Author name: Admin01

Daerah, Politik

14 Paslon Kepala Daerah Sulsel Siap Dilantik di IKN oleh Presiden Prabowo pada Februari 2025

ruminews.id, Makassar – Sebanyak 14 pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati terpilih di Sulawesi Selatan (Sulsel) hasil Pilkada 2024 dipastikan akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 6 Februari 2025 di Ibu Kota Negara (IKN). Keputusan ini diambil setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota menetapkan para paslon tersebut tanpa adanya sengketa hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi (MK). Pelantikan serentak ini merupakan hasil rapat yang digelar Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu, 22 Januari 2025. Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy, menyampaikan bahwa pelantikan gubernur, bupati, dan wali kota terpilih tanpa sengketa merupakan langkah penting dalam memastikan kesinambungan pemerintahan di tingkat daerah. “Pelantikan akan dilaksanakan serentak pada tanggal 6 Februari 2025 oleh Presiden RI di IKN, kecuali untuk Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Aceh yang memiliki aturan khusus sesuai perundang-undangan,” jelas Rifqinizamy dalam rapat tersebut. Adapun 14 kabupaten yang kepala daerahnya akan dilantik meliputi: Gowa, Bantaeng, Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, Maros, Barru, Sidrap, Enrekang, Tana Toraja, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Penetapan paslon terpilih di daerah ini dilakukan melalui rapat pleno KPU pada 9 Januari 2025. Keputusan untuk melantik para kepala daerah di IKN ini dianggap sebagai simbol penting untuk memperkuat peran ibu kota baru dalam menjalankan fungsi pemerintahan. Langkah ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengimplementasikan Pilkada serentak yang transparan dan bebas sengketa. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan kesiapan pelaksanaan pelantikan serentak ini. “Kami akan memastikan bahwa semua proses berjalan sesuai rencana, termasuk pengaturan teknis dan protokoler di IKN,” ujarnya. Dengan pelantikan ini, diharapkan para kepala daerah yang baru dapat segera menjalankan tugasnya untuk membawa perubahan positif di daerah masing-masing. Pemerintah pusat juga berharap pelantikan di IKN menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara pusat dan daerah demi kemajuan bersama

Gowa, Hukum & Kriminal

Rudapaksa 3 Santri, Pemilik Rumah Tahfidz Gowa Ditangkap

ruminews.id, Gowa – Pimpinan Yayasan Rumah Tahfidz Al-Fatih di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, bernama Feri Syarwan (28), ditangkap oleh pihak kepolisian atas dugaan pemerkosaan terhadap tiga santriwatinya yang masih di bawah umur. Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak, mengungkapkan bahwa perbuatan tersebut telah berlangsung sejak Juni 2024. Modus operandi pelaku adalah memaksa korban untuk melakukan hubungan badan selayaknya suami istri, dengan tujuan memenuhi nafsu pribadinya. Yang lebih mengejutkan, pelaku diduga melakukan tindakan tersebut bersama istrinya. pelaku juga mengancam para korban agar tidak memberitahukan perbuatannya kepada orang tua mereka, dengan ancaman akan menghamili korban jika melapor. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dan tidak menutup kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor. Pelaku dijerat dengan Pasal 81 juncto Pasal 76D Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 6 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Gowa telah memberikan pendampingan kepada para korban dan menyiapkan rumah aman untuk mereka

Ekonomi, Internasional

Barron Jadi Buron. Penipuan Memecoin $BARRON : Investor Indonesia Paling Di Rugikan.

ruminews.id – Baru-baru ini, dunia kripto digemparkan oleh peluncuran memecoin bertajuk “Official Barron Meme” ($BARRON), yang mengklaim terinspirasi dari nama Barron Trump, putra bungsu Presiden AS, Donald Trump. Token ini diluncurkan pada 20 Januari 2025, bersamaan dengan memecoin lain seperti $TRUMP dan $MELANIA. Namun, perlu dicatat bahwa $BARRON tidak memiliki keterkaitan resmi dengan keluarga Trump. Setelah peluncurannya, $BARRON mengalami lonjakan nilai yang signifikan, mencapai kapitalisasi pasar sekitar $72 juta. Namun, dalam waktu singkat, token ini mengalami penurunan drastis lebih dari 90% akibat aksi “rug pull” yang dilakukan oleh pengembangnya. Mereka menjual seluruh pasokan token yang dimiliki, menyebabkan kerugian besar bagi para investor. Identitas pelaku penipuan ini masih belum terungkap, dan hingga kini mereka belum tertangkap. Meskipun demikian, tidak ada indikasi bahwa Indonesia menjadi korban terbesar dalam kasus ini. Namun, mengingat popularitas kripto di Indonesia, para investor lokal tetap diimbau untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Begini alur peristiwa terkait memecoin Barron Trump ($BARRON), sebuah proyek kripto yang mencuri perhatian publik namun akhirnya terungkap sebagai penipuan, pelakunya kini menjadi buron : 1. Peluncuran $BARRON Pada 20 Januari 2025, memecoin $BARRON diluncurkan bersamaan dengan beberapa memecoin bertemakan keluarga Trump lainnya, seperti $TRUMP dan $MELANIA. Token ini dipromosikan sebagai proyek kripto “unik dan revolusioner” yang terinspirasi dari nama Barron Trump, Putra bungsu Presiden AS, Donald Trump. Namun, proyek ini tidak memiliki afiliasi resmi dengan keluarga Trump. Pengembangnya memanfaatkan ketenaran keluarga Trump untuk menarik perhatian investor, terutama pendukung setia Trump. Dalam waktu singkat, $BARRON mencatatkan lonjakan nilai signifikan, dengan kapitalisasi pasar mencapai $72 juta. 2. Popularitas Singkat dan Lonjakan Harga Keberhasilan awal $BARRON didorong oleh spekulasi dan antusiasme komunitas kripto, terutama di media sosial seperti Twitter dan Telegram. Banyak influencer kripto dan kelompok pendukung politik Trump mendorong proyek ini, menjanjikan keuntungan besar. Dalam hitungan hari, harga $BARRON melonjak hingga lebih dari 500%, menarik minat investor global. 3. Terjadinya Penipuan (Rug Pull) Namun, euforia tersebut berubah menjadi bencana ketika tim pengembang secara tiba-tiba menjual seluruh pasokan token yang mereka miliki. Aksi “rug pull” ini menyebabkan harga $BARRON anjlok lebih dari 90% hanya dalam beberapa jam. Investor yang terlambat menjual mengalami kerugian besar. Banyak investor melaporkan bahwa situs resmi proyek serta akun media sosial terkait tiba-tiba dinonaktifkan, memperkuat dugaan bahwa ini adalah skema penipuan. Dalam waktu singkat, $BARRON menjadi simbol peringatan akan bahaya memecoin. 4. Investigasi dan Upaya Mengungkap Pelaku Identitas pengembang $BARRON hingga kini masih belum diketahui. Penyidik meyakini bahwa mereka menggunakan identitas palsu dan teknologi anonim seperti blockchain mixers untuk menyamarkan aliran dana. Investigasi menunjukkan bahwa pelaku kemungkinan berasal dari kelompok internasional yang sebelumnya terlibat dalam proyek memecoin lainnya. 5. Dampak terhadap Investor Global Rug pull ini tidak hanya berdampak pada investor di AS, tetapi juga secara global. Banyak korban berasal dari negara dengan adopsi kripto tinggi, seperti India, Filipina, dan Indonesia. Meskipun belum ada laporan pasti, Indonesia disebut-sebut sebagai salah satu negara yang terdampak karena tingginya popularitas investasi kripto di kalangan masyarakat

Opini

Membaca HMI Dalam Pergulatan Waktu

ruminews.id – Berorganisasi atau bernegara dalam skala yang lebih besar seperti siklus hidup manusia. Lahir, tumbuh, besar dan mati. Sebagaimana Allah Berfirman dalam al Qur’an “Walikulli ummatin ajal – setiap ummat atau kelompok atau komunitas akan menemukan azalnya”. 76 tahun adalah usia yang cukup lama bagi sebuah komunitas. Ihwal itulah yang menandakan, bahwa “Lafran” muda kala itu dengan niat yang ikhlas membidani lahirnya himpunan mahasiswa Islam ini. Setiap zaman telah dilalui HMI. Tahun 80-an kita terjebak dalam pertikaian ideologis sesama kader. Kita lalu terbelah menjadi (Dipo Dan MPO). akibat azas tunggal rezim soeharto, residunya masih ada hingga kini. Biasanya jelang kongres hampir setiap kandidat ketua umum PB HMI (Dipo) mengangkat isu univikasi HMI. tetapi hingga kini belum juga tercapai. Tentu Ini pekerjaan rumah kader Visioner, agar Kedepannya harus di seriusi dan kembali ke satu rumah yang sama. Alasan ideologis sudah selesai, tinggal teknis penyatuan yang mesti dirancang dengan baik. Entah mengapa, saya selalu resah dengan dinamika HMI hari ini yang tidak lagi berangkat dari semangat awal lahirnya. Jika ada “keributan” justru hanya berkisar di wilayah PERUT dan DI BAWAH PERUT. Tidak lebih. Padahal, alasan paling Fundamental Kekalahan Rosulullah SAW Diperang Uhud?. Bukan karena kuatnya musuh. Tetapi, tergiurnya pasukan panah Rosulullah yang meninggalkan bukit Uhud, pada harta (Ghonimah) dan mengabaikkan perintah Rosul (Agama) untuk tidak meninggalkan bukit uhud. Artinya Kemenangan ada syarat-syaratnya, begitupun kekalahan ada sebab-sebabnya. Relevansinya ialah jika kita berkader – Berhimpun hanya untuk mendapatkan Harta dunia. Jika kita berkader hanya untuk merengkuh popularitas, dan Jumawa menjadi ketua Umum. Maka, jangan berharap kemenangan berada dipihak kita. Kemenangan memang punya syarat yang berat, namun kekalahan pun punya resiko yang tidak ringan. Tetapi, dalam sejarah, Rosulullah SAW juga tidak menyalahkan pasukan pemanah yang meninggalkan bukit uhud, karena tergiur Ghonimah. Justru, Yang di lakukan Rosulullah SAW adalah mengevaluasi pasukannya, memperbaiki mental dan setelahnya hampir pasukan islam tidak pernah kalah saat berperang. Tidak ada satu komunitas yang akan bertahan, hingga kiamat. Semua akan menemui ajalnya (bubar) dalam skala waktu, sebab relevan dengan entitasnya yang selalu dialektis. Entah menemukan kejayaan atau bubar. tergantung apa yang kita lakukan terhadap pelanjut risalah (kader) sekarang dan ke depan. Dinasti-dinasti besar yang di bangun dengan kekuatan pasukan perang paling Canggih, bisa hancur meninggalkan puing. Kini menjadi sejarah. ” Walikulli Ummatin Azal (setiap Ummat atau kelompok atau Komunitas mempunyai ajal)”. Tinggal bagaimana cara matinya. Khusnul khotimah atau Suulkhotimah. dengan cara bermartabat atau malah terhina, dengan jalan yang terbaik atau malah mati, karena penghianatan dari dalam. Khalifah umar misalnya yang masa Hidupnya sangat garang, di segani kawan, di takuti lawan. Ternyata sebab matinya ditikam penghianat Abu Lu’luah atau Khalid bin Walid yang sebahagian nafasnya dimedan perang, namun matinya diatas tempat tidur. Jika Setiap perkumpulan atau kelompok ada masa lahir dan matinya. Maka, hanya ada dua jalan menurut saya dalam mempertahankan eksistensi komunitas atau kelompok. Pertama ialah Individu : setiap individu adalah kader yang hampir memenuhi kualifikasi menjadi pemimpin. Kedua, kualifikasi pemimpin hanya akan terlahir dari belajar terus menerus dan merawat ide-ide besar (Mendorong basis – Basis kultural). Demikianlah rumus siklus waktu untuk tetap eksis. HMI sebagai sebuah lembaga yang dari awal dilahirkan bertujuan, untuk menciptakan generasi tangguh, diberi beban untuk mengembangkan dan menyebarkan syiar Islam. Namun secara empiris sudah perlahan-lahan masuk dalam jebakan iblis yang Durjana. Banyak anggotanya sudah tidak lagi menjadikan generasi awal HMI sebagai contoh yang baik dalam menjalankan aktifitas organisasi. Pedoman-pedoman dan Kosntitusi HMI sekedar sebagai penghias rak-rak buku yang hanya dipakai jika relevan dengan kepentingan diri dan kelompokoknya. Padahal Kader adalah mata air peradaban, kerja-kerja organisasinya berorientasi ibadah. Menit dan detik berpikirnya tentang kemaslahatan ummat. tindakannya selalu relevan dengan realitas. Di ujung lidahnya rakyat menitip asa. Ia resah, jiwannya berontak. Ia rela bersusah-susah untuk orang susah. Jika bicara, terbaca kedalaman ilmu di ujung lidahnya. Ia pemikir sekaligus pemberontak, perlawanan yang ia lakukan karena kedalaman ilmunya. Ia bertahan dengan argumentasi yang kokoh, menyerang dengan bahasa yang kuat, padat dan berisi. Ia tidak melulu mengeksploitasi nestapannya. narator sekaligus menerima jalan yang di laluinya. Ia nikmati Ghonimah berkader dengan sadar. Bahwa berbagi ilmu, harta dan mengkader adalah jalan serta resiko yang di tanggungnya sampai mati. Ini jalan jihad, ini lorong suci. Lalui saja dengan riang gembira. Nikmati hasilnya dengan kemeriahan dan deklarasikam bahwa kader Visoner tidak akan pernah menyerah dengan kalah. Jika kita bertamasya pada Sejarah terbelahnya komunitas-komunitas besar dulu, maka kita bisa menangakap apa yang mereka pertaruhkan: Awal Februari 1923 Sarikat Islam yang besar itu. mengadakan kongres ke VII di Madiun. Menghasilkan keputusan menambah nama partai di awal Serikat Islam menjadi PSI. Ternyata ada gerbong revolusioner di bawah Semaoen dkk, menolak hasil kongres versi HOS Tjokroaminoto. Mereka menuduh HOS dan kelompoknya terlalu kooperatif dengan pemerintahan kolonial belanda. Rivalitas ideologis yang terjadi antara HOS dan Semaoen di internal SI meruncing. Semaoen yang tidak kalah cerdas dengan HOS Tjokroaminoto Itu memprovokasi kelompok Islam abangan. Meyakinkan kepada mereka tentang relevansi agama (Islam) dan ajaran-ajaran kiri (Marxisme – Leninisme). Hasil konfrontasi dan penolakan terhadap kongres Madiun itu berakhir dengan dibuatnya kongres tandingan pada awal maret 1923 di Kota Bandung. Semaoen dkk berganti nama menjadi Serikat Rakyat yang berhaluan Komunis. Dalam konteks ideologis, terbelahnya Serikat Islam menjadi merah dan putih, hampir sama dengan kisah terbelahnya HMI menjadi dua. Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) yang menolak pemberlakuan azas tunggal dan konsisten dengan azas Islamnya dan menuduh kelompok HMI (Dipo) terlalu kooperatif dengan rezim Soeharto waktu itu. Dua kisah perpecahan di atas akibat dari konflik ideologis, juga bahagian dari strategi dalam mempertahankan eksistensi organasasi. Di samping itu, faktor yang menjadi penyebab terbelahnya juga bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Coba kita lihat apa yang terjadi pada HMI hari ini, di struktur paling atas, Pengurus Besar dan Pengurus Cabang. kuasa diperebutkan, popularitas di pertengkarkan. Tontonan yang tidak patut di pentaskan di hadapan ribuan kader-kader yang ikhlas mengabdi. Mereka saling menggigit satu sama lain, bukan pada masalah-masalah ideologis atau soal perbedaan konsep mengorganisir massa untuk melawan rezim yang dzolim. Bukan. Jangan bohong, HMI memang sedang masuk dalam perangkap iblis. Perebutan kekuasaan di tingkat cabang diawali dengan operasi komisariat – komisariat dengan mengiming-imingi Jabatan struktural (ini contoh umum). Ide dan gagasan

Opini

Mengapa Berita Pagar Makan Laut Seheboh ini ? Simpel : Banyak Kepentingan Dan Menyangkut Duit Super Besar!

ruminews.id – Liputan Majalah Tempo edisi pekan ini (19 Januari 2025), Bagus Anda baca untuk mengetahui ada apa di balik skandal pagar laut, terutama dugaan keterhubungannya dengan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Dulunya, PANI adalah produsen kaleng kemasan (PT Pratama Abadi Nusa Industri) sebelum pada 2021 dibeli mayoritas sahamnya (80%) oleh PT Multi Artha Pratama (MAP)—perusahaan yang dikaitkan dengan duet taipan: Aguan (Agung Sedayu) dan Anthony Salim. Dulu, saham perusahaan ini adalah saham tidur dan baru awal-awal Juli 2022 mulai diakumulasi kemudian di-mark-up: dari Rp350-an sampai sekarang Rp15 ribuan lebih. Dibenarkan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid (20 Januari 2025), terdapat “sertifikat yang berseliweran di kawasan pagar laut.” Ada 263 bidang SHGB: 234 bidang atas nama PT Intan Agung Makmur; 20 bidang atas nama PT Cahaya Inti Sentosa; 9 bidang atas nama perseorangan (entah siapa, tak disebut); dan Sertifikat Hak Milik (SHM) 17 bidang atas nama siapa, entahlah. PT Cahaya Inti Sentosa jelas dikendalikan oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dengan kepemilikan 99,33%—seperti tercatat di Laporan Keuangan Q3-2024. PT Intan Agung Makmur punya siapa, belum bisa saya pastikan karena saya kesulitan mengakses situs AHU Kemenkumham (mungkin lagi error). Tapi di situs itu dicantumkan alamat perusahaan di Jl. Inspeksi PIK 2 Nomor 5 (Terusan Jalan Perancis), Kabupaten Tangerang, Banten. Nusron baru tiga bulanan jadi Menteri ATR/BPN, sementara barang itu semua terbit 2023, waktu presidennya adalah bapaknya Wapres Gibran dan Menteri ATR/BPN-nya Hadi Tjahjanto—yang kemudian jadi Menkopolhukam, masih di zaman bapaknya Gibran juga. Nusron menyatakan akan mengutus bawahannya untuk “melakukan koordinasi” apakah SHGB itu berada di dalam atau luar garis pantai kepada pihak badan geospasial (kata menteri, itu tidak terlalu sulit, paling satu hari). Kalau ternyata SHGB terbit di atas laut (artinya langgar aturan), sertifikat akan dibatalkan. Langkah sang menteri bagus-bagus saja, tapi masalahnya saya pribadi waswas dengan kata “koordinasi.” Mengapa kalau mengeceknya tidak sulit dan hanya butuh waktu sebentar, tidak dicek dulu kelayakan SHGB itu baru kemudian konferensi pers untuk mengumumkan sertifikatnya dibatalkan atau tidak? Mengapa butuh ‘jeda waktu untuk berpikir’ (“berkoordinasi”) yang bisa memunculkan syakwasangka bakal ada bau macam-macam selama 1 × 24 jam ke depan? Tapi, okelah, kita lihat saja nanti hasil “koordinasinya”  pa. Mungkin perlu “koordinasi” juga kepada raja Jawa di Solo sana karena semasa dialah sertifikat terbit dan status Proyek Strategis Nasional (PSN) disematkan buat proyek PIK 2. Sebagai negara “koordinasi,” mungkin perlu juga “koordinasi” dengan koordinator taipan dan penguasa sekarang untuk menentukan barang ini ‘bagusnya diapain.’ Misal, dibatalkan dulu untuk kemudian diterbitkan lagi di lokasi yang sama setelah berita mereda; dibatalkan seluruhnya untuk kemudian diganti di lokasi lain; dipaksakan di lokasi yang sama tapi pakai ‘dokumen terbang’… dan sebagainya, plus berapa dolar/rupiah kemenyannya. Idealnya memang kita bicara pagar laut dari sudut pandang kepentingan publik, misalnya nasib nelayan, kerusakan lingkungan laut, kemiskinan di kampung sekitar PIK 2. Tapi kita tak bisa naif juga untuk bahasa terang saja bahwa semua kelat-kelit ini ujungnya adalah duit, sebab apa yang paling “menarik” bagi pejabat korup dan pemburu rente ya duit itu tadi. Motif duit itu juga agaknya yang mendasari entah siapa bos besar yang perintahkan bikin pagar untuk mematok-matok laut supaya kelak bisa dibangun unit dan dijual kepada konsumen. Menurut neraca Q3-2024, aset PANI Rp44,1 triliun dan Rp34,3 triliunnya (78%) berupa persediaan/cadangan lahan yang berlokasi di Tangerang, Banten. Perusahaan ini punya 12,02 juta m² tanah yang sedang dikembangkan dengan status HGB berupa tanah kaveling yang siap dijual. Sementara tanah yang belum dikembangkan 6,7 juta m². Tak sejengkal pun cadangan lahan itu yang dijadikan jaminan kredit. Malah, perusahaan pegang setidaknya Rp15,8 triliun dari uang muka penjualan properti (kaveling, rumah tinggal, kantor, dan gudang). Dia juga dapat fasilitas kredit modal kerja Rp384 miliar dari BNI. Jika Rp15,8 triliun adalah uang muka yang kita asumsikan 30%, maka total nilai properti yang dijual oleh PANI mencapai Rp52 triliun lebih.Anda nilai sendiri berapa puluh/ratus triliun nilai keseluruhan bisnis ini sekarang dan di masa depan. Belum lagi dengan cadangan lahan yang dimiliki dan bukan tidak mungkin ke depan akan bertambah lagi (lahan darat habis, laut masih luas). Jadi, kalau, misalnya, hanya keluar Rp12 miliar untuk bangun pagar laut 30 km, sekian miliar untuk “koordinasi” pejabat sana-sini… rasanya itu seujung kuku saja. Saya khawatir cerita pagar laut ini berakhir antiklimaks seperti biasanya: para pejabat dan taipan tetap cuan dan happy, masyarakat kecil gigit jari. Sialnya, masyarakat kecil itu adalah kita! Salam “Koordinasi”. Artikel ini diterbitkan  dengan persetujuan penulisnya sendiri.

Uncategorized

Komisi D DPRD Makassar Gelar RDP Bahas 1.377 Siswa Tak Terdaftar di Dapodik

Ruminews.id, Makassar – 23 Januari 2025 Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Kota Makassar. Rapat tersebut membahas persoalan 1.377 siswa yang tidak terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). RDP yang dipimpin oleh Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham, ini mengungkapkan bahwa 1.377 siswa tersebut tersebar di 16 SMP di Kota Makassar. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Nielma Palamba, dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya membangun komunikasi intensif dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta.   Menurut Nielma, pihaknya tengah melakukan negosiasi dan memberikan pemahaman kepada Pusdatin terkait keberadaan siswa-siswa tersebut agar mereka bisa segera terdata secara resmi di Dapodik tahun 2024.   “Kami terus berusaha melakukan pendekatan dan komunikasi dengan Pusdatin agar data 1.377 siswa ini bisa diakomodir. Ini penting karena berkaitan dengan hak-hak siswa dalam menerima layanan pendidikan yang layak, termasuk bantuan pemerintah,” jelas Nielma.   Ketua Komisi D, Ari Ashari Ilham, dalam rapat tersebut menekankan pentingnya percepatan penyelesaian masalah ini. Ia meminta Dinas Pendidikan lebih proaktif dalam memastikan seluruh siswa mendapatkan hak administrasi pendidikan yang semestinya. “Ini menyangkut masa depan siswa kita. Pemerintah harus hadir untuk memastikan semua anak-anak ini mendapatkan perlindungan hak mereka dalam sistem pendidikan nasional,” ujar Ari.   Ia juga menyoroti pentingnya verifikasi data secara menyeluruh di tingkat sekolah agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang.   Dalam rapat tersebut, Komisi D meminta Dinas Pendidikan menyampaikan laporan perkembangan komunikasi dengan Pusdatin secara berkala kepada DPRD, guna memastikan penyelesaian masalah ini berjalan dengan cepat dan tepat.

Uncategorized

Komisi D DPRD Makassar Gelar RDP Bahas Polemik Dapodik Siswa SMP

ruminews.id- Makassar, 23 Januari 2025 — Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Kota Makassar terkait masalah data pokok pendidikan (Dapodik) siswa SMP, Kamis (23/1), di Ruang Komisi D DPRD.   Ketua Komisi D, Ari Ashari Ilham, menyampaikan bahwa ketidakseimbangan jumlah SD (315) dan SMP (55) di Makassar menyebabkan kelebihan daya tampung 1.323 siswa. Ia menegaskan, penerimaan siswa tersebut adalah bentuk upaya Pemkot untuk memastikan semua anak tetap bersekolah.   Ari mendorong Pemkot Makassar untuk menambah jumlah SMP negeri serta menyetarakan kualitas seluruh sekolah agar tidak ada lagi diskriminasi dalam pemilihan sekolah.   Plh Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Nielma Palamba, melaporkan bahwa permasalahan ini melibatkan 16 SMP Negeri. Pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan pusat, mengumpulkan data siswa berdasarkan nama, alamat, dan asal sekolah, dengan target penyelesaian sebelum 31 Januari 2025.   Disdik meminta dukungan orang tua untuk melengkapi dokumen seperti kartu keluarga dan ijazah sebagai syarat perbaikan data.   Upaya ini diharapkan segera menyelamatkan status administrasi 1.323 siswa yang terdampak dalam sistem Dapodik.

Daerah, Pemerintahan

Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi Dorong Pemerintah Daerah Alokasikan APBD untuk Program Makan Bergizi Gratis

ruminews.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, mendesak pemerintah daerah agar tidak ragu mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, investasi pada gizi anak-anak merupakan langkah penting untuk mencetak generasi emas Indonesia pada tahun 2045. “Jika kita serius ingin mencetak generasi emas pada tahun 2045, seharusnya kita tidak ragu untuk menggunakan APBD,” ujar Kahfi dalam keterangan pers yang diterima Parlementaria di Jakarta, Rabu (22/01/2025). Kahfi menekankan pentingnya pengalokasian anggaran daerah untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia. Ia juga mengingatkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tinggi seharusnya dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan generasi bangsa. “Untuk apa PAD besar kalau tidak dapat berkontribusi untuk kemajuan anak-anak bangsa ini,” tambah politisi Fraksi PAN tersebut. Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas data prevalensi balita stunting di Indonesia, yang saat ini menempati peringkat kedua tertinggi di Asia Tenggara. Kahfi menegaskan bahwa data tersebut menunjukkan kondisi nyata yang membutuhkan perhatian serius. “Data itu tidak pernah bohong. Indonesia hari ini berada di urutan teratas angka stuntingnya di Asia Tenggara, sehingga ini perlu jadi tanggung jawab bersama kita,” ungkapnya. Kahfi juga mendorong agar program MBG dijadikan gerakan nasional, dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan gizi anak-anak secara menyeluruh. Menurutnya, keberhasilan program ini hanya dapat dicapai jika kedua pihak bekerja sama dengan baik. “Terkait MBG ini, seharusnya disikapi bukan hanya sebagai program nasional, sehingga pemerintah daerah dan pemerintah pusat adalah satu kesatuan yang harus bertanggung jawab untuk mensukseskan program ini demi masa depan anak-anak kita,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya menciptakan generasi emas pada tahun 2045 tidak mungkin terwujud tanpa adanya dukungan gizi yang memadai bagi anak-anak sejak dini. “Mimpi kita generasi emas 2045 itu tidak mungkin bisa terwujud tanpa support dan dukungan gizi yang cukup pada hari ini,” tegas legislator dapil Sulawesi Selatan I tersebut. Pernyataan Kahfi ini sekaligus menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia melalui perbaikan gizi anak-anak sebagai fondasi bagi kemajuan bangsa.

Pemerintahan

Presiden Prabowo Tegaskan Penyusunan Anggaran Harus Fokus pada Efisiensi dan Penghematan

ruminews.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menekankan pentingnya efisiensi dan penghematan dalam penyusunan anggaran negara, dengan mengutamakan pemotongan pada sektor-sektor yang tidak esensial. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) bersama para Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, dilansir dari laman https://www.setneg.go.id, Rabu, 22 Januari 2025. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa penyusunan anggaran harus memiliki kriteria yang jelas. Kriteria pertama adalah menciptakan lapangan kerja, diikuti dengan peningkatan produktivitas yang dapat diukur dengan kuantifikasi devisa yang dihasilkan dan dihemat. Selain itu, anggaran juga harus diarahkan pada swasembada pangan dan energi. Presiden menambahkan bahwa pada tahun 2025, Indonesia tidak akan lagi mengimpor beras, jagung, maupun garam, dengan sasaran swasembada pangan yang diperkirakan dapat tercapai lebih cepat dari target yang ditetapkan, yaitu pada akhir 2025 atau paling lambat awal 2026. “Dengan niat baik dan kerja keras, kita dapat mencapai hasil yang cepat,” ujar Presiden. Dalam hal anggaran, Presiden juga menekankan pentingnya investasi pada sumber daya manusia, pendidikan, serta sains dan teknologi. Sebagai bagian dari upaya penghematan, anggaran untuk acara-acara seremoni dan perjalanan dinas akan dipotong secara signifikan. “Perayaan sejarah atau ulang tahun sebaiknya dilakukan secara sederhana, cukup di kantor dengan jumlah peserta terbatas, dan perjalanan dinas akan dipangkas untuk menghemat anggaran,” tegas Presiden. Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya loyalitas dalam penyusunan anggaran dan mengapresiasi tingkat ketelitian tim keuangan yang telah melakukan pemeriksaan anggaran secara rinci. Ia menginstruksikan agar seluruh menteri dan kepala badan untuk patuh terhadap kebijakan penghematan yang telah ditetapkan, demi tercapainya tujuan pembangunan nasional yang lebih efisien dan berdampak positif bagi kesejahteraan rakyat. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan anggaran negara dapat lebih fokus pada sektor-sektor yang mendukung kemajuan Indonesia dan mengurangi pemborosan yang tidak memberikan manfaat langsung bagi rakyat.

Pemerintahan, Politik

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Laporkan Harta Kekayaan Rp 5,4 Triliun ke KPK

ruminews.id – Jakarta – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan total mencapai Rp 5,4 triliun. Berdasarkan laporan yang dipublikasikan dari Situs https://elhkpn.kpk.go.id pada 21 Januari 2025, harta kekayaan ini mencakup berbagai aset, mulai dari properti di Jakarta Selatan hingga koleksi kendaraan mewah. Total kekayaan mencakup: – Tanah dan bangunan senilai Rp 152 miliar, dengan rincian properti di Jakarta Selatan, seperti tanah seluas 3.630 m² di daerah elit. – Kendaraan mewah, termasuk mobil Bentley Continental GT dan Lexus, bernilai total Rp 19,4 miliar. – Surat berharga senilai Rp 5,07 triliun dan kas sebesar Rp 67 miliar. Dengan total kekayaan ini, Widiyanti mengalahkan menteri lainnya, termasuk Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri BUMN Erick Thohir, dalam hal harta kekayaan.

Scroll to Top