Politik

Nasional, Pemuda, Politik

Legislator Vonny Ameliani Desak Kapolda Sulsel Usut Tuntas Antrean Panjang BBM

ruminews.id – Makassar — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Gerindra, Vonny Ameliani, meminta Kapolda Sulawesi Selatan mengusut tuntas persoalan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Pertamina di Sulawesi Selatan. Vonny yang juga anggota komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan bidang kesejahteraan rakyat, menilai bahwa persoalan antrean BBM yang terus terjadi perlu mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Menurutnya, masyarakat tidak boleh terus dirugikan akibat persoalan distribusi maupun dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi sehingga perkuat pembentukan satuan tugas (Satgas) untuk mengusut hal ini. Ia meminta kepolisian melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab utama terjadinya antrean panjang, termasuk kemungkinan adanya praktik penyelewengan dalam distribusi BBM. “Kapolda Sulsel harus mengusut tuntas persoalan ini. Kita ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi sehingga antrean BBM terus terjadi dan masyarakat harus menunggu berjam-jam,” ujar Vonny yang juga ketua KNPI Sulawesi Selatan. Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya berkaitan dengan ketersediaan BBM, tetapi juga menyangkut tata kelola distribusi hingga pengawasan di lapangan. Vonny juga mendorong Polda Sulsel memperkuat koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga dan pemerintah daerah untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran. “Kalau memang ada penyalahgunaan, permainan atau pelanggaran dalam distribusi BBM, harus ditindak tegas. Jangan sampai masyarakat yang seharusnya mendapatkan haknya justru menjadi korban,” tegasnya. Ia mengatakan antrean panjang BBM juga berpotensi menimbulkan persoalan lain, seperti kemacetan lalu lintas dan terganggunya aktivitas masyarakat. Karena itu, Vonny berharap kepolisian segera mengambil langkah konkret untuk mengurai persoalan tersebut sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat terkait kondisi distribusi BBM di Sulawesi Selatan. “Kita berharap ada transparansi dan solusi. Masyarakat berhak mendapatkan BBM dengan mudah dan sesuai ketentuan. Jika ada pihak yang bermain, aparat harus berani mengungkap dan menindak,” pungkasnya.(*)

Yusril Ihza Mahendra
Nasional, Politik, Religi

Yusril Bantah Tulis Buku “Islam ala Prabowo”, Akui Hanya Jadi Narasumber

Ruminews.id, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra membantah dirinya merupakan penulis buku “Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam“. Yusril mengatakan keterlibatannya dalam buku tersebut sebatas sebagai narasumber yang diwawancarai tim penyusun.

Nasional, Opini, Pemerintahan, Pemuda, Politik

Jarak, Debu, dan Nurani : Pulang Sebelum Hilang

Penulis : M. Agusman – Sekretaris Umum HMI Cab. Sinjai ruminews.id – Di kala senja yang bersinar jingga, membelah lautan awan dan langit biru, aku memacu kendaraan menjauhi batas hiruk-pikuk tungku raksasa ini menuju sebuah portal usang di ujung jalan, sebuah landasan sunyi yang tak lagi menerbangkan apa pun selain sisa-sisa ingatan. Angin sore yang menerpa wajah seolah tak pernah cukup kuat untuk menyapu aroma debu, karat, dan kelelahan yang menempel di kulit.

Hukum & Kriminal, Nasional, Opini, Pemerintahan, Pemuda, Politik

Vonis Mati Bagi Koruptor Bisa Jadi Bumerang Selama Sistem Peradilan Masih Compang- Camping

Penulis: Nanang Wahyu Wirajuna – Pegiat Literasi Ruminews.id – Ada pola yang selalu berulang setiap kali kasus korupsi kakap meledak ke permukaan: publik marah, tagar bermunculan, dan tuntutan hukuman mati bagi koruptor kembali digaungkan seolah itu satu-satunya jalan keluar.

Nasional, Opini, Pemuda, Pendidikan, Politik

Kampus Ruang Kritis, Bukan Pabrik Ketundukan: Membaca Pembungkaman di PBAK UIN Alauddin Makassar 2026

Penulis : Ariel Putra Putra Pratama – Sekretaris Bidang Kaderisasi & PSDS PB HPMB Raya ruminews.id – Kampus seharusnya berdiri kokoh sebagai benteng terakhir akal sehat dan ruang kritis bagi generasi muda. Di tempat inilah gagasan besar diuji, narasi kekuasaan dipertanyakan, dan kepekaan sosial diasah.

Nasional, Opini, Pemuda, Pendidikan, Politik

Politik Fear Appeal: Hegemoni Kampus Meredam Mahasiswa Sejak Dini

Penulis: Muh. Fathurrahman – Penggiat Literasi ruminews.id – PBAK seharusnya menjadi ruang pertama mahasiswa baru mengenal dunia akademik, kebebasan berpikir, dan keberanian menyampaikan pendapat. Namun, ketika suara “Tolak Militer Masuk Kampus” justru berujung pada ancaman Drop Out, PBAK berubah menjadi ruang pertama mahasiswa belajar tentang ketakutan.

Scroll to Top