Internasional

Internasional, Nasional, Politik

Militer Yaman Larang Seluruh Pelayaran Terkait Israel di Laut Merah

Ruminews.id, Sanaa — Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Saree, mengumumkan larangan penuh terhadap seluruh aktivitas pelayaran yang terkait dengan Israel di kawasan Laut Merah. Kebijakan tersebut diumumkan di tengah meningkatnya ketegangan regional yang melibatkan Iran, Israel, dan kelompok-kelompok sekutu di kawasan Timur Tengah.

Internasional, Nasional, Olahraga

Maroko dan Norwegia, Dua Negara Underdog yang Siap Mencuri Perhatian di Piala Dunia

ruminews.id – Jakarta – Dalam sejarah Piala Dunia, selalu ada tim-tim yang mampu mematahkan prediksi dan tampil sebagai kuda hitam. Di antara negara yang kerap dianggap sebagai underdog, Maroko dan Norwegia menjadi dua tim yang menarik perhatian berkat perkembangan pesat mereka dalam beberapa tahun terakhir. ‎Maroko telah membuktikan bahwa status underdog bukan penghalang untuk bersaing dengan negara-negara elite sepak bola dunia. Pada Piala Dunia FIFA 2022, tim berjuluk Atlas Lions mencatat sejarah sebagai negara Afrika dan Arab pertama yang berhasil mencapai babak semifinal. Dalam perjalanan sensasional tersebut, Maroko menyingkirkan tim-tim kuat seperti Belgia, Spanyol, dan Portugal sebelum akhirnya terhenti di empat besar. Prestasi itu membuat Maroko mendapat pujian luas sebagai salah satu kisah underdog terbaik dalam sejarah Piala Dunia. Sementara itu, Norwegia perlahan mulai menunjukkan potensinya sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan. Meski belum memiliki prestasi sebesar Maroko di Piala Dunia modern, generasi emas yang dipimpin oleh Martin Ødegaard dan Erling Haaland membuat banyak pengamat menilai Norwegia dapat menjadi kejutan di turnamen besar mendatang. ‎Keberhasilan Maroko dan potensi Norwegia menunjukkan bahwa dominasi negara-negara tradisional seperti Brasil, Argentina, Jerman, dan Prancis tidak lagi mutlak. Dengan pembinaan pemain muda yang semakin baik serta kompetisi yang semakin merata, peluang munculnya kuda hitam baru semakin besar. ‎Jika Maroko telah membuktikan diri sebagai simbol keberhasilan negara underdog, maka Norwegia kini berusaha mengikuti jejak tersebut. Kedua negara menjadi contoh bahwa kerja keras, strategi yang tepat, dan generasi pemain berbakat dapat mengubah status tim dari pelengkap menjadi penantang serius di panggung sepak bola dunia.

Hukum, Internasional, Nasional, Opini

Umrah Mandiri dan Problem Konstitusional Pasal 86 Ayat (1) UU Nomor 14 Tahun 2025

Penulis: Bayu Sanggra Wisesa, S.H., M.H., C.Med., CHCO., CIC. – Direktur Firma Hukum Nawasena BSW Anawai, Advokat, Penulis & Pengusaha. Ruminews.id, Kendari — Disahkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 7132) semestinya memperkuat tata Kelola, pengawasan, dan perlindungan jamaah. Namun, keberadaan Pasal 86 ayat (1) ini justru membuka ruang praktik umrah mandiri. Tentu ini menyisakan persoalan serius dari sudut pandang konstitusional.

Internasional, Nasional, Politik

Paus Leo XIV: Agresi Militer AS dan Israel terhadap Iran Bukan Perang yang Adil

Ruminews.id, Yogyakarta — Paus Leo XIV menegaskan bahwa agresi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran tidak dapat dibenarkan  berdasarkan aturan “just war”. Menurut pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia itu, doktrin yang lahir berabad-abad lalu tersebut tidak lagi sesuai dengan realitas perang modern yang ditopang oleh senjata berdaya hancur tinggi.

Internasional, Nasional, Olahraga

Timnas Indonesia Hentikan Rekor Tak Terkalahkan Oman atas Tim ASEAN

Ruminews.id, Jakarta — Timnas Indonesia berhasil mencatatkan pencapaian impresif setelah menundukkan Oman dengan skor telak 3-0 dalam laga FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kemenangan ini tidak hanya menjadi hasil positif bagi skuad Garuda, tetapi juga mengakhiri catatan panjang Oman yang tak terkalahkan saat menghadapi tim-tim Asia Tenggara.

Ekonomi, Internasional, Nasional, Pemerintahan

Rupiah Tembus Rp17.926 per Dolar AS, IHSG Anjlok 4 Persen Dipicu Ketegangan Global dan Lonjakan Harga Minyak

Ruminews.id, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Rupiah bahkan sempat menembus level Rp17.926 per dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 4 persen akibat kombinasi sentimen eksternal dan domestik yang memicu kekhawatiran pelaku pasar. Data perdagangan menunjukkan rupiah melemah 39 poin atau 0,22 persen menjadi Rp17.878 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.839 per dolar AS. Tekanan berlanjut hingga kurs rupiah menyentuh kisaran Rp17.926 per dolar AS, sedangkan data RTI mencatat posisi dolar AS terhadap rupiah berada di sekitar Rp17.915. Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama akibat memanasnya hubungan Amerika Serikat dan Iran. Ketegangan geopolitik tersebut mendorong kenaikan harga minyak dunia yang berdampak langsung terhadap penguatan dolar AS dan meningkatnya tekanan pada mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) tercatat naik ke level US$94,58 per barel, sementara Brent crude oil menguat menjadi US$96,72 per barel. Kenaikan harga energi tersebut meningkatkan biaya impor bagi Indonesia yang masih bergantung pada pasokan energi dari luar negeri, sehingga kebutuhan dolar AS untuk pembayaran impor semakin besar. Selain faktor geopolitik, Ibrahim menjelaskan bahwa konflik yang berpotensi melibatkan Iran dan Israel turut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global. Kondisi tersebut dinilai dapat mendorong inflasi di Amerika Serikat akibat meningkatnya biaya energi, transportasi, dan logistik. Akibatnya, Bank Sentral AS atau Federal Reserve berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, bahkan membuka peluang kenaikan suku bunga tambahan pada tahun 2026. Di dalam negeri, tekanan terhadap rupiah juga berasal dari meningkatnya kebutuhan devisa untuk pembayaran impor energi, kewajiban utang luar negeri yang jatuh tempo, serta pembayaran dividen perusahaan asing. Selain itu, sebagian masyarakat mulai mengalihkan simpanan dari tabungan konvensional ke tabungan valuta asing (valas), yang semakin meningkatkan permintaan dolar AS di pasar domestik. Melemahnya rupiah turut berdampak pada pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pukul 11.10 WIB tercatat turun 255,71 poin atau 4,13 persen ke level 5.939,71. Pelemahan tersebut menjadi salah satu koreksi terdalam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Analis saham MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan bahwa depresiasi rupiah menjadi faktor utama yang menekan pergerakan IHSG. Menurutnya, ketika nilai tukar rupiah menyentuh kisaran Rp17.928 per dolar AS, investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko sehingga memicu aksi jual di pasar saham. Selain tekanan dari pelemahan rupiah, IHSG juga dibebani oleh saham-saham konglomerasi yang sebelumnya mengalami penguatan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Dengan kapitalisasi pasar yang besar, koreksi pada saham-saham tersebut memberikan dampak yang cukup besar terhadap penurunan indeks secara keseluruhan. Dari sisi teknikal, Herditya menilai pergerakan IHSG masih berada dalam tren penurunan dan belum menunjukkan sinyal pembalikan arah yang kuat. Kondisi ini membuat peluang rebound dalam jangka pendek masih relatif terbatas, terutama apabila tekanan terhadap rupiah dan sentimen global belum mereda. Pelemahan rupiah dan koreksi tajam IHSG menjadi sinyal bahwa pasar keuangan Indonesia saat ini sedang menghadapi tekanan yang cukup besar akibat kombinasi faktor eksternal dan domestik. Pelaku pasar kini mencermati perkembangan geopolitik Timur Tengah, pergerakan harga minyak dunia, serta arah kebijakan suku bunga Federal Reserve yang diperkirakan akan menjadi penentu utama arah pasar dalam beberapa bulan ke depan.

Internasional, Nasional, Olahraga, Pemuda

Jelang Bergulirnya Piala Dunia,Ketua Bidang PTKP PB HMI Yakin Brazil Jadi Juara

ruminews.id, Jakarta – Beberapa pekan kedepan, semua pasang mata di dunia akan tertuju pada satu turnamen besar yaitu FIFA WORLD CUP 2026 atau Piala Dunia 2026,turnamen ini akan di adakan di 3 Negara yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. “Menjelang bergulirnya turnamen tersebut, hampir semua pundit sepak bola atau para penggemar sepak bola mulai memprediksi negara mana yang akan merengkuh trofi paling prestisius di dunia itu, tidak ketinggalan Ketua Bidang PB HMI Abdul Hakim EL yang menjagokan Brazil Sebagai Pemenang” Menurut Pria yang akrab di sapa Don EL itu Piala Dunia 2026 ini Brazil Pasti akan Keluar sebagai pemenang, hal ini bukan hanya hayalan semata namun melihat dari komposisi pemain yang dipanggil untuk memperkuat Tim Samba, merupakan semua pemain bintang yang lagi top performance di tim mereka masing-masing dan rata-rata bermain di tim elit Eropa. Selain pemain yang dipanggil merupakan pemain top, kehadiran Carlo Ancelotti sebagai Pelatih merupakan keberkahan untuk Tim Brazil sebab selama ini Don Carlo dikenal sebagai pelatih yang lekat dengan trofi, hal ini bisa dilihat dari rekam jejak Alinatore asal Italia ini yang hampir semua Tim yang dia latih pasti mendapatkan trofi.’Tandas EL Hakim’ El hakim menambahkan selain keberadaan Ancelotti sebagai Pelatih, kembali dipanggilnya sang pangeran jogo bonito Neymar da Silva Santos Junior kedalam skuad Brazil untuk Piala Dunia 2026 merupakan keputusan yang tepat karena selain sebagai pemain yang terkenal jago dan hebat, Neymar juga bisa menjadi sosok yang dapat memberikan semangat dan motivasi untuk pemain lain baik didalam lapangan maupun di ruang ganti pemain. Olehnya itu pilihan pada Tim Samba Brazil adalah sebuah Keharusan mutlak, sebab Brazil Pasti akan menjadi Juara Piala Dunia 2026.

Internasional, Nasional, Politik

PILAR Rayakan Ulang Tahun ke-19, Tegaskan Komitmen Perjuangan Buruh Migran di Hong Kong

Ruminews.id, Hong Kong — Persatuan Buruh Migran Indonesia Tolak Overcharging (PILAR) Hong Kong, merayakan hari jadinya yang ke-19 pada Minggu (24/5/2026) di kawasan Causeway Bay, Hong Kong. Mengusung tema “Mari Kita Perkuat Diri dan Perjuangan Buruh Migran dengan Terus Belajar, Berorganisasi, dan Berkarya untuk Menegakkan Keadilan dan Kesejahteraan Migran serta Keluarganya,” perayaan tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan solidaritas di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pekerja migran.

Internasional, Nasional, Politik

ATKI Hong Kong Gelar Pertemuan Umum Tahunan ke-11, Bahas Capaian dan Penguatan Organisasi Migran

Ruminews.id, Hong Kong — Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI) Hong Kong menggelar Pertemuan Umum Tahunan (PUT) ke-11 pada Minggu (31/5/2026) di Gedung Africa Centre Jordan, Hong Kong. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 16.00 waktu setempat itu menjadi forum evaluasi tahunan sekaligus ruang konsolidasi bagi pengurus dan anggota organisasi pekerja migran tersebut. Acara diawali dengan doa bersama, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, pemutaran film yang menampilkan perjalanan perjuangan dan pembangunan organisasi, serta penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan selama tahun 2025.

Scroll to Top