ruminews.id – Makassar – Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (IKA ISMEI) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselbartra) periode 2025–2030 resmi dilantik. Prosesi pelantikan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tersebut digelar di Aula Kantor DPD Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Selasa (29/9/2026).
Pelantikan tiga wilayah provinsi sekaligus ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP IKA ISMEI, Bahtiar Sebayang. Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Ketua DPRD Sulawesi Selatan Rachmatika Dewi, Anggota DPRD Sulawesi Tenggara Nurman, perwakilan Bank Indonesia, serta jajaran pengurus pusat IKA ISMEI.
Koordinator Wilayah IKA ISMEI Sulselbartra, Hasan Basri, menegaskan komitmen organisasi untuk berkontribusi nyata sebagai motor penggerak ekonomi nasional berbasis kekuatan daerah. Organisasi ini menghimpun para alumni yang merupakan mantan ketua BEM dan senat dari 35 kampus di tiga provinsi.
“Para alumni kita kini telah tersebar dan menduduki berbagai posisi penting, mulai dari akademisi, praktisi, bankir, penggerak UMKM, jajaran pemerintahan, hingga di kursi legislatif dan dunia bisnis,” ujar Hasan di hadapan para tamu undangan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi hadirnya kepengurusan IKA ISMEI Sulselbartra. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-sektor untuk mengubah potensi komoditas daerah menjadi nilai tambah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita bergerak dari komoditas menuju nilai tambah, dari potensi menuju produktivitas, dari ide menuju inovasi, dan dari kolaborasi menuju aksi nyata,” tutur Aliyah saat menyampaikan sambutannya.
Rangkaian kegiatan ini juga diisi dengan Seminar dan Diskusi Ekonomi Regional. Deputi Direktur Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sulsel, Oki Hermawan, memaparkan analisis dampak dinamika geopolitik global—termasuk tensi perang Iran-Amerika—terhadap stabilitas ekonomi di tingkat regional.
Pada sesi yang sama, pengamat ekonomi Januar Jaury Dharwi mengulas regulasi daerah ideal dalam merespons tantangan transisi ekonomi. Diskusi ditutup oleh Anggota DPRD Sultra, Nurman, yang menekankan krusialnya peran lembaga legislatif dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.



