5 Agustus 2026

Kesehatan, Nasional

Terpilih Aklamasi, Apt. Lilyk Nahkodai Ikatan Apoteker Indonesia

Ruminews.id, Medan — Pada 5 Agustus 2026, secara aklamasi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) secara resmi menyelesaikan agenda tertinggi organisasi, Kongres IAI 2026. Kongres yang berlangsung selama dua hari pada 4–5 Agustus 2026 di Medan, Sumatera Utara. Kongres ini ditutup dengan penetapan apt. Lilyk Yusuf Indrajaya, M.Si. sebagai Ketua Umum IAI periode 2026-2030 setelah Apt. Nofrendi mengundurkan diri.

PT Jasa Tukang Indonesia
Daerah, Hukum & Kriminal, Makassar

Direktur PT Jasa Tukang Indonesia Laporkan Dugaan Penggelapan Proyek Perumahan ke Polda Sulsel, Kerugian Diduga Mencapai Miliaran Rupiah

Ruminews.id, Makassar – Dugaan penggelapan dalam proyek pembangunan perumahan kembali mencuat di Sulawesi Selatan. Direktur PT Jasa Tukang Indonesia, Muh Abd Qadir Jaelani, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan ke Polda Sulawesi Selatan sebagaimana tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: STTLP/B/874/VIII/2026/SPKT/POLDA SULAWESI SELATAN tertanggal 4 Agustus 2026. Laporan tersebut mengacu pada dugaan tindak pidana penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam laporannya, pelapor menyebut Ernawati K dan Arif Dg tawang sebagai terlapor. Menurut keterangan yang tertuang dalam laporan polisi, perkara ini bermula dari kerja sama pembangunan perumahan antara PT Jasa Tukang Indonesia dengan pihak terlapor yang mengelola proyek PT Aqila Silmi Nafisa Majannang di wilayah Bukit Majannang Permai, Kabupaten Gowa. Pelapor menyatakan dirinya bertindak sebagai pemilik modal yang membiayai berbagai kebutuhan proyek, mulai dari penyediaan material bangunan, pemecahan sertifikat, hingga biaya operasional lainnya. Kedua belah pihak disebut telah menyepakati pembangunan sebanyak 53 unit rumah. Namun, berdasarkan laporan tersebut, realisasi pembangunan dinilai jauh dari kesepakatan. Dari total 53 unit yang direncanakan, hanya 16 unit yang disebut rampung 100 persen, sementara 16 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres yang belum selesai. Persoalan semakin berkembang ketika delapan unit rumah dilaporkan telah terjual. Pelapor mengaku hanya menerima pembayaran yang setara dengan dua unit rumah, sementara hak atas unit lainnya disebut belum diserahkan sesuai perjanjian kerja sama. Tidak hanya itu, dalam adendum perjanjian kedua, kedua pihak disebut menyepakati pembagian hasil pembangunan sebesar Rp90 juta per unit untuk total 10,75 unit dan 16 unit sesuai bobot yang telah di serahkan Meski demikian, pelapor menduga kesepakatan tersebut juga tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Atas kondisi tersebut, pelapor mengaku mengalami kerugian yang signifikan dan akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan perkara tersebut ke Polda Sulawesi Selatan agar dilakukan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut. Hingga berita ini diterbitkan, laporan tersebut masih berada dalam tahap penanganan aparat kepolisian. Belum terdapat keterangan resmi dari pihak terlapor terkait materi laporan yang disampaikan pelapor. Oleh karena itu, seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Diduga Tipu Pembeli Rumah
Daerah, Gowa, Hukum & Kriminal

Diduga Tipu Pembeli Rumah Rp35 Juta, Seorang Pengembang Dilaporkan ke Polresta Gowa

ruminews.id, Gowa – Dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dalam transaksi jual beli rumah kembali mencuat di Kabupaten Gowa. Seorang pria berinisial H. Rustang AL dilaporkan ke Polresta Gowa setelah diduga tidak merealisasikan pembangunan rumah yang telah dibayar uang tanda jadinya oleh pembeli. Laporan tersebut telah diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Gowa dengan Nomor LP/B/1090/VIII/2026/SPKT/POLRESTA GOWA/POLDA SULAWESI SELATAN pada 5 Agustus 2026.

Makassar, Nasional, Pemuda

‎KNPI Sulsel Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemberdayaan Pemuda.

ruminews.id – Makassar – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kanwil DJBC Sulbagsel Makassar sebagai langkah awal memperkuat sinergi dan membangun kolaborasi strategis antara organisasi kepemudaan dengan instansi pemerintah. Pertemuan yang berlangsung di Kanwil DJBC Sulbagsel (Sulawesi Bagian Selatan), Jalan Urip Sumoharjo KM 4, Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai program yang berdampak positif bagi generasi muda di Sulawesi Selatan. ‎”KNPI Sulsel berharap terjalin kolaborasi dan sinergi yang mampu membangun semangat pemuda untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami ingin menghadirkan program-program yang benar-benar bermanfaat bagi kemajuan pemuda di Sulawesi Selatan,” ujar Vonny. ‎ ‎Senada dengan itu, Ketua Bidang Pajak dan Kepabeanan KNPI Sulsel, Muhibul Haq, menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan KNPI menjadi mitra strategis Kementerian Bea Cukai. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi awal terbentuknya ruang-ruang kerja sama yang lebih luas, mulai dari edukasi kepabeanan, peningkatan literasi ekspor impor, hingga kegiatan pemberdayaan pemuda yang melibatkan berbagai pihak. ‎ ‎Sementara itu, Bea Cukai Makassar yang diwakili oleh Cahya Nugraha, Mahendra Dahoklory selaku Kepala Seksi Intelijen Bidang Penindakan dan Penyidikan, serta Muhammad Amaluddin selaku Kepala Seksi Penindakan I Bidang Penindakan dan Penyidikan, menyambut baik kunjungan tersebut. Mereka berharap KNPI Sulsel di bawah kepemimpinan Vonny Ameliani Suardi dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai program edukasi dan penguatan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pemuda, terkait tugas dan fungsi Bea Cukai. ‎ ‎Melalui silaturahmi ini, KNPI Sulsel dan Bea Cukai Makassar optimistis dapat membangun hubungan yang lebih erat dan berkelanjutan. Kolaborasi yang terjalin diharapkan tidak hanya memperkuat sinergi kelembagaan, tetapi juga melahirkan berbagai program inovatif yang mampu mencetak generasi muda Sulawesi Selatan yang berintegritas, berwawasan, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Makassar, Nasional, Politik

Gerindra Sulsel Optimistis Raih Formasi 3-4-3 di DPR RI 2029, AIA: All Out Attack

ruminews.id – MAKASSAR – Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), menegaskan optimisme partainya menghadapi Pemilu 2029 dengan mengusung strategi “All Out Attack” untuk merebut 10 kursi DPR RI dari Sulawesi Selatan. Target tersebut disampaikan AIA saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Gerindra Sulsel yang dihadiri Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, di Makassar, Selasa (4/8/2026). AIA menjelaskan, target 10 kursi itu dirumuskan dalam skema 3-4-3, yakni tiga kursi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel III, empat kursi dari Dapil Sulsel II, dan tiga kursi dari Dapil Sulsel I. Menurutnya, perhitungan tersebut disusun berdasarkan kekuatan politik dan potensi elektoral yang dimiliki Partai Gerindra di setiap daerah pemilihan. “Kita siap all out attack. Target ini optimistis, tetapi juga rasional. Seluruh kader akan bekerja maksimal dengan mengerahkan tenaga, kemampuan, dan sumber daya untuk mewujudkan kemenangan Gerindra di Sulawesi Selatan,” tegas AIA disambut semangat para kader yang hadir dalam Rakorda. Rakorda Gerindra Sulsel juga menjadi momentum konsolidasi organisasi dengan dilantiknya lima bupati sebagai Ketua DPC Partai Gerindra. Dengan pelantikan tersebut, kini terdapat 10 Ketua DPC Gerindra di Sulawesi Selatan yang berstatus sebagai kepala daerah, sebuah kekuatan politik yang diyakini akan semakin memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput. ‎Bertambahnya kepala daerah yang memimpin DPC merupakan sinyal positif menuju kemenangan Gerindra pada Pemilu 2029.  sinergi antara struktur partai  akan menjadi modal besar untuk merealisasikan target formasi 3-4-3 sekaligus mengukuhkan Gerindra sebagai salah satu kekuatan politik utama di Sulawesi Selatan.

Scroll to Top