13 Agustus 2026

Daerah, Makassar

Masalah: Kemacetan Akibat Antrean Truk di SPBU Wilayah Tamalanrea

ruminews.id – Kami mewakili warga sekitar menyampaikan keluhan yang sudah berlangsung lama dan semakin memburuk: kemacetan lalu lintas yang parah di sepanjang jalan ini, semata-mata akibat antrean truk yang mengisi bahan bakar di SPBU di sini. Setiap hari, terutama jam berangkat dan pulang kerja, antrean truk memanjang hingga menutupi separuh bahkan seluruh badan jalan umum. Kendaraan warga, pelajar, orang yang bergegas bekerja, semuanya terhambat. Waktu terbuang, biaya perjalanan membengkak, dan risiko kecelakaan sangat tinggi karena jalan menyempit tanpa petugas pengatur. Ini bukan sekadar ketidaknyamanan ini pelanggaran hak kami atas jalan yang aman, lancar, dan nyaman. Oleh karena itu, dengan tegas kami menuntut: 1. SEGERA: Pengelola SPBU wajib mengatur antrean agar tidak satu pun kendaraan mengantre di luar pagar/area SPBU. Petugas SPBU harus mengatur keluar-masuk truk agar jalan raya tetap bersih. 2. SEGERA: Dinas Perhubungan dan Kepolisian turun langsung, mengatur lalu lintas saat jam sibuk, serta menindak tegas truk yang parkir/antre di badan jalan. 3. JANGKA MENENGAH: Ditetapkan jam khusus pengisian bahan bakar untuk truk besar — di luar jam padat warga beraktivitas. 4. JANGKA PANJANG: Pengelola dan Pemerintah Daerah harus segera mengevaluasi kapasitas lahan SPBU ini. Jika tidak cukup, harus ada perluasan, pengalihan lokasi, atau penambahan SPBU alternatif di sekitar Tamalanrea. Kami tidak menolak keberadaan SPBU. Kami juga tidak menolak truk mengisi bahan bakar. Yang kami minta sederhana saja: aturlah dengan tertib agar tidak mengorbankan kepentingan ribu warga demi kemudahan beberapa kendaraan besar. Kami tunggu tindakan nyata, bukan janji yang berulang tanpa hasil. Jika dalam waktu singkat tidak ada perubahan, kami warga Tamalanrea akan memperjuangkan hak ini lebih lanjut. Sumber :Muh. Faisal l – Mahasiswa

Hukum & Kriminal, Nasional, Pemuda

‎Ketua KNPI Sulsel, Vonny Ameliani; Desak Mendag Cabut Izin Perusahaan Miras Barter Ayat Al Qur’an

ruminews.id – Makassar – Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi (VAS), mengecam keras aksi promosi minuman keras (miras) berkedok tantangan hafalan Alquran yang mendadak viral di media sosial. ‎ ‎Ia menilai agama, khususnya Al-Qur’an, tidak seharusnya dijadikan bahan permainan, tantangan, maupun sarana promosi produk komersial. “Kami mengecam keras tindakan yang menjadikan ayat suci Al-Qur’an sebagai bagian dari gimmick atau promosi minuman keras. Ini sangat tidak pantas dan melukai sensitivitas umat Islam,” tegas Vonny. ‎ ‎Menurut Vonny, pihak yang terlibat harus bertanggung jawab dan menjadikan insiden tersebut sebagai pelajaran serius. Ia meminta penyelenggara maupun sponsor memperketat pengawasan terhadap seluruh aktivitas promosi agar tidak kembali menyinggung simbol, ajaran, dan nilai-nilai agama. “Kebebasan berekspresi tetap harus dibarengi tanggung jawab dan penghormatan terhadap nilai agama serta norma yang hidup di tengah masyarakat,” ujarnya tegas. ‎ ‎VAS juga mendesak secara tegas agar Menteri Perdagangan (Mendag) mencabut izin edar perusahaan miras barter ayat al Qur’an di seluruh wilayah Indonesia. ‎Sementara MUI juga menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dari sudut pandang mana pun. ‎ ‎Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Niam Sholeh, menyatakan bahwa gimik pemasaran yang memadukan ayat suci dengan minuman beralkohol telah melanggar tatanan agama, etika moral, hingga hukum yang berlaku. ‎ ‎“Tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan, baik secara keagamaan, moral etika, maupun secara hukum. Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Prof Niam. ‎ ‎

Pendakwah Anwar Zahid
Nasional, Religi

Pendakwah Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Mobil Dihantam Truk dari Belakang

Ruminews.id, Bojonegoro — Pendakwah KH Anwar Zahid mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (10/8/2026) malam. Mobil Toyota Alphard yang ditumpanginya ringsek setelah ditabrak truk trailer dari belakang saat mengantre di jalur buka-tutup akibat perbaikan jalan.

Gus Falah
Hukum & Kriminal, Nasional, Politik

Gus Falah Ingatkan Pengadilan HAM Ad Hoc Tak Adili Genosida Saja

Ruminews.id, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) mengingatkan agar Pengadilan HAM Ad Hoc bukan hanya mengadili kasus kejahatan kemanusiaan dan genosida saja. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), genosida adalah pembunuhan besar-besaran secara berencana terhadap suatu bangsa atau ras.

The Indonesian Institute
Ekonomi, Nasional

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, TII Ingatkan Pentingnya Menjaga Independensi Bank Sentral

Ruminews.id, Jakarta — Destry Damayanti menjadi calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI). Di tengah proses pencalonan tersebut, The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII) mengingatkan agar independensi bank sentral tetap dijaga, terutama di tengah semakin kompleksnya koordinasi kebijakan ekonomi dan masuknya aktor baru dalam arsitektur kebijakan keuangan nasional.

Scroll to Top