Gowa

Gowa, Pemerintah kabupaten Gowa, Pemerintahan, Uncategorized

Wabup Gowa Buka Festival Ramadan BKPRMI 1447 Hijriah

ruminews.id, GOWA – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin secara resmi membuka Festival Ramadan DPD BKPRMI Kabupaten Gowa 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Agung Syech Yusuf, Sabtu (13/3). Kegiatan tersebut diikuti para santri dan generasi muda masjid dari berbagai wilayah di Kabupaten Gowa sebagai bagian dari upaya menyemarakkan bulan suci Ramadan. Dalam sambutannya, Darmawangsyah Muin menyampaikan apresiasi kepada DPD BKPRMI Kabupaten Gowa yang telah menginisiasi pelaksanaan festival Ramadan tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah positif dalam membangun karakter generasi muda, khususnya para santri, agar lebih aktif dalam kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa mengapresiasi kegiatan ini. Festival Ramadan ini merupakan gebrakan yang sangat baik dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus membangun karakter para santri,” ujar Darmawangsyah. Ia yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPD BKPRMI Gowa menekankan bahwa festival tersebut tidak sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para peserta. Melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan dapat menanamkan nilai kedisiplinan, kepedulian sosial, serta integritas dalam kehidupan sehari-hari. “Program yang dibuat BKPRMI Gowa ini betul-betul memberikan yang terbaik bagi generasi anak-anak kita. Ilmu agama akan membawa kesuksesan bagi kita semua. Untuk itu saya mengucapkan selamat berlomba dan dengan ini secara resmi membuka Festival Ramadan DPD BKPRMI Gowa 1447 Hijriah,” tuturnya. Sementara itu, Ketua DPW BKPRMI Provinsi Sulawesi Selatan, Asri Said juga menyambut baik pelaksanaan festival tersebut. Ia menilai antusiasme para santri yang hadir dalam pembukaan kegiatan menjadi bukti bahwa semangat menyemarakkan Ramadan melalui kegiatan positif masih sangat tinggi. “Kegiatan Festival Ramadan BKPRMI ini hampir dilaksanakan di seluruh daerah. Saya melihat antusiasme generasi anak-anak kita sangat besar. Semoga kegiatan ini terus berlanjut, bahkan ke depan kita dapat mengadakan festival khusus untuk remaja masjid,” kata Asri Said. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gowa, BAZNAS, serta berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sehingga dapat menjadi sarana memperkuat syiar Ramadan dan menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat. Sementara itu, Ketua Panitia Festival Ramadan BKPRMI Gowa, Kaharuddin Lallo, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik. Ia menyebut keberhasilan pelaksanaan festival tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gowa dan BAZNAS. “Alhamdulillah kegiatan Festival Ramadan tahun ini dapat berjalan dengan baik. Kami berterima kasih kepada Pemkab Gowa yang terus memberikan ruang bagi kami untuk melaksanakan kegiatan dalam membangun generasi Qur’ani yang kreatif, berkarakter, dan peduli terhadap kemajuan umat,” ujarnya. Kaharuddin menjelaskan, sejumlah lomba mulai digelar sejak hari pertama pelaksanaan festival, di antaranya lomba da’i, lomba da’iyah dan lomba qasidah. Ke depan, panitia juga berencana menambah berbagai kategori lomba untuk kalangan remaja masjid hingga majelis taklim, mengingat tingginya antusiasme peserta. Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi muda yang mampu bersaing hingga ke tingkat nasional, khususnya dalam bidang dakwah dan syiar Islam. “Kami berharap dari kegiatan ini akan lahir dai-dai muda yang mampu bersaing hingga ke tingkat nasional dan terus membawa syiar Islam dengan lebih baik,” ungkapnya. Pembukaan Festival Ramadan DPD BKPRMI Gowa tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Hasrul Abdul Rajab, perwakilan Baznas Alimuddin Muhammad, serta jajaran pengurus BKPRMI Kabupaten Gowa.(FZ)

Gowa, Pemuda

Bupati Gowa: Kepemimpinan HMI–KOHATI Cabang Gowa Raya Harus Progresif dan Berintegritas

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang meminta agar kepemimpinan atau kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Gowa Raya periode 2026–2027 lebih progresif dan berintegritas. Termasuk mengambil peran dalam mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan. Sehingga, pelantikan tersebut diharapkan bukan sekadar agenda seremonial organisasi, tetapi menjadi awal perjalanan kepemimpinan yang diharapkan mampu melahirkan gagasan besar dan komitmen pengabdian bagi masyarakat. “Pelantikan ini bukan hanya seremonial organisasi, tetapi merupakan titik awal kepemimpinan sekaligus ruang lahirnya gagasan-gagasan besar untuk masyarakat,” ujarnya saat Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) & Korps HMI-Wati Cabang Gowa Raya Periode 2026-2027 di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Sabtu (14/3). Menurut Bupati Talenrang, tema “Revitalisasi Kepemimpinan HMI Cabang Gowa Raya dalam Mewujudukan Insan Cita yang Progresif dan Berintegritas” sangat relevan dengan tantangan zaman, dimana masa depan daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan generasi muda. Ia pun berpesan kepada pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, memperkuat soliditas kader, menghidupkan tradisi diskusi intelektual, serta menghadirkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. “Jadilah kader yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dan berintegritas. Kepemimpinan yang baik tidak hanya terlihat dalam organisasi, tetapi manfaatnya harus dirasakan oleh masyarakat,” tambah orang nomor satu di Gowa ini. Lebih lanjut, Bupati Talenrang menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gowa memandang mahasiswa sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah membutuhkan gagasan segar, kritik konstruktif, serta partisipasi aktif generasi muda. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kemajuan daerah hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda,” tegasnya. Ketua Umum HMI Cabang Gowa Raya Periode 2026-2027, Taufiqurrahman, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menjadi kekuatan moral dan intelektual di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa HMI yang berdiri sejak 5 Februari 1947 membawa cita-cita besar yang diwariskan para pendirinya, khususnya Lafran Pane. “Harapan dan cita-cita para pendiri itulah yang menjadi ruh perjuangan HMI, sehingga organisasi ini mampu bertahan dan terus hadir hingga hari ini,” jelasnya. Menurut Taufiqurrahman, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kekuatan administratif dan politik, tetapi juga kompas moral yang menjadi penuntun dalam setiap kebijakan. Ia berharap nilai-nilai dasar perjuangan HMI seperti kejujuran, integritas, keadilan, serta keberpihakan kepada rakyat dapat menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan. “Pemerintah yang baik tidak hanya diukur dari banyaknya program, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, Pengurus PB HMI, Andi Muhammad Saiful Haq, menyampaikan bahwa kepemimpinan membutuhkan dua hal penting, yakni keberanian dan momentum. “Banyak orang memiliki keberanian tetapi tidak memiliki momentum. Sebaliknya, ada yang memiliki momentum tetapi tidak memiliki keberanian. Saya percaya pengurus yang dilantik hari ini memiliki keduanya,” ujarnya. Dalam pelantikan tersebut, Taufiqurrahman resmi dilantik sebagai Ketua Umum HMI Cabang Gowa Raya periode 2026–2027 dengan Muhammad Ikram Syahrir AS sebagai Sekretaris Umum. Sementara itu, Saripa Ikawati dilantik sebagai Ketua KOHATI dengan Arnida Amir sebagai Sekretaris Umum. Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, Kepala Kantor Kementerian Agama Gowa, Jamaris Halik, Ketua Umum BADKO HMI Sulselbar, Asrullah Dimass, serta Ketua KOHATI Sulselbar Ita Rosita. Momentum pelantikan yang berlangsung di bulan suci Ramadan ini diharapkan menjadi penguat semangat bagi kader HMI dan KOHATI untuk terus berkarya dengan keikhlasan, menjaga integritas, serta mengabdikan diri bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.(FA)

Gowa, Pemuda, Pendidikan

Momentum Milad HMJ MTK ke-18: Satu Keluarga, Satu Tujuan, Wujudkan Perubahan

ruminews.id, GOWA – Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika (HMJ-MTK) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alaudin Makassar menggelar kegiatan Milad (HMJ MTK) yang ke-18 Tahun pada tanggal 14 Maret 2026. Kegiatan milad ini merupakan momentum untuk menjadi langkah awal memperkuat solidaritas dan arah gerak organisasi serta mempererat silaturahmi antara Pihak Alumni, Jurusan dan Pengurus HMJ-MTK Periode 2026. Mengusung tema “Satu Keluarga, Satu Tujuan, Wujudkan Perubahan”, peringatan milad ini diharapkan mampu menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh kader dan anggota HMJ MTK dalam membangun organisasi yang lebih progresif dan berdampak. Menurut Rahman,selaku ketua Umum HMJ-MTK usia ke-18 tahun bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi titik penting untuk menegaskan kembali semangat kebersamaan dalam organisasi. “Milad ke-18 ini menjadi langkah awal bagi kita semua untuk mempererat rasa kekeluargaan di HMJ MTK. Dengan satu tujuan yang sama, kita berharap dapat menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi organisasi, jurusan, dan lingkungan sekitar,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa kebersamaan merupakan kunci utama dalam menjalankan roda organisasi. Dengan semangat satu keluarga, seluruh anggota diharapkan mampu bergerak bersama, saling mendukung, serta menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata. Momentum milad ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi penguat komitmen bersama dalam membangun HMJ MTK yang lebih solid, inspiratif, dan berdaya guna bagi mahasiswa. HMJ MTK — Satu Keluarga, Satu Tujuan, Wujudkan Perubahan.

Gowa, Pemuda

Harmoni Ramadan yang diselenggarakan, Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi: Berbagi di Jalanan dan Santunan ke Panti Asuhan

ruminews.id, Makassar – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) menggelar kegiatan Harmoni Ramadan pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Dakwah dan Komunikasi(FDK). yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial mahasiswa sekaligus untuk mempererat nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan. Program kerja ini diinisiasi oleh pengurus dan mahasiswa di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi dengan mengusung semangat berbagi kepada sesama. Melalui kegiatan Harmoni Ramadan, mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati, solidaritas, serta kepedulian sosial terhadap masyarakat. Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi berbagi di lingkungan fakultas lalu turun ke jalanan. Para mahasiswa turun langsung membagikan makanan berbuka puasa kepada masyarakat, pengendara, serta para pekerja yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka. Aksi ini dilakukan sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa namun belum sempat menyiapkan hidangan berbuka. Setelah kegiatan berbagi di jalanan, rombongan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Panti Asuhan Nur Faisal yang berlokasi di Jalan Syahrul Yasin Limpo. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa menyerahkan infak serta bantuan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada anak-anak panti asuhan. Ketua Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa (FDK) menyampaikan bahwa kegiatan Harmoni Ramadan tidak hanya bertujuan untuk berbagi secara materi, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian dan keislaman serta menebarkan kebaikan kepada masyarakat luas. Pihak Panti Asuhan Nur Faisal menyambut baik kedatangan rombongan Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (FDK) Dakwah dan Komunikasi (FDK) . Mereka mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan, yang diharapkan dapat memberikan kebahagiaan serta semangat bagi anak-anak panti. Melalui program kerja Harmoni Ramadan ini, Fakultas Dakwah dan Komunikasi berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di kalangan mahasiswa serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan. Penulis:FIKRAM (Wakil ketua umum II dewan eksekutif mahasiswa FDK)

Gowa, Pemerintah kabupaten Gowa, Pemerintahan, Politik, Uncategorized

Rakor Bersama KPK, Pemkab Gowa Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi di Sektor Strategis

ruminews.id, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui Rapat Koordinasi dan Pendalaman Area Kerawanan Korupsi bersama Tim Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Baruga Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (12/3). Rakor ini diikuti oleh pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkab Gowa dan difokuskan pada identifikasi titik rawan dalam tata kelola pemerintahan daerah serta langkah perbaikan sistem agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak awal. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengatakan bahwa forum ini menjadi ruang penting bagi pemerintah daerah untuk melihat secara terbuka area yang masih memiliki kerawanan dalam tata kelola pemerintahan. “Forum seperti ini membantu kita melihat lebih jelas titik rawan dalam sistem pemerintahan, sehingga perbaikannya bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya. Dalam rakor tersebut, pemerintah daerah bersama Tim KPK membahas sejumlah sektor yang dinilai memiliki potensi kerawanan, diantaranya pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN), pengadaan barang dan jasa, serta optimalisasi pendapatan daerah. Pendalaman ini juga menjadi bagian dari penguatan implementasi Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) yang digunakan untuk memetakan risiko sekaligus memperbaiki tata kelola di berbagai sektor strategis pemerintahan daerah. Menurut Bupati Talenrang, penguatan sistem pencegahan korupsi pada akhirnya akan berdampak pada kualitas pelayanan publik serta efektivitas penggunaan anggaran pembangunan daerah. “Kalau sistem semakin transparan dan akuntabel, maka dampaknya bukan hanya pada tertib administrasi. Yang paling penting, masyarakat akan merasakan pelayanan yang lebih baik dan pembangunan yang berjalan lebih tepat sasaran,” katanya. Ia menegaskan bahwa pencegahan korupsi membutuhkan komitmen seluruh perangkat daerah agar integritas menjadi standar dalam menjalankan tugas pemerintahan. “Integritas birokrasi harus menjadi budaya kerja kita bersama. Kalau seluruh perangkat daerah bekerja dengan prinsip itu, maka ruang untuk penyimpangan akan semakin sempit dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin kuat,” tegasnya. Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Gowa menargetkan penguatan tata kelola pada sektor-sektor strategis sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pencegahan korupsi juga ditekankan oleh Kepala Satuan Tugas IV.2 Koorsup Wilayah IV KPK, Tri Budi Rochmanto. Ia menilai penguatan integritas menjadi kunci utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih. Menurutnya, berbagai sistem pengawasan yang dibangun pemerintah daerah akan berjalan efektif jika didukung komitmen integritas dari seluruh aparatur. “Pencegahan korupsi pada dasarnya adalah soal integritas. Integritas itu seperti iman, kadang naik kadang turun. Karena itu harus terus dikuatkan melalui komitmen bersama agar setiap proses pemerintahan tetap berjalan di jalur yang benar,” ujarnya. Ia berharap komitmen tersebut dapat mendorong peningkatan hasil penilaian pencegahan korupsi di Kabupaten Gowa, seiring dengan semakin kuatnya perbaikan sistem dan tata kelola pemerintahan yang dilakukan oleh perangkat daerah. Turut hadir pada kegiatan ini, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, PIC Koorsup Wilayah Sulawesi Selatan, Maskur Seto Samiaji, serta Tim Analis Tindak Pidana Korupsi KPK RI.(PS)

Gowa, Pemuda

Laporan Masyarakat Terkatung-Katung, SAPMA PP GOWA Geruduk Polres Gowa

ruminews.id – Gowa, 13 Maret 2026 — Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Gowa akan menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Gowa pada Jumat, 13 Maret 2026, mulai pukul 16.00 WITA hingga 19.00 WITA. Aksi ini mengangkat isu evaluasi kinerja Polres Gowa dalam penanganan sejumlah laporan masyarakat yang hingga saat ini dinilai berlarut-larut tanpa kepastian dan kejelasan penanganan hukum. SAPMA PP Gowa menilai bahwa lambannya penanganan sejumlah laporan polisi (LP) yang disampaikan masyarakat menimbulkan keresahan dan tanda tanya besar di tengah publik. Beberapa warga mengaku telah melaporkan permasalahan hukum, namun hingga kini tidak mendapatkan perkembangan ataupun kepastian proses hukum yang jelas. Wakil Ketua SAPMA PP Gowa, Muh Ainun Najib, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus tekanan moral kepada aparat penegak hukum agar bekerja secara profesional dan transparan. “Kami tidak ingin hukum hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Ketika masyarakat melapor, maka negara wajib hadir memberikan kepastian hukum. Jika laporan masyarakat dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan, maka itu adalah bentuk ketidakadilan yang harus kami suarakan,” tegasnya. Sementara itu, Jenderal Lapangan aksi, Muh Taufik, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan langkah awal atau pra kondisi dari gerakan yang lebih besar. “Aksi ini adalah peringatan awal. Kami memberikan kesempatan kepada Polres Gowa untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan kami. Namun apabila dalam waktu 3 hari ke depan tidak ada langkah nyata atau klarifikasi yang jelas, maka kami pastikan SAPMA PP Gowa akan kembali turun dengan Aksi Jilid II dengan jumlah massa yang jauh lebih besar,” tegas Muh Taufik. Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator Mimbar (Kormin) aksi, Haidir, yang menegaskan bahwa pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal jalannya penegakan hukum. “Kami ingin memastikan bahwa hukum tidak berjalan di tempat. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan kepada aparat penegak hukum karena lambannya penanganan perkara,” ujarnya. SAPMA PP Gowa menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial yang sah dan konstitusional dalam negara demokrasi. Gerakan ini juga menjadi pesan tegas bahwa pemuda akan terus berdiri di garda terdepan dalam mengawal keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat

Ekonomi, Gowa, Pemerintah kabupaten Gowa, Pemerintahan, Pemuda, Politik

Launching Gowa Berhaji, Pemkab-BSI Dorong UMKM dan Perencanaan Haji Masyarakat

ruminews.id, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) melaunching Program Gowa Berhaji, Gowa Berkah pada Festival Ramadan Hati Damai yang berlangsung di Zona A RTH Syekh Yusuf, Rabu (11/3). Program ini dihadirkan sebagai upaya dalam memberikan kemudahan layanan keuangan syariah, khususnya perencanaan ibadah haji bagi masyarakat. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengatakan pemerintah daerah terus membuka ruang kolaborasi bagi berbagai pihak yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah, termasuk dalam penguatan ekonomi masyarakat dan literasi keuangan syariah. “Masyarakat diberikan kesempatan untuk merencanakan ibadah haji melalui tabungan haji maupun investasi emas di BSI. Bagi yang ingin berhaji, mari kita luangkan waktu dan rezeki untuk mewujudkannya. Karena melalui program ini, bahkan para pelaku UMKM juga memiliki kesempatan untuk merencanakan keberangkatan haji mereka,” ungkapnya. Bupati Talenrang menyampaikan jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Gowa mencapai 1.451 orang, bahkan tertinggi di Sulawesi Selatan, yang menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Gowa dalam menunaikan ibadah haji. “Ini membuktikan masyarakat Gowa memiliki semangat religius yang tinggi. Mari kita manfaatkan program ini untuk menuju Baitullah yang menjadi cita-cita sebagian besar masyarakat islam,” tambahnya. Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Gowa ini mengaku Festival Ramadan Hati Damai menjadi salah satu kegiatan yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Tenant UMKM yang hadir dinilai semakin modern dan tertata dengan baik, serta menghadirkan beragam pilihan kuliner bagi masyarakat. “Terima kasih kepada BSI yang telah membersamai pemerintah daerah dalam membantu para pelaku UMKM agar dapat meningkatkan pendapatan mereka. Alhamdulillah antusiasme masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sangat tinggi dalam memanfaatkan berbagai peluang yang dihadirkan melalui kegiatan ini,” jelas Bupati Gowa. Sementara Deputi Founding Region Makassar BSI, Tengku Chandra Husnadi menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Gowa yang telah menggandeng BSI sebagai mitra dalam memberikan layanan terbaik bagi calon jemaah haji. “Kami berterima kasih kepada Pemkab Gowa yang telah mempercayakan BSI sebagai mitra dalam kegiatan Gowa Berhaji. Sinergi ini merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam memberikan edukasi dan literasi keuangan syariah serta pendampingan kepada masyarakat dalam merencanakan ibadah haji dengan lebih matang,” katanya. Dirinya menyebutkan, Kabupaten Gowa sebagai daerah yang religius memiliki antusiasme yang tinggi terhadap ibadah haji. Namun saat ini waktu tunggu keberangkatan haji rata-rata mencapai sekitar 26 tahun. Berdasarkan data BSI, jumlah waiting list haji melalui BSI di Kabupaten Gowa mencapai sekitar 8.155 orang atau sekitar 34,6 persen dari total 23.561 calon jemaah haji di daerah tersebut. “Karena itu kami menyambut baik inisiatif Pemkab Gowa dalam menghadirkan program Gowa Berhaji sebagai solusi dan ikhtiar bersama untuk mendekatkan masyarakat Gowa dari berbagai usia agar dapat merencanakan perjalanan ke Baitullah,” jelasnya. Turut diserahkan bantuan bedah rumah bagi masyarakat miskin ekstrem senilai Rp 93,3 juta dan dilanjutkan dengan pengundian doorprize umrah dan tabungan emas, serta peninjauan tenant UMKM. Turut hadir Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, dan sejumlah Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.(NH)

Gowa, Pemerintah kabupaten Gowa, Pemerintahan, Politik

Pemkab Gowa-Baznas Salurkan Paket Lebaran untuk 716 Tenaga Outsourcing

ruminews.id, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa menyerahkan paket lebaran kepada tenaga outsourcing lingkup Pemkab Gowa di Kantor Bupati Gowa, Rabu (11/3). Paket lebaran tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para tenaga outsourcing yang selama ini turut berkontribusi dalam pelayanan pemerintahan. “Ini bukan hanya sekadar memberi, tetapi bagaimana kita mengajarkan untuk saling berbagi kepada masyarakat, khususnya kepada mereka yang telah memberikan kontribusi jasa kepada pemerintah daerah,” ungkap Bupati Talenrang. Dirinya mengaku, meskipun di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah masih mampu memberikan perhatian kepada tenaga outsourcing yang bertugas di berbagai perangkat daerah. Dimana bantuan paket lebaran ini merupakan partisipasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Gowa yang menyalurkan infak dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Gowa. “Ini adalah partisipasi dari seluruh ASN yang dihimpun oleh Baznas. Dari infak dan sedekah para ASN tersebut kemudian disalurkan kembali kepada tenaga outsourcing kita pada beberapa SKPD,” tambah orang nomor satu di Gowa ini. Dirinya mengajak seluruh tenaga outsourcing untuk terus berkontribusi sesuai bidang masing-masing dalam menjaga kebersihan, keamanan dan kenyamanan daerah. “Ayo kita sama-sama memajukan daerah dengan berkontribusi di bidang masing-masing. Gowa bisa menjadi daerah yang cantik, bersih, aman dan nyaman karena keikhlasan kita semua dalam bekerja dan mengabdi kepada daerah,” ajaknya. Pada kesempatan itu, Bupati Talenrang juga menyampaikan bahwa gaji para tenaga outsourcing yang sempat tertunda akan segera dibayarkan dalam waktu dekat. “Saya tahu kalian berharap di bulan suci Ramadan ada uang di tangan. Insya Allah gajinya minggu ini sudah terbayarkan. Ini hanya proses pencatatan di awal tahun yang memerlukan waktu. Bukan hak saya menahan gaji, tetapi memang ada proses yang harus dilalui saat awal tahun,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gowa, Mardani mengatakan paket lebaran tersebut disalurkan kepada tenaga outsourcing yang bertugas di berbagai perangkat daerah. “Bantuan ini diberikan kepada tenaga kebersihan, keamanan, petugas masjid, Damkar, Satpol dan tenaga lainnya yang melekat di masing-masing dinas dengan total penerima sebanyak 716 orang,” sebutnya. Ia membeberkan paket yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras 5 kilogram, mi instan, susu, gula, minyak goreng dan teh yang dapat langsung dimanfaatkan oleh para penerima menjelang Hari Raya Idul Fitri. Salah seorang penerima paket lebaran, Saldi yang merupakan tenaga kebersihan di Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah. “Terima kasih atas paket lebaran yang diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat membantu kami dan keluarga,” pungkasnya. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Ketua Baznas Gowa, Abbas Alaudin, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Gowa, Jamaris dan Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.(NH)

Gowa, Pemuda, Pendidikan

SAPMA PP GOWA GELAR BUKA PUASA BERSAMA 1000 ANAK YATIM DI ISTANA TAMALATE

ruminews.id, – GOWA, 10 Maret 2026 – Pimpinan Cabang Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Gowa menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama 1000 Anak Yatim yang berlangsung di Istana Tamalate Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan nuansa kebersamaan ini dihadiri oleh berbagai unsur tokoh daerah, organisasi kepemudaan, serta para undangan. Kehadiran ratusan anak yatim dari berbagai panti asuhan membuat suasana acara terasa lebih hidup dan penuh haru. Ketua Panitia, Haidir, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu hingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. “Alhamdulillah kegiatan buka puasa bersama 1000 anak yatim ini dapat berjalan dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini, khususnya kepada para panitia yang telah bekerja keras dan penuh dedikasi,” ujarnya. Ketua SAPMA PP Gowa, Sigit, juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Gowa yang telah mengsupport kegiatan ini, serta kepada para sponsor dan donatur yang telah ikut berkontribusi sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Antusiasme adik-adik dari panti asuhan yang hadir membuat acara ini terasa sangat hidup dan penuh kebahagiaan,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Buka Puasa Bersama 1000 Anak Yatim yang dilaksanakan di Kabupaten Gowa ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh organisasi kepemudaan di daerah tersebut. Dalam kesempatan itu, SAPMA PP Gowa juga menyampaikan terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir, di antaranya Putra Mahkota Kerajaan Gowa, Ketua PW SAPMA PP Sulawesi Selatan, Dewan Kehormatan, MPC PP Gowa, Kotimahatidana MPC PP Gowa, unsur Forkopimda Gowa, para Ketua OKP di Kabupaten Gowa, organisasi kemasyarakatan dan LSM, serta perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga dan Dinas Pariwisata Kabupaten Gowa.   Ketua PW SAPMA PP Sulawesi Selatan, Hasrul Kaharuddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kegiatan sosial yang dilakukan oleh SAPMA PP Gowa. “Saya sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kegiatan yang dilakukan oleh SAPMA PP Gowa. Kegiatan buka puasa bersama 1000 anak yatim ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada saudara-saudara kita yang berada di panti asuhan,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Gowa yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa, Arianto Abbas, juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kegiatan ini merupakan momentum yang indah di bulan suci Ramadan. Buka puasa bersama anak-anak yatim seperti ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wujud kepedulian sosial dan kebersamaan yang harus terus dijaga,” katanya. Sebagai bentuk kepedulian nyata kepada anak-anak yatim, kegiatan ini juga ditutup dengan penyerahan bantuan sembako kepada sejumlah panti asuhan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan adik-adik di panti asuhan serta menjadi wujud kasih sayang dan perhatian dari berbagai pihak. Senyum dan kebahagiaan yang terpancar dari wajah anak-anak yatim menjadi pengingat bahwa Ramadan adalah bulan untuk berbagi, mempererat silaturahmi, serta menebarkan kepedulian kepada sesama. SAPMA PP Gowa berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum kebersamaan di bulan suci Ramadan, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari kita semua.

Daerah, Gowa, Pemerintahan, Prov Sulawesi Selatan, Teknologi, Uncategorized

Program “Polantas Menyapa” Digelar di Samsat Gowa, Polisi Perkuat Pelayanan dan Edukasi Pajak Kendaraan

ruminews.id, Gowa – Upaya mendekatkan diri dengan masyarakat terus dilakukan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Salah satunya melalui program “Polantas Menyapa” yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Selatan di Kantor Samsat Gowa, Jumat (27/02/2026). Dalam kegiatan ini, petugas turun langsung membantu masyarakat yang mengurus dokumen kendaraan. Mulai dari mengecek kelengkapan berkas, menjelaskan proses pengesahan STNK, hingga memandu pembayaran pajak kendaraan tahunan maupun lima tahunan. Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel, Siska Dwi Marita, mengatakan Samsat kini tidak hanya menjadi tempat mengurus administrasi kendaraan, tetapi juga ruang edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya legalitas kendaraan. Menurutnya, lewat program Polantas Menyapa, pelayanan dibuat lebih cepat, transparan, dan humanis. Warga yang datang juga diberi kesempatan menyampaikan keluhan, saran, atau kendala yang mereka alami secara langsung kepada petugas. Ia menegaskan, pembenahan pelayanan ini mengacu pada prinsip Presisi Polri prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan agar proses pengurusan kendaraan semakin mudah dan tidak berbelit. Melalui pendekatan ini, Ditlantas Polda Sulsel berharap kepercayaan publik meningkat, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk taat pajak dan tertib administrasi kendaraan.

Scroll to Top