Pemerintahan

DPRD Kota Makassar

Ketua DPRD Makassar Suparatman: Efisiensi Anggaran Tidak Akan Mengurangi Kualitas Pelayanan untuk Masyarkat

ruminews – Makassar – Ketua DPRD Makassar, Supratman, menyampaikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bahwa efisiensi anggaran tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Namun hal ini menjadi tugas seluruh instansi daerah untuk mengelola sumber daya lebih cermat dan tepat sasaran serta bermanfaat untuk kesejahteraan rakyat. “Kami akan terus mngontrol seluruh program yang dilakukan OPD Pemkot, agar memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Supratman belum lama ini. Menurutnya, meskipun anggaran terbatas, setiap program dan pelayanan harus tetap menyentuh setiap kebutuhan masyarakat. “Sebagai mitra pemerintah dan penghubung aspirasi masyarakat, DPRD Makassar tentu berkomitmen mendukung setiap program yang mementingkan hak-hak rakyat,” ujarnya.

DPRD Kota Makassar

Ketua DPRD Makassar Ajak Warga Perkuat Silaturahmi untuk Kemajuan Kota Makassar

ruminews.id – Dalam semangat Lebaran yang masih hangat, Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga Silaturahmi” silaturahmi sebagai kunci mempererat persaudaraan dan mendorong kemajuan Kota Makassar. Ajakan ini disampaikannya melalui unggahan di akun media sosial pribadinya pada Kamis (3/4/2025). Dalam postingan tersebut, Supratman menceritakan suasana hangat acara Open House yang digelarnya pada 1 April 2025 di Rumah Jabatan Ketua DPRD. Acara itu turut dihadiri berbagai pihak—mulai dari kolega legislatif dan eksekutif, keluarga, hingga sahabat dekat. “Masih dalam suasana Lebaran, kami beberapa waktu lalu menggelar Open House di Rumah Jabatan. Kami bersilaturahmi dengan rekan kerja, baik dari legislatif maupun eksekutif, serta berkumpul bersama keluarga dan sahabat,” ujar politisi Partai NasDem tersebut. Ia menekankan bahwa Silaturahmi”> silaturahmi bukan hanya tradisi tahunan, melainkan pondasi penting dalam membangun sinergi yang harmonis antarwarga. Menurutnya, kebersamaan dan hubungan baik antar-elemen masyarakat akan memberi dampak positif terhadap pembangunan kota. “Kami selalu berharap Silaturahmi”> silaturahmi ini menjadi pondasi yang kokoh untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan. Karena dari situlah lahir semangat bersama dalam membangun dan mengembangkan Kota Makassar,” tambahnya. Supratman juga berharap semangat kebersamaan yang terbangun saat Lebaran ini bisa terus terjaga sepanjang waktu, bukan hanya musiman. “Kebersamaan adalah kekuatan utama kita. Dengan saling menjaga, saling mendukung, dan terus terhubung, kita bisa wujudkan Makassar yang lebih maju,” pungkasnya.

Gowa, Pemerintahan

Dukung Program Bupati Gowa, Direktur Umum PDAM Gowa Akan Bimbing Anak Asuhnya Jadi Penjahit Profesional

ruminews.id, GOWA – Direktur Umum Perumda Tirta Jeneberang (PDAM) Gowa, Khaerul Aco, tak mau ketinggalan dalam mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin. Program dimaksud, yakni Gowa Sejahtera dengan implementasi menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim. Dalam mewujudkan misinya mengentaskan kemiskinan ekstrim di Gowa, Husniah menekankan kepada seluruh pejabat Pemkab Gowa termasuk direksi perusahaan umum daerah untuk menjadi orangtua asuh bagi warga warga miskin ekstrim. Program ini tidak sekadar menyantuni atau membiayai hidup keluarga miskin ekstrim. Target utamanya adalah para pejabat yang menjadi orangtua asuh membimbing anak asuhnya untuk menjadi mandiri dengan memberi modal usaha. Dalam mendukung program Gowa Sejahtera, Khaerul Aco telah menyambangi dua warga miskin ekstrim di Gowa dan menyatakan siap menjadi orangtua asuh dua keluarga tersebut. Khaerul Aco yang tak lain suami dari Bupati Gowa, Husniah Talenrang, juga akan membantu modal usaha dan membimbing dua keluarga yang menjadi anak asuhnya tersebut hingga menjadi mandiri. Dua keluarga miskin ekstrim yang dikunjungi Khaerul Aco, yaitu keluarga Arfah dan keluarga Nurlena yang keduanya beralamat di Kampung Sapiria, Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo. Pada kunjungan pertamanya di hari ke-25 Ramadan 1446 Hijriyah, Selasa (25/3/25), selain berkenalan dan berbincang lebih dalam, Khaerul Aco juga membawa bingkisan Lebaran untuk dua keluarga tersebut. “Jadi, informasi terkait keluarga Pak Arfah dan Ibu Nurlena saya peroleh dari pemerintah desa setempat. Informasi ini saya tindaklanjuti dengan mengunjungi dua keluarga tersebut dan memang mereka kategori miskin ekstrim,” ujar Khaerul. “Untuk ibu Nurlena, saya akan membantunya menjadi mandiri dengan memberikan bantuan mesih jahit. Sebab, dia punya keahlian dalam menjahit dan semoga ke depannya bisa menjadi penjahit profesional,” ujarnya.  Untuk keluarga Arfah, Khaerul Aco mengaku masih memikirkan bantuan usaha apa yang cocok diberikan agar keluarga tersebut dapat segera menjadi keluarga mandiri dan keluar dari jeratan kemiskinan.

Gowa, Pemerintahan

Membangun Gowa Sejahtera: Dukungan Kepala Inspektorat untuk Program Orangtua Asuh

ruminews.id, GOWA – Kepala Inspektorat Kabupaten Gowa, M Agus Salim Harahap, menegaskan dukungannya terhadap program orangtua asuh yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin. Program orangtua asuh yang bertujuan mengentaskan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Gowa, implementasi dari program Gowa Sejahtera yang merupakan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa. Dukungan Agus Salim ditunjukkan dengan mengunjungi rumah Hambali, keluarga miskin ekstrim di Kampung Mejang, Gowa, Sabtu (22/3/2025). Menurut Agus Salim, Hambali tidak memiliki pekerjaan dan tinggal di rumah tak layak huni bersama keluarganya. Kondisi tersebut membuat Agus Salim mengangkat Hambali sebagi anak asuhnya dan akan membimbing hingga menjadi mandiri. “Untuk saat ini, bantuan yang dibutuhkan Hambali adalah diberi pekerjaan dan perbaikan rumah,” ujar Agus Salim. Dia menjelaskan, Program Gowa Sejahtera yang dicanangkan Bupati adalah langkah mulia dan patut didukung oleh seluruh jajajaran Pemkab Gowa. “Pada dasarnya, kehidupan ini mengajarkan kita untuk memanusiakan manusia dan berbagi kebahagiaan kepada sesama,” ujar M Agus Salim Harahap dengan penuh semangat saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya. Menurutnya, Program Gowa Sejahtera diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi warga yang membutuhkan, serta mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar bagi keluarga kurang mampu. “Karena itu saya siap mendukung penuh program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa ini, dengan semangat dan komitmen yang kuat untuk mewujudkan Gowa yang lebih sejahtera,” tegasnya. Sebelumnya, Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk turut serta menjadi orang tua asuh bagi warga miskin ekstrem. Ketua DPD PAN Gowa ini mengingatkan pentingnya kerjasama semua pihak, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan hingga desa dalam mensukseskan program Gowa Bersama. “Program 100 hari kerja ini telah berjalan sekitar tiga minggu. Kolaborasi antara seluruh stakeholder sangat diperlukan agar program ini dapat tercapai dengan optimal,” ungkap Husniah. Bupati Gowa juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Gowa turut turun langsung ke lapangan untuk menjadi orang tua asuh, guna menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa. Tak hanya itu, program “Gowa Annangkasi (Bersih)” juga telah berjalan dengan fokus pada kebersihan dan kenyamanan di titik-titik ikonik Kabupaten Gowa, termasuk perkantoran dan rumah ibadah. Lebih lanjut, program “Gowa Caradde (Cerdas) yang juga telah dilaunching mewajibkan siswa TK, SD, dan SMP untuk mengaji selama 30 menit sebelum memulai pembelajaran di sekolah. Untuk Program Gowa Sehat, fokusnya pada pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia dan warga yang merayakan ulang tahun. Dengan segala upaya ini, diharapkan Kabupaten Gowa dapat semakin maju dan sejahtera, dengan seluruh warganya menikmati hasil pembangunan yang merata.(*)

Gowa, Pemerintahan

Begini Kondisi Keluarga Miskin Ekstrim yang Menjadi Anak Asuh Kabag Kesra Gowa 

ruminews.id, GOWA – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Gowa, Mardani Hamdani, menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan program 100 kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin. Kegiatan prioritas dalam program 100 kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa yang dilantik pada 20 Februari 2025 lalu, adalah pengentasan kemiskinan esktrim hingga 0 persen. Implementasi dari program tersebut adalah mewajibkan seluruh pejabat Pemkab Gowa menjadi orangtua asuh bagi keluarga miskin ekstrim di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kota Makassar, ibu kota Provinsi Sulsel ini. Sejak program tersebut diumumkan oleh Bupati Husniah Talenrang, Mardani Hamdani kini telah menjadi orangtua asuh bagi dua keluarga miskin ekstrim. Keluarga pertama yang menjadi anak asuh Mardani adalah Salasa, warga Makabori, Kecamatan Bontolempangan. Menurut Mardani, dia menjadi orangtua asuh bagi Salasa dan keluarganya dengan pertimbangan Salasa tidak memiliki penghasilan sementara istrinya mengalami gangguan kejiwaan dan masih punya anak kecil. “Usia pak Salasa sudah sangat tua dan rumahnya sangat tidak layak huni. Hasil pendataan saya, Pak Salasa butuh bantuan pekerjaan, perbaikan rumah dan bantuan psikiater untuk rumahnya,” ujar Mardani kepada wartawan, Jumat (21/3/25). Keluarga kedua yang menjadi anak asuh Mardani yaitu Muddin, warga Bongki, Kecamatan Bontolempangan. Namun, menurut Mardani, Muddin hanya kategori miskin, bukan kategori miskin ekstrim. Pasalnya, Muddin masih memiliki penghasilan dari kebunnya dan dia terdaftar sebagai penerima bantuan program keluarga harapan. “Rumah keluarga Pak Muddin juga masih cukup layak huni dan dia punya kendaraan bermotor. Untuk bantuan, Pak Muddin butuh bantuan pemeriksaan kesehatan,” jelasnya. Menurut Mardani, pada Kamis (20/32025), dia mengunjungi kediaman dua keluarga yang menjadi anak asuhnya itu. Dalam kunjungannya tersebut, dia memberikan bantuan materi tetapi juga menyatakan konsistensinya akan terus menjadi orang tua asuh bagi kedua keluarga itu hingga bisa mandiri. “Mewujudkan program 100 hari kerja Ibu Bupati Gowa dan juga bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, saya merasa perlu untuk turun langsung dan memastikan kondisi dan bagaimana mencarikan solusi agar Pak Salasa dan Pak Muddin yang menjadi anak asuh saya bisa menjadi mandiri,” terangnya. Mardani juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan warga Gowa. Selain itu, dalam kunjungan tersebut, Mardani berkesempatan berdialog langsung dengan warga setempat guna mendengarkan keluhan mereka dan memberikan solusi terkait permasalahan sosial yang dihadapi oleh masyarakat miskin. “Semoga langkah ini dapat membawa perubahan positif bagi warga miskin ekstrim di Kecamatan Bontolempangan, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli kepada sesama,” tutupnya. Sebagai informasi, Pemkab Gowa sendiri memang sedang giat mengimplementasikan program Gowa Bersama, dan mengurangi angka kemiskinan, termasuk meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu.

Daerah, Gowa, Pemerintahan

Luncurkan SPPT PBB-P2 2025, Bupati Gowa Ingatkan Pejabatnya Laksanakan Program Orangtua Asuh Bagi Warga Miskin Ekstrem 

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, melakukan launching perdana percetakan massal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2025 di kantor Bappeda, Sungguminasa, Jumat (14/3/2025). Dalam kegiatan ini, Husniah kembali menegaskan dan mengingatkan seluruh pejabat Pemkab Gowa agar benar-benar serius dalam melaksanakan program orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim di Kabupaten Gowa. Pejabat Pemkab Gowa menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim merupakan program prioritas 100 hari pertama pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Gowa periode 2025-2030, Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin. “Pada kesempatan ini, saya kembali mengingatkan kepada kita semua, para pejabat Pemkab Gowa, agar benar-benar serius melaksanakan program 100 hari kerja, yaitu Gowa Bersama dimana yang sangat prioritas adalah menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim dalam rangka mengentaskan kemiskinan ekstrim di Gowa hingga 0 persen,” ujar Ketua DPD Partai Amanat Nasional Gowa ini. Seperti diketahui, pada hari pertamanya berkantor usai sertijab Bupati Gowa, Senin 3 Maret lalu, Husniah langsung meluncurkan program Gowa Bersama yang menjadi program 100 hari kerjanya bersama Darmawangsyah Muin. Gowa Bersama akronim dari Bersih, Cerdas, Sejahtera, Sehat, dan Aman. Gowa Bersih bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan agar tercipta Gowa yang lebih sehat dan nyaman. Gowa Cerdas berfokus pada penyediaan fasilitas pendidikan yang merata dan lebih baik, serta pembiasaan baca Alquran sebelum proses belajar bagi siswa SD dan SMP. Gowa Sejahtera memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan, dengan target mengurangi kemiskinan ekstrem hingga mencapai angka 0 persen. Program yang melibatkan seluruh kepala SKPD ini, untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga miskin ekstrim. Gowa Sehat berfokus pada peningkatan layanan kesehatan yang lebih terjangkau dan berkualitas, dengan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang merayakan ulang tahun, termasuk lansia, serta penanganan masalah stunting. Gowa Aman bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gowa. “Program Gowa Bersama mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Gowa yang lebih baik,” ungkap Husniah Talenrang saat meluncurkan program Gowa Bersama. Khusus untuk program Gowa Sejahtera, wanita pertama yang menjabat sebagai Bupati Gowa ini, meminta seluruh kepala SKPD untuk lebih sering mengunjungi rumah keluarga miskin ekstrem dan menjadi orang tua asuh bagi mereka. Terkait peluncuran perdana percetakan massal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2025, Husniah Talenrang mengimbau kepada seluruh pimpinan SKPD, camat, lurah, dan kepala desa untuk mengajak seluruh aparatnya segera melunasi kewajiban PBB-nya. Ia juga menginstruksikan Badan Pendapatan Daerah dan pihak terkait untuk mempermudah pelayanan PBB, termasuk dalam mekanisme pembayarannya. “Harapan saya agar masyarakat dapat menerima pelayanan prima dan kemudahan dalam pembayaran pajak. Hal ini penting untuk menciptakan keseimbangan antara hak pemerintah dan kewajiban masyarakat dalam membayar pajak,” “Mari bersama-sama gaungkan semangat membayar pajak tepat waktu. Dengan membayar pajak tepat waktu, kita termasuk orang bijak yang mampu mewujudkan pemerintahan yang damai,” tambahnya.(*)

Ekonomi, Pemerintahan

Plt. Ketum HIPMI Jeneponto A. Ikram Rifqi Silaturahmi dengan Pj. Bupati Bahas Agenda Muscab

ruminews.id, Jeneponto- Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jeneponto, A. Ikram Rifqi, menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Penjabat (Pj.) Bupati Jeneponto. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan membahas agenda penting terkait Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI Jeneponto yang akan datang. (11/3) Dalam pertemuan tersebut, A. Ikram Rifqi menyampaikan kesiapan HIPMI Jeneponto untuk menggelar Muscab yang bertujuan memilih kepengurusan baru serta merumuskan program strategis bagi para pengusaha muda di Jeneponto. Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah agar HIPMI dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ekonomi lokal. Kami ingin memastikan bahwa Muscab HIPMI Jeneponto ke depan berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi para pengusaha muda di daerah ini. Oleh karena itu, kami memohon arahan serta dukungan dari Pj. Bupati agar sinergi antara HIPMI dan pemerintah daerah semakin kuat,” ujar Ikram Rifqi. Menanggapi hal tersebut, Pj. Bupati Jeneponto, Dr. H. Reza Faisal Saleh, S.STP.,M.Si., menyambut baik inisiatif HIPMI dan menegaskan komitmennya dalam mendukung berbagai program yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia berharap HIPMI dapat terus berinovasi dan menjadi motor penggerak kewirausahaan di Jeneponto. “Saya sangat mengapresiasi semangat anak muda di HIPMI yang terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Pemerintah akan mendukung kegiatan Muscab Hipmi Jeneponto serta program-program HIPMI yang berdampak positif bagi perekonomian Jeneponto,” Tegasnya. Silaturahmi ini diakhiri dengan diskusi ringan mengenai peluang kolaborasi antara HIPMI dan pemerintah daerah dalam berbagai sektor, termasuk UMKM, investasi, dan pemberdayaan ekonomi kreatif. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan Muscab HIPMI Jeneponto dapat berjalan sukses serta menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik.

Gowa, Pemerintahan, Politik

Bupati Gowa : Program SKPD Harus Tepat Sasaran dan Tepat Manfaat bagi Warga Yang Membutuhkan.

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, meminta seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajarannya untuk menjadi orang tua asuh bagi masyarakat miskin ekstrim. Kepala SKPD menjadi orangtua asuh diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari keluarga kurang mampu. “Kami harap SKPD tidak hanya fokus pada tugas administratif. Tetapi juga peduli dengan kondisi sosial di masyarakat,” ujar Husniah Talenrang saat memimpin Rapat Kordinasi, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (3/3/2025). Orangtua asuh dimaksud Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Gowa ini, yaitu setiap kepala SKPD memberi perhatian lebih kepada masyarakat miskin dengan cara memberikan dukungan langsung, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun program pemberdayaan. “Dengan menjadi orangtua asuh, para kepala SKPD bisa merasakan langsung kondisi di lapangan dan menemukan solusi terbaik bagi masyarakat miskin,” ujar Ketua Perempuan Amanat Nasional (PuAN) Sulsel itu. “Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kita bersama untuk mewujudkan Gowa yang lebih maju dan masyarakatnya bisa lebih sejahtera,” tambahnya. Dalam menanggulangi kemiskinan di Gowa, Husniah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, SKPD, dan masyarakat. Ia juga mengingatkan agar program-program yang dijalankan lebih tepat sasaran dan tepat Manfaat serta memberikan dampak yang signifikan bagi warga yang membutuhkan. Sementara, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin mengaku dari seluruh program yang ada harus mampu dilaksanakan dengan baik. “Tentu sebagai Wakil siap membantu khususnya dalam mensukseskan program tersebut seperti kebersihan, kesehatan dan program lainnya,” jelasnya. Pada rapat koordinasi ini, turut diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, para Pimpinan SKPD, Kabag dan Camat Lingkup Pemkab Gowa.

Makassar, Pemerintahan, Politik

Danny Pomanto Apresiasi 4 Pilar Pembangunan Pemerintahan Munafri-Aliyah

Ruminews.id, Makassar – Wali Kota Makassar periode 2013-2024, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, memberikan apresiasi terhadap konsep 4 pilar pembangunan yang menjadi arah kebijakan pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. Menurut Danny, prinsip utama dalam pemerintahan adalah membangun ekonomi masyarakat agar lebih kuat dan berkelanjutan. Ia pun mendoakan agar pasangan Munafri-Aliyah dapat menjalankan pemerintahan dengan baik demi kepentingan masyarakat Makassar. “Sebuah awal yang sangat baik. Perjalanan panjang selalu dimulai dengan langkah kecil. Apa yang tadi disampaikan oleh beliau (Munafri) sangat baik sekali,” ujar Danny usai menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) di Gedung DPRD Makassar, Senin (3/3/2025). Danny juga menegaskan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Munafri-Aliyah jika memang dibutuhkan, meskipun ke depan ia akan lebih banyak beraktivitas di luar daerah. “Kalau saya dibutuhkan untuk turut membantu kapan pun, saya siap. Walaupun mungkin saya lebih banyak di luar, tetapi khusus untuk Makassar tentu saya tetap akan senang membantu, karena ini kampung kita sendiri,” katanya. Danny mengungkapkan bahwa beberapa kepala daerah telah memintanya untuk memberikan pandangan dalam membangun pemerintahan yang efektif. Namun, meskipun tak lagi menjabat sebagai wali kota, ia menegaskan tetap berkontribusi untuk masyarakat Makassar dengan cara yang berbeda. Setelah melepas jabatan sebagai wali kota, Danny berencana kembali ke dunia konsultan sambil mengembangkan sistem ekonomi berbasis kerakyatan. “Saya kembali ke laptop, jadi konsultan, sambil membangun sebuah sistem ekonomi kerakyatan. Nanti Insya Allah, tunggu tanggal mainnya, kita akan launching secara khusus,” ungkapnya. Dengan pengalamannya selama dua periode memimpin Makassar, Danny optimistis dapat terus berkontribusi bagi kemajuan daerah, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Makassar, Pemerintahan, Politik

Hari Pertama Bertugas, Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Silaturahmi dengan OPD

Ruminews.id, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, resmi menjalani hari pertamanya berkantor di Balai Kota Makassar setelah dilantik, Senin (24/2/2025). Kedatangannya disambut hangat oleh jajaran kepala dinas dan perangkat daerah lainnya. Sejak tiba di kantor, Aliyah langsung menjabat tangan serta menyapa para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pegawai Pemkot Makassar yang telah menantinya. Turut hadir dalam penyambutan tersebut, Pj Sekda Kota Makassar Irwan Adnan, Kepala BKPSDM Akhmad Namsum, Kabag Protokol Zuhur, Kepala Kesbangpol Andi Bukti Djufri, Kepala BPBD Hendra Kaimuddin, Kepala BKAD Muh Dakhlan, Kepala Bappeda Zulkifli, serta sejumlah pejabat lainnya. Setelah berinteraksi dengan para pegawai, Aliyah kemudian melakukan peninjauan ruang kerja. Ia melihat langsung ruangannya di Gedung Tower Balai Kota, mulai dari lantai tiga hingga lantai sepuluh. Di lantai tiga, ia mengecek ruangan yang telah disiapkan untuknya dan menuturkan bahwa ruangan tersebut sudah dalam kondisi siap pakai. Ia kemudian naik ke lantai sembilan untuk meninjau War Room dan melanjutkan ke lantai sepuluh, di mana ruang kerja Wakil Wali Kota sebelumnya berada. Dalam keterangannya, Aliyah menyebut bahwa kunjungannya hari ini adalah bagian dari silaturahmi serta orientasi awal sebagai Wakil Wali Kota Makassar. Ia ingin menyapa jajaran Pemkot Makassar sekaligus melihat langsung kondisi ruang kerja dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan bekerja bersamanya. Namun, mengenai ruangan kerja mana yang akan ditempatinya, Aliyah mengaku belum menentukan pilihan. Ia masih mempertimbangkan beberapa opsi, termasuk ruangan yang sebelumnya digunakan oleh mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin. “Tapi tentu perlu ada pembenahan lebih lanjut. Saya juga menunggu Pak Wali Kota Munafri Arifuddin untuk meninjau bersama dan meminta restu beliau,” ujar Aliyah. Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, diketahui masih menghadiri kegiatan retret di Magelang. Aliyah menegaskan bahwa keputusan akhir terkait ruang kerjanya akan dibuat setelah berdiskusi lebih lanjut dengan Wali Kota serta melakukan istikharah untuk mendapatkan pilihan terbaik. “Nantilah, kita tunggu hasil diskusi dan istikharah, mana yang terbaik,” tutupnya. Hari pertama Aliyah Mustika Ilham bertugas di Balai Kota Makassar menjadi momen perkenalan serta langkah awalnya dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Wali Kota. Ia berharap dapat bekerja sama dengan seluruh jajaran OPD dan ASN untuk menjalankan program-program pemerintah yang telah dirancang.

Scroll to Top