Gowa

Gowa

Sentuhan Harapan bagi Warga Miskin Ekstrem: Bedah Rumah Bukti Nyata Komitmen Pemda Gowa Kolaborasi PT Lurus Jaya

ruminews.id, GOWA – Di lorong-lorong sempit Desa Julukanaya, terdengar lirih suara haru dan syukur dari rumah-rumah warga yang tengah dibedah. Bukan sekadar tembok dan atap yang diperbaiki, tetapi juga harapan hidup yang perlahan mulai disusun kembali. Program bedah rumah bagi warga miskin ekstrem ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Ia merupakan simbol nyata kolaborasi menyentuh antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan sektor swasta, yakni PT Lurus Yaya Mangngallei yang dipimpin oleh H. Basir Bani Dg Bali sosok dermawan yang akrab disapa Om Bas. Salah satu penerima manfaat dari program bedah rumah, Daeng Liwang, tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan rumahnya yang dulu reyot kini mulai berubah menjadi hunian layak. “Terima kasih pemerintah. Terima kasih Ibu Bupati, dan terima kasih juga kepada PT Lurus Jaya, khususnya H. Basir Daeng Sibali. Ini sudah lebih dari cukup. Saya tidak menyangka,” ucapnya penuh haru. Program ini merupakan bagian dari inisiatif prioritas Pemkab Gowa bertajuk “Gowa Bersama” atau Gowa Sejahtera, yang menyasar kebutuhan dasar warga, mulai dari papan, sandang, hingga peluang hidup yang lebih layak, khususnya bagi kelompok miskin ekstrem. Sementara Direktur PT Lurus Yaya Mangngallei, H. Basir Bani Dg Bali, menegaskan bahwa program bedah rumah hanyalah langkah awal. Komitmen jangka panjang adalah membimbing warga agar mampu hidup mandiri. “Kami hadir bukan hanya memberikan bantuan fisik, tapi juga semangat dan motivasi agar mereka bisa bangkit dan mandiri. Kami pun pernah mengalami masa sulit. Dengan harapan dan kerja keras, semuanya bisa berubah,” ujar H. Basir saat dikonfirmasi, Minggu (11/5/2025). Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap program Orang Tua Asuh yang digagas Bupati Gowa dan Wakil Bupati. Menurutnya, program ini sangat memanusiakan manusia dan mencerminkan visi Gowa sebagai kabupaten yang berkeadilan sosial. Sementara itu, Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menyampaikan bahwa Pemkab Gowa telah menyalurkan bantuan bedah rumah kepada Keluarga Miskin Ekstrem (KME) yang memenuhi syarat administrasi. Beberapa rumah kini sedang dalam proses pengerjaan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. “Alhamdulillah, seluruh rumah yang kami kunjungi hari ini telah mendapat bantuan. Karena dilakukan secara bertahap, rumah yang lengkap administrasinya akan didahulukan, seperti milik Daeng Ngintang dan Rahim Daeng Liwang, yang diperkirakan selesai dalam satu hingga dua minggu ke depan,” jelasnya. Di bawah kepemimpinannya, bantuan ini turun langsung ke masyarakat. Bupati Husniah tak hanya menandatangani program di atas kertas, tetapi juga hadir di lapangan, menyusuri gang-gang sempit, mengetuk pintu rumah warga, dan mendengarkan langsung keluh kesah mereka. “Inisiatif ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak harus menunggu instruksi pusat atau anggaran besar. Dengan komitmen dan kemitraan yang solid, perubahan bisa dimulai bahkan dari lorong-lorong terkecil,” terang adik kandung Kabaharkam Mabes Polri ini. Kehadiran Bupati dan jajaran Pemkab Gowa di tengah masyarakat memberikan rasa hangat dan semangat baru. Tangis dan tawa menyatu dalam momen penuh makna yang akan terus dikenang warga. Pemkab Gowa ingin memastikan bahwa tak ada warga yang tertinggal dalam perjalanan menuju Gowa yang lebih maju dan masyarakatnya semakin sejahtera.

Daerah, Gowa, Politik

Husniah Talenrang Silaturahmi ke Pinrang, Disambut Hangat oleh Bupati Andi Iwan: Pulang Kampung Penuh Makna

ruminews.id, PINRANG – Momen penuh kehangatan dan makna terjadi pada Selasa malam, 15 April 2025, saat Bupati Gowa, Husniah Talenrang, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kabupaten Pinrang. Dalam kunjungan tersebut, Husniah disambut langsung oleh Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, di Rumah Jabatan Bupati sekitar pukul 20.00 WITA. Tak sekadar agenda formal, kunjungan ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus bentuk sinergi antardaerah di Sulawesi Selatan. Bupati Husniah menyebut kunjungan ini sebagai wujud nyata semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas wilayah. “Ini bukan hanya sekadar kunjungan, tapi bentuk sinergi dan semangat kebersamaan untuk membangun daerah kita bersama,” ujar Husniah saat di tanya media. Yang membuat kunjungan ini lebih istimewa, Husniah juga mengungkap bahwa dirinya memiliki garis keturunan dari Addatuang Sawitto, salah satu entitas adat bersejarah di Pinrang. Maka, kunjungan ke Pinrang pun menjadi seperti pulang kampung bagi Bupati Husniah. Setelah bersua dengan Bupati Pinrang, rombongan Bupati Gowa melanjutkan perjalanan ke Istana Kerajaan Sawitto di Kompleks Saoraja, kediaman Soerajae Addatuang Sawitto. Tempat ini dikenal sebagai pusat budaya yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal. Kegiatan silaturahmi ini tidak hanya memperkuat hubungan antara dua kepala daerah, tetapi juga menunjukkan komitmen Bupati Husniah Talenrang dalam menjaga warisan budaya dan membangun harmoni di antara daerah bertetangga. Silaturahmi penuh makna ini menjadi pengingat bahwa kekuatan daerah terletak pada akar budaya dan jalinan persaudaraan yang terus terjaga.

Gowa, Politik

Momentum Idul Fitri, Husniah Talenrang Paparkan Program Unggulannya

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, bersama suaminya H Khaerul Aco dan anak pertama mereka, Muhammad Asfar, melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, pada Senin pagi (31/3). Momentum tersebut juga dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa serta masyarakat setempat. Acara shalat berjamaah ini tidak hanya sebagai bentuk syukur atas kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan antara pemimpin daerah dengan masyarakatnya. Dalam sambutannya, Bupati Husniah memaparkan visi pembangunan melalui program prioritas “Gowa Bersama” yang difokuskan pada pencapaian dampak langsung dan terukur bagi kesejahteraan masyarakat. Program ini mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari kebersihan lingkungan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga keamanan daerah. Sebagai pucuk pimpinan tertinggi di Pemkab Gowa, ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Gowa. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa, saya mengucapkan Selamat Idul Fitri 1446 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberkahi kekuatan untuk membangun Gowa yang lebih baik dan sejahtera,” ungkapnya penuh harap. Ketua DPW Puan Sulsel ini, yang turut merayakan Idul Fitri bersama keluarga, juga mengajak seluruh umat untuk mempererat tali persaudaraan dan terus menjaga ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Gowa. “Mari kita jaga silaturahmi dan terus bekerja sama untuk kemajuan daerah kita,” tutupnya. Ketua DPD PAN Gowa ini juga menegaskan bahwa, bulan suci Ramadhan bukan hanya sebagai waktu untuk memperkuat ketakwaan pribadi, tetapi juga sebagai momentum untuk mengukuhkan kepedulian sosial. Ia mengajak seluruh umat untuk memaknai Ramadhan dengan meningkatkan kesalehan individu sekaligus kesalehan sosial yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada pembangunan yang lebih baik. “Ramadhan bukan sekadar waktu untuk memperkuat ketakwaan pribadi, tetapi juga mengukuhkan kepedulian sosial kita kepada sesama. Nilai-nilai ini yang menjadi pijakan dalam setiap kebijakan pembangunan di Gowa,” ujarnya. Ia juga berharap semangat kesalehan sosial yang tercermin dalam gotong-royong dan kepedulian antar sesama dapat menjadi kekuatan untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun sosial. “Keberhasilan pembangunan di Gowa bukan hanya kerja pemerintah, melainkan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dengan satu tujuan yang sama, yaitu kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Gowa, Politik

Husniah Talenrang Jamin Semua Warga Gowa Mendapat Layanan Kesehatan Terbaik

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa Husniah Talenrang didampingi Wakil Bupati Darmawangsyah Muin meluncurkan Program Gowa Salewangang (Sehat-dalam bahasa Makassar) di Puskesmas Gentungan, Kecamatan Bajeng Barat, Rabu (26/3/2025). Gowa Salewangang satu dari lima program 100 hari kerja Husniah-Darmawangsyah yang termaktub dalam Program ‘Gowa Bersama’ (Bersih, Cerdas, Sejahtera, Sehat, dan Aman). Program Gowa Sehat diharapkan menjadi solusi masalah kesehatan masyarakat Gowa khususnya yang bermukim di daerah terpencil. Melalui program ini masyarakat akan mendapatkan pelayanan medis yang mudah, cepat, dan efisien sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup. Dalam sambutannya sebelum meluncurkan program ini, Husniah mengatakan melalui program Gowa Sehat masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih merata dan mudah diakses. “Peluncuran Program Gowa Sehat bentuk komitmen kami untuk memastikan setiap warga Gowa mendapatkan layanan kesehatan terbaik. Kami ingin memastikan masyarakat, terutama yang tinggal di daerah-daerah terpencil, tidak kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan,” ujar Ketua Perempuan Amanat Nasional (Puan) Sulsel ini. Ia memastikan program ini akan dijalankan secara menyeluruh dengan fokus pada pelayanan kesehatan yang terintegrasi di seluruh puskesmas di Kabupaten Gowa. Di hadapan Forkopimda yang menghadiri peluncuran program ini, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Gowa ini menegaskan bahwa program Gowa Sehat akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas pelaksanaan dan keberlanjutannya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemkab Gowa dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menjalankan program strategis serta kebijakan nasional. “Kami berkomitmen untuk mendukung kebijakan pusat yang berpihak kepada rakyat, terutama dalam bidang ketahanan pangan, kesehatan, dan penguatan ekonomi daerah,” tambahnya.

Gowa, Pemerintahan

Dukung Program Bupati Gowa, Direktur Umum PDAM Gowa Akan Bimbing Anak Asuhnya Jadi Penjahit Profesional

ruminews.id, GOWA – Direktur Umum Perumda Tirta Jeneberang (PDAM) Gowa, Khaerul Aco, tak mau ketinggalan dalam mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin. Program dimaksud, yakni Gowa Sejahtera dengan implementasi menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim. Dalam mewujudkan misinya mengentaskan kemiskinan ekstrim di Gowa, Husniah menekankan kepada seluruh pejabat Pemkab Gowa termasuk direksi perusahaan umum daerah untuk menjadi orangtua asuh bagi warga warga miskin ekstrim. Program ini tidak sekadar menyantuni atau membiayai hidup keluarga miskin ekstrim. Target utamanya adalah para pejabat yang menjadi orangtua asuh membimbing anak asuhnya untuk menjadi mandiri dengan memberi modal usaha. Dalam mendukung program Gowa Sejahtera, Khaerul Aco telah menyambangi dua warga miskin ekstrim di Gowa dan menyatakan siap menjadi orangtua asuh dua keluarga tersebut. Khaerul Aco yang tak lain suami dari Bupati Gowa, Husniah Talenrang, juga akan membantu modal usaha dan membimbing dua keluarga yang menjadi anak asuhnya tersebut hingga menjadi mandiri. Dua keluarga miskin ekstrim yang dikunjungi Khaerul Aco, yaitu keluarga Arfah dan keluarga Nurlena yang keduanya beralamat di Kampung Sapiria, Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo. Pada kunjungan pertamanya di hari ke-25 Ramadan 1446 Hijriyah, Selasa (25/3/25), selain berkenalan dan berbincang lebih dalam, Khaerul Aco juga membawa bingkisan Lebaran untuk dua keluarga tersebut. “Jadi, informasi terkait keluarga Pak Arfah dan Ibu Nurlena saya peroleh dari pemerintah desa setempat. Informasi ini saya tindaklanjuti dengan mengunjungi dua keluarga tersebut dan memang mereka kategori miskin ekstrim,” ujar Khaerul. “Untuk ibu Nurlena, saya akan membantunya menjadi mandiri dengan memberikan bantuan mesih jahit. Sebab, dia punya keahlian dalam menjahit dan semoga ke depannya bisa menjadi penjahit profesional,” ujarnya.  Untuk keluarga Arfah, Khaerul Aco mengaku masih memikirkan bantuan usaha apa yang cocok diberikan agar keluarga tersebut dapat segera menjadi keluarga mandiri dan keluar dari jeratan kemiskinan.

Gowa, Pemerintahan

Membangun Gowa Sejahtera: Dukungan Kepala Inspektorat untuk Program Orangtua Asuh

ruminews.id, GOWA – Kepala Inspektorat Kabupaten Gowa, M Agus Salim Harahap, menegaskan dukungannya terhadap program orangtua asuh yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin. Program orangtua asuh yang bertujuan mengentaskan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Gowa, implementasi dari program Gowa Sejahtera yang merupakan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa. Dukungan Agus Salim ditunjukkan dengan mengunjungi rumah Hambali, keluarga miskin ekstrim di Kampung Mejang, Gowa, Sabtu (22/3/2025). Menurut Agus Salim, Hambali tidak memiliki pekerjaan dan tinggal di rumah tak layak huni bersama keluarganya. Kondisi tersebut membuat Agus Salim mengangkat Hambali sebagi anak asuhnya dan akan membimbing hingga menjadi mandiri. “Untuk saat ini, bantuan yang dibutuhkan Hambali adalah diberi pekerjaan dan perbaikan rumah,” ujar Agus Salim. Dia menjelaskan, Program Gowa Sejahtera yang dicanangkan Bupati adalah langkah mulia dan patut didukung oleh seluruh jajajaran Pemkab Gowa. “Pada dasarnya, kehidupan ini mengajarkan kita untuk memanusiakan manusia dan berbagi kebahagiaan kepada sesama,” ujar M Agus Salim Harahap dengan penuh semangat saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya. Menurutnya, Program Gowa Sejahtera diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi warga yang membutuhkan, serta mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar bagi keluarga kurang mampu. “Karena itu saya siap mendukung penuh program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa ini, dengan semangat dan komitmen yang kuat untuk mewujudkan Gowa yang lebih sejahtera,” tegasnya. Sebelumnya, Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk turut serta menjadi orang tua asuh bagi warga miskin ekstrem. Ketua DPD PAN Gowa ini mengingatkan pentingnya kerjasama semua pihak, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan hingga desa dalam mensukseskan program Gowa Bersama. “Program 100 hari kerja ini telah berjalan sekitar tiga minggu. Kolaborasi antara seluruh stakeholder sangat diperlukan agar program ini dapat tercapai dengan optimal,” ungkap Husniah. Bupati Gowa juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Gowa turut turun langsung ke lapangan untuk menjadi orang tua asuh, guna menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa. Tak hanya itu, program “Gowa Annangkasi (Bersih)” juga telah berjalan dengan fokus pada kebersihan dan kenyamanan di titik-titik ikonik Kabupaten Gowa, termasuk perkantoran dan rumah ibadah. Lebih lanjut, program “Gowa Caradde (Cerdas) yang juga telah dilaunching mewajibkan siswa TK, SD, dan SMP untuk mengaji selama 30 menit sebelum memulai pembelajaran di sekolah. Untuk Program Gowa Sehat, fokusnya pada pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia dan warga yang merayakan ulang tahun. Dengan segala upaya ini, diharapkan Kabupaten Gowa dapat semakin maju dan sejahtera, dengan seluruh warganya menikmati hasil pembangunan yang merata.(*)

Gowa, Pemerintahan

Begini Kondisi Keluarga Miskin Ekstrim yang Menjadi Anak Asuh Kabag Kesra Gowa 

ruminews.id, GOWA – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Gowa, Mardani Hamdani, menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan program 100 kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin. Kegiatan prioritas dalam program 100 kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa yang dilantik pada 20 Februari 2025 lalu, adalah pengentasan kemiskinan esktrim hingga 0 persen. Implementasi dari program tersebut adalah mewajibkan seluruh pejabat Pemkab Gowa menjadi orangtua asuh bagi keluarga miskin ekstrim di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kota Makassar, ibu kota Provinsi Sulsel ini. Sejak program tersebut diumumkan oleh Bupati Husniah Talenrang, Mardani Hamdani kini telah menjadi orangtua asuh bagi dua keluarga miskin ekstrim. Keluarga pertama yang menjadi anak asuh Mardani adalah Salasa, warga Makabori, Kecamatan Bontolempangan. Menurut Mardani, dia menjadi orangtua asuh bagi Salasa dan keluarganya dengan pertimbangan Salasa tidak memiliki penghasilan sementara istrinya mengalami gangguan kejiwaan dan masih punya anak kecil. “Usia pak Salasa sudah sangat tua dan rumahnya sangat tidak layak huni. Hasil pendataan saya, Pak Salasa butuh bantuan pekerjaan, perbaikan rumah dan bantuan psikiater untuk rumahnya,” ujar Mardani kepada wartawan, Jumat (21/3/25). Keluarga kedua yang menjadi anak asuh Mardani yaitu Muddin, warga Bongki, Kecamatan Bontolempangan. Namun, menurut Mardani, Muddin hanya kategori miskin, bukan kategori miskin ekstrim. Pasalnya, Muddin masih memiliki penghasilan dari kebunnya dan dia terdaftar sebagai penerima bantuan program keluarga harapan. “Rumah keluarga Pak Muddin juga masih cukup layak huni dan dia punya kendaraan bermotor. Untuk bantuan, Pak Muddin butuh bantuan pemeriksaan kesehatan,” jelasnya. Menurut Mardani, pada Kamis (20/32025), dia mengunjungi kediaman dua keluarga yang menjadi anak asuhnya itu. Dalam kunjungannya tersebut, dia memberikan bantuan materi tetapi juga menyatakan konsistensinya akan terus menjadi orang tua asuh bagi kedua keluarga itu hingga bisa mandiri. “Mewujudkan program 100 hari kerja Ibu Bupati Gowa dan juga bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, saya merasa perlu untuk turun langsung dan memastikan kondisi dan bagaimana mencarikan solusi agar Pak Salasa dan Pak Muddin yang menjadi anak asuh saya bisa menjadi mandiri,” terangnya. Mardani juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan warga Gowa. Selain itu, dalam kunjungan tersebut, Mardani berkesempatan berdialog langsung dengan warga setempat guna mendengarkan keluhan mereka dan memberikan solusi terkait permasalahan sosial yang dihadapi oleh masyarakat miskin. “Semoga langkah ini dapat membawa perubahan positif bagi warga miskin ekstrim di Kecamatan Bontolempangan, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli kepada sesama,” tutupnya. Sebagai informasi, Pemkab Gowa sendiri memang sedang giat mengimplementasikan program Gowa Bersama, dan mengurangi angka kemiskinan, termasuk meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu.

Gowa, Politik

Bupati Husniah Dikukuhkan Jadi Warga Kehormatan Divisi Infanteri 3 Kostrad

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Divisi Infanteri (Divif) 3 Kostrad. Pengukuhan ini dilakukan oleh Panglima Divif 3 Kostrad, Mayjen TNI Bangun Nawoko, di Markas Divif 3 Kostrad, Jl. Poros Malino, Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan, pada Selasa (18/3/2025). Dalam sambutannya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari tradisi yang telah lama dijalankan dalam kehidupan keprajuritan Kostrad. Menurutnya, momen ini sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi serta hubungan kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah. “Pengukuhan ini menjadi bagian dari sejarah dan tradisi mulia dalam kehidupan keprajuritan kami. Di mana pun kami berada, kami siap mendukung kebijakan-kebijakan para pemimpin demi kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing,” ujar Mayjen Bangun Nawoko. Panglima Divif 3 Kostrad itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Warga Kehormatan yang telah menerima penghargaan tersebut. Ia berharap dukungan ini dapat memberikan semangat baru dalam pengabdian untuk membangun daerah dan negara. Selain itu, ia mengajak semua pihak untuk terus mempererat hubungan TNI dengan pemerintah daerah serta masyarakat guna menciptakan stabilitas nasional. Sementara itu, Bupati Gowa Husniah Talenrang mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehormatan yang diberikan. Ia berharap sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan TNI akan terus terjalin dengan baik. Saya sangat mengapresiasi Divisi 3 Kostrad atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di wilayah Sulawesi Selatan maupun di tingkat nasional. Pengukuhan ini akan semakin mempererat sinergi kami bersama Divisi 3 Kostrad, khususnya dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI, terutama di wilayah Kabupaten Gowa,” ujar Husniah melalui pesan seluler yang diterima awak media. Bupati Gowa juga menekankan pentingnya kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Menurutnya, melalui acara ini, sinergi antara masyarakat dan TNI semakin diperkuat, dan penghargaan diberikan kepada mereka yang telah memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan daerah dan negara. “Kami berharap hubungan antara pemerintah daerah dan TNI semakin diperkuat demi menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Gowa dan wilayah lainnya,” tutup Husniah.

Gowa, Politik

Dukung Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrim di Gowa, Legislator PAN Jadi Orangtua Asuh Warga Romangloe

ruminews.id, GOWA – Anggota DPRD Gowa dari Fraksi PAN, Faisal Nyengka, mendukung program orangtua asuh dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrim yang menjadi program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin. Dukungan Faisal Nyengka ditunjukkan dengan menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim di Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Dalam kunjungannya di desa tersebut, Sabtu (15/3/2025), Faisal juga membagikan paket sembako kepada warga miskin Desa Romangloe. Faisal Nyengka yang dikenal sebagai legislator dengan kepedulian tinggi terhadap masyarakat bawah mengungkapkan, bahwa pembagian sembako ini adalah bentuk nyata dari komitmennya untuk membantu meringankan beban warga kurang mampu, terutama di daerah yang membutuhkan perhatian lebih dengan sasaran utama masyarakat miskin ekstrim. “Dukungan dari saya bentuk kolaborasi antara eksekutif dan legislatif. Program Gowa Sejahtera yang diaplikasikan dalam bentul orangtua asuh bagi warg miskin ekstrim yang dicanangkan Bupati Gowa sangat positif dan perlu disupport seluruh pihak demi mengentaskan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Gowa,” ujar Anggota Komisi B DPRD Gowa ini saat di konfirmasi awak media. Faisal Nyengka berharap melalui langkah kecil yang dia lakukan, dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Romangloe dan sekitarnya serta menjadi pemicu bagi pihak lain untuk turut serta membantu mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa. “Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Inshaallah saya optimis masalah kemiskinan di Gowa dapat segera teratasi,” paparnya. Sekretaris Desa Romangloe, Jumriati sangat mengapresiasi pembagian sembako yang dilakukan anggota DPRD Gowa, Faisal Nyengka. “Bagi kami ini sangat positif, dan merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam mewujudkan program 100 hari Ibu Bupati Husniah. Seluruh pejabat sampai di tingkat Desa, wajib menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim,” ujar Jumriati. Jumriani menambahkan, melalui program orang tua asuh ini, kesejahteraan warga Romangloe dapat meningkat. “Yang pastinya program orangtua asuh ibu bupati sangat luarbiasa manfaatnya bagi kami aparat desa. Program orang tua asuh ini sangat menunjang dan mendukung penurunan angka kemiskinan di desa, serta mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat,” terangnya. “Saya mewakili pemerintah Desa Romangloe beserta jajaran mengucapkan apresiasi yang tinggi atas diluncurkannya program Gowa Sejahtera atau orangtua asuh bagi masyarakat miskin ekstrim,” tambahnya. Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Bontomarannu, Plt Kepala Desa Romangloe, Sekdes, Kepala Dusun (Kadus), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), staf desa, serta Babinsa yang turut serta dalam mendampingi dan memantau pelaksanaan pembagian sembako. Kegiatan sosial yang dilakukan Faisal mendapat sambutan hangat dari warga yang merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut.

Daerah, Gowa, Pemerintahan

Luncurkan SPPT PBB-P2 2025, Bupati Gowa Ingatkan Pejabatnya Laksanakan Program Orangtua Asuh Bagi Warga Miskin Ekstrem 

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, melakukan launching perdana percetakan massal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2025 di kantor Bappeda, Sungguminasa, Jumat (14/3/2025). Dalam kegiatan ini, Husniah kembali menegaskan dan mengingatkan seluruh pejabat Pemkab Gowa agar benar-benar serius dalam melaksanakan program orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim di Kabupaten Gowa. Pejabat Pemkab Gowa menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim merupakan program prioritas 100 hari pertama pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Gowa periode 2025-2030, Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin. “Pada kesempatan ini, saya kembali mengingatkan kepada kita semua, para pejabat Pemkab Gowa, agar benar-benar serius melaksanakan program 100 hari kerja, yaitu Gowa Bersama dimana yang sangat prioritas adalah menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim dalam rangka mengentaskan kemiskinan ekstrim di Gowa hingga 0 persen,” ujar Ketua DPD Partai Amanat Nasional Gowa ini. Seperti diketahui, pada hari pertamanya berkantor usai sertijab Bupati Gowa, Senin 3 Maret lalu, Husniah langsung meluncurkan program Gowa Bersama yang menjadi program 100 hari kerjanya bersama Darmawangsyah Muin. Gowa Bersama akronim dari Bersih, Cerdas, Sejahtera, Sehat, dan Aman. Gowa Bersih bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan agar tercipta Gowa yang lebih sehat dan nyaman. Gowa Cerdas berfokus pada penyediaan fasilitas pendidikan yang merata dan lebih baik, serta pembiasaan baca Alquran sebelum proses belajar bagi siswa SD dan SMP. Gowa Sejahtera memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan, dengan target mengurangi kemiskinan ekstrem hingga mencapai angka 0 persen. Program yang melibatkan seluruh kepala SKPD ini, untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga miskin ekstrim. Gowa Sehat berfokus pada peningkatan layanan kesehatan yang lebih terjangkau dan berkualitas, dengan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang merayakan ulang tahun, termasuk lansia, serta penanganan masalah stunting. Gowa Aman bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gowa. “Program Gowa Bersama mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Gowa yang lebih baik,” ungkap Husniah Talenrang saat meluncurkan program Gowa Bersama. Khusus untuk program Gowa Sejahtera, wanita pertama yang menjabat sebagai Bupati Gowa ini, meminta seluruh kepala SKPD untuk lebih sering mengunjungi rumah keluarga miskin ekstrem dan menjadi orang tua asuh bagi mereka. Terkait peluncuran perdana percetakan massal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2025, Husniah Talenrang mengimbau kepada seluruh pimpinan SKPD, camat, lurah, dan kepala desa untuk mengajak seluruh aparatnya segera melunasi kewajiban PBB-nya. Ia juga menginstruksikan Badan Pendapatan Daerah dan pihak terkait untuk mempermudah pelayanan PBB, termasuk dalam mekanisme pembayarannya. “Harapan saya agar masyarakat dapat menerima pelayanan prima dan kemudahan dalam pembayaran pajak. Hal ini penting untuk menciptakan keseimbangan antara hak pemerintah dan kewajiban masyarakat dalam membayar pajak,” “Mari bersama-sama gaungkan semangat membayar pajak tepat waktu. Dengan membayar pajak tepat waktu, kita termasuk orang bijak yang mampu mewujudkan pemerintahan yang damai,” tambahnya.(*)

Scroll to Top