Author name: Admin01

Opini

Pemikiran Bung Hatta tentang Al-Quran Dibicarakan di Ma’REFAT INSTITUTE

ruminews.id,- Makassar- “Catatan Bung Hatta tentang Al-Quran sebagai Pembimbing Hidup Umat Manusia” menjadi topik yang diperbincangkan Ma’REFAT INSTITUTE Sulawesi Selatan dalam mengisi agenda Ramadan kali ini. Bersama Forum Alumni Sekolah Pemikiran Bung Hatta (FA-SPBH) dan _Book Club_ Alumni SPBH-1, program “Membaca Kembali Bung Hatta” seri yang ke-4 dilaksanakan di Kantor LINGKAR-Ma’REFAT Makassar pada akhir pekan lalu, Minggu 16 Maret 2025. Pertemuan sore itu menghadirkan Pemantik yakni, Zulkifli Tryputra sebagai Pembaca Utama yang merupakan Kepala Sekolah/Pendidik di SMP Lazuardi Athaillah dan Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam UIN Alauddin Makassar, serta Mohammad Muttaqin Azikin selaku Pembaca Pendamping yang merupakan Alumni Sekolah Pemikiran Bung Hatta (SPBH) Angkatan 1-LP3ES Jakarta. “Setelah membaca dua halaman pertama buku ini, saya lalu menutupnya sementara waktu.” Dua halaman tersebut membawa Zulkifli melakukan penelusuran tentang latar belakang Bung Hatta, salah satunya adalah mencari jawaban mengapa Bung Hatta dianggap layak menulis tentang nilai-nilai agama dan Al-Quran. Dalam penelusurannya, Zulkifli menemukan fakta menarik bahwa dalam kehidupan Bung Hatta, beliau selalu berpegang kepada Al-Quran dan senantiasa bertaut dengan para ulama. Zulkifli menceritakan, pernah suatu ketika, Bung Hatta bertemu dengan Buya Hamka. Dalam pertemuan itu, Bung Hatta bertanya, “Apakah benar semudah itu seseorang masuk surga, hanya dengan membaca doa tertentu dan membaca Al-Quran?” Buya Hamka begitu terpengaruh oleh pertanyaan tersebut, hingga ia membutuhkan waktu untuk memberikan jawaban. Akhirnya, Buya Hamka menjelaskan jawabannya dengan merujuk kepada tiga ayat dalam Al-Quran, yaitu surah Al-Baqarah: 214, surah Al-Baqarah: 124, dan surah Hud: 120. Dalam ayat-ayat tersebut, menguraikan tentang cobaan yang akan dihadapi oleh orang-orang yang beriman dengan penuh penderitaan dan kemelaratan. “Ayat-ayat Al-Quran inilah yang mengilhami Bung Hatta untuk semakin menumbuhkan pengkhidmatan beliau dalam mencintai bangsa dan negara Indonesia dengan caranya sendiri,” kata Zulkifli dalam pemaparannya. Dari penghayatan terhadap ayat-ayat tersebut Bung Hatta memilih kehidupan yang sarat dengan perjuangan, penderitaan dan kesederhanaan. Dalam perjalanannya pula, Bung Hatta memahami bahwa Al-Quran diturunkan sangat dekat dengan konteks sosial, sehingga ayat-ayat Al-Quran mestilah diejawantahkan dalam kehidupan masyarakat. Bung Hatta pernah berkata, “Perhatikan makna surah Al Fatihah, supaya terbuka pemikiran untuk memahamkannya terus-menerus.” Bung Hatta menafsirkan surah Al-Fatihah ke dalam enam poin, antara lain: hanya Tuhan yang disembah dan dipuji; hanya Tuhan tempat manusia takut; hanya kepada Tuhan manusia meminta dibimbing ke jalan yang benar, sebab itu manusia harus berani karena benar; hanya satu jalan yang lurus, yaitu jalan yang ditunjukkan Tuhan; ujian yang diberikan Tuhan yang maha besar menguasai seru sekalian alam membawa kelanjutan bagi manusia bahwa yang besar hanya Allah, manusia semua sama rata; sifat yang dipujikan kepada Allah yang maha pemurah dan penyayang harus memperingatkan kepada manusia bahwa ia terhadap sesamanya harus kasih-mengasihi, tolong-menolong, hidup dalam persaudaraan dan tidak boleh tindas-menindas. “Dari tafsiran ini, kita dapat menyimpulkan bahwa Bung Hatta merupakan sosok yang selalu memaknai ayat-ayat Al-Quran berhubungan dengan kehidupan sosial dan keadilan,” pungkas Zulkifli mengakhiri sesinya. “Dalam penilaian saya, Bung Hatta merupakan sosok sufi yang revolusioner,” demikian pernyataan Muttaqin mengambil alih sesinya. Hal ini dapat dilihat dari proses perjalanan dan peran-peran jerih payah Bung Hatta untuk menjadi bagian dari kemerdekaan Republik Indonesia, dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai ajaran Islam. Muttaqin mengungkapkan, tidak ada satupun tokoh bangsa yang punya kemampuan menulis seperti Bung Hatta, itu karena kemampuan membacanya dan ketinggian keilmuannya. Dalam pidatonya pada kegiatan Nuzul Al-Quran yang sedang dibahas dalam diskusi ini, Muttaqin mencatat setidaknya terdapat 18 surah yang diungkapkan oleh Bung Hatta beserta dengan penjelasannya yang sarat dengan dimensi kehidupan sosial. Menanggapi hal tersebut, Zulkifli memberikan pandangannya, “Yang kuat dan mesti dicontoh dari Bung Hatta, bukan hanya kenyataan bahwa ia adalah seorang pembaca, melainkan juga adalah ia merupakan orang yang cakap dalam melakukan penghayatan.” Apa pun yang dibaca oleh Bung Hatta, entah itu buku ataupun ayat-ayat Al-Quran tak pernah selesai sebagai bacaan semata, namun beliau menghayati bacan-bacaan tersebut, mendekatkannya dengan kehidupan yang ia jalani. Masih dalam tanggapan Zulkifli, ada uangkapan Bung Hatta dalam buku ini yang berkenaan dengan fakir miskin dan anak terlantar. Bung Hatta menulis, “Tetapi apa yang kita lihat di sekitar kita, di mana-mana terdapat orang-orang gelandangan, anak-anak terlantar, orang meminta-minta sepanjang jalan. Tidakkah kita merasa berdosa kepada Allah dengan membiarkan mereka hidup terlantar dalam negara kita yang mau melaksanakan sosialisme berdasarkan Pancasila? Orang-orang gelandangan dan meminta-minta itu, kebanyakan datang dari tempat lain yang harus dipandang sebagai musafir dalam perjalanan, yang menurut Al-Quran wajib diberi bantuan supaya jangan terlantar.” “Negara kita Republik Indonesia berdasarkan Pancasila, dan sila kelima adalah bentuk keadilan sosial, tujuan dari keadilan sosial ini ialah supaya rakyat terlepas dari kemiskinan hidup,” Ungkap Zulkifli menutup sesinya. Muttaqin melanjutkan, pemikiran tersebutlah yang mendasari Bung Hatta menuliskan Pasal 34 UUD 1945, “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara.” Ini adalah hasil penghayatan yang dilakukan Bung Hatta atas pemahamannya tentang ayat-ayat Al Quran, sosialisme dan kehidupan sosial yang ia cermati. Menurut Muttaqin, Bung Hatta tidak cukup hanya dipandang sebagai seorang ekonom, karena beliau merupakan “sosok orang Indonesia” yang kita inginkan, yang seharusnya cita-cita bangsa ini menuju untuk membentuk masyarakat Indonesia seperti sosok Bung Hatta. Sebagaimana yang dikatakan oleh Dr. Sukidi, Bung Hatta dalam perspektif Ibnu Arabi adalah _insan kamil_. “Karena memang tulisan, ucapan dan perbuatan Bung Hatta itu selaras, dalam artian apa yang ditulis Bung Hatta itulah dirinya dan yang dilakukannya,” ungkap Muttaqin menutup sesinya. Ada banyak tanggapan dari para peserta yang hadir, salah satu di antaranya tentang pemikiran Bung Hatta yang begitu asing di kalangan kita saat ini. Kita hanya mengenal beliau sebatas Bapak Koperasi Indonesia. Namun, pemikiran-pemikiran beliau seolah ditutup perkembangannya di republik kita ini. Dalam diskusi ini, hadir berbagai peserta dari latar belakang yang berbeda, mulai dari akademisi perguruan tinggi, mahasiswa, wirausahawan, hingga aktivis sosial dan lingkungan, berkumpul untuk membahas pemikiran Bung Hatta tentang Al-Quran. Diskusi berakhir pada pukul 17.30 WITA.[*]

Hukum, Internasional

Menlu Sugiono Sukses Evakuasi 400 WNI Korban Penipuan Online dari Myanmar.

ruminews.id, – Ketibaan 400 WNI korban penipuan online (online scam) di Myawaddy, Myanmar, disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (18/3/2025). Dalam konferensi pers, Sugiono menyebut upaya pemulangan ini sebagai bagian dari komitmen pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam melindungi dan menyelamatkan WNI yang terjerat masalah di luar negeri. “Upaya repatriasi WNI ini merupakan arahan Presiden Prabowo untuk melakukan pelindungan dan penyelamatan WNI yang mengalami masalah di luar negeri,” ujarnya. Menurut Sugiono, proses evakuasi para WNI tidak berjalan mudah. Mereka harus dikeluarkan dari Myawaddy, wilayah yang tengah dilanda konflik di Myanmar. Para WNI kemudian menempuh perjalanan darat selama 10 jam, melintasi perbatasan Myanmar-Thailand menggunakan 13 armada bus. “Ada berbagai faksi dan kepentingan di Myawaddy, Myanmar. Koordinasi yang dilakukan tidak mudah dan butuh waktu yang cukup lama untuk bisa sampai dan melakukan upaya evakuasi,” paparnya. Sugiono juga menjelaskan bahwa WNI yang berhasil dievakuasi sempat singgah di Mae Sot, Thailand, sebelum akhirnya dipindahkan ke Bangkok untuk dipulangkan melalui Bandara Don Mueang, mengingat keterbatasan kapasitas pesawat besar dari Mae Sot. “Perjalanan dari Mae Sot ke Bangkok memakan waktu 6 jam dengan perjalanan darat,” ungkapnya. Menlu RI tersebut mengapresiasi peran penting yang dimainkan oleh tim gabungan dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon dan Bangkok, serta otoritas Thailand dan Myanmar dalam kelancaran pemulangan ini. “Pemulangan WNI ini sangat berisiko bagi semua pihak yang terlibat, terutama karena ancaman keselamatan selama evakuasi. Namun, karena rasa cinta kepada sesama warga negara dan tanggung jawab terhadap tugas negara, upaya ini dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,” tutur Sugiono. Menlu lebih lanjut mengimbau agar masyarakat yang berencana bekerja di luar negeri untuk berhati-hati dan tidak mudah terpengaruh oleh tawaran pekerjaan yang tidak jelas. “Pastikan menggunakan jalur yang resmi, legal, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Gowa, Politik

Bupati Husniah Dikukuhkan Jadi Warga Kehormatan Divisi Infanteri 3 Kostrad

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Divisi Infanteri (Divif) 3 Kostrad. Pengukuhan ini dilakukan oleh Panglima Divif 3 Kostrad, Mayjen TNI Bangun Nawoko, di Markas Divif 3 Kostrad, Jl. Poros Malino, Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan, pada Selasa (18/3/2025). Dalam sambutannya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari tradisi yang telah lama dijalankan dalam kehidupan keprajuritan Kostrad. Menurutnya, momen ini sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi serta hubungan kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah. “Pengukuhan ini menjadi bagian dari sejarah dan tradisi mulia dalam kehidupan keprajuritan kami. Di mana pun kami berada, kami siap mendukung kebijakan-kebijakan para pemimpin demi kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing,” ujar Mayjen Bangun Nawoko. Panglima Divif 3 Kostrad itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Warga Kehormatan yang telah menerima penghargaan tersebut. Ia berharap dukungan ini dapat memberikan semangat baru dalam pengabdian untuk membangun daerah dan negara. Selain itu, ia mengajak semua pihak untuk terus mempererat hubungan TNI dengan pemerintah daerah serta masyarakat guna menciptakan stabilitas nasional. Sementara itu, Bupati Gowa Husniah Talenrang mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehormatan yang diberikan. Ia berharap sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan TNI akan terus terjalin dengan baik. Saya sangat mengapresiasi Divisi 3 Kostrad atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di wilayah Sulawesi Selatan maupun di tingkat nasional. Pengukuhan ini akan semakin mempererat sinergi kami bersama Divisi 3 Kostrad, khususnya dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI, terutama di wilayah Kabupaten Gowa,” ujar Husniah melalui pesan seluler yang diterima awak media. Bupati Gowa juga menekankan pentingnya kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Menurutnya, melalui acara ini, sinergi antara masyarakat dan TNI semakin diperkuat, dan penghargaan diberikan kepada mereka yang telah memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan daerah dan negara. “Kami berharap hubungan antara pemerintah daerah dan TNI semakin diperkuat demi menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Gowa dan wilayah lainnya,” tutup Husniah.

Uncategorized

Legislator DPRD Makassar Laporkan Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi

ruminews.id, MAKASSAR — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar berinisial AM melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik ke Polrestabes Makassar, usai dirinya viral karena dituduh melakukan penipuan terhadap seorang guru perempuan berinisial IMS. Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, laporan itu dilayangkan langsung oleh legislator AM terkait dugaan pencemaran nama baik. “Iya, sudah melapor di Polrestabes untuk kasus pencemaran nama baik. Yang melapor adalah legislatornya,” kata Kombes Pol Arya Perdana saat dikonfirmasi, Selasa (18/3/2025).   Hingga saat ini, lanjut Arya, pihaknya belum menerima laporan resmi dari pihak IMS selaku guru yang sebelumnya mengaku menjadi korban.   “Guru tersebut sampai saat ini belum melapor,” jelasnya.   Ia menambahkan, dalam waktu dekat IMS akan dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus ini. “Kita akan memanggil guru tersebut untuk dijadikan saksi,” tambahnya.   Sebelumnya, kasus ini sempat memicu gelombang aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kota Makassar. Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi bersama aktivis mahasiswa menggelar unjuk rasa, Senin (17/3/2025).   Dalam aksinya, mereka menuntut transparansi dan ketegasan DPRD Makassar dalam menyikapi dugaan penipuan dan pemerasan yang melibatkan seorang legislator.   Salah satu orator aksi, Maulana, menegaskan bahwa kasus ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Ia meminta DPRD Makassar dan Partai Golkar, tempat AM bernaung, untuk memberikan sanksi tegas jika terbukti bersalah.   “Jika terbukti bersalah, kami mendesak DPRD dan Partai Golkar untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum tersebut,” teriak Maulana dalam orasinya.   Ia menekankan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap marwah DPRD Makassar agar tetap menjaga integritas di mata publik.   Aksi para demonstran diterima langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Partai Golkar Makassar.   Andi Suharmika menegaskan, proses hukum harus tetap dijalankan dan keputusan bersalah atau tidaknya seseorang harus berdasarkan putusan pengadilan yang inkrah.   “Kami akan menunggu hasil dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Makassar. Jika BK menyatakan terbukti bersalah, Partai akan memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi dan menentukan sanksi,” jelas Suharmika.   Ia juga menegaskan bahwa Partai Golkar tidak akan melindungi kader yang terbukti bersalah, terutama jika berkaitan dengan pelanggaran etika dan hukum.   Terkait pemecatan anggota, Suharmika menegaskan bahwa Partai Golkar memiliki mekanisme yang harus dipatuhi, yakni berdasarkan AD/ART partai dan hanya dapat dilakukan jika sudah ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.   “Kami punya prinsip: prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela. Jika ada kader yang melanggar, tentu ada konsekuensinya,” tutup Suharmika.

Opini

APBN 2025: Mengukir Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Tantangan Global

ruminews.id, – Tahun 2025 menjadi tahun penuh harapan sekaligus tantangan bagi Indonesia. Dengan Presiden Prabowo Subianto memimpin Kabinet Merah Putih, pemerintah menghadapi tugas berat: membangun ekonomi yang berkeadilan di tengah gejolak global, menguatkan daya beli masyarakat, dan mengimplementasikan program-program prioritas tanpa menambah beban kelas menengah ke bawah. “APBN 2025, sebagai kerangka keuangan negara, menjadi instrumen penting untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif. Namun, keberhasilan ini membutuhkan sinergi antara kebijakan ekonomi, komunikasi publik, dan partisipasi aktif masyarakat.” Menangkap Tantangan dan Peluang: Perekonomian global yang diprediksi tumbuh hanya 3,2% pada tahun 2025, dengan inflasi tinggi sebesar 4,5%, menjadi ancaman nyata. Namun, pemerintah optimistis mampu menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5,1–5,5% dengan inflasi terkendali pada 1,5–3,5%. Strategi ini melibatkan penguatan investasi, subsidi yang tepat sasaran, dan inovasi pengelolaan pajak. Pelemahan daya beli masyarakat juga menjadi perhatian. Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, defisit fiskal yang terkendali pada 2,21–2,8% PDB akan membantu menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi kelompok rentan. Selain itu, program-program prioritas seperti ketahanan pangan, digitalisasi layanan, dan pembangunan infrastruktur menjadi pilar untuk mengurangi ketimpangan sosial dan memacu transformasi ekonomi. Dalam konteks teori ekonomi Keynesian yang dikembangkan oleh ekonom Inggris John Maynard Keynes pada tahun 1930-an, disebutkan bahwa sektor swasta dan negara memiliki peran yang penting dalam perekonomian campuran. Dalam hal ini, kebijakan pemerintah yang terangkum dalam APBN dinilai dapat meningkatkan permintaan, mengurangi pengangguran, dan mencegah deflasi. Belanja pemerintah yang proaktif dapat merangsang aktivitas ekonomi dan menciptakan efek multiplikasi pada sektor-sektor strategis seperti manufaktur dan agribisnis, merangsang aktivitas ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan konsumsi. Penyesuaian PPN dari 11% ke 12% menjadi isu yang menjadi perbincangan publik, karena dinilai berdampak besar terhadap keberlangsungan hidup berbagai lapisan masyarakat, baik pengusaha hingga masyarakat umum. Pemerintah dinilai tidak melindungi masyarakat rentan. Padahal sejatinya, hal ini dilakukan untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi dan menjalankan program-program kesejahteraan masyarakat. Pajak akan kembali kepada masyarakat melalui hasil-hasil pembangunan, subsidi, dan sejumlah bantuan sosial pemerintah. Penyesuaian PPN akan diberlakukan pada Januari 2024 untuk seluruh produk barang dan jasa, kecuali bahan pokok. Terkait hal ini, Yusuf Rendy Manilet, ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios), mengapresiasi langkah pemerintah yang berfokus pada subsidi tepat sasaran dan insentif perpajakan untuk sektor produktif. Namun, ia juga mengingatkan bahwa peningkatan tarif PPN harus dilakukan hati-hati untuk menghindari tekanan tambahan pada daya beli masyarakat. Riza Annisa Pujarama, ekonom INDEF menyoroti pentingnya fleksibilitas anggaran selama masa transisi pemerintahan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesinambungan program prioritas. Kunci Keberhasilan: Komunikasi Publik yang Efektif Ilmu komunikasi menjadi kunci untuk menyampaikan manfaat kebijakan kepada masyarakat. Pemerintah perlu memanfaatkan teori Agenda Setting untuk mengarahkan fokus publik pada capaian positif seperti stabilitas harga pangan, subsidi, bantuan sosial, atau pembangunan infrastruktur. Menurut teori Two-Step Flow, keterlibatan tokoh masyarakat, influencer, dan akademisi dapat membangun kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah. Selain itu, kampanye transparansi seperti laporan anggaran terbuka akan memperkuat dukungan masyarakat. Strategi komunikasi ini tak hanya membangun narasi yang inklusif, tetapi juga menepis misinformasi yang kerap muncul di era digital. Dengan mengelola komunikasi secara efektif, pemerintah dapat memastikan kebijakan tidak hanya diterima, tetapi juga dipahami dan didukung oleh masyarakat. Menyeimbangkan Beban dan Kesejahteraan Melalui subsidi yang lebih terarah, seperti energi dan pupuk untuk petani, pemerintah berupaya meringankan beban masyarakat bawah. Program perlindungan sosial seperti BPJS Kesehatan dan Kartu Prakerja juga akan diperkuat untuk menjaga kesejahteraan kelompok rentan. Terlepas dari pro kontra kebijakan yang disusun pemerintah, APBN 2025 adalah gambaran visi besar Indonesia dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. Namun, keberhasilan ini tidak hanya bergantung pada kebijakan fiskal yang strategis, tetapi juga komunikasi yang transparan dan partisipasi aktif masyarakat. Kolaborasi dengan sejumlah Kementerian dan Lembaga dalam menyusun dan mengimplementasikan kebijakan publik yang baik dan efektif juga merupakan langkah yang harus dijalankan. Dengan sinergi ini, Indonesia memiliki peluang besar untuk bertahan dari tantangan global dan melangkah lebih dekat ke status negara berpenghasilan tinggi pada 2045. Kita semua adalah bagian dari perjalanan ini. Sumber : https://opini.kemenkeu.go.id/article/read/apbn-2025-mengukir-strategi-pertumbuhan-ekonomi-di-tengah-tantangan-global

Uncategorized

DPRD Makassar Gelar RDP Bahas Penundaan NIP dan SK PPPK Tahap I

Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Solidaritas Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I, Senin (17/3/2025). Agenda utama rapat ini adalah membahas penundaan penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan Surat Keputusan (SK) secara serentak oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar, Ruslan Mahmud, dan turut dihadiri oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Akhmad Namsum. Dalam pernyataannya, Ruslan Mahmud menegaskan bahwa DPRD terus mendorong percepatan penetapan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) sebagai bagian dari proses legalisasi status kepegawaian para PPPK. “Kami berharap TMT ini bisa segera ditetapkan. Masalah utamanya ada pada TMT dan NIP. Kalau NIP sudah keluar, berarti status mereka sudah resmi. Semua sudah kita usulkan,” ujar Ruslan. Anggota Komisi A DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim, menyebutkan bahwa saat ini regulasi terkait TMT masih dalam proses penyusunan oleh pemerintah pusat. Berdasarkan informasi dari Sekretaris Kementerian, SK pengangkatan PPPK kemungkinan akan diterbitkan pada Oktober 2025. “Kami sudah memanggil BKPSDM, dan regulasi TMT ini masih dalam proses pengaturan oleh pemerintah pusat. Dijanjikan bahwa pengangkatan PPPK akan diproses sekitar bulan Oktober,” jelas Hadi. Lebih lanjut, Hadi memastikan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan anggaran untuk pengangkatan PPPK, sehingga hambatan utama hanya terletak pada regulasi nasional. “Pada prinsipnya, Pemkot tidak menunda proses ini. BKPSDM sudah menyiapkan dana, tinggal menunggu SK dari pemerintah pusat. Kami harap semua bisa bersabar,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala BKPSDM Makassar, Akhmad Namsum, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat guna mempercepat penetapan TMT PPPK. “Kami di BKPSDM tidak tinggal diam dan terus berkomunikasi mengenai TMT ini. Namun, perlu dipahami bahwa ini bukan keputusan Pemkot Makassar, melainkan kebijakan nasional,” tegas Akhmad. Ia pun mengimbau para Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) PPPK untuk bersabar menanti kejelasan regulasi dari pemerintah pusat. “Mari kita tetap bersabar dan menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Ada kemungkinan pengangkatan PPPK dan ASN akan diterbitkan bersamaan pada bulan Oktober,” pungkasnya.

Uncategorized

Sekretariat DPRD Kota Makassar Laksanakan Safari Ramadan di Masjid Baiturrahman

ruminews.id, MAKASSAR — Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Masjid Baiturrahman, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Senin (17/3/2025) malam. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Tim Sekretariat DPRD Makassar dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD, H. Dahyal. Rombongan turut melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjemaah bersama warga sekitar Masjid Baiturrahman. Kehadiran jajaran Sekretariat DPRD disambut hangat oleh pengurus masjid dan masyarakat setempat. Pada Ramadan tahun ini, Sekretariat DPRD Kota Makassar tergabung dalam Tim Safari Ramadan Kelompok V Pemerintah Kota Makassar. Selain melaksanakan ibadah berjemaah, kegiatan ini juga diisi dengan tausiah keagamaan serta penyerahan bantuan kepada pengurus masjid sebagai bentuk dukungan terhadap sarana ibadah dan kesejahteraan umat. Sekretariat DPRD Kota Makassar berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial di Kota Makassar. Melalui Safari Ramadan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat serta nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan keagamaan semakin terjaga di Kota Makassar.

Opini

Puasa Sebagai Obat Stres Kronis

ruminews.id,- Kelenjar adrenal terletak di atas kedua ginjal, satu di setiap sisi tubuh. Bentuknya seperti segitiga kecil dan berfungsi seperti pabrik kecil yang terus bekerja untuk menghasilkan hormon. Saat seseorang mengalami stres, misalnya karena situasi yang mendadak atau tekanan emosional, kelenjar ini akan segera melepaskan hormon seperti adrenalin yang membuat jantung berdetak lebih cepat dan otot-otot siap bekerja. Selain itu, kelenjar ini juga menghasilkan kortisol yang membantu meningkatkan gula darah sehingga tubuh mendapatkan energi tambahan. Namun, jika stres berlangsung terus-menerus atau kronis, kelenjar adrenal akan bekerja terus-menerus tanpa henti. Kondisi ini bisa membuat kelenjar menjadi “lelah”, sehingga pada akhirnya tubuh bisa mengalami masalah seperti kelelahan berlebihan, gangguan tidur, dan penurunan sistem kekebalan tubuh. “Ketika keinginan seseorang tidak terpenuhi, hal ini bisa menimbulkan perasaan kecewa atau frustrasi yang dianggap oleh otak sebagai suatu stres.” Jika seseorang sangat terikat dengan keinginannya, maka apabila keinginan tersebut tidak terpenuhi, dampak stres yang dirasakan bisa jauh lebih intens. Keterikatan yang tinggi membuat otak menafsirkan kegagalan dalam memenuhi keinginan sebagai ancaman besar, sehingga kelenjar adrenal akan mengeluarkan lebih banyak hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Akibatnya, tubuh dapat mengalami peningkatan detak jantung, tekanan darah, serta perasaan cemas dan frustrasi yang berkepanjangan. Keterikatan yang kuat terhadap keinginan juga mencakup hal-hal dasar seperti makan, minum, dan seks. Ketika seseorang sangat bergantung pada pemenuhan kebutuhan tersebut, dan jika kebutuhan itu tidak terpenuhi sesuai harapan, hal ini bisa menimbulkan perasaan frustrasi dan stres. Dengan kata lain, keinginan yang sangat kuat dalam hal-hal dasar sekalipun, jika terganggu, bisa memicu reaksi stres yang serupa seperti ketika keinginan-keinginan lainnya tidak terpenuhi. Selain itu, tekanan emosional atau psikologis seringkali muncul ketika seseorang merasa khawatir tentang berbagai aspek kehidupan, seperti keterbatasan waktu, masalah keuangan, tekanan dalam karier, atau bahkan kehilangan orang yang dicintai. Saat menghadapi situasi seperti ini, tubuh secara alami bereaksi dengan melepaskan hormon stres. Hormon-hormon ini membantu tubuh tetap waspada dan siap menghadapi tantangan. Namun, jika tekanan ini berlangsung terus-menerus tanpa ada waktu untuk pemulihan, stres dapat berubah menjadi beban berkepanjangan yang berdampak buruk bagi kesehatan. Akibatnya, seseorang bisa mengalami gangguan tidur, mudah lelah, sulit berkonsentrasi, daya tahan tubuh menurun, hingga rentan terhadap berbagai penyakit. Dapat kita simpulkan bahwa keterikatan yang berlebihan terhadap keinginan dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami stres kronis, karena mereka terus-menerus merasa cemas, frustrasi, atau takut kehilangan sesuatu yang mereka anggap penting. Oleh sebab itu, dengan belajar mengontrol keinginan dan tidak terlalu terikat padanya, kita bisa menjadi lebih tenang dan mengurangi stres. Ketika seseorang terlalu bergantung pada pemenuhan keinginan tertentu – baik itu dalam hal materi, karier, hubungan, atau bahkan ekspektasi terhadap diri sendiri – mereka cenderung merasa gelisah dan tertekan jika kenyataan tidak sesuai harapan. Sebaliknya, ketika kita bisa menerima bahwa tidak semua hal berjalan sesuai keinginan, tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Kelenjar adrenal tidak akan terus-menerus melepaskan hormon stres. Seorang arif berkata bahwa puasa hati dari hawa nafsu lebih utama daripada puasa perut dari makanan. Ini berarti puasa tidak hanya soal menahan perut dari makan dan minum, tetapi juga tentang mengendalikan keinginan yang lebih dalam, seperti keinginan emosional dan spiritual. Artinya, selain mengontrol kebutuhan dasar, puasa juga mengajarkan kita untuk mengelola keinginan dalam pikiran dan hati – seperti keinginan untuk mendapatkan kepuasan instan, ambisi yang berlebihan, keserakahan, keinginan untuk selalu merasa bahagia, sukses, keinginan untuk diakui, dan bahkan emosi destruktif seperti kemarahan atau iri hati. Karena keterikatan yang berlebihan pada keinginan dalam pikiran dan hati dapat menyebabkan stres kronis. Dengan berpuasa, kita belajar untuk mengontrol kecenderungan pada apa yang kita inginkan, baik kebutuhan fisik maupun keinginan dalam pikiran dan hati. Puasa bisa menjadi salah satu sarana terbaik untuk mengurangi stres, karena esensinya adalah latihan mengontrol keinginan dan keterikatan terhadap hal-hal duniawi. Ketika kita berpuasa, kita belajar untuk menahan diri tidak hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari dorongan emosional seperti kemarahan, kecemasan, dan ambisi berlebihan. Dengan mengurangi keterikatan terhadap keinginan, tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang. Produksi hormon stres berkurang, dan sistem tubuh lebih seimbang. Selain itu, puasa juga melatih kesabaran, keikhlasan, serta penerimaan terhadap keadaan, yang semuanya berkontribusi pada ketenangan batin dan kesehatan mental yang lebih baik. Oleh karena itu, puasa bisa menjadi metode alami untuk mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh. Meskipun puasa memiliki banyak manfaat, termasuk membantu mengatasi stres kronis dan meningkatkan kesejahteraan fisik serta mental, tujuan utamanya tetaplah untuk mengharap ridha Sang Maha Sempurna. Puasa bukan sekadar latihan menahan diri, tetapi juga bentuk penghambaan dan ketaatan, dimana kita berlatih mengendalikan hawa nafsu demi mendekatkan diri kepada-Nya. Dengan niat yang lurus, puasa tidak hanya memberikan ketenangan fisik dan emosional, tetapi juga menghadirkan kedamaian spiritual. Ketika kita berpuasa dengan penuh kesadaran bahwa itu adalah ibadah, hati menjadi lebih ikhlas, jiwa lebih ringan, dan stres pun berkurang karena adanya kepasrahan total kepada kehendak Sang Maha Sempurna. Inilah yang menjadikan puasa bukan hanya sarana mengontrol keinginan, tetapi juga jalan menuju ketenangan sejati dan kehidupan yang lebih bermakna.

Ekonomi, Jeneponto

BPC HIPMI Jeneponto Siap Gelar Muscab untuk Tentukan Kepemimpinan Baru

Ruminews.id, Jeneponto – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Jeneponto bersiap menggelar Musyawarah Cabang (Muscab), sebuah agenda penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Acara ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi daerah. Plt Ketua Umum BPC HIPMI Jeneponto, Ikram Rifqi, dalam konferensi pers di Café Placiuous, Jalan Letjen Hertasning, menegaskan bahwa HIPMI memiliki peran krusial dalam membangun jiwa kewirausahaan di kalangan anak muda. “Kehadiran HIPMI di Kabupaten Jeneponto sangat penting guna membangun jiwa pengusaha muda di daerah. Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menunjang pengembangan ekonomi lokal di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Jeneponto,” ujar Ikram.   Berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan kelancaran agenda ini. Panitia telah menyusun rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh anggota HIPMI serta pemangku kepentingan di Kabupaten Jeneponto. Proses pemilihan Ketua Umum yang baru diharapkan berjalan secara transparan dan demokratis guna melahirkan pemimpin yang berintegritas serta memiliki visi kuat dalam memajukan dunia usaha. Ketua Umum BPC HIPMI Jeneponto yang terpilih nantinya diharapkan mampu meningkatkan peran strategis organisasi dalam mendukung pengembangan wirausaha, terutama bagi generasi muda. Selain itu, kepemimpinan baru juga diharapkan dapat memperkuat jejaring bisnis dan sinergi antaranggota HIPMI, sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan semangat kolaborasi dan visi yang jelas, BPC HIPMI Kabupaten Jeneponto optimis bahwa Muscab ini akan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa organisasi ke arah yang lebih maju. Dukungan dari seluruh anggota serta pemangku kepentingan menjadi faktor kunci dalam mewujudkan HIPMI sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Ikram Rifqi, yang juga merupakan demisioner Badko HMI Sulselbar, dikenal sebagai salah satu kader terbaik HMI serta figur yang berpengaruh di Sulawesi Selatan. Keberadaannya di HIPMI diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi organisasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal maupun regional. Muscab BPC HIPMI Kabupaten Jeneponto bukan hanya sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk merumuskan strategi baru dalam memperkuat peran pengusaha muda sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah.

Gowa, Politik

Dukung Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrim di Gowa, Legislator PAN Jadi Orangtua Asuh Warga Romangloe

ruminews.id, GOWA – Anggota DPRD Gowa dari Fraksi PAN, Faisal Nyengka, mendukung program orangtua asuh dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrim yang menjadi program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin. Dukungan Faisal Nyengka ditunjukkan dengan menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim di Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Dalam kunjungannya di desa tersebut, Sabtu (15/3/2025), Faisal juga membagikan paket sembako kepada warga miskin Desa Romangloe. Faisal Nyengka yang dikenal sebagai legislator dengan kepedulian tinggi terhadap masyarakat bawah mengungkapkan, bahwa pembagian sembako ini adalah bentuk nyata dari komitmennya untuk membantu meringankan beban warga kurang mampu, terutama di daerah yang membutuhkan perhatian lebih dengan sasaran utama masyarakat miskin ekstrim. “Dukungan dari saya bentuk kolaborasi antara eksekutif dan legislatif. Program Gowa Sejahtera yang diaplikasikan dalam bentul orangtua asuh bagi warg miskin ekstrim yang dicanangkan Bupati Gowa sangat positif dan perlu disupport seluruh pihak demi mengentaskan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Gowa,” ujar Anggota Komisi B DPRD Gowa ini saat di konfirmasi awak media. Faisal Nyengka berharap melalui langkah kecil yang dia lakukan, dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Romangloe dan sekitarnya serta menjadi pemicu bagi pihak lain untuk turut serta membantu mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa. “Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Inshaallah saya optimis masalah kemiskinan di Gowa dapat segera teratasi,” paparnya. Sekretaris Desa Romangloe, Jumriati sangat mengapresiasi pembagian sembako yang dilakukan anggota DPRD Gowa, Faisal Nyengka. “Bagi kami ini sangat positif, dan merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam mewujudkan program 100 hari Ibu Bupati Husniah. Seluruh pejabat sampai di tingkat Desa, wajib menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim,” ujar Jumriati. Jumriani menambahkan, melalui program orang tua asuh ini, kesejahteraan warga Romangloe dapat meningkat. “Yang pastinya program orangtua asuh ibu bupati sangat luarbiasa manfaatnya bagi kami aparat desa. Program orang tua asuh ini sangat menunjang dan mendukung penurunan angka kemiskinan di desa, serta mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat,” terangnya. “Saya mewakili pemerintah Desa Romangloe beserta jajaran mengucapkan apresiasi yang tinggi atas diluncurkannya program Gowa Sejahtera atau orangtua asuh bagi masyarakat miskin ekstrim,” tambahnya. Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Bontomarannu, Plt Kepala Desa Romangloe, Sekdes, Kepala Dusun (Kadus), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), staf desa, serta Babinsa yang turut serta dalam mendampingi dan memantau pelaksanaan pembagian sembako. Kegiatan sosial yang dilakukan Faisal mendapat sambutan hangat dari warga yang merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut.

Scroll to Top