Olahraga

Olahraga, Pangkep

dr. Nusawarta : Tonasa Ingin Terus Membangun Bukan Hanya Pabrik, Tapi Juga Manusia dan Lingkungan Yang Kuat

ruminews.id – Pangkep – Pagi itu, matahari menari di atas perbukitan Pangkep, memantulkan cahaya keemasan di antara pepohonan kawasan perumahan karyawan PT Semen Tonasa. Minggu (19/10/2025) menjadi hari di mana ribuan langkah berpadu dalam satu irama: kebersamaan. Lebih dari dua puluh ribu peserta dari anak-anak hingga orang tua, dari karyawan hingga masyarakat sekitar membanjiri jalanan dalam gelaran Fun Walk HUT ke-57 PT Semen Tonasa. Di tengah lautan manusia yang bergembira, ada satu sosok yang memancarkan kehangatan tersendiri: dr. Andi Nusawarta, Komisaris PT Semen Tonasa, tokoh muda yang tak asing di hati warga Pangkep. Dengan senyum yang tak pernah lepas, ia menyapa satu per satu peserta, berbaur tanpa jarak, hingga berpelukan hangat dengan Bupati Pangkep, Dr. Muhammad Yusran Lalogau pemandangan yang menyiratkan kedewasaan dan keindahan sosial yang jarang kita saksikan di tengah hiruk-pikuk politik daerah. Hari itu, langkah-langkah peserta bukan sekadar gerak tubuh, melainkan simbol dari persatuan yang tumbuh di tanah karst Pangkep. Dalam tiap hentakan kaki, terasa denyut kehidupan antara perusahaan dan masyarakat yang saling menopang. “Ini bukan sekadar perayaan ulang tahun perusahaan,” tutur dr. Andi dengan nada penuh makna. “Ini momentum untuk mempererat silaturahmi, menegaskan bahwa Semen Tonasa tumbuh bersama masyarakatnya.” Sebagai komisaris, dr. Andi memandang peran sosial perusahaan sebagai jantung yang menghidupkan roda bisnis. Ia meyakini, kekuatan Tonasa bukan hanya pada mesin-mesin yang berputar, tetapi pada manusia yang saling menguatkan. “Perusahaan besar harus punya hati yang besar pula,” ujarnya lembut. “Kami di Tonasa ingin terus membangun bukan hanya pabrik, tapi juga manusia dan lingkungan yang kuat.” Kegiatan Fun Walk resmi dilepas oleh Bupati Yusran bersama jajaran direksi, komisaris, dan unsur Forkopimda. Rute sejauh lima kilometer melintasi pemukiman karyawan menjadi bukti bahwa Semen Tonasa bukan sekadar berdiri di tengah masyarakat, tetapi tumbuh bersama mereka. “Ini bukan sekadar olahraga,” ujar Bupati Yusran dalam sambutannya, “tetapi cermin dari kedekatan dan kolaborasi sosial antara perusahaan dan warga.” Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Tonasa, H. Anis, mengingatkan bahwa usia ke-57 bukan hanya angka, melainkan perjalanan panjang penuh refleksi. “Kami ingin terus menjaga harmoni antara bisnis dan kehidupan sosial. Karena di balik setiap kantong semen, ada doa, kerja keras, dan kebersamaan.” Dari barisan tamu kehormatan, Komisaris Utama Andi Rio Idris Padjalangi pun menyampaikan pesan mendalam: “Semen Tonasa ini bukan sekadar industri. Ia bagian dari kehidupan kita semua. Jika satu bagian rusak, semua ikut merasakan.” Namun, di antara semua suara yang bergema, sosok dr. Andi Nusawarta menjadi benang merah yang merajut pesan hari itu. Ia berdiri di persimpangan antara dunia industri dan nurani sosial menjembatani kepentingan ekonomi dengan kemanusiaan, menghadirkan wajah kepemimpinan yang inklusif dan penuh empati. Dan ketika ribuan langkah itu berhenti di garis akhir, yang tersisa bukan sekadar napas terengah, melainkan rasa syukur. Di bawah langit Pangkep yang biru, tersimpan pesan sederhana namun abadi: Bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari kokohnya beton, melainkan dari hati-hati yang saling terhubung. Selama 57 tahun, PT Semen Tonasa telah menjadi lebih dari sekadar pabrik ia adalah denyut kehidupan, simbol perjuangan, dan rumah bagi harapan ribuan keluarga. Seperti yang diucap dr. Andi Nusawarta di akhir kegiatan, “Kekuatan kita bukan pada mesin, tetapi pada manusia yang saling menopang.” Dan pagi itu, Pangkep membuktikan: di setiap langkah bersama, Tonasa bukan hanya membangun semen ia membangun kebersamaan.

Jakarta, Nasional, Olahraga

Usai Kekalahan dari Irak, Asnawi Kenang Shin Tae-yong: “Rindu yang Tak Pernah Padam

ruminews.id – Jakarta, 12 Oktober 2025 – Langit seolah ikut mendung usai Timnas Indonesia menelan kekalahan pahit dari Irak pada laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Di tengah hiruk-pikuk kritik dan kecewa, sebuah unggahan dari sang kapten, Asnawi Mangkualam, membelah keheningan media sosial bukan dengan kata-kata, melainkan dengan gambar yang berbicara lebih dalam dari seribu kalimat. Sebuah foto lama. Asnawi berdiri gagah di lapangan, senyum menembus kamera, di sampingnya sosok yang begitu dirindukan publik sepak bola tanah air Shin Tae yong, sang arsitek yang pernah menanamkan semangat juang tanpa gentar pada skuad Garuda. Unggahan itu seolah membuka kembali lembaran masa lalu: masa ketika Indonesia berlari tanpa takut, berjuang tanpa pamrih, dan mencatat sejarah di bawah tangan dingin pelatih asal Korea Selatan itu. Namun, tak butuh waktu lama hingga kolom komentar menjadi lautan emosi. Ratusan, bahkan ribuan suara tumpah ruah ada yang menyesali, ada yang merindu, ada pula yang marah. Salah satu komentar yang paling banyak disorot datang dari akun @riosaputraa_01 yang menulis lantang: “Kembalikan Coach STY!” Komentar itu menjadi gema, menyuarakan rasa yang sama di hati banyak pendukung Garuda rindu akan sosok yang pernah menyalakan api keberanian dalam dada para pemain muda. Asnawi  tanpa berbicara: tentang kehilangan, tentang kenangan, dan tentang cinta yang belum usai antara tim nasional dan pelatih yang pernah membuat bangsa ini bermimpi tinggi. Kini, publik menatap ke depan dengan mata yang sama berharap, meski kecewa. Sebab, dalam sepak bola, seperti dalam cinta, kekalahan tak selalu akhir. Kadang, ia hanyalah jeda sebelum pertemuan yang lebih indah.

DPRD Kota Makassar, Olahraga

Asnawi Cup 2025 Meriah, Supratman Dukung Jadi Agenda Tahunan Kota Makassar

ruminews.id – MAKASSAR — Bintang PSM Makassar, Asnawi Mangkualam, kembali menyapa publik Kota Daeng lewat turnamen Asnawi Mangkualam Cup 2025 yang digelar di Lapangan Kampus UPRI, Jalan Nipa-Nipa, Minggu (5/10/2025). Laga pamungkas turnamen ini berlangsung meriah. Ribuan warga memadati tribun sederhana untuk menyaksikan pertandingan final yang turut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) bersama istrinya Melinda Aksa, serta Ketua DPRD Makassar Supratman. Appi dan Supratman tampak akrab berbaur dengan penonton, meladeni swafoto, sekaligus memberikan dukungan bagi para pemain muda. Sorak-sorai penonton semakin menggema ketika Asnawi turun langsung ke lapangan bersama. Sementara itu, Ketua DPRD Makassar Supratman menegaskan dukungan penuh DPRD terhadap kegiatan olahraga seperti Asnawi Cup. “Sepak bola bukan hanya olahraga, tapi juga sarana pembinaan anak muda agar disiplin dan berprestasi. Harapan saya, turnamen ini bisa jadi agenda rutin di Makassar,” tegasnya. Sementara Asnawi sendiri mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat. “Alhamdulillah, turnamen berjalan lancar. Saya senang melihat semangat adik-adik dan dukungan warga. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih meriah,” kata Asnawi.

Bone, Daerah, Makassar, Olahraga, Pemerintahan, Uncategorized

Ketua KONI Sulsel Diperiksa Kejati, Dana Hibah Rp17,5 Miliar Jadi Sorotan

ruminews.id, Makassar – Ketua KONI Sulsel sekaligus Wakil Ketua II DPRD Sulsel, Yasir Machmud, menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel terkait penggunaan dana hibah Rp17,5 miliar tahun anggaran 2024. Dana tersebut diperuntukkan bagi persiapan kontingen Sulsel menuju PON XXI Aceh–Sumut 2024. Yasir mengaku telah memberikan klarifikasi bersama sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) serta menyerahkan dokumen penggunaan anggaran. Ia merinci sekitar Rp16,6 miliar digunakan untuk tiket, peralatan, training centre, vitamin, pengobatan, hingga uang saku atlet. Sedangkan Rp900 juta dipakai untuk operasional KONI. Adapun anggaran Rp14 miliar dikelola langsung oleh Dispora Sulsel untuk akomodasi dan transportasi kontingen. “Kami sudah jelaskan semua penggunaan anggaran, fokus kami hanya agar atlet tampil maksimal di PON,” tegas Yasir, Senin (22/9/2025). Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi, membenarkan proses penyelidikan atas dana hibah tersebut masih berjalan. Beberapa pengurus cabor juga dimintai keterangan untuk memastikan penggunaan anggaran sesuai aturan. Sebelumnya, KONI Sulsel mengajukan Rp35 miliar, namun hanya menerima Rp17,5 miliar sesuai Peraturan Gubernur Sulsel Nomor 16 Tahun 2024. Profil Singkat Yasir MachmudYasir lahir di Watampone, 1 Februari 1983. Ia berkarier sebagai pengusaha sebelum terjun ke politik bersama Partai Gerindra pada 2013. Pada Pemilu 2024, ia terpilih sebagai anggota DPRD Sulsel dan kini menjabat Wakil Ketua II. Selain itu, ia juga menjabat Ketua KONI Sulsel (2022–2026), Ketua Repnas Prabowo–Gibran Sulsel, serta aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan olahraga.

Daerah, Makassar, Olahraga, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintahan

Pemkot Makassar Sediakan 6 Mobil untuk Suporter PSM ke Parepare

ruminews.id, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, kembali menunjukkan dukungan penuh bagi tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan, PSM Makassar. Menjelang laga bergengsi kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (21/9/2025) pukul 20.00 Wita, Pemkot menyiapkan enam unit bus dan mobil khusus untuk mengangkut rombongan dari Makassar, dan para suporter fanatik yang tergabung dalam komunitas Balaikota Mania (The Batman). Dukungan penuh Pemkot ini diharapkan dapat menambah semangat PSM Makassar dalam menghadapi laga sarat gengsi tersebut. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan akan hadir langsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, untuk memberikan dukungan penuh kepada PSM Makassar saat menjamu Persija Jakarta. Munafri menyebut, kehadirannya menjadi wujud nyata dukungan Pemkot Makassar kepada Pasukan Ramang yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi di awal musim. “Sebagai bentuk dukungan kepada para pemain PSM, Insya Allah saya akan hadir langsung di Gelora BJ Habibie memberikan support. Saya akan hadir bersama penggemar PSM,” ujarnya, Kamis (18/9/2025). Tak hanya datang sendiri, mantan Chief Executive Officer atau CEO PSM itu juga memboyong komunitas Balaikota Mania (The Batman), suporter fanatik yang akan mendampingi perjalanan PSM di laga sarat gengsi pekan ini. “Ada mobil sudah disiapkan 6 bus tambah juga mobil Satpol PP, untuk suporter, pendukung, rombongan dari Makassar menuju Parepare,” tuturnya. Sebagai langkah awal, Munafri menunjukkan dukungan nyata untuk PSM Makassar dengan menyambangi markas klub yang terletak di Jalan Balai Kota, tak jauh dari Museum Kota Makassar. Ia melihat PSM Store resmi dibuka kembali di Jalan Balaikota No. 11. Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk perhatian pemerintah kota terhadap tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan tersebut. Dalam kunjungan itu, Munafri yang akrab disapa Appi bertemu langsung dengan manajemen klub, jajaran CEO PSM, serta perwakilan suporter. Ia meninjau berbagai persiapan tim menjelang laga Super League, termasuk melihat langsung atribut dan kostum atau jersey terbaru yang akan digunakan Pasukan Ramang musim ini. “Kostumnya bagus, (bagus sekali). Tapi kalau jersey-nya bagus, prestasinya juga harus bagus, akan menang,” kata Appi, sembari memuji desain baru kostum kebanggaan PSM. Tak hanya soal kesiapan tim, Appi juga mengungkapkan rencana besar Pemkot untuk mendukung infrastruktur sepak bola di Makassar. Ia menyebut pemerintah kota telah menyiapkan rencana pembangunan stadion baru yang terletak di kawasan Untia, diharapkan bisa mulai dianggarkan pada 2026. “Kalau stadionnya, Insha Allah mudah-mudahan penganggarannya 2026, dikerjakan 2027 sudah bisa. Stadion kapasitasnya mungkin sekitar 15–20 ribu penonton, tapi yang penting nyaman dan representatif,” jelasnya. Munafri menambahkan, stadion tersebut diharapkan menjadi rumah baru bagi PSM sekaligus ikon kebanggaan masyarakat Makassar. Kehadiran Wali Kota di markas PSM disambut hangat oleh manajemen dan suporter. Mereka menilai kunjungan ini memberi semangat tambahan bagi tim jelang laga penting kontra Persija Jakarta sekaligus menjadi simbol kuatnya kolaborasi Pemkot dengan klub sepak bola tertua di Indonesia tersebut. Sedangkan, Ketua Balaikota Mania, Arwin Malik, mengatakan rombongan suporter akan berkumpul terlebih dahulu di Lapangan Karebosi pada pukul 12.30 WITA, sebelum bersama-sama berangkat memberikan dukungan langsung kepada Pasukan Ramang. “Rombongan suporter akan terlebih dahulu berkumpul di Lapangan Karebosi, pada pukul 12.30 WITA, sebelum bersama-sama berangkat menuju Parepare,” ujarnya. Ditambahakan, mobil disiapkan oleh Pemerintah Kota, bagi suporter PSM menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah kota dan masyarakat pecinta sepak bola untuk memberikan dukungan penuh kepada PSM Makassar. “Ini bentuk sinergi pemerintah kota dan masyarakat pecinta sepak bola untuk mendukung langsung PSM Makassar,” jelasnya. Diketahui, laga bergengsi PSM melawan Persija Jakarta, tampak seru. Pertemuan klasik dua klub besar ini menjadi sorotan, bukan hanya karena memperebutkan tiga poin penting di ajang Super League 2025/2026, tetapi juga sarat gengsi dan rivalitas panjang. Atmosfer panas mulai terasa jelang kick-off, terlebih catatan pertemuan kedua tim menunjukkan PSM dalam posisi inferior, hanya satu kali menang, dua kali imbang, dan dua kali kalah dari Persija dalam lima laga terakhir Liga Indonesia. Meski demikian, kemenangan tetap menjadi target utama Pasukan Ramang. Tiga poin di kandang akan sangat berarti untuk keluar dari zona degradasi sekaligus mengurangi tekanan di awal musim.

Nasional, Olahraga, Pemerintahan, Politik

Erick Thohir Dilantik Jadi Menpora: Energi Baru untuk Pemuda dan Olahraga Indonesia

ruminews.id, Jakarta – 17 September 25, Presiden RI Prabowo Subianto melantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu (17/9/2025). Erick Thohir menggantikan Dito Ariotedjo yang dicopot pada Senin (8/9/2025) lalu, sehingga posisi Menpora sempat kosong selama satu pekan yang lalu. Pelantikan ini berlangsung berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Tahun 2024-2029 yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti. Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” Ujar Erick di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu 17/09/2025 Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” tegasnya. Setelah itu, para menteri yang baru saja dilantik bersamaan menandatangani berita acara satu per satu. Acara pelantikanpun kemudian ditutup dengan pengumandangan lagu Indonesia Raya serta ucapan selamat dari Presiden RI dan para Menteri Kabinet Merah Putih yang sempat hadir. Sebelumnya, Erick Thohir menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak tahun 2019. Erick juga punya pengalaman panjang di dunia olahraga, salah satunya dengan menjadi Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Selain Erick Thohir, Presiden Prabowo juga melantik Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta sejumlah pejabat lainnya. Penulis: Randi. M

Bone, Daerah, Olahraga

Dalam rangka menyambut HUT RI,DPK KNPI Gelar Turnament Badminton Se-Camara

DPK KNPI Gelar Turnament Badminton Se-Camara (CAMBA,MALLAWA,CENRANA) Di Aula kecamatan Camba (6/08/205) firdaus sebagai ketua panitia,mengungkapkan bahwa kegiatan ini ikuti oleh peserta dari camba,cenrana & mallawa “kegiatan ini di bagi menjadi dua kategori dari ganda putra,di antaranya kategori A & B,Di kategori A terisi sebanyak 12 pasang sedangkan di B sebanyak 20 pasang,terlepas dari itu kami jga membuka untuk ganda putri,antusias peserta untuk mengikuti kegiatan ini patut di apresiasi ”ungkapnya lebih lanjut,ryaas mahendrat ketua umum DPK KNPI kecamatan camba,mengatakan ini adalah ruang untuk mempererat silaturahim. “harapanya dengan terlaksananya kegiatan ini semoga mampu menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat antar pemain,mengasa kemampuan serta menjadi ajang harmonisasi hubungan,terimakasih kami ucapkan untuk seluruh peserta serta elemen masyrkt yang tidak henti-hentinya mensupport sehingga kegiatan ini berlangsung kembali yang sempat di laksanakan pada tahun 2019 silam”..tutupnya

Daerah, Jakarta, Olahraga, Pemerintahan

Wali Kota Munafri Percepat Pembangunan Stadion Untia, Studi Lapangan ke JIS

ruminews.id, JAKARTA – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan komitmen kuat dalam percepatan pembangunan Stadion Untia, di Kecamatan Biringkanaya. Hal ini ditandai dengan dilakukannya studi lapangan ke Jakarta Propertindo (Jak Pro) atau Jakarta International Stadium (JIS) bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menjadi leading sector pembangunan stadion, Rabu (30/7/2025). Turut hadir dalam kunjungan ini, Sekda Kota Makassar A. Zulkifly Nanda, Kepala Dinas PU Zuhaelsi Zubir, Plt Kepala Dinas Penataan Ruang Fuad Azis, Kepala Bapenda Andi Asminullah Azis. Kemudian, Kepala Bappeda Muhammad Dahyal, Kepala DLH Helmy Budiman, Kepala Dinas Perdagangan Evi Aprialty, serta Ketua Tim Ahli Pemkot Makassar Hudli Huduri, Prof. Dr. Nurlina Zubair. Rombongan diterima langsung oleh Direktur Proyek JIS dari Jakpro, Iwan Takwin, bersama Head of SBU JIS Shinta Syamsu Arief, serta jajaran direksi JIS lainnya. Dalam keterangannya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk membangun Stadion Untia sebagai pusat pengembangan kawasan ekonomi baru di Kota Makassar. Munafri menyebut bahwa kunjungan ke JIS dilakukan untuk tujuan utama, memperdalam proses perencanaan pembangunan stadion dan belajar dari pengalaman Jakarta dalam membangun infrastruktur berskala besar dan berstandar internasional. “Ada dua hal utama mengapa kami datang ke sini. Pertama, kami sedang dalam proses membangun stadion sepak bola yang akan menjadi trigger atau pemicu tumbuhnya kawasan ekonomi baru di Kota Makassar,” ungkap Munafri. Ia menjelaskan, atmosfer sepak bola yang sangat kuat di Kota Makassar menjadi salah satu alasan strategis pembangunan stadion ini. Meski kapasitasnya kelak hanya sekitar seperempat dari JIS. Sehingga stadion Untia yang direncanakan ini akan menjadi ikon baru kota dan diharapkan mampu memenuhi standar internasional. “Kami targetkan kapasitasnya di angka 15.000 sampai 20.000 kursi. Tapi yang lebih penting dari itu, kami ingin stadion ini memenuhi kaidah dan regulasi internasional agar bisa digunakan di semua level pertandingan, baik nasional maupun internasional,” lanjutnya. Appi juga mengapresiasi Jakarta International Stadium sebagai infrastruktur modern yang dibangun dengan desain canggih, bahkan berhasil diselesaikan di tengah tantangan besar pandemi COVID-19. Menurutnya, JIS adalah contoh konkret bagaimana infrastruktur modern bisa dibangun di tengah tantangan besar. “Kami ingin pelajari bagaimana perencanaan, manajemen risiko, dan eksekusi proyek stadion yang dilakukan dengan baik di sini,” kata politisi Golkar itu. Stadion Untia, menurut Munafri, bukan hanya proyek olahraga semata. Pemerintah Kota Makassar menjadikan proyek ini sebagai katalisator tumbuhnya pusat ekonomi baru di bagian timur kota, termasuk dengan merancang kawasan komersial dan UMKM yang terintegrasi. Dalam kunjungan ini, Wali Kota juga menyampaikan bahwa tahapan perencanaan teknis Stadion Untia akan dimulai pada akhir 2025. Dokumen seperti FS, DED, Amdal, Amdalalin, hingga sertifikasi lahan tengah dirampungkan agar proses groundbreaking bisa dimulai pada awal 2026. “Kami ingin pembangunan stadion ini menjadi model pembangunan yang terencana, terukur, dan bisa dipertanggungjawabkan dari semua sisi: teknis, legal, dan manfaatnya bagi masyarakat,” tegas Munafri. Kunjungan ke JIS menjadi bagian penting dari upaya menyusun pembangunan Stadion Untia dengan pendekatan pembelajaran langsung dari pengalaman terbaik nasional. Munafri berharap proyek ini tak hanya menjadi simbol, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi, budaya, dan kebanggaan warga Kota Makassar. Wali Kota berlatar pengusaha itu, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan matang sebelum memulai tahapan groundbreaking Stadion Untia pada akhir 2025. “Kami ingin memastikan pembangunan Stadion Untia dibangun dengan standar internasional tahun 2025 ini,” ujarnya, usai berbincabg di lapangan JIS. “Oleh karena itu, kami melakukan studi lapangan di JIS untuk melihat langsung kebutuhan teknis, tahapan pembangunan, hingga aspek regulasi seperti standar FIFA, Amdal, Amdalalin, DED, hingga status legalitas lahan,” tambah Munafri. Dengan langkah konkret ini, Pemerintah Kota Makassar memperlihatkan keseriusan dalam menghadirkan infrastruktur monumental yang tidak hanya membanggakan kota, tapi juga memperkuat ekosistem olahraga nasional. Ia menambahkan, saat ini Pemerintah Kota Makassar sedang menuntaskan dokumen-dokumen teknis sebagai persyaratan dasar. Pekerjaan perencanaan diharapkan rampung pada akhir 2025 agar proses konstruksi bisa segera dimulai awal tahun 2026. “Kami targetkan seluruh dokumen—mulai dari feasibility study, Amdal, DED hingga sertifikasi tanah bisa diselesaikan di tahun ini. Sehingga akhir 2025 atau awal 2026 kita bisa mulai pekerjaan fisik stadion,” katanya. Apa yang dilakukan Wali Kota Munafri ini tujuanya agar mempercepat pembangunan stadion menjawab harapan masyarakat dan pecinta sepak bola di kota Daeng. Apalagi dalam visi-misi tujuh Program uanggulan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wawali Aliyah Mustika Ilham, Stadion Untia masuk dalam prioritas. Oleh sebab itu, ia menegaskan, rencana pembangunan Stadion Untia dirancang berdiri di atas lahan seluas 6 hektare lebih akan secepatnya terwujud. Meski tidak sebesar JIS, stadion ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan fasilitas olahraga berstandar internasional di Kawasan Timur Indonesia, khususnya di Makassar. Munafri juga menyebut, pembangunan stadion ini bukan hanya fokus pada sektor olahraga, tapi juga menjadi motor penggerak ekonomi baru di kawasan sekitar. “Kita ingin stadion Untia ini menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru. Bukan hanya tempat pertandingan sepak bola, tetapi juga memicu kegiatan UMKM, pariwisata, serta membuka lapangan kerja baru,” tururnya. Appi pun menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk melibatkan perguruan tinggi dalam proses perencanaan dan pengawasan teknis proyek. Pihak Pemkot Makassar, akan melibatkan akademisi perguruan tinggi yang punya kapasitas di bidang arsitektur, teknik sipil, dan tata kota. “Kita butuh transfer pengetahuan dan pemantauan independen agar pembangunan stadion ini benar-benar sesuai dengan best practice, (prosedur, kebijakan dan kegiatan operasional),” imbuhnya. Pada kesempatan ini, Munafri fan Direktur Jakpro Iwan berdiskusi soal teknis Pembangunan stadion. Bahakan memantau lapangan JIS tersebut untuk menjadi acuan dibangun fisik Stadion Untia. Dalam sesi kunjungan Pemerintah Kota Makassar ke Jakarta International Stadium (JIS), Direktur Proyek Jakpro, Iwan Takwin, menyampaikan sejarah, struktur, serta peran strategis PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dalam pembangunan infrastruktur di DKI Jakarta. Iwan menjelaskan bahwa Jakpro merupakan salah satu dari 14 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Jakpro memiliki fokus utama di sektor infrastruktur strategis dan pengelolaan kawasan. “Jakpro ini adalah satu dari 14 BUMD milik Pemprov DKI Jakarta. Kami fokus pada infrastruktur strategis dan pelayanan publik,” ujarnya. Cikal bakalnya berasal dari Badan Pengelola Kawasan Blok M Fluid pada era 70–80an. Dari situ berkembang menjadi PT Jakarta Propertindo pada tahun 2000,” jelas Iwan kepada Wali Kota Makassar dan rombongan. Dalam perjalanannya, Jakpro telah bertransformasi menjadi korporasi besar dengan struktur yang mencakup tujuh anak usaha dan sejumlah afiliasi. Perusahaan ini juga mengelola beberapa

Daerah, Makassar, Olahraga, Pemerintahan

Pekan Olahraga Nipah: Panggung Atlet Muda dan Gaya Hidup Aktif Makassar

ruminews.id, MAKASSAR — Semangat olahraga dan gaya hidup sehat kembali digaungkan di Kota Makassar, melalui Pekan Olahraga Nipah 2025, sebuah ajang sportainment yang memadukan kompetisi, hiburan, dan partisipasi lintas usia. Kegiatan ini akan berlangsung pada 25–27 Juli 2025 di kawasan Nipah Park, dengan pembukaan dan penutupan di rooftop Nipah Park yang ikonik. Kesiapan pelaksanaan event ini disampaikan oleh Tim Pekan Olahraga Nipah saat melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Kantor Balai Kota, Selasa (22/72025). Audiensi tersebut bertujuan untuk menginformasikan langsung perkembangan teknis serta dukungan yang telah dihimpun oleh panitia pelaksana. Menurut Sales & Marketing General Manager Kalla Property, Rasmila Sari Suaib, bahwa Pekan Olahraga Nipah tahun ini menghadirkan sebanyak 27 cabang olahraga. “Diantaranya basket, renang, panahan, anggar, tenis, vertical Run dan Lari 5 KM. Kami meminta kesediaan pak Wali Kota membuka event olaraga ini,” ujarnya. Menurutnya, ajang olahraga ini terbuka untuk berbagai kalangan dan dirancang sebagai wahana edukasi, eksplorasi bakat, serta penguatan gaya hidup aktif. Peserta pun berasal dari berbagai komunitas, klub olahraga, hingga sekolah-sekolah di Makassar dan sekitarnya. “Ini bukan hanya event olahraga, tapi juga ruang kolaborasi dan inspirasi bagi seluruh warga Makassar, dari anak-anak usia 3 tahun hingga dewasa,” ungkap Rasmila. Pekan Olahraga Nipah 2025 mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, KONI Kota Makassar, serta KORMI Kota Makassar, sebagai wujud kolaborasi lintas lembaga dalam membina bibit atlet sejak dini. Dia menuturkan, dari hasil pertemuan, Pemkot Makassar menyambut baik pelaksanaan ajang ini dan dijadwalkan akan secara resmi membuka acara pada Jumat, 25 Juli 2025. “Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pak Wali Kota. Semoga Pekan Olahraga Nipah dapat menjadi ruang kontribusi nyata dalam melahirkan calon-calon atlet masa depan,” jelas Rasmila. Dengan konsep yang memadukan kompetisi, hiburan, dan komunitas, Pekan Olahraga Nipah juga menjadi bagian dari gaya hidup urban dan modern. Kehadiran venue yang terintegrasi dengan ruang terbuka hijau, area komersial, dan rooftop cityscape menjadikan Nipah Park sebagai tempat yang ideal untuk event sekelas ini. “Selain pertandingan olahraga, berbagai aktivitas pendukung juga akan digelar, seperti, booth UMKM lokal, kuliner sehat, Games interaktif dan hadiah, Makassar, Kota Ramah Olahraga,” tuturnya. Dengan semakin banyaknya kegiatan seperti Pekan Olahraga Nipah, wajah Makassar kian mengukuhkan diri sebagai kota yang ramah terhadap inisiatif olahraga masyarakat dan sport tourism. Harapnya agar, kolaborasi tetap jalan. Agar Pemerintah Kota Makassar pun terus mendorong kegiatan kolaboratif seperti ini sebagai bagian dari penguatan SDM dan promosi gaya hidup sehat. “Kami berharap Pekan Olahraga Nipah menjadi agenda rutin yang terus berkembang dan berdampak positif bagi warga Makassar,” tutup Rasmila. Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pun menyatakan dukungan penuhnya terhadap kegiatan ini dan dijadwalkan akan membuka secara resmi pada Jumat mendatang. “Kami akan terus memberikan support. Pemerintah Kota Makassar melihat event ini sebagai bagian dari upaya kolektif mendorong Makassar menjadi kota yang aktif, sehat, dan ramah bagi generasi masa depan,” singkatnya.

Daerah, Makassar, Olahraga, Pemerintahan

Pemkot Makassar Genjot Pembangunan Stadion Untia, Sinergi Lintas Dinas Dipacu

ruminews.id, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus mengakselerasi pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya. Sejumlah perangkat daerah yang menjadi leading sector saling bersinergi dalam menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing untuk memastikan proyek strategis ini berjalan sesuai rencana. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum fokus menyelesaikan studi kelayakan (feasibility study) dan kajian Amdal Lalu Lintas (Amda Lalin), sedangkan Dinas Pertanahan tengah melakukan pengukuran lahan dan percepatan proses sertifikasi. Di sisi lain, Dinas Penataan Ruang bergerak menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang akan memperkuat legalitas pembangunan di kawasan Untia. Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Makassar, Muh Fuad Azis, menjelaskan bahwa pembangunan stadion ini merupakan program prioritas Wali Kota dan Wawali Makassar dan menjadi bagian integral dalam Perda Nomor 7 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Perda tersebut menjadi dasar pijakan dalam setiap pembangunan di wilayah kota. RDTR untuk kawasan Untia sedang dikuatkan. “Progres stadion kami terus matangkan di Dinas penataan ruang. Baik secara makro melalui RTRW maupun secara mikro melalui penataan teknis kawasan. Kami baru saja berkoordinasi langsung ke Kementerian ATR/BPN dan mendapat dukungan percepatan,” ujar Fuad, Minggu (20/7/2025). Hal utama juga, Pemkot Makassar akan juga fokus mengalokasikan anggaran untuk amdal, andalalin hingga Detail Engineering Design (DED). Hadirnya stadion di Untia akan menarik peluang-peluang investasi di Kota Makassar. Stadion ini menjadi stimulan untuk munculnya investor baru. Dengan langkah-langkah strategis dan komitmen lintas dinas, Pemkot Makassar optimistis pembangunan Stadion Untia akan menjadi tonggak kemajuan kawasan utara kota sekaligus menjadi legacy infrastruktur olahraga berskala nasional. Fuad menambahkan, dari hasil koordinasi dengan Kasubdit Koordinator Wilayah Sulawesi Selatan dan Pemprov Sulsel, tidak ditemukan kendala berarti pada kawasan stadion Untia. Artinya, pemerintah Kota tinggal mematangkan perencanaan teknis kawasan untuk memastikan stadion dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan tersebut. “Stadion ini bukan hanya untuk pertandingan. Kita berharap, stadion akan menjadi pemicu hadirnya investor, seperti pembangunan hotel, pusat pelatihan atlet, dan fasilitas pendukung lainnya,” tambahnya. Guna memperkuat tahapan rencana pembangunan, Pemkot Makassar akan menggelar rapat koordinasi lintas sektor melalui Forum Penataan Ruang, yang diketuai oleh Sekretaris Daerah. Forum ini melibatkan unsur perangkat daerah terkait, organisasi profesi seperti IAP dan ASPI, serta tokoh masyarakat setempat. Apalagi, forum ini penting untuk menyinkronkan masukan dan kebutuhan sektoral. “Leading sector seperti Dinas PU, Pertanahan, Lingkungan Hidup, dan Bappeda akan duduk bersama untuk merumuskan dukungan terhadap studi kelayakan dan master plan stadion,” jelas Fuad. Dalam pertemuan dengan Kementerian ATR/BPN, juga teridentifikasi beberapa isu teknis seperti ketidaksesuaian warna kawasan pada peta rencana lama (Perda Nomor 4 Tahun 2015), perubahan zona hijau, serta persoalan sempadan jalan Middle Ring Road. Persoalan ini muncul karena validasi yang tertunda di masa lalu. Namun kami sudah siapkan solusi melalui revisi teknis dan pendekatan koordinatif lintas sektoral. “Dua pekan ke depan, kami akan kembali ke kementerian untuk menyampaikan hasil sinkronisasi,” katanya.

Scroll to Top