Nasional

Andi Adrian
Nasional, Pemuda, Pendidikan

Maju Calon Ketua ILUNI UI Sulsel, Ini Profil Andi Adrian Adiputra

Ruminews.id, Makassar – Andi Adrian Adiputra Iwan, S.E., mencalonkan diri sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Sulawesi Selatan periode 2026-2029 dengan membawa semangat penguatan jejaring dan kolaborasi alumni. Berbekal latar belakang pendidikan di Universitas Indonesia, pengalaman di dunia usaha, serta keterlibatan aktif dalam berbagai organisasi, ia hadir dengan komitmen untuk memperkuat jejaring alumni dan mendorong kontribusi nyata ILUNI UI bagi masyarakat.

Makassar, Nasional, Politik

Generasi Ketiga Yasin Limpo, M Ikhsan Rabbani Irman Pimpin TIDAR Kota Makassar

ruminews.id – Makassar— M. Ikhsan Rabbani Irman YL resmi dikukuhkan langsung oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) TIDAR Sulawesi Selatan, Hj. Vonny Ameliani Suardi, S.E., M.H. sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kota Makassar pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026. Pengukuhan berlangsung di Kantor DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan. Ikhsan merupakan putra Irman Yasin Limpo sekaligus cucu Muhammad Yasin Limpo. Ia kini memimpin organisasi kepemudaan yang berafiliasi dengan Partai Gerindra di tingkat Kota Makassar. Sebelum memasuki kepengurusan TIDAR, Ikhsan aktif di bidang olahraga elektronik atau esports. Ia menjabat sebagai Ketua Indonesia Esports Association (IESPA) Sulawesi Selatan. Di bawah kepemimpinannya, tim esports Sulawesi Selatan meraih gelar juara dalam ajang Kapolri Cup yang digelar di Indonesia Arena pada Agustus 2026. Pada 2025, Sulawesi Selatan juga mengirimkan tim esports untuk pertama kalinya ke Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII di Nusa Tenggara Barat. Capaian tersebut menjadi bagian dari kiprah kepengurusan IESPA Sulawesi Selatan selama dipimpin Ikhsan. Dalam pidato pengukuhannya sebagai Ketua PC TIDAR Kota Makassar, Ikhsan menyampaikan kesiapannya menjalankan arahan pimpinan organisasi dan mendukung keberlanjutan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. “Petunjuk Ketua PD sudah jelas. Saya sebagai Ketua PC TIDAR Kota Makassar siap mewakafkan diri saya untuk memastikan Prabowo presiden dua periode,” ujar Ikhsan. Selain menyatakan dukungan politiknya, Ikhsan turut menyoroti keterlibatan anak muda, khususnya generasi Z, dalam politik. Partisipasi generasi muda menjadi salah satu isu yang berkaitan langsung dengan peran organisasi kepemudaan dalam memperluas keterlibatan anak muda di ruang publik. Sebagai Ketua PC TIDAR Kota Makassar, Ikhsan akan memimpin organisasi di tingkat kota. Kepengurusan ini berada dalam struktur TIDAR, organisasi kepemudaan yang terafiliasi Partai Gerindra. Pengukuhan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan Ikhsan di TIDAR Kota Makassar. Kiprahnya di organisasi esports dan peran barunya dalam organisasi politik kepemudaan menjadi dua bagian dari perjalanan organisasinya di Sulawesi Selatan.

Jakarta, Nasional, Teknologi

Training Generative AI AdaKami Raih Rating 4,81/5, Founder Pakaiai.id Andi Syahrul Jadi Mentor

ruminews.id, JAKARTA – Program training Generative AI for Productivity yang diselenggarakan Dibimbing untuk AdaKami (PT Pembiayaan Digital Indonesia) mendapatkan respons positif dari peserta. Berdasarkan hasil evaluasi, pemahaman peserta terhadap program secara keseluruhan memperoleh skor 4,81 dari 5. Program tersebut menghadirkan Founder Pakaiai.id Andi Syahrul sebagai mentor. Materi yang disampaikan berfokus pada pemanfaatan Generative AI untuk mendukung produktivitas dalam pekerjaan. Selain skor overall sebesar 4,81 dari 5, sejumlah aspek lain juga mendapatkan penilaian tinggi dari peserta. Penilaian terhadap mentor memperoleh skor 4,75 dari 5. Peserta menilai penyampaian Andi Syahrul jelas, interaktif, komunikatif, dan membantu meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan AI. Sementara itu, aktivitas hands-on dan studi kasus memperoleh skor 4,69 dari 5. Dalam program tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual mengenai Generative AI. Training juga menghadirkan praktik penggunaan AI melalui prompt engineering, productivity showcase, hingga Interactive AI Clinic. Materi prompt engineering memperkenalkan C.R.E.A.T.E Framework yang terdiri dari Context, Role, Explicit Task, Audience, Tone, dan Examples. Peserta kemudian diajak melihat penerapan AI dalam tiga aktivitas produktivitas utama, yaitu summarizing, ideating, dan drafting. Melalui Interactive AI Clinic, peserta juga dapat melihat secara langsung proses menyusun prompt, memperbaiki instruksi, dan menggunakan AI untuk membantu menyelesaikan permasalahan pekerjaan. Dari sisi pemahaman materi, training memperoleh skor 4,56 dari 5. Sementara aspek teknis pelaksanaan memperoleh skor 4,69 dari 5. Meskipun mendapatkan penilaian positif, feedback peserta juga menunjukkan adanya kebutuhan untuk pengembangan program selanjutnya. Beberapa peserta menyampaikan keinginan untuk memperdalam penggunaan AI untuk desain dan video, analisis data, audit dengan AI, serta penggunaan AI pada tingkat menengah. Peserta juga mengusulkan agar porsi praktik diperbanyak dan diberikan tugas sebelum training untuk dibandingkan dengan hasil setelah training. Secara keseluruhan, hasil tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap pembelajaran Generative AI tidak hanya berhenti pada pengenalan tools. Peserta juga membutuhkan pembelajaran yang lebih spesifik sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masing-masing. Andi Syahrul memiliki fokus pada AI-powered learning, learning and development, talent development, dan AI adoption. Pengalaman tersebut turut mendukung pendekatannya dalam memberikan pembelajaran AI yang dikaitkan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui Pakaiai.id, Andi mengembangkan fokus pada pemanfaatan AI untuk produktivitas dan transformasi cara kerja. Informasi mengenai Pakaiai.id dapat diakses melalui https://pakaiai.id.

Jakarta, Nasional, Teknologi

Transformasi Cara Kerja dengan AI, Founder Pakaiai.id Andi Syahrul Berbagi Praktik Generative AI di AdaKami

ruminews.id, JAKARTA – Artificial intelligence mulai mengubah cara berbagai pekerjaan dilakukan. Aktivitas yang sebelumnya membutuhkan waktu untuk mencari informasi, merangkum dokumen, menghasilkan ide, maupun membuat draft kini dapat dibantu dengan Generative AI. Namun, pemanfaatan AI di dunia kerja tidak cukup hanya dengan mengetahui nama dan fungsi sebuah tools. Pemahaman mengenai bagaimana AI digunakan dalam proses kerja menjadi bagian penting dari proses adaptasi tersebut. Hal inilah yang menjadi salah satu fokus dalam training Generative AI for Productivity yang diselenggarakan Dibimbing untuk AdaKami (PT Pembiayaan Digital Indonesia), dengan Founder Pakaiai.id Andi Syahrul sebagai mentor. Dalam training tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai cara memanfaatkan Generative AI untuk mendukung produktivitas. Andi mengajak peserta melihat AI bukan sekadar sebagai chatbot yang digunakan untuk memberikan pertanyaan, tetapi sebagai teknologi yang dapat ditempatkan dalam berbagai tahapan pekerjaan. Peserta diperkenalkan pada tiga aktivitas utama yang dapat dibantu AI, yaitu summarizing, ideating, dan drafting. Materi kemudian dilanjutkan dengan prompt engineering. Melalui C.R.E.A.T.E Framework, peserta belajar menyusun instruksi yang terdiri dari konteks, peran, tugas yang jelas, audiens, tone, serta contoh. Pendekatan tersebut membantu peserta memahami bahwa hasil AI sangat dipengaruhi oleh kualitas instruksi yang diberikan. Training kemudian dibuat semakin praktis melalui guided practice dan Interactive AI Clinic. Dalam sesi tersebut, peserta dapat melihat bagaimana sebuah permasalahan pekerjaan diterjemahkan menjadi instruksi untuk AI, kemudian diperbaiki hingga menghasilkan output yang lebih sesuai. Selain produktivitas, aspek responsible AI juga menjadi bagian dari training. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga privasi data, memahami keterbatasan AI, melakukan validasi terhadap output, serta mengetahui situasi ketika AI sebaiknya tidak digunakan. Feedback dari peserta menunjukkan respons yang positif. Secara keseluruhan, program memperoleh skor 4,81 dari 5. Aktivitas hands-on dan studi kasus mendapatkan skor 4,69 dari 5, sedangkan mentor memperoleh skor 4,75 dari 5. Peserta juga menyampaikan bahwa masih terdapat banyak area AI yang ingin dipelajari lebih dalam, mulai dari desain dan video, analisis data, audit dengan AI, hingga penggunaan AI pada level yang lebih lanjut. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran AI di lingkungan kerja tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan tools. Peserta juga perlu memahami bagaimana teknologi tersebut dapat ditempatkan dalam proses kerja yang mereka jalankan. Melalui Pakaiai.id, Andi Syahrul mengembangkan fokus pada pemanfaatan AI untuk produktivitas dan transformasi cara kerja. Informasi mengenai Pakaiai.id dapat diakses melalui https://pakaiai.id.

Jakarta, Nasional, Teknologi

Peserta Beri Respons Positif pada Training AI AdaKami, Founder Pakaiai.id Andi Syahrul Sampaikan Materi Secara Interaktif

ruminews.id, JAKARTA – Pembelajaran mengenai artificial intelligence (AI) di lingkungan perusahaan semakin membutuhkan pendekatan yang praktis. Peserta tidak hanya membutuhkan pemahaman mengenai teknologi, tetapi juga perlu mengetahui bagaimana AI dapat digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan secara nyata. Hal tersebut terlihat dalam training Generative AI for Productivity yang diselenggarakan Dibimbing untuk AdaKami (PT Pembiayaan Digital Indonesia). Program yang menghadirkan Founder Pakaiai.id Andi Syahrul sebagai mentor tersebut memperoleh respons positif dari peserta. Berdasarkan hasil feedback, pemahaman peserta secara keseluruhan mendapatkan skor 4,81 dari 5. Sementara itu, aspek mentor mendapatkan skor 4,75 dari 5. Peserta menilai penyampaian materi sudah jelas, interaktif, komunikatif, dan membantu meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan AI. Salah satu kekuatan program tersebut adalah pendekatan pembelajaran yang tidak hanya mengandalkan teori. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai aktivitas hands-on dan studi kasus. Aspek aktivitas, hands-on, dan studi kasus memperoleh skor 4,69 dari 5. Dalam sesi training, Andi Syahrul membawa peserta memahami bagaimana Generative AI dapat digunakan dalam berbagai aktivitas pekerjaan. Materi dimulai dari perubahan dunia kerja dan pentingnya adopsi AI, kemudian dilanjutkan dengan prompt engineering serta berbagai use case AI untuk produktivitas. Peserta juga diajak melihat penggunaan AI untuk aktivitas seperti merangkum informasi, menghasilkan ide, dan membuat draft pekerjaan. Pada sesi Interactive AI Clinic, peserta dapat melihat proses penyusunan prompt, melakukan perbaikan terhadap prompt, hingga menghasilkan solusi menggunakan AI. Pendekatan tersebut membuat peserta tidak hanya mengetahui fitur AI, tetapi juga memahami cara menggunakan AI secara lebih terarah dalam pekerjaan. Feedback peserta juga memberikan gambaran mengenai kebutuhan pembelajaran AI berikutnya. Beberapa peserta menginginkan pendalaman pada penggunaan AI untuk desain dan video, analisis data, audit dengan AI, serta penggunaan AI pada tingkat yang lebih lanjut. Sebagian peserta juga memberikan masukan agar porsi praktik dapat diperbesar dibandingkan teori. Ada pula usulan agar peserta mendapatkan tugas sebelum training sehingga dapat membandingkan hasil pekerjaan sebelum dan setelah mengikuti pelatihan. Dari sisi teknis pelaksanaan, program memperoleh skor 4,69 dari 5. Sementara itu, penilaian terhadap pemahaman materi mencapai 4,56 dari 5. Andi Syahrul memiliki fokus pada learning and development, talent development, instructional design, serta AI-powered learning. Melalui Pakaiai.id, ia juga mengembangkan fokus pada pemanfaatan AI untuk membantu individu dan organisasi beradaptasi dengan perubahan cara kerja. Pengalaman training bersama AdaKami menjadi salah satu contoh bagaimana pembelajaran AI dapat dirancang dengan pendekatan yang lebih praktis dan relevan terhadap kebutuhan pekerjaan. Informasi mengenai Pakaiai.id dapat ditemukan melalui https://pakaiai.id.

Scroll to Top