Pendidikan

Nasional, Opini, Pemerintahan, Pemuda, Pendidikan

Catatan Kaki Dari Ruang Tunggu Kelulusan UNHAS: Sebuah Refleksi Mahasiswa Pascasarjana

Penulis : Kaharuddin S.Sos – Mahasiswa Pascasarsaja Fisip ruminews.id, Makassar – Saya datang ke Pascasarjana FISIP UNHAS dengan kepala penuh asa. Saya membayangkan sebuah ruang akademik yang hidup, tempat dosen dan mahasiswa bertukar pikiran dengan setara, tempat pikiran diuji dalam diskusi yang hangat, dan tempat penelitian menjadi ibadah intelektual yang murni.

Hukum & Kriminal, Nasional, Pemerintahan, Pemuda, Pendidikan

Riset Advokasi HMI SULSEL: Kanwil Kementerian Hukum Dukung Partisipasi Publik Dalam Evaluasi Program Strategis Nasional

Ruminews.id, MAKASSAR — Tim Advokasi Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulawesi Selatan melanjutkan rangkaian Pemetaan Stakeholder dan Audiensi dengan melakukan silaturahmi ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari penghimpunan perspektif kelembagaan menuju Riset Advokasi Publik mengenai tata kelola Program Strategis Nasional (PSN), khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Nasional, Pemerintahan, Pemuda, Pendidikan

Riset Advokasi HMI SULSEL: BPKP Tegaskan Pengawasan Berdasarkan Kewenangan, Dukung Penyempurnaan Tata Kelola PSN

Ruminews.id, MAKASSAR — Tim Advokasi Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulawesi Selatan melanjutkan rangkaian Pemetaan Stakeholder dan Audiensi dengan melakukan kunjungan ke BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (28/7/2026). Audiensi tersebut menjadi bagian dari proses penghimpunan data dan perspektif kelembagaan menuju pelaksanaan Riset Advokasi Publik yang mengkaji tata kelola Program Strategis Nasional (PSN), khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Daerah, Hukum & Kriminal, Nasional, Pemerintahan, Pemuda, Pendidikan

KNPI Sulsel Ajak Kolaborasi KPID Perkuat Literasi Digital, Penyiaran, dan Perfilman untuk Melawan Hoaks

ruminews.id Makassar – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sulawesi Selatan melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi ke Kantor Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan di Jalan Botolempangan No. 48, Kota Makassar, Senin (27/7/2026) Audiensi tersebut membahas peluang kolaborasi dalam penguatan literasi digital, penyiaran, dan perfilman sebagai upaya meningkatkan kualitas informasi publik sekaligus memerangi penyebaran hoaks di tengah masyarakat. Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, menegaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan peningkatan literasi digital, khususnya di kalangan generasi muda. Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menciptakan ruang digital yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab. “Kami ingin membangun sinergi dengan KPID Sulsel agar edukasi tentang literasi digital, penyiaran yang sehat, serta pemanfaatan media secara bijak dapat menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam melawan penyebaran hoaks dan disinformasi,” ujar Vonny. Sementara itu, Ketua Bidang Penyiaran dan Perfilman DPD KNPI Sulsel, Aditya Djohary, menyampaikan bahwa bidang yang dipimpinnya siap menjadi penggerak berbagai program edukasi melalui media penyiaran maupun karya perfilman yang bernilai informatif dan edukatif. Menurutnya, penyiaran dan perfilman tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat, meningkatkan literasi, serta memperkuat kesadaran publik terhadap bahaya informasi palsu. “Kami ingin menghadirkan program-program kolaboratif seperti pelatihan literasi digital, workshop penyiaran, diskusi perfilman, hingga kampanye publik yang melibatkan pemuda agar semakin cakap bermedia dan mampu memilah informasi yang benar,” kata Aditya. Di sisi lain, Ketua KPID Sulawesi Selatan, Dr. Irwan Ade Sahputra, menyambut baik inisiatif KNPI Sulsel untuk membangun sinergi dalam memperkuat ekosistem penyiaran yang sehat dan berkualitas. Ia menilai keterlibatan organisasi kepemudaan merupakan langkah strategis untuk memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai etika bermedia, pentingnya penyiaran berkualitas, serta peningkatan literasi digital di tengah derasnya arus informasi. “KPID Sulsel terbuka untuk bersinergi dengan berbagai elemen, termasuk KNPI Sulsel. Kami berharap kerja sama ini dapat melahirkan program-program edukatif yang mendorong masyarakat semakin kritis terhadap informasi serta mampu menangkal hoaks melalui pemanfaatan media yang bertanggung jawab,” ungkapnya. Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama berkelanjutan antara KNPI Sulsel dan KPID Sulsel melalui berbagai program edukasi, pelatihan, sosialisasi, serta kampanye literasi digital yang melibatkan generasi muda sebagai garda terdepan dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, produktif, dan bebas dari hoaks. Turut hadir dalam audiensi tersebut Komisioner KPID Sulsel Hamka Dg. Lau, Abdi Rahmat, Nasruddin, dan Poppy Trisnawati, bersama jajaran pengurus DPD KNPI Sulawesi Selatan.

Daerah, Pendidikan

Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa UNHAS Gelombang 116 Edukasi Masyarakat Desa Tosora melalui Pembuatan Pestisida Nabati Berbahan Bawang Putih

ruminews.id – Desa Tosora, Wajo –Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Universitas Hasanuddin Gelombang 116 melaksanakan program kerja individu bertajuk *”Pemanfaatan Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) sebagai Pestisida Nabati yang Ramah Lingkungan”* pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah salah satu warga Desa Tosora, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai peserta. Program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan bahan alami sebagai alternatif pestisida yang lebih aman bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga memperkenalkan teknik pembuatan pestisida nabati yang sederhana, ekonomis, dan mudah diterapkan menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitar masyarakat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan demonstrasi secara langsung mengenai tahapan pembuatan pestisida nabati berbahan dasar bawang putih. Peserta diajak memahami proses mulai dari persiapan bahan, pengolahan ekstrak bawang putih, hingga cara pengaplikasiannya pada tanaman. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi selama kegiatan berlangsung, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab mengenai manfaat serta efektivitas penggunaan pestisida nabati. Pestisida nabati memiliki berbagai keunggulan dibandingkan pestisida kimia. Selain berasal dari bahan alami yang lebih ramah lingkungan, pestisida ini relatif aman digunakan sesuai petunjuk, mudah terurai sehingga tidak meninggalkan residu berbahaya dalam jangka panjang, serta memiliki biaya pembuatan yang lebih terjangkau. Pemanfaatan pestisida nabati juga menjadi salah satu langkah untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia sekaligus mendukung praktik pertanian yang sehat dan berkelanjutan. Melalui program kerja ini, diharapkan masyarakat Desa Tosora dapat mempraktikkan secara mandiri pembuatan pestisida nabati sebagai salah satu solusi pengendalian hama yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin dalam mendorong inovasi sederhana yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik pertanian berkelanjutan. Penulis: Nur Aliya Mendong – Posko Desa Tosora

Daerah, Pemuda, Pendidikan, Uncategorized

Mahasiswa KKN UNHAS Mengajak Masyarakat Menerapkan Pengelolaan dan Pemilahan Sampah melalui Sosialisasi

ruminews.id, Parepare — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu berupa sosialisasi bertajuk “Kelola Sampah, Jaga Lingkungan” pada 26 Juli 2026 di RW 4, Kelurahan Lapadde, Kota Parepare. Kegiatan yang diikuti oleh masyarakat RW 4 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan dan pemilahan sampah sebagai langkah sederhana dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Daerah, Pemuda, Pendidikan

Mahasiswa KKN Unhas Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Maggot BSF

ruminews.id, PAREPARE — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pengelolaan Sampah Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Kelurahan Lapadde melaksanakan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Maggot BSF di RW 6 Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus lingkungan, tokoh masyarakat, serta warga pemukiman setempat sebagai forum edukasi dan peragaan langsung pengolahan limbah rumah tangga.

Daerah, Pemuda, Pendidikan

Mahasiswa KKN Unhas Gelar “PIONIR Green Action”, Solusi Inovatif Olah Limbah Rumah Tangga Jadi Pupuk Organik Cair

Ruminews.id, PAREPARE — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) merancang program inovatif bertajuk “PIONIR Green Action”. Kegiatan ini berfokus pada pelatihan dan edukasi pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi Pupuk Organik Cair (POC) yang dilaksanakan di RW 10, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Scroll to Top