Author name: Admin01

DPRD Kota Makassar

Komisi C DPRD Makassar dan HMI Hukum UMI Sidak Proyek GOR di Mal Panakkukang

ruminews.id – Makassar – Pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) di atas area parkir Mal Panakkukang kembali menjadi sorotan. Rabu (11/6/2025), Komisi C DPRD Kota Makassar bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek. Sidak ini dipimpin Ketua Komisi C DPRD Makassar, Aswar Rasmin, yang hadir bersama sejumlah legislator lintas fraksi. Turut mendampingi pula perwakilan dari Dinas Penataan Ruang, Dinas DPMPTSP, serta Dinas Perhubungan. Ketua Umum HMI Hukum UMI, Syarif, menegaskan kehadiran pihaknya dalam sidak tersebut merupakan wujud kontrol sosial atas pembangunan yang sejak awal dinilai bermasalah.   “Sejak awal kami mencurigai ada persoalan hukum dalam proyek ini. Hingga saat sidak dilakukan, pihak PT Margamas Indah Development sebagai pengelola Mal Panakkukang tidak mampu memperlihatkan dokumen izin resmi pembangunan GOR maupun area parkirnya,” ujar Syarif.   Temuan di lapangan memperlihatkan adanya perombakan desain awal. Area parkir yang seharusnya disediakan, justru dialihfungsikan menjadi GOR berkapasitas sekitar 6.000 orang di lantai 14 gedung. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait aspek teknis bangunan sekaligus keselamatan masyarakat.   Lebih jauh, tim sidak juga tidak menemukan satu pun dokumen legalitas dari pihak manajemen mal. Hal ini kemudian mendorong HMI Hukum UMI meminta Komisi C segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak pengelola dan instansi terkait.   “Kami mendesak agar Komisi C mengeluarkan rekomendasi penghentian pembangunan dan bahkan pembongkaran, karena jelas tidak sesuai aturan,” tegas Syarif.   Ia menambahkan, Kota Makassar tidak boleh membiarkan praktik pembangunan tanpa izin yang merugikan masyarakat.   “Pemerintah harus tegas, tidak ada kompromi bagi pengusaha yang mengabaikan aturan hukum,” pungkasnya

Daerah, Makassar

Wali Kota Munafri Sambut Delegasi 8 Negara Sahabat: Diplomasi Lewat Budaya dan Sejarah Makassar

ruminews.id, MAKASSAR — Dalam rangka mempererat hubungan antarnegara melalui pengenalan budaya lokal, Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) menggelar kegiatan penerimaan Perwira Siswa (Pasis) negara sahabat Dikreg LIII Sekso 2025 di Makassar.  Acara ini dihadiri oleh delapan orang Pasis dari delapan negara sahabat, yakni Australia, Arab Saudi, India, Thailand, Singapura, dan Malaysia. Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya lokal Sulawesi Selatan kepada para peserta asing, sekaligus memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama militer antarnegara. Hal ini menjadi pembahasan dalam silaturahmi dipimpin Direktur Kerjasama Internasional Sesko TNI, Marsekal Pertama TNI Mukhtar Bakhrong, S.E., M.M., M.Han., CHRMP, bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Kantor Balai Kota, Selasa (10/6/2025). Marsekal Pertama TNI Mukhtar Bakhrong, menekankan pentingnya membangun kerja sama strategis antarnegara melalui pendekatan budaya dan kemaritiman. “Terima kasih atas jamuan yang luar biasa. Sepama berada disini (Makassar) memberi kesan mendalam untuk mengetahui nilai sejarah dan budaya,” ucap Marsekal Pertama TNI Mukhtar Bakhrong, dalam pertemuan dengan pasis negara sahabat tersebut di ruangan kerja Wali Kota Munafri. Ia juga menyampaikan pesan dari beberapa negara sahabat mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas penerimaan oleh Pemkot Makassar. Sebagai bagian dari pengenalan budaya, para peserta sempat mengikuti kunjungan ke Benteng Rotterdam sebagai simbol pelestarian nilai sejarah nasional. Tak hanya itu, pengalaman menarik lainnya adalah berlayar menggunakan kapal tradisional Pinisi, yang memberikan kesan mendalam tentang kekayaan budaya maritim Indonesia. “Kita harap terjalin persahabatan dan sinergi yang kuat antarnegara dalam menjaga stabilitas dan kerja sama kawasan,” harapnya. Suasana hangat penuh keakraban mewarnai kegiatan penerimaan Perwira Siswa (Pasis) negara sahabat Dikreg LIII Sekso 2025 di Kota Makassar. Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arufuddin menyampaikan rasa bangga atas kehadiran para pasis di kota yang dikenal sebagai gerbang Indonesia timur itu. “Doa terbaik kami agar para delegasi negara sahabat suatu saat kembali lagi ke sini. Kami berharap kerja sama ini terus terjaga. Tolong ceritakan hal-hal baik tentang Makassar kepada dunia, ajak lebih banyak orang datang berkunjung. Kami akan menjadi tuan rumah yang baik,” ujar Munafri. Makassar dikenal sebagai kota kelahiran pahlawan-pahlawan pemberani yang menjunjung tinggi nilai etika dan budaya saling menghargai. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmennya dalam menjadi tuan rumah yang ramah dan memperkuat diplomasi budaya sebagai bagian dari hubungan internasional. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, namun juga membangun pondasi kuat bagi hubungan strategis dan persahabatan antarbangsa di masa depan,” jelas Appi.

DPRD Kota Makassar

Komisi B DPRD Makassar Sambut Positif Kebijakan Kemendagri tentang Kegiatan di Hotel dan Restoran

ruminews.id – Makassar – Komisi B DPRD Kota Makassar menyambut baik kebijakan terbaru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang kembali mengizinkan pemerintah daerah (Pemda) untuk menggelar kegiatan di hotel dan restoran. Kebijakan ini dianggap sebagai angin segar bagi sektor perhotelan dan pariwisata yang sempat terpuruk akibat pembatasan kegiatan selama pandemi. Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail, menilai bahwa selama ini banyak pelaku usaha hotel yang mengalami kesulitan, terutama karena kegiatan pemerintahan lebih banyak dilakukan di kantor atau secara daring. Hal tersebut berdampak langsung pada pendapatan hotel-hotel yang bergantung pada kegiatan tersebut. “Selama ini hotel-hotel sempat tiarap. Mereka sudah berinvestasi besar, tetapi pemasukan nyaris tidak ada. Dengan adanya kebijakan baru ini, sektor pariwisata dan perhotelan bisa perlahan bergerak lagi. Ini tentu sangat positif,” ujar Ismail, Selasa (10/6/2025). Menurut Ismail, kebijakan ini memberi peluang bagi sektor perhotelan untuk bangkit kembali, setelah lama terpuruk akibat pembatasan kegiatan. Ia berharap agar Pemda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kembali rutin mengadakan berbagai kegiatan, seperti rapat, pelatihan, seminar, dan kegiatan lainnya yang dapat dilakukan di hotel atau restoran. Dampak Positif bagi Perekonomian Makassar Legislator dari Fraksi Golkar ini juga menyatakan bahwa kebijakan tersebut tidak hanya berdampak positif pada sektor perhotelan, tetapi juga pada perekonomian Makassar secara keseluruhan. Pasalnya, sektor perhotelan melibatkan banyak tenaga kerja, mulai dari pegawai hotel hingga pekerja sektor pendukung lainnya, seperti restoran dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di sekitar hotel. “Kami berharap setelah kebijakan ini diterapkan, pemerintah daerah dan OPD kembali rutin melaksanakan berbagai kegiatan di hotel. Ini bisa menjadi langkah awal untuk memulihkan industri yang sempat hampir mati suri. Sektor perhotelan juga memiliki dampak yang luas terhadap perekonomian daerah, karena banyak sektor yang terlibat, termasuk UMKM lokal,” jelas Ismail. Selain itu, Ismail juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, pengelola hotel, dan sektor terkait untuk memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan di hotel tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Ia menekankan bahwa meskipun kegiatan di hotel dan restoran dibuka kembali, kesehatan dan keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama. Pemulihan Ekonomi Lewat Sektor Pariwisata dan Perhotelan Sektor perhotelan di Makassar, seperti di banyak daerah lain, memang mengalami masa-masa sulit selama pandemi. Pembatasan kegiatan dan larangan acara tatap muka membuat banyak hotel di Makassar terpaksa menutup diri dan mengalami kerugian. Banyak pengusaha hotel yang harus melakukan pemotongan karyawan hingga merumahkan sejumlah pekerja. Namun, dengan kebijakan baru yang memungkinkan kegiatan dilakukan di hotel dan restoran, sektor ini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Ismail berharap bahwa dengan adanya pembukaan ruang kegiatan ini, hotel-hotel di Makassar dapat kembali beroperasi dengan lebih baik, menyerap tenaga kerja lokal, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. “Industri perhotelan merupakan salah satu sektor yang sangat penting untuk perekonomian Makassar. Dengan adanya kebijakan ini, kita berharap hotel-hotel di Makassar bisa kembali beroperasi maksimal dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Ini adalah langkah menuju pemulihan ekonomi yang lebih luas,” pungkas Ismail. Kebijakan ini juga membuka peluang bagi pelaku UMKM di sekitar hotel dan restoran. Ismail menambahkan bahwa dengan semakin banyaknya kegiatan yang diselenggarakan di hotel, maka sektor-sektor lain seperti kuliner, cendera mata, dan transportasi juga akan merasakan dampak positifnya. Hal ini tentu saja akan membantu mempercepat pemulihan ekonomi di tingkat lokal. “Ketika kegiatan di hotel mulai meningkat, pelaku UMKM di sekitar hotel akan ikut merasakan dampaknya. UMKM kuliner, misalnya, akan mendapatkan peluang lebih banyak karena banyak tamu hotel yang membutuhkan makanan dan minuman. Begitu juga dengan sektor transportasi yang mendukung mobilitas peserta kegiatan,” jelas Ismail. Ia menilai, kebijakan ini dapat menjadi peluang emas untuk membangkitkan kembali sektor UMKM yang sempat terhenti, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di Makassar. Oleh karena itu, ia mendorong agar Pemda dan OPD bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan melibatkan lebih banyak pelaku usaha lokal dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan. Meskipun kebijakan ini disambut positif, Ismail mengingatkan agar pemerintah daerah tetap menjaga keseimbangan antara pembukaan kegiatan di hotel dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Ia menekankan bahwa meskipun ada peluang untuk memulihkan sektor perhotelan, keselamatan dan kesehatan masyarakat tetap harus menjadi prioritas utama. “Penting untuk memastikan bahwa protokol kesehatan tetap diterapkan dengan ketat dalam setiap kegiatan yang dilakukan di hotel. Kita tidak ingin pemulihan ekonomi ini justru menyebabkan gelombang baru penyebaran virus. Oleh karena itu, saya berharap pemerintah daerah terus mengawasi dan memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik,” pungkas Ismail. Dengan demikian, kebijakan Kemendagri yang memungkinkan kegiatan kembali dilaksanakan di hotel dan restoran memberikan angin segar bagi sektor perhotelan di Makassar. Diharapkan, sektor ini dapat kembali bangkit, menciptakan lapangan kerja, dan turut mendukung pemulihan ekonomi daerah yang lebih luas.

Daerah, Makassar, Olahraga

Wali Kota Munafri Tinjau Fasilitas Olahraga Terbengkalai di Kawasan Karebosi

ruminews.id, MAKASSAR – Setelah Sidak di Kecamatan Tallo. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi fasilitas olahraga yang terbengkalai di kawasan Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Senin (9/6/2025). Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota turut mengajak Ketua KONI Makassar, H. Ismail, untuk melihat langsung kondisi terkini lokasi yang dulunya difungsikan sebagai sarana olahraga bagi masyarakat. Menurut Munafri, lokasi tersebut dulunya merupakan tempat masyarakat berolahraga, namun kini terbengkalai dan tidak jelas peruntukannya. “Dulu waktu saya kerja di sekitar perusahaan di sini, ini tempat sarana olahraga. Tapi sekarang, mau dibilang taman bukan, hutan juga bukan. Ini akan kami benahi,” ungkap Munafri. Kondisi ini mendorong Wali Kota untuk menggandeng Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar, agar proses pembenahan berjalan dengan baik sesuai perencanaan. “Hari ini saya mengajak Ketua KONI kota Makassar, kesini melihat langsung kondisi ini. Banyak hal yang akan kami lakukan bersama,” tutur Appi. Ia menyebut bahwa berbagai perencanaan akan dilakukan, termasuk melalui desain ulang fasilitas agar kawasan tersebut bisa kembali dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga. “Lewat desain akan kita bangun ulang. Semoga berjalan dengan baik, supaya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Makassar dalam aktivitas olahraga,” tambahnya. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus membenahi fasilitas publik guna mendukung gaya hidup sehat masyarakat dan menciptakan ruang-ruang terbuka yang lebih fungsional dan layak. Selain pembenahan fasilitas olahraga, Munafri juga menyoroti kondisi pedestrian (trotoar) di sekitar lokasi yang dinilai butuh perhatian serius. Appi berharap perbaikan jalur pejalan kaki dapat memberikan kenyamanan lebih bagi warga yang datang berolahraga. “Pedestrian juga akan kita benahi, karena kondisinya sekarang memang butuh perhatian. Hal ini agar masyarakat yang datang olahraga bisa nyaman,” ujarnya.

DPRD Kota Makassar

DPRD Makassar Tegaskan Transparansi Anggaran Reses dan Aspirasi, Ajak Lembaga Taat Mekanisme Resmi

ruminews.id – Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Sekretariat DPRD menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan anggaran reses dan aspirasi anggota DPRD Kota Makassar tahun anggaran 2024 dan 2025 telah mengikuti mekanisme dan prosedur pengelolaan keuangan daerah yang berlaku. Penegasan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran publik. Seluruh kegiatan reses maupun penyaluran aspirasi masyarakat oleh anggota DPRD Kota Makassar telah diperiksa secara berkala oleh lembaga resmi negara, yakni Inspektorat Daerah dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Setiap tahapan penggunaan anggaran dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. “Setiap tahun, pelaksanaan anggaran reses dan aspirasi selalu diaudit oleh lembaga resmi seperti Inspektorat dan BPK. Kami menghargai fungsi kontrol publik, tetapi prosedur tetap harus dihormati agar tidak terjadi simpang siur informasi,” ujar salah satu pejabat Sekretariat DPRD Kota Makassar. Terkait adanya sejumlah permintaan data oleh lembaga atau organisasi masyarakat (ormas) tertentu, Pemerintah Kota Makassar menyarankan agar seluruh pihak menyampaikan permintaan data atau pengajuan pemeriksaan melalui jalur resmi, yaitu ke lembaga pengawas internal maupun eksternal pemerintah. “Kami tidak bisa secara langsung memberikan salinan data kepada setiap pihak eksternal karena berisiko disalahgunakan dan bisa menimbulkan kerawanan. Maka dari itu, jika memang ada ketidakpuasan atau keingintahuan, silakan ajukan melalui Inspektorat atau BPK. Kami terbuka sepanjang prosedur resmi dipatuhi,” lanjutnya. Prinsip transparansi dan keterbukaan informasi tetap menjadi prioritas Pemerintah Kota Makassar, namun tetap harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap regulasi tata kelola data dan dokumen negara. Hal ini penting untuk menjaga akurasi, keamanan data, serta mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat merugikan pihak manapun. Dengan demikian, Pemerintah Kota Makassar mengajak seluruh lembaga, organisasi, maupun masyarakat umum untuk bersama-sama menjaga etika dan mekanisme pengawasan anggaran secara sehat, melalui saluran-saluran yang telah ditentukan oleh peraturan perundang-undangan.

Makassar, Olahraga

Bersama Kabarharkam Polri, Wali Kota Munafri Lepas Peserta Jalan Sehat SMADA 88 Makassar

ruminews.id, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri sekaligus melepas secara resmi peserta kegiatan Jalan Sehat, Senam, dan Bakti Sosial dalam rangka memperingati 37 Tahun Ikatan Alumni IKA) SMA Negeri 2 (SMADA) 88 Ujung Pandang (Makassar). Acara yang digelar dengan semarak ini, dihadiri oleh Komjen Pol. Dr. H. Moh. Fadil Imran, yang saat ini menjabat sebagai Kabaharkam Polri dan merupakan Dewan Pelindung Ikatan Alumni (IKA) SMADA. Acara olahraga dan Baksos dilaksanakan pagi mulai pukul 05.30 Wita di area Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, depan gedung IMMIM Makassar, Minggu (8/6/2025). Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi, mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh alumni SMA Negeri 2 Makassar tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi lintas angkatan dan wadah reuni lintas angkatan. “Car Free Day yang diselenggarakan oleh Semada Makassar hari ini oleh angkatan 88. Kita sangat berbahagia karena hadir di tengah-tengah kita Bapak Komjen Fadil Imran, juga dari angkatan 88,” ujar Appi. Lebih lanjut, Appi menjelaskan bahwa kegiatan rutin ini bukan hanya mempererat hubungan antaralumni, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. “Kegiatan ini memberikan dampak yang sangat baik khususnya untuk Kota Makassar, karena bisa memberdayakan para pedagang UMKM yang memadati area Car Free Day,” jelasnya. Sebagai alumni SMA Negeri 2 Makassar, Munafri berharap kegiatan serupa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi alumni lainnya untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. “Selamat kepada kakak-kakak Angkatan 88 SMA Negeri 2 Makassar. Sukses terus menjadi support untuk kekuatan SMADA ke depan,” tuturnya. Ia juga menyebutkan kontribusi alumni SMADA 88 terhadap masyarakat dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus mempererat tali silaturahmi serta memberikan manfaat sosial yang nyata. “Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh para alumni. Ini bukan hanya ajang reuni, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat,” ujar Munafri. Rangkaian acara yang melibatkan ratusan peserta ini berlangsung meriah dimulai dengan jalan sehat, dilanjutkan dengan senam bersama, serta kegiatan bakti sosial yang menyasar masyarakat sekitar. “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen alumni SMADA 88 untuk terus berkontribusi positif terhadap pembangunan sosial dan kesehatan masyarakat di Makassar,” imbuh Appi. Tiga dekade lebih berpisah oleh jarak, waktu, dan kesibukan, para alumni Sekolah Menengah Atas Negeri 2 (SMADA) Makassar angkatan 1988 akan kembali bersua dalam sebuah reuni akbar yang penuh kehangatan dan kebersamaan, Minggu, 8 Juni 2025. Bertajuk “Rewind 88: Kisah Tak Pernah Usai,” reuni ini tak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan olahraga yang terbuka untuk alumni lintas angkatan dan masyarakat umum. (*)

Daerah, Makassar

Wali Kota Munafri Resmikan Vihara Lahuta Maitreya, Tekankan Pentingnya Toleransi Beragama

ruminews.id, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan Vihara Lahuta Maitreya di Kota Makassar pada Sabtu (7/6/3025) di Jalan Wahab Tarru, No.4 Makassar. Pada kesempatan ini, orang nomor satu Kota Makassar ini menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama sebagai pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. “Alhamdulillah hari ini kita hadir bersama dalam peresmian Vihara Lahuta Maitreya. Bangunannya luar biasa megah, dan berdekatan dengan momentum Hari Raya Kota Makassar. Ini mencerminkan bahwa toleransi dan keberagaman di Makassar berjalan sangat baik,” ujar Munafri. Munafri menegaskan, hadirnya rumah ibadah yang representatif mencerminkan meningkatnya kepedulian umat terhadap nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas. Hal ini, menurutnya, menjadi indikator meningkatnya kualitas keimanan masyarakat. “Ketika masyarakat peduli dengan tempat ibadahnya, itu artinya keimanan semakin tinggi dalam menjaga kebhinekaan. Dan jika nilai keimanan dan toleransi tinggi,” katanya. Appi juga menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial, tetapi juga turut mendukung iklim investasi dan pembangunan di Makassar. “Kalau nilai keberagamannya baik, tentu semua orang akan datang. Ini memberikan dampak positif bagi investasi dan membuka banyak lapangan kerja bagi warga,” tuturnya. Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Buddha, untuk tidak hanya menjadikan vihara sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial yang berdampak luas bagi masyarakat sekitar. “Vihara ini bukan hanya tempat ibadah yang nyaman dan aman, tetapi juga harus memberi manfaat kepada lingkungan sekitar. Ini esensi hidup berdampingan dalam toleransi,” pungkasnya. Turut hadir dalam acara ini perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh masyarakat, serta para pemuka agama di Kota Makassar.

Makassar, Pemerintahan

Wali Kota Munafri Sidak Pasar Pabaeng-baeng, Tegur Jukir dan Tertibkan Pedagang di Bahu Jalan

ruminews.id, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menjalankan aktivitas paginya, sebelum ke kantor, ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, kamis (5/6/2025). Dalam kunjungannya, ia menegur juru parkir (jukir) yang membiarkan kendaraan parkir di bahu jalan. Munafri, yang akrab disapa Appi, juga mengingatkan para pedagang agar tidak menggunakan bahu jalan untuk berjualan. Menurutnya, bahu jalan adalah fasilitas umum yang harus dijaga fungsinya untuk kelancaran lalu lintas. “Ini bukan hanya jelang hari raya atau libut, tapi setiap hari begini kondisinya. Padati bahu jalan,” tegas Appi di lokasi. Selain menegur dan mengedukasi, Appi juga meminta petugas terkait untuk terus melakukan pengawasan di area pasar guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Makassar dalam menciptakan kota yang tertib dan nyaman, terutama menjelang meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang hari raya.

Makassar, Olahraga

Aliyah Mustika Ilham Dukung Semangat Juang Mahasiswa Unhas di Kejurnas Kempo

ruminews.id, MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Shorinji Kempo Universitas Hasanuddin (Unhas) di Ruang Wakil Wali Kota, Lantai 2, Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (4/6/2025). Audiensi ini membahas rencana pelaksanaan Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo “Rektor Unhas Cup XVI”, yang akan digelar pada 26–29 Juni 2025 di Gedung Olahraga JK Arenatorium Universitas Hasanuddin. Mengusung tema, Junjung Tinggi Solidaritas dan Sportivitas demi Wujudkan Sang Juara yang Berjiwa Bushido. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi, kompetisi sehat, serta wadah untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, keberanian, dan semangat juang ala Bushido kepada generasi muda. Dalam pertemuan tersebut, UKM Shorinji Kempo Unhas menyampaikan permohonan dukungan dari Pemerintah Kota Makassar demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan nasional ini, yang akan diikuti oleh ratusan kenshi dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami berharap Pemkot Makassar bisa memberi dukungan, baik dalam bentuk fasilitas maupun moril, demi menyukseskan kejuaraan yang membawa nama Makassar di kancah nasional,” ujar Andi Kurnia, Koordinator Steering Committee. Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap semangat para mahasiswa yang terus aktif berkontribusi dalam dunia olahraga dan membawa citra positif bagi Kota Makassar. “Anak-anak muda seperti kalian adalah kebanggaan daerah. Pemerintah Kota Makassar akan mendukung setiap kegiatan positif yang mendorong prestasi, persatuan, dan karakter. Insyaallah, kami siap mendukung pelaksanaan kejuaraan ini,” ujar Aliyah Mustika Ilham. Kejuaraan ini tak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga momentum mempererat solidaritas antarkenshi serta memperkuat posisi Makassar sebagai kota yang ramah terhadap penyelenggaraan event olahraga berskala nasional. Hadir dalam rapat audiensi ini yakni Wakil Ketua I Pengurus PERKEMI Sulsel, Ichwan Njiolah; Ketua Panitia, Edlyn Betsylista Syamsudi; Wakil Bendahara I, Ibrahim Husain; serta Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Andi Tenri Lengka Bau Djemma.

Internasional, Makassar, Pemerintahan

Kolaborasi Internasional: Makassar Siap Jadi Contoh Kota Tangguh dan Inovatif di Indonesia

ruminews.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menerima kunjungan perwakilan dari Future Cities Infrastructure Programme (FCIP), sebuah inisiatif dari Kedutaan Besar Inggris yang mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di kota-kota besar Indonesia. Judith (Perwakilan UK Embassy), selaku perwakilan FCIP, menyampaikan bahwa kedatangannya merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Jakarta bersama jajaran BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) Kota Makassar dan mitra dari sektor swasta Dalam kesempatan tersebut, pihaknya berbagi pengalaman dan peluang kerja sama dalam mendukung transformasi Makassar sebagai kota masa depan (Future City). “Alhamdulillah, waktu itu kami berdiskusi intens bersama tim dari BRIDA dan mitra kami, termasuk PT Shinko Teknik Indonesia dan Tim Wirah. Hari ini kami diberi waktu untuk menyampaikan langsung rencana penguatan infrastruktur berkelanjutan kepada Bapak Wali Kota,” ujarnya, saat silaturahmi di Kantor Balai Kota Makasar, Selasa (3/6/2025). Program FCIP sendiri berfokus pada peningkatan kapasitas kota dalam bidang perencanaan, pengelolaan limbah, mobilitas hijau, dan infrastruktur cerdas. Kunjungan ini juga menjadi bagian dari skema City Investment Plans (CIP) yang dirancang bersama para pemangku kepentingan untuk menarik investasi strategis dalam pembangunan infrastruktur kota. Salah satu proyek yang saat ini tengah dijajaki adalah pengolahan sampah dengan pendekatan teknologi modern, serta pengembangan sistem kota yang tangguh terhadap perubahan iklim. Makassar memiliki potensi besar untuk menjadi contoh kota yang mengintegrasikan inovasi, lingkungan, dan inklusi sosial dalam pembangunan infrastrukturnya. Kami siap mendampingi dan memberikan dukungan teknis untuk mewujudkan itu,” tambahnya. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan Pemkot untuk berkolaborasi dengan mitra internasional dalam mendorong terciptanya Kota Makassar yang berkelanjutan dan kompetitif secara global. “Kota Makassar telah diminta untuk hadir di Jakarta pada pertengahan Juni mendatang untuk membahas kelanjutan proyek secara lebih teknis dan rinci. Sementara itu, bagi daerah yang belum melakukan kontrak, proyek kemungkinan akan ditender ulang pada bulan Juli,” ujarnya. (*)      

Scroll to Top