Pemerintahan

Halmahera, Hukum & Kriminal, Nasional, Pemerintahan

Diduga Ada Kejanggalan SP2HP, Aliansi Garda Kubung Minta Ombudsman Bongkar Penanganan Kasus Korupsi Dana Desa Kubung

ruminews.id, Labuha,  – Aliansi Garda Kubung Menggugat (AGKM) secara resmi melaporkan Polres Halmahera Selatan ke Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Maluku Utara atas dugaan maladministrasi, penundaan berlarut, dan penyimpangan dalam penanganan laporan dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa Kubung Tahun Anggaran 2023–2024.

Daerah, Pemerintahan, Pemuda, Takalar

Daeng Manye Sapa Ribuan Peserta Kemah Inspirasi: Pemuda Galesong Selatan Siap Jadi Role Model Takalar

ruminews.id, Takalar – Komitmen Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, dalam mendukung pengembangan generasi muda kembali ditunjukkan dengan menyapa ribuan peserta Kemah Inspirasi Pemuda Kecamatan Galesong Selatan melalui sambungan Google Meet dari Jakarta, Jumat malam (18/7/2026).

Daerah, Luwu Timur, Pemerintahan, Pemuda

IPMALUTIM Komisariat Angkona Tegas Menolak WIUP Tambang Nikel di Kecamatan Angkona

ruminews.id – Angkona, 21 Juli 2026 – Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (IPMALUTIM) Komisariat Angkona menyatakan penolakan tegas dan tanpa kompromi terhadap rencana penetapan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) komoditas nikel di Kecamatan Angkona yang ditindaklanjuti melalui agenda sosialisasi dan koordinasi oleh Pemerintah Kecamatan Angkona.

Kesehatan, Makassar, Pemerintahan, Pemuda

Gerakan Aktivis Nusantara (GAN) Desak Polda Sulsel Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana COVID-19 di RS Faisal Makassar

ruminews.id, MAKASSAR – Gerakan Aktivis Nusantara (GAN), sebuah organisasi kemasyarakatan yang berfokus pada transparansi dan keadilan, hari ini secara resmi mendesak Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di lingkungan Rumah Sakit Faisal, Kota Makassar.

Nasional, Opini, Pemerintahan

Antara Bertahan dan Meninggalkan

Penulis: Satria Pahlevi – Penggiat Literasi ruminews.id – Di tengah situasi bangsa yang sedang menghadapi berbagai persoalan, mulai dari melemahnya kepercayaan publik terhadap institusi, tekanan ekonomi, hingga meningkatnya polarisasi sosial, organisasi juga tidak luput dari ujian yang sama. Negara dan organisasi sejatinya memiliki kesamaan keduanya dibangun oleh kepercayaan, dipelihara oleh komitmen, dan akan rapuh ketika nilai-nilai yang menjadi fondasinya mulai ditinggalkan.

Ekonomi, Hukum & Kriminal, Kesehatan, Nasional, Pemerintahan, Pemuda, Pendidikan, Sidrap, Uncategorized

Bangun Sinergi dengan Pemerintah dan Masyarakat, KKN-PK Unhas Gelar Seminar Program Kerja Awal di Kelurahan Macorawalie

ruminews.id, SIDENRENG RAPPANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang bertugas di Kelurahan Macorawalie, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, menggelar Seminar Program Kerja Awal sebagai langkah awal pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, Selasa (14/7/2026), di Kantor Kelurahan Macorawalie. Kegiatan ini menjadi wadah penyampaian rencana program kerja sekaligus membangun komitmen bersama antara mahasiswa dan para pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Seminar dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Panca Rijang, perwakilan UPT Puskesmas Rappang, Kepala Kelurahan Macorawalie, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Imam Kelurahan, Bidan Kelurahan, kader kesehatan, serta perwakilan masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap pelaksanaan KKN-PK sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi di tengah masyarakat. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Babinsa Kelurahan Macorawalie, perwakilan UPT Puskesmas Rappang, Sekretaris Kecamatan Panca Rijang, dan Kepala Kelurahan Macorawalie. Dalam sambutannya, seluruh pemangku kepentingan menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin serta berharap program-program yang dirancang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak yang berkelanjutan. Koordinator Kelurahan KKN-PK Macorawalie selanjutnya memaparkan maksud dan tujuan pelaksanaan KKN-PK sekaligus menjelaskan bahwa mahasiswa akan melaksanakan pengabdian selama 40 hari di Kelurahan Macorawalie. Pemaparan tersebut menjadi pengantar sebelum penyampaian keseluruhan program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa mempresentasikan sembilan program kerja yang terdiri atas program kerja individu dari masing-masing profesi kesehatan serta program kerja inti kelompok. Setiap program dipaparkan secara sistematis mulai dari latar belakang, sasaran, metode pelaksanaan, hingga luaran (output) yang diharapkan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kelurahan Macorawalie. Suasana seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, UPT Puskesmas Rappang, Babinsa, bidan kelurahan, kader kesehatan, dan peserta seminar memberikan berbagai saran, masukan, serta rekomendasi sebagai bahan penyempurnaan program kerja. Hasil diskusi tersebut menjadi landasan agar pelaksanaan setiap program lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Berdasarkan hasil seminar, seluruh program kerja yang dipresentasikan memperoleh persetujuan untuk dilaksanakan selama masa KKN-PK. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa sebagai penutup acara. Melalui seminar ini diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara mahasiswa, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat sehingga seluruh program kerja dapat terlaksana secara optimal serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kelurahan Macorawalie.

Daerah, Hukum & Kriminal, Makassar, Pemerintahan, Pendidikan

Gus Falah Desak Pelaku Pencabulan 32 Siswa SD di Makassar Dijerat Pasal Berlapis

ruminews.id, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah), mendesak aparat penegak hukum untuk menerapkan pasal berlapis terhadap kakek berinisial MD (60), yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap puluhan siswa sekolah dasar (SD) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Scroll to Top