Politik

Makassar, Politik

Ketua DPRD Makassar Harapkan Wali Kota Segera Realisasikan Program Prioritas dalam 100 Hari Kerja

ruminews.id, Makassar, 3 Maret 2025 – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Supratman, berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar dapat segera merealisasikan program prioritas dalam 100 hari kerja pertama mereka. Pernyataan ini disampaikannya usai rapat paripurna pemaparan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2025-2030. Supratman menekankan bahwa masyarakat menantikan realisasi program kerja yang konkret dalam waktu dekat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah program bebas iuran sampah serta pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP. “Semoga program ini bisa terealisasi secepat mungkin. Paling tidak dalam 100 hari kerja sudah ada yang berjalan, seperti program bebas iuran sampah dan seragam gratis bagi siswa SD dan SMP. Ini bisa sangat membantu masyarakat,” ujar Supratman, Senin (3/3/2025). Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penyelesaian struktur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga ke tingkat lurah. Menurutnya, kelengkapan struktur pemerintahan sangat berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan program di lapangan. “Dalam 100 hari kerja, wali kota dan wakilnya harus merampungkan seluruh struktur SKPD, termasuk di tingkat kelurahan. Sering kali ada kelurahan yang belum memiliki sekretaris lurah (seklur), padahal Dana Alokasi Khusus (DAK) di tingkat kelurahan harus dikelola dengan baik,” tegasnya. Supratman juga menyoroti kurangnya tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kelurahan. Ia berharap wali kota segera melakukan rotasi dan pengisian jabatan yang kosong agar roda pemerintahan berjalan lebih optimal. “ASN di kelurahan masih kurang, sementara PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) harus lengkap. Jika pemerintahan tidak segera ditata, maka kinerja juga akan terhambat. Kami mendukung rotasi ASN selama sesuai dengan aturan dan mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri,” tambahnya. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) agar selaras dengan visi dan misi wali kota. “RPJMD harus berjalan dengan baik. Semua program yang dijalankan wali kota harus mengacu pada RPJMD yang harus diketuk palu dalam enam bulan setelah pelantikan. Tidak boleh lebih,” imbuhnya. Menanggapi harapan tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemetaan ulang terhadap anggaran daerah guna memaksimalkan realisasi program prioritas. “Kami akan melihat secara detail pola penggunaan anggaran selama ini, bagaimana perbandingan antara belanja dan pendapatan. Kami akan memangkas anggaran yang dinilai tidak efektif dan mengalokasikannya untuk program strategis yang lebih bermanfaat,” ujar Munafri. Ia juga menyebut akan mengurangi pengeluaran untuk perjalanan dinas dan biaya pertemuan yang dianggap tidak mendesak. “Kami akan mengoptimalkan pertemuan di kantor sendiri, mengurangi biaya perjalanan dinas yang tidak perlu, serta memangkas anggaran makan dan minum yang berlebihan,” tutupnya. Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan program prioritas yang telah dijanjikan dalam kampanye dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Makassar.

Gowa, Pemerintahan, Politik

Bupati Gowa : Program SKPD Harus Tepat Sasaran dan Tepat Manfaat bagi Warga Yang Membutuhkan.

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, meminta seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajarannya untuk menjadi orang tua asuh bagi masyarakat miskin ekstrim. Kepala SKPD menjadi orangtua asuh diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari keluarga kurang mampu. “Kami harap SKPD tidak hanya fokus pada tugas administratif. Tetapi juga peduli dengan kondisi sosial di masyarakat,” ujar Husniah Talenrang saat memimpin Rapat Kordinasi, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (3/3/2025). Orangtua asuh dimaksud Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Gowa ini, yaitu setiap kepala SKPD memberi perhatian lebih kepada masyarakat miskin dengan cara memberikan dukungan langsung, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun program pemberdayaan. “Dengan menjadi orangtua asuh, para kepala SKPD bisa merasakan langsung kondisi di lapangan dan menemukan solusi terbaik bagi masyarakat miskin,” ujar Ketua Perempuan Amanat Nasional (PuAN) Sulsel itu. “Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kita bersama untuk mewujudkan Gowa yang lebih maju dan masyarakatnya bisa lebih sejahtera,” tambahnya. Dalam menanggulangi kemiskinan di Gowa, Husniah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, SKPD, dan masyarakat. Ia juga mengingatkan agar program-program yang dijalankan lebih tepat sasaran dan tepat Manfaat serta memberikan dampak yang signifikan bagi warga yang membutuhkan. Sementara, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin mengaku dari seluruh program yang ada harus mampu dilaksanakan dengan baik. “Tentu sebagai Wakil siap membantu khususnya dalam mensukseskan program tersebut seperti kebersihan, kesehatan dan program lainnya,” jelasnya. Pada rapat koordinasi ini, turut diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, para Pimpinan SKPD, Kabag dan Camat Lingkup Pemkab Gowa.

Makassar, Pemerintahan, Politik

Danny Pomanto Apresiasi 4 Pilar Pembangunan Pemerintahan Munafri-Aliyah

Ruminews.id, Makassar – Wali Kota Makassar periode 2013-2024, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, memberikan apresiasi terhadap konsep 4 pilar pembangunan yang menjadi arah kebijakan pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. Menurut Danny, prinsip utama dalam pemerintahan adalah membangun ekonomi masyarakat agar lebih kuat dan berkelanjutan. Ia pun mendoakan agar pasangan Munafri-Aliyah dapat menjalankan pemerintahan dengan baik demi kepentingan masyarakat Makassar. “Sebuah awal yang sangat baik. Perjalanan panjang selalu dimulai dengan langkah kecil. Apa yang tadi disampaikan oleh beliau (Munafri) sangat baik sekali,” ujar Danny usai menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) di Gedung DPRD Makassar, Senin (3/3/2025). Danny juga menegaskan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Munafri-Aliyah jika memang dibutuhkan, meskipun ke depan ia akan lebih banyak beraktivitas di luar daerah. “Kalau saya dibutuhkan untuk turut membantu kapan pun, saya siap. Walaupun mungkin saya lebih banyak di luar, tetapi khusus untuk Makassar tentu saya tetap akan senang membantu, karena ini kampung kita sendiri,” katanya. Danny mengungkapkan bahwa beberapa kepala daerah telah memintanya untuk memberikan pandangan dalam membangun pemerintahan yang efektif. Namun, meskipun tak lagi menjabat sebagai wali kota, ia menegaskan tetap berkontribusi untuk masyarakat Makassar dengan cara yang berbeda. Setelah melepas jabatan sebagai wali kota, Danny berencana kembali ke dunia konsultan sambil mengembangkan sistem ekonomi berbasis kerakyatan. “Saya kembali ke laptop, jadi konsultan, sambil membangun sebuah sistem ekonomi kerakyatan. Nanti Insya Allah, tunggu tanggal mainnya, kita akan launching secara khusus,” ungkapnya. Dengan pengalamannya selama dua periode memimpin Makassar, Danny optimistis dapat terus berkontribusi bagi kemajuan daerah, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Daerah, Gowa, Politik

Tiba di Gowa, Hati Damai Disambut Ribuan Masyarakat, Segera Jalankan Program Prioritasnya

ruminews.id, Gowa- Ribuan masyarakat Kabupaten Gowa di sepanjang jalan menuju Museum Balla Lompoa  menyambut bahagia kedatangan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin di Kabupaten Gowa setelah mengikuti Retreat, Jum’at (28/2) malam. Pada kesempatan tersebut Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menyampaikan permintaan maafnya ke masyarakat karena baru bisa bertemu langsung. Pasalnya pasca dilantik 20 Februari lalu oleh Presiden RI, Prabowo Subianto seluruh kepala daerah terpilih diharuskan mengikuti retreat selama sepekan (22-28 Februari 2025). “Kami mohon maaf karena baru bisa bertemu di hari ini. Insya Allah malam ini yang bertepatan dengan malam pertama Ramadan, Hati Damai (Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin) datang bersama berkah Ramadan,” ungkapnya di Halaman Museum Istana Balla Lompoa. Husniah menyebut, dirinya bersama Darmawangsyah Muin akan terus bersinergi dalam mensukseskan program yang telah dicanangkan, khususnya selama 100 hari pertama kepemimpinannya. “Kami tentu akan menjalankan program-program yang direncanakan dengan segera dan secepatnya, terlebih di 100 hari pertama yang sudah minus beberapa hari ini. Salah satunya membuat masyarakat kita terus terlayani dengan baik secara keseluruhan, pelayanan kesehatan gratis yang telah berjalan terutama bagi lansia dan anak-anak, program pendidikan termasuk mendukung pemberian makanan bergizi gratis yang sudah berjalan dan program prioritas lainnya,” jelasnya. Olehnya dirinya meminta, para masyarakat dan seluruh pihak yang ada mampu berkolaborasi dan bekerjasama untuk terus membawa kemajuan yang positif bagi Kabupaten Gowa dalam lima tahun mendatang. “Ini adalah bukti bahwa kita semua bersama dalam membangun Gowa yang lebih baik. Tentu dengan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gowa dapat terus menjadi daerah yang lebih sejahtera dan pembangunannya berkelanjutan. Mari terus bekerja keras untuk mewujudkan impian bersama,” harap Ketua DPD PAN tersebut. Sementara Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin mengaku siap membantu Bupati Gowa dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Gowa. “Intinya saya siap melaksanakan tugas sebagai wakil bupati untuk membantu Bupati Gowa mensukseskan seluruh program-program kerja prioritas,” tegasnya. Salah satu masyarakat, Sri Wahyuni menyampaikan rasa bahagianya karena bisa menyambut langsung kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Gowa mulai dari perbatasan Sungguminasa-Makassar hingga Museum Istana Balla Lompoa. “Tentu kami bahagia dan antusias menyambut beliau. Kami menunggu mulai jam stengah 10 malam (setelah tarwih) di perbatasan kemudian ikut iring-iringan. Kami berharap semoga program yang direncanakan bisa terwujud dan pembangunan yang telah ada hingga hari ini bisa terus dilanjutkan untuk Gowa yang lebih maju,” harapnya. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis, jajaran Forkopimda Kabupaten Gowa, para pimpinan SKPD, Camat dan Kabag Lingkup Pemkab Gowa bersama seluruh kepala desa dan lurah, serta masyarakat Kabupaten Gowa.(NH)

Nasional, Politik

Rahayu Saraswati: Pola Pikir Kolonial Hambat Anak Muda, Saatnya Mandiri Lewat Wirausaha dan Inventasi.

ruminews, JAKARTA- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengajak generasi muda menjadi entrepreneur dengan menciptakan bisnis atau usaha sendiri, daripada bergantung kepada pemerintah dalam mencari pekerjaan. Menurutnya, menjadi entrepreneur dimulai dengan peta kemampuan kita. Kalau punya kreativitas, jadilah pengusaha, jadilah entrepreneur, daripada ngomel nggak ada kerjaan, bikin kerjaan buat teman-teman. Kalau, misalnya, lo bisa masak, bikinlah bisnis kuliner, bisa jahit, bikinlah bisnis fesyen,” kata Saraswati di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (26/2/2024). Menurutnya, jika generasi muda masih mengharapkan lowongan pekerjaan dari pemerintah, hal itu mencerminkan pola pikir era kolonial, di mana rakyat bergantung pada pemimpinnya atau priyayi untuk memberikan pekerjaan. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa di era teknologi yang semakin maju, anak muda sebaiknya tidak hanya mengandalkan sektor-sektor industri yang telah melewati masa otomasi. Menurutnya, masih banyak sektor bisnis lain yang potensial untuk dikembangkan. “Walaupun dengan catatan sebenarnya banyak yang nanti akan secara industri itu besar. Agroindustri pasti akan tetap besar dan diprediksi akan meningkat, karena food security kita salah satu fokus utamanya Presiden,” ujar Saraswati. Selain mendorong generasi muda untuk berwirausaha, Rahayu juga mengajak mereka untuk mengelola keuangan dengan berinvestasi. Ia menilai bahwa hanya mengandalkan tabungan atau uang yang disimpan tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan finansial di masa depan. “Kalau masih dengan pemikiran seperti itu, nanti 10 tahun kemudian udah saatnya anak-anaknya masuk kuliah, duitnya nggak cukup. Caranya adalah investasi,” ucapnya. Rahayu juga menyoroti langkah pemerintah yang telah meresmikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memiliki target yang jelas terhadap badan investasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa dari sekian banyak dana yang diinvestasikan, pemerintah menargetkan agar badan tersebut dapat menghasilkan dividen berkali-kali lipat. Pemerintah juga merencanakan berbagai megaproyek yang investasinya akan dikelola oleh Danantara, salah satunya proyek hilirisasi. Ada 20 sampai 25 yang akan diinvestasikan, salah satunya untuk bauksit, dan segala macam hilirisasi yang nilai tambahnya untuk ekonomi Indonesia itu bisa sampai 32 kali lipat,” tuturnya

Gowa, Politik

Bupati Gowa Antusias Belajar dari 10 Menteri di Akmil Magelang

ruminews.id, MAGELANG – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengikuti retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Selasa (25/2/2025). Ia berkesempatan belajar langsung dari 10 menteri yang memberikan materi inspiratif. “Seru sekali belajar langsung dari para menteri yang berpengalaman,” ujar Husniah. Sejak pagi hingga sore, ia menyimak materi dari Menteri Koordinator Bidang PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan Arifatul Khoiri Fauzi, hingga Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Di malam harinya, giliran Ketua KPK, Jaksa Agung, Kapolri, dan Kepala BPKP yang menyampaikan materi. Persiapan Penyambutan di Gowa Retreat ini berlangsung hingga 28 Februari 2025. Sementara Husniah di Magelang, kepemimpinan Gowa sementara dipegang Wakil Bupati Darmawangsyah Muin. Setelah selesai, Husniah akan dijemput di Bandara Sultan Hasanuddin, Maros, lalu menuju Istana Tamalate (Balla Lompoa) di Gowa. Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah, mengatakan penyambutan ini akan bertepatan dengan malam pertama Ramadan, sehingga akan dilakukan dengan sederhana dan bernuansa Islami. “Kami ingin acara ini berjalan khidmat dan tidak membebani masyarakat,” ujarnya. Bupati dan Wakil Bupati Gowa dijadwalkan tiba pada Jumat (28/2/2025) malam dan akan disambut langsung oleh pegawai serta masyarakat Kabupaten Gowa.

Politik

Setelah MK Diskualifikasi Trisal Tahir, Nama Unru Baso Mencuat di Pilwalkot Palopo

ruminews.id,- Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi Trisal Tahir dari pencalonan Wali Kota Palopo membuka babak baru dalam kontestasi politik daerah tersebut. MK memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palopo untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam waktu 90 hari setelah keputusan dibacakan. Dalam Pilwalkot Palopo mendatang, tiga pasangan calon dipastikan bertarung: Putri-Haidir (nomor urut 1), FKJ-NUR (nomor urut 2), dan Rahmat-Andi Tenrikarta (nomor urut 3), Dengan diskualifikasi Trisal Tahir, Partai Demokrat dan Partai Gerindra, sebagai partai pengusung, memiliki kesempatan untuk mengajukan calon baru. Namun, di tengah dinamika ini, nama Unru Baso (Ubas) mencuat sebagai figur potensial yang dapat menjaga dominasi Gerindra dalam Pilwalkot Palopo. Unru Baso, Kunci Gerindra di Palopo? Pengamat politik Anis Kurniawan menilai bahwa Gerindra membutuhkan sosok kuat seperti Unru Baso, seorang kader partai yang memiliki rekam jejak impresif. “Gerindra memerlukan figur yang dapat mempertahankan dominasinya di Palopo. Ubas, yang meraih suara tertinggi di Dapil 3 Sulawesi Selatan dari Partai Gerindra, memiliki modal elektoral yang signifikan,” ujar Anis. Menurutnya, ketokohan Unru Baso, yang mendapat dukungan luas di Sulawesi Selatan, bisa menjadi kunci keberhasilan Gerindra di Pilwalkot Palopo. “Palopo membutuhkan pemimpin yang tidak hanya populer, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan dan jaringan politik yang kuat. Ubas telah membuktikan dirinya dalam aspek tersebut,” tambahnya. Menunggu Keputusan Gerindra? Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari DPP Partai Gerindra maupun Unru Baso terkait pencalonannya dalam Pilwalkot Palopo. Situasi politik di kota ini masih terus berkembang dan menjadi sorotan setelah keputusan MK tersebut.

Daerah, Politik

Dramatis! Trisal Tahir Didiskualifikasi, 

ruminews.id, – Dalam sidang yang digelar pada Senin 24 Februari 2025, Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk mendiskualifikasi calon Wali Kota Palopo, Trisal Tahir, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palopo 2024. Keputusan ini diambil setelah ditemukan bahwa ijazah Paket C yang digunakan oleh Trisal Tahir tidak terdaftar dan dinyatakan tidak sah secara hukum.  Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palopo tahun 2024, pasangan calon nomor urut 4, Trisal Tahir dan Akhmad Syarifuddin, memperoleh 33.933 suara, unggul tipis dengan selisih 595 suara dari pasangan nomor urut 2, Farid Kasim dan Nurhaenih, yang meraih 33.338 suara. Pasangan nomor urut 3, Rahmat Masri Bandaso dan Andi Tenri Karta, mendapatkan 19.484 suara, sementara pasangan nomor urut 1, Putri Dakka dan Haidir Basir, memperoleh 7.729 suara Namun, Mahkamah Konstitusi (MK) kemudian mendiskualifikasi Trisal Tahir karena penggunaan ijazah Paket C yang tidak sah, dan memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo untuk melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) tanpa keikutsertaan Trisal Tahir sebagai calon. Lanjut, Ketua MK Suhartoyo menyatakan bahwa Trisal Tahir tidak memenuhi syarat administrasi pencalonan karena menggunakan ijazah yang tidak valid. Akibatnya, MK memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) tanpa keikutsertaan Trisal Tahir sebagai calon. Namun, pasangan Trisal, yaitu calon Wakil Wali Kota Akhmad Syarifuddin, tetap dapat melanjutkan pencalonannya. Namun, dengan putusan MK ini, KPU Palopo diwajibkan untuk segera melaksanakan PSU sesuai dengan perintah pengadilan. Partai pengusung pasangan calon Trisal-Akhmad diminta untuk mengusulkan calon wali kota pengganti tanpa mengganti posisi Akhmad Syarifuddin sebagai calon wakil wali kota.

Makassar, Pemerintahan, Politik

Hari Pertama Bertugas, Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Silaturahmi dengan OPD

Ruminews.id, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, resmi menjalani hari pertamanya berkantor di Balai Kota Makassar setelah dilantik, Senin (24/2/2025). Kedatangannya disambut hangat oleh jajaran kepala dinas dan perangkat daerah lainnya. Sejak tiba di kantor, Aliyah langsung menjabat tangan serta menyapa para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pegawai Pemkot Makassar yang telah menantinya. Turut hadir dalam penyambutan tersebut, Pj Sekda Kota Makassar Irwan Adnan, Kepala BKPSDM Akhmad Namsum, Kabag Protokol Zuhur, Kepala Kesbangpol Andi Bukti Djufri, Kepala BPBD Hendra Kaimuddin, Kepala BKAD Muh Dakhlan, Kepala Bappeda Zulkifli, serta sejumlah pejabat lainnya. Setelah berinteraksi dengan para pegawai, Aliyah kemudian melakukan peninjauan ruang kerja. Ia melihat langsung ruangannya di Gedung Tower Balai Kota, mulai dari lantai tiga hingga lantai sepuluh. Di lantai tiga, ia mengecek ruangan yang telah disiapkan untuknya dan menuturkan bahwa ruangan tersebut sudah dalam kondisi siap pakai. Ia kemudian naik ke lantai sembilan untuk meninjau War Room dan melanjutkan ke lantai sepuluh, di mana ruang kerja Wakil Wali Kota sebelumnya berada. Dalam keterangannya, Aliyah menyebut bahwa kunjungannya hari ini adalah bagian dari silaturahmi serta orientasi awal sebagai Wakil Wali Kota Makassar. Ia ingin menyapa jajaran Pemkot Makassar sekaligus melihat langsung kondisi ruang kerja dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan bekerja bersamanya. Namun, mengenai ruangan kerja mana yang akan ditempatinya, Aliyah mengaku belum menentukan pilihan. Ia masih mempertimbangkan beberapa opsi, termasuk ruangan yang sebelumnya digunakan oleh mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin. “Tapi tentu perlu ada pembenahan lebih lanjut. Saya juga menunggu Pak Wali Kota Munafri Arifuddin untuk meninjau bersama dan meminta restu beliau,” ujar Aliyah. Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, diketahui masih menghadiri kegiatan retret di Magelang. Aliyah menegaskan bahwa keputusan akhir terkait ruang kerjanya akan dibuat setelah berdiskusi lebih lanjut dengan Wali Kota serta melakukan istikharah untuk mendapatkan pilihan terbaik. “Nantilah, kita tunggu hasil diskusi dan istikharah, mana yang terbaik,” tutupnya. Hari pertama Aliyah Mustika Ilham bertugas di Balai Kota Makassar menjadi momen perkenalan serta langkah awalnya dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Wali Kota. Ia berharap dapat bekerja sama dengan seluruh jajaran OPD dan ASN untuk menjalankan program-program pemerintah yang telah dirancang.

Nasional, Politik

Kawendra: Danantara Akan Kurangi Ketergantungan pada Investasi Asing

ruminews.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara pada Senin 24 Februari 2025. BPI Danantara, sebagai sovereign wealth fund, bertujuan untuk mengelola aset negara senilai lebih dari USD 900 miliar. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Danantara akan difokuskan pada investasi di sektor-sektor strategis, seperti energi terbarukan, industri manufaktur canggih, dan produksi pangan. Dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen per tahun, BPI Danantara diharapkan menjadi mesin utama dalam transformasi ekonomi yang berkelanjutan. Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, menilai peluncuran Danantara sebagai langkah strategis menuju kemandirian ekonomi Indonesia. “Peluncuran Danantara merupakan tonggak sejarah dalam membangun ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berdaya saing. Dengan pendanaan awal sebesar USD 20 miliar, Danantara akan menjadi katalisator untuk pertumbuhan sektor unggulan, termasuk energi hijau dan industri berbasis teknologi tinggi,” ujar Kawendra, Senin (24/2/2025). Kawendra menambahkan, kehadiran Danantara memberi Indonesia peluang besar untuk mengurangi ketergantungan pada investasi asing serta meningkatkan daya saing ekonomi domestik. Hal ini sesuai dengan pesan Presiden Prabowo agar Indonesia dapat berdiri mandiri di atas kaki sendiri. “Ini bukan hanya soal investasi, tetapi tentang membangun fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. Danantara akan memastikan sumber daya yang kita miliki dikelola secara optimal untuk kepentingan rakyat,” tambahnya. BPI Danantara akan mengelola berbagai proyek dengan prinsip tata kelola yang transparan dan profesional, guna memastikan manfaat maksimal bagi perekonomian nasional. Dengan peluncuran ini, Kawendra berharap Indonesia dapat mempercepat transformasi ekonomi dan menjadi pemain utama dalam ekonomi global yang semakin kompetitif.

Scroll to Top