai bahwa persoalan BBM tidak bisa dilepaskan dari konteks global. Dalam beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi ketidakstabilan geopolitik yang turut memengaruhi rantai pasok energi internasional. “Ketegangan geopolitik di berbagai kawasan dunia, khususnya di Timur Tengah, memang memberikan dampak terhadap fluktuasi harga dan pasokan minyak global. Namun persoalan yang terjadi di daerah tidak bisa semata-mata disandarkan pada faktor global,” ujar Muh. Nur Muallimin Rasyidin dalam keterangannya kepada media. Ia menjelaskan bahwa ketika kelangkaan BBM terjadi secara berulang di daerah tertentu, sementara terdapat dugaan distribusi yang tidak wajar atau bahkan praktik penimbunan, maka hal tersebut patut menjadi perhatian serius semua pihak. Menurutnya, persoalan ini sangat dirasakan oleh masyarakat kecil yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ketersediaan BBM, seperti nelayan, pengemudi transportasi, hingga pelaku usaha kecil. “Jika distribusi BBM dipermainkan oleh oknum tertentu demi keuntungan pribadi, maka yang paling dirugikan adalah masyarakat kecil. Ini bukan sekadar persoalan teknis distribusi, tetapi menyangkut keadilan ekonomi bagi masyarakat.” Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peran aparat penegak hukum dalam mengawasi distribusi BBM di daerah. Ia berharap pihak kepolisian, khususnya Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Parepare, dapat melakukan pengawasan secara serius terhadap dugaan praktik penyimpangan distribusi BBM. “Kami berharap Kanit Tipidter Polres Parepare dapat mengambil langkah tegas dan transparan jika memang terdapat indikasi praktik mafia BBM di lapangan. Penegakan hukum yang jelas dan terbuka sangat penting agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tetap terjaga,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa keterlibatan aparat dalam memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan sangat penting agar tidak ada ruang bagi oknum yang memanfaatkan situasi kelangkaan untuk keuntungan pribadi. “Pengawasan yang ketat dari aparat penegak hukum akan menjadi kunci untuk memastikan distribusi BBM berjalan adil dan tepat sasaran. Masyarakat berharap negara hadir melalui aparatnya untuk melindungi kepentingan publik,” tutupnya.

Barru, Pare-pare, Pemuda, Pendidikan

GAPPEMBAR Parepare Sukses Gelar Jelajah Pelosok di Dusun Kamiri, Fokus Pertanian, Pendidikan, dan Keagamaan

ruminews.id, Pare-pare – Gabungan Pemuda Pelajar Mahasiswa Barru (GAPPEMBAR) Komisariat Wilayah Parepare Sukses melaksanakan kegiatan Jelajah Pelosok di dusun kamiri, Desa Kamiri, Kec. Balusu, Kab. Barru Kegiatan ini merupakan program jelajah sosial yang menyasar sektor pertanian, pendidikan, dan keagamaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh GAPPEMBAR Komisariat Wilayah Parepare dengan melibatkan kader kader nya. Jelajah Pelosok berlangsung selama empat hari, terhitung sejak Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2025. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di wilayah pelosok khusus nya di dusun Kamiri, Desa Kamiri, kec. Balusu, Kab. Barru yang menjadi lokasi pengabdian GAPPEMBAR Komisariat Wilayah Parepare Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kepedulian sosial pemuda serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat pelosok, khususnya dalam menghadapi persoalan pertanian, keterbatasan pendidikan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Sementara itu, rangkaian kegiatan diawali dengan sektor pertanian melalui sosialisasi pencegahan hama tanaman kepada para petani Yang di hadiri langsung oleh Kepala POPT Kab. Barru, Kordinator Balai Penyuluh Pertanian Kec. Balusu Serta Kepala Desa Kamiri. Selanjutnya, pada sektor pendidikan, peserta Jelajah Pelosok melaksanakan kegiatan mengajar di sekolah yang dirangkaikan dengan pemberian alat tulis menulis kepada siswa. Pada sektor keagamaan, kegiatan diisi dengan mengajar mengaji,Yasinan, dan Lomba Adzan serta ditutup dengan permainan tradisional sebagai sarana edukasi dan hiburan bagi anak-anak pelosok Melalui kegiatan Jelajah Pelosok ini, Aswar Selaku Ketua GAPPEMBAR Komisariat Wilayah Parepare berharap dengan dilaksanakannya kegiatan jelajah pelosok ini dapat menumbuhkan kepedulian, serta peran aktif pemuda khusus nya kab. Barru dalam membangun dan mendampingi masyarakat pelosok secara berkelanjutan Dan tentu nya Saya berharap Pemerintah Daerah tidak menutup mata akan hal yang menjadi kebutuhan dari masyarakat pelosok terutama dalam sektor pertanian dan pendidikan”

Daerah, Pare-pare, Pendidikan

Jurusan PGSD FIP UNM Kampus V Parepare Geber “Educulture Fest 2025”, Kepala Dinas Pendidikan Resmi Membuka Acara

ruminews.id – Parepare, 21 November 2025, Suasana Kampus V Parepare Universitas Negeri Makassar (UNM) berubah meriah dan penuh energi positif pada Jumat pagi. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FIP UNM sukses menggelar Educulture Fest 2025, sebuah festival edukasi dan budaya yang digadang menjadi ikon kegiatan berdampak di Kota Parepare. Acara megah ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, menandai dukungan penuh pemerintah daerah terhadap inovasi dan kreativitas mahasiswa calon guru. Paket Lengkap: Seminar Nasional Kewirausahaan, Pentas Seni, Hingga Pameran Media Pembelajaran Tahun ini, Educulture Fest menghadirkan rangkaian kegiatan yang tak hanya memukau secara visual, tetapi juga kaya manfaat akademik. Kegiatan meliputi: Seminar Nasional Pendidikan, Pentas Seni dan Tari, dan Pameran Media Pembelajaran hasil karya mahasiswa Jurusan PGSD FIP UNM Kampus V Parepare. Perayaan ini mengusung tema besar: “Bersinergi Lewat Budaya: Dari Ilmu, Lahir Karya, Tumbuh Jiwa.” Tema ini dianggap sangat relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini, terutama dalam membangun karakter, kreativitas, dan kecakapan budaya para calon guru. Dihadiri Calon Guru SD dan Guru Sekolah Dasar Kota Parepare Ratusan peserta dari mulai dari mahasiswa PGSD sebagai calon guru SD, guru-guru sekolah dasar, hingga para dosen dan praktisi pendidikan. Koordinator Kampus V Parepare FIP UNM, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi besar terhadap terselenggaranya Educulture Fest 2025. “Kegiatan ini perlu terus ditingkatkan, baik secara kualitas maupun kuantitas. Mahasiswa perlu ruang seperti ini untuk berkarya dan menunjukkan kompetensi mereka,” ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan: “Ini Memberikan Dampak Nyata untuk Guru dan Calon Guru” Tak kalah antusias, Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare menyampaikan pujian dan dukungannya atas kegiatan ini. “Educulture Fest memberi dampak positif, bukan hanya bagi mahasiswa PGSD sebagai calon guru SD, tetapi juga bagi para guru yang hadir. Tentu kami sebagai pengguna lulusan menyambut positif kegiatan seperti ini,” tutur Kadis dalam sambutannya. Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan kreatif seperti ini harus terus dihidupkan agar pendidikan di Parepare semakin adaptif, kreatif, dan berbudaya. Dengan antusiasme peserta, dukungan pemerintah, serta kreativitas mahasiswa, Educulture Fest 2025 diyakini menjadi salah satu gebrakan penting dalam mewujudkan Kampus Berdampak, kampus yang tidak hanya melahirkan lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi nyata pada masyarakat dan dunia pendidikan.

Daerah, Pare-pare

DPD KNPI Parepare Resmi Dukung Vonny Ameliani Suardi Pimpin KNPI Sulsel

ruminews.id, Pare Pare -DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Parepare menyatakan dukungan penuh kepada Vonny Ameliani Suardi untuk maju sebagai Calon Ketua DPD KNPI Provinsi Sulawesi Selatan pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-XVI yang dijadwalkan digelar pada 29 November 2025. Dukungan itu lahir setelah melalui dialog panjang dan pertimbangan matang di internal organisasi, percakapan yang merangkum kegelisahan, harapan, dan pandangan kolektif tentang sosok pemimpin yang layak memandu arah gerak pemuda Sulawesi Selatan ke depan. Dari sekian nama, cahaya yang paling terang bagi Parepare tertuju pada Vonny. Ketua DPD KNPI Parepare, Rasmin Rajab, menegaskan bahwa pilihan mendukung Vonny bukan sekadar keputusan struktural, melainkan sikap yang dipenuhi keyakinan. Menurutnya, Vonny adalah sosok yang menghayati kepemimpinan sebagai pengabdian; seseorang yang membawa jejak rekam yang teruji dan visi yang bertaut erat dengan kebutuhan pemuda masa kini. “Vonny Ameliani Suardi adalah representasi pemimpin yang dibutuhkan KNPI Sulsel hari ini. Ia memiliki kedalaman pengalaman, jaringan yang luas, serta semangat kolaboratif yang mampu merangkul keberagaman pemuda. Parepare melihat beliau sebagai figur yang dapat membawa pembaruan dan penguatan organisasi,” ucap Rasmin, mantap. Rasmin juga menegaskan bahwa DPD KNPI Parepare tidak berhenti pada dukungan moral semata. Mereka siap mengawal jalannya dinamika menuju Musda XVI menjadi bagian dari arus besar konsolidasi pemuda Sulawesi Selatan yang lebih solid, lebih matang, dan lebih progresif. Menurutnya, dukungan kepada Vonny sejalan dengan gelombang aspirasi pemuda dari berbagai daerah aspirasi yang merindukan KNPI dengan wajah baru: lebih modern dalam gagasan, produktif dalam karya, serta terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor. Dengan pernyataan resmi ini, DPD KNPI Parepare menambah deretan daerah yang lebih awal menyatakan sikap mendukung Vonny Ameliani Suardi. Sementara itu, suhu dinamika menuju Musda XVI terus menghangat, menandai babak baru perjalanan organisasi kepemudaan terbesar di Sulawesi Selatan. (*)

Daerah, Hukum, Kriminal, Pare-pare, Uncategorized

Alumni STIEM Bongaya Desak Hukuman Berat untuk Pelaku Pembunuhan Suriani Tahir

ruminews.id, Makassar – Sejumlah alumni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIEM) Bongaya mendesak agar pelaku pembunuhan terhadap Suriani Tahir, pegawai PT Hino Kumala Parepare, dijatuhi hukuman maksimal. Sigit Sugiarto, mewakili para alumni, menyebut peristiwa ini menimbulkan keprihatinan serius, terutama terkait keamanan pekerja perempuan di ruang kerja. Apalagi, insiden tragis itu terjadi di dalam kantor perusahaan tempat korban bekerja. “Kasus ini menjadi catatan kelam soal minimnya jaminan keselamatan karyawan, khususnya perempuan. PT Hino Kumala sebagai korporasi juga harus ikut bertanggung jawab,” ujar Sugiarto yang juga merupakan Ketua Sapma PP Kab Gowa. Ia menambahkan, pekerja seharusnya memperoleh rasa aman saat berada di kantor, bukan justru menjadi korban tindak kekerasan. “Kami berharap aparat kepolisian segera menuntaskan berkas perkara pelaku, sekaligus menekan perusahaan agar tidak lepas tangan,” tegasnya. Diketahui, Suriani Tahir, yang juga merupakan alumni STIEM Bongaya, ditemukan tewas pada Jumat (29/8/2025) dini hari di kantor PT Hino Kumala, Jalan HM Arsyad, Kelurahan Watan Soreang, Kecamatan Watan Soreang, Kota Parepare. Kasat Reskrim Polres Parepare, Muh Agus Purwanto, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial KA sudah diamankan. Dari hasil pemeriksaan, korban tewas setelah ditikam karena melawan saat hendak diperkosa. Sementara itu, pihak PT Hino Kumala belum banyak memberikan komentar. General Manager PT Hino Kumala, Jhony Tanaka, hanya meminta agar konfirmasi langsung diarahkan ke Kepala Cabang Parepare. “Silakan ditanyakan ke kepala cabang di Parepare. Saya sendiri berkantor di Makassar,” kata Jhony singkat.

Daerah, Pare-pare, Pendidikan

KKNT Unhas 114 Lakukan Re-branding UMKM Ujung Lare untuk Tingkatkan Daya Saing dan Citra Produk

ruminews.id, Parepare – 11 Agustus 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja NyataTematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang114 melakukan pendampingan re-branding bagi pelaku UMKM di Kelurahan Ujung Lare, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Kegiatan ini bertujuan memperkuat identitas merek, meningkatkan daya tarik produk, dan memperluas jangkauan pasar. Program ini menjadi bagian dari misi KKNT Unhas 114 dalammendorong UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar modern. Re-branding dilakukan dengan mempertimbangkantren desain terkini, segmentasi pasar, serta identitas unik darimasing-masing produk. Kegiatan dimulai dengan sesi diskusi bersama pelaku UMKM untuk mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan merek yang sudah ada. Mahasiswa kemudian melakukan analisis terhadapdesain kemasan, logo, label, serta strategi pemasaran yang digunakan sebelumnya. Proses re-branding yang dilakukan meliputi pembuatan logo baru dengan visual modern dan mudah diingat sesuaikarakteristik produk, desain ulang kemasan menggunakankombinasi warna dan tipografi yang lebih menarik denganpenempatan informasi yang rapi, pembuatan label produk yang memuat informasi legalitas. Koordinator KKNT Unhas 114, Muhammad Fauzan Bachtiar, menjelaskan bahwa re-branding menjadi langkah penting agar UMKM dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar. “Kemasan dan identitas merek adalah kesan pertama yang dilihat konsumen. Dengan re-branding, kami berharap produkUMKM Ujung Lare dapat tampil lebih profesional dan bersaingtidak hanya di pasar lokal, tetapi juga regional,” ujarnya. Salah satu pelaku UMKM, Ibu Ati, pemilik Bubble Ati, merasakan dampak positif dari perubahan yang dilakukan. ”Terima kasih banyak kepada mahasiswa KKNT Unhas 114 yang sudah membantu saya membuat spanduk jualan dan label produk. Sekarang tempat jualan saya kelihatan lebih rapi dan menarik, pembeli juga jadi gampang mengenali dagangan saya,”Katanya. Melalui program re-branding ini, diharapkan UMKM Ujung Lare tidak hanya mengandalkan kualitas rasa dan bahan baku, tetapi juga mampu membangun citra produk yang berkesan, relevan, dan memiliki daya tarik tinggi di pasaran.

Daerah, Pare-pare, Pendidikan

Legalitas UMKM Diperkuat, KKNT Unhas 114 Dampingi Pengurusan SPP-IRT hingga Penyerahan Sertifikat PIRT

ruminews.id, Parepare – 11 Agustus 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja NyataTematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang114 melaksanakan pendampingan pembuatan Surat PersetujuanPendaftaran Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) bagi pelakuUMKM di Kelurahan Ujung Lare, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidangpengembangan UMKM yang bertujuan meningkatkan legalitasproduk pangan olahan rumahan. Dengan memiliki sertifikatPangan Industri Rumah Tangga (PIRT), pelaku usaha dapatmemperluas pemasaran dan meningkatkan kepercayaankonsumen. Pendampingan dilakukan mulai dari tahap pengumpulandokumen persyaratan, pengisian formulir pendaftaran, hinggaproses pengajuan ke Dinas Kesehatan. Setelah proses selesai, sertifikat PIRT diserahkan secara resmi kepada pelaku UMKM penerima. Koordinator KKNT Unhas 114, Nur Uswah Isba, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya membantu pelaku usaha memenuhi aspek legalitas, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai standar keamanan pangan. “Dengan adanya sertifikat PIRT, produk UMKM akan lebih mudah menembus pasar modern dan terjamin dari sisi keamanan pangan,” ujarnya. Salah satu pelaku UMKM penerima sertifikat PIRT, Ibu Ita, pemilik usaha Aneka Kue kering, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Saya sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Proses pengurusan PIRT ternyata tidak serumit yang saya bayangkan. Sekarang produk saya sudah punya izin resmi, jadi lebih percayadiri untuk memasarkannya ke toko-toko dan pameran,” tuturnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal bagi UMKM Ujung Lare untuk lebih kompetitif dan berdaya saing, sekaligusmendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui produk panganolahan yang aman, berkualitas, dan memiliki izin resmi.

Daerah, Pare-pare, Pendidikan

“Gencarkan Pencegahan Stunting, Mahasiswa KKN 114 Unhas Dorong Pola Makan Bergizi di Melalui Edukasi pencegahan Stunting di Kota Parepare”

ruminews.id, Parepare – 30 Juli 2025 ,Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 114 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk “Edukasi Pencegahan Stunting dengan Makanan Bergizi” di Kelurahan Ujung Lare, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Program ini diinisiasi oleh Jihan Ananta Azhary, mahasiswa Universitas Hasanuddin yang tengah melaksanakan pengabdian masyarakat melalui KKN. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para ibu dengan balita, mengenai pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting pada anak sejak dini. Dalam kegiatan tersebut, Jihan memberikan penyuluhan door to door yang didampingi oleh Ibu PKK, serta Tim Tenaga Kesehatan Provinsi kepada para ibu mengenai stunting, dampak jangka panjangnya, serta cara pencegahannya melalui pola makan sehat. Selain itu, juga dibagikan pemahaman menu makanan bergizi seimbang yang mudah diolah dari bahan lokal yang terjangkau. “Saya berharap dengan edukasi ini, para ibu semakin sadar akan pentingnya asupan gizi yang cukup dan seimbang bagi tumbuh kembang anak. Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tapi juga menyangkut kualitas generasi di masa depan,” ujar Jihan saat ditemui di lokasi kegiatan. Para ibu balita penderita stunting turut menunjukkan antusiasme dan sangat terbuka dengan edukasi yang diberikan. “Terimakasih adik-adik KKN untuk edukasinya. Saya jadi tahu bahwa yang penting bukan cuma kenyang, tapi juga harus ada sayur, protein, dan karbohidrat. Anak saya juga sering susah makan, jadi saya tertarik coba menu yang tadi dijelaskan,” Ujar Mama Aisyah. Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Dosen Pembimbing Lapangan drg. Nursyamsi, M.Kes dan Ibu PKK yang sekaligus mendampingi dalam kegiatan ini dan mengapresiasi langkah nyata mahasiswa dalam berkontribusi langsung terhadap isu kesehatan masyarakat yang strategis. “Intervensi langsung seperti ini sangat penting. Pencegahan stunting harus dimulai dari edukasi di level keluarga, dan program ini menjadi salah satu contoh pengabdian yang tepat sasaran,” tutur drg. Nursyamsi, M.Kes. Program ini diharapkan mampu menjadi pemicu gerakan sadar gizi di lingkungan masyarakat dan mendukung program nasional percepatan penurunan stunting khususnya di Kelurahan Ujung Lare, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.

Daerah, Pare-pare, Pendidikan

UMKM Ujung Lare On The Map! Mahasiswa Unhas & ITH Dorong UMKM Go Digital Lewat Google Profil Business

ruminews.id, Parepare – 29 Juli 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama Institut Teknologi Habibie (ITH) berkolaborasi dalam program kerja bertajuk UMKM Parepare On The Map: Langkah Awal Go Digital dengan Google Profil Business, yang dilaksanakan di Kelurahan Ujung Lare, Kota Parepare. Program ini menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat dalam upaya mendorong pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi era digital. Sebagai langkah awal, tim KKN menyelenggarakan sosialisasi bertema “UMKM Naik Kelas: dari Legalitas, Halal, hingga Go Digital” pada Senin, 21 Juli 2025 di Aula Kantor Kelurahan Ujung Lare. Sosialisasi ini memperkenalkan berbagai aspek penting dalam pengembangan UMKM, termasuk legalitas usaha, sertifikasi halal, serta pemanfaatan digital platform seperti Google Profil Business. Program ini kemudian dilanjutkan dengan pendampingan langsung secara door to door kepada pelaku UMKM di Kelurahan Ujung Lare, yang dilaksanakan pada 23–26 Juli 2025. Pendampingan ini membantu pelaku UMKM untuk mendaftarkan lokasi usahanya ke Google Maps melalui Google Profil Business, sebagai strategi awal untuk meningkatkan visibilitas usaha di dunia digital. Hingga saat ini, sebanyak 12 UMKM di Kelurahan Ujung Lare telah resmi terdaftar di Google Maps dan mulai merasakan dampaknya. “Setelah usaha saya di daftarkan di Google Maps, tadi saya dapat pelanggan dan dia mengaku dapat usaha saya lewat Google Maps,” ujar Bu Ida, pemilik usaha jahit di Ujung Lare. Kolaborasi antar mahasiswa dari dua perguruan tinggi ini juga membawa semangat sinergi lintas kampus dalam pengabdian masyarakat. “Bisa bekerja bersama teman-teman dari Unhas memberikan pengalaman baru bagi kami. Kolaborasi ini memperluas perspektif kami dan semoga dampaknya bisa benar-benar dirasakan UMKM di sini,” tutur Maharani Reva Awliya, mahasiswa ITH yang ikut dalam program ini. Program ini diharapkan menjadi titik awal bagi pelaku UMKM di Parepare untuk terus berkembang, tidak hanya dari sisi legalitas tetapi juga digitalisasi usaha. Tim KKN juga mendorong agar UMKM yang sudah terdaftar dapat berbagi pengalaman dan menginspirasi pelaku usaha lainnya.

Daerah, Pare-pare, Pendidikan

Penyuluhan Dalam Membangun Kesadaran Sertifikasi Halal Pada UMKM

ruminews.id, Parepare – 21 Juli 2025, Mahasiswa KKN Tematik 114 UniversitasHasanuddin menggelar kegiatan Sosialisasi Pengembangan UMKM melalui Penyuluhan Sertifikasi Halal, bekerja samadengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah(UMKM), yang bertempat di Aula Kantor Kelurahan Ujung Lare, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Acara ini dibuka secara resmi oleh Lurah Ujung Lare, Bapak Suryanzah, yang menyampaikan apresiasi atas antusiasme parapelaku UMKM dalam mengikuti kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sertifikasi halal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal. “Sertifikasi halal bukan sekadar label, tapi merupakan bentukjaminan mutu dan komitmen terhadap standar kehalalan produk.Hal ini sangat penting agar produk UMKM kita mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Bapak Suryanzah. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahamanmenyeluruh kepada pelaku UMKM terkait pentingnya sertifikasi halal, prosedur pengajuan, serta manfaatnya dalam pengembangan usaha. Peserta berasal dari berbagai bidang usaha, seperti makanan dan minuman. Hendra Wijaya, selaku Business Home Advisor Rumah BUMNParepare, turut hadir sebagai salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini. Ia membawakan materi mengenai peran strategis sertifikasi halal dalam mendorong peningkatan daya saing UMKM, baik di pasar nasional maupun global. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa rumahBUMN berkomitmen untuk mendukung pelaku UMKM dalam proses pengurusan sertifikasi halal melalui program pendampingan dan fasilitasi yang berkelanjutan. “Sertifikasi halal adalah langkah penting agar produk UMKMdapat menembus pasar yang lebih luas. Kami dari BUMN siap mendukung, baik dari sisi edukasi, akses informasi, maupun sinergi program pembinaan UMKM,” jelas Kak Hendra. Para peserta juga dibekali informasi teknis seputar alur dansyarat pengajuan sertifikasi halal melalui BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal), serta tips untuk mempercepat proses pengurusan dan menghindari kendala administratif. Kegiatan ini menjadi bagian dari program penyuluhan berkelanjutan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kelurahan Ujung Lare dalam rangka mendukung penguatan UMKM berbasis syariah, sekaligus menyambut regulasi wajib halal yang mulaiditerapkan secara bertahap di Indonesia. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di wilayah Kelurahan Ujung Lare semakin memahami urgensisertifikasi halal dan segera mengambil langkah konkret untuk mengurusnya demi keberlangsungan dan perkembangan usaha mereka. Kami mahasiswa KKN Tematik 114 Universitas Hasanuddin,mengucapkan syukur atas kelancaran kegiatan dan antusiasmepara peserta. Kami berharap penyuluhan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi UMKM dan menjadi langkah awal dalam membangun usaha yang lebih berkualitas serta bersertifikat halal.

Scroll to Top