Opini

UIN Alauddin Makassar
Nasional, Opini, Pemuda, Pendidikan

Bukankah Kampus Adalah Rumah Bagi Akal yang Sedang Gelisah, atau Rumah bagi Kekerasan!

Penulis: Muhammad Alkun Iradat – Sekretaris Departemen Keilmuan dan Penalaran HMJ Sosiologi Agama Periode 2026-2027. ruminews.id – Hari itu seharusnya menjadi salah satu hari paling istimewa bagi mereka yang telah meninggalkan tanah kelahirannya menuju tanah orang lain demi sebuah cita-cita. Dengan hati yang penuh kegembiraan, senyum yang tidak lagi ragu, dan langkah yang mulai percaya diri, mereka memilih UIN Alauddin Makassar sebagai tempat untuk mengasah kompetensi, memperluas pengetahuan, serta menemukan jawaban atas kegelisahan-kegelisahan yang tumbuh di dalam pikiran.

Nasional, Opini

Ketika Sanggahan Dimaknai sebagai Kekerasan

Penulis: Muhammad alkun iradat — Sekretaris departemen keilmuan dan penalaran HMJ Sosiologi Agama periode 2026-2027. Ruminews.id, Makassar — Tak pelik lagi, di dalam durasi kehidupan manusia modern hari ini, kita tidak pernah luput dari ilmu yang ditafsirkan dalam berbagai macam bentuk. Subjek senantiasa beriringan dengan makna yang entah dari mana asal-usulnya. Namun, naasnya, makna tersebut diterima begitu saja tanpa melalui prosedur, prinsip, nalar, bahkan rasionalitas. Sesuatu yang terus-menerus diulang akhirnya tidak lagi dipertanyakan, meskipun sejak awal ia keliru.

Makassar, Nasional, Opini, Pemuda, Pendidikan

Ketika Guru Besar Kehilangan Wibawa di Hadapan Militer

Penulis: Hamzah Syam — Bendahara Umum DEMAU UINAM Rumunews.id — UIN Alauddin Makassar kini menjadi sorotan publik menyusul keterlibatan pihak militer dalam kegiatan pengenalan budaya kampus bagi mahasiswa baru. Kehadiran militer dalam ruang yang semestinya menjadi arena pengenalan tradisi akademik, kebebasan berpikir, organisasi kemahasiswaan, dan budaya intelektual kampus memunculkan pertanyaan serius tentang arah pendidikan tinggi. Jika pengenalan budaya akademik yang seharusnya disampaikan oleh para guru besar dan akademisi justru melibatkan institusi militer, lalu apa arti gelar profesor, apa makna kebebasan akademik, dan untuk apa universitas membangun tradisi keilmuan jika suara guru besar justru kehilangan daya di hadapan kekuasaan militer?

Nasional, Opini, Pemuda, Politik, Religi

Marwah NU: Bukan Partai Politik, Tanpa Pemilu

Penulis: Andi Muhammad Jufri – Praktisi Pembangunan Sosial Ruminews.id – ​Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang telah menetapkan KH Miftachul Akhyar kembali sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031 melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Muktamar ini juga menyepakati aturan krusial: larangan tegas rangkap jabatan politik bagi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

Nasional, Opini, Pemerintahan, Pemuda

Ditengah Antrian Panjang dan Kenaikan BBM Nonsubsidi: Rakyat Kembali Dipaksa Memilih Penderitaan

Penulis : Andika Pratama – Ketua Umum Semmi Cabang Bulukumba Ruminews.id – Belakangan ini, kita menyaksikan kondisi yang semakin memprihatinkan di sejumlah SPBU di berbagai kabupaten. Antrian panjang untuk mendapatkan BBM bersubsidi terjadi hampir setiap hari, bahkan masyarakat harus rela mengantre sejak dini hari. Ironisnya, tidak sedikit warga yang tetap tidak mendapatkan BBM meskipun telah menghabiskan waktu berjam-jam.

Nasional, Opini, Pemuda, Pendidikan

Dinamika Konsep Diri

Penulis: Nursila – Peserta LKK HMI CABANG BULUKUMBA Ruminews.id – Konsep diri merupakan cara seseorang memandang, mengenal, memahami, dan menilai dirinya sendiri. Konsep diri tidak terbentuk secara tiba-tiba, tetapi berkembang melalui proses panjang yang dipengaruhi oleh pengalaman hidup, lingkungan, pendidikan, hubungan sosial, serta berbagai pengalaman yang dilalui seseorang.

Organisasi Mahasiswa
Makassar, Nasional, Opini, Pendidikan

Apakah Organisasi Mahasiswa Tidak Penting dalam Perkenalan Budaya Akademik bagi Mahasiswa Baru?

Penulis: Aqil Abdan Syakuran – Persiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Ruminews.id, Makassar – Setiap memasuki bulan Agustus hingga September, hampir seluruh perguruan tinggi melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) atau Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Momentum ini semestinya menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal wajah kampus, memahami budaya akademik, mengenal sistem pendidikan, memahami hak dan kewajiban sebagai mahasiswa, serta mengenal organisasi kemahasiswaan sebagai bagian penting dari kehidupan kampus.

Nasional, Opini, Pemuda, Pendidikan, Religi

Perempuan dalam Perspektif Islam Jadi Sorotan LKK HMI Bulukumba: Meneguhkan Nilai, Menguatkan Peran

Penulis: Nursila Ningsi R Singke – HMI Cabang Luwu Utara Ruminews.id – Menurut saya, perempuan dalam Islam bukan hanya dipandang dari perannya dalam keluarga, tetapi juga sebagai individu yang memiliki hak, kewajiban, potensi, dan peran penting dalam kehidupan sosial. Melalui pembahasan ini, saya melihat bahwa penting bagi kader perempuan untuk memahami ajaran Islam dengan baik agar tidak hanya mengetahui kewajibannya, tetapi juga mampu memahami hak dan potensinya. Dengan pemahaman yang kuat, perempuan dapat menjalankan perannya dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam. Menurut saya, meneguhkan nilai berarti memperkuat pemahaman dan prinsip sebagai perempuan Muslim, sedangkan menguatkan peran berarti mendorong perempuan agar mampu berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan organisasi. Karena itu, saya berharap pembahasan tentang perempuan tidak berhenti pada teori, tetapi dapat menjadi bekal bagi kader untuk menjadi perempuan yang berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Scroll to Top