Ekonomi

Ekonomi, Makassar

HIPMI Sulsel Lantik Pengurus HCI, Siap Majukan Kuliner dan UMKM

Ruminews.id, Makassar – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Amar Ma’ruf, resmi melantik kepengurusan HIPMI Culinary Indonesia (HCI) Sulsel. Pelantikan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (5/3/2025), ini dihadiri oleh puluhan anggota dan dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama. HCI Sulsel diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku usaha kuliner serta mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor makanan dan minuman khas Sulsel. Organisasi ini merekrut 70 pengurus dari berbagai bidang yang akan fokus pada inovasi dan penguatan ekosistem kuliner lokal. “HCI Sulsel akan merangkul seluruh pengusaha dan aktif bersosialisasi dengan berbagai program kerja yang mendukung industri makanan dan minuman,” ujar Andi Amar. Sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andi Amar menekankan pentingnya sinergi dalam mengembangkan dunia kuliner di Sulsel. Ia berharap semua pihak dapat bekerja sama demi kemajuan industri ini. “Kita ingin semua anggota HCI Sulsel bisa berkembang dan mendapat manfaat nyata. Karena itu, kita akan mengorganisir mereka dengan baik,” lanjutnya. Anak kandung Menteri Pertanian Amran Sulaiman ini juga meminta pengurus HCI Sulsel untuk lebih aktif dalam sosialisasi serta mendata seluruh anggota agar pengembangan usaha dapat dilakukan secara sistematis. “Semua anggota akan didaftarkan dalam database, sehingga program yang dijalankan lebih terarah. Saya yakin, dengan komitmen bersama, pengembangan kuliner Sulsel bisa sukses,” tegasnya. HCI Sulsel diketuai oleh Sulfikar Samad, seorang pengusaha muda pemilik usaha katering Lundra. Organisasi ini berkomitmen melestarikan makanan khas Sulsel yang sehat dan bergizi, sekaligus meningkatkan daya saing industri kuliner di tingkat nasional. “Kami optimis HCI Sulsel dapat berkontribusi besar dalam mempertahankan dan mengembangkan kuliner khas Makassar dan sekitarnya,” pungkas Andi Amar.

Ekonomi

ANIR : Buka Pasar Murah HOUSE OF TALA, Warga Pangkep Butuh Akses Harga Terjangkau!

ruminews.id, Pangkep – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkep, H. Haris Gani, meresmikan pasar murah yang diselenggarakan di “HOUSE OF TALA.” Acara ini digelar bersamaan dengan menyambut datangnya bulan Ramadan, sekaligus menegaskan pentingnya pasar murah sebagai tradisi yang mendukung masyarakat selama bulan suci. Haris Gani menekankan pentingnya tradisi bazar Ramadan dan menyatakan bahwa tradisi ini harus dilestarikan guna mendukung kebutuhan warga Muslim yang menjalankan puasa untuk berbuka puasa. Acara pembukaan yang diselenggarakan pada hari Minggu, 2 Maret 2025, mendapat sambutan yang sangat antusias dari masyarakat. Komisaris ALINMA, Ir. Hj. Andi Nirawati, mengatakan sambutan yang sangat luar biasa. “Kami baru kemarin mempersiapkan pembukaan, tetapi alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa. Menjelang azan berkumandang, semua sudah ludes terjual,” katanya. ANIR” sapaan akrab, berharap produksi dapat terus ditingkatkan untuk memenuhi permintaan yang tinggi dan mendorong lebih banyak orang untuk mengunjungi HOUSE OF TALA. Ia juga menegaskan kembali komitmen pasar terhadap konsep intinya sebagai pasar yang terjangkau. “Kemarin, kami mendengar dari beberapa orang yang menginginkan ini terus berlanjut, dan saya telah memulihkannya seperti yang kami harapkan. Semoga semua orang dapat menikmati kegiatan hari ini,” tambahnya. Kepala Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pangkep Abid Rahman Martono memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menggerakkan perekonomian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). BRI juga mendorong kemitraan di sektor UMKM dengan menyediakan kesempatan yang luas untuk KUR (Kredit Usaha Rakyat). Lebih lanjut, BRI memfasilitasi kemudahan bertransaksi non-tunai melalui penggunaan aplikasi barcode QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Martono menyoroti manfaat QRIS, dengan menyatakan, “Barcode QRIS sangat bermanfaat karena menghilangkan kebutuhan untuk membawa uang receh dalam jumlah besar. QRIS juga sangat berguna bagi konsumen yang ingin berbelanja tanpa repot membawa dompet; mereka cukup menggunakan ponsel Android untuk bertransaksi.” Selama acara berlangsung, pengunjung antusias mencari makanan siap saji dan kebutuhan pokok. Banyak kios yang kabarnya sudah ludes terjual bahkan sebelum waktu berbuka puasa. Penyelenggara berharap pasar ini dapat berkontribusi untuk mendongkrak perekonomian di distrik Ma’rang, sebuah tujuan yang tengah diupayakan bekerja sama dengan BRI Cabang Bonto-Bonto Kec. Marang Pembukaan pasar Murah tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh, antara lain Wakil Ketua DPRD Pangkep, H. Muh. Tauhid; Rami Mangerang dari Bulog; Haiman Rauf dari ALINMA; Andi Agustina Wangsa dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangkep; Puang Tayang (H.Muh. Lutfi Hanafi, SE), Ketua Komisi II DPRD dari Fraksi Gerindra; Danramil Ma’rang Lettu Inf. Hamza,Lurah Talaka Abd. Syukur, Polsek Ma’rang Aiptu Wahyu dan Muh. Arsyad Kunnu, SH, Ketua OKK DPC Partai Gerindra Kabupaten Pangkep. Turut hadir pula H. Kamrussamad .P.hd spaan,”KS” (Anggota Komisi IX DPR RI) yang merupakan Pembina Pasar Murah HOUSE OF TALA.

Ekonomi

HIPMI Culinary Indonesia Siap Lantik Pengurus Baru: Dorong Inovasi dan Solidaritas di Dunia Kuliner

ruminews.id, Makassar- HIPMI Culinary Indonesia (HCI) akan menggelar pelantikan kepengurusan baru pada 5 Maret 2025 di Makassar. Acara ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi ajang peningkatan kapasitas bagi para pengusaha kuliner di Sulawesi Selatan. Rangkaian kegiatan meliputi sesi pelatihan dari para ahli industri serta buka puasa bersama sebagai simbol kebersamaan di bulan Ramadan. Ketua Pelaksana kegiatan, Kanda Wahyu Tasmin, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting bagi HCI untuk memperkuat jejaring dan meningkatkan keterampilan anggotanya. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi para pengusaha muda di industri kuliner. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat kolaborasi,” ujarnya. HCI sendiri merupakan organisasi di bawah HIPMI yang berfokus pada pengembangan wirausaha di sektor kuliner. Di bawah kepemimpinan Ketua Formatur, Kanda Sulvicar, HCI berkomitmen untuk terus mendorong inovasi, kreativitas, dan kolaborasi di industri makanan dan minuman. Sebagai bagian dari acara pelantikan, para peserta akan mendapatkan pelatihan eksklusif dari praktisi kuliner berpengalaman. Sesi ini akan membahas strategi bisnis, inovasi produk, serta tantangan dan peluang di industri kuliner yang terus berkembang. Puncak acara akan ditutup dengan buka puasa bersama, yang menjadi simbol solidaritas dan kebersamaan antar anggota HCI. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pengusaha kuliner serta membawa dampak positif bagi perkembangan industri makanan dan minuman di Sulawesi Selatan.

Ekonomi, Nasional

Siapa 3 Pimpinan Danantara? Inilah Tokoh di Balik Investasi Besar Indonesia.

ruminews.id, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto meresmikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) resmi diluncurkan pada hari ini, 24 Februari 2025.  Danantara dibentuk sebagai lembaga pengelola investasi negara yang bertujuan mengoptimalkan pengelolaan aset-aset pemerintah, mirip dengan model Temasek di Singapura. Lembaga ini akan mengelola tujuh badan usaha milik negara (BUMN), termasuk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Mineral Industri Indonesia (Persero), PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Maka Dana kelolaan Danantara pada tahap awal ini akan mencapai Rp9.000 Trilyun. Berikut profil singkat para eksekutif yang ditunjuk untuk menjalankan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara): Rosan Perkasa Roeslani – Chief Executive Officer (CEO): Lahir di Jakarta pada 31 Desember 1968, Rosan Roeslani adalah seorang pengusaha terkemuka di Indonesia. Ia merupakan pendiri Recapital Advisors pada tahun 1997 bersama rekannya, Sandiaga Uno. Rosan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2015-2021, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat pada 2021-2023, dan Wakil Menteri BUMN pada 2023. Sebelum ditunjuk sebagai CEO Danantara, ia menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM dalam Kabinet Merah Putih. Dony Oskaria – Chief Operating Officer (COO): Dony Oskaria berasal dari Tanjung Alam, Sumatra Barat. Kariernya dimulai di sektor perbankan, dengan pengalaman mulai dari call center di Bank Universal hingga menjadi Managing Director di Bank Mega. Ia juga pernah menjabat sebagai CEO di beberapa perusahaan di bawah naungan CT Corp dan menjadi Komisaris di Citilink. Sebelum ditunjuk sebagai COO Danantara, Dony menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN dalam Kabinet Merah Putih. Pandu Sjahrir – Chief Investment Officer (CIO): Pandu Sjahrir dikenal sebagai pengusaha dan investor dengan rekam jejak yang solid di bidang manajemen investasi. Ia menjabat sebagai Direktur di PT TBS Energi Utama Tbk dan memiliki peran penting dalam berbagai perusahaan teknologi dan energi di Indonesia. Pandu juga merupakan Managing Partner di Indies Capital, sebuah perusahaan manajemen investasi yang mengelola beberapa dana, termasuk Indies Special Opportunities.

Daerah, Ekonomi, Makassar, Nasional, Politik

Menguatkan Peran Masyarakat dalam Mengawal Kebijakan Kepala Daerah Baru dan Harmonisasi APBD 2025

ruminews.id, MAKASSAR- Pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 pada 20 Februari 2025 menjadi tonggak awal bagi pemerintahan baru di tingkat daerah. Selain membawa harapan baru, periode ini menjadi ujian tata kelola pemerintahan yang baik, terutama dalam menjaga agar pelaksanaan Perda APBD 2025 berjalan sesuai koridor hukum dan kepentingan masyarakat luas. Di tengah dinamika ini, peran masyarakat sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan semakin disorot.” Masyarakat tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga memiliki hak untuk terlibat secara aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pemerintahan. Sayangnya, tingkat partisipasi masyarakat sering kali masih rendah. Banyak warga belum memahami peran strategis mereka atau justru bersikap apatis terhadap kebijakan pemerintah daerah. “Kesadaran masyarakat terhadap hak mereka dalam pengawasan kebijakan pemerintahan masih sangat minim. Padahal, masyarakat memiliki peran yang sangat vital dalam memastikan kebijakan kepala daerah berjalan sesuai Perda APBD dan kebutuhan nyata di lapangan,” ujar seorang pengamat tata kelola pemerintahan. Ia menambahkan, peran masyarakat tidak hanya terbatas pada pengawasan, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pemerintah daerah lebih transparan dan akuntabel. “Partisipasi masyarakat melalui forum resmi seperti Musrenbang atau penyampaian aspirasi langsung kepada DPRD adalah langkah strategis untuk memastikan kebijakan pemerintah berjalan sesuai kepentingan rakyat,” katanya. Tantangan Pemerintahan Baru: Harmonisasi Kebijakan Di sisi lain, kepala daerah yang baru dilantik dihadapkan pada tantangan besar, mulai dari pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat, efisiensi belanja daerah, hingga pelaksanaan program nasional seperti penyediaan makanan bergizi gratis di kabupaten/kota. Tantangan ini membutuhkan peran aktif masyarakat dalam memantau prioritas anggaran dan kebijakan pemerintah daerah. “Kepala daerah sering kali terburu-buru memaksakan visi-misinya ke dalam kebijakan yang sedang berjalan, termasuk Perda APBD 2025. Namun, yang seharusnya mereka lakukan adalah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai dasar hukum untuk mengintegrasikan visi-misi ke dalam kebijakan lima tahun ke depan. Tanpa harmonisasi ini, kebijakan hanya akan tumpang tindih dan tidak efektif,” jelas Andi Januar Jaury Dharwis Dalam situasi ini, masyarakat dapat berperan sebagai pengawas dan penyampai aspirasi, memastikan pemerintah daerah tidak melenceng dari aturan dan kebutuhan daerah. “Ketika masyarakat proaktif, pemerintah akan lebih terarah dan hati-hati dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan. Hal ini juga akan meminimalkan praktik penyimpangan atau kebijakan yang hanya bersifat politis,” tambahnya. Ajakan untuk Memperkuat Peran Masyarakat Dalam menghadapi dinamika pemerintahan baru, masyarakat diimbau untuk lebih aktif berpartisipasi, baik melalui forum resmi seperti Musrenbang, pengaduan publik, atau diskusi dengan DPRD. Peran masyarakat sangat penting untuk mendukung fungsi pengawasan DPRD yang juga diharapkan lebih tegas dalam menjaga kepala daerah agar tetap berjalan di jalur yang benar. “Pelantikan kepala daerah seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat. Dengan pengawasan masyarakat yang kuat, pemerintahan daerah akan lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan nyata rakyat,” tegas pengamat tata kelola pemerintahan. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam memastikan tata kelola pemerintahan yang baik di era pemerintahan baru ini. Keberhasilan pelaksanaan Perda APBD 2025 dan program-program strategis lainnya sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.

Daerah, Ekonomi, Makassar

Rifat vs Gatot: Persaingan Ketat Menuju Ketua HIPMI Makassar 2025.

ruminews.id, Makassar- Pendaftaran bakal calon Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Makassar resmi ditutup hari ini. Hingga batas akhir pendaftaran, hanya dua kandidat yang mengajukan diri, yaitu Rifat Syawal dan Gatot Ariwin . (12/2/2025) Kedua calon ini akan bersaing dalam pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2025. Rifat, seorang pengusaha di yang dikenal dengan inovasinya dalam mengembangkan bisnis. Sementara itu, Gatot, yang bergerak di sektor konstruksi, memiliki pengalaman panjang dalam proyek-proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan. Kedua Calon Ketua HIPMI Makassar sama sama memiliki Kekuatan besar di internal HIPMI. Ini terbukti saat Pengembalian Formulir Bakal Calon Ketua HIPMI Makassar, Dimana Gatot di dampingi oleh Hasrul Kaharuddin, Ardi, Jul sandy dan erte mudayya mereka semua adalah Tokoh Muda yang sudah punya rekam jejak di Kota makassar. Sementara Rifat Syawal di dampingi oleh Rahmat Setiawan, Dimas yusran dan Andika Wahyuda. Mereka semua adalah Generasi Yang progresif di HIPMI Makassar. Ketua Panitia Rakmat Baitullah menyatakan bahwa proses selanjutnya adalah verifikasi berkas dan kelayakan calon. Setelah itu, akan diadakan serangkaian debat dan presentasi visi-misi untuk memperkenalkan program kerja masing-masing kandidat kepada anggota HIPMI Makassar. Ucapnya. Sementara itu Ketua SC Fahrozy Pratama juga menambahkan bahwa pemilihan Ketua HIPMI Makassar ini dapat menghasilkan pemimpin yang mampu membawa organisasi menuju kemajuan dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Tuturnya.

Ekonomi, Nasional

Danantara: Lembaga Baru Pengelola Investasi Rp. 9.480 Trilyun

Ruminews.id, Jakarta – Pemerintah Indonesia telah membentuk Danantara, atau Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, sebagai lembaga yang bertugas mengelola investasi dan aset negara secara terpisah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan total aset yang dikelola mencapai Rp 9.400 triliun, kehadiran Danantara menimbulkan pertanyaan: apakah ini langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, atau justru membuka celah bagi risiko tata kelola yang kurang transparan? Danantara diberikan enam kewenangan utama yang mencakup berbagai aspek strategis dalam pengelolaan BUMN dan aset negara: 1. Mengelola dividen dari holding investasi, holding operasional, dan BUMN untuk mengoptimalkan keuntungan negara. 2. Menyetujui penambahan atau pengurangan penyertaan modal BUMN dari hasil pengelolaan dividen, yang bisa berpengaruh terhadap stabilitas keuangan perusahaan negara. 3. Menyetujui restrukturisasi BUMN, termasuk penggabungan, peleburan, pemisahan, atau pengambilalihan, yang berpotensi mengubah struktur bisnis BUMN secara signifikan. 4. Membentuk holding investasi dan operasional, serta BUMN baru, yang berimplikasi pada arah kebijakan ekonomi negara. 5. Menyetujui penghapusan aset BUMN, baik dalam bentuk hapus buku maupun hapus tagih, yang dapat berdampak pada transparansi pengelolaan keuangan negara. 6. Mengesahkan dan mengkonsultasikan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) holding investasi dan operasional kepada DPR RI sebelum implementasi. Dengan kewenangan yang begitu luas, muncul pertanyaan penting: sejauh mana mekanisme pengawasan terhadap Danantara? Apakah DPR dan publik akan memiliki akses penuh terhadap kebijakan investasi yang dibuat, atau justru lembaga ini akan berjalan tanpa kontrol yang memadai? Dalam rapat pimpinan DPR RI, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa mekanisme pengawasan terhadap Danantara masih dalam tahap pembahasan, tetapi struktur organisasi dan Dewan Pengawasnya akan ditetapkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. “Soal siapa yang akan menjadi Ketua Dewan Pengawas, itu sepenuhnya kewenangan Presiden. Sampai saat ini, kami masih menunggu peraturan lebih lanjut dari pemerintah,” ujar Dasco saat ditemui usai rapat pimpinan di Gedung DPR, Senayan. Ketika ditanya mengenai kemungkinan Menteri BUMN Erick Thohir memimpin Dewan Pengawas Danantara, Dasco tidak memberikan jawaban pasti. “Kita lihat nanti, siapa yang ditunjuk Presiden. Yang jelas, semua akan mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan,” katanya. Dasco juga menekankan bahwa Danantara akan mengoptimalkan seluruh aset dan investasi BUMN, sehingga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan. “Intinya, kita ingin investasi ini lebih produktif. Namun, kita juga harus memastikan ada mekanisme pengawasan yang jelas,” tambahnya. Antara Fleksibilitas dan Risiko Pengelolaan Aset Negara Salah satu alasan utama pembentukan Danantara adalah untuk memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan investasi agar tidak terhambat oleh birokrasi APBN. Namun, fleksibilitas ini juga bisa menjadi pedang bermata dua. Tanpa transparansi dan tata kelola yang ketat, potensi penyalahgunaan aset negara bukanlah hal yang mustahil. Total aset senilai Rp 9.400 triliun yang dikelola oleh Danantara menjadikannya salah satu lembaga investasi terbesar di Indonesia. Jika dikelola dengan baik, Danantara bisa menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, tanpa pengawasan yang ketat, lembaga ini juga bisa menjadi sarana pengalihan aset negara dengan dalih efisiensi. Apakah Danantara benar-benar solusi untuk mengoptimalkan investasi negara, atau justru menjadi entitas yang rawan disalahgunakan? Publik berhak tahu dan mengawasi.

Ekonomi, Nasional, Politik

Sufmi Dasco: Atas Instruksi Prabowo, Pengecer Kembali Boleh Jual Gas 3 Kg

Ruminews.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar pengecer kembali diperbolehkan menjual gas LPG 3 kg kepada masyarakat. Keputusan ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, 4 Februari 2025. Menurut Dasco, kebijakan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan LPG 3 kg bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang kesulitan mendapatkan gas bersubsidi setelah adanya aturan pembelian di pangkalan resmi. Dengan instruksi ini, pengecer dapat kembali berjualan seperti biasa, namun tetap diharapkan untuk mendaftar sebagai sub-pangkalan guna memastikan distribusi yang lebih terpantau. “Pak Presiden sudah memberikan instruksi kepada Menteri ESDM agar pengecer bisa kembali menjual LPG 3 kg, tetapi tetap dalam pengawasan agar distribusi lebih rapi,” ujar Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Sebelumnya, pemerintah sempat melarang pengecer menjual LPG 3 kg guna memastikan subsidi tepat sasaran. Namun, kebijakan tersebut justru menyebabkan kelangkaan di beberapa daerah dan harga gas menjadi lebih mahal di tingkat pengecer. Masyarakat pun mengeluhkan kesulitan mendapatkan gas melon karena harus membeli di pangkalan yang sering kali jauh dari tempat tinggal mereka. Dengan kebijakan terbaru ini, masyarakat tidak perlu khawatir kesulitan mencari LPG 3 kg. Namun, pemerintah tetap mengingatkan bahwa pembelian gas subsidi harus sesuai dengan ketentuan, yaitu bagi mereka yang terdaftar dalam sistem dan berhak menerima subsidi. Keputusan ini disambut baik oleh masyarakat dan para pengecer. Salah satu pengecer gas LPG di Jakarta, Rudi (45), mengaku lega dengan kebijakan baru ini. Menurutnya, larangan berjualan LPG sebelumnya telah mempengaruhi pendapatannya, dan banyak pelanggan yang mengeluh karena harus mencari gas lebih jauh. “Kami senang bisa jual lagi. Sebelumnya banyak warga yang kesulitan karena harus beli ke pangkalan yang lokasinya jauh. Sekarang lebih gampang,” kata Rudi. Meskipun pengecer kembali diizinkan menjual gas 3 kg, pemerintah tetap mengimbau agar harga jual tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Selain itu, pemerintah juga akan mengawasi distribusi agar tidak terjadi penimbunan atau penyalahgunaan subsidi. Dengan keputusan ini, diharapkan distribusi LPG 3 kg bisa lebih lancar dan tidak lagi menyulitkan masyarakat. Pemerintah juga akan terus memantau implementasi kebijakan ini agar berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Daerah, Ekonomi

A. Ikram Rifqi Ditunjuk Sebagai Ketua Karateker HIPMI Jeneponto

Ruminews.id, Makassar – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sulawesi Selatan resmi mengamanahkan A. Ikram Rifqi sebagai karateker Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jeneponto. Ia diberi mandat untuk melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) guna memilih kepengurusan baru yang akan memimpin organisasi tersebut ke depan. Surat Keputusan (SK) penunjukan A. Ikram Rifqi diserahkan langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Sulsel, Amar Ma’ruf Sulaiman, didampingi Sekretaris Umum Amirul Yamin Ramadhansyah dan Ketua Bidang OKK Yuspratman. Prosesi penyerahan SK berlangsung di Ruang VIP Tanah Merah Pettarani, Makassar, pada Jumat, 2 Februari 2025 pukul 16.00 WITA. Sebelumnya, keputusan ini telah ditetapkan dalam Rapat Badan Pengurus Harian Inti yang digelar di Sekretariat BPD HIPMI Sulsel, Gedung Aas Building, pada 13 Januari 2025. Ketua Umum BPD HIPMI Sulsel, Amar Ma’ruf Sulaiman, menegaskan bahwa penunjukan karateker ini bertujuan untuk memastikan jalannya organisasi di tingkat daerah tetap solid dan mampu melahirkan kepengurusan yang berkualitas. “Kami berharap karateker yang telah ditunjuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga Musda dapat berlangsung dengan lancar, demokratis, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa HIPMI Jeneponto semakin maju,” ujar Amar. Dalam kesempatan tersebut, Demisioner Ketua Umum Badko HMI Sulselbar, A. Ikram Rifqi menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab serta bekerja sama dengan seluruh elemen organisasi untuk menyukseskan Musda. “Ini adalah tanggung jawab besar yang saya emban. Saya akan segera berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses Musda berjalan sesuai aturan dan dapat melahirkan kepemimpinan yang visioner bagi HIPMI Jeneponto,” kata Ikram Saat ditemui Tim Ruminews Lebih lanjut, Ikram menegaskan pentingnya kolaborasi di antara pengusaha muda dalam memperkuat peran HIPMI di daerah. Menurutnya, Musda bukan hanya sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk menyusun strategi yang lebih baik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. “Saya mengajak seluruh anggota HIPMI Jeneponto untuk aktif berpartisipasi dalam proses ini. Mari bersama-sama kita jadikan Musda sebagai langkah awal menuju organisasi yang lebih progresif dan berdampak nyata bagi para pengusaha muda,” tutupnya.

Ekonomi, Pemerintahan

BRI Terbanyak : 71 Ribu Pelaku UMKM Telah Menerima Penghapusan Tagihan Kredit.

ruminews.id – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan perkembangan terbaru terkait program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yaitu fasilitas penghapusan kredit macet bagi pelaku UMKM. Saat ini, pemerintah tengah merampungkan skema teknis untuk merealisasikan kebijakan tersebut. “Prosesnya sedang berjalan dan dituntaskan secara bertahap. Faktor teknis menjadi tantangan utama karena para debitur tersebar di berbagai daerah,” ujar Maman saat ditemui di Gedung Smesco, Jakarta, Jumat (31/1/2025). Ia menjelaskan bahwa salah satu kendala yang dihadapi pemerintah adalah pencocokan data debitur. Beberapa pelaku UMKM yang memiliki kredit macet telah berpindah domisili, sehingga perlu verifikasi lebih lanjut. “Ini bukan sekadar soal kebijakan, tetapi juga teknis dan operasional. Kami harus memastikan data yang valid agar pelaksanaan program ini tepat sasaran,” tambahnya. Maman juga menegaskan bahwa bank-bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung program ini. Ia bahkan menyebut bahwa pendataan debitur yang berhak menerima fasilitas penghapusan kredit hampir rampung. “Prosesnya sudah berjalan. Saat ini, jumlah debitur yang kredit macetnya telah dihapus mencapai puluhan ribu,” ungkapnya. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebanyak 71 ribu pelaku UMKM telah menerima fasilitas penghapusan tagihan kredit dari bank-bank BUMN. “Dari hasil pemantauan, bank yang paling banyak menghapus kredit macet UMKM adalah Bank BRI,” ujar Airlangga dalam acara BRI Microfinance Outlook 2025 di Tangerang, Banten, Kamis (30/1/2025). Dengan semakin matangnya skema teknis dan dukungan dari perbankan BUMN, diharapkan program ini dapat segera terealisasi secara luas untuk meringankan beban pelaku UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasiona

Scroll to Top