Pemuda

Daerah, Makassar, Nasional, Pemerintahan, Pemuda

Darurat Energi di Sulsel, Kelangkahan BBM dan LPG 3 KG Picu Kemacetan: Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Desak Pertamina Bongkar Permainan Distribusi

ruminews.id, MAKASSAR — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram kembali menjadi persoalan serius yang dirasakan langsung oleh masyarakat Sulawesi Selatan. Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bahkan telah berdampak pada terganggunya arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

Daerah, Gowa, Pemerintahan, Pemuda

BBM “Aman” Versi Pertamina, Langka di Lapangan: PMII Gowa Tantang Pertamina Buktikan Klaim dan Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Subsidi

ruminews.id – Gowa, 10 September 2026 — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Gowa mempertanyakan secara serius klaim PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang menyatakan stok BBM bersubsidi di Sulawesi Selatan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Nasional, Pemerintahan, Pemuda

Ketum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah: Kinerja Mentan Amran Layak Diapresiasi

ruminews.id, JAKARTA—Sebagai representasi jutaan pelajar di seluruh penjuru tanah air, Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) melihat bahwa kepemimpinan yang progresif harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan oleh rakyat. Semangat kolaborasi dan kerja keras inilah yang tercermin dari kinerja Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di bawah Kabinet Merah Putih.

Daerah, Nusa Tenggara Timur, Pemerintahan, Pemuda

Salim Desak Pemdes Ntoke Buka Anggaran Pembangunan GSG, Soroti Dugaan Tak Sesuai RAB

ruminews.id, NTOKE —Pemerintah Desa didesak untuk lebih terbuka dan transparan kepada masyarakat terkait pengelolaan anggaran pembangunan Gedung Serba Guna. Desakan tersebut disampaikan Salim sebagai bentuk kepedulian terhadap pengelolaan anggaran desa yang bersumber dari keuangan publik.

Nasional, Pemuda, Pendidikan

Riset Mahasiswa ITH Optimalkan Makan Bergizi Gratis Bebas Food Waste di Parepare

Ruminews.id, Parepare – Tim mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) merancang inovasi bertajuk “KMeals: Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis melalui Segmentasi Pola Konsumsi Siswa (SD-SMA) Berbasis Machine Learning di Kota Parepare”. Riset ini digagas oleh M. Isra Al Mirad sebagai ketua tim bersama empat anggotanya, yaitu Nurhikmah, Ridho Fatilla Wibawa, Vitra Muliana, dan Mulfiansa, di bawah bimbingan dosen pendamping Ahmad Husain, S.Si., M.Stat. Inisiatif riset ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan memperbaiki status nutrisi generasi muda. Namun, ditemukannya permasalahan food waste atau sisa makanan (plate waste) di sekolah menjadi tantangan tersendiri. Pendekatan penyediaan menu yang seragam (one-size-fits-all) dinilai kurang efektif mengingat adanya perbedaan kebutuhan biologis, preferensi rasa, serta faktor psikologi dan interaksi sosial lintas jenjang pendidikan. Melalui riset ini, tim mahasiswa ITH memanfaatkan pendekatan sains data (nutrition informatics) dengan mengintegrasikan algoritma Machine Learning (khususnya K-Means Clustering). Pendekatan ini digunakan untuk memetakan dan mengelompokkan pola konsumsi, preferensi sensorik, hingga tingkat sisa makanan dari 600 siswa sasaran jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK di Kota Parepare secara presisi. Pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui observasi langsung penimbangan sisa makanan serta penyebaran kuesioner preferensi sensorik dan psikologi makan. Data multidimensi yang diperoleh kemudian diolah menggunakan kerangka kerja CRISP-DM dan diproses melalui Python di platform Google Colab Pro. Hasil dari pengelompokan (clustering) ini nantinya akan ditransformasikan ke dalam model formulasi menu adaptif yang disajikan melalui sebuah dashboard analitik. Dashboard monitoring tersebut dirancang sebagai sistem pendukung keputusan bagi pengelola program maupun pihak sekolah dalam menyusun rekomendasi menu yang lebih variatif dan disukai siswa tanpa mengurangi standar Angka Kecukupan Gizi (AKG). Melalui program “KMeals”, tim PKM-RSH ITH berharap riset ini dapat memberikan kontribusi nyata berupa evaluasi berbasis bukti (evidence-based) bagi pemerintah daerah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Diharapkan, penerapan rekomendasi menu adaptif berbasis data ini mampu menekan angka pemborosan makanan (food waste) sekaligus mengoptimalisasi penyerapan gizi siswa secara maksimal di Kota Parepare.

Scroll to Top