Author name: Admin01

Daerah, Pemerintahan

Plh Sekda Makassar Ajak Warga Aktif di Musrenbang Panakukang

ruminews.id – Makassar– Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Panakukang digelar di Hotel Maxone, Rabu (22/01/2025). Kegiatan ini dibuka oleh Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, yang mengajak masyarakat untuk lebih aktif berperan dalam pembangunan kota. Menurut Andi Yasir, kontribusi warga tidak hanya cukup dengan hadir di Musrenbang, tapi juga bisa dilakukan lewat hal-hal sederhana. “Misalnya, menjaga kebersihan saluran air di rumah masing-masing agar tidak banjir. Langkah kecil seperti ini sangat berdampak besar,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan warga untuk memastikan usulan masyarakat benar-benar menjadi prioritas pembangunan. “Dengan sinergi, kebutuhan masyarakat bisa ditangani lebih efektif,” tambahnya. Acara ini melibatkan berbagai elemen, seperti Ketua Forum LPM, perwakilan RT/RW, dan kelompok masyarakat lainnya. Musrenbang menjadi tempat untuk menyampaikan ide dan menyepakati rencana pembangunan sesuai kebutuhan wilayah. Andi Yasir menutup dengan harapan agar semua pihak terus berkontribusi demi menciptakan lingkungan yang lebih baik. “Semua orang bisa jadi bagian dari solusi untuk membangun Makassar yang lebih maju,” katanya.

Uncategorized

Komisi A DPRD Makassar Dorong Pemerintah Realisasikan Usulan Musrenbang

MAKASSAR, 22 Januari 2025 – Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim, mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk segera merealisasikan seluruh usulan masyarakat yang disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan dan kecamatan.   Menurut Andi Hadi, hasil Musrenbang harus menjadi acuan utama dalam penyusunan dan pelaksanaan program pembangunan tahun 2025.   “Tidak boleh Musrenbang hanya menjadi ajang pengumpulan usulan tanpa implementasi. Aspirasi masyarakat yang disampaikan, baik di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun provinsi, wajib direalisasikan sesuai regulasi,” tegasnya, Rabu (22/1/2025).   Ia mengungkapkan, sebagian besar usulan masyarakat berkaitan dengan perbaikan infrastruktur seperti jalan dan drainase, serta program pemberdayaan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, perhatian terhadap layanan kesehatan seperti BPJS juga menjadi salah satu kebutuhan mendesak.   “Usulan masyarakat banyak berfokus pada infrastruktur, kesejahteraan, serta layanan kesehatan. Pemerintah harus hadir memberikan solusi atas kebutuhan ini,” ujarnya.   Lebih lanjut, Andi Hadi menekankan pentingnya evaluasi terhadap pelaksanaan Musrenbang dan kegiatan reses anggota dewan, untuk memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat benar-benar ditindaklanjuti.   “Banyak masyarakat yang merasa kecewa karena usulan mereka belum terealisasi. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh elemen di Pemerintah Kota Makassar,” katanya.   Ia berharap, ke depan pemerintah lebih cepat mengimplementasikan hasil Musrenbang agar kepercayaan masyarakat terhadap program pembangunan tetap terjaga.   “Kita berharap Musrenbang bukan hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi wadah nyata untuk mempercepat realisasi kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

Daerah, Pemerintahan

Ketua DPRD Hadiri Musrenbang kecamatan Manggala 2025, Tekankan pelibatan masyarakat dalam pembangunan.

ruminews.id- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Manggala untuk tahun 2025 resmi dibuka pada Selasa, 21 Januari di Max One Hotel dan Resort. Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Makassar, tokoh masyarakat, anggota DPRD dari Dapil 4,SKPD, dan pemangku kepentingan lainnya. Musrenbang ini bertujuan untuk menentukan prioritas pembangunan di Kecamatan Manggala. Asisten III Pemerintah Kota Makassar menekankan pentingnya program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan warga dan selaras dengan visi misi pemerintah kota. Camat Manggala menyampaikan tantangan besar yang dihadapi wilayahnya. Sebagai kawasan permukiman yang terus berkembang, Kecamatan Manggala menghadapi masalah seperti kemacetan, minimnya fasilitas umum, dan kebutuhan infrastruktur yang memadai. Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menegaskan bahwa Musrenbang adalah momen penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. “Musrenbang adalah momentum penting untuk mendengarkan aspirasi warga. Saya berharap hasilnya bisa menjadi dasar pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Manggala,” ujarnya. Camat Manggala mengapresiasi kehadiran dan dukungan Ketua DPRD Kota Makassar dalam Musrenbang kali ini. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan visi pembangunan yang lebih baik. Beberapa fokus utama dalam Musrenbang ini adalah: – Peningkatan infrastruktur jalan dan drainase untuk mengurangi Banjir. – Pengembangan fasilitas Pendidikan dan Kesehatan. – penguatan Program Pemberdayaan UMKM. – Menciptakan kawasan hijau yang nyaman dan ramah lingkungan. Hasil Musrenbang ini diharapkan menjadi pijakan untuk mewujudkan program-program pembangunan yang lebih terarah. Dengan aspirasi masyarakat sebagai landasan utama, Kecamatan Manggala diharapkan mampu berkembang menjadi wilayah yang lebih maju, tertata, dan sejahtera.

Daerah, Politik

Ketua DPRD Sulsel Sambut Aksi Damai HMI Makassar: Aspirasi Rakyat Akan Ditindaklanjuti.

ruminews.id – Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Rachmatika Dewi, bersama pimpinan dan anggota DPRD Sulsel, menerima demonstrasi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar, Senin (20/1). Massa aksi yang berkumpul di depan kantor DPRD Sulsel menyuarakan sejumlah tuntutan terkait berbagai isu sosial dan pemerintahan yang tengah berkembang di Sulsel. Mereka mendesak DPRD Sulsel untuk lebih responsif terhadap persoalan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kebijakan publik dan transparansi pemerintahan. Aksi ini berlangsung damai meski sempat menarik perhatian banyak pihak. Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, secara langsung menemui para demonstran dengan sikap santun. Ia mendengarkan aspirasi mereka dengan saksama dan berjanji akan menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan. “Sebagai penyambung aspirasi rakyat, kita patut mengapresiasi adik-adik HMI Cabang Makassar yang menggelar aksi damai. Ini mencerminkan dinamika politik dan sosial yang hidup di Sulsel, sekaligus menunjukkan pentingnya komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan,” ujar Andi Rachmatika Dewi. Aksi ini mencerminkan semangat demokrasi dan komitmen bersama untuk mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat Sulsel.

Hukum & Kriminal

HMI Badko Sulsel, Usut sampai Tuntas. Suami Fenny Frans Ditahan di Mapolda Sulsel.

Ruminews.id– Polda Sulsel resmi menahan tiga tersangka kasus peredaran skincare mengandung merkuri di Kota Makassar. Ketiga tersangka tersebut adalah Mira Hayati (MH), Agus Salim (AS), dan Mustadir Dg Sila (M Dg S), suami dari Fenny Frans (FF). Penahanan dilakukan pada Senin (20/1/2025). Namun, dari ketiga tersangka, hanya Mustadir yang ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolda Sulsel. Agus Salim dan Mira Hayati diantarkan ke rumah sakit karena alasan kesehatan. “Tersangka Mustari Dg Sila telah dilakukan penahanan di Rutan Mapolda Sulsel,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto, Senin (20/1/2025). PTKP Badko Sulsel, Muh. Rafly Tanda menekankan pentingnya mengusut kasus ini hingga tuntas. Ia menilai bahwa penyelesaian kasus peredaran skincare berbahaya ini harus menyentuh semua pihak yang terlibat. Hal ini penting mengingat dampak buruk merkuri pada kesehatan masyarakat yang menggunakan produk tersebut. Langkah pengusutan hingga ke akar-akarnya akan menjadi ujian bagi aparat penegak hukum untuk memastikan keadilan sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat dari produk-produk berbahaya semacam ini. Ujar Rafly Tanda pada ruminews. (21/1/2025).

Pendidikan

HMI USTS UMI Akan Gelar Sekolah NDP se-Cabang Makassar

ruminews.id – Makassar – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat USTS UMI akan menyelenggarakan Sekolah Nilai Dasar Perjuangan (NDP) tingkat se-cabang Makassar pada 25-27 Februari 2025. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Wisma HMI Cabang Makassar dengan tujuan mendalami dan menguatkan pemahaman kader tentang nilai-nilai dasar perjuangan HMI. Sekolah NDP ini dirancang untuk menguatkan identitas kader melalui berbagai agenda yang disusun oleh komisariat, koordinator komisariat (Koorkom), dan cabang. NDP sendiri dikenal sebagai “kitab” panduan kader HMI, yang wajib dipahami dan diterapkan dalam kehidupan kader di mana pun mereka berada. Menurut Kabid Pengembangan Potensi dan Pembinaan Anggota (PPPA), kegiatan ini diinisiasi berdasarkan kebutuhan kader dan komisariat. “Melalui NDP ini, kader diajarkan untuk memahami dan menyikapi persoalan dalam konteks keislaman dan keindonesiaan yang universal,” ujar Kabid PPPA. Wahyudin, Ketua Komisariat USTS UMI, menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi para kader. “NDP adalah pintu yang harus dimiliki oleh setiap kader di mana pun berada. Setiap kader perlu menanamkan nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam NDP sebagai pijakan dalam setiap langkah perjuangan HMI,” jelas Wahyudin. Sekolah NDP ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat identitas keislaman dan keindonesiaan kader, sekaligus mempererat hubungan antarkomisiariat dalam lingkup HMI Cabang Makassar. Kegiatan ini menjadi langkah konkret HMI USTS UMI dalam menjaga eksistensi nilai-nilai dasar perjuangan di tengah perkembangan zaman.

Daerah, Pemerintahan, Politik

Transisi Pemerintahan Gowa : Adnan Purichta dan Husniah Talenrang Gelar Coffee Morning Bersama Pejabat Pemkab

ruminews.id – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, bersama pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gowa terpilih, Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin, mengadakan coffee morning dengan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa di Baruga Karaeng Galesong, Senin (20/1/2025). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari persiapan transisi pemerintahan, sekaligus mempererat komunikasi dan koordinasi antara pemerintahan yang sedang berjalan dengan kepemimpinan baru. Acara ini juga dihadiri Ketua Partai Demokrat Gowa, Risma Kadir Nyampa. Dalam sambutannya, Husniah Talenrang menegaskan pentingnya kelancaran proses transisi agar pemerintahan tetap berjalan efektif dan efisien. Ia juga menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan mengembangkan program-program yang telah berjalan baik di Kabupaten Gowa. “Semoga coffee morning ini menjadi wadah efektif untuk menghilangkan hambatan komunikasi antara pimpinan dan jajaran SKPD. Suasana santai ini memungkinkan kita berdialog secara terbuka dan tulus,” ujar Husniah. Husniah juga mengajak seluruh pejabat Pemkab Gowa dan masyarakat untuk bersinergi dalam mendukung visi-misi pembangunan daerah demi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Gowa. Dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk mempersiapkan pemerintahan baru yang akan segera bertugas.

Uncategorized

Ratusan Warga Bitowa Gelar Aksi di DPRD Makassar, Tuntut Perbaikan Infrastruktur dan Layanan Dasar

Ruminews.id, Makassar 20 Januari 2025- Sekitar 300 warga yang tergabung dalam kelompok Warga Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Makassar, Senin (20/1/2025). Aksi tersebut bertujuan untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait permasalahan yang mereka hadapi di Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala. Dalam aksinya, warga diterima langsung oleh sejumlah anggota DPRD Makassar, antara lain H. Sangkala Saddiko dari Fraksi PAN, Andi Hadi Ibrahim Baso dari Fraksi PKS, Udhin Shaputra Malik dari Fraksi PDI Perjuangan, dan Hartono dari Fraksi PKS. Andi Hadi Ibrahim Baso menyatakan, DPRD Makassar mengapresiasi partisipasi warga dalam menyampaikan aspirasi mereka. Ia memastikan bahwa seluruh tuntutan telah didokumentasikan secara resmi untuk ditindaklanjuti. “Semua aspirasi warga telah kami terima dan catat. Kami akan segera memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait guna mencari solusi atas permasalahan di Kelurahan Bitowa,” ujar Andi Hadi. Adapun permasalahan yang disoroti warga antara lain terkait buruknya infrastruktur, pengelolaan limbah, serta pelayanan dasar di lingkungan mereka. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi tersebut. “Kami datang ke sini karena butuh kepastian dan komitmen dari pemerintah. Permasalahan di Bitowa sudah lama terjadi dan harus segera ditangani,” kata salah satu peserta aksi. Menanggapi tuntutan tersebut, DPRD Makassar menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menerima aspirasi warga, tetapi juga mengupayakan penyelesaian permasalahan secara tuntas dan berkelanjutan melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Daerah, Pemerintahan

Penjabat Gubernur Sulsel Pimpin Rakor Swasembada Pangan, Targetkan Sulsel Jadi Nomor Satu

ruminews.id – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Fadjry Djufry, Memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dengan jajaran Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Republik Indonesia di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Minggu (19/1/2025). Rakor yang berlangsung lebih dari dua jam ini membahas pengawalan swasembada pangan di Sulsel, sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Prof. Fadjry Djufry menekankan pentingnya koordinasi antara BSIP dan seluruh Satuan Kerja (Satgas) Swasembada Pangan di 24 kabupaten/kota Sulsel untuk mencapai target swasembada pangan. “Semua pihak harus satu komando untuk mengurus Satgas Swasembada Pangan, khususnya di Sulawesi Selatan,” ujar Prof. Fadjry dalam rapat tersebut. Ia juga menargetkan Sulawesi Selatan sebagai daerah terdepan dalam swasembada pangan, dengan menyediakan lahan pertanian terbesar di Indonesia. “Kami ingin Sulawesi Selatan menjadi nomor satu dalam swasembada pangan,” tegasnya. Prof. Fadjry menjelaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang baik dari seluruh pemangku kepentingan. Sulsel sendiri menargetkan pengembangan padi gogo di lahan seluas 5.496,44 hektare, selain jagung dan komoditas lainnya. “Kunci keberhasilan adalah koordinasi, termasuk dengan seluruh bupati dan wali kota di Sulsel,” tambahnya. Hasil rapat ini akan disampaikan kepada seluruh kepala daerah di Sulsel untuk mempercepat realisasi target tanam padi serta optimalisasi lahan rawa dan non-rawa, termasuk cetak sawah tahun 2025. “Saya selaku penanggung jawab swasembada pangan Provinsi Sulsel akan terus berkoordinasi dengan penanggung jawab di kabupaten dan kota,” pungkasnya.

Opini

Kopi dan Inspirasi Revolusi Prancis

ruminews.id – Pada awal abad ke-18, seorang Italia bernama Francesco Procopio Dei Coltelli membuka sebuah kedai kopi bernama Le Procope di Paris. Siapa sangka, revolusi Prancis yang termahsyur itu berawal dari obrolan-obrolan di kedai kopi ini. Procope menjadi tempat untuk berbagi informasi hingga dikenal sebagai tempat untuk pencerahan karena kalangan intelektual pun berkumpul di tempat ini. Beberapa seniman dan intelektual Paris seperti JJ Rousseau, Diderot, Voltaire, dan Pirot, menjadi pelanggan setia. Diskusi di Le Procope makin panas karena mulai membicarakan soal pemisahan kekuasaan dalam negara. Hal ini terkait dengan perkembangan di Paris yang rakyatnya mulai mengkritik kekuasaan absolut raja. Ketika mulai menemukan dimensi sosialnya, kopi tak lagi sekedar minuman yang rutin dikonsumsi, tapi juga terlibat dalam banyak perubahan sosial-politik di Eropa. Linda Civitello mengatakan, untuk kali pertama orang (Eropa) memiliki alasan untuk berkumpul di ruang publik tanpa melibatkan alkohol. Kegiatan ini pun berkembang menjadi rutinitas sosial yang bersifat politis. Sebagaimana ditulis situs The Economist pada 7 Juli 2011, “Back to the coffee house”, pada era tersebut konsep media massa belum lagi dikenal. Berita tersebar dari mulut-ke mulut di kedai-kedai kopi, melalui proses dialogis. Pada tahun 1675, Raja Inggris, King Charles II membuat pernyataan tentang pelarangan kedai kopi, dengan alasan dapat membuat orang mengabaikan tanggung jawab sosial dan menggangu stabilitas kerajaan. Hal serupa sempat terjadi di jerman, ketika popularitas kopi sudah mendapatkan dimensi sosialnya, sang penguasa, Frederick The Great (1977) mengeluarkan pernyataan yang mendukung minuman tradisional jerman, yaitu bir dibanding dengan kopi. Kisah diatas hanya satu dari banyak cerita bagaimana kopi digambarkan mampu memberi daya inspirasi bagi gerakan perubahan sosial. Kandungan kafein dari kopi mengaktifkan akal yang tertidur, melahirkan rantaian inspirasi dan menciptakan sebuah gerakan dan aksi sosial yang revolusioner. Sudah ngopi pagi ini?! Erwin Lessy

Scroll to Top