Pendidikan

Daerah, Pemuda, Pendidikan

Mahasiswa KKN-T Unhas Optimalkan Pengelolaan Botol Plastik Melalui Daur Ulang

Ruminews.id, Parepare – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja Optimalisasi Pengelolaan Botol Plastik Melalui Daur Ulang di RW 9 Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Senin (2/8/2026). Program ini melibatkan pihak sekolah serta kelompok ibu-ibu di RW 9 sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi sampah plastik melalui kegiatan pengumpulan, pemilahan, dan daur ulang botol plastik.

Daerah, Pemuda, Pendidikan

Kriya Alam Ceria: Inovasi Mahasiswa KKN ITH 03 Asah Kreativitas Anak Usia Dini

Ruminews.id, Parepare – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITH 03 Bukit Harapan melaksanakan program kerja bertajuk “Kriya Alam Ceria (Mengajar dan Bikin Kerajinan di TK)” di TK At-Tauhid, Kelurahan Bukit Harapan, Kota Parepare. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak sejak usia dini melalui pemanfaatan bahan alam di sekitar sebagai media pembelajaran yang menyenangkan.

Nasional, Pemuda, Pendidikan

Presma UHO terpilih koordinator Isu Gender BEM SI

Ruminews.id-Jambi, 30 Juli 2026. Presma Universitas Halo Oleo terpilih sebagai Koordinator Isu, pada pelaksanaan Musyawarah Nasional BEM SI yang digelar dalam forum akbar dihadiri 300 lebih BEM yang tergabung dalam aliansi BEM SI Kerkayatan yang membahas total 25 isu strategis yang menyangkut mahasiswa dan masyarakat luas. Menyikapi hal tersebut, Presiden Mahasiswa Universitas Halu Oleo menyatakan bahwa “isu gender bukan sekedar urusan perempuan semata, melainkan masalah keadilan dan kemanusiaan yang menyentuh seluruh sendi kehidupan. Di lingikungan kampus kita, baik kampus maupun organisasi dan juga di lingkungan masyarakat luas resiko kekerasan masi nyata adanya. Tanpa penanganan yang terarah, masalah ini bisa menjadi “bom waktu”. Masalah ini membutuhkan penanganan yang spesifik, peka dan berkelanjutan karena menyangkut masyarakat, pemulihan korban, serta perubahan pola pikir budaya yang tidak bisa dibiarkan berjalan seadanya.” lebih lanjut, ia menyoroti kondisi yang terjadi saat ini “selain dari pada itu dimasa kini, kita masih diperhadapkan pada berbagai tantangan yang nyata mulai dari tingginya angka kekerasan, streotip budaya yang membatasi peran, pelecehan seksual, dan lain sebagainya.” ujarnya dengan tegas. dilandasi niat yang tulus, presiden mahasiswa Halu Oleo memantapkan langkah untuk mengambil amanah besar dalam forum ini. “Maka kemudian dalam MUNAS BEM SELURUH INDONESIA, saya Ainun Mapatarani, Selaku Presiden Mahasiswa Universitas Halu Oleo mengambil amanah untuk menjadi Koordinator Isu Gender pada Musyawarah BEM SI. Langkah ini bukan hanya sekedar tugas, melainkan untuk mengawal setiap kebijakan agar tetap berpihak pada kesetaraan ditengah lingkungan kita.” ujarnya. langkah ini menjadi harapan baru bagi sinergi gerakan mahasiswa dalam memutus rantai ketidakadilan dalam mewujudkan ruang yang aman serta setara bagi seluruh anak bangsa.

Nasional, Pemuda, Pendidikan

DEMA-U UIN Alauddin Makassar Terpilih sebagai Koordinator Wilayah Sulawesi BEM SI Kerakyatan

Ruminews.id-Jambi, 31 Juli 2026 – Delegasi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mencatatkan prestasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan yang diselenggarakan di Jambi. Dalam forum nasional yang menghimpun 15 wilayah koordinasi se-Indonesia tersebut, Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Aqil Abdan Syakuran, resmi terpilih sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Sulawesi BEM SI Kerakyatan. Delegasi UIN Alauddin Makassar yang hadir dalam Munas terdiri atas Aqil Abdan Syakuran selaku Presiden Mahasiswa, Saldiansyah Rusli selaku Sekretaris Jenderal DEMA-U, dan Raffi Farid Amar Pratama selaku Wakil Presiden Mahasiswa. Kepercayaan yang diberikan kepada Aqil Abdan menandai semakin kuatnya peran UIN Alauddin Makassar dalam dinamika gerakan mahasiswa di tingkat nasional. Usai terpilih, Aqil Abdan menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi dengan seluruh BEM di wilayah Sulawesi guna memperkuat konsolidasi gerakan mahasiswa dalam mengawal berbagai persoalan strategis yang dihadapi masyarakat. “Kami akan bersinergi dengan seluruh kampus di Sulawesi untuk mempersatukan kekuatan dalam mengawal isu-isu kedaerahan. Masih banyak persoalan di Sulawesi yang membutuhkan perhatian serius dan harus diperjuangkan bersama,” ujarnya. Menurut Aqil, amanah sebagai Koordinator Wilayah merupakan langkah strategis untuk memperkuat arah gerakan mahasiswa di Sulawesi, tidak hanya sebagai ruang konsolidasi, tetapi juga sebagai wadah melahirkan gagasan dan rekomendasi kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. “Ini adalah langkah taktis untuk menjaga soliditas pergerakan mahasiswa di Sulawesi sekaligus menghadirkan sumbangsih pemikiran dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah,” katanya. Lebih lanjut, Aqil menilai bahwa BEM SI Kerakyatan memiliki peran penting sebagai jembatan penyampaian aspirasi masyarakat, khususnya terhadap isu-isu daerah yang selama ini belum memperoleh perhatian yang memadai di tingkat nasional. “Sebagai Koordinator Wilayah, kami akan memanfaatkan BEM SI Kerakyatan sebagai ruang advokasi untuk membawa keresahan masyarakat Sulawesi secara langsung ke tingkat nasional. Kami ingin memastikan bahwa suara daerah tidak hanya berhenti di tingkat lokal, tetapi juga menjadi perhatian dalam perumusan kebijakan di pusat,” tutup Aqil.

Daerah, Pemuda, Pendidikan

Edukasi Budikdamber Mahasiswa KKN 116 UNHAS kenalkan budidaya perikanan di Kelurahan Pekkabata

Ruminews.id, Pinrang – Pada tanggal 2 Agustus 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan 2 program kerja individu di Kelurahan Pekkabata, Kabupaten Pinrang. Salah satu program kerja individu yang dilaksanakan yaitu “Edukasi Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) sebagai Upaya Pengenalan Budidaya Perikanan” oleh Amalia Luna Ramadhani jurusan Budidaya Perairan.

Daerah, Pemuda, Pendidikan

Mahasiswa KKN ITH Angkatan III Kenalkan Tujuh Program Berbasis Teknologi di Lompo Riaja

Ruminews.id, BARRU — Sebanyak delapan mahasiswa KKN Reguler Angkatan III Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) meresmikan tujuh program kerja unggulan dalam Seminar Program Kerja di Aula Kelurahan Lompo Riaja, Kabupaten Barru, Jumat (31/7/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, pemuda, hingga kader Posyandu. Para mahasiswa yang terlibat berasal dari kombinasi latar belakang Program Studi Ilmu Komputer, Sistem Informasi, dan Teknologi Pangan.

Daerah, Pemuda, Pendidikan

Mahasiswa KKN-PK 69 UNHAS Edukasi Masyarakat Desa Corawali mengenai Fisioterapi Kardiorespirasi untuk Pasien Tuberkulosis

ruminews.id, Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja edukasi kesehatan yang bertajuk “Breathe Better: Edukasi Fisioterapi Kardiorespirasi untuk Pasien Tuberkulosis” pada Senin (27/7/2026) di Posyandu Dusun Alappang, Desa Corawali, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Program kerja yang diprakarsai oleh Muhammad Aiman Manaf, mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan, Universitas Hasanuddin, ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai fisioterapi kardiorespirasi untuk pasien Tuberkulosis (TBC) melalui penyampaian materi edukasi, demonstrasi, dan praktik latihan pernapasan sederhana. Sebanyak 22 peserta yang terdiri atas masyarakat, kader kesehatan, dan petugas Puskesmas mengikuti kegiatan tersebut.

Ekonomi, Enrekang, Kesehatan, Makassar, Nasional, Pemerintahan, Pemuda, Pendidikan, Prov Sulawesi Selatan

Dorong Kemandirian Pemuda, GNI Enrekang CDP Gelar Pelatihan Kewirausahaan Lanjutan dan Pendampingan Bisnis

ruminews.id, ENREKANG – Good Neighbors Indonesia (GNI) Enrekang Community Development Project (CDP) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri dan berdaya saing melalui program pemberdayaan ekonomi. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Business Development Training yang dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 25–26 Juli 2026, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Enrekang. Kegiatan ini diikuti oleh 30 pemuda asal Kelurahan Lewaja yang telah memiliki rintisan usaha. Pelatihan merupakan program lanjutan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas peserta dalam mengembangkan bisnis secara berkelanjutan sekaligus mempersiapkan mereka menjadi pelaku usaha yang siap menerima dukungan permodalan dari GNI Enrekang CDP. Materi pelatihan difokuskan pada penyusunan proposal bisnis, pemetaan strategi usaha menggunakan Business Model Canvas (BMC), hingga pendampingan pengurusan legalitas dan perizinan usaha. Program ini menyasar pemuda berusia di atas 18 tahun, khususnya mantan anak sponsor GNI yang telah lulus dan sempat putus sekolah, agar mampu bertransformasi dari tahap perencanaan menuju implementasi usaha yang lebih profesional. Pelatihan difasilitasi oleh Richa Mauliana, Fasilitator Sektor Pendidikan GNI Enrekang CDP, dengan menghadirkan Manggazali, pelaku UMKM sekaligus praktisi bisnis asal Makassar, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Manggazali mengapresiasi langkah GNI Enrekang CDP yang secara konsisten memberikan ruang belajar bagi para pemuda untuk mengembangkan potensi kewirausahaan. “Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada GNI Enrekang yang telah mengupayakan kegiatan baik ini. Senang sekali bisa berbagi dan belajar bersama para pemuda hebat. Semoga materi yang didapat bisa diimplementasikan serta membawa manfaat luas bagi masyarakat sekitar,” ujarnya. Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan oleh Burhan Lempang, S.P., Lurah Kelurahan Lewaja. Menurutnya, pelatihan ini selaras dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam mendorong pertumbuhan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga ke tingkat kelurahan dan desa. Ia menilai pembinaan kewirausahaan bagi generasi muda merupakan investasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mandiri, kreatif, dan produktif sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah. Manfaat pelatihan turut dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satunya Muh. Irfan Hidayat, pemuda Kelurahan Lewaja yang mengembangkan usaha di sektor jasa dan digital. Ia mengaku materi mengenai Business Model Canvas memberikan pemahaman baru dalam menyusun strategi bisnis dan memetakan peluang pasar. “Melalui materi Business Model Canvas, saya jadi lebih memahami bagaimana memetakan target pasar, menyusun strategi usaha, dan mempertahankan bisnis di tengah persaingan. Ini sangat membantu pengembangan usaha yang sedang saya jalankan,” ungkapnya. Inspirasi juga datang dari Nur Hapsa, Guru TK PGRI Data Tokkonan yang merupakan alumni Pelatihan Kewirausahaan GNI tahun 2025. Berkat pendampingan yang diterimanya, ia kini berhasil mengembangkan usaha grosir di Desa Rossoan. Dalam sesi berbagi pengalaman, Nur Hapsa menceritakan bagaimana pelatihan dan pendampingan GNI menjadi titik awal berkembangnya usahanya. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak pemuda berusia 16–30 tahun di seluruh Kabupaten Enrekang agar semakin banyak generasi muda yang mampu membangun usaha secara mandiri. Melalui Business Development Training ini, GNI Enrekang CDP menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan pelatihan kewirausahaan, tetapi juga menghadirkan pendampingan yang berkelanjutan sehingga para peserta memiliki bekal yang kuat dalam membangun usaha yang legal, berdaya saing, dan berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak wirausahawan muda yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Enrekang.

Scroll to Top