Author name: Admin01

Pemuda

KBNU Komitmen Solid Dukung Vonny Ameliani Suardi Sejak Awal

ruminews.id – Makassar — Dukungan keluarga besar Nahdlatul Ulama (KBNU) terhadap Vonny Ameliani Suardi sebagai calon Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan kembali dipertegas. Sejak awal proses penjaringan, KBNU menjadi salah satu unsur pertama yang langsung memberikan rekomendasi dan mandat kepada Vonny, sebagai wujud kepercayaan penuh atas kapasitas dan komitmennya dalam memajukan kepemudaan Sulsel. Ketua GP Ansor Sulsel, Rusdi, menegaskan bahwa posisi KBNU tidak pernah berubah sejak hari pertama. “KBNU solid buat Vonny dan tidak bergeser sedikit pun. Rekomendasi dan mandat sudah kami berikan sejak awal, dan itu komitmen yang kami pegang teguh,” ujar Rusdi. Penegasan serupa datang dari Ketua PMII Sulawesi Selatan, yang memastikan bahwa seluruh unsur KBNU tetap satu suara dalam mendukung Vonny. Menurutnya, tidak pernah ada pembahasan ataupun wacana untuk mengalihkan dukungan kepada kandidat lain. “Dukungan KBNU tidak ada bergeser. Kami komitmen sejak awal bersama Bu Vonny,” tegasnya. Konsistensi dukungan ini, lahir dari penilaian objektif terhadap visi inklusif, rekam jejak, serta kemampuan Vonny dalam membangun ruang kolaborasi pemuda lintas organisasi. Mereka menilai Vonny adalah sosok yang mampu membawa KNPI Sulsel ke arah yang lebih solid dan progresif. Dengan penegasan bersama dari unsur KBNU, diharapkan dinamika menjelang musyawarah KNPI Sulsel tetap berlangsung kondusif dan menjunjung semangat persatuan demi kemajuan pemuda Sulawesi Selatan

Pemuda

Ketua GAMKI Albert Palangda Tegaskan Dukungan: “Vonny Sosok Inklusif untuk KNPI Sulsel”

ruminews.id – Makassar — Dukungan terhadap kandidat Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, kembali bertambah. Kali ini datang dari Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sulsel, Albert Palangda, yang menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh langkah Vonny dalam memimpin organisasi kepemudaan terbesar di Sulawesi Selatan tersebut. Albert menyampaikan bahwa GAMKI melihat Vonny sebagai figur yang memiliki komitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai inklusif dan keberagaman. Menurutnya, KNPI Sulsel membutuhkan pemimpin yang mampu merangkul seluruh elemen pemuda tanpa sekat, dan Vonny dinilai memenuhi karakter tersebut secara utuh. Ia menambahkan bahwa rekam jejak Vonny dalam berbagai kegiatan kepemudaan memperlihatkan keberpihakan yang jelas terhadap kolaborasi, keterbukaan, serta ruang partisipasi yang setara bagi semua kelompok. “GAMKI memandang Vonny sebagai figur yang tidak hanya berbicara soal perubahan, tetapi konsisten menghadirkannya,” ujar Albert. Dukungan GAMKI tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa organisasi kepemudaan lintas iman dan latar belakang siap bergerak bersama membangun KNPI Sulsel yang lebih solid. Albert menilai bahwa semangat inklusif yang dibawa Vonny sangat sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung GAMKI selama ini. Dengan menguatnya dukungan dari berbagai OKP, termasuk GAMKI, Vonny Ameliani Suardi semakin memperlihatkan posisinya sebagai kandidat yang memiliki kapasitas, jaringan, dan visi kuat. Harapan besar pun muncul agar kepemimpinan baru KNPI Sulsel nantinya benar-benar menjadi wadah pemersatu pemuda dan representasi keberagaman Sulawesi Selatan.

Jakarta, Nasional, Pemuda

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Nyatakan Dukungan untuk Vonny Ameliani Suardi Maju sebagai Ketua KNPI Sulsel

ruminews.id – Makassar — Dukungan terhadap Vonny Ameliani Suardi untuk maju sebagai calon Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan terus menguat. Kali ini, sinyal positif datang dari Ketua Umum TIDAR (Tunas Indonesia Raya), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang memberikan dukungan penuh kepada Vonny, sosok yang juga menjabat sebagai Ketua TIDAR Sulawesi Selatan. “Vonny adalah pemimpin muda yang bekerja dengan hati, mampu merangkul banyak kalangan, dan memiliki visi kuat mengenai masa depan pemuda Sulsel. Kami di TIDAR melihatnya sebagai sosok yang tepat untuk memimpin KNPI Sulsel ke arah yang lebih solid dan inovatif,” ujar Rahayu Saraswati. Dukungan ini semakin menambah energi positif bagi Vonny, yang telah menerima banyak support dari berbagai organisasi kepemudaan, DPD II, serta tokoh pemuda di wilayah Sulawesi Selatan. Rahayu juga menyampaikan bahwa TIDAR pusat siap memberi ruang besar bagi kader muda potensial seperti Vonny untuk terus berkembang di kancah kepemudaan baik Lokal maupun Nasional. Dengan dukungan resmi dari Ketua Umum TIDAR, langkah politik Vonny Ameliani Suardi menuju KNPI Sulsel diprediksi semakin mantap, sekaligus membuka peluang terjadinya konsolidasi besar organisasi kepemudaan di Sulawesi Selatan.

Uncategorized

Fatmawati Rusdi Serukan Kampanye Ruang Aman bersama Koalisi Aktivis Perempuan dan Anak di momentum 16HAKTP

ruminews.id – Makassar, 30 November 2025. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Koalisi Aktivis Perempuan dan Anak berkolaborasi dalam Gerakan Bersama 16HAKTP yang mengusung tema “Kita Punya Andil, Kembalikan Ruang Aman”. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Kirana Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar ini menghadirkan sejumlah tokoh dan aktivis perempuan, organisasi dan lembaga perempuan, lembaga layanan, organisasi penyandang disabilitas, komunitas literasi perempuan, perwakilan mahasiswa, OPD terkait, Pusat Studi Gender di beberapa Perguruan Tinggi, NGO, Lembaga Perlindungan Anak serta pegiat isu perempuan dan anak. “Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan mengingatkan kita bahwa setiap perempuan berhak hidup tanpa rasa takut, tanpa tekanan dan tanpa kekerasan dalam bentuk apapun. Mari bersama membangun Sulawesi Selatan sebagai daerah yang memuliakan perempuan”, tegas Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi. Momentum 16HAKTP merupakan kampanye internasional selama 16 Hari sejak 25 November hingga 10 Desember 2025 nanti. “Upaya menghadirkan ruang aman bagi perempuan membutuhkan dukungan bersama. Pemerintah daerah terus memperkuat layanan berbasis korban, meningkatkan kapasitas pendamping serta memperluas jaringan koordinasi dengan lembaga sosial dan masyarakat”, urai Hj. Andi Mirna, S.H. Kepala DP3ADaldukKB Sulsel selaku panitia pelaksana. Dalam giat ini, Koalisi aktivis melakukan diskusi kelompok dengan mengangkat 8 tema kritis Perempuan Sulawesi Selatan yaitu ; 1) Kepemimpinan Perempuan, 2) Media dan Literasi, 3) Perdamaian dan Keberagaman, 4) Lingkungan, Pangan dan Perubahan Iklim, 5) Ekonomi Kreatif dan UMKM, 6) Layanan adminduk (Pendidikan, Kesehatan dan Perlindungan Sosial), 7) Hukum, HAM, Demokrasi dan Anti Korupsi serta 8) Kerentanan Sosial Diskusi dipandu oleh tiga Fasilitator ; Rosniaty Azis (YASMIB Sulawesi), Ema Husein (KPI / SPAK Indonesia Timur) dan Fadiah Machmud (LPA Sulsel). Hasil diskusi diplenokan dan kemudian disusun menjadi sebuah rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. (*)

Uncategorized

Vonny Ameliani Soan ke Ilham Asikin Soultan Ketua KNPI Sulsel 2007-2010, Perkuat Silaturahmi dan Menyatukan Napas Konsolidasi

ruminews.id, Makassar — Dalam senja yang menggantung lembut di langit Sulawesi Selatan, langkah Vonny Ameliani seakan memantulkan denyut harapan baru bagi tubuh besar organisasi pemuda yang bernama KNPI. Dengan hati yang teduh dan niat yang jernih, ia bersilaturahmi kepada para senior, membuka pintu konsolidasi dengan bahasa yang tak hanya terdengar oleh telinga, tetapi juga dirasakan oleh jiwa. Di antara para tetua organisasi yang telah lebih dulu menapaki jalan panjang perjuangan, hadir sosok Ilham Syah Azikin, mantan Bupati Bantaeng sekaligus Ketua KNPI Sulsel periode 2007–2010. Pertemuan itu berlangsung di Panbakers Pettarani, Makassar, sebuah ruang yang sore itu diselimuti kehangatan obrolan, aroma kopi, dan napas persaudaraan yang memadatkan suasana. Di tempat itulah Ilham menerima kedatangan Vonny dengan senyum yang menyimpan ingatan panjang tentang dinamika pemuda yang tak pernah padam. Pertemuan itu bukan sekadar kunjungan. Ia ibarat sungai kecil yang kembali mencari induknya, menyatukan mata air pengalaman dengan arus energi muda yang ingin bergerak. Vonny berbincang dengan penuh takzim, mendengarkan pengalaman Ilham tentang masa-masa ketika KNPI menjadi kawah candradimuka kader pemuda, tempat nilai-nilai kepeloporan ditempa dengan disiplin dan idealisme. Ilham menyambut langkah Vonny sebagai angin segar yang menghidupkan kembali semangat pembaruan. “Perjalanan organisasi membutuhkan figur yang mau mendengar, merangkul, dan menata. Silaturahmi semacam ini bukan hanya tradisi, ini fondasi,” begitu kurang lebih pesan yang mengalir dari sang mantan ketua. Bagi Vonny, soan kepada para senior bukanlah proses meminta restu semata, melainkan upaya meneguhkan jembatan generasi. Ia sadar bahwa organisasi sebesar KNPI tumbuh dari perjalanan panjang, dari tangan-tangan yang pernah bekerja keras sebelum dirinya. Maka setiap pertemuan menjadi perhentian untuk belajar, memperkuat kompas moral, serta merawat kehormatan organisasi. Silaturahmi itu menghadirkan sebuah kesimpulan sunyi yang tak perlu diucapkan: bahwa masa depan KNPI Sulawesi Selatan harus dibangun dengan kolaborasi lintas generasi. Dengan semangat yang lembut namun teguh, Vonny menapak langkah berikutnya menyatukan semangat pemuda, memantapkan konsolidasi, dan membawa KNPI kembali menjadi rumah besar yang menyatukan, bukan memisahkan. Pertemuan dengan para senior hanyalah awal. Namun dari awal yang sederhana itulah kerap terbentang perjalanan yang besar. Dan di langkah Vonny, hari ini, tersirat sebuah ikhtiar untuk menghadirkan KNPI yang lebih matang, lebih inklusif, dan lebih siap menjawab tantangan zaman.

Gowa

Putra Mahkota Kerajaan Gowa Minta Jamaluddin Betel Menghadap, Kalarifikasi dan Serahkan Pin Kerajaan

ruminews.id – GOWA-Kerajaan Gowa melalui Kuasa Hukum Putra Mahkota, Wawan Nur Rewa, mengeluarkan ultimatum kepada Jamaluddin alias Betel yang diduga menggunakan Pin Kerajaan Gowa tanpa izin serta mengatasnamakan diri sebagai Pemangku Adat Kerajaan Gowa–Tallo. Jamaluddin alias Betel sebelumnya tampil di salah satu stasiun TV Nasional dalam program “Rakyat Bersuara” yang dipandu Aiman pada 26 November 2025. Dalam tayangan tersebut, ia mengaku sebagai panglima adat dari PANI, perwakilan masyarakat suku Bugis dan Makassar, serta Pemangku Adat Kerajaan Gowa–Tallo yang menggunakan Pin Kerajaan Gowa. Kuasa Hukum Putra Mahkota, Wawan Nur Rewa, menegaskan bahwa Jamaluddin alias Betel bukan bagian dari perangkat resmi Kerajaan Gowa. Ia juga menyatakan tidak mengetahui asal-usul Pin Kerajaan Gowa yang digunakan Jamaluddin dalam penampilannya di televisi. Atas tindakan tersebut, Kerajaan Gowa meminta Jamaluddin alias Betel untuk segera menghadap Putra Mahkota guna memberikan klarifikasi sekaligus menyerahkan Pin Kerajaan Gowa secara sukarela. Bila tidak dipenuhi, tindakan Jamaluddin dapat dianggap sebagai penyalahgunaan atribut kerajaan yang berpotensi mencoreng nama baik Kerajaan Gowa serta menimbulkan konsekuensi hukum. “Saya diminta oleh Putra Mahkota Kerajaan Gowa untuk mengeluarkan ultimatum terhadap oknum tersebut. Kami meminta agar ia segera menghadap kepada Putra Mahkota untuk melakukan klarifikasi dan menyerahkan Pin Kerajaan Gowa yang digunakan saat tampil di salah satu stasiun TV nasional,” tegas Wawan Nur Rewa, Minggu (30/11/2025) siang. Wawan menambahkan bahwa tindakan Jamaluddin dapat menimbulkan kesalahpahaman publik dan berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Kerajaan Gowa. “Oknum tersebut bukan bagian dari Kerajaan Gowa dan tidak diketahui dari mana ia memperoleh Pin Kerajaan Gowa. Kami meminta yang bersangkutan segera menghadap dan mengklarifikasi kepada Putra Mahkota serta menyerahkan Pin Kerajaan Gowa secara sukarela. Tindakan yang ia lakukan adalah keliru dan berdampak pada munculnya mosi tidak percaya masyarakat terhadap Kerajaan Gowa,” tutupnya.

Dinas Koperasi Makassar

Makassar Serius Perkuat Koperasi, 306 Pengurus KKMP Ikut Diklat Intensif

ruminews.id – Makassar — Kegiatan Diklat Peningkatan Kompetensi SDM Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih resmi dibuka dengan antusiasme tinggi dari peserta. Acara ini dihadiri langsung oleh seluruh Ketua dan Sekretaris Kelompok Koperasi Masyarakat Produktif (KKMP) yang totalnya mencapai 306 orang. Para peserta dibagi ke dalam tiga angkatan, masing-masing berjumlah 102 orang, sehingga pelaksanaan diklat berjalan lebih terstruktur dan efektif. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat kapasitas pengelolaan koperasi di tingkat kelurahan. Dalam sambutannya, Bapak Drs. Zainal Ibrahim, M.Si. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembagunan menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi pengurus koperasi sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa koperasi harus dikelola dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Selain pembekalan terkait tata kelola koperasi modern, peserta diklat juga mendapatkan materi mengenai pentingnya integritas, kepatuhan terhadap regulasi, dan pengelolaan keuangan yang disiplin. Pemerintah berharap para pengurus mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan operasional harian koperasi, sehingga koperasi di Kelurahan Merah Putih dapat menjadi contoh pengelolaan yang sehat dan berkelanjutan. Diklat ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antar-pengurus KKMP. Dengan jumlah peserta yang besar dan berasal dari tiga angkatan, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan sinergi baru dalam upaya memperkuat jaringan koperasi serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus mendampingi pengembangan koperasi melalui program pelatihan lanjutan, monitoring, dan asistensi teknis. Dengan adanya diklat yang diikuti oleh seluruh ketua dan sekretaris KKMP ini, pemerintah optimistis bahwa koperasi di Kelurahan Merah Putih akan berkembang semakin baik dan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Dinas Koperasi Makassar

Tingkatkan Profesionalisme Pengurus, KKMP Makassar Gelar Diklat Peningkatan Kompetensi SDM

ruminews.id – MAKASSAR — Upaya memperkuat kapasitas kelembagaan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kota Makassar kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan Diklat Peningkatan Kompetensi SDM Pengurus Koperasi. Kegiatan strategis ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 27–29 November 2025, di Aula Bantimurung Lantai 2 Gedung KPKNL Makassar. Diklat ini digelar sebagai respon terhadap kebutuhan penguatan manajemen koperasi di tengah tantangan modern, seperti digitalisasi layanan, tuntutan transparansi, hingga persaingan usaha yang semakin ketat. Koperasi Merah Putih, sebagai bagian dari ekonomi kerakyatan, menilai peningkatan kualitas pengurus sebagai langkah mendesak demi mendorong profesionalisme dan tata kelola yang lebih baik. Sebanyak 102 peserta yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris mewakili 51 pengurus KKMP se-Kota Makassar mengikuti pelatihan ini. Mereka dibekali beragam materi penting, mulai dari prinsip dan regulasi perkoperasian, penguatan manajerial, pengelolaan keuangan, hingga penerapan sistem digital koperasi. Kegiatan ini juga mengusung metode pembelajaran interaktif seperti ceramah, studi kasus, diskusi kelompok, simulasi, serta praktik penggunaan aplikasi koperasi. Ketua Panitia Pelaksana, yang juga Kabid Sukma Dinas Koperasi Makassar, menyampaikan bahwa melalui diklat ini para pengurus diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas, menyusun program kerja yang terukur, serta lebih siap dalam melakukan transformasi digital. Termasuk di dalamnya kemampuan menyajikan laporan keuangan profesional dan mengembangkan usaha koperasi secara inovatif. Pada akhir laporan pelaksanaan kegiatan, Diharapkan diklat ini menjadi momentum penting bagi KKMP Makassar dalam menciptakan pengurus koperasi yang lebih kompeten, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.    

Uncategorized

OKP Himpunan Pemuda Al Khairaat Nyatakan Dukungan untuk Vonny Ameliani Sebagai Calon Ketua DPD KNPI Sulsel

ruminews.id – Makassar — Dukungan terhadap Vonny Ameliani S sebagai calon Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan terus bertambah. Kali ini, Organisasi Kepemudaan (OKP) Himpunan Pemuda Al Khairaat melalui Ketua, Faruq Umar, secara resmi menyatakan komitmen untuk mendukung langkah Vonny dalam kontestasi pemilihan Ketua DPD KNPI Sulsel. Faruq Umar menegaskan bahwa Himpunan Pemuda Al Khairaat, sebagai organisasi yang berfokus pada penguatan pendidikan Islam, melihat kepemimpinan Vonny Ameliani S selaras dengan visi dan misi organisasi. Salah satunya adalah komitmen Vonny dalam mendorong program pemberdayaan pemuda yang inklusif, berkarakter, serta memiliki landasan moral yang kuat. “Kami melihat Ibu Vonny membawa semangat perubahan yang sesuai dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang kami junjung,” ujar Faruq Menurutnya, KNPI Sulsel membutuhkan sosok pemimpin yang mampu mengakomodasi keragaman OKP sekaligus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan dasar pengembangan pemuda. Himpunan Pemuda Al Khairat menilai Vonny memiliki strategi yang relevan, terutama dalam hal peningkatan kapasitas pemuda melalui pendidikan, pelatihan moral, hingga penguatan literasi keagamaan. Lebih lanjut, Fikar selaku Sekertaris menjelaskan bahwa orientasi Himpunan Pemura Al Khairaat yang fokus pada pendidikan Islam sangat sejalan dengan rencana program Vonny Ameliani S, yang menekankan penguatan karakter, integritas, dan kecerdasan sosial pemuda Sulsel. Ia menyebut bahwa sinergi positif ini diyakini mampu menciptakan ekosistem kepemudaan yang lebih berdaya dan berkeadaban. Dengan deklarasi dukungan ini, Himpunan Pemuda Al Khairaat berharap KNPI Sulsel di bawah kepemimpinan Vonny nantinya dapat menjadi wadah yang lebih inklusif, progresif, dan mampu mengangkat potensi pemuda dari berbagai latar belakang, termasuk yang bergerak di bidang pendidikan Islam. Dukungan Himpunan Pemuda Al Khairat menambah deretan OKP yang siap mengawal kemenangan Vonny Ameliani S dalam pemilihan mendatang

Dinas Koperasi Makassar

Pemkot Makassar Genjot Lahirnya Pengusaha Baru Lewat Pendampingan UMKM Pemula 2025

ruminews.id – MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi pengusaha baru melalui program Pendampingan Usaha bagi UMKM Pemula 2025. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Golden Tulip, Rabu (26/11/2025), diikuti puluhan peserta dari unsur Dharma Wanita, pemuda, ibu rumah tangga, hingga masyarakat umum yang baru memulai usaha. Suasana pelatihan berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Program strategis yang diinisiasi Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar ini dibuka oleh Sekretaris Dinas, Dra. A. Indrawaty BR, M.Si, mewakili Kepala Dinas Arlin Ariesta, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, Indrawaty menegaskan bahwa UMKM pemula adalah fondasi ekonomi masa depan kota. Pendampingan bukan sekadar agenda formal, tetapi proses pemberdayaan agar pelaku usaha mampu naik kelas dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Sebanyak 100 peserta terlibat dalam kegiatan ini, dengan menghadirkan dua narasumber utama: Hj. Fatma Wahyuddin, ST., MM, Penasehat DWP Kota Makassar, dan Khairul Umam, ST., MT, Manager Inkubator UMKM Kota Makassar. Materi yang dibawakan mencakup dasar kewirausahaan, branding, pemasaran digital, manajemen keuangan sederhana, hingga strategi pengembangan usaha berbasis teknologi. Para peserta terlihat aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mempresentasikan ide-ide usaha yang tengah mereka rintis. Indrawaty juga menegaskan bahwa proses pendampingan akan berlanjut pascapelatihan melalui Inkubator UMKM Kota Makassar. Dengan demikian, peserta tidak hanya mendapatkan teori, namun juga pendampingan berkelanjutan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari. Pemerintah Kota Makassar berharap sinergi antara instansi, organisasi masyarakat, dan pelaku usaha dapat menciptakan ekosistem UMKM yang lebih kuat dan berkelanjutan. Program ini menjadi langkah nyata Pemkot Makassar dalam memastikan UMKM tidak hanya lahir, tetapi mampu tumbuh, bertahan, dan bersaing hingga ke level nasional bahkan global. “UMKM bukan hanya soal jualan, tapi masa depan ekonomi kota,” tegas Indrawaty saat membuka kegiatan tersebut.

Scroll to Top