3 November 2025

Daerah, Pemerintahan, Prov Sulawesi Selatan, Uncategorized

Program Pertashop Dinilai Gagal, Aktivis CLAT dan DPW SPRINDO MIGAS SULAWESI Desak Pertamina Bertanggung Jawab

ruminews.id, Makassar — Kekecewaan dan kemarahan mewarnai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Dewan Perwakilan Wilayah Serikat Pengusaha Retail Indonesia Minyak dan Gas (DPW SPRINDO Migas Sulawesi) bersama aktivis CLAT (Cinta Lingkungan dan Anti Tipikor) di depan kantor sementara DPRD Sulawesi Selatan dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Senin (3/11/2025). Mereka menilai program Pertashop Pertamina telah gagal dan justru menyengsarakan pelaku usaha kecil yang semula berharap dapat menjadi bagian dari pemerataan energi nasional. Dalam orasinya, massa menuding Pertamina menerapkan kebijakan tebang pilih dalam penjualan BBM bersubsidi. “Kami menduga Pertamina hanya memberikan izin penjualan BBM bersubsidi kepada pengusaha tertentu yang sudah memiliki SPBU. Ini jelas merugikan pelaku UMKM Pertashop kecil,” tegas Fahmi Sofyan, salah satu perwakilan aksi. Suasana sempat memanas ketika massa membakar ban dan mendesak DPRD Sulsel untuk memfasilitasi audiensi dengan Komisi VI DPR RI agar suara mereka didengar langsung di tingkat pusat. “Insya Allah, paling lambat bulan ini DPRD Sulsel akan memfasilitasi RDP bersama DPR RI. Kami akan kawal perjuangan ini,” janji Lukman B. Kaddy, anggota Komisi D DPRD Sulsel, di hadapan massa. Dalam mediasi di kantor Pertamina, ketegangan kembali meningkat. Ketua DPW SPRINDO Migas Sulawesi, Ari Wibowo, dengan suara bergetar menyampaikan kekecewaan mendalam atas ketidakadilan yang dirasakan para pelaku Pertashop. “Kami tidak diberi izin menjual Pertalite, hanya Pertamax yang harganya jauh lebih mahal. Masyarakat desa tak mampu membeli BBM non-subsidi. Apakah ini yang disebut kemitraan adil?” ujarnya sambil menepuk dada menahan emosi. Ari mengungkapkan, banyak pelaku usaha Pertashop kini terjerat hutang akibat janji manis yang tak terealisasi. “Dulu kami dijanjikan keuntungan. Berdasarkan kajian Pertamina, bank pun berani memberi kredit. Tapi kenyataannya kami rugi. Banyak yang bangkrut, rumah tangga hancur, usaha gulung tikar. Pertamina harus bertanggung jawab!” tegasnya lantang. Setelah mediasi tak membuahkan hasil, massa aksi meninggalkan kantor Pertamina sambil berjanji akan kembali dengan kekuatan lebih besar. “Dari sekitar 500 Pertashop di Sulawesi, coba lihat sendiri, berapa yang masih bertahan? Ini bukti nyata kegagalan program Pertashop. Kami akan datang lagi, lebih banyak, sampai keadilan ditegakkan dan tuntuntan kami dipenuhi”. tutup Ari Wibowo penuh emosi.

Daerah, Makassar, Pemerintah Kota Makassar, Uncategorized

Melinda Aksa, Resmi Jadi Dewan Pembina Srikandi APPI Makassar. Dorong Perempuan Tangguh dan Mandiri

ruminews.id, Makassar – Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, resmi didaulat sebagai Dewan Pembina dan Penasehat DPP Srikandi APPI (Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia) Kota Makassar, pada Senin (3/11/2025). Penetapan itu dilakukan dalam agenda audiensi bersama pengurus DPP, koordinator kecamatan, dan wilayah di kediaman Melinda Aksa. Dalam kesempatan itu, Melinda menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap langkah Srikandi APPI dalam memperkuat peran perempuan di berbagai sektor. “Saya merasa terhormat atas kepercayaan ini. Semoga Srikandi APPI menjadi wadah lahirnya perempuan tangguh, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Ketua Umum DPP Srikandi APPI Kota Makassar, Asriani Amiruddin, menjelaskan bahwa organisasi ini berdiri sejak Juli 2025 sebagai ruang pemberdayaan dan penguatan peran perempuan di bidang sosial, ekonomi, dan pembangunan masyarakat. “Kami berkomitmen menghadirkan organisasi yang solid, berdaya, dan menjadi suara perempuan Makassar,” ungkap Asriani. Sementara itu, Sekretaris Umum Suhartini menambahkan, pelantikan pengurus DPP Srikandi APPI akan digelar akhir November 2025, sebagai langkah awal memperkuat struktur organisasi dan arah gerak perjuangan. “Kami ingin Srikandi APPI menjadi motor penggerak perempuan muda agar lebih percaya diri dan berperan aktif dalam pembangunan,” tuturnya. Dengan dukungan penuh dari Dewan Pembina dan seluruh pengurus, Srikandi APPI Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus aktif dalam kegiatan sosial, edukatif, dan pemberdayaan di tingkat akar rumput. “Saya ingin Srikandi APPI menjadi penggerak perubahan yang membawa nilai kepemimpinan, solidaritas, dan kepedulian sosial,” pungkas Melinda.

Daerah, Makassar

Achmad Daeng Serre, Gubernur, Wakil Gubernur Dan Ketua DPRD Sulsel menyerukan Komitmen Persatuan pada Tudang Sipulung Pemuda Sulsel

ruminews.id, MAKASSAR-Setiap peradaban bangsa di dunia ini, akan mengalami sebuah perubahan mendasar hingga kemajuan karena adanya satu unsur yang berperan aktif. Unsur itu adalah disebut pemuda, mereka yang berumur produktif dan menjadi kekuatan demografi dalam suatu negara. Khususnya di Indonesia sebagai bangsa yang besar, peran pemuda sangatlah penting dan sentral sebagai penggerak bangsa. Dalam peringatan Sumpah Pemuda ke 97 tahun, pada 28 oktober 2025 anggota DPR RI Komisi 7 Dapil Sulawesi Selatan 1 Bapak H. Achmad Daeng Serre, melaksanakan Tudang Sipulung bersama Pemerintah Sulawesi Selatan, yang di inisiasi bersama bapak Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Ibu Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Tudang Sipulung ini melibatkan seluruh organisasi kepemudaan (OKP) Se-Sulawesi Selatan, dengan sinergitas Kepemudaan dengan seluruh lapisan kelompok pemuda, baik berlatar belakang iman dan juga progresifitas kepemudaan. Di dalam indoor Phinisi Point Mall Makassar, menjadi saksi sejarah Deklarasi Persatuan Pemuda Untuk Sulawesi Selatan. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerukan pentingnya konsolidasi dan ikatan kekeluargaan antara kelompok pemuda. Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi, nampak antusias menghadiri rangkaian tudang sipulung pemuda Sulsel dan pawai vespa dan OKP di CPI Makassar, Selasa, 28 Oktober 2025. Selain itu juga melakukan penanam pohon tabebuya. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi kegiatan ini. Di depan lintas OKP dan pecinta vespa, ia juga menekankan tentang peran serta pemuda dalam pembangunan manusia untuk Sulsel maju dan berkarakter. “Untuk itulah, komitmen pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang cerdas berdaya saing dengan tetap menjunjung tinggi nilai karakter orang Sulawesi Selatan,” tandas Andi Sudirman. “Para Tokoh pemuda selalu dikenal solid, kreatif, dan penuh semangat persaudaraan. Ini sejalan dengan nilai Sumpah Pemuda, yaitu bersatu untuk membangun negeri. Kami di Pemerintah Provinsi tentu memberikan ruang seluasnya bagi kegiatan positif seperti ini,” ujar Fatmawati. Wagub Fatmawati Rusdi yang tampil menarik perhatian dengan mengenakan kostum bertema pahlawan serta mengendarai Vespa SS90 berwarna biru, salah satu seri Vespa langka yang menjadi daya tarik tersendiri. Hal serupa ditegaskan oleh Anggota Komisi VII DPR RI, bapak H. Ahmad Dg. Serre, “Dalam membangun Sulawesi Selatan, peran pemuda dalam membangun sulsel sangat dibutuhkan, peran dalam organisasi kepemudaan dapat mendorong kemandirian ekonomi, peningkatan pendidikan, dan peran pemuda dalam memajukan sektor umkm dan pariwisata, menurut H. Dedde sapaan untuk nama beliau, bahwa semua itu kita membutuhkan peran okp dan juga tokoh-tokoh muda sulsel dalam menjaga spirit aplikasi terhadap nilai-nilai lokal, seperti sipakatau, sipakainga, dan sipakalebbi. H. Dedde juga menerima beberapa aspirasi dari peserta okp dan mahasiswa, khususnya dalam pengembangan wilayah pariwisata yang sangat dibutuhkan di beberapa kabupaten di sulsel. Dalam kesempatan ini pula dihadiri Ketua DPRD Sulsel ibu Drg. Rahmatika Dewi, atau ibu cicu sapaan akrab beliau. Dalam sosialisasi 4 pilar dan Tudang sipulung ini, ibu cicu juga menerima banyak aspirqsi dari beberapa peserta okp, khususnya mengenai penguatan dan perlindungan perempuan. Tudang Sipulung ini ditutup dengan Deklarasi pemuda bersatu untuk sulsel maju dan berkarakter, harapannya Tuduang Sipulung ini menjadi berkelanjuran sebegai sarana, rembuk pemuda melalui okp.

Daerah, Ekonomi, Makassar, Pendidikan

Sinergi untuk Wirausaha Muda: Badko HMI Sulsel dan Disperindag Sulsel Teken MoU Pasca HMI Business Class

ruminews.id, Makassar, 3 November 2025 — Setelah sukses menggelar kegiatan HMI Business Class pada 30–31 Oktober 2025 di Makassar Creative Hub, Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Selatan melangkah lebih jauh dengan menjalin kerja sama strategis bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan (Disperindag Sulsel). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung pada Senin, 3 November 2025 ini dilakukan oleh Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan Badko HMI Sulsel dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai simbol dimulainya kolaborasi nyata antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem wirausaha yang lebih kuat di Sulawesi Selatan. Melalui kerja sama ini, kedua pihak sepakat untuk berkolaborasi dalam program pengembangan wirausaha muda, pelatihan industri kreatif, dan pendampingan bisnis berbasis inovasi. MoU ini menjadi tindak lanjut konkret dari semangat yang diusung dalam kegiatan HMI Business Class — yakni membentuk generasi muda yang mandiri secara ekonomi dan berdaya saing global. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan Badko HMI Sulsel menyampaikan bahwa HMI ingin berperan aktif dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif dan UMKM di kalangan pemuda. “Kami ingin kader HMI tidak hanya cakap berdiskusi, tapi juga tangguh dalam berwirausaha dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulsel mengapresiasi inisiatif kolaboratif ini. “Kami melihat semangat luar biasa dari HMI Sulsel untuk ikut mendorong lahirnya pengusaha muda. Pemerintah provinsi tentu siap bersinergi dalam mewujudkan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan,” tuturnya. Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program strategis yang mempertemukan dunia akademik, organisasi kepemudaan, dan sektor industri dalam satu tujuan: mencetak generasi muda yang kreatif, berdaya, dan siap menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi Sulawesi Selatan.

Daerah, Makassar, Olahraga, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintahan

Munafri Dorong Penguatan Sepak Bola Usia Dini di Makassar

ruminews.id, MAKASSAR — Semangat sepak bola kembali bergelora di Kota Makassar. Ratusan anak dari berbagai sekolah sepak bola (SSB) di Sulawesi Selatan memenuhi Lapangan Bosowa Sport Center, Minggu (2/11/2025). Jalan Teuku Umar, Makassar. Dimana, laga ajang Grassroots Football Festival yang digelar oleh PSSI Sulawesi Selatan bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, wadah bagi usia dini. Di tengah sorak sorai dan tawa ceria para peserta, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir memberikan dukungan langsung bagi bibit-bibit muda sepak bola di Kota ini. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar pertandingan, tetapi bagian dari upaya membangun fondasi masa depan sepak bola Indonesia dari akar rumput. Hadir pada kesempatan ini, Indra Sjafri. Ia mantan pelatih timnas U-20 dan mantan pemain sepak bola profesional Indonesia. pernah melatih klub Bali United. Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar itu menyampaikan apresiasinya terhadap semangat dan sportivitas seluruh peserta, pelatih, dan para orang tua yang turut hadir memberikan dukungan. “Kita perlu menjunjung tinggi sportivitas. Saya bangga kepada seluruh pengurus dan terutama orang tua yang mendampingi anak-anaknya berlatih hari ini,” imbuh Appi. Mantan Chief Executive Officer (CEO) itu juga mengungkapkan rasa bahagianya atas kehadiran pelatih tim nasional, Coach Indra Sjafri, bersama jajaran PSSI yang membawa kegiatan ini ke Kota Makassar. “Senang sekali Coach Indra beserta teman-teman dari PSSI telah membawa acara ini ke Makassar. Ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap sepak bola, khususnya di kota kita, semakin baik,” tuturnya. Dalam kesempatan tersebut, Munafri turut menyinggung soal pentingnya pembenahan infrastruktur sepak bola di Makassar. Ia mengakui masih ada keterbatasan, namun berkomitmen memberikan perhatian serius terhadap pengembangan fasilitas olahraga di kota ini. “Memang kita belum punya infrastruktur yang ideal, tapi berikan kesempatan pada pemerintah kota untuk menyiapkan itu. Kota ini punya sejarah sepak bola dan banyak talenta hebat,” jelasnya. “Sayang kalau tidak kita akomodir dengan baik. Insya Allah, dalam waktu yang tidak lama lagi, lapangan latihan dan stadion baru akan kita hadirkan di Kota Makassar berlokasi di Untia,” tambah Appi. Mengakhiri sambutannya, Munafri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Grassroots Football Festival. Ketua Golkar Makassar ini berharap kegiatan ini menjadi wadah berkelanjutan bagi pembinaan pemain muda di Makassar dan Indonesia Timur. “Mari bersama-sama terus d menyiapkan atlet muda agar bisa menjadi pemain masa depan, pengisi ruang Tim Nasional dan klub-klub besar Indonesia,” pungkasnya. Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI Sulawesi Selatan, Ahmad Jufri, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wali Kota Makassar yang memberikan dukungan langsung di lapangan. ” Terima kasih Pak Wali sudah hadir. Anak-anak ini berasal dari seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB) di Sulsel,” ucapnya. “Kami minta perwakilan setiap SSB mengirim lima anak, jadi total ada sekitar 140 anak. Kegiatannya memang berlangsung satu hari,” lanjutnya. Ahmad Jufri menambahkan bahwa tujuan utama dari program Grassroots Football ini adalah memperkenalkan sepak bola sejak usia dini dengan pendekatan yang menyenangkan. Dimana, Grassroots ini untuk memperkenalkan sepak bola di usia dini, bagaimana bermain bola dengan ceria. “Terima kasih kepada Bapak Wali Kota, yang hadir langsung melihat anak-anak bermain kompetisi di lokasi ini,” tutup dia.

Daerah, Gowa, Makassar, Olahraga, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintahan

Wali Kota Makassar Buka dan Ikut Berlaga di Turnamen Golf Mayor’s Cup Semarak HUT Kota Ke-418

ruminews.id, GOWA—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin membuka secara resmi Mayor’s Cup Golf Tournament yang di helat oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar. Ajang sporitivitas ini berlangsung sehari di di Lapangan Golf Padivalley, Gowa, Minggu (2/11/2025). Turnamen ini merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar ini dibuka dengan shotgun oleh Munafri pada pagi hari sebagai tanda dimulainya turnamen. Wali Kota yang akrab disapa Appi itu tidak hanya membuka, tapi juga ikut bermain bersama peserta hingga selesai. Dalam turnamen itu, Ia juga berkesempatan mendapatkan pairing bersama Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong. . Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, sponsor, dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya Mayor’s Cup yang untuk pertama kalinya diadakan Pemerintah Kota Makassar. Selain menjadi rangkaian dari HUT ke-418 Kota Makassar, Ia berharap ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, namun lebih jauh, menjadi sarana membangun kolaborasi lintas sektor demi kemajuan kota. Serta memperkuat hubungan baik antarwilayah dan antarinstansi. “Pemerintah tidak mungkin berdiri sendiri dalam memberikan pelayanan, dibutuhkan kolaborasi dengan para pengusaha, komunitas, dan stakeholder lainnya. Lewat kegiatan golf ini, kita membangun kebersamaan itu,” ujar Munafri. Munafri menegaskan bahwa Mayor’s Cup akan menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Makassar. Selain memperebutkan piala bergilir, turnamen ini diharapkan menjadi ajang rutin yang semakin berkembang setiap tahunnya. “Insyaallah ini akan kita selenggarakan setiap tahun. Harapannya, Mayor’s Cup bisa semakin besar, semakin ramai, dan semakin diminati oleh golfer dari seluruh Indonesia,” ucapnya. Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Mayor’s Cup, Andi Hudli Huduri yang juga Tim Ahli Wali Kota Makassar, menguraikan bahwa turnamen ini diikuti oleh total 140 peserta, mulai dari Forkopimda hingga masyarakat dari berbagai daerah. “40 diantaranya dari Forkopimda Provinsi dan Kota Makassar sebagai undangan VIP, dan 100 nya adalah peserta umum secara nasional,” jelasnya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborssi dan Dispora Kota Makassar serta seluruh sponsor yang ikut mendukung kesuksesan acara tersebut.(*)

Scroll to Top