Daerah

Makassar, Politik

DPRD Makassar Dorong Stadion Untia Jadi Kawasan Multifungsi, Usulkan Lintasan Drag Race

Ruminews.id, Makassar – Pembangunan stadion di wilayah Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, masuk dalam daftar proyek prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Rencana ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Makassar, yang berharap stadion tersebut dapat memiliki fungsi ganda. Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, menyampaikan dalam rapat monitoring dan evaluasi (monev) bahwa stadion Untia sebaiknya dilengkapi dengan lintasan drag race di akses jalan masuknya. Usulan ini disampaikannya sebagai bentuk aspirasi dari para pecinta otomotif di Kota Makassar. “Dalam rapat monev kemarin, saya secara pribadi mewakili rekan-rekan pecinta otomotif meminta kepada Dispora agar menyampaikan masukan kepada Wali Kota. Kami berharap akses jalan menuju stadion juga bisa difungsikan sebagai lintasan drag race,” jelas Ari, Rabu (16/4/2025). Menurut legislator dari Partai Nasdem ini, pembangunan lintasan drag race tidak membutuhkan anggaran besar maupun perencanaan kompleks. Lintasan tersebut hanya perlu berupa jalan lurus dengan panjang sekitar 500 meter, yang dinilai sudah cukup untuk pelaksanaan balapan motor maupun mobil. “Drag race itu hanya butuh jalan lurus. Tidak perlu pembangunan rumit atau mahal. Cukup pengaspalan sepanjang 500 meter,” ungkapnya kepada Rumi News. Ari, yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Makassar, menambahkan bahwa keberadaan sirkuit drag race sangat dinantikan komunitas otomotif Makassar. Ia menyoroti fakta bahwa selama ini berbagai event balap lebih sering digelar di sirkuit milik TNI AU di Maros. “Sebagai ibu kota Sulawesi Selatan, rasanya kurang pantas kalau setiap ada event balap, Makassar harus numpang di Maros. Padahal peminat otomotif di kota ini sangat besar,” tegasnya. Ia juga menyampaikan bahwa dari sisi ukuran, panjang stadion yang direncanakan sekitar 200 meter (termasuk lapangan dan podium) masih memungkinkan untuk dibuatkan lintasan drag race secara terintegrasi di akses masuk stadion.

Daerah, Gowa, Politik

Husniah Talenrang Silaturahmi ke Pinrang, Disambut Hangat oleh Bupati Andi Iwan: Pulang Kampung Penuh Makna

ruminews.id, PINRANG – Momen penuh kehangatan dan makna terjadi pada Selasa malam, 15 April 2025, saat Bupati Gowa, Husniah Talenrang, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kabupaten Pinrang. Dalam kunjungan tersebut, Husniah disambut langsung oleh Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, di Rumah Jabatan Bupati sekitar pukul 20.00 WITA. Tak sekadar agenda formal, kunjungan ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus bentuk sinergi antardaerah di Sulawesi Selatan. Bupati Husniah menyebut kunjungan ini sebagai wujud nyata semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas wilayah. “Ini bukan hanya sekadar kunjungan, tapi bentuk sinergi dan semangat kebersamaan untuk membangun daerah kita bersama,” ujar Husniah saat di tanya media. Yang membuat kunjungan ini lebih istimewa, Husniah juga mengungkap bahwa dirinya memiliki garis keturunan dari Addatuang Sawitto, salah satu entitas adat bersejarah di Pinrang. Maka, kunjungan ke Pinrang pun menjadi seperti pulang kampung bagi Bupati Husniah. Setelah bersua dengan Bupati Pinrang, rombongan Bupati Gowa melanjutkan perjalanan ke Istana Kerajaan Sawitto di Kompleks Saoraja, kediaman Soerajae Addatuang Sawitto. Tempat ini dikenal sebagai pusat budaya yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal. Kegiatan silaturahmi ini tidak hanya memperkuat hubungan antara dua kepala daerah, tetapi juga menunjukkan komitmen Bupati Husniah Talenrang dalam menjaga warisan budaya dan membangun harmoni di antara daerah bertetangga. Silaturahmi penuh makna ini menjadi pengingat bahwa kekuatan daerah terletak pada akar budaya dan jalinan persaudaraan yang terus terjaga.

Makassar, Pertanian

HPSMI Sulawesi Selatan Siap Bersinergi Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Rakerwil 2025

ruminews.id, Makassar — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Himpunan Petani Sejahtera Mandiri Indonesia (HPSMI)* Sulawesi Selatan akan mengadakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang dijadwalkan berlangsung pada 16-17 April 2025 di Gedung Science Techno Park (STP) / Micro Finance Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini mengusung tema “HPSMI Bersinergi Mewujudkan Swasembada Pangan untuk Ketahanan Nasional” sebagai langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan petani demi ketahanan pangan daerah maupun nasional. Rakerwil tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional HPSMI yang sebelumnya diselenggarakan di Jakarta pada November 2023. Lewat forum ini, HPSMI Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi petani, nelayan, dan peternak agar lebih mandiri serta sejahtera melalui kemitraan antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah. Selain agenda pelantikan pengurus DPC se-Sulawesi Selatan, Rakerwil ini juga akan difokuskan pada konsolidasi internal dan penyusunan program kerja DPW HPSMI Sulsel periode 2022-2027. Kegiatan ini akan melibatkan 136 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus DPW, DPC, narasumber, tamu undangan, hingga panitia pelaksana. Adapun tujuan utama dari forum ini meliputi pengukuhan kepengurusan tingkat kabupaten, perumusan program kerja baik jangka pendek, menengah, maupun panjang, penguatan koordinasi internal, serta pengembangan kemitraan antar lembaga di lingkungan DPW dan DPC. Forum ini juga akan merumuskan rekomendasi organisasi baik untuk internal maupun eksternal, serta direncanakan menghasilkan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah mitra strategis di sektor akademik, bisnis, dan pemerintahan. Rangkaian acara Rakerwil akan dimulai dengan sambutan dan pembukaan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, pemutaran dokumenter sejarah HPSMI, mini pameran produk hasil petani, serta sesi diskusi panel bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pertanian, Perikanan, Peternakan, Koperasi, dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan. Diskusi panel ini akan membahas berbagai program daerah dalam rangka mewujudkan swasembada pangan hingga tahun 2029. Selain itu, akan ada sesi khusus yang membahas mekanisme pembiayaan pertanian yang melibatkan lembaga perbankan, BAZNAS, dan peluang kemitraan bersama perusahaan-perusahaan seperti PT. Semen Bosowa, PT. Semen Tonasa, dan PT. NSA. Tak hanya melibatkan pemerintah dan pelaku bisnis, akademisi dari Universitas Hasanuddin juga akan turut ambil bagian dalam forum ini, di antaranya melalui pemaparan topik pengelolaan limbah berkonsep Zero Waste serta pemanfaatan rempah-rempah sebagai sumber pengobatan alami. Di hari kedua, forum akan berlanjut dengan sidang pleno untuk membahas, merumuskan, dan menetapkan hasil akhir program kerja dan rekomendasi organisasi. Sejak berdiri pada tahun 2022, HPSMI Sulawesi Selatan telah berperan aktif dalam mendorong kemandirian petani, nelayan, dan peternak yang selama ini dihadapkan pada tantangan rendahnya produktivitas, keterbatasan akses teknologi, dan fluktuasi harga. Dengan sumber daya yang besar di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, HPSMI berharap Rakerwil 2025 akan merumuskan program yang konkret dan solutif dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan. Melalui kerjasama lintas sektor yang solid, HPSMI yakin bahwa Sulawesi Selatan bisa menjadi garda terdepan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di masa depan.

Daerah, Makassar, Politik

DPRD Makassar Dukung Percepatan Pembangunan Stadion Untia

Ruminews.id, Makassar – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Andi Suharmika, menyatakan dukungannya terhadap rencana Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk mempercepat pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya. Menurut Suharmika, proyek tersebut merupakan salah satu program prioritas dari pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Fatmawati Rusdi. “Saya sangat sepakat jika infrastruktur sepak bola dan olahraga otomotif harus menjadi perhatian serius pemerintah kota. Sepak bola, khususnya, merupakan olahraga yang sangat digemari mayoritas warga Makassar,” ujar Suharmika, dikutip dari Sindo Makassar, Ahad (13/4/2024). Sekretaris Partai Golkar Kota Makassar itu menambahkan, kehadiran stadion baru diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga, terutama masyarakat di sekitar lokasi pembangunan. “Warga tidak perlu lagi bepergian jauh untuk menyaksikan pertandingan PSM Makassar. Jika stadion ini terealisasi, kami berharap pembangunannya bisa segera diproses karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat—yakni stadion sepak bola yang memenuhi standar internasional,” lanjutnya. Suharmika juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap fasilitas olahraga otomotif. Ia mendorong Pemerintah Kota Makassar agar memberikan perhatian yang lebih serius terhadap cabang olahraga ini. “Ini juga menjadi perhatian kami di DPRD. Olahraga otomotif memiliki banyak peminat, namun sejauh ini masih kurang mendapat perhatian. Kami harap pemerintah bisa mulai melirik potensi besar yang ada di sana,” pungkas legislator dua periode itu.

Kesehatan, Makassar

Halal Bi Halal IKA FKM Berubah Menjadi Mubes Untuk Menetapkan Kembali Sakkir Hanafi Sebagai Ketua Umum Secara Aklamasi,

ruminews.id, Makassar- Halal Bi Halal IKA FKM Berubah Menjadi Mubes Untuk Menetapkan Kembali Sakkir Hanafi Sebagai Ketua Umum Secara Aklamasi, bertempat di RM Ulu Juku Jalan Baiturrahman Makassar, Ikatan Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (IKA FKM UNHAS), menggelar kegiatan acara Halal Bi Halal dalam rangka mempererat tali silaturahmi. (9/4) Acara tersebut dihadiri lebih dari 100-san alumni yang mewakili 33 angkatan, mulai dari Angkatan 1987 hingga 2020. Sementara acara berlangsung, suasana hiruk-pikuk dalam ruangan dikejutkan oleh sebuah usulan yang mendesakkan Mubes. “Mengingat yang hadir malam ini hampir seluruh Angkatan, maka sebaiknya kita selenggarakan saja Mubes,” seru seorang peserta lantang. “Setujuuuuu….!!!” Usulan itu pun serempak diamini seluruh peserta. Pengurus IKA FKM yang hadir menjadi sedikit kalang-kabut, sebab sama sekali tak membayangkan acara Halal Bi Halal tersebut tiba-tiba berubah menjadi ajang Mubes. Namun demikian, mereka tetap saja tak bisa mengelak. “Bagaimana caranya, harus ada backdrop Mubes,” timpal salah seorang pengurus. “Tidak perlu,” balas salah seorang peserta. Namun, tak sampai setengah jam kemudian, di sebelah kiri backdrop Halal Bi Halal tampak sebuah latar Mubes IKA FKM yang dipancarkan melalui Infocus. Melihat pemandangan itu, Ketua Umum IKA FKM, Sakkir Hanafi, tampak senyum-senyum sumringah. Mungkin ia merasa gembira karena pada akhirnya ada alumni bersedia menggantikannya. Maklum, ia sudah terlalu lama memimpin IKA FKM, 13 tahun. Usai “backdrop” Mubes dadakan itu terpasang, forum yang dipimpin langsung oleh Keua Umum IKA FKM itu, kemudian membentuk formatur sebagai tim transisi untuk menyusun kepengurusan yang baru. Maka terpilih Sakkir Hanafi, Azri Rasul, Dewi Rizki Nurmala, dan Ismail Bachtiar. Tetapi Sakkir rupanya salah kaprah. Sebab setelah Tim Formatur terbentuk, forum kembali riuh mendaulat dirinya untuk kembali memimpin IKA FKM. Dan, sebelum sempat bereaksi, Anggota Formatur lainnya menggunakan momentum itu untuk menetapkan dirinya untuk kembali memimpin FKM. Sakkir tak bisa berbuat apa-apa selain hanya melongo. “Karena realaitasnya sudah seperti ini dan saya tak diberi ruang untuk menolak, yah, sudahlah, saya terima kembali, “ ujarnya disambut riuh tepuk tangan dari seluruh hadirin. Padahal, pada saat siang sebelumnya di suatu acara di tempat lain, Sakkir mencoba membujuk Ismail Bachtiar agar mau menggantikan dirinya. Sayangnya, Anggota Komisi VI DPR RI itu menolak dengan alasan masih terlalu muda untuk memimpin senior-seniornya. “Belum waktunya, kak,” kilah Ismail. “Sudah benar ini, kak. Sebab belum ada sosok yang dinilai layak menggantikan, Kak Sakkir,” ujar Imam, alumni Angkatan 2006. Begitulah IKA FKM. Tradisi Halal Bi Halal malam itu, tak hanya dimanfaatkan sebagai ajang silaturrahim, tetapi juga dijadikan sebagai momentum konsolidasi untuk menggerakkan potensi alumni dalam berkontribusi nyata terhadap isu-isu kesehatan masyarakat, baik di tingkat lokal maupun nasional. “Ke depan, IKA FKM UNHAS diharapkan menjadi mitra strategis dalam penguatan dan pembangunan berkelanjutan di bidang Kesehatan,” tukas Iqram Rifki, mantan Ketua Umum Badko HMI Sulselbar.

Daerah, Hukum, Pangkep

HMI Cabang Pangkep Bantah Tak Pernah Terima Uang Dari Kades Marasende

ruminews.id, Pangkep- Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Pangkep , fadli membantah keras adanya dugaan bantuan dana sebesar 10 juta dari kades marasende. Hal tersebut diungkapkan Fadli setelah beredar nama lembaganya sebagai salah satu penerima bantuan dari desa marasende . Menurut fadli setelah melakukan koordinasi dengan pengurus HMI cabang pangkep, HMI baik secara personal maupun organisasi tidak pernah menerima uang sebanyak yang dituduhkan ibu kades . “Secara kelembagaan maupun personal HMI (pangkep)tidak pernah melakukan koordinasi maupun menerima dana dari kades marasende Fadli mengatakan jika dugaan cantuman nama HMI dalam hal menerima dana tersebut telah mencoreng nama baik HMI, sehingga pihaknya akan melakukan upaya hukum. “Ini telah merusak nama baik HMI, tentu kami akan melakukan upaya hukum terkait dugaan mencantumkan nama HMI dalam penerima dana tersebut,” Selain itu, ketua HMI pangkep itu juga mendukung penuh Kejati panhkep untuk menuntaskan kasus dugaan penyalahgunaan anggaran dana didesa yang dikawal oleh himpunan mahasiswa Islam “HMI mendukung penuh selain itu kami juga menuntut kepala dinas DPMD inspektorat dan APH untuk memeriksa dan memberhentikan kades tersebut ,” Pungkas Fadli .

Daerah, Hukum, Pangkep

HMI Cab Pangkep Soroti Dugaan Korupsi Dana Desa Marasende

ruminews.id, Pangkep – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang pangkep kembali menegaskan komitmennya untuk mengawal proses hukum terkait dugaan tindak pidana korupsi dana Desa marasende tahun anggaran 2022-2024. Sebagai bentuk tekanan terhadap kelanjutan penyelidikan, HmI merencanakan aksi unjuk rasa untuk mempertegas Hal tersebut Ketua HmI cabang pangkep, Fadli, mengungkapkan hal ini melalui pesan WhatsApp pada jum’at (04/04/2025) Fadli menegaskan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan dana negara agar benar-benar sampai kepada masyarakat, bukan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kami ingin memastikan dana desa digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi pejabat yang sudah menerima gaji mereka. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk menjaga kepercayaan publik terhadap gerakan mahasiswa,” ujarnya. Fadli juga mengingatkan kepada Inspektorat untuk mengaudit dugaan korupsi dana Desa marasende kepada Kejaksaan Negeri pangkep Namun, jika hal tersebut tidak ditepati, maka HMI CABANG PANGKEP akan turun ke jalan sebagai bentuk protes dan mosi tidak percaya terhadap penanganan kasus oleh pihak kejaksaan. Hal Ini adalah bentuk protes kami dan simbol mosi tidak percaya terhadap penanganan hukum di kejaksaan negeri pangkep tegas Fadli Sebelumnya, Hmi telah berapa kali menggelar aksi demonstrasi untuk menuntut kejelasan dalam penanganan dugaan korupsi dilingkup Kab.pangkep. Fadli juga berharap dengan adanya tekanan publik, proses hukum tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan agar para pelaku korupsi dapat diproses secara hukum. “Kami akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dari Aparat Penegak Hukum (APH). Kami berharap dengan adanya tekanan publik, proses hukum tetap berjalan dengan baik,” tutup Fadli

Gowa, Politik

Momentum Idul Fitri, Husniah Talenrang Paparkan Program Unggulannya

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, bersama suaminya H Khaerul Aco dan anak pertama mereka, Muhammad Asfar, melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, pada Senin pagi (31/3). Momentum tersebut juga dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa serta masyarakat setempat. Acara shalat berjamaah ini tidak hanya sebagai bentuk syukur atas kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan antara pemimpin daerah dengan masyarakatnya. Dalam sambutannya, Bupati Husniah memaparkan visi pembangunan melalui program prioritas “Gowa Bersama” yang difokuskan pada pencapaian dampak langsung dan terukur bagi kesejahteraan masyarakat. Program ini mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari kebersihan lingkungan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga keamanan daerah. Sebagai pucuk pimpinan tertinggi di Pemkab Gowa, ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Gowa. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa, saya mengucapkan Selamat Idul Fitri 1446 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberkahi kekuatan untuk membangun Gowa yang lebih baik dan sejahtera,” ungkapnya penuh harap. Ketua DPW Puan Sulsel ini, yang turut merayakan Idul Fitri bersama keluarga, juga mengajak seluruh umat untuk mempererat tali persaudaraan dan terus menjaga ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Gowa. “Mari kita jaga silaturahmi dan terus bekerja sama untuk kemajuan daerah kita,” tutupnya. Ketua DPD PAN Gowa ini juga menegaskan bahwa, bulan suci Ramadhan bukan hanya sebagai waktu untuk memperkuat ketakwaan pribadi, tetapi juga sebagai momentum untuk mengukuhkan kepedulian sosial. Ia mengajak seluruh umat untuk memaknai Ramadhan dengan meningkatkan kesalehan individu sekaligus kesalehan sosial yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada pembangunan yang lebih baik. “Ramadhan bukan sekadar waktu untuk memperkuat ketakwaan pribadi, tetapi juga mengukuhkan kepedulian sosial kita kepada sesama. Nilai-nilai ini yang menjadi pijakan dalam setiap kebijakan pembangunan di Gowa,” ujarnya. Ia juga berharap semangat kesalehan sosial yang tercermin dalam gotong-royong dan kepedulian antar sesama dapat menjadi kekuatan untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun sosial. “Keberhasilan pembangunan di Gowa bukan hanya kerja pemerintah, melainkan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dengan satu tujuan yang sama, yaitu kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Gowa, Politik

Husniah Talenrang Jamin Semua Warga Gowa Mendapat Layanan Kesehatan Terbaik

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa Husniah Talenrang didampingi Wakil Bupati Darmawangsyah Muin meluncurkan Program Gowa Salewangang (Sehat-dalam bahasa Makassar) di Puskesmas Gentungan, Kecamatan Bajeng Barat, Rabu (26/3/2025). Gowa Salewangang satu dari lima program 100 hari kerja Husniah-Darmawangsyah yang termaktub dalam Program ‘Gowa Bersama’ (Bersih, Cerdas, Sejahtera, Sehat, dan Aman). Program Gowa Sehat diharapkan menjadi solusi masalah kesehatan masyarakat Gowa khususnya yang bermukim di daerah terpencil. Melalui program ini masyarakat akan mendapatkan pelayanan medis yang mudah, cepat, dan efisien sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup. Dalam sambutannya sebelum meluncurkan program ini, Husniah mengatakan melalui program Gowa Sehat masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih merata dan mudah diakses. “Peluncuran Program Gowa Sehat bentuk komitmen kami untuk memastikan setiap warga Gowa mendapatkan layanan kesehatan terbaik. Kami ingin memastikan masyarakat, terutama yang tinggal di daerah-daerah terpencil, tidak kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan,” ujar Ketua Perempuan Amanat Nasional (Puan) Sulsel ini. Ia memastikan program ini akan dijalankan secara menyeluruh dengan fokus pada pelayanan kesehatan yang terintegrasi di seluruh puskesmas di Kabupaten Gowa. Di hadapan Forkopimda yang menghadiri peluncuran program ini, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Gowa ini menegaskan bahwa program Gowa Sehat akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas pelaksanaan dan keberlanjutannya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemkab Gowa dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menjalankan program strategis serta kebijakan nasional. “Kami berkomitmen untuk mendukung kebijakan pusat yang berpihak kepada rakyat, terutama dalam bidang ketahanan pangan, kesehatan, dan penguatan ekonomi daerah,” tambahnya.

Gowa, Pemerintahan

Dukung Program Bupati Gowa, Direktur Umum PDAM Gowa Akan Bimbing Anak Asuhnya Jadi Penjahit Profesional

ruminews.id, GOWA – Direktur Umum Perumda Tirta Jeneberang (PDAM) Gowa, Khaerul Aco, tak mau ketinggalan dalam mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin. Program dimaksud, yakni Gowa Sejahtera dengan implementasi menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim. Dalam mewujudkan misinya mengentaskan kemiskinan ekstrim di Gowa, Husniah menekankan kepada seluruh pejabat Pemkab Gowa termasuk direksi perusahaan umum daerah untuk menjadi orangtua asuh bagi warga warga miskin ekstrim. Program ini tidak sekadar menyantuni atau membiayai hidup keluarga miskin ekstrim. Target utamanya adalah para pejabat yang menjadi orangtua asuh membimbing anak asuhnya untuk menjadi mandiri dengan memberi modal usaha. Dalam mendukung program Gowa Sejahtera, Khaerul Aco telah menyambangi dua warga miskin ekstrim di Gowa dan menyatakan siap menjadi orangtua asuh dua keluarga tersebut. Khaerul Aco yang tak lain suami dari Bupati Gowa, Husniah Talenrang, juga akan membantu modal usaha dan membimbing dua keluarga yang menjadi anak asuhnya tersebut hingga menjadi mandiri. Dua keluarga miskin ekstrim yang dikunjungi Khaerul Aco, yaitu keluarga Arfah dan keluarga Nurlena yang keduanya beralamat di Kampung Sapiria, Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo. Pada kunjungan pertamanya di hari ke-25 Ramadan 1446 Hijriyah, Selasa (25/3/25), selain berkenalan dan berbincang lebih dalam, Khaerul Aco juga membawa bingkisan Lebaran untuk dua keluarga tersebut. “Jadi, informasi terkait keluarga Pak Arfah dan Ibu Nurlena saya peroleh dari pemerintah desa setempat. Informasi ini saya tindaklanjuti dengan mengunjungi dua keluarga tersebut dan memang mereka kategori miskin ekstrim,” ujar Khaerul. “Untuk ibu Nurlena, saya akan membantunya menjadi mandiri dengan memberikan bantuan mesih jahit. Sebab, dia punya keahlian dalam menjahit dan semoga ke depannya bisa menjadi penjahit profesional,” ujarnya.  Untuk keluarga Arfah, Khaerul Aco mengaku masih memikirkan bantuan usaha apa yang cocok diberikan agar keluarga tersebut dapat segera menjadi keluarga mandiri dan keluar dari jeratan kemiskinan.

Scroll to Top