5 Oktober 2026

Muhammad Fauzan, S.H.
Ekonomi, Nasional, Opini, Pemuda, Pendidikan

Dari Sulawesi Selatan ke Sulawesi Tenggara: Menabur Visi Pengusaha Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Penulis: Muhammad Fauzan, S.H. — Founder BFM Group Ruminews.id — Langkah awal dalam sebuah perjalanan bisnis sering kali ditentukan oleh keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Perjalanan saya bermula dari Makassar, sebuah kota yang sarat dengan dinamika dan semangat juang. Di sanalah fondasi cara berpikir, kemampuan beradaptasi, dan keberanian untuk bermimpi besar ditempa. Namun, visi dalam membangun bisnis tidak berhenti di titik awal. Ekspansi menjadi salah satu langkah penting untuk membuka peluang dan potensi baru. Langkah strategis tersebut kemudian membawa BFM Group memperluas bisnis hingga ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Bagi BFM Group, Kendari bukan sekadar wilayah tujuan ekspansi, tetapi juga ruang yang memiliki potensi untuk bertumbuh sekaligus memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan perekonomian daerah. Setiap ekspansi tentu menghadirkan tantangan tersendiri, mulai dari memahami karakter pasar hingga membangun tata kelola operasional yang solid. Namun, kemampuan BFM Group dalam membaca dan mengeksekusi peluang tersebut menunjukkan bahwa anak muda memiliki kapasitas untuk memimpin, mengelola, dan mengembangkan perusahaan secara profesional. Membakar Semangat Mahasiswa di Universitas Halu Oleo Keberhasilan dalam dunia usaha terasa kurang lengkap tanpa kontribusi nyata bagi generasi penerus. Kesempatan untuk berdiri di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) di Kendari menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan saya. Melalui ruang akademis tersebut, saya berbagi pengalaman membangun dan mengembangkan BFM Group, sekaligus membagikan sejumlah prinsip penting dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda. Di hadapan para mahasiswa, saya menekankan pentingnya menjadi pribadi yang visioner dan berdaya saing. Menyongsong Indonesia Emas 2045, anak muda tidak lagi cukup hanya menjadi penonton. Mahasiswa perlu mengambil peran aktif sebagai bagian dari generasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan menciptakan peluang baru. Menatap Bisnis, Afirmasi, dan Mental Pantang Menyerah Dalam sesi tersebut, ada beberapa poin utama yang saya tekankan kepada generasi muda. Keberanian Menatap Dunia Bisnis Dunia usaha bukan sekadar pilihan karier alternatif, melainkan salah satu ruang penting untuk menciptakan lapangan kerja dan membangun kemandirian finansial. Anak muda perlu melatih kepekaan dalam melihat peluang di sekitar dan mengubah berbagai tantangan menjadi solusi yang memiliki nilai ekonomi. Keberanian untuk memulai menjadi modal awal. Tidak semua peluang akan langsung menghasilkan, tetapi setiap pengalaman dapat menjadi proses pembelajaran untuk memahami pasar, mengelola risiko, dan membangun strategi bisnis yang lebih matang. Kekuatan Afirmasi Positif Setiap pencapaian besar berawal dari pola pikir (mindset). Afirmasi positif—menanamkan keyakinan terhadap target-target yang ingin dicapai—dapat menjadi energi yang menjaga arah dan konsistensi dalam bertindak. Apa yang kita fokuskan dan yakini secara konsisten akan memengaruhi cara kita mengambil keputusan serta membentuk arah bisnis yang kita bangun. Karena itu, membangun keyakinan terhadap tujuan menjadi bagian penting dari perjalanan seorang pengusaha. Mental Pantang Menyerah (Resilience) Dunia bisnis penuh dengan ketidakpastian, dinamika pasar, dan kemungkinan kegagalan. Seorang pengusaha muda yang tangguh tidak diukur dari seberapa sering ia jatuh, tetapi dari kemampuannya untuk bangkit, mengevaluasi kegagalan, dan memperbaiki strategi tanpa kehilangan fokus terhadap tujuan akhir. Kegagalan bukan selalu tanda bahwa sebuah perjalanan harus dihentikan. Dalam banyak situasi, kegagalan justru menjadi bahan evaluasi untuk menemukan pendekatan yang lebih tepat. Membangun Relasi dan Jaringan melalui HIPMI Semangat dan pengetahuan bisnis saja tidak cukup untuk membawa sebuah usaha berkembang. Jaringan (networking) juga memiliki peran penting dalam membuka akses terhadap informasi, kolaborasi, pasar, maupun peluang baru. Dalam dunia usaha, membangun relasi bukan semata-mata tentang siapa yang kita kenal, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun kepercayaan dan hubungan yang dapat berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang. Karena itu, saya mendorong mahasiswa dan calon pengusaha muda untuk mulai membangun jejaring sejak dini. Salah satu ruang yang dapat dimanfaatkan adalah HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), termasuk melalui badan otonom HIPMI PT (Perguruan Tinggi). Melalui HIPMI, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman dan wawasan bisnis secara langsung, sekaligus memperluas jejaring dengan sesama pengusaha dan calon pengusaha muda. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh antara lain: Membuka akses kolaborasi. Berinteraksi dengan pengusaha dari berbagai sektor dapat membuka peluang kemitraan, permodalan, hingga akses terhadap pasar baru. Mengasah kepemimpinan. Keterlibatan dalam organisasi memberikan kesempatan untuk belajar mengelola tim, melakukan negosiasi, mengambil keputusan, dan memahami dinamika organisasi. Memperluas lingkaran pertumbuhan (growth circle). Berada di lingkungan yang dipenuhi anak muda dengan visi dan semangat untuk berkembang dapat menjadi ruang untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan saling mendorong untuk mencapai tujuan. Penutup: Mengambil Peran untuk Masa Depan Perjalanan dari Makassar hingga membawa BFM Group berekspansi ke Kendari mengajarkan saya bahwa batas pencapaian sering kali ditentukan oleh sejauh mana kita berani membangun visi. Karena itu, kepada seluruh anak muda dan mahasiswa di mana pun berada: tataplah masa depan dengan optimisme, bangun bisnis dengan fondasi yang kuat, berani menghadapi tantangan, dan perluas jejaring sejauh mungkin. Masa depan bangsa berada di tangan generasi yang berani mengambil peran dan bertindak hari ini. Mari mempersiapkan diri menjadi bagian dari generasi pengusaha muda yang tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, membuka peluang kolaborasi, dan turut mendorong Indonesia tumbuh menjadi negara maju serta berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045.

ORI DIY
Daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nasional, Politik

DPD ORI DIY Resmi Dilantik, Dorong Organisasi Jadi Rumah Bersama Masyarakat

Ruminews.id, Yogyakarta — Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Organisasi Rakyat Indonesia (DPD ORI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masa bakti 2026–2031 resmi dilantik pada Sabtu (3/10/2026). Pelantikan yang digelar di Gedung Pertemuan Bumiputera Yogyakarta tersebut diawali dengan kegiatan donor darah sebagai bagian dari agenda sosial organisasi.

Gowa, Nasional, Pertanian, Politik

Darmawangsyah Muin Pimpin HKTI Gowa, Siap Perkuat Pertanian dan Sejahterakan Petani

‎Ruminews.id – Gowa – Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Gowa bersama para ketua DPC HKTI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Pelantikan berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (4/10/2026), dan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKTI H. Abdul Kadir Karding. ‎Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Sulawesi Selatan. Ketua Panitia Pelaksana, Rachmat Sasmito, mengatakan sejumlah kepengurusan HKTI di daerah kini banyak diisi kepala daerah, mulai dari wali kota, wakil wali kota, bupati hingga wakil bupati. Menurutnya, kondisi ini menjadi modal penting untuk memperkuat peran HKTI dalam mendorong pembangunan sektor pertanian. ‎Darmawangsyah Muin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengatakan amanah tersebut menjadi tantangan sekaligus semangat untuk memperkuat kebersamaan dalam memajukan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Gowa. ‎Menurut Darmawangsyah, Gowa merupakan salah satu daerah penopang sektor pertanian di Sulawesi Selatan. Karena itu, ia menilai kolaborasi antara pemerintah, HKTI dan seluruh pemangku kepentingan perlu diperkuat, termasuk dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan yang menjadi salah satu agenda nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. ‎Sementara itu, Sekjen HKTI H. Abdul Kadir Karding menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh ketua DPC HKTI se-Sulawesi Selatan yang dilantik. Ia mengapresiasi komposisi kepengurusan yang banyak melibatkan kepala daerah dan berharap HKTI semakin aktif turun ke masyarakat untuk memperkuat sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Hukum & Kriminal, Nasional, Politik

‎Surat MA Tak Pernah Diterima, Bupati Gowa Sebut Ada Dugaan Sabotase. ‎

ruminews.id – Gowa – Kuasa hukum Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melaporkan PT Pos Indonesia ke Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait dugaan kelalaian pengiriman surat dari Mahkamah Agung (MA). Surat tersebut berisi kesempatan bagi Bupati Gowa untuk memberikan tanggapan dalam perkara uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemakzulan dirinya. ‎Kuasa hukum Bupati Gowa, Adhi Bintang, mengatakan surat MA tersebut diduga salah dikirim oleh PT Pos Indonesia DC Sungguminasa ke Pengadilan Agama Sungguminasa. Surat yang telah diserahkan ke pihak Pos sejak awal September 2026 itu baru ditarik kembali pada Jumat (2/10), setelah MA memutus perkara tersebut pada Kamis (1/10). ‎Bupati Gowa menilai kejadian tersebut bukan sekadar kesalahan pengiriman dan mempertanyakan kemungkinan adanya sabotase. Adhi mengatakan rentang waktu hampir satu bulan sejak surat diserahkan hingga akhirnya diketahui salah kirim menjadi salah satu hal yang dipertanyakan pihaknya. ‎Adhi menilai kesalahan tersebut membuat Sitti Husniah kehilangan kesempatan untuk memberikan tanggapan dan sanggahan kepada MA sebelum putusan dijatuhkan. Pihak Pos Indonesia disebut telah membuat surat pernyataan yang mengakui adanya kesalahan dalam pengiriman surat tersebut dan menyebutnya sebagai kelalaian. ‎“Bagi kami ini tidak berhenti di sini. Kalau hanya sebatas permintaan maaf, itu tentu kami akan tetap melakukan upaya hukum untuk mencari apa sebenarnya motifnya,” kata Adhi. Laporan tersebut kini diserahkan kepada Polda Sulsel untuk menyelidiki apakah persoalan ini murni kelalaian atau ada dugaan sabotase dalam proses pengiriman surat MA tersebut.

Scroll to Top