Gowa

Daerah, Gowa, Pemerintahan

Putera Mahkota Kerajaan Gowa bersama Koalisi OKP Se Kab Gowa : Dialog Adalah Jalan Terbaik

ruminews.id – Gowa, 2 September 2025 – Putera Mahkota Kerajaan Gowa, Andi Muhammad Imam Daeng Situju bin Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Sultan Malikussaid II Batara Gowa III, mengundang Koalisi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Kabupaten Gowa dalam agenda silaturahmi dan dialog kebangsaan. Pertemuan ini berlangsung setelah Putera Mahkota menerima laporan dari pasukan Tubarani mengenai adanya wacana aksi besar di wilayah Gowa. Sebagai langkah antisipasi, ia mengajak sejumlah pimpinan OKP untuk duduk bersama, berdiskusi, sekaligus mempererat komunikasi demi menjaga stabilitas daerah. Koalisi OKP yang hadir antara lain IMM, SAPMA PP, Pemuda Katolik, PMKRI, HMI Cabang Gowa Raya, GMNI, GPM, dan PMII. Dalam sambutannya, Putera Mahkota menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional warga negara, namun pelaksanaannya harus tetap menjunjung kedamaian dan menjaga keharmonisan sosial. “Saya menghargai setiap bentuk penyampaian aspirasi karena itu dijamin undang-undang. Namun saya juga berharap agar pemuda dan mahasiswa di Gowa menyuarakan pendapat secara damai, tidak mudah terprovokasi, serta tetap menjaga martabat daerah ini sebagai tanah yang mulia dan bersejarah,” ujarnya. Dialog ini juga menjadi ajang pembahasan persoalan sosial dan kebijakan publik yang tengah berkembang. Putera Mahkota mengingatkan bahwa pemuda adalah agen perubahan sehingga harus dilibatkan dalam proses demokrasi, tetapi dengan tetap mengutamakan persatuan. “Sebagai pewaris tahta Kerajaan Gowa, saya meyakini peran generasi muda sangat menentukan arah bangsa. Karena itu, saya berpesan agar gerakan mahasiswa maupun OKP tidak dijadikan alat bagi pihak-pihak yang memiliki kepentingan sempit,” tambahnya. Ia juga menyampaikan keprihatinan atas insiden penjarahan dan provokasi destruktif yang sempat terjadi pada beberapa aksi sebelumnya. Menurutnya, tindakan anarkis hanya akan melukai masyarakat dan merusak kohesi sosial. “Saya mengutuk segala bentuk penjarahan dan provokasi destruktif. Mari kita tolak cara-cara yang dapat merusak persaudaraan dan merugikan rakyat sendiri,” tegasnya. Di akhir pertemuan, Putera Mahkota bersama perwakilan OKP sepakat untuk mengutamakan komunikasi, langkah persuasif, dan kolaborasi dalam menjaga keamanan serta kondusivitas Gowa. “Dialog adalah jalan terbaik. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa merawat demokrasi, menjaga kehormatan daerah, dan memperkuat persatuan bangsa,” tutupnya.

Daerah, Gowa, Politik

Boikot NASDEM, PAN, dan GOLKAR : PECAT Politisi Viral, Selamatkan Demokrasi!

ruminews.id, Gowa – 31 Agustus 2025, Ketua SAPMA PP Kabupaten Gowa, Sigit, dengan tegas menyatakan sikap untuk memboikot Partai NASDEM, PAN, dan GOLKAR. Sikap ini lahir dari kekecewaan mendalam atas wajah DPR yang kini semakin terdegradasi menjadi panggung hiburan, bukan lagi lembaga terhormat yang memperjuangkan kepentingan rakyat. Fenomena viralnya sejumlah anggota dewan dari ketiga partai ini menjadi bukti nyata : 1. NASDEM: Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach 2. PAN: Eko Patrio dan Uya Kuya 3. GOLKAR: Adies Kadir Figur-figur tersebut lebih dikenal karena sensasi dan pencitraan ketimbang gagasan dan kerja nyata untuk rakyat. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa partai politik justru sengaja menjadikan DPR sebagai ajang populer dan tontonan publik, sementara penderitaan rakyat terus diabaikan. TUNTUTAN KAMI : 1. Boikot total terhadap NASDEM, PAN, dan GOLKAR pada setiap momentum politik, termasuk Pemilu mendatang. 2. Mendesak Ketua Umum Partai NASDEM, Surya Paloh, untuk segera memecat Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari keanggotaan partai. 3. Mendesak Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, untuk segera memecat Eko Patrio dan Uya Kuya dari keanggotaan partai. 4. Mendesak Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia untuk segera memecat Adies Kadir dari keanggotaan partai. 5. Menghentikan praktik politik pencitraan dan politik artis yang merendahkan nilai demokrasi. 6. Mengembalikan DPR pada fungsinya sebagai rumah rakyat, bukan panggung hiburan. AKSI KONKRET, Sebagai bentuk penegasan sikap, SAPMA PP Kabupaten Gowa akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Kantor DPW NASDEM, PAN, dan GOLKAR Sulawesi Selatan. Aksi ini menjadi simbol perlawanan terhadap partai-partai yang telah mengkhianati amanah rakyat dengan lebih mementingkan popularitas daripada perjuangan. Kami menyerukan dan mengajak seluruh mahasiswa, pemuda, dan masyarakat sipil untuk bersatu dalam barisan perlawanan rakyat. DPR bukan panggung hiburan! Politik bukan untuk artis dan selebritas! Demokrasi bukan untuk dipermainkan! Hidup Rakyat! Boikot Partai Pengkhianat!

Daerah, Gowa, Hukum & Kriminal, Nasional

Stop Represif, Tegakkan Fungsi Polri: Copot Kapolda Sulsel, Kapolres Takalar, dan Kapolres Bone!

ruminews.id – Gowa, 28 Agustus 2025 – Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Gowa menyoroti maraknya tindakan represif aparat kepolisian di Sulawesi Selatan. Aparat yang seharusnya menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat justru memperlihatkan sikap arogan dan tidak humanis dalam mengawal aksi-aksi rakyat. Kronologi Kejadian Kabupaten Bone Massa aksi mahasiswa dan masyarakat yang menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bone mendapatkan perlakuan represif dari aparat kepolisian. Kabupaten Takalar Saat petani melakukan aksi protes terhadap kegiatan panen yang dilakukan oleh PTPN IV Takalar, aparat kepolisian yang melakukan pengamanan justru membubarkan aksi secara arogan dan tidak humanis. Alih-alih melindungi rakyat, aparat justru memihak pada korporasi dan menekan masyarakat yang sedang memperjuangkan haknya. Kasus Penggerebekan di Bone Selain pembubaran aksi, terdapat peristiwa penggerebekan yang dilakukan oknum aparat di sebuah toko tani di Kabupaten Bone. Berdasarkan informasi yang dihimpun (sumber: Teropong Sulsel), oknum aparat diduga melakukan pemerasan terhadap pemilik toko. Dua hari setelah kejadian tersebut, ayah pemilik toko mengalami stroke dan serangan jantung hingga meninggal dunia. Tuntutan Atas berbagai peristiwa tersebut, SAPMA PP Gowa menyatakan sikap tegas: Mendesak Kapolri segera mencopot Kapolda Sulawesi Selatan karena gagal mengendalikan aparat di wilayahnya. Mendesak Kapolres Bone segera dicopot karena dinilai arogan dan tidak humanis dalam menangani aksi mahasiswa dan masyarakat di Kantor Bupati Bone. Mendesak Kapolres Takalar segera dicopot karena dinilai arogan dan tidak humanis dalam menangani aksi petani di Takalar. Menghentikan segala bentuk tindakan represif aparat kepolisian terhadap mahasiswa, petani, dan masyarakat. Melakukan evaluasi menyeluruh internal Polri agar kembali pada marwahnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ketua SAPMA PP Gowa, Sigit, menegaskan bahwa kasus-kasus tersebut menunjukkan wajah buruk kepolisian di Sulawesi Selatan. “Kami menilai Polri semakin menjauh dari marwahnya sebagai pengayom rakyat. Jika Kapolda Sulsel, Kapolres Bone, dan Kapolres Takalar tidak segera dicopot, maka citra Polri akan semakin runtuh di mata masyarakat,” tegas Sigit. Jenderal Lapangan, Muh. Al- Lail Qadri, menekankan bahwa aksi yang digelar saat ini merupakan pra kondisi untuk konsolidasi gerakan yang lebih besar. “Hari ini kami turun sebagai aksi pra kondisi. Kami pastikan akan kembali turun dengan massa yang lebih besar bila tuntutan ini tidak ditindaklanjuti. Stop represif, tegakkan fungsi Polri!” ujar Muh. Al- Lail Qadri. Sementara itu, Koordinator Mimbar, Haidir, menambahkan bahwa rakyat sudah cukup lama menjadi korban dari sikap arogan aparat. “Kami di sini bukan hanya bicara soal mahasiswa, tetapi juga soal petani, masyarakat kecil, dan rakyat yang terus ditindas. Polri harus sadar, mereka digaji oleh rakyat untuk melayani, bukan untuk menindas,” tegas Haidir. SAPMA PP Gowa menegaskan bahwa demokrasi hanya bisa berjalan jika aparat menjunjung tinggi prinsip humanis, profesional, transparan, dan akuntabel. Jangan biarkan Polri menjadi alat represi yang menakutkan rakyat. Stop Represif! Tegakkan Fungsi Polri! Copot Kapolda Sulsel, Kapolres Bone, dan Kapolres Takalar!

Daerah, Gowa, Pemerintahan

Pokja Bunda PAUD Kota Makassar Mantapkan Sinergi Lewat Capacity Building di Malino

ruminews.id, MALINO — Pokja Bunda PAUD Kota Makassar menggelar kegiatan capacity building selama dua hari, 9–10 Agustus 2025, di Malino, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus Pokja Bunda PAUD Kota Makassar dan Bunda PAUD kecamatan se-Kota Makassar. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana memperkuat kapasitas, mempererat sinergi, dan membangun kolaborasi antar-pengurus dalam mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas di Kota Makassar. Meskipun Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, berhalangan hadir karena sedang berada di luar kota, ia tetap memberikan perhatian khusus terhadap jalannya acara. Melalui pesan video yang diputar di awal kegiatan, Melinda menyampaikan permintaan maaf atas ketidakhadirannya. Ia menitipkan pesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga sinergitas demi mewujudkan PAUD yang berkualitas. “Peran kita sebagai Bunda PAUD bukan hanya sebatas mengawasi, tetapi juga menginspirasi. Mari kita terus bergandengan tangan untuk memberikan yang terbaik bagi generasi masa depan,” ucapnya. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, Titin Florentina. Dalam sambutan pembukaannya, ia menekankan pentingnya kehadiran peserta bukan sekadar untuk memenuhi undangan, melainkan membawa misi besar bagi kemajuan pendidikan anak usia dini. “Hari ini kita tidak sekadar hadir di acara. Kita hadir dengan misi menguatkan langkah, menjaga amanah, dan memastikan anak-anak Kota Makassar memiliki masa depan yang cemerlang,” tegas Titin. Ia menambahkan, anak yang hebat lahir dari lingkungan yang hebat, dan lingkungan tersebut dibentuk oleh pemimpin yang menginspirasi, tim yang solid, serta kolaborasi yang saling menguatkan. “Ingat, leadership bukan soal posisi, tapi menjadi teladan. Kolaborasi bukan sekadar membagi tugas, tapi membagi semangat dan saling menopang,” ujarnya. Menurutnya, capacity building ini menjadi momen penting untuk belajar, berbagi, dan mempererat tali kebersamaan. “Sendiri kita mungkin cepat, tetapi bersama-sama kita akan sampai lebih jauh dan lebih kokoh,” imbuhnya. Kegiatan yang penuh manfaat ini dikoordinatori oleh Ketua Panitia, Mirna Kartika. Selama dua hari pelaksanaan, ia merancang rangkaian acara yang padat, terstruktur, dan sarat pembelajaran. Peserta mendapatkan beragam materi, mulai dari wawasan tentang pendidikan inklusif, etika berinteraksi dengan anak berkebutuhan khusus, sesi refleksi bersama, hingga sharing pengalaman lapangan yang memperkaya sudut pandang. Selain materi, kegiatan ini juga diwarnai dengan malam keakraban, hiburan, senam pagi, outbound games, tukar kado dan hingga kesempatan mengeksplorasi wisata alam Malino. Seluruh rangkaian ini dirancang untuk membangun kebersamaan dan menyegarkan semangat peserta. Di penutupan acara, Titin Florentina kembali memberikan pesan inspiratif. Ia menyebut dua hari capacity building ini merupakan perjalanan yang menyatukan hati, memperkuat tekad, dan menyalakan semangat baru. “Kita pulang dengan hati yang lebih kuat, pikiran yang lebih terbuka, dan rasa percaya bahwa kita tidak sendiri,” kata Titin. Ia menegaskan bahwa anak-anak PAUD adalah bibit masa depan bangsa. “Apa yang kita tanam hari ini akan mereka tuai di masa depan. Tanam cinta, tumbuh kasih; tanam kebaikan, tumbuh kesantunan; tanam ilmu, mereka akan menjadi penerang masyarakat,” tuturnya. Untuk itu, Titin mengajak seluruh peserta untuk membawa pulang semangat yang didapat selama kegiatan, lalu mengaplikasikannya di wilayah masing-masing. “Bunda PAUD Kota Makassar adalah pejuang sejati. Kita tidak hanya bicara visi, tetapi bergerak mewujudkan aksi,” pungkasnya.

Gowa

Peringati HUT Bhayangkara ke – 79, Sapma PP Gowa, Farkes Reformasi, dan Polres Gowa Gelar Sunat Massal untuk 150 Anak

ruminews.id, GOWA — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke -79, Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Gowa berkolaborasi dengan Farkes Reformasi dan Polres Gowa menggelar kegiatan sosial berupa sunat massal modern secara gratis. Kegiatan ini diikuti oleh 150 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Gowa, dan dilaksanakan pada Minggu, 22 Juni 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Bhayangkara Polres Gowa ini menjadi wujud nyata sinergitas antara elemen kepemudaan, tenaga kesehatan, dan kepolisian dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Selain bernilai sosial, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak di usia dini. Ketua SAPMA PP Gowa, Sigit, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dari generasi muda dalam mendukung pembangunan sosial di tengah masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa SAPMA PP hadir bukan hanya sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas kebutuhan sosial masyarakat. Kolaborasi ini adalah bukti bahwa dengan bersatu, kita bisa memberi manfaat yang lebih besar,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Farkes Reformasi Gowa, Jamal, juga menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terbangun. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang tindakan medis, tetapi juga tentang edukasi dan pengabdian. “Kegiatan sunat massal ini tidak hanya sebatas prosedur medis, namun juga menjadi momentum edukasi bagi orang tua dan anak-anak terkait pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Kami berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut sebagai wujud nyata pengabdian tenaga kesehatan kepada masyarakat,” tutur Jamal. Kapolres Gowa, AKBP H. Muh. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif serta kolaborasi antara SAPMA PP, Farkes Reformasi, dan jajaran Polres Gowa. “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin ini. Semangat gotong royong dan kebersamaan seperti inilah yang menjadi fondasi utama dalam membangun bangsa. Kegiatan ini juga menjadi sarana efektif bagi Polri untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat,” ujar Kapolres Gowa. Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Para orang tua peserta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya sunat massal ini yang sangat membantu meringankan beban mereka. Anak-anak peserta pun tampak ceria dan bahagia selama kegiatan berlangsung. Dengan semangat Bhayangkara dan jiwa sosial yang tinggi, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh sinergitas positif antara pemuda, tenaga medis, dan aparat keamanan dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, peduli, dan sejahtera.

Gowa

Nurul Qinayah Pelajar Gowa yang Bersuara untuk Anak Bangsa

ruminews.id, Sungguminasa- Pelajar asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Nurul Qinayah Rustam terus menunjukkan prestasi luar biasa di usia muda. Lahir di Gowa pada 9 Januari 2009, putri dari pasangan Rustam Siddiq dan Sunarti Rustam ini tidak hanya berprestasi di sekolah, tetapi juga aktif mengangkat suara anak-anak di berbagai forum daerah hingga nasional, Rabu (03/06/2025). Perjalanan pendidikannya dimulai dari SD inpres Biringkaloro, dilanjutkan ke SMPN 1 Pallangga, dan kini ia tercatat sebagai siswi di SMA Negeri 1 Gowa (Salis). Di sekolah, Nurul dikenal aktif dan bertanggung jawab. Hal ini dibuktikan dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Wakil Ketua OSIS SMA 1 Gowa sejak tahun 2024. Namun, kiprah Nurul tak hanya terbatas di lingkungan sekolah. Ia menunjukkan dedikasi tinggi dalam memperjuangkan suara anak-anak di berbagai tingkat organisasi. Di tahun 2023, iya dinobatkan sebagai Duta Anak Kabupaten Gowa, sebuah tonggak awal dari keterlibatannya dalam gerakan anak. Kemudian, pada tahun 2024, Nurul terpilih menjadi Ketua Forum Anak Hasanuddin Tamala’jua (Fahasta) dan juga menjadi pengurus Forum Anak Sulawesi Selatan (FASS) Kerja keras dan kepeduliannya terhadap isu-isu anak membawa Nurul terpilih sebagai Pengurus Forum Anak Nasional (FAN) periode. 2025- 2027 sebuah pencapaian yang jarang diraih oleh remaja seusianya. “Saya ingin menjadi perwakilan suara anak-anak Indonesia, terutama mereka yang belum mendapatkan ruang untuk menyampaikan pendapatnya,” ujar Nurul dalam sebuah wawancara usai kegiatan diskusi bersama Forum Anak. Dengan semangat, keberanian, dan kepemimpinannya, Nurul Qinayah Rustam menjadi sosok inspiratif bagi generasi muda lainnya. Iya membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk membuat perubahan besar bagi masa depan bangsa.

Gowa, Hukum & Kriminal, Makassar, Maros, Nasional

Relawan Setia Prabowo Temukan Masalah MBG di Beberapa Daerah, ada SPPI “Minta Jatah” ke Mitra Kerja

ruminews.id, Makassar – Relawan setia Prabowo menemukan sejumlah masalah terkait dengan program Makanan Bergizi Gratis presiden RI, Prabowo Subianto di beberapa daerah. Temuan ini berpotensi mengganggu produksi MBG dan merusak sistem yang telah ada. Ketua Relawan Prabowo Sulawesi Selatan, Syamsul Bahri Majjaga menyebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu program prioritas nasional. Hanya saja, ada sistem yang ditemukan bermasalah. Salah satunya adalah keberadaan oknum pendamping Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). “Kami mendapati ada banyak onkum SPPI di beberapa daerah di Sulsel yang mencoba bekerja ganda. Mereka meminta jatah ke mitra kerja dan mengancam mitra kerja,” kata Zul, Selasa (3/6/2025). Dia menyebut, oknum SPPG ini melakukan pekerjaannya secara tidak profesional. Jika mitra kerja tidak memenuhi permintaan SPPI, maka pencairan anggaran untuk bahan makanan tidak akan diproses. “Modusnya seperti itu. Jika tidak dapat jatah suplier, mereka ancam mitra kerja untuk tidak memproses pencairan anggaran,” kata dia. Dia menyebut, hal ini terjadi di beberapa daerah yang menjadi sampelnya. Di antaranya ada di Makassar, Maros dan Gowa. Menurutnya, hal ini akan menjadi bom waktu dan menyebabkan kegagalan MBG secara massif di daerah. “Pihak terkait koordinator SPPI di Provinsi harus segera menindaki ini. Laporan yang saya terima, sudah terjadi di beberapa daerah. Kalau tidak percaya, dampaknya bisa saja terjadi dua atau tiga pekan ke depan. Akan ada mitra kerja yang mogok kerja karena ulah SPPI,” kata dia. Pria yang akrab disapa Zul ini menyatakan bahwa MBG merupakan wujud nyata komitmen Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini, sebagaimana tertuang dalam program Asta Cita. “Program ini adalah amanah langsung dari Presiden Prabowo untuk kepentingan bangsa. Jangan sampai ada yang mencoba menyalahgunakan,” tegas Zul. Ia meminta semua pihak yang terlibat untuk menjaga integritas dan komitmen dalam melaksanakan program tersebut. “Tidak boleh ada yang berani mengkhianati amanah ini. MBG bukan ruang untuk mencari keuntungan pribadi, tapi sarana membangun masa depan generasi Indonesia,” ujarnya. Zul menekankan bahwa keterlibatan masyarakat, relawan, dan aparatur pelaksana sangat penting demi memastikan program ini tepat sasaran dan berkelanjutan.(*)

Gowa, Hukum & Kriminal

Ketua Sapma PP Gowa Desak Kejari Transparan Tangani Kasus Dugaan Korupsi Dana JKN RSUD Syekh Yusuf

ruminews.id, SUNGGUMINASA, – Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Gowa, Sigit Sugiarto, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa untuk bersikap transparan dan akuntabel dalam penanganan kasus dugaan korupsi Dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di RSUD Syekh Yusuf. Ia menegaskan pentingnya menjaga marwah dan integritas institusi penegak hukum dalam menangani perkara yang menyangkut kepentingan publik. Tegasnya, Selasa, (20 Mei 2025). Desakan ini muncul setelah kurang lebih satu tahun berlalu sejak pemeriksaan terhadap 40 saksi dalam kasus tersebut, namun hingga kini belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Padahal, kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan sejak tahun lalu. “Hampir setahun lamanya publik menunggu kejelasan kasus ini. Kejaksaan harus transparan dan menunjukkan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi. Jangan sampai ada kesan pembiaran atau intervensi,” ujar Sigit. Ia menambahkan, lambannya penanganan kasus ini dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum serta melemahkan semangat pemberantasan korupsi di daerah. Padahal, pada 25 Juli 2024 lalu, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Muhammad Ihsan, secara terbuka menyatakan bahwa proses penyelidikan telah rampung dan status kasus telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Saat itu, dia menyebut bahwa pihaknya tinggal menunggu hasil audit dari BPK Provinsi Sulsel sebagai dasar menentukan nilai kerugian negara. Namun, satu tahun telah berlalu tanpa kepastian. Proses hukum terlihat stagnan, bahkan nyaris seperti jalan di tempat. Saat dikonfirmasi ulang, Muhammad Ihsan kembali menegaskan bahwa hingga kini belum ada tersangka karena belum diterimanya keterangan resmi mengenai kerugian negara dari Inspektorat Provinsi Sulsel. Ketua Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Gowa mengatakan, Lambannya perkembangan kasus ini tentu menimbulkan tanda tanya besar. Publik berhak curiga—apakah proses hukum benar-benar berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas, atau justru ada upaya perlambatan yang disengaja? Apakah ada kekuatan tak kasat mata yang mencoba mengaburkan arah penegakan hukum? Tegas nya. Dengan melibatkan dana JKN—yang notabene menyangkut layanan dasar kesehatan masyarakat—kasus ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi juga soal kemanusiaan dan keadilan sosial. Dana yang seharusnya digunakan untuk menjamin kesehatan rakyat justru diduga diselewengkan oleh pihak-pihak yang diberi amanah untuk melayani. Sigit mengatakan, sudah saatnya Kejari Gowa mengambil langkah tegas. Jika memang audit belum juga diserahkan, dorong dan desak lembaga terkait agar tidak berlarut-larut. Jangan biarkan keadilan dikalahkan oleh birokrasi. Penegakan hukum yang berkeadilan tidak bisa menunggu selamanya. Kami fikir bahwa dokumennya sudah lengkap, tinggal dihitung tapi ternyata masih ada banyak dokumen yang belum tersedia dan beberapa konfirmasi yang belum dilaksanakan. Sehingga sampai saat ini kami masih ada beberapa konfirmasi yang harus dilaksanakan untuk bisa menghitung itu. Jadi tahapannya sekarang tinggal itu, mungkin kalau cepat konfirmasinya dilakukan. Karena kami itu tidak bisa melakukan konfirmasi secara langsung. Karena permintaannya dari kejakasaan maka harus ada dari kejaksaan. Jadi kalo kami lakukan itu harus dari kantor kejaksaan yang memanggil kami bukan kami. Kami kan cuma diminta untuk membantu menghitung kerugian Negara, karena ini bukan persoalannya kami. Karena kami cuma diminta untuk membantu menghitung kerugian Negara. Kami fikir sudah selesai dan lengkap dokumennya ternyata tidak makanya itu menjadi panjang. Karena surat tugas nya itu sudah berkali kali di perpanjang. Karena biasanya kami itu menghitung hanya sampai dua kali perpanjangan surat tugas sudah selesai, tapi ini sudah lima kali di perpanjang terus. Karena kurang lengkapnya data belum bisa kami menghitung jumlahnya tapi untuk sekarang itu progres terakhir masih ada konfirmasi beberapa orang yang perlu kami konfirmasi karena ada yang sudah meninggal. Karena kita konfirmasi itu bukan hanya satu orang tapi kami juga mengkonfirmasi ke beberapa orang lainnya.tutur Bidang Investigasi Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan.” Saat di konfirmasi VIA telp.

Gowa

Sentuhan Harapan bagi Warga Miskin Ekstrem: Bedah Rumah Bukti Nyata Komitmen Pemda Gowa Kolaborasi PT Lurus Jaya

ruminews.id, GOWA – Di lorong-lorong sempit Desa Julukanaya, terdengar lirih suara haru dan syukur dari rumah-rumah warga yang tengah dibedah. Bukan sekadar tembok dan atap yang diperbaiki, tetapi juga harapan hidup yang perlahan mulai disusun kembali. Program bedah rumah bagi warga miskin ekstrem ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Ia merupakan simbol nyata kolaborasi menyentuh antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan sektor swasta, yakni PT Lurus Yaya Mangngallei yang dipimpin oleh H. Basir Bani Dg Bali sosok dermawan yang akrab disapa Om Bas. Salah satu penerima manfaat dari program bedah rumah, Daeng Liwang, tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan rumahnya yang dulu reyot kini mulai berubah menjadi hunian layak. “Terima kasih pemerintah. Terima kasih Ibu Bupati, dan terima kasih juga kepada PT Lurus Jaya, khususnya H. Basir Daeng Sibali. Ini sudah lebih dari cukup. Saya tidak menyangka,” ucapnya penuh haru. Program ini merupakan bagian dari inisiatif prioritas Pemkab Gowa bertajuk “Gowa Bersama” atau Gowa Sejahtera, yang menyasar kebutuhan dasar warga, mulai dari papan, sandang, hingga peluang hidup yang lebih layak, khususnya bagi kelompok miskin ekstrem. Sementara Direktur PT Lurus Yaya Mangngallei, H. Basir Bani Dg Bali, menegaskan bahwa program bedah rumah hanyalah langkah awal. Komitmen jangka panjang adalah membimbing warga agar mampu hidup mandiri. “Kami hadir bukan hanya memberikan bantuan fisik, tapi juga semangat dan motivasi agar mereka bisa bangkit dan mandiri. Kami pun pernah mengalami masa sulit. Dengan harapan dan kerja keras, semuanya bisa berubah,” ujar H. Basir saat dikonfirmasi, Minggu (11/5/2025). Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap program Orang Tua Asuh yang digagas Bupati Gowa dan Wakil Bupati. Menurutnya, program ini sangat memanusiakan manusia dan mencerminkan visi Gowa sebagai kabupaten yang berkeadilan sosial. Sementara itu, Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menyampaikan bahwa Pemkab Gowa telah menyalurkan bantuan bedah rumah kepada Keluarga Miskin Ekstrem (KME) yang memenuhi syarat administrasi. Beberapa rumah kini sedang dalam proses pengerjaan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. “Alhamdulillah, seluruh rumah yang kami kunjungi hari ini telah mendapat bantuan. Karena dilakukan secara bertahap, rumah yang lengkap administrasinya akan didahulukan, seperti milik Daeng Ngintang dan Rahim Daeng Liwang, yang diperkirakan selesai dalam satu hingga dua minggu ke depan,” jelasnya. Di bawah kepemimpinannya, bantuan ini turun langsung ke masyarakat. Bupati Husniah tak hanya menandatangani program di atas kertas, tetapi juga hadir di lapangan, menyusuri gang-gang sempit, mengetuk pintu rumah warga, dan mendengarkan langsung keluh kesah mereka. “Inisiatif ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak harus menunggu instruksi pusat atau anggaran besar. Dengan komitmen dan kemitraan yang solid, perubahan bisa dimulai bahkan dari lorong-lorong terkecil,” terang adik kandung Kabaharkam Mabes Polri ini. Kehadiran Bupati dan jajaran Pemkab Gowa di tengah masyarakat memberikan rasa hangat dan semangat baru. Tangis dan tawa menyatu dalam momen penuh makna yang akan terus dikenang warga. Pemkab Gowa ingin memastikan bahwa tak ada warga yang tertinggal dalam perjalanan menuju Gowa yang lebih maju dan masyarakatnya semakin sejahtera.

Daerah, Gowa, Politik

Husniah Talenrang Silaturahmi ke Pinrang, Disambut Hangat oleh Bupati Andi Iwan: Pulang Kampung Penuh Makna

ruminews.id, PINRANG – Momen penuh kehangatan dan makna terjadi pada Selasa malam, 15 April 2025, saat Bupati Gowa, Husniah Talenrang, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kabupaten Pinrang. Dalam kunjungan tersebut, Husniah disambut langsung oleh Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, di Rumah Jabatan Bupati sekitar pukul 20.00 WITA. Tak sekadar agenda formal, kunjungan ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus bentuk sinergi antardaerah di Sulawesi Selatan. Bupati Husniah menyebut kunjungan ini sebagai wujud nyata semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas wilayah. “Ini bukan hanya sekadar kunjungan, tapi bentuk sinergi dan semangat kebersamaan untuk membangun daerah kita bersama,” ujar Husniah saat di tanya media. Yang membuat kunjungan ini lebih istimewa, Husniah juga mengungkap bahwa dirinya memiliki garis keturunan dari Addatuang Sawitto, salah satu entitas adat bersejarah di Pinrang. Maka, kunjungan ke Pinrang pun menjadi seperti pulang kampung bagi Bupati Husniah. Setelah bersua dengan Bupati Pinrang, rombongan Bupati Gowa melanjutkan perjalanan ke Istana Kerajaan Sawitto di Kompleks Saoraja, kediaman Soerajae Addatuang Sawitto. Tempat ini dikenal sebagai pusat budaya yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal. Kegiatan silaturahmi ini tidak hanya memperkuat hubungan antara dua kepala daerah, tetapi juga menunjukkan komitmen Bupati Husniah Talenrang dalam menjaga warisan budaya dan membangun harmoni di antara daerah bertetangga. Silaturahmi penuh makna ini menjadi pengingat bahwa kekuatan daerah terletak pada akar budaya dan jalinan persaudaraan yang terus terjaga.

Scroll to Top