Pemerintahan

Makassar, Pemerintahan

Makassar Raih Capaian SPM Terbaik, Pj Sekda Bahas Tantangan dan Solusinya

Ruminews.id – Kota Makassar berhasil meraih capaian luar biasa dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada tahun 2023, dengan hasil di atas rata-rata. Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung pada Kamis (16/01/2025), Pj Sekretaris Daerah Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, memaparkan berbagai pencapaian dan tantangan yang dihadapi kota ini. Dalam FGD yang juga diikuti secara daring oleh Kepulauan Selayar, Koordinator Bidang Aparatur dan Kelembagaan Kementerian PPN/Bappenas, Alen Ermanita, menyampaikan bahwa Makassar berada di kuadran 1 dengan capaian SPM yang sangat baik di berbagai bidang, seperti pendidikan dan kesehatan. Pj Sekda Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, mengungkapkan bahwa meski sudah mencapai 100% di banyak sektor, kota ini masih menghadapi tantangan, seperti fasilitas kesehatan yang belum merata dan kekurangan tenaga pendidik. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot Makassar telah melakukan pemetaan fasilitas dan penambahan tenaga pengajar.

Pemerintahan

Pimpinan DPRD Kota Makassar Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolrestabes Baru

Ruminews.id – Makassar – Pimpinan DPRD Kota Makassar Supratman menyambut hangat kunjungan silaturahmi Kapolrestabes Makassar yang baru, Kombes Pol Arya Perdana, di ruang kerja Ketua DPRD Kota Makassar, Kamis (16/01/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di lingkungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar. “Silaturahmi ini juga bertujuan untuk menjalin sinergi dalam mendukung keberhasilan pembangunan serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Kota Makassar,” ungkap Kombes Pol Arya. Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menyampaikan harapannya agar terjalin hubungan yang erat antara legislatif dan kepolisian. “Dengan adanya sinergi antar lembaga ini, diharapkan tercipta kerja sama yang baik dalam menjaga situasi kamtibmas serta mendukung program-program pemerintah,” ujar Supratman.

Hukum, Pemerintahan

BADKO HMI SulSel Desak Polda SulSel Investigasi Kerusakan Lingkungan Akibat Perkebunan Sawit

Ruminews.id – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulsel menyoroti dampak buruk ekspansi perkebunan kelapa sawit di Luwu Timur dan Luwu Utara, yang menyebabkan deforestasi besar dan ancaman terhadap keanekaragaman hayati. Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Lingkungan Hidup BADKO HMI Sulsel, Ahmad Muzawir, pada Rabu (15/01/2024). Muzawir mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap perusahaan besar seperti PT. Perkebunan Nusantara, PT. Agro Muko Lestari, PT. Luwu Timur Agro dan PT. Cargill Indonesia yang terlibat dalam pengembangan perkebunan sawit. Ia menilai potensi kejahatan lingkungan, seperti penyerobotan hutan dan pencemaran, semakin meningkat. Ia juga mendorong penerapan Sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) untuk memastikan produksi kelapa sawit yang berkelanjutan. Selain itu, BADKO HMI Sulsel meminta Polda Sulsel untuk mengusut aktivitas perkebunan sawit yang selama ini luput dari perhatian. “Industri sawit di Sulsel sudah berdampak buruk, terutama di Luwu Timur dan Luwu Utara. Kami berharap tindakan tegas segera diambil untuk melindungi lingkungan dan masyarakat, serta mendorong keberlanjutan industri kelapa sawit yang bertanggung jawab,” ujar Muzawir. Harapan BADKO HMI Sulsel agar pemerintah dan aparat penegak hukum dapat memberikan efek jera kepada perusahaan-perusahaan yang tidak mematuhi regulasi lingkungan dan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dan kelestarian alam.

Pemerintahan, Politik

Tinjau Gudang Bulog, Supriadi Arif Pastikan Ketahanan Pangan Terjaga

Ruminews.id – Pada Rabu, 15 Januari 2025, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Supriadi Arif, bersama Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Gudang Bulog di Makassar. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau ketersediaan dan kualitas stok pangan di wilayah tersebut. Dalam kunjungan tersebut, Supriadi Arif dan Prof. Fadjry Djufry meninjau langsung proses penyimpanan dan distribusi bahan pangan pokok yang dikelola oleh Bulog. Mereka memastikan bahwa stok pangan mencukupi kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya dalam menghadapi potensi fluktuasi harga dan permintaan yang meningkat. Supriadi Arif, yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan periode 2024-2029 , mengapresiasi upaya Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan. Ia berharap sinergi antara legislatif, eksekutif, dan Bulog dapat terus ditingkatkan guna menjamin kesejahteraan masyarakat, terutama dalam hal ketahanan pangan. Sementara Prof. Fadjry Djufry, menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah. Beliau menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan Bulog dan instansi terkait untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan tepat sasaran. Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi antara pemerintah daerah dan Bulog dalam menjaga stabilitas pangan di Sulawesi Selatan, serta memastikan bahwa masyarakat mendapatkan akses yang memadai terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.

Daerah, Pemerintahan, Politik

Ketua DPRD Kota Makassar Terima Kunjungan Ketua PN Makassar

ruminews.id- Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menerima kunjungan silaturahmi Ketua Pengadilan Negeri Makassar, I Wayan Gede Rumega, pada Selasa (14/1/2025) di ruang rapat pimpinan DPRD Kota Makassar. Pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan guna mendukung sinergi dan koordinasi yang lebih baik antara DPRD dan PN Makassar. Acara ini turut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD serta pimpinan Sekretariat DPRD Kota Makassar. Dalam sambutannya, Supratman menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama lintas lembaga demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga berharap kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret antara kedua lembaga. Pertemuan berlangsung harmonis dan diakhiri dengan diskusi mengenai langkah strategis untuk memperkuat sinergitas. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi demi membangun tata kelola pemerintahan yang baik di Kota Makassar.

Infotainment, Pemerintahan

Raline Shah Resmi Jabat Staf Khusus Menkomdigi, Fokus pada Kemitraan Global dan Edukasi Digital.

ruminews.id- Raline Shah, seorang aktris dan model ternama Indonesia, baru-baru ini dilantik sebagai pengurus Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) dan juga ditunjuk sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi). Selain kiprahnya di dunia hiburan, Raline Shah dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan filantropi. Penunjukan ini mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap kemampuannya dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam konteks digitalisasi yang semakin pesat. Raline menjelaskan bahwa tugas utamanya adalah membangun kemitraan dengan perusahaan swasta dan pemerintahan di luar negeri. “Yang pasti sudah ada beberapa program ke luar negeri untuk membicarakan kemitraan dengan perusahaan swasta di luar negeri dan juga beberapa pemerintahan seperti Singapura dan India,” ujarnya. Selain itu, ia juga akan fokus pada edukasi digital, khususnya bagi anak-anak dan ibu-ibu, agar dapat menggunakan internet dan perangkat digital dengan bijak. “Saya mempunyai kapabilitas di sini dan juga ingin berkontribusi dan memberikan yang terbaik di dalam my role, yaitu kemitraan global, relasi internasional, dan pendidikan untuk masyarakat,” tambahnya. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menilai bahwa Raline memiliki jaringan global yang kuat dan relasi yang luas di berbagai negara, yang diharapkan mampu mendukung upaya penguatan kemitraan global kementerian. Selain itu, perspektifnya sebagai pekerja seni dinilai dapat membawa ide-ide kebijakan yang inklusif. Dengan latar belakangnya yang kuat di industri kreatif dan pengalamannya dalam berbagai proyek internasional, Raline diharapkan dapat membawa perspektif baru dan inovatif dalam peran barunya di pemerintahan.

Pemerintahan, Pendidikan

Husniah Talenrang Disambut Meriah di Bontonompo, Serahkan Beasiswa Bagi Pelajar Kurang Mampu

ruminews.id– Bupati Terpilih Gowa, Husniah Talenrang, mendapat sambutan meriah saat kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pada kunjungannya, Senin (13/1/2025), ia disambut dengan suguhan Tari Kipas dan Tari Pattapi, dua tarian tradisional daerah setempat. Dalam kunjungan tersebut, Husniah menyempatkan diri mengunjungi SD Inpres Kampung Majeng dan SDI Bontonompo. Kehadirannya disambut antusias oleh murid, guru, serta orang tua siswa. Camat Bontonompo, H. Syahrir Salam, memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran Bupati Terpilih Gowa.”Saya memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Ibu Bupati Terpilih. Kehadiran beliau merupakan bentuk perhatian langsung terhadap proses belajar mengajar di wilayah kami,” ungkap Syahrir dalam sambutannya di SD Inpres Kampung Majeng. Selain meninjau sekolah, Husniah juga memanfaatkan kesempatan ini untuk bertemu dengan keluarga besarnya di Kecamatan Bontonompo.”Alhamdulillah, ini merupakan keberkahan bagi kami di Kecamatan Bontonompo. Berkat perjuangan beliau melalui Fraksi PAN di DPR-RI, Program Indonesia Pintar kini dapat menjangkau Kabupaten Gowa,” lanjut Syahrir. Pada kegiatan tersebut, Husniah turut menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada peserta didik dari keluarga kurang mampu. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pendidikan dan peran serta orang tua dalam mendukung anak-anak mereka agar dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.”Program beasiswa ini bertujuan meringankan biaya pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Saya berharap dengan adanya bantuan ini, tidak ada lagi alasan bagi anak-anak kita untuk berhenti bersekolah,” ujar Husniah. Ia menambahkan bahwa pendidikan adalah kunci menghadapi masa depan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, pembentukan karakter dan kompetensi generasi muda menjadi prioritas utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.”Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas pendidikan dan memastikan pemerataan fasilitas sekolah di Kabupaten Gowa demi masa depan yang lebih baik,” tegas Husniah. Kunjungan ini turut didampingi oleh Kamaruddin, anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PAN, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Kegiatan tersebut disambut hangat oleh masyarakat dan pihak sekolah, yang berharap program serupa terus berlanjut untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Gowa.

Pemerintahan, Pendidikan

Adi Suryadi Culla Soroti Potensi Hambatan Sentralistik dalam Rencana Kembalinya Ujian Nasional.

ruminews.id- Pemerintah berencana menghidupkan kembali Ujian Nasional (UN) yang sebelumnya dihentikan pada tahun 2021. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., mengindikasikan bahwa UN akan diterapkan kembali pada tahun ajaran 2025/2026. Rencana ini memicu tanggapan dari Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengingatkan pemerintah untuk tidak gegabah dalam menghidupkan kembali UN. Mereka menekankan bahwa jika UN digunakan sebagai penentu kelulusan siswa, hal ini harus ditolak karena dapat menjadi tekanan besar bagi siswa dan rentan terhadap kecurangan. Sementara itu, Pemerhati pendidikan Adi Suryadi Culla, mengkhawatirkan potensi penerapan model sentralistik dalam pelaksanaan UN. Menurutnya, pengelolaan yang terlalu terpusat tanpa memperhatikan kebutuhan daerah dapat menjadi hambatan. Ia menekankan bahwa kebijakan UN seharusnya lebih memperhatikan karakteristik masing-masing daerah, karena pihak daerah lebih memahami kebutuhan pendidikan lokal. Selain itu, Adi juga menyoroti masalah integritas dalam pelaksanaan UN sebelumnya, seperti kebocoran soal dan praktik kecurangan. Ia mengusulkan agar universitas dilibatkan dalam sistem pengawasan UN untuk memastikan ujian berjalan dengan lebih adil dan transparan. Pemerintah diharapkan dapat mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak dan memastikan bahwa jika UN kembali diterapkan, pelaksanaannya lebih baik dan tidak menimbulkan masalah yang sama seperti sebelumnya.

Daerah, Nasional, Pemerintahan, Politik

Abdul Hayat Gani Berpeluang Kembali Jadi Sekda Sulsel

Ruminews.id – Setelah melewati proses hukum yang panjang, Mahkamah Agung (MA) resmi menolak kasasi yang diajukan Presiden Joko Widodo terkait perkara pemberhentian Abdul Hayat Gani dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan putusan ini, keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang memenangkan Abdul Hayat Gani kini telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Langkah hukum ini bermula dari pencopotan Abdul Hayat Gani oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. PTUN Jakarta sebelumnya memutuskan bahwa tindakan tersebut tidak sah dan memerintahkan pemerintah untuk merehabilitasi posisi Abdul Hayat Gani sebagai Sekda Sulsel, serta memulihkan harkat dan martabatnya. Kuasa hukum Abdul Hayat Gani, Saiful Syahrir, menyatakan pihaknya menyambut baik kabar yang beredar bahwa Presiden RI melalui Menteri Sekretaris Negara telah meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) segera menindaklanjuti putusan PTUN. Saiful menegaskan bahwa rehabilitasi jabatan kliennya kini merupakan kewajiban yang harus segera dilaksanakan pemerintah. “Kami optimis dan berharap pemerintah segera melaksanakan putusan ini. Dengan inkrahnya perkara ini, hak-hak klien kami harus dipulihkan, termasuk kedudukannya sebagai Sekda Sulsel,” ujar Saiful saat diwawancarai. Meski demikian, hingga saat ini pihak Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Fadjry Djufri, belum memberikan tanggapan terkait informasi tersebut. Publik kini menanti langkah konkret pemerintah untuk mengakhiri polemik ini. Diketahui, keputusan ini ditandai dengan terbitnya SK Presiden RI nomor 142/TPA tahun 2022 yang menjadi dasar hukum bagi pelaksanaan rehabilitasi jabatan Abdul Hayat Gani. Perhatian kini tertuju pada Mendagri dan BKN yang diharapkan segera mengambil langkah sesuai instruksi Presiden RI. Dengan adanya putusan ini, diharapkan penyelesaian kasus yang sempat menimbulkan ketegangan di lingkungan pemerintahan Sulawesi Selatan dapat segera dituntaskan demi menjaga stabilitas birokrasi di daerah tersebut.

Daerah, Pemerintahan

Gaji ASN Dibayar Tanggal 1, TPP Tetap Tanggal 5: Penjelasan dari Pj Gubernur

Ruminews.id – Prof Fadjry Djufry memberikan pengarahan secara langsung kepada seluruh pejabat Eselon II, III, dan IV, pejabat fungsional, serta ASN dan Non ASN Lingkup Pemprov Sulsel, pada Apel Pagi yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 9 Januari 2025. Ini merupakan apel pagi perdana pasca pelantikan Prof Fadjry Djufry sebagai Penjabat Gubernur Sulsel. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh OPD dan jajaran di Lingkup Pemprov Sulsel untuk semangat bekerja, dan bekerja cerdas untuk mendukung penuh program nasional. Apalagi, mengawali tahun 2025 ini. “Saya berharap Bapak Ibu bisa lebih semangat untuk memulai awal tahun 2025 ini dengan kerja-kerja cerdas,” ujar Prof Fadjry Djufry dalam arahannya. Ia mengungkapkan, sejumlah program nasional membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah. Seperti pengendalian stunting, inflasi, gizi buruk, pendidikan, kesehatan, termasuk bagaimana menyukseskan program makan bergizi gratis. “Tentunya, untuk menyukseskan program makan bergizi gratis tersebut harus dipastikan dulu bagaimana ketersediaan pangan berdasarkan kebutuhan seluruh sekolah se-Sulsel,” ungkapnya. “Ini juga program nasional yang harus kita dukung sama-sama, khususnya terkait dengan kesediaan pangan. Ini menjadi bagian-bagian program strategis yang harus jadi perhatian,” sambungnya. Prof Fadjry Djufry mengaku, kehadiran dirinya sebagai Pj Gubernur Sulsel betul-betul sebagai bentuk pengabdian diri terhadap kampung halamannya. Untuk itu, ia mengajak seluruh ASN dan Non ASN lingkup Pemprov Sulsel memulai dari hal-hal yang paling kecil untuk mewujudkan sesuatu yang besar. “Jadi mulai dari hal-hal yang paling kecil dulu, karena tidak mungkin hal-hal yang besar kita capai kalau hal-hal kecil kita tidak lakukan. Mulai dari masuk kantor tepat waktu, menjaga kebersihan ruangan, kalau kita lakukan hal-hal yang kecil, pasti hal-hal yang besar bisa kita lakukan. Jangan berharap bisa menyelesaikan yang besar, kalau yang kecil saja tidak bisa diselesaikan,” pesannya. Prof Fadjry Djufry menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang hadir dalam upacara sekaligus pengarahan di hari kedua ia menjabat sebagai Pj Gubernur Sulsel. “Terima kasih banyak atas kehadiran Bapak Ibu sekalian. Saya berbangga, kehadiran Bapak Ibu sekalian ini adalah bagian dari menyemangati saya untuk bekerja lebih keras dan lebih semangat lagi,” tutupnya. Satu hal yang menjadi penekanan Pj Gubernur adalah bahwa kebaikan kebaikan yang ditinggalkan Prof Zudan Arif Fakrulloh harus dilanjutkan. “Termasuk gaji wajib dibayarkan haknya ASN. Setiap tanggal 1 tetap harus terima gaji. Dan tanggal 5 tetap terima TPP atau tunjangan,” tegas Prof Fadjry Djufry diiringi tepuk tangan ASN yang hadir di lapangan tersebut.(*)

Scroll to Top