Pemuda

Nasional, Pemuda, Pendidikan

DEMA-U UIN Alauddin Makassar Terpilih sebagai Koordinator Wilayah Sulawesi BEM SI Kerakyatan

Ruminews.id-Jambi, 31 Juli 2026 – Delegasi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mencatatkan prestasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan yang diselenggarakan di Jambi. Dalam forum nasional yang menghimpun 15 wilayah koordinasi se-Indonesia tersebut, Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Aqil Abdan Syakuran, resmi terpilih sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Sulawesi BEM SI Kerakyatan. Delegasi UIN Alauddin Makassar yang hadir dalam Munas terdiri atas Aqil Abdan Syakuran selaku Presiden Mahasiswa, Saldiansyah Rusli selaku Sekretaris Jenderal DEMA-U, dan Raffi Farid Amar Pratama selaku Wakil Presiden Mahasiswa. Kepercayaan yang diberikan kepada Aqil Abdan menandai semakin kuatnya peran UIN Alauddin Makassar dalam dinamika gerakan mahasiswa di tingkat nasional. Usai terpilih, Aqil Abdan menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi dengan seluruh BEM di wilayah Sulawesi guna memperkuat konsolidasi gerakan mahasiswa dalam mengawal berbagai persoalan strategis yang dihadapi masyarakat. “Kami akan bersinergi dengan seluruh kampus di Sulawesi untuk mempersatukan kekuatan dalam mengawal isu-isu kedaerahan. Masih banyak persoalan di Sulawesi yang membutuhkan perhatian serius dan harus diperjuangkan bersama,” ujarnya. Menurut Aqil, amanah sebagai Koordinator Wilayah merupakan langkah strategis untuk memperkuat arah gerakan mahasiswa di Sulawesi, tidak hanya sebagai ruang konsolidasi, tetapi juga sebagai wadah melahirkan gagasan dan rekomendasi kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. “Ini adalah langkah taktis untuk menjaga soliditas pergerakan mahasiswa di Sulawesi sekaligus menghadirkan sumbangsih pemikiran dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah,” katanya. Lebih lanjut, Aqil menilai bahwa BEM SI Kerakyatan memiliki peran penting sebagai jembatan penyampaian aspirasi masyarakat, khususnya terhadap isu-isu daerah yang selama ini belum memperoleh perhatian yang memadai di tingkat nasional. “Sebagai Koordinator Wilayah, kami akan memanfaatkan BEM SI Kerakyatan sebagai ruang advokasi untuk membawa keresahan masyarakat Sulawesi secara langsung ke tingkat nasional. Kami ingin memastikan bahwa suara daerah tidak hanya berhenti di tingkat lokal, tetapi juga menjadi perhatian dalam perumusan kebijakan di pusat,” tutup Aqil.

Daerah, Pemuda, Pendidikan

Edukasi Budikdamber Mahasiswa KKN 116 UNHAS kenalkan budidaya perikanan di Kelurahan Pekkabata

Ruminews.id, Pinrang – Pada tanggal 2 Agustus 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan 2 program kerja individu di Kelurahan Pekkabata, Kabupaten Pinrang. Salah satu program kerja individu yang dilaksanakan yaitu “Edukasi Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) sebagai Upaya Pengenalan Budidaya Perikanan” oleh Amalia Luna Ramadhani jurusan Budidaya Perairan.

Nasional, Pemerintahan, Pemuda, Politik

Gelar ‘Raja Timur’ untuk Jokowi di NTT Tuai Polemik, Aktivis Nilai Mengabaikan Sejarah Perjuangan Rakyat

ruminews.id – Kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dalam rangka menghadiri agenda Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), seperti jalan santai dan karnaval, memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Daerah, Pemuda, Pendidikan

Mahasiswa KKN ITH Angkatan III Kenalkan Tujuh Program Berbasis Teknologi di Lompo Riaja

Ruminews.id, BARRU — Sebanyak delapan mahasiswa KKN Reguler Angkatan III Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) meresmikan tujuh program kerja unggulan dalam Seminar Program Kerja di Aula Kelurahan Lompo Riaja, Kabupaten Barru, Jumat (31/7/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, pemuda, hingga kader Posyandu. Para mahasiswa yang terlibat berasal dari kombinasi latar belakang Program Studi Ilmu Komputer, Sistem Informasi, dan Teknologi Pangan.

Daerah, Hukum & Kriminal, Nasional, Pemerintahan, Pemuda

Evaluasi Kegagalan Pengelolaan Lingkungan di Gunung Bulu Bawakaraeng (Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945)

Ruminews.id, Gowa – Krisis ekologis di kawasan Gunung Bulu Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, telah mencapai titik yang memprihatinkan. Berbagai fakta di lapangan menunjukkan bahwa kerusakan yang terjadi bukan semata-mata disebabkan oleh faktor alam atau perilaku individu, melainkan merupakan indikasi nyata dari kegagalan sistemik dalam pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang diberi amanat mengurus kawasan strategis ini.

Bantaeng, Daerah, Pemerintahan, Pemuda

Nusrul Adriansyah Ketua Cabang Adatsampulonrua Soroti Perbaikan Jalan Swadaya Warga di Kampung Babangen, Pertanyakan Keseriusan Pemda Bantaeng

ruminews.id, Bantaeng – Perbaikan akses jalan di Kampung Babangen, Desa Pabumbungan, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, yang sepenuhnya dikerjakan melalui swadaya masyarakat menjadi potret nyata masih lemahnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Jalan yang menjadi akses utama warga akhirnya diperbaiki berkat gotong royong dan hasil urunan masyarakat setempat, tanpa adanya dukungan nyata dari pemerintah daerah.

Daerah, Gowa, Hukum & Kriminal, Pemerintahan, Pemuda

HMI Komisariat Unismuh Tantang Kapolresta Baru Berantas Tambang Ilegal hingga Tuntas

ruminews.id – GOWA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Unismuh melalui Ketua Umumnya, Kifli, mendesak Kapolresta Gowa yang baru, Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman, untuk membuktikan komitmennya dalam memberantas aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang hingga kini masih marak terjadi di Kabupaten Gowa.

Daerah, Jeneponto, Pemuda

AMII Sulsel Pimpin Musda XVI KNPI Jeneponto, Tetapkan Abd. Fajar M Sebagai Formatur

ruminews.id, Jeneponto – Suara ketukan palu sidang menjadi penanda berakhirnya satu fase dan dimulainya babak baru gerakan kepemudaan di Kabupaten Jeneponto. Di balik proses yang berlangsung tenang namun penuh dinamika itu, Ketua Umum Angkatan Muda Islam Indonesia (AMII) Sulawesi Selatan, Aditya Djohar, tampil memimpin jalannya Musyawarah Daerah (Musda) XVI DPD KNPI Kabupaten Jeneponto hingga melahirkan keputusan yang diterima seluruh peserta. Sebagai pimpinan sidang, Aditya didampingi Ilham Adam wakil sekertaris OKK DPD KNPI Sulsel dan beberapa perwakilan OKP yang ditunjuk sebagai pimpinan sidang, dengan tidak hanya memastikan seluruh tahapan persidangan berjalan sesuai mekanisme organisasi, tetapi juga menjaga ruang musyawarah tetap kondusif di tengah beragam aspirasi yang berkembang didalam forum yang mengedepankan dialog dan konsensus membuat forum berlangsung tertib hingga akhirnya menetapkan Abd. Fajar M sebagai Formatur sekaligus Ketua DPD II KNPI Kabupaten Jeneponto periode 2026–2029 secara aklamasi. Momentum tersebut menjadi cerminan bahwa demokrasi organisasi tidak selalu diwarnai kompetisi yang tajam. Dalam Musda XVI, seluruh pemilik hak suara justru memilih menyatukan langkah dengan memberikan dukungan bulat kepada satu figur yang dinilai mampu membawa KNPI Jeneponto ke arah yang lebih progresif. Menurut Aditya Djohar, keberhasilan Musda bukan semata-mata tentang lahirnya seorang ketua baru, melainkan tentang terpeliharanya semangat persatuan di kalangan organisasi kepemudaan.  “Musda ini menunjukkan bahwa semangat persatuan masih menjadi fondasi utama gerakan pemuda. Proses yang berjalan kondusif dan menghasilkan keputusan secara aklamasi merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga soliditas KNPI sebagai rumah besar organisasi kepemudaan,” ujar Aditya. Kehadiran Ketua Umum AMII Sulsel sebagai pimpinan sidang juga memberi warna tersendiri dalam pelaksanaan Musda. Dengan pengalaman organisasi yang dimilikinya, jalannya persidangan berlangsung efektif, mengedepankan tata tertib, serta memberikan ruang yang sama kepada seluruh peserta untuk menyampaikan pandangan sebelum keputusan diambil secara mufakat. Di sisi lain, Abd. Fajar M yang ditetapkan sebagai formatur dan ketua terpilih menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menilai kepercayaan tersebut merupakan tanggung jawab besar untuk merangkul seluruh elemen kepemudaan di Kabupaten Jeneponto. “Kami mengajak seluruh elemen pemuda untuk bersatu, memperkuat kolaborasi, dan bersama-sama menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi kemajuan pemuda dan pembangunan Kabupaten Jeneponto,” ungkapnya. Musda XVI tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga menghadirkan pesan kuat bahwa persatuan tetap menjadi energi utama dalam membangun gerakan pemuda. Forum musda KNPI Jeneponto berhasil menunjukkan bahwa musyawarah yang mengedepankan kebersamaan mampu melahirkan keputusan yang diterima seluruh peserta. Kini, estafet kepemimpinan telah berpindah. Harapan pun mengiringi langkah Abd. Fajar M untuk membawa KNPI Kabupaten Jeneponto menjadi organisasi yang semakin inklusif, adaptif terhadap tantangan zaman, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah Kabupaten Jeneponto dalam mencetak generasi muda yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing.

Scroll to Top