10 Juli 2026

Daerah, Gowa, Nasional, Pemuda, Pendidikan

Mahasiswa Soroti Tingginya Biaya KKN Integrasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Pertanyakan Dasar Perbedaan Anggaran

Ruminews.id, Makassar – Biaya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integrasi di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar menjadi sorotan mahasiswa. Mereka mempertanyakan dasar penetapan biaya yang dinilai lebih tinggi dibandingkan beberapa fakultas lain, meskipun pelaksanaan KKN berada pada wilayah yang sama dan berada di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).

Nasional, Opini, Pemuda, Pendidikan, Politik

Standar Kecantikan dan Politik atas Tubuh Manusia

Penulis : Sartika – Ketua Bidang Internal Korps HMI-Wati Komisariat Dakwah dan Komunikasi Ruminews.id – Setiap kali seorang perempuan berdiri di depan cermin dan merasa tubuhnya kurang, sesungguhnya ia sedang berhadapan dengan sesuatu yang jauh lebih besar daripada dirinya sendiri. Ia sedang berhadapan dengan sebuah sistem yang telah lama menentukan bagaimana tubuh perempuan seharusnya terlihat, dan yang lebih penting, siapa yang berhak menentukan hal itu.

Daerah, Nasional, Pemerintahan, Takalar

Lewat Talkshow “Takalar Cepat Menyapa”, Kadinkes Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Takalar Bebas TBC 2030

Ruminews.id, TAKALAR – Upaya mewujudkan Kabupaten Takalar bebas Tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030 terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Takalar melalui berbagai langkah inovatif. Salah satunya dengan memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui program talkshow “Takalar Cepat Menyapa” yang disiarkan secara langsung di Radio Suara Lipang Bajeng (SLIBE) 98.8 FM, Kamis (9/7/2026).

Nasional, Opini, Pemuda, Pendidikan

Didengar Belum Tentu Dipahami: Realita Komunikasi Perempuan di Ruang Publik dan Domestik

Penulis : Rahmawati Anwar – Kader HMI Wati Cabang Wajo ruminews.id, Wajo – Saya sudah bicara, mereka mengangguk, tapi mengapa keputusannya tetap sama?” Pertanyaan retoris ini sering kali terlintas di benak banyak perempuan, baik dalam rapat kerja, diskusi komunitas, hingga obrolan di meja makan rumah tangga.

Makassar, Nasional, Pemuda

Kohati Badko Sulsel dan KPID Sulsel Gelar Dialog Literasi Digital: Melawan Kekerasan Digital terhadap Perempuan

Ruminews.id, Makassar – Korps HMI Wati Badan Koordinasi Sulawesi Selatan dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan berkolaborasi menggelar Dialog Literasi Digital dengan mengangkat tema “GOES TO CAMPUS: Kesadaran Terhadap Perempuan Atas Ancaman Kekerasan Digital dan Penyiaran” tepat pada Kamis 9 Juli 2026.

Hukum & Kriminal, Nasional, Yogyakarta

Kecelakaan Pengemudi Ojol di Jalan Magelang Berakhir Damai, WAKANDA Kawal Pemenuhan Hak Korban

Ruminews.id, Yogyakarta — Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Jalan Magelang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berakhir dengan penyelesaian secara damai melalui mekanisme restorative justice. Kesepakatan tersebut dicapai setelah proses mediasi yang difasilitasi kepolisian dan didampingi komunitas Wadah Komunikasi Antar Driver Aktif (WAKANDA) Yogyakarta.

Nasional, Pemuda, Pendidikan

Mahasiswa KKN UNHAS Hadirkan “Virtual Tour Cagar Budaya Desa Tosora” dalam Seminar Program Inovasi Desa

ruminews.id – Wajo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Universitas Hasanuddin Gelombang 116 melaksanakan Seminar Program KKN pada Kamis (9/7/2026) pukul 13.00 WITA di Baruga Lasalewangeng, Desa Tosora, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo. Kegiatan seminar ini dihadiri oleh Kepala Desa Tosora beserta perangkat desa, Kepala Camat Majauleng, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa Desa Tosora, serta masyarakat Desa Tosora. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat tersebut menunjukkan dukungan yang kuat terhadap pelaksanaan program-program KKN yang akan dijalankan selama masa pengabdian mahasiswa di desa tersebut. Dalam sambutannya, Kepala Desa Tosora menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin yang membawa berbagai gagasan inovatif untuk mendukung pembangunan desa. Ia berharap program yang dirancang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah awal pengembangan potensi Desa Tosora. Pada seminar tersebut, mahasiswa memaparkan berbagai program kerja yang berfokus pada pengembangan potensi desa, pelestarian budaya dan sejarah lokal. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pembuatan video dokumenter berjudul “Virtual Tour Cagar Budaya Desa Tosora” yang bertujuan memperkenalkan situs-situs cagar budaya di Desa Tosora kepada masyarakat luas melalui media digital. Video dokumenter tersebut dirancang sebagai sarana edukasi dan promosi budaya yang menampilkan sejarah, nilai budaya, serta potensi wisata heritage yang dimiliki Desa Tosora. Melalui konsep virtual tour, masyarakat dapat mengenal lebih dekat kawasan cagar budaya tanpa harus datang langsung ke setiap lokasi. Selain pemaparan program, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi bersama masyarakat. Pada sesi ini, warga dan perangkat desa memberikan masukan serta saran agar program yang dilaksanakan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Desa Tosora. Ketua Posko KKN Tematik Inovasi Desa UNHAS Gelombang 116 Desa Tosora, Muh. Rifki Andika Pratama, menyampaikan bahwa seminar program merupakan langkah awal untuk membangun sinergi antara mahasiswa dan masyarakat desa. “Melalui seminar ini, kami berharap tercipta kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN dan masyarakat sehingga setiap program yang dijalankan dapat terlaksana secara maksimal dan memberi dampak positif bagi Desa Tosora,” ujarnya. Dengan terlaksananya Seminar Program KKN Tematik Inovasi Desa Universitas Hasanuddin Gelombang 116 ini, diharapkan seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik serta mampu mendukung upaya pengembangan dan pelestarian potensi Desa Tosora sebagai salah satu desa bersejarah di Kabupaten Wajo. Penulis: Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa UNHAS Gelombang 116 – Posko Desa Tosora

Daerah, Nasional, Pemuda, Pendidikan

Janji SK Panlih DPM 1×24 Jam Tinggal Narasi

ruminews.id, Palopo – Komitmen pimpinan Universitas Muhammadiyah Palopo untuk segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) Panitia Pemilihan (Panlih) Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) belum juga terealisasi. Padahal, janji itu disampaikan langsung dalam forum resmi. Pada 17 Juni 2026, perwakilan mahasiswa bersama Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik (HPKP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-Universitas Muhammadiyah Palopo menggelar audiensi dengan Wakil Rektor III, Dr. Goso, S.E., M.M. Pertemuan tersebut membahas kepastian pembentukan Panitia Pemilihan DPM. Dalam audiensi itu, Wakil Rektor III menjelaskan pembentukan Panlih tidak dapat dilaksanakan pada Juni karena adanya agenda dinas luar kota. Forum kemudian menyepakati pembentukan Panlih dijadwalkan pada 7 Juli 2026. Dua hari menjelang pelaksanaan forum, penulis menghubungi Wakil Rektor III melalui WhatsApp untuk mengingatkan kesepakatan tersebut. Pesan itu mendapat respons, “Terima kasih nanda telah mengingatkan.” Ia kemudian menegaskan, “Jika Panlih telah terpilih maka 1×24 jam diterbitkan SK, kemudian Panlih melakukan penjaringan calon Ketua DPM.” Forum pembentukan Panlih akhirnya digelar sesuai jadwal di MCC Universitas Muhammadiyah Palopo pada 7 Juli 2026. Forum dihadiri Wakil Rektor III bersama sejumlah Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Sains dan Teknologi, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Setelah melalui pembahasan yang berlangsung cukup panjang, forum menetapkan ketua beserta struktur Panlih. Namun, komitmen penerbitan SK dalam waktu 1×24 jam tak kunjung terealisasi. Pada 9 Juli 2026, Ketua Panlih terpilih kembali mengingatkan Wakil Rektor III melalui WhatsApp. Balasan yang diterima berbunyi, “Wa’alaikum salam, iye insya Allah ini hari sudah bisa terbit nanda.” Hingga Jumat, 10 Juli 2026, SK Panlih yang dijanjikan belum juga diterbitkan. Keterlambatan tersebut memunculkan tanda tanya di kalangan mahasiswa. Sebab, tanpa SK, Panlih belum memiliki dasar administratif untuk menjalankan tahapan pemilihan Ketua DPM. Padahal, seluruh proses telah disepakati dalam forum resmi yang difasilitasi pihak universitas. Kini, publik kampus menunggu bukan lagi janji, melainkan realisasi.

Daerah, Nasional, Opini, Pemerintahan, Pemuda, Takalar

Ketika Kritik Rakyat Dibalas Sinisme, Jalan Rusak ditanggapi oleh Etika yang Rusak

Penulis: Muhammad Kasim (Ketua HMI Cab.Takalar periode 2022-2023) Ruminews.id, Takalar – Jalan rusak bukan sekadar persoalan infrastruktur. Jalan rusak adalah simbol dari pelayanan publik yang belum tuntas. Ketika masyarakat memilih menanam pohon pisang di tengah jalan, tindakan itu bukanlah sebuah hiburan atau sensasi media sosial, melainkan bentuk ekspresi atas kekecewaan yang telah menumpuk karena aspirasi mereka tidak kunjung mendapat perhatian.

Scroll to Top