OPINI

Gotermal Antara Ambisi Transisi dan Pertaruhan Nyawa.

Penulis : Muhammad_rajab – Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuda Luwu Utara

Ruminews – Pemanfaatan energi panas bumi kerap dipromosikan sebagai jalan keluar dalam agenda transisi energi global. Di balik narasi “energi hijau” itu, tersimpan paradoks yang jarang dibicarakan benturan antara akumulasi modal dan keselamatan warga. Proyek geotermal bukan semata perkara teknologi pengeboran dan produksi energi, melainkan arena kebijakan yang acap kali menempatkan target investasi di atas aspek kemanusiaan.

Secara ekonomi, geotermal memang menjadi sektor yang menjanjikan. Dibanding energi surya atau angin yang bergantung pada cuaca, panas bumi mampu memasok listrik secara stabil selama 24 jam. Stabilitas itu menjadikan geotermal primadona baru bagi investor energi. Namun, karakter proyek yang membutuhkan modal besar dan biaya eksplorasi tinggi melahirkan tekanan lain: dorongan untuk mempercepat pengembalian investasi.

Di titik inilah persoalan mulai muncul. Tekanan ekonomi sering kali berujung pada percepatan prosedur di lapangan, sementara aspek keselamatan dan kehati-hatian teknis justru rentan diabaikan. Ketika logika investasi lebih dominan daripada mitigasi risiko, proyek energi hijau berubah menjadi ancaman baru bagi masyarakat di sekitar wilayah eksploitasi.

Negara pun kerap terjebak dalam dilema kebijakan. Atas nama transisi energi dan kepentingan investasi, perlindungan terhadap korporasi lebih menonjol dibanding jaminan keselamatan warga yang hidup di kawasan panas bumi. Masyarakat lokal sering hanya menjadi penonton dalam proyek yang berdiri di ruang hidup mereka sendiri.

Karena itu, transisi energi semestinya tidak berhenti pada pencapaian statistik bauran energi terbarukan. Agenda tersebut harus dibarengi dengan komitmen terhadap keselamatan manusia dan perlindungan lingkungan. Investasi hijau kehilangan makna ketika dibayar dengan nyawa warga atau kerusakan ekologis yang bersifat permanen.

Share Konten

Opini Lainnya

IMG-20260513-WA0039
Menjaga Generasi Muda di Kabupaten Gowa: Perang Kolektif Melawan Narkotika Demi Ketahanan Sosial
IMG-20260513-WA0032
Pesta Babi: Darurat Demokrasi di Negeri yang Takut pada Fakta
IMG-20260513-WA0000
Organisasi Mahasiswa dan Krisis Makna di Tengah Kampus yang Menjadi Pabrik Tenaga Kerja
WhatsApp Image 2026-05-11 at 23.16
Menjaga Marwah Kampus Peradaban: Menggagas Reorientasi Perguruan Tinggi sebagai Episentrum Pengetahuan, Bukan Operator Logistik
IMG-20260512-WA0004
Ketahanan Pangan atau Ekspansi Energi?
daa1eddc-703b-4cc8-bfcc-140ced1da2f4
Good Corporate Governance : Ramai di Laporan, Sunyi Dalam Kenyataan
WhatsApp Image 2026-05-10 at 17.10
5,61% Itu Beban, Bukan Prestasi
WhatsApp Image 2026-05-10 at 16.56
Bicara pada Bayang yang Memar
ad1473ba-a402-45e9-ad13-1f13d5173dfc
Industri Ekstraktif Diantara Kesejahteraan dan Ancaman Kerusakan Lingkungan dan Budaya Toraja
IMG-20260510-WA0004
Negeri dalam Timbunan Nol
Scroll to Top