Author name: Admin01

Makassar

Keluarga Besar KCN Gelar Milad ke-31 dan Halal Bihalal, Rayakan Tiga Dekade Lebih Pengabdian

Ruminews.id, Makassar — Keluarga Besar Kharisma Cocos Nucivera (KCN) sukses menggelar perayaan Milad ke-31 sekaligus Halal Bihalal dengan tema “Merawat Setiap Generasi, Merayakan Kebersamaan: 31 Tahun KCN Mengabdi”, yang berlangsung di Aula SMA Negeri 12 Makassar, Sabtu (26/4). Acara berlangsung meriah dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Hj. Fatmawati Rusdi, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Fauzi Andi Wawo, Ketua DPRD Kota Makassar Supratman, Pendiri KCN Sularman Ali Arif, serta berbagai tamu undangan dari kalangan alumni, pembina, dan anggota aktif KCN. Dalam sambutannya, Purnabakti KCN Tahun 1996 sekaligus Pendiri KCN, Sularman Ali Arif, menekankan pentingnya perjalanan panjang yang telah dilalui bersama KCN. “Melalui KCN, kita telah berproses bersama untuk meraih kesuksesan di berbagai bidang. Semoga pertemuan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun KCN menjadi lebih baik ke depan,” ungkapnya. Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, juga turut memberikan sambutan penuh apresiasi. Ia menyampaikan rasa bangga atas keberlangsungan KCN yang mampu bertahan dan berkembang selama lebih dari tiga dekade. “Malam ini kita merayakan hari jadi KCN ke-31, sebuah perjalanan panjang yang telah berhasil merawat generasi dan menjaga semangat kebersamaan. KCN telah diisi oleh orang-orang hebat yang memberi warna dalam pembangunan karakter generasi muda,” tuturnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Makassar, Hj. Fatmawati Rusdi, mengapresiasi peran KCN dalam membina generasi muda. “Inilah cerminan sejati Gerakan Pramuka. Dengan pembinaan dari Keluarga Besar KCN dan Gugus Muda, Gerakan Pramuka Makassar mampu terus berkembang. Di tengah berbagai tantangan zaman, Pramuka menjadi benteng untuk membentuk karakter generasi muda yang kuat dan berintegritas,” ujarnya. Acara semakin semarak dengan penampilan Sanggar Seni KCN yang membawakan tarian tradisional ‘Magello’ dari Toraja. Persembahan budaya ini tidak hanya memeriahkan suasana, tetapi juga menjadi simbol komitmen KCN dalam melestarikan kekayaan budaya nusantara. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga menyerahkan cinderamata kepada individu-individu yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan dan perkembangan KCN. Puncak acara ditandai dengan penampilan spesial dari musisi nasional Fadli, vokalis grup band Padi. Dengan suara khasnya, Fadli membawakan sejumlah lagu yang membawa suasana menjadi lebih hangat dan penuh kegembiraan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh tamu undangan. Perayaan Milad ke-31 dan Halal Bihalal KCN ini menjadi momentum istimewa untuk mempererat tali silaturahmi, merefleksikan perjalanan panjang organisasi, serta menumbuhkan semangat pengabdian bagi generasi masa depan.

Hukum & Kriminal, Makassar

Dorong Representasi Perempuan, Syamsuddin Komitmen Libatkan 30% Perempuan dalam Kepengurusan DPC Peradi Makassar

Ruminews.id, Makassar — Keterlibatan perempuan dalam pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Makassar dinilai sebagai faktor strategis dalam memperkuat organisasi. Hal ini ditegaskan oleh Dr. Hj. Sarifa Asrianah, S.H., M.H., Direktur Brillian Lawfirm, yang menekankan bahwa perempuan memiliki peran vital bukan hanya sebagai pengisi kuota, tetapi juga sebagai agen perubahan di dalam tubuh organisasi advokat. Dr. Hj. Sarifa Asrianah menyuarakan pentingnya peran perempuan di jajaran kepengurusan DPC Peradi Makassar. Dukungan kuat juga datang dari calon Ketua DPC Peradi Makassar, Syamsuddin, S.H., M.H., M.M., yang berkomitmen untuk mewujudkan keterlibatan minimal 30% perempuan dalam struktur kepengurusan. Keterlibatan perempuan bukan sekadar memenuhi ketentuan kuota, melainkan untuk menghadirkan ide-ide cemerlang dalam pengambilan keputusan organisasi. Sarifa menyebutkan bahwa kecerdasan emosional, empati, dan cara pandang perempuan yang khas mampu memperkaya dinamika organisasi dan memperkuat posisi Peradi sebagai organisasi profesi yang adaptif dan progresif. Komitmen ini akan diterapkan dalam susunan kepengurusan DPC Peradi Makassar periode mendatang, khususnya setelah proses pemilihan yang akan berlangsung dalam Musyawarah Cabang (Muscab). Pemilihan Ketua DPC Peradi Makassar akan diselenggarakan pada tanggal 28 April 2025, dengan melibatkan seluruh anggota Peradi yang memiliki hak suara. Menurut Sarifa, selama ini peran perempuan dalam profesi advokat masih kerap dianggap sekunder. Padahal, keterlibatan aktif perempuan terbukti mampu membawa perubahan positif, terutama dalam membangun budaya organisasi yang lebih humanis, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat pencari keadilan. Syamsuddin telah menyusun rencana kerja yang memastikan perempuan tidak hanya dilibatkan secara formal, tetapi juga ditempatkan di posisi-posisi strategis dalam kepengurusan. Komitmen ini diharapkan menjadi energi baru yang mampu meningkatkan profesionalisme serta memperluas jangkauan pelayanan hukum kepada masyarakat. “Komitmen ini harus disambut dengan antusias, terutama oleh para advokat perempuan yang akan menggunakan hak pilihnya. Ini adalah momentum penting untuk memastikan suara perempuan terdengar dan berkontribusi aktif dalam membangun organisasi,” ujar Sarifa. Dengan demikian, keterlibatan perempuan dalam struktur DPC Peradi Makassar bukan hanya menjadi keharusan administratif, tetapi juga kebutuhan strategis untuk menghadirkan organisasi yang lebih kuat, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Hukum & Kriminal, Makassar

Senyap Ikadin, Suara Syamsuddin?

ruminews.id, Makassar – Pelaksanaan Musyawarah Cabang II DPC Peradi Makassar tinggal menghitung hari, tepatnya pada tanggal 28 April 2025 bertempat di salah satu hotel berbintang yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan. Dalam Musyawarah Cabang II DPC Peradi Makassar nanti terdapat setidaknya dua agenda penting, diantaranya adalah pemilihan Ketua DPC Peradi Makassar. IKADIN (Ikatan Advokat Indonesia) sebagai salah satu organisasi pendiri Peradi terdata memiliki basis yang mendominasi, sehingga suara IKADIN Makassar dipandang sangat berpengaruh dalam pemilihan Musyawarah Cabang II DPC Peradi Makassar. Tentang desas desus mengenai adanya perpecahan pada IKADIN Makassar, Sekertaris Dewan Penasehat Syamsuddin, S.H., M.H., M.M. memberikan tanggapan “Dapat saya pastikan apa yang terjadi saat ini hanyalah satu dari sekian banyak dinamika dalam berorganisasi, Yang mana jika ada informasi atau isu-issu seperti demikian mungkin saja dimanfaatkan sebagai penggiringan opini oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab” tegasnya. Selanjutnya saat berdiskusi dengan tim redaksi Syam yang didampingi oleh para rekan-rekan advokat menuturkan “Meski sempat menimbulkan gelombang kekecewaan dari para pengurus maupun anggota IKADIN, terkait sikap senyap sahabat saya Ketua DPC IKADIN Makassar yang hingga detik ini belum menyuarakan arah dukungan kepada pihak manapun dalam Muasyawarah Cabang II DPC PERADI Makassar adalah sebuah langkah diplomatis yang perlu kita hormati dalam situasi dilematis seperti ini.” Dalam kesempatan itu Dr. Anzar Makkuasa, S.H., M.H. juga menambahkan “Dukungan yang terus berdatangan menguatkan tim kami, adalah bukti bahwa para kader IKADIN baik kakanda senior maupun adinda rekan sejawat yang sejak dahulu berjuang bersama memelihara serta membesarkan IKADIN Khususnya DPC Makassar (kader tulen IKADIN) tidak akan meninggalkan ataupun mengalihkan kesetiaannya. Apalagi sebagaimana kita ketahui bersama, yang menjadi rival dalam kontestasi ini adalah sosok yang baru saja mendaftarkan diri bergabung sebagai Kader IKADIN beberapa saat sebelum MUSCAB II DPC PERADI Makassar akan dilaksanakan.” Melalui kunjungan silaturahmi bersama tim pemenangan Syam, kami juga bertemu dengan beberapa senior-senior advokat pembesar IKADIN baik domisili daerah maupun di kota Makassar yang telah menyatakan sikap komitmen dan konsisten bersama yang setia, semangat itu menjadi motivasi bagi kita untuk lebih optimal mengawal kemenangan Syam, ujar Anzar Makkuasa “Kader-kader IKADIN adalah pejuang sejati, mereka para petarung cerdas yang rasional tidak akan mudah untuk termakan manipulasi janji apalagi dikelabui. Yang saya pahami hanya sebatas itu, selebihnya kita percayakan kepada mereka agar secara merdeka dalam memberikan hak pilihnya” ucap Syam sambil tersenyum santun saat menutup diskusi singkat itu.

DPRD Kota Makassar

DPRD Makassar Sebut Ranperda Anti-LGBT Pernah Digodok 2023 tapi Ditolak LSM

ruminews.id – Makassar – Wakil Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapempeda) DPRD Kota Makassar Anwar Faruq mengungkapkan Ranperda Anti Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) pernah digodok pada 2023 lalu. Namun Ranperda itu mandek gegara mendapat penolakan dari lembaga swadaya masyarakat (LSM). “Sudah pernah dimunculkan di DPRD cuma masih mendapatkan banyak tantangan dan sekarang dimunculkan kembali dengan bantuan kerja sama eksekutif dalam hal ini Pak Wali,” ujar Anwar kepada detikSulsel, Jumat (25/4/2025). Ketua DPD PKS Makassar ini menyebut penolakan pembahasan Ranperda itu datang dari pihak yang pro terhadap LGBT. Namun dia tidak merinci pihak yang melakukan penolakan terhadap rencana regulasi tersebut. “Masih banyak LSM yang baru aja direncanakan saja mulai menyatakan perlawanannya atau penentangannya terhadap Perda tersebut dari mereka yang pro LGBT,” katanya. Dia memastikan akan mulai menggodoknya kembali tahun ini. Apalagi kini diatensi oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi). Anwar menyebut Ranperda anti LGBT tersebut untuk membatasi ruang gerak para pelaku. Tak hanya dilarang tampil di depan umum, para pelaku juga akan dibina. “Kalau sembunyi-sembunyi lebih parah lagi, kita tidak tahu berapa banyak yang terjangkit LGBT. Maka secara keras harus disampaikan ke masyarakat,” katanya. Dia khawatir jika tidak ada larangan, perilaku menyimpang ini akan makin mewabah. Apalagi sudah ada bukti bahwa penyumbang terhadap HIV/AIDS adalah perilaku penyimpangan seksual. “Kita akan buat perdanya lebih bagus karena dampaknya kalau dibiarkan sangat banyak. Penderita HIV/AIDS didominasi penyuka sesama jenis ini, permintaan miras akan naik, perilaku KDRT akan naik dari perilaku tersebut,” sebutnya. Sebelumnya diberitakan, Appi mendorong pembentukan Perda Anti-LGBT imbas perilaku seksual menyimpang di Makassar. Salah satunya aksi viral 2 pria berciuman di salah satu tempat hiburan malam (THM) Helens Play Mart. “Kami akan mendorong adanya perda LGBT, supaya ini benar-benar, minta maaf yah bukan menyangkut ini itu, tapi kan ini sudah mempertontonkan di muka umum,” kata Appi kepada wartawan, Kamis (24/4). Pemkot Makassar pun telah menutup sementara THM tersebut. THM itu terbukti melanggar perizinan saat Satuan Tugas Pengawas Perizinan melakukan razia di THM Helens Play Mart, Rabu (23/4) malam.

DPRD Kota Makassar

Anggota DPRD Makassar Soroti Penyegelan Tempat Hiburan Malam

Ruminews.id – Makassar – Anggota DORD Kota Makassar menyoroti penyegelan tempat hiburan malam (THM) Helens Play Mart usai inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Pemkot Makassar. Penyegelan tersebut dilakukan akibat Helens terbukti melanggar perizinan karena tak mengantongi Surat Keterangan Penjual Langsung (SPKL) minuman beralkohol (minol) untuk golongan B dan C atau minuman dengan kandungan alkohol di atas 5%. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi A DPRD Makassar, Tri Sulkarnain pertama-tama menyambut positif langkah inisiatif pemkot Makassar dalam menyegel THM yang memang terbukti melanggar. “Saya pikir ini menjadi langkah yang memang seharusnya dilakukan pemkot mengingat kalau THM nya memang bersalah ya harus disegel jangan lagi berikan peringatan,” kata Tri, Kamis (24/4/2025). Dirinya juga menyayangkan bahwa ditemukannya anak dibawah umur yang berada di Helens tersebut. Menurutnya, pemkot perlu penegasan kepada semua THM yang ada di Makassar agar lebih memberikan atensi untuk verifikasi pengunjungnya. “Ini juga saya dengar ada pengunjung di bawa umur, sangat disayangkan kalau hal seperti ini bisa terulang. Pelru lagi penegasan ke semua THM yang ada di Makassar,” ucap Tri. Tri juga menegaskan bahwasanya Pemkot Makassar harus lebih luas menjangkau THM yang bermasalah yang ada di Kota Makassar. “Pemkot jangan tebang pilih THM, banyak di luar sana THM yang bermasalah dan itu perlu di jangaku lebih luas dan dilakukan sidak,” kata Tri.

Hukum & Kriminal, Pangkep

Kebijakan Pusat Dilanggar, HMI Soroti Pengadaan Mobil Mewah Pemkab Pangkep

ruminews.id, Pangkep – Kabid PTKP Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang pangkep, menyoroti pengadaan mobil dinas baru oleh pemerintah kabupaten pangkep, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat. Menurut Indra , langkah Pemkab pangkep yang mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp 7 miliar untuk pembelian sembilan unit mobil dinas menunjukkan, para wakil rakyat tidak memiliki kepedulian terhadap kondisi keuangan daerah dan kesulitan yang dihadapi masyarakat. “Saat pemerintah pusat berusaha melakukan efisiensi anggaran, Pemerintah kabupaten pangkep Tengah justru sibuk mengurus fasilitas mewah untuk kepentingan pribadi. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak mematuhi kebijakan pusat dan lebih mementingkan kenyamanan sendiri dibandingkan kepentingan masyarakat,” tegasnya, “Apakah ini tanda bahwa pemerintah daerah pangkep sedang berseberangan atau tidak patuh terhadap aturan pusat ?Jika mereka benar-benar berpihak kepada rakyat, seharusnya mereka lebih fokus pada kesejahteraan masyarakat, bukan pada pengadaan kendaraan dinas yang tidak mendesak,” lanjutnya. Ia meminta Pemkab pangkep untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan anggaran, terutama di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang sulit. Menurutnya, anggaran tersebut seharusnya dapat dialokasikan untuk program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur, pendidikan, atau bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu. “Kami Himpunan mahasiswa Islam akan terus mengawal kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat. Dan apabila perlu kami akan surati pemimpin pusat melalui jaringan himpunan mahasiswa Islam untuk melihat kondisi pemkab pangkep yang tidak relevan atau tidak sejalan dengan visi pemerintah pusat,” tutupnya.

DPRD Kota Makassar

Fraksi PKS DPRD Makassar Nyatakan Dukungan Penuh Program Appi-Aliyah

ruminews.id – Makassar – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD Kota Makassar menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan mengawal program-program yang dicanangkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham. Anggota DPRD Makassar dari Fraksi PKS, Andi Hadi Ibrahim Baso, menyampaikan bahwa pimpinan dan seluruh anggota fraksinya telah bertemu dengan Wali Kota untuk bersilaturahmi dan mempererat hubungan antara legislatif dan eksekutif. “Kami dari Fraksi PKS sepakat untuk mendukung program serta kebijakan yang disampaikan oleh Bapak Wali dan Ibu Wakil Wali Kota,” ujarnya di Kantor Wali Kota Makassar, Selasa (22/4/2025). Turut hadir Wakil Ketua DPRD dari PKS, Anwar Faruq, beserta anggota fraksi lainnya. Andi Hadi mengajak seluruh anggota DPRD untuk bersama-sama menyukseskan program-program yang tertuang dalam visi-misi Appi-Aliyah. Ia berharap pertemuan Fraksi PKS dengan Wali Kota ini akan memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan Kota Makassar serta mengawal jalannya pemerintahan. “Intinya, kami mendukung seluruh program pemerintah yang sedang berjalan,” tegasnya. Lebih lanjut, Fraksi PKS juga menyampaikan beberapa masukan terkait kondisi sosial masyarakat dan berbagai permasalahan di Kota Makassar. Mereka berkomitmen untuk memberikan masukan yang konstruktif dan menjadi penyeimbang demi perbaikan Kota Makassar ke depan. Andi Hadi juga menekankan bahwa penggantian seluruh Direksi Perusda adalah langkah yang tepat karena dinilai tidak memberikan kontribusi dividen yang signifikan bagi Kota Makassar. Ia berharap direksi yang baru dapat memberikan kontribusi yang lebih baik. “Seluruh kebijakan untuk perbaikan Kota Makassar, baik infrastruktur maupun peningkatan moralitas, akan kami dukung sepenuhnya,” imbuhnya. Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasinya atas dukungan fraksi-fraksi di DPRD. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam memaksimalkan pelaksanaan program-program pemerintah kota. “Secara bersama kita jalankan visi misi agar hasilnya dapat dinikmati masyarakat Makassar. Kami membutuhkan kerja sama dengan fraksi di DPRD untuk bersama-sama mengawal pembangunan,” harap Appi. Ia menambahkan bahwa dukungan politik dari DPRD melalui konsolidasi dengan Pemerintah Kota sangat penting untuk program pembangunan lima tahun ke depan, termasuk dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. “Saya harap proses ini akan membawa kita pada pembahasan kesejahteraan masyarakat. Ke depan, dalam menjalankan tugas dengan baik, saya membutuhkan dukungan partai politik, serta sinergi antara legislatif dan eksekutif,” pungkasnya.

DPRD Kota Makassar

Ruslan Mahmud Tutup Usia, DPRD Makassar Berduka

ruminews.id – Makassar – Suasana duka menyelimuti Gedung DPRD Kota Makassar. Salah satu putra terbaiknya, H. Ruslan Mahmud, anggota DPRD Makassar, wafat di RS Primaya Makassar akibat penyakit jantung yang dideritanya, Sabtu (19/4) pukul 12.30 Wita. ‎‎H. Ruslan Mahmud dikenal sebagai sosok ayah dan suami yang penuh kehangatan. Ia adalah figur sederhana, yang terbentuk dari perjalanan hidup yang penuh tantangan sejak muda. Semangat juangnya membawanya menapaki dunia politik hingga menjadi kader partai dan kemudian dipercaya rakyat duduk di kursi DPRD Kota Makassar. ‎‎Terjun ke dunia politik, Ruslan Mahmud melihat politik sebagai jalan untuk membahagiakan lebih banyak orang, tak hanya keluarganya dan para karyawan yang ia bantu. Namun pada tahun 2023, ia memutuskan bergabung ke Partai Golkar. Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Ia meyakini bahwa bergabung dengan Golkar akan memberinya ruang yang lebih luas untuk menyalurkan aspirasi rakyat. ‎‎Baru sembilan bulan menjabat sebagai anggota dewan, Ruslan Mahmud menjadikan amanah ini sebagai wadah untuk menuangkan ide dan perjuangannya terhadap masyarakat kecil. Menurutnya, secara ideologi, hampir semua partai memiliki kesamaan. Namun, idealisme dan semangat Perindo sebelumnya dianggapnya lebih realistis dalam menyentuh kepedihan masyarakat, terutama mereka yang menjadi korban ketimpangan. ‎‎Kisah hidup Ruslan Mahmud adalah potret nyata “zero to hero”. Dari kehidupan penuh keterbatasan, ia bangkit dengan bermodalkan pesse nasibawai getteng uang dan tekad yang kuat. Ia pun sering mengingatkan generasi muda untuk selalu menjaga dan merawat relasi sosial dengan siapa pun, kapan pun, dan di mana pun. Baginya, semangat belajar yang tak pernah padam adalah kunci, sebagaimana pesan wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yakni “Iqra” atau “bacalah”. Ayah dari tiga anak ini meninggalkan kesan mendalam, tidak hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi para kolega dan masyarakat yang mengenalnya. ‎‎Ketua DPRD Makassar, Supratman, menyampaikan rasa kehilangan yang sangat mendalam. ‎‎”Hari ini, kita kehilangan saudara, sahabat, sekaligus pejuang rakyat yang telah memberikan banyak kontribusi untuk daerah ini. Almarhum Haji Ruslan Mahmud adalah pribadi bijaksana yang sangat mencintai rakyat dan senantiasa memperjuangkan aspirasi masyarakat. Bahkan hingga tanggal 15 April lalu, beliau masih melaksanakan tugas kunjungan kerja Komisi A ke DPRD Provinsi DKI Jakarta,” ujarnya, di upacara pelepasan jenazah di gedung DPRD Makassar, Minggu (20/4). ‎‎Ia juga menambahkan bahwa almarhum dikenal sebagai figur bersahaja dan sosial, serta menjadi sahabat bagi semua kalangan. Supratman mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Daerah, Makassar

Ketua KKLR Sulsel: Pemimpin Paguyuban Harus Jadi Role Model, Bukan Beban Organisasi!

ruminews.id, MAKASSAR – Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. H. Hasbi Syamsu Ali, MM menyambut baik hasil Musyawarah Daerah (Musda) Badan Pengurus Daerah (BPD) KKLR Kota Parepare. Diketahui, Musda KKLR Parepare yang dirangkaikan dengan Halalbihalal pada Sabtu (19/4) malam berjalan sukses dengan diaklamasinya Ir. H. Kaharuddin Kadir, M.Si sebagai Ketua BPD KKLR Kota Parepare yang baru, menggantikan Dr. H. Iwan Asaad, AP., M.Si. Dalam pernyatannya pada Minggu (20/4/2025), Hasbi megapresiasi Musda KKLR Parepare sebagai salah satu contoh yang diharapkan bisa menginspirasi daerah lain dalam melaksanakan hal serupa. “Alhamdulillah, kami ucapkan selamat karena Musda KKLR Parepare berjalan lancar. Hasil Musda ini ikut mengangkat maruah KKLR, dimana yang terpilih Ketua adalah tokoh masyarakat yang juga Ketua DPRD Parepare saat ini. Kita semua tentu merasa bangga,” ungkapnya. Hasbi kembali menegaskan menegaskan pentingnya karakter kepemimpinan dalam mengelola organisasi paguyuban seperti KKLR yang bersifat inklusif dan dapat merangkul semua kalangan. Ia menjelaskan bahwa konsep “paguyuban” mengandung makna kebersamaan tanpa diskriminasi terhadap latar belakang anggotanya. Menurutnya, paguyuban KKLR harus mampu menjadi wadah yang terbuka bagi semua elemen masyarakat. “Berpaguyuban itu berarti membawa semua orang, apakah dia sekolah atau tidak, pengusaha, birokrat, politisi, atau profesional. Tidak boleh ada yang tertinggal,” ujarnya. Namun demikian, Hasbi menekankan bahwa keterbukaan tersebut harus diimbangi dengan kemampuan pemimpin dalam mengarahkan organisasi agar program-program dapat berjalan efektif. Ia menilai bahwa pemimpin organisasi harus memiliki karakter kuat, visi yang jelas, serta kemampuan menempatkan diri dalam berbagai situasi. “Ketua organisasi itu adalah role model. Ia harus bisa menakar dan memahami dirinya sendiri, serta tidak menjadi beban bagi orang lain,” tambah Hasbi yang juga Ketua Ikatan Alumni Teknik Sipil (IKATSI) Unhas itu. Lebih lanjut, Hasbi mengibaratkan peran dalam organisasi seperti tim sepak bola, di mana terdapat berbagai karakter seperti pekerja, penggagas, operator, hingga pencetak gol. Menurut dia, keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh sinergi antar peran tersebut. “Organisasi itu tidak semuanya harus jadi pencetak gol. Tapi harus tahu kapan harus bicara, kapan harus menenangkan, dan kapan harus beroperasi. Jangan merasa bisa, padahal tidak bisa apa-apa. Itu bisa jadi blunder,” jelasnya. Di akhir pernyataannya, Hasbi mengingatkan bahwa tidak semua orang cocok menjadi pemimpin. “Diperlukan kepekaan, kebijaksanaan, dan kemampuan menempatkan diri agar organisasi dapat berjalan harmonis dan mencapai tujuannya,” pungkas Hasbi. (*)

DPRD Kota Makassar

Kepergian Ruslan Mahmud, Ketua DPRD Makassar Sampaikan Duka Mendalam

ruminews.id – Makassar – Kabar duka datang dari DPRD Kota Makassar. Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Haji Ruslan Mahmud, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Primaya Makassar. Almarhum menghembuskan napas terakhirnya setelah menjalani perawatan selama tiga hari akibat sakit yang dideritanya.   Kepergian Haji Ruslan Mahmud meninggalkan duka mendalam bagi seluruh pimpinan dan anggota DPRD Makassar.   “Kami segenap pimpinan, anggota, dan keluarga besar DPRD Kota Makassar sangat kehilangan sosok Haji Ruslan Mahmud. Beliau sudah seperti keluarga bagi kami, menjadi figur kakak sekaligus orangtua di DPRD Makassar,” ungkap Ketua DPRD Makassar, Supratman.   Ia menambahkan, almarhum dikenal sebagai pribadi yang selalu memberi dukungan dan menjadi pengayom bagi sesama anggota dewan. Sosoknya juga sering memberi nasihat agar roda kepemimpinan berjalan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat.   “Sebagai pimpinan dewan, Pak Haji Ruslan Mahmud sering menasihati kami. Beliau mengayomi saya, seluruh pimpinan, dan para anggota dewan,” tambah Supratman.   Saat ini, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Kompleks Crysant, Makassar. Rencananya, DPRD Makassar akan menggelar upacara pelepasan jenazah pada Minggu pagi, 20 April 2025.

Scroll to Top