Daerah

Daerah, Makassar

Wali Kota Munafri Sambut Delegasi 8 Negara Sahabat: Diplomasi Lewat Budaya dan Sejarah Makassar

ruminews.id, MAKASSAR — Dalam rangka mempererat hubungan antarnegara melalui pengenalan budaya lokal, Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) menggelar kegiatan penerimaan Perwira Siswa (Pasis) negara sahabat Dikreg LIII Sekso 2025 di Makassar.  Acara ini dihadiri oleh delapan orang Pasis dari delapan negara sahabat, yakni Australia, Arab Saudi, India, Thailand, Singapura, dan Malaysia. Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya lokal Sulawesi Selatan kepada para peserta asing, sekaligus memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama militer antarnegara. Hal ini menjadi pembahasan dalam silaturahmi dipimpin Direktur Kerjasama Internasional Sesko TNI, Marsekal Pertama TNI Mukhtar Bakhrong, S.E., M.M., M.Han., CHRMP, bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Kantor Balai Kota, Selasa (10/6/2025). Marsekal Pertama TNI Mukhtar Bakhrong, menekankan pentingnya membangun kerja sama strategis antarnegara melalui pendekatan budaya dan kemaritiman. “Terima kasih atas jamuan yang luar biasa. Sepama berada disini (Makassar) memberi kesan mendalam untuk mengetahui nilai sejarah dan budaya,” ucap Marsekal Pertama TNI Mukhtar Bakhrong, dalam pertemuan dengan pasis negara sahabat tersebut di ruangan kerja Wali Kota Munafri. Ia juga menyampaikan pesan dari beberapa negara sahabat mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas penerimaan oleh Pemkot Makassar. Sebagai bagian dari pengenalan budaya, para peserta sempat mengikuti kunjungan ke Benteng Rotterdam sebagai simbol pelestarian nilai sejarah nasional. Tak hanya itu, pengalaman menarik lainnya adalah berlayar menggunakan kapal tradisional Pinisi, yang memberikan kesan mendalam tentang kekayaan budaya maritim Indonesia. “Kita harap terjalin persahabatan dan sinergi yang kuat antarnegara dalam menjaga stabilitas dan kerja sama kawasan,” harapnya. Suasana hangat penuh keakraban mewarnai kegiatan penerimaan Perwira Siswa (Pasis) negara sahabat Dikreg LIII Sekso 2025 di Kota Makassar. Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arufuddin menyampaikan rasa bangga atas kehadiran para pasis di kota yang dikenal sebagai gerbang Indonesia timur itu. “Doa terbaik kami agar para delegasi negara sahabat suatu saat kembali lagi ke sini. Kami berharap kerja sama ini terus terjaga. Tolong ceritakan hal-hal baik tentang Makassar kepada dunia, ajak lebih banyak orang datang berkunjung. Kami akan menjadi tuan rumah yang baik,” ujar Munafri. Makassar dikenal sebagai kota kelahiran pahlawan-pahlawan pemberani yang menjunjung tinggi nilai etika dan budaya saling menghargai. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmennya dalam menjadi tuan rumah yang ramah dan memperkuat diplomasi budaya sebagai bagian dari hubungan internasional. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, namun juga membangun pondasi kuat bagi hubungan strategis dan persahabatan antarbangsa di masa depan,” jelas Appi.

Daerah, Makassar, Olahraga

Wali Kota Munafri Tinjau Fasilitas Olahraga Terbengkalai di Kawasan Karebosi

ruminews.id, MAKASSAR – Setelah Sidak di Kecamatan Tallo. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi fasilitas olahraga yang terbengkalai di kawasan Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Senin (9/6/2025). Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota turut mengajak Ketua KONI Makassar, H. Ismail, untuk melihat langsung kondisi terkini lokasi yang dulunya difungsikan sebagai sarana olahraga bagi masyarakat. Menurut Munafri, lokasi tersebut dulunya merupakan tempat masyarakat berolahraga, namun kini terbengkalai dan tidak jelas peruntukannya. “Dulu waktu saya kerja di sekitar perusahaan di sini, ini tempat sarana olahraga. Tapi sekarang, mau dibilang taman bukan, hutan juga bukan. Ini akan kami benahi,” ungkap Munafri. Kondisi ini mendorong Wali Kota untuk menggandeng Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar, agar proses pembenahan berjalan dengan baik sesuai perencanaan. “Hari ini saya mengajak Ketua KONI kota Makassar, kesini melihat langsung kondisi ini. Banyak hal yang akan kami lakukan bersama,” tutur Appi. Ia menyebut bahwa berbagai perencanaan akan dilakukan, termasuk melalui desain ulang fasilitas agar kawasan tersebut bisa kembali dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga. “Lewat desain akan kita bangun ulang. Semoga berjalan dengan baik, supaya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Makassar dalam aktivitas olahraga,” tambahnya. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus membenahi fasilitas publik guna mendukung gaya hidup sehat masyarakat dan menciptakan ruang-ruang terbuka yang lebih fungsional dan layak. Selain pembenahan fasilitas olahraga, Munafri juga menyoroti kondisi pedestrian (trotoar) di sekitar lokasi yang dinilai butuh perhatian serius. Appi berharap perbaikan jalur pejalan kaki dapat memberikan kenyamanan lebih bagi warga yang datang berolahraga. “Pedestrian juga akan kita benahi, karena kondisinya sekarang memang butuh perhatian. Hal ini agar masyarakat yang datang olahraga bisa nyaman,” ujarnya.

Makassar, Olahraga

Bersama Kabarharkam Polri, Wali Kota Munafri Lepas Peserta Jalan Sehat SMADA 88 Makassar

ruminews.id, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri sekaligus melepas secara resmi peserta kegiatan Jalan Sehat, Senam, dan Bakti Sosial dalam rangka memperingati 37 Tahun Ikatan Alumni IKA) SMA Negeri 2 (SMADA) 88 Ujung Pandang (Makassar). Acara yang digelar dengan semarak ini, dihadiri oleh Komjen Pol. Dr. H. Moh. Fadil Imran, yang saat ini menjabat sebagai Kabaharkam Polri dan merupakan Dewan Pelindung Ikatan Alumni (IKA) SMADA. Acara olahraga dan Baksos dilaksanakan pagi mulai pukul 05.30 Wita di area Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, depan gedung IMMIM Makassar, Minggu (8/6/2025). Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi, mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh alumni SMA Negeri 2 Makassar tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi lintas angkatan dan wadah reuni lintas angkatan. “Car Free Day yang diselenggarakan oleh Semada Makassar hari ini oleh angkatan 88. Kita sangat berbahagia karena hadir di tengah-tengah kita Bapak Komjen Fadil Imran, juga dari angkatan 88,” ujar Appi. Lebih lanjut, Appi menjelaskan bahwa kegiatan rutin ini bukan hanya mempererat hubungan antaralumni, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. “Kegiatan ini memberikan dampak yang sangat baik khususnya untuk Kota Makassar, karena bisa memberdayakan para pedagang UMKM yang memadati area Car Free Day,” jelasnya. Sebagai alumni SMA Negeri 2 Makassar, Munafri berharap kegiatan serupa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi alumni lainnya untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. “Selamat kepada kakak-kakak Angkatan 88 SMA Negeri 2 Makassar. Sukses terus menjadi support untuk kekuatan SMADA ke depan,” tuturnya. Ia juga menyebutkan kontribusi alumni SMADA 88 terhadap masyarakat dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus mempererat tali silaturahmi serta memberikan manfaat sosial yang nyata. “Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh para alumni. Ini bukan hanya ajang reuni, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat,” ujar Munafri. Rangkaian acara yang melibatkan ratusan peserta ini berlangsung meriah dimulai dengan jalan sehat, dilanjutkan dengan senam bersama, serta kegiatan bakti sosial yang menyasar masyarakat sekitar. “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen alumni SMADA 88 untuk terus berkontribusi positif terhadap pembangunan sosial dan kesehatan masyarakat di Makassar,” imbuh Appi. Tiga dekade lebih berpisah oleh jarak, waktu, dan kesibukan, para alumni Sekolah Menengah Atas Negeri 2 (SMADA) Makassar angkatan 1988 akan kembali bersua dalam sebuah reuni akbar yang penuh kehangatan dan kebersamaan, Minggu, 8 Juni 2025. Bertajuk “Rewind 88: Kisah Tak Pernah Usai,” reuni ini tak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan olahraga yang terbuka untuk alumni lintas angkatan dan masyarakat umum. (*)

Daerah, Makassar

Wali Kota Munafri Resmikan Vihara Lahuta Maitreya, Tekankan Pentingnya Toleransi Beragama

ruminews.id, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan Vihara Lahuta Maitreya di Kota Makassar pada Sabtu (7/6/3025) di Jalan Wahab Tarru, No.4 Makassar. Pada kesempatan ini, orang nomor satu Kota Makassar ini menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama sebagai pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. “Alhamdulillah hari ini kita hadir bersama dalam peresmian Vihara Lahuta Maitreya. Bangunannya luar biasa megah, dan berdekatan dengan momentum Hari Raya Kota Makassar. Ini mencerminkan bahwa toleransi dan keberagaman di Makassar berjalan sangat baik,” ujar Munafri. Munafri menegaskan, hadirnya rumah ibadah yang representatif mencerminkan meningkatnya kepedulian umat terhadap nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas. Hal ini, menurutnya, menjadi indikator meningkatnya kualitas keimanan masyarakat. “Ketika masyarakat peduli dengan tempat ibadahnya, itu artinya keimanan semakin tinggi dalam menjaga kebhinekaan. Dan jika nilai keimanan dan toleransi tinggi,” katanya. Appi juga menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial, tetapi juga turut mendukung iklim investasi dan pembangunan di Makassar. “Kalau nilai keberagamannya baik, tentu semua orang akan datang. Ini memberikan dampak positif bagi investasi dan membuka banyak lapangan kerja bagi warga,” tuturnya. Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Buddha, untuk tidak hanya menjadikan vihara sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial yang berdampak luas bagi masyarakat sekitar. “Vihara ini bukan hanya tempat ibadah yang nyaman dan aman, tetapi juga harus memberi manfaat kepada lingkungan sekitar. Ini esensi hidup berdampingan dalam toleransi,” pungkasnya. Turut hadir dalam acara ini perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh masyarakat, serta para pemuka agama di Kota Makassar.

Makassar, Pemerintahan

Wali Kota Munafri Sidak Pasar Pabaeng-baeng, Tegur Jukir dan Tertibkan Pedagang di Bahu Jalan

ruminews.id, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menjalankan aktivitas paginya, sebelum ke kantor, ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, kamis (5/6/2025). Dalam kunjungannya, ia menegur juru parkir (jukir) yang membiarkan kendaraan parkir di bahu jalan. Munafri, yang akrab disapa Appi, juga mengingatkan para pedagang agar tidak menggunakan bahu jalan untuk berjualan. Menurutnya, bahu jalan adalah fasilitas umum yang harus dijaga fungsinya untuk kelancaran lalu lintas. “Ini bukan hanya jelang hari raya atau libut, tapi setiap hari begini kondisinya. Padati bahu jalan,” tegas Appi di lokasi. Selain menegur dan mengedukasi, Appi juga meminta petugas terkait untuk terus melakukan pengawasan di area pasar guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Makassar dalam menciptakan kota yang tertib dan nyaman, terutama menjelang meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang hari raya.

Makassar, Olahraga

Aliyah Mustika Ilham Dukung Semangat Juang Mahasiswa Unhas di Kejurnas Kempo

ruminews.id, MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Shorinji Kempo Universitas Hasanuddin (Unhas) di Ruang Wakil Wali Kota, Lantai 2, Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (4/6/2025). Audiensi ini membahas rencana pelaksanaan Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo “Rektor Unhas Cup XVI”, yang akan digelar pada 26–29 Juni 2025 di Gedung Olahraga JK Arenatorium Universitas Hasanuddin. Mengusung tema, Junjung Tinggi Solidaritas dan Sportivitas demi Wujudkan Sang Juara yang Berjiwa Bushido. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi, kompetisi sehat, serta wadah untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, keberanian, dan semangat juang ala Bushido kepada generasi muda. Dalam pertemuan tersebut, UKM Shorinji Kempo Unhas menyampaikan permohonan dukungan dari Pemerintah Kota Makassar demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan nasional ini, yang akan diikuti oleh ratusan kenshi dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami berharap Pemkot Makassar bisa memberi dukungan, baik dalam bentuk fasilitas maupun moril, demi menyukseskan kejuaraan yang membawa nama Makassar di kancah nasional,” ujar Andi Kurnia, Koordinator Steering Committee. Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap semangat para mahasiswa yang terus aktif berkontribusi dalam dunia olahraga dan membawa citra positif bagi Kota Makassar. “Anak-anak muda seperti kalian adalah kebanggaan daerah. Pemerintah Kota Makassar akan mendukung setiap kegiatan positif yang mendorong prestasi, persatuan, dan karakter. Insyaallah, kami siap mendukung pelaksanaan kejuaraan ini,” ujar Aliyah Mustika Ilham. Kejuaraan ini tak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga momentum mempererat solidaritas antarkenshi serta memperkuat posisi Makassar sebagai kota yang ramah terhadap penyelenggaraan event olahraga berskala nasional. Hadir dalam rapat audiensi ini yakni Wakil Ketua I Pengurus PERKEMI Sulsel, Ichwan Njiolah; Ketua Panitia, Edlyn Betsylista Syamsudi; Wakil Bendahara I, Ibrahim Husain; serta Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Andi Tenri Lengka Bau Djemma.

Internasional, Makassar, Pemerintahan

Kolaborasi Internasional: Makassar Siap Jadi Contoh Kota Tangguh dan Inovatif di Indonesia

ruminews.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menerima kunjungan perwakilan dari Future Cities Infrastructure Programme (FCIP), sebuah inisiatif dari Kedutaan Besar Inggris yang mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di kota-kota besar Indonesia. Judith (Perwakilan UK Embassy), selaku perwakilan FCIP, menyampaikan bahwa kedatangannya merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Jakarta bersama jajaran BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) Kota Makassar dan mitra dari sektor swasta Dalam kesempatan tersebut, pihaknya berbagi pengalaman dan peluang kerja sama dalam mendukung transformasi Makassar sebagai kota masa depan (Future City). “Alhamdulillah, waktu itu kami berdiskusi intens bersama tim dari BRIDA dan mitra kami, termasuk PT Shinko Teknik Indonesia dan Tim Wirah. Hari ini kami diberi waktu untuk menyampaikan langsung rencana penguatan infrastruktur berkelanjutan kepada Bapak Wali Kota,” ujarnya, saat silaturahmi di Kantor Balai Kota Makasar, Selasa (3/6/2025). Program FCIP sendiri berfokus pada peningkatan kapasitas kota dalam bidang perencanaan, pengelolaan limbah, mobilitas hijau, dan infrastruktur cerdas. Kunjungan ini juga menjadi bagian dari skema City Investment Plans (CIP) yang dirancang bersama para pemangku kepentingan untuk menarik investasi strategis dalam pembangunan infrastruktur kota. Salah satu proyek yang saat ini tengah dijajaki adalah pengolahan sampah dengan pendekatan teknologi modern, serta pengembangan sistem kota yang tangguh terhadap perubahan iklim. Makassar memiliki potensi besar untuk menjadi contoh kota yang mengintegrasikan inovasi, lingkungan, dan inklusi sosial dalam pembangunan infrastrukturnya. Kami siap mendampingi dan memberikan dukungan teknis untuk mewujudkan itu,” tambahnya. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan Pemkot untuk berkolaborasi dengan mitra internasional dalam mendorong terciptanya Kota Makassar yang berkelanjutan dan kompetitif secara global. “Kota Makassar telah diminta untuk hadir di Jakarta pada pertengahan Juni mendatang untuk membahas kelanjutan proyek secara lebih teknis dan rinci. Sementara itu, bagi daerah yang belum melakukan kontrak, proyek kemungkinan akan ditender ulang pada bulan Juli,” ujarnya. (*)      

Pangkep

KNPI PANGKEP MATI SURI, HMI DESAK MUSDA ATAU KARATEKER

ruminews.id, Pangkep – Pimpinan Cabang HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) mempertanyakan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pangkep yang diduga mati suri di bawah kepemimpinan Bupati MUH YUSRAN LALOGAU “Seharusnya, KNPI Pangkep sudah melakukan Musda, mengingat masa kepengurusan mereka sudah tidak aktif semenjak beberapa tahun lalu,” kata Ketua Umum Hmi Cabang pangkep Fadli menduga, kinerja KNPI pangkep dibawah kepemimpinan bupati, mandeg alias jalan ditempat. Bahkan, sampai saat ini organisasi itu mati suri. Untuk itu kami mendesak agar KNPI PANGKEP untuk segera melakukan Musda, mengingat masa jabatannya sudah berakhir pada tahun 2022 lalu,” tegasnya. Fadli juga mempertanyakan masa jabatan pengurus KNPI pangkep yang telah melebihi masa kepemimpinan “Ini kan aneh, masa kepemimpinan bupati saja yang hanya 5 tahun, sedangkan masa jabatan kepengurusan KNPI hanya 3 tahun,” tandasnya. Sementara itu Himpunan Mahasiswa Islam cabang pangkep meminta DPD I KNPI SULSEL untuk menurunkan tim karateker untuk DPD II KNPI pangkep karena masa kepengurusan KNPI pangkep yang sudah lama berakhir. Muh. Fadli selaku ketua umum HMI cabang pangkep dalam keterangan tertulisnya yang diterima oleh awak media sangat menyesalkan kepengurusan KNPI pangkep yang telah lama stagnan tanpa ada Niat membuat musyawarah daerah (musda). “Padahal masa kepengurusan telah usai sejak tahun 2022 sesuai dengan AD/ART pasal 23 poin 4 yang mengatur masa kepengurusan tingkat kabupaten/kota diadakan sekali dalam 3 (tiga) tahun,” terangnya, Menurutnya sekarang tidak ada alasan lagi untuk tidak buat musda karena masa kepengurusan yang harusnya 3 tahun, sekarang sudah berlarut hampir 7 tahun, dan menurut pantauannya, KNPI tidak pernah menjadi payung bagi OKP dipangkep , seharusnya hadirnya KNPI bisa menjadi wadah bagi seluruh OKP yang ada dikabupaten pangkep . Maka dalam hal itu ia meminta DPD 1 KNPI SULSEL menurunkan tim karateker untuk membabat kepengurusan KNPI PANGKEP yang lama tak kunjung buat musda, sehingga dengan adanya regenerasi didalam tubuh KNPI menjadi penyegar sebagai wadah bagi seluruh OKP DIKABUPATEN PANGKEP “Kami berharap ketua KNPI PANGKEP untuk dapat menindaklanjuti hal ini, demi regenerasi KNPI pangkep yang lebih baik,” tegasnya.

Gowa

Nurul Qinayah Pelajar Gowa yang Bersuara untuk Anak Bangsa

ruminews.id, Sungguminasa- Pelajar asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Nurul Qinayah Rustam terus menunjukkan prestasi luar biasa di usia muda. Lahir di Gowa pada 9 Januari 2009, putri dari pasangan Rustam Siddiq dan Sunarti Rustam ini tidak hanya berprestasi di sekolah, tetapi juga aktif mengangkat suara anak-anak di berbagai forum daerah hingga nasional, Rabu (03/06/2025). Perjalanan pendidikannya dimulai dari SD inpres Biringkaloro, dilanjutkan ke SMPN 1 Pallangga, dan kini ia tercatat sebagai siswi di SMA Negeri 1 Gowa (Salis). Di sekolah, Nurul dikenal aktif dan bertanggung jawab. Hal ini dibuktikan dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Wakil Ketua OSIS SMA 1 Gowa sejak tahun 2024. Namun, kiprah Nurul tak hanya terbatas di lingkungan sekolah. Ia menunjukkan dedikasi tinggi dalam memperjuangkan suara anak-anak di berbagai tingkat organisasi. Di tahun 2023, iya dinobatkan sebagai Duta Anak Kabupaten Gowa, sebuah tonggak awal dari keterlibatannya dalam gerakan anak. Kemudian, pada tahun 2024, Nurul terpilih menjadi Ketua Forum Anak Hasanuddin Tamala’jua (Fahasta) dan juga menjadi pengurus Forum Anak Sulawesi Selatan (FASS) Kerja keras dan kepeduliannya terhadap isu-isu anak membawa Nurul terpilih sebagai Pengurus Forum Anak Nasional (FAN) periode. 2025- 2027 sebuah pencapaian yang jarang diraih oleh remaja seusianya. “Saya ingin menjadi perwakilan suara anak-anak Indonesia, terutama mereka yang belum mendapatkan ruang untuk menyampaikan pendapatnya,” ujar Nurul dalam sebuah wawancara usai kegiatan diskusi bersama Forum Anak. Dengan semangat, keberanian, dan kepemimpinannya, Nurul Qinayah Rustam menjadi sosok inspiratif bagi generasi muda lainnya. Iya membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk membuat perubahan besar bagi masa depan bangsa.

Gowa, Hukum, Makassar, Maros, Nasional

Relawan Setia Prabowo Temukan Masalah MBG di Beberapa Daerah, ada SPPI “Minta Jatah” ke Mitra Kerja

ruminews.id, Makassar – Relawan setia Prabowo menemukan sejumlah masalah terkait dengan program Makanan Bergizi Gratis presiden RI, Prabowo Subianto di beberapa daerah. Temuan ini berpotensi mengganggu produksi MBG dan merusak sistem yang telah ada. Ketua Relawan Prabowo Sulawesi Selatan, Syamsul Bahri Majjaga menyebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu program prioritas nasional. Hanya saja, ada sistem yang ditemukan bermasalah. Salah satunya adalah keberadaan oknum pendamping Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). “Kami mendapati ada banyak onkum SPPI di beberapa daerah di Sulsel yang mencoba bekerja ganda. Mereka meminta jatah ke mitra kerja dan mengancam mitra kerja,” kata Zul, Selasa (3/6/2025). Dia menyebut, oknum SPPG ini melakukan pekerjaannya secara tidak profesional. Jika mitra kerja tidak memenuhi permintaan SPPI, maka pencairan anggaran untuk bahan makanan tidak akan diproses. “Modusnya seperti itu. Jika tidak dapat jatah suplier, mereka ancam mitra kerja untuk tidak memproses pencairan anggaran,” kata dia. Dia menyebut, hal ini terjadi di beberapa daerah yang menjadi sampelnya. Di antaranya ada di Makassar, Maros dan Gowa. Menurutnya, hal ini akan menjadi bom waktu dan menyebabkan kegagalan MBG secara massif di daerah. “Pihak terkait koordinator SPPI di Provinsi harus segera menindaki ini. Laporan yang saya terima, sudah terjadi di beberapa daerah. Kalau tidak percaya, dampaknya bisa saja terjadi dua atau tiga pekan ke depan. Akan ada mitra kerja yang mogok kerja karena ulah SPPI,” kata dia. Pria yang akrab disapa Zul ini menyatakan bahwa MBG merupakan wujud nyata komitmen Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini, sebagaimana tertuang dalam program Asta Cita. “Program ini adalah amanah langsung dari Presiden Prabowo untuk kepentingan bangsa. Jangan sampai ada yang mencoba menyalahgunakan,” tegas Zul. Ia meminta semua pihak yang terlibat untuk menjaga integritas dan komitmen dalam melaksanakan program tersebut. “Tidak boleh ada yang berani mengkhianati amanah ini. MBG bukan ruang untuk mencari keuntungan pribadi, tapi sarana membangun masa depan generasi Indonesia,” ujarnya. Zul menekankan bahwa keterlibatan masyarakat, relawan, dan aparatur pelaksana sangat penting demi memastikan program ini tepat sasaran dan berkelanjutan.(*)

Scroll to Top