Ekonomi

Ekonomi, Opini, Uncategorized

Tumbangnya Sri Mulyani: Ketika Poros Dunia Bergeser dari IMF ke BRICS

ruminews.id – Sedikit Drama, Banyak Makna Sri Mulyani lengser. Bukan karena tersandung korupsi, bukan karena gagal menjaga fiskal, apalagi bukan karena bocor APBN—tapi justru karena terlalu disiplin, terlalu IMF, terlalu World Bank. Dan mungkin, terlalu Amerika. Bersamaan dengan itu, Prabowo pulang dari Beijing dengan senyum tipis dan dada tegap. Ia tak banyak bicara. Tapi seperti harimau tua yang kembali dari rimba raksasa Tiongkok dan hutan salju Rusia, Prabowo membawa lebih dari sekadar oleh-oleh diplomatik. Ia membawa sinyal pergeseran poros dunia. Babak Baru: Indonesia Tak Lagi di Samping Meja, Tapi Di Tengah Meja Selama ini, posisi Indonesia dalam ekonomi global mirip tamu VIP dalam pesta IMFdihargai, dipuji, tapi tetap disuruh cuci piring. Sri Mulyani adalah duta besar kebanggaan pesta itu. Dengan jargon defisit 3%, tax ratio, dan “confidence investor”, beliau menjaga citra kita di mata Barat. Tapi pesta itu sekarang sepi. Dunia berubah. Amerika sedang demam utang, Eropa terengah-engah, dan IMF kehilangan pamor di negara-negara Selatan. Di sisi lain, BRICS+ tumbuh dengan percaya diri. Yuan, rubel, rupee, bahkan real Brazil, mulai berbicara dengan bahasa baru: kolaborasi tanpa kolonialisasi. Prabowo melihat itu. Dan ia memilih. Pemecatan Bernuansa Geopolitik Tak ada penguasa yang mengganti menteri seberat Sri Mulyani tanpa alasan besar. Publik hanya melihat reshuffle. Tapi orang dalam tahu: ini adalah “reset fiskal”. Dan itu butuh backup strategis dari dua raksasa dunia—China dan Rusia. Dalam pertemuan dengan Xi Jinping dan Vladimir Putin, bisa jadi Prabowo memberi isyarat: “Saya ingin mengubah cara kami mengelola ekonomi. Kami akan lebih berani membelanjakan uang untuk rakyat. Kami tak bisa terus dikekang aturan Washington. Apakah Anda akan mendukung saya?” Dan jawaban mereka mungkin sederhana: “Silakan. Kami siap bantu. Tapi keluarkan dulu ‘penjaga gerbang IMF’ itu.” Momen Kudeta Ekonomi Pemecatan Sri Mulyani bukan soal pribadi. Ini adalah tanda pergeseran ideologi ekonomi Indonesia: Dari austerity ke sovereign spending, Dari defisit ketat ke investasi masif, Dari Barat ke Timur. Dan kita akan menyaksikan: Target pertumbuhan 8% bukan lagi slogan. Kredit murah dari China mengalir deras untuk pangan, energi, dan industri. Oligarki baru mungkin lahir tapi kali ini bukan dari Harvard Club, melainkan dari sekolah kader Beijing dan pabrik baja Vladivostok. Yang Pergi Bukan Musuh, Yang Datang Bukan Malaikat Kita tidak sedang membenci Sri Mulyani. Kita hanya sedang membaca perubahan zaman. Siapa pun yang mengerti sejarah tahu: ada masanya ekonom seperti Soemitro Djojohadikusumo (ayah Prabowo) memikirkan hal serupa: kemandirian. Kini sejarah berputar. Prabowo seperti ingin menuntaskan ide lama itu bukan dengan teori semata, tapi dengan tindakan konkret. Dan tindakan pertama itu: mencopot simbol rezim fiskal lama. Sri Mulyani, pamit. Epilog Selamat datang di Indonesia versi 2025. Tempat di mana geopolitik menentukan fiskal, dan pertemuan bilateral bisa mengganti Menteri Keuangan. Kita ucapkan salam hormat untuk Bu Ani, dan sekaligus: Selamat datang “Soemitronomic”

Daerah, Ekonomi, Makassar, Pemerintahan

Wali Kota Makassar Resmikan Pabrik Coklatana, Harap Serap Tenaga Kerja Lokal

ruminews.id, MAKASSAR — Pemerintah Makassar terus mendorong pertumbuhan industri berbasis produk lokal yang berdampak langsung pada masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat meresmikan pabrik coklatana PT Agrinesia Raya yang berlokasi di Kawasan Industri Makassar (KIMA), Jumat (25/7/2025), di Kecamatan Biringkanaya. Dalam sambutannya, Wali Kota menyatakan dukungan penuh atas kehadiran pabrik tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor industri makanan dan membuka peluang kerja bagi warga Makassar. “Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas berdirinya pabrik ini,” ujarnya. “Kehadiran PT Agrinesia Raya di Makassar tentu memberikan dampak positif, khususnya dalam menyerap tenaga kerja lokal dan memperkuat rantai pasok industri makanan kita,” tambah Munafri. Wali Kota juga mengungkapkan bahwa sebagian besar harapan tenaga kerja yang direkrut oleh pabrik tersebut merupakan warga lokal, hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam membuka akses seluas-luasnya terhadap lapangan pekerjaan. “Kita tidak bisa menutup mata bahwa kebutuhan akan lapangan kerja di Makassar masih tinggi. Alhamdulillah, pihak perusahaan telah melibatkan tenaga kerja dari warga Makassar sendiri. Ini sangat membantu,” jelasnya. Munafri menekankan, kehadiran PT Agrinesia Raya menjadi contoh baik kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hadirnya pabrik cokelat ini diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya ekonomi lokal dan memperkuat ekosistem industri kuliner khas Makassar. Besar harapan produk yang dihasilkan PT Agrinesia bisa menjadi bagian dari identitas kuliner Makassar yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh. “Tentu, ini membuka peluang besar bagi Makassar untuk lebih dikenal melalui produk-produk unggulan,” harap Appi. Lanjut dia, Kota Makassar dikenal sebagai kota yang kaya akan ragam kuliner, dari makanan tradisional hingga olahan modern. Dengan hadirnya industri makanan berskala besar seperti ini, Pemkot berkomitmen untuk terus menjadi fasilitator dan pembuka jalan bagi pelaku usaha, baik di sektor UMKM maupun industri menengah-besar. Ke depan, Pemerintah Kota Makassar akan terus mendorong hadirnya berbagai unit usaha makanan dan minuman melalui berbagai skema dukungan. “Karena kita sadar, Makassar sejak dulu adalah kota jasa dan perdagangan, dan hari ini, posisi itu makin kuat,” tuturnya. Ia juga menekankan bahwa peluang pasar di Kota Makassar sangat potensial. Dengan populasi warga yang mencapai 1,4 juta jiwa dan meningkat hingga 2 juta jiwa di siang hari karena mobilitas urban. Menurutnya, pasar domestik Makassar menjadi sangat strategis bagi pengembangan industri makanan. Dimana Makassar memiliki daya serap pasar yang sangat besar. Ini peluang bagi pelaku usaha untuk berkembang. “Namun tentu saja, kita juga berharap ada kontribusi balik, seperti kepatuhan dalam membayar pajak agar pembangunan kota tetap berjalan lancar,” tegas Wali Kota.

Ekonomi, Internasional, Nasional, Politik

Serangan Israel-AS ke Negeri Persia Iran, PB HMI Meminta Kemenlu RI dan Komisi I DPR RI segera Evakuasi WNI

ruminews.id, – Situasional negara negara dunia terganggu dengan adanya gerakan sepihak yang dilakukan oleh Israel terhadap bukan hanya palestina, yaman, lebanon, dan kini mereka mengirimkan rudal ke negara Iran. Aspek kemanusiaan adalah hal yang utama menjadi titik sentral dalam peradaban kemanusiaan. Konflik Iran-Israel telah memasuki fase baru dengan eskalasi dramatis pada Juni 2025. Dari konflik proxy yang berlangsung selama dekade, situasi kini berkembang menjadi konfrontasi militer langsung dengan dampak regional yang signifikan. 13 Juni 2025: Operasi Rising Lion, Israel memulai Operasi Rising Lion – serangan udara besar-besaran. Target: Fasilitas nuklir Iran, pabrik rudal, situs militer, dan komandan di Tehran dan Natanz Sasaran Khusus: Komandan Garda Revolusi Hossein Salami. 14-18 Juni 2025: Eskalasi Berkelanjutan 14 Juni: Satelit menunjukkan kerusakan reaktor air berat Arak (155 mil barat daya Tehran) 18 Juni: IDF mengeluarkan peringatan evakuasi untuk penduduk Arak dan Khondab, Iran barat Korban Tewas (hingga 16 Juni): Iran: Minimal 224 orang. Israel: Minimal 24 orang. 19-20 Juni 2025: Diplomasi dan Ancaman 19 Juni: Presiden Donald Trump memberikan ultimatum 2 minggu untuk diplomasi sebelum memutuskan serangan ke Iran. 20 Juni, Pemimpin Tertinggi Iran menolak panggilan Amerika Serikat untuk menyerah dan memperingatkan keterlibatan militer AS akan menyebabkan “kerusakan yang tidak dapat diperbaiki”. Serangan Israel menargetkan fasilitas nuklir Iran, termasuk Natanz dan Arak Ultimatum Trump terkait program nuklir Iran berakhir sehari sebelum serangan Israel dimula. Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam sangat mengecam keras tindakan yang dilakukan Israel terhadap Iran, yang melakukan invasi sepihak oleh Israel, dan agresi yang terus berlanjut di gaza. Selain daripada itu Ketua Umum PB HMI Bagas Kurniawan, mengecam keras tindakan Israel berikut tindakan campur tangan Amerika Serikat dengan ikut menyerang Iran, sehingga dampaknya sangat besar pada efektivitas kondisi dunia. Amerika Serikat tidak boleh mempengaruhi permasalahan antara Iran Dan Israel, harusnya Amerika Serikat menentang tindakan genosida yang dilakukan Israel. Tegas Ketum PB HMI Bagas Kurniawan Lanjut Muhammad Arsyi Jailolo, Kabid Hub Internasional PB HMI menegaskan walau ada gencatan senjata, Israel harus menyetop tindakan represifnya ke negara-negara, bukan hanya Iran, tetapi Palestina, Yaman, dan beberapa negara yang ia invasi. Amerika Serikat jangan hanya selalu menganggap dirinya sebagai Polisi Dunia, tetapi nyatanya selalu memihak kepada pihak yang tidak berperikemanusiaan, khususnya ke Israel, dan kami meminta Negara-Negara Dunia, khususnya Negara Islam dan negara antikololonialisme, untuk lakukan sanksi berat ke Israel, tidak ada lagi diplomasi. Bahkan Iran pun ikut menjadi korban, kami kader HMI akan selalu berada untuk Palestina, Iran, dan seluruh negara yang menjadi korban Israel. Tegas Arsyi Akan berdamkap pada Keseimbangan Kekuatan Regional, Transisi dari konflik proxy menjadi konfrontasi langsung mengubah dinamika Timur Tengah Ancaman eskalasi menjadi perang regional yang lebih luas, diantaranya : – Potensi gangguan pasokan energi dari kawasan Teluk Persia setelah penutupan selat hormuz – Ketidakstabilan pasar minyak global – Potensi konflik regional yang melibatkan multiple proxy. PB HMI juga menegaskan kepada Kementrian Luar Negeri untuk mengevakuasi warga negara Indonesia yang berada di wilayaj konflik, PB HMI juga mengapresiasi langkah Komisi I DPR RI untuk selalu mengingatkan Pemerintah terhadap perlindungan nasib WNI, khususnya TKI dan Pelajar mahasiswa di luar negeri

Ekonomi, Nasional

Pengusaha Muda Makassar Audiensi dengan Menparekraf, Dorong Perkembangan Ekonomi Kreatif di Daerah

ruminews.id, Jakarta- Pengusaha muda asal Makassar, Fadel Syahnur, melakukan audiensi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky, serta Sekretaris Utama Kemenparekraf, Dessy Ruhati, di kantor Kemenparekraf, Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif di daerah, khususnya di Kota Makassar. Fadel, yang juga dikenal sebagai pendiri brand Livinmille dan Tim Ahli di Diskominfo Pemerintah Kota Makassar, menyampaikan pandangan dan aspirasi terkait potensi besar yang dimiliki Makassar sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri kreatif nasional. “Makassar memiliki ekosistem kreatif yang berkembang pesat, dengan banyak anak muda berbakat dan potensi yang perlu lebih diperhatikan secara nasional. Melalui Livinmille, saya berharap bisa menjadi bagian dari gerakan yang memperkuat posisi Makassar dalam peta ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Fadel. Dalam audiensi tersebut, ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat terhadap inisiatif lokal, serta kolaborasi antara pelaku industri kreatif dengan pemangku kepentingan di berbagai level. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kolaborasi strategis yang berkelanjutan dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif, sejalan dengan visi Kemenparekraf untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi nasional.

Ekonomi, Internasional, Nasional, Politik

Waketum AMPI: Presiden Prabowo adalah Soekarno Zaman Now, Tak Pernah Gentar Hadapi Negara Lain

Ruminews.id, Jakarta — Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Arief Rosyid Hasan, menyatakan bahwa kebijakan tarif timbal balik (reciprocal tariff) dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump seharusnya tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan di tengah masyarakat. Trump sebelumnya menetapkan tarif sebesar 32 persen terhadap barang-barang dari Indonesia yang masuk ke pasar AS. Kebijakan ini memicu kekhawatiran terhadap dampak pada ekspor, nilai tukar rupiah, dan lapangan kerja dalam negeri. “Masyarakat tak perlu panik. Di balik tantangan, selalu ada peluang. Justru ini saatnya kita memperkuat kemandirian ekonomi nasional,” ujar Arief dalam pernyataannya di Jakarta. Ia menilai situasi ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat kualitas dan nilai tambah produk ekspor melalui kebijakan hilirisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. “Krisis bukan akhir segalanya. Ini saatnya kita melakukan reformasi ekonomi secara menyeluruh. Presiden Prabowo terus mendorong kemandirian ekonomi bangsa,” tegasnya. Arief juga menyebut Presiden Prabowo sebagai sosok pemimpin yang berani dan visioner, seraya menyamakannya dengan Presiden pertama RI, Soekarno. “Bapak Prabowo adalah Soekarno zaman now. Beliau tidak gentar menghadapi tekanan dari negara mana pun. Kita butuh pemimpin yang berani dan percaya diri, bukan yang mudah goyah oleh tekanan luar,” katanya. Lebih lanjut, Arief menyoroti potensi sektor ekonomi lain seperti UMKM, pariwisata, ekonomi syariah, serta ekonomi hijau dan biru yang dinilai dapat menjadi penopang pertumbuhan dalam negeri. “Ekonomi nasional perlu diperkuat dari dalam. Pemerintah akan terus mendukung melalui pembiayaan mudah, pelatihan teknologi, hingga pemasaran digital untuk pelaku usaha,” ujarnya. Menurut Arief, para eksportir juga perlu melihat pasar alternatif selain Amerika Serikat, seperti kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Eropa Timur, melalui kerja sama perdagangan internasional seperti RCEP, CEPA, maupun BRICS. “Tarif dagang dari AS memang tekanan eksternal. Tapi kita bisa memanfaatkannya sebagai peluang untuk memperluas pasar ekspor dan meningkatkan daya saing nasional,” tutup Arief, yang juga pernah menjabat Komisaris BSI.

Ekonomi, Jeneponto

“HIPMI Jeneponto Kembali Aktif: dr. Isradi Pimpin Kebangkitan Pengusaha Muda”

Ruminews.id, Jeneponto – Setelah enam tahun vakum, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jeneponto kembali aktif. Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-VII yang digelar di Jeneponto, dr. Isradi Febriyanto Syafruddin terpilih sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Jeneponto periode 2025-2028. Vakumnya HIPMI Jeneponto selama dua periode menjadikan kehadiran kepengurusan baru sebagai momentum penting untuk membangkitkan kembali peran organisasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya ini sejalan dengan visi Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Selatan, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, yang menargetkan seluruh BPC HIPMI di Sulsel aktif, produktif, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Sebagai langkah konkret, BPD HIPMI Sulsel menunjuk Andi Ikram Rifqi sebagai Penjabat (PJ) Ketua Umum BPC HIPMI Jeneponto untuk menyelenggarakan Muscab dan merintis kembali kepengurusan di daerah tersebut. Dengan terselenggaranya Muscab ini, HIPMI Jeneponto diharapkan dapat kembali menjadi wadah strategis bagi pengusaha muda dalam mengembangkan potensi bisnis. Ketua Umum terpilih, dr. Isradi Febriyanto Syafruddin, menegaskan komitmennya untuk menjadikan BPC HIPMI Jeneponto sebagai role model bagi BPC HIPMI lainnya di Sulawesi Selatan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program-program prioritas. “Dalam tiga tahun ke depan, kami akan menghadirkan program prioritas yang nyata dan berdampak bagi pengusaha muda, masyarakat, serta daerah. HIPMI Jeneponto harus lebih komunikatif, inklusif, dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah dan sektor swasta, untuk membangun ekosistem ekonomi yang lebih maju,” ujar Isradi. Dengan kepengurusan baru ini, HIPMI Jeneponto diharapkan tidak hanya kembali aktif, tetapi juga berkembang menjadi organisasi yang progresif, inovatif, dan mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi serta pengembangan wirausaha muda di Jeneponto dan Sulawesi Selatan.

Ekonomi, Jeneponto

BPC HIPMI Jeneponto Siap Gelar Muscab untuk Tentukan Kepemimpinan Baru

Ruminews.id, Jeneponto – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Jeneponto bersiap menggelar Musyawarah Cabang (Muscab), sebuah agenda penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Acara ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi daerah. Plt Ketua Umum BPC HIPMI Jeneponto, Ikram Rifqi, dalam konferensi pers di Café Placiuous, Jalan Letjen Hertasning, menegaskan bahwa HIPMI memiliki peran krusial dalam membangun jiwa kewirausahaan di kalangan anak muda. “Kehadiran HIPMI di Kabupaten Jeneponto sangat penting guna membangun jiwa pengusaha muda di daerah. Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menunjang pengembangan ekonomi lokal di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Jeneponto,” ujar Ikram.   Berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan kelancaran agenda ini. Panitia telah menyusun rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh anggota HIPMI serta pemangku kepentingan di Kabupaten Jeneponto. Proses pemilihan Ketua Umum yang baru diharapkan berjalan secara transparan dan demokratis guna melahirkan pemimpin yang berintegritas serta memiliki visi kuat dalam memajukan dunia usaha. Ketua Umum BPC HIPMI Jeneponto yang terpilih nantinya diharapkan mampu meningkatkan peran strategis organisasi dalam mendukung pengembangan wirausaha, terutama bagi generasi muda. Selain itu, kepemimpinan baru juga diharapkan dapat memperkuat jejaring bisnis dan sinergi antaranggota HIPMI, sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan semangat kolaborasi dan visi yang jelas, BPC HIPMI Kabupaten Jeneponto optimis bahwa Muscab ini akan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa organisasi ke arah yang lebih maju. Dukungan dari seluruh anggota serta pemangku kepentingan menjadi faktor kunci dalam mewujudkan HIPMI sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Ikram Rifqi, yang juga merupakan demisioner Badko HMI Sulselbar, dikenal sebagai salah satu kader terbaik HMI serta figur yang berpengaruh di Sulawesi Selatan. Keberadaannya di HIPMI diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi organisasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal maupun regional. Muscab BPC HIPMI Kabupaten Jeneponto bukan hanya sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk merumuskan strategi baru dalam memperkuat peran pengusaha muda sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah.

Ekonomi, Pemerintahan

Plt. Ketum HIPMI Jeneponto A. Ikram Rifqi Silaturahmi dengan Pj. Bupati Bahas Agenda Muscab

ruminews.id, Jeneponto- Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jeneponto, A. Ikram Rifqi, menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Penjabat (Pj.) Bupati Jeneponto. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan membahas agenda penting terkait Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI Jeneponto yang akan datang. (11/3) Dalam pertemuan tersebut, A. Ikram Rifqi menyampaikan kesiapan HIPMI Jeneponto untuk menggelar Muscab yang bertujuan memilih kepengurusan baru serta merumuskan program strategis bagi para pengusaha muda di Jeneponto. Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah agar HIPMI dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ekonomi lokal. Kami ingin memastikan bahwa Muscab HIPMI Jeneponto ke depan berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi para pengusaha muda di daerah ini. Oleh karena itu, kami memohon arahan serta dukungan dari Pj. Bupati agar sinergi antara HIPMI dan pemerintah daerah semakin kuat,” ujar Ikram Rifqi. Menanggapi hal tersebut, Pj. Bupati Jeneponto, Dr. H. Reza Faisal Saleh, S.STP.,M.Si., menyambut baik inisiatif HIPMI dan menegaskan komitmennya dalam mendukung berbagai program yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia berharap HIPMI dapat terus berinovasi dan menjadi motor penggerak kewirausahaan di Jeneponto. “Saya sangat mengapresiasi semangat anak muda di HIPMI yang terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Pemerintah akan mendukung kegiatan Muscab Hipmi Jeneponto serta program-program HIPMI yang berdampak positif bagi perekonomian Jeneponto,” Tegasnya. Silaturahmi ini diakhiri dengan diskusi ringan mengenai peluang kolaborasi antara HIPMI dan pemerintah daerah dalam berbagai sektor, termasuk UMKM, investasi, dan pemberdayaan ekonomi kreatif. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan Muscab HIPMI Jeneponto dapat berjalan sukses serta menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik.

Ekonomi, Politik

Kawendra : Tindakan Tegas Diperlukan Agar Masyarakat Tidak Dirugikan, minyakita 1 Liter Ternyata Hanya 750ml

ruminews.id, Komisi VI DPR RI mendesak Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Satgas Pangan untuk bertindak cepat dan menindak tegas dugaan penyelewengan terhadap produk Minyakita. Beberapa temuan menunjukkan bahwa kemasan Minyakita 1 liter hanya berisi 750 mililiter dan dijual dengan harga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, mengatakan bahwa dugaan pelanggaran dalam penjualan Minyakita perlu segera ditindaklanjuti. Ia menegaskan bahwa tindakan tegas diperlukan agar masyarakat tidak dirugikan. “Artinya ada pelanggaran yang terjadi. Tentu kami minta ditindak tegas, supaya masyarakat tidak dirugikan,” ujarnya, Minggu (9/3/2025). Kawendra menambahkan bahwa dalam rapat dengar pendapat (RDP) beberapa waktu lalu dengan Kemendag, pihaknya sudah mengingatkan agar pelanggaran di sektor pangan segera ditindak. Ia juga meyakini pemerintah dapat bergerak cepat, terutama dengan adanya Satgas Pangan yang telah dibentuk. Beberapa hari lalu kami baru selesai RDP dengan Kemendag, dan memang hal-hal seperti ini serta pelanggaran lainnya di sektor pangan kita minta segera ditindak, terlebih saat ini ada Satgas Pangan yang tentu bisa bergerak cepat,” katanya. Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menemukan minyak goreng kemasan Minyakita yang tidak sesuai dengan takaran yang tercantum di label. Minyak yang seharusnya berisi 1 liter ternyata hanya berisi 750 hingga 800 mililiter. Amran mengungkapkan temuan tersebut setelah melakukan sidak ke Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (9/3/2025). Ia membuktikan ketidaksesuaian takaran tersebut dengan membeli produk dari pedagang di pasar tersebut. Hasil penakaran menunjukkan minyak tersebut hanya mencapai 750 mililiter hingga 800 mililiter. Meskipun demikian, masih ada kemasan lain yang sesuai dengan ukuran 1 liter. Selain itu, Amran juga mengungkapkan bahwa Minyakita dijual dengan harga di atas HET, yang seharusnya Rp15.700 per liter, namun dijual seharga Rp18.000 per liter. “Tak hanya itu, minyak ini juga dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), dari Rp15.700 menjadi Rp18.000 per liter,” tegasnya.

Ekonomi

Bitcoin Masuk Cadangan Strategis AS : Ekonom Skeptis.

ruminews.id, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk “Cadangan Strategis Bitcoin” Atau (Strategic Bitcoin Reserve) yang didanai oleh bitcoin yang disita dalam proses pidana atau perdata. Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam kebijakan aset digital AS. Inisiatif ini diumumkan oleh David Sacks, pejabat Gedung Putih untuk AI dan kripto, yang menyebut cadangan tersebut sebagai “Fort Knox digital”. Cadangan ini akan terdiri dari bitcoin yang disita oleh pemerintah AS, dengan estimasi sekitar 200.000 bitcoin senilai $17 miliar. Selain itu, pemerintah AS akan membentuk “Cadangan Aset Digital Nasional” (National Digital Asset Stockpile) yang mencakup cryptocurrency lain seperti Ethereum, Solana, dan Cardano. Langkah ini bertujuan untuk memposisikan AS sebagai pemimpin dalam industri aset digital global. Namun, beberapa ekonom skeptis terhadap rencana ini, menyoroti bahwa bitcoin tidak menghasilkan pendapatan dan dapat mempengaruhi pasar jika pemerintah menjual aset tersebut. Ada juga kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan dan tantangan dalam memastikan keberlanjutan cadangan ini di luar masa jabatan Trump. Langkah ini juga memicu perdebatan di kalangan legislator dan industri kripto, dengan beberapa pihak khawatir bahwa pemerintah akan memilih pemenang dan pecundang dalam industri ini, yang dapat menghambat upaya reformasi regulasi yang lebih luas. Meskipun ada kekhawatiran, pendukung inisiatif ini percaya bahwa langkah tersebut akan memberikan legitimasi institusional bagi bitcoin dan dapat mendorong adopsi oleh negara-negara berdaulat lainnya.

Scroll to Top