Author name: Admin01

Uncategorized

Idris Gelar Reses di Dapil Tamalanrea–Biringkanaya, Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Layanan Publik

ruminews.id, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Idris, melaksanakan Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2024/2025 di enam titik wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Kecamatan Tamalanrea–Biringkanaya. Kegiatan ini berlangsung pada 10–15 Maret 2025, bertepatan dengan bulan suci Ramadan.   Idris menyebutkan, reses merupakan sarana menjaring aspirasi masyarakat secara langsung untuk diteruskan kepada Pemerintah Kota Makassar sebagai pihak pelaksana kebijakan.   “Reses ini bertepatan dengan bulan Ramadan, semoga menjadi ladang ibadah. Aspirasi yang kami terima akan diperjuangkan melalui forum DPRD,” ujar Idris saat menutup reses di Kelurahan Tamalanrea, Sabtu (15/3/2025).   Aspirasi warga, kata Idris, masih didominasi persoalan infrastruktur seperti perbaikan jalan, drainase, penerangan jalan umum, air bersih, pengelolaan sampah, hingga layanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.   Kegiatan reses berlangsung komunikatif dan dihadiri tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, serta perwakilan OPD terkait.

Daerah, Gowa, Pemerintahan

Luncurkan SPPT PBB-P2 2025, Bupati Gowa Ingatkan Pejabatnya Laksanakan Program Orangtua Asuh Bagi Warga Miskin Ekstrem 

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, melakukan launching perdana percetakan massal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2025 di kantor Bappeda, Sungguminasa, Jumat (14/3/2025). Dalam kegiatan ini, Husniah kembali menegaskan dan mengingatkan seluruh pejabat Pemkab Gowa agar benar-benar serius dalam melaksanakan program orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim di Kabupaten Gowa. Pejabat Pemkab Gowa menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim merupakan program prioritas 100 hari pertama pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Gowa periode 2025-2030, Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin. “Pada kesempatan ini, saya kembali mengingatkan kepada kita semua, para pejabat Pemkab Gowa, agar benar-benar serius melaksanakan program 100 hari kerja, yaitu Gowa Bersama dimana yang sangat prioritas adalah menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim dalam rangka mengentaskan kemiskinan ekstrim di Gowa hingga 0 persen,” ujar Ketua DPD Partai Amanat Nasional Gowa ini. Seperti diketahui, pada hari pertamanya berkantor usai sertijab Bupati Gowa, Senin 3 Maret lalu, Husniah langsung meluncurkan program Gowa Bersama yang menjadi program 100 hari kerjanya bersama Darmawangsyah Muin. Gowa Bersama akronim dari Bersih, Cerdas, Sejahtera, Sehat, dan Aman. Gowa Bersih bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan agar tercipta Gowa yang lebih sehat dan nyaman. Gowa Cerdas berfokus pada penyediaan fasilitas pendidikan yang merata dan lebih baik, serta pembiasaan baca Alquran sebelum proses belajar bagi siswa SD dan SMP. Gowa Sejahtera memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan, dengan target mengurangi kemiskinan ekstrem hingga mencapai angka 0 persen. Program yang melibatkan seluruh kepala SKPD ini, untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga miskin ekstrim. Gowa Sehat berfokus pada peningkatan layanan kesehatan yang lebih terjangkau dan berkualitas, dengan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang merayakan ulang tahun, termasuk lansia, serta penanganan masalah stunting. Gowa Aman bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gowa. “Program Gowa Bersama mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Gowa yang lebih baik,” ungkap Husniah Talenrang saat meluncurkan program Gowa Bersama. Khusus untuk program Gowa Sejahtera, wanita pertama yang menjabat sebagai Bupati Gowa ini, meminta seluruh kepala SKPD untuk lebih sering mengunjungi rumah keluarga miskin ekstrem dan menjadi orang tua asuh bagi mereka. Terkait peluncuran perdana percetakan massal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2025, Husniah Talenrang mengimbau kepada seluruh pimpinan SKPD, camat, lurah, dan kepala desa untuk mengajak seluruh aparatnya segera melunasi kewajiban PBB-nya. Ia juga menginstruksikan Badan Pendapatan Daerah dan pihak terkait untuk mempermudah pelayanan PBB, termasuk dalam mekanisme pembayarannya. “Harapan saya agar masyarakat dapat menerima pelayanan prima dan kemudahan dalam pembayaran pajak. Hal ini penting untuk menciptakan keseimbangan antara hak pemerintah dan kewajiban masyarakat dalam membayar pajak,” “Mari bersama-sama gaungkan semangat membayar pajak tepat waktu. Dengan membayar pajak tepat waktu, kita termasuk orang bijak yang mampu mewujudkan pemerintahan yang damai,” tambahnya.(*)

Nasional, Pendidikan

Presiden Prabowo : Tunjangan Guru ASN Kini Langsung dari Pusat, Tak Lagi Lewat Pemda

ruminews.id, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto resmi meluncurkan mekanisme baru penyaluran tunjangan aparatur sipil negara (ASN). Nantinya, tunjangan guru akan langsung disalurkan oleh pemerintah pusat ke rekening guru tersebut. Sebelumnya, tunjangan guru ditransfer melalui rekening pemerintah daerah (pemda). Peluncuran ini dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, pada Kamis (13/03). Ikut hadir Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat peluncuran mekanisme baru penyaluran tunjangan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah langsung ke rekening guru penerima. Sebanyak 1.476.964 guru ASN akan menerima tunjangan langsung ke rekening mereka, sementara 392.802 guru non-ASN juga akan mendapatkan transfer langsung dari Kemendikdasmen. Proses verifikasi dan validasi data terus dilakukan untuk memastikan pencairan dana berjalan lancar dan tepat sasaran. Presiden Prabowo menyambut baik mekanisme baru ini sebagai upaya mengurangi ketidakefisienan dalam birokrasi pendidikan. “Inilah langkah untuk mengurangi ketidakefisienan. Kita harus menghilangkan budaya-budaya yang tidak benar. Kalau bisa dipermudah, mengapa harus dipersulit? Budaya seperti ini harus kita kikis,” tegas Presiden. Selain itu, Presiden menegaskan komitmen pemerintahannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. “Kita akan memperbaiki semua sekolah secepat mungkin. Kita juga akan memasang layar televisi besar di setiap sekolah di seluruh Indonesia serta membangun sekolah berasrama di semua kabupaten. Dalam empat tahun ke depan, saya berharap setiap kabupaten memiliki sekolah berasrama bagi keluarga kurang mampu,” ujar Presiden. Dengan mekanisme baru ini, diharapkan kesejahteraan guru semakin meningkat dan pendidikan di Indonesia semakin maju.

Uncategorized

Ketua DPRD Makassar Dampingi Wagub Sulsel Salurkan Bantuan ke Pekerja TPA Tamangapa

ruminews.id, MAKASSAR — Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, mendampingi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyalurkan ratusan paket sembako dan sarung kepada para pekerja Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, pemangkas pohon, dan penggali kubur di Jalan AMD Borong Jambu, Kecamatan Manggala, Jumat pagi (14/3/2025). Dalam kesempatan tersebut, Supratman dan Fatmawati berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap aspirasi mereka. Ketua DPRD Makassar, Supratman, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pekerja TPA Tamangapa yang berperan besar dalam menjaga kebersihan kota. “Para pekerja di TPA Tamangapa adalah agen perubahan dalam menjaga dan merawat kebersihan Kota Makassar. Sudah sepantasnya kita memberikan apresiasi dan perhatian untuk kesejahteraan mereka,” ujar legislator dari Partai NasDem ini. Kepala UPT TPA Tamangapa, Nasrun, juga mengapresiasi komitmen Fatmawati yang sejak dulu konsisten memperhatikan kebutuhan para pekerja. “Dulu saat masih menjabat Wakil Wali Kota, beliau sudah turun langsung ke sini, berdiskusi dan melihat apa yang kami butuhkan,” ungkap Nasrun. Ia menambahkan, kepedulian Fatmawati sangat luar biasa dan berharap ke depan berbagai persoalan seperti perbaikan infrastruktur dan sarana prasarana bisa segera teratasi. Salah satu penerima bantuan, Ilham, mengucapkan rasa syukur dan doa untuk kesehatan serta keselamatan Fatmawati. “Kami berharap Bu Fatmawati selalu sehat dan dalam lindungan Allah SWT,” katanya. Dalam sambutannya, Fatmawati menegaskan pentingnya peran pekerja TPA dalam menjaga lingkungan Kota Makassar. “Teman-teman di UPT TPA Tamangapa inilah yang menjaga kebersihan kota kita. Mereka punya kerja-kerja hebat yang patut diapresiasi,” ujar Fatmawati. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi semua pihak untuk membangun Kota Makassar dan Sulawesi Selatan. “Merawat kebersamaan, membangun sinergi, dan mengedepankan gotong-royong adalah kunci sukses membangun daerah,” tutupnya.

Jeneponto, Politik

Vonny Ameliani Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga.

ruminews.id, Jeneponto – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Jeneponto melaksanakan program “Gerindra Peduli” di Kelurahan Sidenre Kab Jeneponto, untuk merenovasi rumah warga miskin agar menjadi lebih layak huni. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC Gerindra Jeneponto, Hj. Vonny Ameliani Suardi SE,.M.H. Program ini merupakan wujud kepedulian Partai Gerindra terhadap masyarakat kurang mampu, sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Prabowo, yang saat ini juga menjabat sebagai Presiden Indonesia, menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan tempat tinggal yang layak dan kehidupan yang lebih baik. Hj. Vonny Ameliani Suardi Menambahkan bahwa program ini adalah bentuk nyata dari komitmen Partai Gerindra untuk terus membantu rakyat kecil. “Kami di Gerindra Jeneponto mengikuti arahan langsung dari Bapak Prabowo Subianto, bahwa kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama. Dengan program bedah rumah ini, kami berharap dapat membantu warga miskin mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan sehat,” ujarnya. Salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini. “Terima kasih kepada Partai Gerindra, khususnya Bapak Prabowo Subianto dan Ibu Vonny Ameliani Suardi. Rumah kami kini jauh lebih layak untuk dihuni,” Ucapnya dengan haru. Melalui program “Gerindra Peduli”, Partai Gerindra terus membuktikan keseriusannya dalam memastikan masyarakat, khususnya di daerah-daerah tertinggal, dapat hidup dengan lebih layak dan sejahtera.

Uncategorized

Solidaritas PPPK Tahap I Kota Makassar Gelar Aksi Demonstrasi Tuntut Penyelesaian Masalah NIP dan SK

ruminews.id, Makassar – Perhimpunan Solidaritas PPPK Tahap I Kota Makassar menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Makassar sebagai bentuk protes terhadap surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI yang menyatakan pengangkatan Serentak untuk Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024 akan dilaksanakan pada Maret 2026.   Aksi yang diikuti oleh sekitar 100 orang ini terdiri dari para peserta yang dinyatakan lulus PPPK di berbagai divisi, seperti teknis, guru, dan kesehatan. Mereka mengungkapkan kekecewaan atas penundaan tersebut dan berharap adanya tindakan cepat dari pihak terkait.   Para demonstran diterima oleh Anggota Komisi A DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim, melalui sambungan telepon karena adanya kegiatan reses yang sedang diikuti oleh seluruh anggota DPRD.   Adapun tuntutan yang disampaikan oleh para CASN PPPK dalam aksi tersebut adalah sebagai berikut:   1. Menolak dan membatalkan keputusan Menpan RB terkait TMT Serentak.     2. Mendesak Komisi II DPR RI untuk memanggil kembali Menpan RB dan Kepala BKN RI.     3. Mendesak penertiban penerbitan NIP dan SK sesuai jadwal pada Maret dan April 2025.       Ketua Solidaritas PPPK Tahap I Kota Makassar, Saparuddin Numa, menyatakan bahwa penundaan penerbitan NIP dan SK oleh Menpan RB merupakan sebuah kekeliruan.   “Keputusan Menpan RB ini keliru, terutama terkait kesepakatan yang menyatakan penerbitan NIP akan dilakukan pada tahun 2026,” ungkap Saparuddin, Kamis (13/3/2025).   Saparuddin juga menyoroti pernyataan dari Komisi II DPR RI yang mengatakan bahwa tidak ada kesepakatan dengan Menpan RB mengenai penerbitan NIP dan SK. Oleh karena itu, ia berharap DPRD Makassar dapat menyampaikan tuntutan ini kepada Komisi II DPR RI untuk mendesak agar Menpan RB dan BKN segera menyelesaikan permasalahan ini.   “Kami turun ke DPRD untuk meminta agar pihak DPRD dapat menyampaikan tuntutan ini kepada Komisi II DPR RI, agar Menpan RB dan BKN dipanggil dan segera menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.   Saparuddin juga merujuk pada Pasal 30 Peraturan BKN Nomor 1 Tahun 2019, yang menyebutkan bahwa 30 hari setelah ditetapkan pengusulan NIP, peserta yang dinyatakan lulus tahap satu harus segera diangkat menjadi PPPK.   Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim, menanggapi tuntutan tersebut dengan menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti masalah yang diangkat oleh Solidaritas PPPK. Andi memastikan bahwa Komisi A akan memproses tuntutan ini dan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP).   “Nanti saya akan temui langsung pada hari Senin dan membawa suratnya. Insya Allah kami akan segera menindaklanjuti permasalahan ini dan mengadakan RDP dalam pekan ini,” tutupnya.

Uncategorized

Badan Kehormatan DPRD Makassar Belum Tindak Lanjuti Kasus Pemerasan dan Penipuan yang Melibatkan Legislator AM

ruminews.id, Makassar – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Makassar memberikan respons terkait dugaan pemerasan dan penipuan yang melibatkan salah satu anggota legislatif berinisial AM terhadap IMS (38), seorang oknum guru di Makassar. Namun, hingga saat ini, BK belum mengambil tindakan apapun karena belum ada laporan resmi yang masuk.   Ketua BK DPRD Makassar, William Laurin, menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat bertindak tanpa adanya dasar yang jelas.   “Kami belum bisa mengambil langkah sebelum ada laporan resmi dan bukti yang kuat. Prinsip kami, segala tindakan harus berdasarkan aturan dan mekanisme yang berlaku,” ujar William kepada RumiNews Jumat (13/3) malam.   William menjelaskan bahwa untuk memproses kasus ini lebih lanjut, kedua belah pihak perlu membuktikan kebenaran masing-masing. Jika terbukti ada pelanggaran etik, BK akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang ada.   Sementara itu, Sekretaris Partai Golkar Makassar, Andi Suharmika, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah AM benar merupakan kader partai tersebut.   “Kami sedang mengklarifikasi status AM di Fraksi Golkar. Untuk saat ini, kami tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah hingga ada kepastian hukum,” ungkap Andi.   Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihak yang berwenang untuk mengadili kasus ini adalah pengadilan.   “Kami akan mengikuti perkembangan kasus ini, namun keputusan akhir tetap berada di tangan pengadilan,” tutupnya.

Uncategorized

Pencairan THR 2025 DPRD Makassar Tertahan, Masih Tunggu Petunjuk Resmi dari Pusat

ruminews.id, MAKASSAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar hingga kini belum dapat mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) 2025. Penyebabnya, pemerintah pusat belum menerbitkan petunjuk teknis (juknis) resmi terkait pencairan tersebut.   Wakil Ketua I DPRD Makassar, Andi Suharmika, menegaskan bahwa pencairan THR harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Karena itu, pihaknya masih menunggu regulasi resmi sebelum proses pencairan bisa dilaksanakan.   Sekretaris DPRD (Sekwan) Makassar, H. Dahyal, membenarkan hal tersebut. Ia menyebutkan, keterlambatan pencairan THR tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya sudah terealisasi pada awal Ramadan.   “Biasanya THR sudah cair di awal puasa. Namun hingga hari ini, kami masih menunggu regulasi resminya dari pemerintah pusat,” ujar Dahyal, Kamis (13/3/2025).     Tak tinggal diam, Dahyal mengungkapkan bahwa pihaknya berencana untuk berkonsultasi langsung dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna mempercepat kejelasan juknis tersebut.   “Kami akan segera ke Kemendagri untuk mempertanyakan langsung soal juknis pencairan THR, sekaligus melakukan konsultasi terkait TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) dan regulasi lainnya,” ungkapnya.     Mengenai besaran yang akan diterima, Dahyal menjelaskan bahwa nilai THR bagi anggota DPRD akan disesuaikan dengan gaji pokok dan tunjangan masing-masing.   “Nominal THR anggota DPRD sama dengan pegawai pada umumnya, tergantung gaji dan tunjangan yang diterima. Rata-rata gaji anggota DPRD Makassar berkisar Rp4-5 juta, sehingga kemungkinan nilai THR juga berkisar di angka tersebut,” terangnya.   Adapun untuk pimpinan DPRD, perhitungan THR turut memperhitungkan tunjangan istri dan anak, sehingga besaran yang diterima akan bervariasi sesuai kondisi masing-masing anggota dewan.   “Setiap anggota menerima nominal yang berbeda, menyesuaikan status pernikahan dan tunjangan yang ada,” tambah Dahyal.   DPRD Makassar berharap petunjuk teknis dari pusat bisa segera diterbitkan, agar pencairan THR dapat dilakukan sebelum Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah tiba.   “Kami berupaya agar hak-hak anggota dewan dapat tersalurkan tepat waktu, sehingga mereka juga bisa menyambut Lebaran dengan tenang,” tutup Dahyal. (*)

Uncategorized

Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Makassar Dipotong 50 Persen

ruminews.id, Makassar – Anggaran perjalanan dinas DPRD Makassar akan mengalami pemotongan sebesar 50 persen. Pemotongan ini merupakan dampak dari efisiensi anggaran yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo beberapa waktu lalu. Sekretaris Dewan DPRD Makassar, Dahyal, mengungkapkan bahwa perjalanan dinas bagi Pemerintah Kota Makassar dan DPRD menjadi sektor yang paling terdampak dari kebijakan efisiensi tersebut. “Sejak awal tahun, kami sudah mulai melakukan efisiensi, dan kali ini fokusnya pada perjalanan dinas. Bahkan, untuk asistensi DPRD 2025, anggaran perjalanan dinas sudah dipangkas,” ungkap Dahyal saat diwawancarai, Rabu (12/3/2025). Dahyal menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait item-item yang akan dikenakan efisiensi lebih lanjut. “Begitu Instruksi Presiden (Inpres) mengenai efisiensi ini terbit, kami langsung memotong anggaran perjalanan dinas sebesar 50 persen. Kami juga akan berdiskusi dengan Kemendagri mengenai hal-hal yang perlu diefisiensikan sebelum ditetapkan secara final oleh Pemerintah Kota,” ujarnya. Selain itu, Dahyal menyebutkan bahwa pihaknya akan mempertanyakan kepada Kemendagri apakah reses dewan juga akan terdampak oleh kebijakan efisiensi tersebut. “Reses tetap dilaksanakan, namun kami akan menanyakan kepada Kemendagri apakah reses juga termasuk dalam item yang akan dipotong atau ada kebijakan lain,” katanya. Dahyal juga mengungkapkan bahwa anggaran uang transportasi untuk anggota dewan mengalami penurunan. Tahun ini, uang transportasi yang diterima anggota dewan berkurang dari Rp100.000 menjadi Rp50.000. “Uang transportasi untuk dewan memang berkurang tahun ini. Tahun lalu, kami masih menerima Rp100.000, namun kini hanya Rp50.000, karena standar biaya satuan untuk wilayah Sulsel, termasuk Pemprov, hanya sebesar itu,” tambahnya. Ketua Komisi D, Ari Ashari Ilham, juga menyoroti dampak efisiensi terhadap perjalanan dinas di DPRD. Menurutnya, kebijakan ini perlu dicari solusinya, mengingat kegiatan seperti perjalanan dinas dan Focus Group Discussion (FGD) menjadi yang paling terpengaruh. “Efisiensi ini sangat terasa, terutama bagi DPRD, karena berbagai kegiatan seperti perjalanan dinas dan FGD terpotong. Kami perlu mencari solusi agar SKPD dan DPRD tetap bisa melakukan studi banding dengan daerah lain,” katanya. Ari menegaskan pentingnya studi banding bagi SKPD dan DPRD untuk mempelajari solusi atas masalah yang dihadapi dan untuk mendapatkan inspirasi dari daerah yang lebih maju. Ia berharap kebijakan efisiensi tidak menghalangi upaya tersebut. “Efisiensi memang harus dilakukan, tetapi kita tidak bisa memungkiri bahwa studi banding itu penting untuk mengatasi kendala dan mencari inspirasi dari kota-kota yang lebih maju,” tutupnya.

Gowa, Politik

Peduli Warga Miskin Ekstrem, Taufik Surullah Turun Langsung Berbagi di Gowa

ruminews.id, GOWA – Ramadan 1446 Hijriyah penuh berkah bagi politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Gowa, Taufik Surullah. Sebab Ramadan kali ini, adalah tahun pertama Taufik menjabat Wakil Ketua DPRD Gowa. Menjalani Ramadan dengan rezeki jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Gowa, Taufik merasakan perbedaan yang luar biasa. Karena itu, dia ingin berbagi lebih banyak karena telah mendapat kesempatan emas untuk memperbanyak amal dan menebar kebaikan. Di hari ke-11 Ramadan 1446 Hijriyah, Taufik Surullah menunjukkan kepeduliannya dengan membagikan paket sembako kepada warga kurang mampu di sejumlah wilayah di Kabupaten Gowa. Selain itu, dia juga memberikan santunan kepada keluarga miskin ekstrim. Menyantuni keluarga miskin ini sesuai perintah dari Ketua DPD PAN Gowa yang juga Bupati Gowa, Husniah Talenrang. “Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang berbagi dan membantu sesama yang membutuhkan. Saya merasa bersyukur bisa berbagi sedikit rezeki dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan, apalagi di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Taufik usai membagikan sembako di  Kecamatan Somba Opu, Selasa (11/3/2025). Kesempatan berbagi ini juga dimanfaatkan Taufik untuk mendata warga miskin ekstrim di Gowa, khususnya di Kecamatan Somba Opu yang merupakan daerah pemilihannya. “Pendataan ini penting agar bantuan tepat sasaran ke warga yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. Ia berharap, langkah-langkah tersebut bisa meringankan beban hidup masyarakat yang paling membutuhkan. Semangat kepedulian ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat Gowa yang merasa sangat terbantu dengan adanya inisiatif dari Taufik. “Alhamdulillah, sangat terbantu sekali dengan bantuan sembako dan santunan ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan Pak Taufik dan keluarga,” ujar salah seorang penerima manfaat di Kecamatan Somba Opu. Taufik Surullah berharap, kegiatan amal ini bisa menjadi contoh bagi yang lainnya untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh rahmat. Sebagai wakil rakyat, ia berkomitmen untuk terus berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Gowa. Dengan semangat berbagi ini, Taufik Surullah tidak hanya menebar kebaikan selama bulan Ramadhan, tetapi juga menunjukkan bahwa tugas seorang wakil rakyat bukan hanya tentang membuat kebijakan, tetapi juga turun langsung membantu warganya yang membutuhkan. “Kegiatan berbagi di bulan ramadhan untuk rumah tangga sasaran kurang mampu, utamanya ibu hamil dan menyusui, selain berbagi dibulan Ramadan ini tujuannya memberikan makanan bergizi dan menjadi orang tua asuh bagi warga kurang mampu sebagai upaya mencegah stanting,” tutupnya.

Scroll to Top