Uncategorized

Uncategorized

Vonny Ameliani Soan ke Ilham Asikin Soultan Ketua KNPI Sulsel 2007-2010, Perkuat Silaturahmi dan Menyatukan Napas Konsolidasi

ruminews.id, Makassar — Dalam senja yang menggantung lembut di langit Sulawesi Selatan, langkah Vonny Ameliani seakan memantulkan denyut harapan baru bagi tubuh besar organisasi pemuda yang bernama KNPI. Dengan hati yang teduh dan niat yang jernih, ia bersilaturahmi kepada para senior, membuka pintu konsolidasi dengan bahasa yang tak hanya terdengar oleh telinga, tetapi juga dirasakan oleh jiwa. Di antara para tetua organisasi yang telah lebih dulu menapaki jalan panjang perjuangan, hadir sosok Ilham Syah Azikin, mantan Bupati Bantaeng sekaligus Ketua KNPI Sulsel periode 2007–2010. Pertemuan itu berlangsung di Panbakers Pettarani, Makassar, sebuah ruang yang sore itu diselimuti kehangatan obrolan, aroma kopi, dan napas persaudaraan yang memadatkan suasana. Di tempat itulah Ilham menerima kedatangan Vonny dengan senyum yang menyimpan ingatan panjang tentang dinamika pemuda yang tak pernah padam. Pertemuan itu bukan sekadar kunjungan. Ia ibarat sungai kecil yang kembali mencari induknya, menyatukan mata air pengalaman dengan arus energi muda yang ingin bergerak. Vonny berbincang dengan penuh takzim, mendengarkan pengalaman Ilham tentang masa-masa ketika KNPI menjadi kawah candradimuka kader pemuda, tempat nilai-nilai kepeloporan ditempa dengan disiplin dan idealisme. Ilham menyambut langkah Vonny sebagai angin segar yang menghidupkan kembali semangat pembaruan. “Perjalanan organisasi membutuhkan figur yang mau mendengar, merangkul, dan menata. Silaturahmi semacam ini bukan hanya tradisi, ini fondasi,” begitu kurang lebih pesan yang mengalir dari sang mantan ketua. Bagi Vonny, soan kepada para senior bukanlah proses meminta restu semata, melainkan upaya meneguhkan jembatan generasi. Ia sadar bahwa organisasi sebesar KNPI tumbuh dari perjalanan panjang, dari tangan-tangan yang pernah bekerja keras sebelum dirinya. Maka setiap pertemuan menjadi perhentian untuk belajar, memperkuat kompas moral, serta merawat kehormatan organisasi. Silaturahmi itu menghadirkan sebuah kesimpulan sunyi yang tak perlu diucapkan: bahwa masa depan KNPI Sulawesi Selatan harus dibangun dengan kolaborasi lintas generasi. Dengan semangat yang lembut namun teguh, Vonny menapak langkah berikutnya menyatukan semangat pemuda, memantapkan konsolidasi, dan membawa KNPI kembali menjadi rumah besar yang menyatukan, bukan memisahkan. Pertemuan dengan para senior hanyalah awal. Namun dari awal yang sederhana itulah kerap terbentang perjalanan yang besar. Dan di langkah Vonny, hari ini, tersirat sebuah ikhtiar untuk menghadirkan KNPI yang lebih matang, lebih inklusif, dan lebih siap menjawab tantangan zaman.

Bantaeng, Daerah, Pemerintahan, Pemuda, Pendidikan, Uncategorized

Simposium Kepemudaan HmI Cabang Bantaeng 2025

ruminews.id, Bantaeng – Pada tanggal 28 November 2025, Simposium Kepemudaan Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bantaeng, resmi digelar dengan mengusung tema “ Literasi Insan Cita :Insan yang bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang di ridhoi Allah SWT”. Kegiatan ini menghadirkan peserta s dari berbagai latar belakang organisasi kedaerahan, serta narasumber dari Pegiat Literasi, Plh kejaksaan negeri Bantaeng, dan Ketua Badko Sulsel Bidang politik dan demokrasi. Simposium ini menegaskan bahwa pemuda bukan hanya penerus, tetapi aktor utama dalam memastikan masa depan pemerintahan yang lebih bersih, responsif, dan berkeadilan. Simposium ini bertujuan memperkuat jejaring kepemudaan serta mendorong kolaborasi dan membuka peluang bagi pemuda untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan berkelanjutan, melalui kegiatan ini, Akbar Fadli selaku ketua Bidang PTKP HmI Cabang Bantaeng, “menegaskan akan terus mengawal roda berjalannya kepemerintahan di kab. Bantaeng, serta mengharapkan lahir komitmen baru yang mendorong kreativitas, kepemimpinan, serta aksi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.” Dengan kegiatan ini, kami menegaskan kesiapan untuk berkontribusi bagi masa depan Bantaeng yang lebih progresif dan berintegritas.

Uncategorized

OKP Himpunan Pemuda Al Khairaat Nyatakan Dukungan untuk Vonny Ameliani Sebagai Calon Ketua DPD KNPI Sulsel

ruminews.id – Makassar — Dukungan terhadap Vonny Ameliani S sebagai calon Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan terus bertambah. Kali ini, Organisasi Kepemudaan (OKP) Himpunan Pemuda Al Khairaat melalui Ketua, Faruq Umar, secara resmi menyatakan komitmen untuk mendukung langkah Vonny dalam kontestasi pemilihan Ketua DPD KNPI Sulsel. Faruq Umar menegaskan bahwa Himpunan Pemuda Al Khairaat, sebagai organisasi yang berfokus pada penguatan pendidikan Islam, melihat kepemimpinan Vonny Ameliani S selaras dengan visi dan misi organisasi. Salah satunya adalah komitmen Vonny dalam mendorong program pemberdayaan pemuda yang inklusif, berkarakter, serta memiliki landasan moral yang kuat. “Kami melihat Ibu Vonny membawa semangat perubahan yang sesuai dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang kami junjung,” ujar Faruq Menurutnya, KNPI Sulsel membutuhkan sosok pemimpin yang mampu mengakomodasi keragaman OKP sekaligus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan dasar pengembangan pemuda. Himpunan Pemuda Al Khairat menilai Vonny memiliki strategi yang relevan, terutama dalam hal peningkatan kapasitas pemuda melalui pendidikan, pelatihan moral, hingga penguatan literasi keagamaan. Lebih lanjut, Fikar selaku Sekertaris menjelaskan bahwa orientasi Himpunan Pemura Al Khairaat yang fokus pada pendidikan Islam sangat sejalan dengan rencana program Vonny Ameliani S, yang menekankan penguatan karakter, integritas, dan kecerdasan sosial pemuda Sulsel. Ia menyebut bahwa sinergi positif ini diyakini mampu menciptakan ekosistem kepemudaan yang lebih berdaya dan berkeadaban. Dengan deklarasi dukungan ini, Himpunan Pemuda Al Khairaat berharap KNPI Sulsel di bawah kepemimpinan Vonny nantinya dapat menjadi wadah yang lebih inklusif, progresif, dan mampu mengangkat potensi pemuda dari berbagai latar belakang, termasuk yang bergerak di bidang pendidikan Islam. Dukungan Himpunan Pemuda Al Khairat menambah deretan OKP yang siap mengawal kemenangan Vonny Ameliani S dalam pemilihan mendatang

Uncategorized

Menolak Lupa kasus Proyek Bola Soba

ruminews.id – Ditengah gemuruh pembangunan infrastruktur yang terus diklaim sebagai kemajuan Kabupaten Bone, ada satu bangunan yang kini berdiri seperti monumen kegagalan: Proyek Bola Soba. Proyek bernilai sekitar Rp. 10,7 miliar yang seharusnya selesai pada akhir juni 2023 itu justru mangkrak, terbengkalai, dan menjadi bukti telanjang bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam pengelolaan anggaran dengan dugaan korupsi pada proyek yang menelan biaya Rp10,7 Miliar. Dikerjakan oleh CV Megah Jaya, proyek ini mestinya menjadi wajah baru sebagai ikon kebudayaan Bone, tetapi justru berubah menjadi wajah ketidakjelasan yang sampai hari ini masih menghantui masyarakat. Yang membuat publik semakin geram adalah lambannya penanganan kasus ini oleh pihak berwenang. Laporan dugaan penyimpangan proyek tersebut sudah lama bergulir di polres bone, namun hingga Jum’at, 21 November 2025, tidak ada perkembangan signifikan yang dapat menenkankan hati masyarakat. Waktu berjalan tahun berganti, tapi kasus ini seolah diam di tempat. “Sepertinya Kapolres Bone yang sekarang tidak serius tuntaskan kasus bola soba Bone terbukti sampai sekarang belum ada proses yang berjalan, Mungkin beliau tidak berani tangani kasus ini,” Tegas Rusdi Sekum Partai Gelora Bone. Masyarakat Bone hari ini bertanya dengan nada yang semakin tajam: apa sebenarnya yang terjadi? Mengapa proses hukum pada sebuah proyek bernilai miliaran rupiah tampak begitu lamban? Apakah penyelidikannya berjalan? Jika iya, sejauh mana? Jika tidak, apa kendalanya? Mengapa publik tidak diberi penjelasan yang layak, padahal dana yang digunakan adalah uang rakyat? Pertanyaan-pertanyaan ini bukan sekadar ungkapan emosi—ini adalah bentuk kontrol publik yang sah terhadap penggunaan anggaran daerah. “Saya begitu miris apabila kasus ini mandek begitu saja bola soba bukan hanya sekadar rumah pajangan melainkan sebagai ikon kebudayaan bone, yang katanya kota beradat,” Tegas Arly Ketua Umum DPK KEPMI BONE LATENRIRUWA Sampai jawaban itu muncul, publik tidak akan berhenti menagih. Menolak lupa bukan sekadar seruan—ini adalah kewajiban moral untuk memastikan bahwa uang rakyat tidak hilang begitu saja tanpa pertanggungjawaban. Kami tetap berharap bahwa polres bone dapat menyelesaikan kasus ini secara transparansi dan akuntabilitas, olehnya itu marilah kita bersama-sama membangun kabupaten bone yang betul-betul “KOTA BERADAT”. #Menolak Lupa #Tuntaskan kami percaya polres bone #Aju maluru e mi diala parewa bola

Daerah, Nasional, Papua, Pemerintahan, Uncategorized

Wagub Papua Buka Rakornas Gercin Indonesia, Apresiasi Peran Strategis Gercin dalam Pembangunan Tanah Papua

ruminews.id, Jayapura – Rakornas Gercin Indonesia di Jayapura Papua Dihadiri Pejabat Pusat dan Daerah Wagub Papua, Aryoko Alberto Rumaropen. Gercin Indonesia Memiliki Posisi Strategis  Memperkuat Semangat Kebangsaan Saat Hadiri Rakornas Gercin Indonesia, Wagub Papua Ajak Bersatu Bangun Enam Provinsi di Tanah Papua Wagub Papua, Rakornas Gercin Indonesia Sejalan dengan Visi Pemerintah Provinsi Papua menuju Transformasi Papua Baru Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Rumaropen, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (Gercin Indonesia) yang melibatkan kepengurusan dari 6 Provinsi di Tanah Papua. Gelaran bergengsi ini dilaksanakan di Aula Lukmen Lantai 9, Kantor Gubernur Papua, Dok II Jayapura, Jumat (21/11/25). Dalam sambutannya, Wagub Aryoko menegaskan bahwa sebagai organisasi masyarakat, Gercin Indonesia memiliki posisi strategis dalam memperkuat semangat kebangsaan, mengisi ruang sosial, serta meneguhkan komitmen terhadap NKRI di Tanah Papua. “Gercin Indonesia adalah ormas yang membawa visi cinta tanah air. Perannya sangat penting dalam memperkuat kebersamaan dan menjadi bagian dari pembangunan Papua dan Indonesia,” ujar Wagub Aryoko melalui rilis media, Senin (24/11/2025). Harapan Rakornas: Rumuskan Kebijakan yang Konstruktif untuk Papua Wagub berharap Rakornas tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konstruktif bagi pemerintah pusat maupun daerah, terutama dalam membangun Papua yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Menurutnya, tujuan strategis Rakornas ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua menuju Transformasi Papua Baru yang maju dan harmonis, meliputi: peningkatan kualitas SDM Papua, percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi daerah, serta tata kelola pemerintahan yang bersih, modern, dan profesional. Rakornas Gercin Indonesia turut dihadiri oleh: Dr. Lenis Kogoya, Staf Khusus Menteri Pertahanan RI Bidang Kedaulatan Negara, Perwakilan Kementerian Dalam Negeri RI, yakni Direktur Penataan Daerah Otsus dan DPOD Ditjen Otda Kemendagri,Dr Sumule Tumbo SE. M dan ajaran Forkopimda Provinsi Papua, Serta ketua, sekretaris, dan bendahara DPD dan DPC Gercin Indonesia Se-Tanah Papua. Gercin Indonesia Diapresiasi Sebagai Wadah Anak Papua Dalam kesempatan itu, Wagub Aryoko memberikan apresiasi mendalam kepada DPN Gercin Indonesia beserta seluruh jajaran yang telah konsisten memperkuat wawasan kebangsaan dan menjadi mitra strategis pemerintah. “Gercin Indonesia telah menjadi wadah bagi anak-anak Papua untuk berkontribusi dalam gerakan sosial kebangsaan. Papua bukan hanya penerima pembangunan, tetapi pelaku utama dan bagian penting dari masa depan Indonesia,” tegasnya. Menutup sambutannya, Wagub mengajak seluruh peserta Rakornas untuk menjadikan momentum ini sebagai pijakan memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan di Bumi Cenderawasih. “Mari kita bangun enam provinsi di Tanah Papua dengan hati bersih, semangat persaudaraan, dan tekad untuk mewujudkan masa depan baru bagi anak cucu kita.” Ia juga berharap penyelenggaraan Rakornas ini membawa berkah dan menjadi langkah nyata menuju Papua yang lebih damai, maju, dan sejahtera. (red)

Daerah, Hukum, Palu, Pemerintahan, Uncategorized

Kematian Afif Siraja Getarkan Emosi Publik: Kuasa Hukum Mendesak Polda Sulteng Rilis Hasil Otopsi

ruminews.id, Palu – Kematian Afif Siraja, kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sesama kader, dan masyarakat luas. Di tengah duka yang masih terasa kuat, kuasa hukum keluarga mendesak Polda Sulawesi Tengah untuk segera merilis hasil otopsi sebagai bentuk keadilan dan transparansi yang selama ini diharapkan banyak pihak. Gelombang Kesedihan yang Belum Reda Bagi masyarakat yang mengenal Afif, kepergiannya terasa terlalu cepat dan meninggalkan banyak tanda tanya. Warga dan para kader HMI merasakan kehilangan bukan hanya seorang sahabat, tetapi seorang anak muda yang dikenal aktif, penuh semangat, dan selalu berdiri pada nilai perjuangan organisasi. Kehilangan yang tiba-tiba ini menimbulkan gejolak emosional antara kesedihan, kebingungan, hingga rasa tidak terima yang sulit disembunyikan. Di berbagai daerah, doa dan solidaritas terus mengalir. Banyak kader HMI menyebut bahwa Afif bukan hanya nama, tetapi simbol dari generasi muda yang berani berbicara dan berjuang. Ketidakpastian yang Menggerus Rasa Aman Kuasa hukum menilai bahwa belum adanya publikasi resmi hasil otopsi membuat masyarakat berada dalam ruang ketidakpastian yang panjang. Ketidakjelasan ini perlahan menggerus rasa aman dan kepercayaan publik terhadap proses hukum. Masyarakat dan para kader menunggu jawaban pasti jawaban yang diharapkan mampu memulihkan luka psikologis dan memperjelas duduk perkara kematian Afif. Bagi para kader HMI, situasi ini menimbulkan tekanan mental tersendiri. Mereka bergulat antara rasa duka dan harapan bahwa kebenaran akan ditegakkan. Banyak yang menyampaikan, “Kami hanya ingin keadilan untuk saudara kami.” Kebutuhan Mendesak akan Transparansi Di hadapan kesedihan yang begitu dalam, kuasa hukum menegaskan bahwa keterbukaan hasil otopsi adalah langkah paling mendasar untuk menghentikan spekulasi liar yang beredar. Hasil otopsi bukan hanya data medis tetapi fondasi bagi keluarga dan masyarakat untuk menerima kenyataan dengan tenang, serta memastikan bahwa setiap dugaan yang muncul diproses dengan dasar ilmiah, bukan asumsi. Transparansi ini juga menjadi penopang penting bagi stabilitas psikologis masyarakat. Ketika informasi jelas, masyarakat dapat memahami proses hukum dan menciptakan ruang yang lebih sehat untuk berdialog. Harapan untuk Kepastian dan Keadilan Keluarga Afif bersama kuasa hukumnya berharap Polda Sulteng dapat menyampaikan hasil otopsi secara lengkap, akurat, dan terbuka. Harapan ini bukan semata desakan hukum, tetapi jeritan batin dari keluarga yang sedang berduka dan komunitas HMI yang masih terpukul. Mereka percaya bahwa keterbukaan adalah jalan terbaik untuk mengembalikan rasa percaya, meredakan gelisah publik, serta memastikan bahwa setiap nyawa termasuk Afif dihargai dengan proses hukum yang adil dan bermartabat.

Uncategorized

PMII Sulsel Nyatakan Dukungan untuk Vonny Ameliani: Menakhodai KNPI Sulsel dengan Rekam Jejak dan Pengabdian

ruminews.id – Makassar – Angin dukungan berembus dari tubuh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Selatan. Dalam semangat perubahan dan harapan baru bagi generasi muda, PMII Sulsel menyatakan dukungan kepada Vonny Ameliani untuk menakhodai Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan. Nama Vonny bukanlah asing di ranah kepemimpinan dan pengabdian. Ia telah menorehkan jejak dua periode sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Partai Gerindra bukti nyata kepercayaan rakyat dan konsistensi perjuangannya. Di dunia organisasi, Vonny dikenal memimpin Tunas Indonesia Raya (Tidar) Sulsel, sayap muda Partai Gerindra yang menjadi wadah pembinaan kader-kader muda dengan semangat nasionalisme dan pengabdian sosial. Tak hanya di ruang politik, kiprah sosial Vonny juga berbicara dengan bahasa kepedulian. Ia dikenal aktif membantu masyarakat miskin, khususnya dalam mewujudkan rumah layak huni bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Bagi Vonny, politik bukan sekadar panggung kuasa, tetapi jalan pengabdian yang berakar pada kasih kepada sesama. PMII Sulsel menilai, figur seperti Vonny Ameliani adalah simbol harapan baru yang tegas, cerdas, dan berpihak pada Pemuda Pemudi. “Jika amanah KNPI Sulsel diberikan kepada beliau, kami yakin anak muda akan banyak menerima manfaat langsung dari program-program yang menyentuh kebutuhan nyata,” ujar Trigosal Sekertaris PMII Sulsel dengan penuh keyakinan. Dukungan ini bukan sekadar pilihan polimelainkan seruan moral untuk menghadirkan kepemimpinan muda yang berjiwa sosial dan berorientasi pada pemberdayaan. Dalam diri Vonny, PMII melihat semangat perubahan yang menyalakan obor harapan: bahwa masa depan pemuda Sulawesi Selatan harus dipimpin oleh sosok yang telah membuktikan kerja, bukan sekadar janji.

Uncategorized

DPD KNPI Sidrap Nyatakan Dukungan Mantap untuk Vonny Ameliani Suardi

ruminews.id, Sidrap – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menambah deras arus dukungan untuk Vonny Ameliani Suardi jelang Musyawarah Daerah (Musda) ke-XVI KNPI Sulawesi Selatan, yang akan berlangsung pada 29 November 2025. Kali ini, suara itu datang dari tanah Lakarri dinyatakan langsung oleh Ketua DPD KNPI Sidrap, Aswagino Ambo Asse. Di bawah langit Sidrap yang senantiasa bergerak oleh angin kincir, para pemuda merumuskan pandangannya. Dalam percakapan yang tumbuh dari ruang-ruang organisasi, dari bincang santai hingga forum resmi, satu kesimpulan lahir dengan tenang namun tegas: Sidrap melihat masa depan KNPI Sulsel terpantul dalam figur Vonny. Aswagino Ambo Asse menyampaikan dukungan itu dengan bahasa yang bersandar pada keyakinan, bukan sekadar kepentingan organisasi. Baginya, pengalaman Vonny bukan hanya daftar jabatan ia adalah perjalanan panjang yang mengajarinya cara memimpin dengan hati, menggerakkan dengan gagasan, dan menyatukan dengan keberanian. “Vonny Ameliani Suardi adalah sosok yang mampu membawa nafas baru bagi KNPI Sulsel. Ia hadir bukan hanya dengan visi yang jelas, tetapi dengan kemampuan merangkul dan memahami kebutuhan nyata pemuda di seluruh daerah,” ujar Aswagino, mantap mematri dukungan Sidrap. Ia melanjutkan, bahwa KNPI Sidrap tidak ingin menjadi penonton dalam momentum besar ini. Mereka akan menjaga, mengawal, dan ikut menenun proses hingga Musda XVI berjalan dengan damai, produktif, dan penuh gagasan. Aswagino berharap Musda tahun ini menjadi ruang lahirnya kembali energi kolektif pemuda Sulawesi Selatan energi yang tidak hanya bersuara, tetapi juga berkarya. Dukungan Sidrap terhadap Vonny juga berangkat dari bacaan atas dinamika kepemudaan hari ini. Banyak anak muda menginginkan KNPI yang lebih lentur dalam kolaborasi, lebih berani dalam inovasi, dan lebih dekat pada kebutuhan daerah. Dalam pandangan mereka, Vonny adalah jembatan menuju perubahan itu. Dengan pernyataan resmi dari Sidrap, dukungan bagi Vonny Ameliani Suardi terus mengalir dari berbagai penjuru. Sementara itu, detik menuju Musda XVI semakin mendekat membawa harapan, debat, dan mimpi besar pemuda Sulawesi Selatan yang tengah menunggu pemimpin barunya. (*)

Daerah, Pinrang, Uncategorized

Dukungan Mengalir: KNPI Pinrang Beri Rekomendasi Resmi untuk Vonny Ameliani Suardi

ruminews.id – Pinrang, Dukungan ini tidak lahir tiba-tiba. Ia tumbuh dari percakapan panjang, dari ruang-ruang diskusi, dari timbang rasa para pengurus dan tokoh pemuda Pinrang yang menginginkan figur terbaik bagi masa depan organisasi. Dalam kesenyapan perenungan itu, nama Vonny mengemuka sebagai cahaya yang menyatukan harapan. DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pinrang secara resmi menyatakan dukungan kepada Vonny Ameliani Suardi untuk maju sebagai Calon Ketua DPD KNPI Provinsi Sulawesi Selatan pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-XVI yang akan digelar pada 29 November 2025. Salman, salah satu pengurus DPD KNPI Pinrang, menjelaskan bahwa dukungan ini diberikan karena Vonny dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat, rekam jejak organisasi yang jelas, serta komitmen terhadap agenda besar pemberdayaan pemuda di Sulawesi Selatan. “Vonny Ameliani Suardi adalah figur yang tepat untuk memimpin KNPI Sulsel. Ia memiliki pengalaman, jaringan, dan visi yang relevan untuk membawa KNPI lebih inklusif dan progresif. Pinrang melihat beliau sebagai sosok pemersatu yang bisa merangkul seluruh elemen kepemudaan,” ujar Salman. Lebih jauh, Salman menegaskan bahwa DPD KNPI Pinrang tidak hanya memberikan rekomendasi, tetapi juga siap mengambil peran aktif dalam mengawal proses hingga Musda berlangsung. Ia berharap momentum Musda XVI menjadi ajang konsolidasi dan penguatan kembali gerakan pemuda di tingkat provinsi. Dukungan terhadap Vonny juga disebut sejalan dengan aspirasi banyak pemuda daerah yang menginginkan perubahan arah kepemimpinan KNPI Sulsel ke arah yang lebih modern, produktif, dan kolaboratif. Dengan keluarnya rekomendasi ini, DPD KNPI Pinrang menjadi salah satu daerah yang lebih awal menyatakan sikap mendukung Vonny Ameliani Suardi. Sementara itu, rangkaian dinamika menuju Musda XVI diperkirakan akan semakin menguat menjelang akhir tahun 2025. (*)

Uncategorized

Vonny Ameliani: Pilihan BKPRMI Sulsel untuk Nahkoda KNPI, Berbekal Jejak Keagamaan yang Menyentuh Hati

ruminews.id – Makassar, Bursa kepemimpinan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan semakin memanas dengan munculnya nama Vonny Ameliani yang kini resmi mendapat rekomendasi kuat dari Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulawesi Selatan. Dukungan ini bukan sekadar endorsement biasa, melainkan sebuah pengakuan atas rekam jejak dan dedikasi Vonny Ameliani, khususnya dalam memajukan program-program keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ketua Umum BKPRMI Sulawesi Selatan, Asri Said, dengan tegas menyuarakan dukungannya. Dalam pernyataannya, Asri Said menyoroti secara spesifik kinerja Vonny Ameliani selama menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan. “Selama beliau menjadi anggota DPRD Sulsel, banyak program dalam bidang keagamaan yang sangat menyentuh masyarakat,” ungkap Asri Said, menjelaskan alasan fundamental di balik rekomendasi BKPRMI. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa pilihan BKPRMI bukan semata pertimbangan politik pragmatis, melainkan sebuah apresiasi mendalam terhadap komitmen Vonny Ameliani dalam merajut nilai-nilai keagamaan dengan pembangunan sosial. Program-program keagamaan yang ia inisiasi dan dukung selama di legislatif, mulai dari peningkatan sarana ibadah, pemberdayaan majelis taklim, hingga fasilitasi kegiatan dakwah dan pendidikan agama, telah terbukti meninggalkan jejak positif yang dirasakan langsung oleh komunitas di berbagai daerah. Seorang Pemimpin dengan Nadi Keagamaan dan Sosial Vonny Ameliani dikenal sebagai sosok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu kemasyarakatan. Latar belakangnya sebagai legislator memberinya pemahaman mendalam tentang dinamika kebijakan publik dan kebutuhan riil masyarakat. Namun, yang membuatnya menonjol di mata BKPRMI adalah kemampuannya mengintegrasikan dimensi spiritual dan moral dalam setiap program yang digagas. Dukungan dari BKPRMI Sulsel, sebuah organisasi kepemudaan berbasis masjid yang memiliki jaringan luas hingga ke pelosok desa, tentu menjadi modal politik dan sosial yang sangat berarti bagi Vonny Ameliani. Ini menunjukkan bahwa ia mampu merepresentasikan aspirasi tidak hanya dari kalangan pemuda secara umum, tetapi juga segmen pemuda yang memiliki keterikatan kuat dengan nilai-nilai agama dan peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial-keagamaan. Membangun Jembatan antara Pemuda, Agama, dan Pembangunan Rekomendasi ini sekaligus mengirimkan pesan kuat tentang visi kepemimpinan yang diharapkan oleh BKPRMI untuk KNPI Sulawesi Selatan. Mereka menginginkan seorang pemimpin yang tidak hanya piawai dalam berorganisasi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberpihakan pada nilai-nilai luhur, khususnya agama, sebagai fondasi pembangunan karakter pemuda. Dengan rekam jejak yang solid dalam bidang keagamaan dan kemasyarakatan, Vonny Ameliani dipandang mampu membawa perspektif baru dan energi positif bagi kepemudaan Sulawesi Selatan. Ia diharapkan dapat menjadi jembatan penghubung yang efektif antara berbagai elemen pemuda, merangkul keberagaman, dan mengarahkan potensi pemuda untuk berkontribusi secara nyata dalam menciptakan Sulsel yang lebih maju, religius, dan berdaya saing. Momentum krusial ini menempatkan Vonny Ameliani sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan kursi DPW KNPI Sulsel, dengan bekal dukungan moril dan strategis dari organisasi sebesar BKPRMI. Perjalanan menuju kepemimpinan KNPI Sulsel ke depan dipastikan akan semakin menarik untuk dicermati, dengan harapan lahirnya pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan nyata bagi pemuda Sulawesi Selatan.  

Scroll to Top