Politik

Nasional, Politik

Rahayu Saraswati: Pola Pikir Kolonial Hambat Anak Muda, Saatnya Mandiri Lewat Wirausaha dan Inventasi.

ruminews, JAKARTA- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengajak generasi muda menjadi entrepreneur dengan menciptakan bisnis atau usaha sendiri, daripada bergantung kepada pemerintah dalam mencari pekerjaan. Menurutnya, menjadi entrepreneur dimulai dengan peta kemampuan kita. Kalau punya kreativitas, jadilah pengusaha, jadilah entrepreneur, daripada ngomel nggak ada kerjaan, bikin kerjaan buat teman-teman. Kalau, misalnya, lo bisa masak, bikinlah bisnis kuliner, bisa jahit, bikinlah bisnis fesyen,” kata Saraswati di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (26/2/2024). Menurutnya, jika generasi muda masih mengharapkan lowongan pekerjaan dari pemerintah, hal itu mencerminkan pola pikir era kolonial, di mana rakyat bergantung pada pemimpinnya atau priyayi untuk memberikan pekerjaan. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa di era teknologi yang semakin maju, anak muda sebaiknya tidak hanya mengandalkan sektor-sektor industri yang telah melewati masa otomasi. Menurutnya, masih banyak sektor bisnis lain yang potensial untuk dikembangkan. “Walaupun dengan catatan sebenarnya banyak yang nanti akan secara industri itu besar. Agroindustri pasti akan tetap besar dan diprediksi akan meningkat, karena food security kita salah satu fokus utamanya Presiden,” ujar Saraswati. Selain mendorong generasi muda untuk berwirausaha, Rahayu juga mengajak mereka untuk mengelola keuangan dengan berinvestasi. Ia menilai bahwa hanya mengandalkan tabungan atau uang yang disimpan tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan finansial di masa depan. “Kalau masih dengan pemikiran seperti itu, nanti 10 tahun kemudian udah saatnya anak-anaknya masuk kuliah, duitnya nggak cukup. Caranya adalah investasi,” ucapnya. Rahayu juga menyoroti langkah pemerintah yang telah meresmikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memiliki target yang jelas terhadap badan investasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa dari sekian banyak dana yang diinvestasikan, pemerintah menargetkan agar badan tersebut dapat menghasilkan dividen berkali-kali lipat. Pemerintah juga merencanakan berbagai megaproyek yang investasinya akan dikelola oleh Danantara, salah satunya proyek hilirisasi. Ada 20 sampai 25 yang akan diinvestasikan, salah satunya untuk bauksit, dan segala macam hilirisasi yang nilai tambahnya untuk ekonomi Indonesia itu bisa sampai 32 kali lipat,” tuturnya

Gowa, Politik

Bupati Gowa Antusias Belajar dari 10 Menteri di Akmil Magelang

ruminews.id, MAGELANG – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengikuti retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Selasa (25/2/2025). Ia berkesempatan belajar langsung dari 10 menteri yang memberikan materi inspiratif. “Seru sekali belajar langsung dari para menteri yang berpengalaman,” ujar Husniah. Sejak pagi hingga sore, ia menyimak materi dari Menteri Koordinator Bidang PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan Arifatul Khoiri Fauzi, hingga Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Di malam harinya, giliran Ketua KPK, Jaksa Agung, Kapolri, dan Kepala BPKP yang menyampaikan materi. Persiapan Penyambutan di Gowa Retreat ini berlangsung hingga 28 Februari 2025. Sementara Husniah di Magelang, kepemimpinan Gowa sementara dipegang Wakil Bupati Darmawangsyah Muin. Setelah selesai, Husniah akan dijemput di Bandara Sultan Hasanuddin, Maros, lalu menuju Istana Tamalate (Balla Lompoa) di Gowa. Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah, mengatakan penyambutan ini akan bertepatan dengan malam pertama Ramadan, sehingga akan dilakukan dengan sederhana dan bernuansa Islami. “Kami ingin acara ini berjalan khidmat dan tidak membebani masyarakat,” ujarnya. Bupati dan Wakil Bupati Gowa dijadwalkan tiba pada Jumat (28/2/2025) malam dan akan disambut langsung oleh pegawai serta masyarakat Kabupaten Gowa.

Politik

Setelah MK Diskualifikasi Trisal Tahir, Nama Unru Baso Mencuat di Pilwalkot Palopo

ruminews.id,- Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi Trisal Tahir dari pencalonan Wali Kota Palopo membuka babak baru dalam kontestasi politik daerah tersebut. MK memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palopo untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam waktu 90 hari setelah keputusan dibacakan. Dalam Pilwalkot Palopo mendatang, tiga pasangan calon dipastikan bertarung: Putri-Haidir (nomor urut 1), FKJ-NUR (nomor urut 2), dan Rahmat-Andi Tenrikarta (nomor urut 3), Dengan diskualifikasi Trisal Tahir, Partai Demokrat dan Partai Gerindra, sebagai partai pengusung, memiliki kesempatan untuk mengajukan calon baru. Namun, di tengah dinamika ini, nama Unru Baso (Ubas) mencuat sebagai figur potensial yang dapat menjaga dominasi Gerindra dalam Pilwalkot Palopo. Unru Baso, Kunci Gerindra di Palopo? Pengamat politik Anis Kurniawan menilai bahwa Gerindra membutuhkan sosok kuat seperti Unru Baso, seorang kader partai yang memiliki rekam jejak impresif. “Gerindra memerlukan figur yang dapat mempertahankan dominasinya di Palopo. Ubas, yang meraih suara tertinggi di Dapil 3 Sulawesi Selatan dari Partai Gerindra, memiliki modal elektoral yang signifikan,” ujar Anis. Menurutnya, ketokohan Unru Baso, yang mendapat dukungan luas di Sulawesi Selatan, bisa menjadi kunci keberhasilan Gerindra di Pilwalkot Palopo. “Palopo membutuhkan pemimpin yang tidak hanya populer, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan dan jaringan politik yang kuat. Ubas telah membuktikan dirinya dalam aspek tersebut,” tambahnya. Menunggu Keputusan Gerindra? Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari DPP Partai Gerindra maupun Unru Baso terkait pencalonannya dalam Pilwalkot Palopo. Situasi politik di kota ini masih terus berkembang dan menjadi sorotan setelah keputusan MK tersebut.

Daerah, Politik

Dramatis! Trisal Tahir Didiskualifikasi, 

ruminews.id, – Dalam sidang yang digelar pada Senin 24 Februari 2025, Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk mendiskualifikasi calon Wali Kota Palopo, Trisal Tahir, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palopo 2024. Keputusan ini diambil setelah ditemukan bahwa ijazah Paket C yang digunakan oleh Trisal Tahir tidak terdaftar dan dinyatakan tidak sah secara hukum.  Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palopo tahun 2024, pasangan calon nomor urut 4, Trisal Tahir dan Akhmad Syarifuddin, memperoleh 33.933 suara, unggul tipis dengan selisih 595 suara dari pasangan nomor urut 2, Farid Kasim dan Nurhaenih, yang meraih 33.338 suara. Pasangan nomor urut 3, Rahmat Masri Bandaso dan Andi Tenri Karta, mendapatkan 19.484 suara, sementara pasangan nomor urut 1, Putri Dakka dan Haidir Basir, memperoleh 7.729 suara Namun, Mahkamah Konstitusi (MK) kemudian mendiskualifikasi Trisal Tahir karena penggunaan ijazah Paket C yang tidak sah, dan memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo untuk melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) tanpa keikutsertaan Trisal Tahir sebagai calon. Lanjut, Ketua MK Suhartoyo menyatakan bahwa Trisal Tahir tidak memenuhi syarat administrasi pencalonan karena menggunakan ijazah yang tidak valid. Akibatnya, MK memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) tanpa keikutsertaan Trisal Tahir sebagai calon. Namun, pasangan Trisal, yaitu calon Wakil Wali Kota Akhmad Syarifuddin, tetap dapat melanjutkan pencalonannya. Namun, dengan putusan MK ini, KPU Palopo diwajibkan untuk segera melaksanakan PSU sesuai dengan perintah pengadilan. Partai pengusung pasangan calon Trisal-Akhmad diminta untuk mengusulkan calon wali kota pengganti tanpa mengganti posisi Akhmad Syarifuddin sebagai calon wakil wali kota.

Makassar, Pemerintahan, Politik

Hari Pertama Bertugas, Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Silaturahmi dengan OPD

Ruminews.id, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, resmi menjalani hari pertamanya berkantor di Balai Kota Makassar setelah dilantik, Senin (24/2/2025). Kedatangannya disambut hangat oleh jajaran kepala dinas dan perangkat daerah lainnya. Sejak tiba di kantor, Aliyah langsung menjabat tangan serta menyapa para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pegawai Pemkot Makassar yang telah menantinya. Turut hadir dalam penyambutan tersebut, Pj Sekda Kota Makassar Irwan Adnan, Kepala BKPSDM Akhmad Namsum, Kabag Protokol Zuhur, Kepala Kesbangpol Andi Bukti Djufri, Kepala BPBD Hendra Kaimuddin, Kepala BKAD Muh Dakhlan, Kepala Bappeda Zulkifli, serta sejumlah pejabat lainnya. Setelah berinteraksi dengan para pegawai, Aliyah kemudian melakukan peninjauan ruang kerja. Ia melihat langsung ruangannya di Gedung Tower Balai Kota, mulai dari lantai tiga hingga lantai sepuluh. Di lantai tiga, ia mengecek ruangan yang telah disiapkan untuknya dan menuturkan bahwa ruangan tersebut sudah dalam kondisi siap pakai. Ia kemudian naik ke lantai sembilan untuk meninjau War Room dan melanjutkan ke lantai sepuluh, di mana ruang kerja Wakil Wali Kota sebelumnya berada. Dalam keterangannya, Aliyah menyebut bahwa kunjungannya hari ini adalah bagian dari silaturahmi serta orientasi awal sebagai Wakil Wali Kota Makassar. Ia ingin menyapa jajaran Pemkot Makassar sekaligus melihat langsung kondisi ruang kerja dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan bekerja bersamanya. Namun, mengenai ruangan kerja mana yang akan ditempatinya, Aliyah mengaku belum menentukan pilihan. Ia masih mempertimbangkan beberapa opsi, termasuk ruangan yang sebelumnya digunakan oleh mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin. “Tapi tentu perlu ada pembenahan lebih lanjut. Saya juga menunggu Pak Wali Kota Munafri Arifuddin untuk meninjau bersama dan meminta restu beliau,” ujar Aliyah. Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, diketahui masih menghadiri kegiatan retret di Magelang. Aliyah menegaskan bahwa keputusan akhir terkait ruang kerjanya akan dibuat setelah berdiskusi lebih lanjut dengan Wali Kota serta melakukan istikharah untuk mendapatkan pilihan terbaik. “Nantilah, kita tunggu hasil diskusi dan istikharah, mana yang terbaik,” tutupnya. Hari pertama Aliyah Mustika Ilham bertugas di Balai Kota Makassar menjadi momen perkenalan serta langkah awalnya dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Wali Kota. Ia berharap dapat bekerja sama dengan seluruh jajaran OPD dan ASN untuk menjalankan program-program pemerintah yang telah dirancang.

Nasional, Politik

Kawendra: Danantara Akan Kurangi Ketergantungan pada Investasi Asing

ruminews.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara pada Senin 24 Februari 2025. BPI Danantara, sebagai sovereign wealth fund, bertujuan untuk mengelola aset negara senilai lebih dari USD 900 miliar. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Danantara akan difokuskan pada investasi di sektor-sektor strategis, seperti energi terbarukan, industri manufaktur canggih, dan produksi pangan. Dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen per tahun, BPI Danantara diharapkan menjadi mesin utama dalam transformasi ekonomi yang berkelanjutan. Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, menilai peluncuran Danantara sebagai langkah strategis menuju kemandirian ekonomi Indonesia. “Peluncuran Danantara merupakan tonggak sejarah dalam membangun ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berdaya saing. Dengan pendanaan awal sebesar USD 20 miliar, Danantara akan menjadi katalisator untuk pertumbuhan sektor unggulan, termasuk energi hijau dan industri berbasis teknologi tinggi,” ujar Kawendra, Senin (24/2/2025). Kawendra menambahkan, kehadiran Danantara memberi Indonesia peluang besar untuk mengurangi ketergantungan pada investasi asing serta meningkatkan daya saing ekonomi domestik. Hal ini sesuai dengan pesan Presiden Prabowo agar Indonesia dapat berdiri mandiri di atas kaki sendiri. “Ini bukan hanya soal investasi, tetapi tentang membangun fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. Danantara akan memastikan sumber daya yang kita miliki dikelola secara optimal untuk kepentingan rakyat,” tambahnya. BPI Danantara akan mengelola berbagai proyek dengan prinsip tata kelola yang transparan dan profesional, guna memastikan manfaat maksimal bagi perekonomian nasional. Dengan peluncuran ini, Kawendra berharap Indonesia dapat mempercepat transformasi ekonomi dan menjadi pemain utama dalam ekonomi global yang semakin kompetitif.

Makassar, Politik

Harapan Tak Bertepi: Danny Pomanto Pamit, Makassar Tetap di Hatinya

Ruminews.id, Makassar – Suasana haru menyelimuti Kota Makassar. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, bersama istrinya, Ketua TP PKK Makassar Indira Jusuf Ismail, secara resmi berpamitan kepada seluruh masyarakat menjelang akhir masa jabatannya. Setelah mengabdi selama sembilan tahun, Danny menyampaikan permohonan maaf sekaligus rasa terima kasihnya kepada warga yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebagai pemimpin. “Perkenankanlah kami Danny Pomanto, ana’ lorongna Makassar bersama Indira Jusuf Ismail, izin pamit dari amanat sebagai Wali Kota Makassar,” ujar Danny dalam pernyataannya. Danny menyebut Makassar sebagai kota penuh dinamika dan tantangan. Namun, di balik tantangan itu, ia berhasil membawa kota ini menuju berbagai pencapaian gemilang. Selama dua periode kepemimpinannya (2014 -2019 dan 2021-2026), Makassar berhasil meraih total 420 penghargaan nasional dan internasional. Di antara pencapaian tersebut, Makassar mendapat Mayor of The Year dari Gov. Insider Singapura (2017), Predikat Kota Sehat Level 1 dari WHO (2024), serta Piala Adipura (2015-2017) dan Adipura ASEAN (2017). Secara individu, Danny juga dinobatkan sebagai Kepala Daerah Terbaik Indonesia versi Tempo (2017) dan menerima Satyalencana Wira Karya (2024). Namun, bagi Danny, bukan sekadar penghargaan yang terpenting, melainkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat. Di bawah kepemimpinannya, Makassar mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3%, angka kemiskinan turun menjadi 4,97%, serta pendapatan asli daerah (PAD) meningkat hingga Rp 1,6 triliun. Di penghujung amanahnya, Danny menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya. “Atas kerja sama dan kolaborasi selama ini, kami haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Atas ketidak sempurnaan dan ketidakpuasan dari hasil kerja-kerja kami, kami sampaikan permohonan maaf dari hati yang terdalam,” tuturnya dengan penuh ketulusan. Danny berharap Makassar terus melangkah maju, tetap menjadi kota yang kuat, inovatif, dan berdaya saing tinggi. “Baik menjadi orang penting, tapi lebih penting menjadi orang baik. Semua pasti berakhir, tapi kebaikan itu abadi,” ujarnya menutup pernyataan, meninggalkan pesan mendalam bagi seluruh warga Makassar. Kini, estafet kepemimpinan akan berganti. Namun, jejak perjuangan dan dedikasi Danny Pomanto akan selalu melekat dalam ingatan masyarakat Makassar. Terima kasih, Pak Danny. Kota ini tidak akan pernah melupakanmu.

Daerah, Nasional, Pemerintahan, Politik

Uji-Sah Resmi Pimpin Bantaeng, Presiden Prabowo: “Saudara Adalah Pelayan Masyarakat”

Ruminews.id, Jakarta – Pasangan M. Fathul Fauzy Nurdin dan H. Sahabuddin (Uji-Sah) resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng periode 2025-2030. Pelantikan ini berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025, bersama dengan 961 kepala daerah lainnya. Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan, yang diikuti seluruh pasangan kepala daerah, termasuk Uji Nurdin dan Sahabuddin. Dalam sumpahnya, mereka berjanji akan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa setiap kepala daerah yang telah dilantik kini mengemban amanah besar sebagai pelayan masyarakat. “Saya ingatkan atas nama negara dan bangsa Indonesia, saudara dipilih untuk menjadi pelayan masyarakat. Saudara harus membela dan menjaga kepentingan rakyat, memperjuangkan kehidupan yang lebih baik bagi mereka. Itu adalah tugas kita,” ujar Prabowo. Ia juga menekankan pentingnya persatuan dalam pemerintahan, tanpa memandang latar belakang partai atau agama. Menurutnya, seorang pemimpin harus bekerja demi kesejahteraan rakyat, bukan demi kepentingan kelompok tertentu. Setelah pelantikan, seluruh kepala daerah dijadwalkan mengikuti orientasi kepemimpinan yang akan berlangsung pada 21-28 Februari 2025 di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pemimpin daerah dengan wawasan kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, serta strategi pembangunan yang efektif. Dengan pelantikan ini, Uji-Sah resmi memulai perjalanan baru dalam memimpin Kabupaten Bantaeng. Masyarakat menaruh harapan besar agar kepemimpinan mereka dapat membawa perubahan positif, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mendorong kemajuan daerah. Seperti kata bijak, “Kepemimpinan bukan soal jabatan, tetapi tentang bagaimana melayani dan mengabdi dengan sepenuh hati.”

Makassar, Pemerintahan, Politik

Munafri Arifuddin Resmi Dilantik, Babak Baru Kepemimpinan Makassar Dimulai

Ruminews.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Munafri Arifuddin sebagai Wali Kota Makassar ke-21 dan Aliyah Mustika Ilham sebagai Wakil Wali Kota ke-10 untuk periode 2025-2030. Prosesi pelantikan berlangsung Kamis, 20 Februari 2025 di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, bersama dengan ratusan pasangan kepala Daerah hasil Pilkada 2024 lainnya. Acara ini diawali dengan kirab dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Kepresidenan. Setelah prosesi pelantikan, Munafri menyampaikan rasa syukur atas selesainya tahapan penting dalam perjalanan panjang Pilkada 2024. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah masyarakat dan berjanji bekerja maksimal untuk kemajuan Kota Makassar dalam lima tahun ke depan. Sebelumnya, pada 8 Februari 2025, DPRD Kota Makassar secara resmi menetapkan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar dalam rapat paripurna. Keputusan ini menjadi langkah akhir dari proses panjang Pilkada 2024, yang telah melalui berbagai tahapan, termasuk penghitungan suara dan verifikasi dari KPU. Munafri, yang akrab disapa Appi, bukanlah nama baru dalam dunia politik Makassar. Setelah dua kali gagal dalam pemilihan sebelumnya, kemenangan kali ini menjadi bukti kerja keras dan dukungan besar dari masyarakat. Selain dikenal sebagai pengusaha sukses, Munafri juga pernah menjabat sebagai CEO PSM Makassar, klub sepak bola kebanggaan kota ini. Masyarakat Makassar menaruh harapan besar pada kepemimpinan Munafri dan Aliyah. Dengan berbagai tantangan yang dihadapi kota ini, seperti kemacetan, tata kota yang perlu dibenahi, serta peningkatan pelayanan publik, kepemimpinan yang kuat dan inovatif sangat diperlukan. Dalam pidatonya, Munafri menegaskan bahwa ia akan mengutamakan pembangunan infrastruktur yang lebih modern, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ekonomi lokal. Ia juga berjanji akan menjalankan pemerintahan yang bersih dan transparan, agar kepercayaan publik terhadap pemerintah semakin meningkat. Sebagai pemimpin baru, Munafri dan Aliyah diharapkan dapat membawa Kota Makassar ke arah yang lebih maju dan sejahtera. Seperti kata bijak, “Seorang pemimpin sejati bukan hanya mereka yang berkuasa, tetapi mereka yang mampu melayani rakyatnya dengan sepenuh hati.” Dengan semangat baru, Makassar kini memasuki babak baru kepemimpinan. Masyarakat menantikan langkah nyata dari pemimpin baru ini untuk membawa perubahan yang lebih baik dan menjadikan Makassar sebagai kota yang maju, nyaman, dan berdaya saing tinggi.

Gowa, Politik

H. Rohandi: Semoga Gowa Semakin Gemilang di Bawah Kepemimpinan Husniah Talenrang dan Darmawangsah Muin

ruminews.id, Gowa – Presiden RI, Prabowo Subianto melantik 481 pasangan kepala dan wakil kepala daerah di Istana Negara, Kamis (20/2/25) hari ini. Bupati dan Wakil Bupati Gowa terpilih, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin termasuk yang dilantik. Usai dilantik, seluruh kepala daerah pemenang Pilkada Serentak 2024 ini akan mengikuti retreat di Akmil Magelang selama tujuh hari, 21-28 Februari 2025. Dalam dua hari terakhir, ucapan selamat atas pelantikan Husniah-Darmawangsyah betebaran. Baik dalam bentuk karangan bunga, flyer di media sosial, baliho di pinggir jalan maupun iklan di koran dan media online. Pengusaha Gowa, H. Rohandi, turut memberi ucapan selamat kepada Husniah Talenrang- Darmawangsyah. Tetapi, Rohandi bukan orang yang baru muncul setelah pasangan yang diusung Partai PAN, Gerindra, Golkar, PDIP, Demokrat ini memenangkan Pilkada Gowa 2024. Pengusaha property ini telah membersamai perjuangan Husniah Talenrang-Darmawangsyah sejak keduanya resmi mendeklarasikan diri berpasangan di Pilkada Gowa. H. Rohandi bahkan dipercaya menjadi Koordinator Tim Relawan Kabupaten Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin (Hati Damai) . Dia turut berkeringat di lapangn selama masa kampanye. Mengorbankan banyak waktu, tenaga, pikiran dan materi demi memenangkan Hati Damai. “Selamat atas pelantikan ibu Sitti Husniah Talenrang dan bapak Darmawangsyah Muin,” ujar pemilik sekolah Al Qalam Gowa ini. H. Rohandi optimis, di bawah kepemimpinan Husniah Talenrang, Kabupaten Gowa semakin maju dan rakyatnya kian sejahtera. Kordinator Relawan Kabupaten Hati Damai ini mengajak seluruh masyarakat Gowa untuk bersatu dan bersama-sama membangun daerah di bawah komando pasangan Hati Damai. “Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Gowa yang lebih baik. Saya yakin dan percaya bahwa kepemimpinan Ibu Husniah Talenrang akan membawa kemajuan, keberkahan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Gowa,” tutupnya.

Scroll to Top