Penulis : Andi Nur Fitri Dewi – KABID pengembangan sumber daya organisasi korps-HMI wati
ruminews.id – Transformasi digital yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Takalar merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pembangunan di era teknologi. Melalui roadmap RPJMD 2025–2029, Takalar menargetkan penguatan pemerintah digital, ekonomi digital, masyarakat digital, serta digitalisasi desa sebagai fondasi menuju daerah yang unggul dan berdaya saing. Langkah ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak lagi hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan sistem dan pemanfaatan teknologi.
Salah satu hal yang menarik dari konsep pembangunan ini adalah perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah menyadari bahwa teknologi tidak akan memberikan dampak yang maksimal tanpa didukung oleh masyarakat dan aparatur yang memiliki kemampuan untuk memanfaatkannya. Karena itu, transformasi digital harus dipahami sebagai proses membangun manusia sekaligus membangun sistem.
Meski demikian, terdapat tantangan yang tidak boleh diabaikan. Digitalisasi tidak boleh berhenti pada pembangunan aplikasi, website, atau infrastruktur semata. Pemerintah perlu memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, terutama di tingkat desa, mampu mengakses dan merasakan manfaat dari berbagai program yang dijalankan. Jika tidak, transformasi digital berisiko menciptakan kesenjangan baru antara mereka yang mampu beradaptasi dengan teknologi dan mereka yang tertinggal.
Bapak bupati takalar juga menegaskan bahwa pentingnya nilai integritas, inovasi, kerja sama, dan kegigihan sebagai budaya kerja. Hal inilah fondasi yang paling menentukan keberhasilan transformasi digital. Sebab teknologi hanyalah alat, sementara keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang mengelola dan menggunakannya.
Pada akhirnya, keberhasilan transformasi digital Kabupaten Takalar tidak diukur dari banyaknya program yang diluncurkan, melainkan dari seberapa besar dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Jika pelayanan publik semakin cepat, ekonomi masyarakat semakin kuat, dan kualitas hidup masyarakat semakin meningkat, maka cita-cita mewujudkan Takalar yang maju, unggul, dan berdaya saing akan benar-benar tercapai.