Politik

Bulukumba, Daerah, Pemuda, Politik

Polemik HGU PT Lonsum Tak Kunjung Usai, Anggota DPRD dan Praktisi Hukum Angkat Bicara

Ruminews.id, ​BULUKUMBA — Konflik pertanahan yang melibatkan PT London Sumatra Indonesia Tbk (PT Lonsum) di Kabupaten Bulukumba terus menyita perhatian publik. Permasalahan ini bukan sekadar mengenai hasil produksi perkebunan karet, melainkan terkait konflik lahan dengan masyarakat serta habisnya masa berlaku Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan tersebut. ​Praktisi hukum asal Bulukumba, Supriadi alias Adi Bintang, memberikan pandangannya terkait dinamika hukum yang tengah terjadi. Mantan aktivis ini menegaskan pentingnya pemahaman regulasi dalam kasus ini. “Secara hukum, kita perlu membedakan antara ‘HGU lama yang telah berakhir’ dan ‘tidak adanya keputusan pembaruan HGU baru’,” ujar Adi Bintang, S.H. ​Ia memaparkan beberapa dasar hukum utama yang menjadi landasan penyelesaian polemik tersebut: ​Pasal 33 ayat (3) UUD 1945: Konstitusi mengamanatkan bahwa tanah tidak boleh semata-mata dijadikan instrumen akumulasi keuntungan korporasi, melainkan harus diperuntukkan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. ​UU No. 5 Tahun 1960 (UUPA): Pasal 2 memberikan kewenangan kepada negara untuk mengatur penggunaan dan pemanfaatan tanah. Sementara Pasal 6 menegaskan bahwa seluruh hak atas tanah memiliki fungsi sosial. ​PP No. 18 Tahun 2021: Pasal 31 huruf a menyatakan HGU hapus karena berakhirnya jangka waktu. Selanjutnya, Pasal 32 ayat (1) dan (2) mengatur bahwa tanah bekas HGU kembali menjadi Tanah Negara, dan negara berwenang melakukan penataan kembali penggunaan lahan tersebut. ​Perpres No. 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria: Pasal 7 menetapkan bahwa tanah bekas HGU yang telah habis masa berlakunya dapat menjadi objek redistribusi tanah kepada masyarakat. ​Atas dasar regulasi tersebut, Adi Bintang menyarankan agar arah perjuangan masyarakat difokuskan pada pengembalian fungsi kontrol oleh negara. ​”Narasi hukumnya bukan ‘Lonsum harus menyerahkan tanah kepada Pemkab Bulukumba’, melainkan jauh lebih kuat jika berbunyi: ‘Tanah bekas HGU PT Lonsum yang telah berakhir harus dikembalikan terlebih dahulu dalam penguasaan negara untuk dilakukan inventarisasi, pengukuran ulang, verifikasi alas hak, pemetaan konflik, serta penataan kembali melalui Reforma Agraria dengan mengutamakan kepentingan masyarakat Bulukumba’,” tegasnya. ​Sorotan Politisi NasDem ​Dukungan evaluasi terhadap PT Lonsum juga datang dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Bulukumba dari Partai NasDem, H. Tamrin, menilai keberadaan perkebunan karet tersebut belum memberikan dampak positif yang optimal bagi daerah jika pengelolaannya tidak melibatkan pemerintah daerah. ​”Saya berpikir, apabila lahan ini dikelola oleh pemerintah daerah dan tanah hak masyarakat dikembalikan, saya yakin Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bulukumba akan meningkat signifikan. Ini baru salah satu dampak positifnya,” ujar pria yang akrab disapa Puang Tamo tersebut saat ditemui di Bulukumba.

Peradilan Pajak
Ekonomi, Nasional, Politik

Gus Falah Nilai Peradilan Pajak Adalah Peradilan Matematis

Ruminews.id, Jakarta — Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menyatakan peradilan pajak adalah peradilan matematis. Hal itu karena hanya peradilan hanya menghitung angka tagihan pajak. Hal itu diungkapkan Gus Falah dalam RDP Komisi III DPR RI dengan Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc di Mahkamah Agung Tahun 2026,  di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Gus Falah
Hukum & Kriminal, Nasional, Politik

Gus Falah Ingatkan Pengadilan HAM Ad Hoc Tak Adili Genosida Saja

Ruminews.id, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) mengingatkan agar Pengadilan HAM Ad Hoc bukan hanya mengadili kasus kejahatan kemanusiaan dan genosida saja. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), genosida adalah pembunuhan besar-besaran secara berencana terhadap suatu bangsa atau ras.

Nasional, Opini, Pemerintahan, Pendidikan, Politik

Korupsi, Reformasi, dan Hilangnya Kepekaan Publik

Penulis: Fachrizal Ubbe – Penggiat Demokrasi dan Ekonomi Kreatif ruminews.id – Pagi ini diawali dengan ajakan ngopi dari seorang sahabat, Iwan Mazkrib, seorang seniman sekaligus pegiat hukum asal Gowa. Sudah beberapa bulan saya tidak menikmati suasana ngopi di pagi hari. Baru kali ini ada ajakan, dan saya menyambutnya dengan senang hati.

Daerah, Pemerintahan, Pemuda, Polewali Mandar, Politik

BADKO HMI SULBAR Warning Pembentukan Panitia Pilkades 77 Desa Di Polman Harus Transparan

Ruminews.id, Polewali Mandar – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulawesi Barat melalui Kabid Pemberdayaan Desa dan UMKM Muh. Yunus, mengingatkan bahwa proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 77 Desa di Kabupaten Polewali Mandar harus transparan yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. BADKO HMI Sulbar menegaskan bahwa proses demokrasi di tingkat desa tidak boleh dimulai dengan proses pembentukan panitia yang tertutup, sarat kepentingan, ataupun membuka ruang intervensi dari pihak-pihak tertentu.

Internasional, Nasional, Politik

Organisasi Pekerja Migran Hadapi Represi Digital hingga Modus Baru TPPO, Ruang Media Sosial Jadi Medan Perjuangan

Ruminews.id, Yogyakarta — Media sosial tidak lagi sekadar menjadi ruang berbagi informasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI). Di tengah menyempitnya ruang sipil di berbagai negara penempatan dan berkembangnya perdagangan orang berbasis digital, platform digital kini berubah menjadi arena baru pengorganisasian, advokasi, sekaligus medan perebutan narasi antara gerakan pekerja migran, negara, dan industri migrasi.

Hanura Luncurkan Logo Baru
Nasional, Politik

Hanura Luncurkan Logo Baru, Siapkan Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029

ruminews.id, MAKASSAR — Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mulai melakukan pembenahan besar sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Salah satu langkah yang dilakukan yakni meluncurkan logo baru dengan simbol kepala singa sebagai identitas terbaru partai. Logo tersebut sebelumnya telah disepakati dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) Hanura. Simbol singa dipilih karena dinilai merepresentasikan kekuatan, kepemimpinan, sekaligus perlindungan.

Scroll to Top