Pemerintah Kota Makassar

Daerah, Makassar, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintahan

Parade Wastra, Dekranasda Makassar Angkat Keelokan Baju Bodo di Expo Kreatif Andalan 2025

ruminews.id, MAKASSAR — Dekranasda Kota Makassar tampil memukau dalam Parade Wastra Expo Kreatif Andalan Sulsel 2025, yang digelar di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sabtu (22/11/2025). Di bawah arahan Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, 15 pengurus terbaik melangkah anggun membawa identitas kota diiringi alunan lagu Anging Mammiri. Antusiasme pengunjung terasa kuat. Banyak pengunjung mengabadikan momen ini dan memberikan apresiasi langsung kepada kontingen Makassar. Penampilan kontingen Makassar semakin memikat lewat Baju Bodo modern rancangan desainer lokal @Serasastudio.id, yang dijahit langsung oleh peserta Pelatihan Menjahit Dekranasda Makassar. Busana tersebut dipadukan dengan Sarung Sutra Makassar bermotif kotak khas daerah dengan kombinasi warna hijau–merah–kuning. Tak hanya itu, perhiasan etnik karya Ibu Juwalia, salah satu anggota Dekranasda Makassar, memberi aksen kuat yang menonjolkan karakter budaya sekaligus menyatukan elemen busana dan kriya dalam satu kesatuan yang elegan. Keanggunan tampilan semakin lengkap berkat Kipas Anyaman Lontara berbahan serat alami produksi @rama.art.mks, hijab lokal @sealuna.official bernuansa senada, serta selop UMKM Makassar @stopy_indonesia. Selain tampil di parade, Dekranasda Kota Makassar juga menghadirkan produk unggulan di booth nomor 16, yang berada di sisi kanan panggung. Dengan dekorasi khas Ayam Jago Makassar, pengunjung dapat menemukan berbagai karya perajin kota ini, mulai dari tas serat alam berbahan eceng gondok, lontara, dan pelepah jagung, hingga kerajinan kayu dan perhiasan etnik bercorak Sulawesi Selatan. Makassar turut memperkenalkan Tumbler Khas Makassar, produk kreatif yang mendukung Gerakan Membawa Tumbler sebagai simbol komitmen kota terhadap budaya, kreativitas, dan kepedulian lingkungan. Melalui penampilan di parade wastra, Dekranasda Kota Makassar ingin menegaskan bahwa budaya bukan hanya warisan untuk dikenang, tetapi hidup melalui karya, inovasi, dan cinta para pengrajinnya.(*)

Daerah, Makassar, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintahan

Dekranasda Kota Makassar Raih Juara 2 Parade Wastra di Penutupan Expo Kreatif Andalan 2025

ruminews.id, MAKASSAR — Expo Kreatif Andalan 2025 resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (23/11/2025). Penutupan berlangsung meriah, menandai berakhirnya pameran kreatif Sulsel yang menghadirkan karya-karya unggulan UMKM dan perajin dari 24 kabupaten/kota. Wakil Gubernur Sulsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta expo yang telah menunjukkan wajah baru kreativitas daerah. Ia menekankan pentingnya konsistensi, kualitas, dan inovasi agar produk lokal semakin percaya diri bersaing di tingkat nasional. “Sulawesi Selatan punya potensi besar, dan Expo Kreatif ini adalah bukti nyata kekuatan kreativitas masyarakat kita,” ujar Wakil Gubernur Sulsel itu. Malam penutupan juga diramaikan dengan fashion show inklusif oleh anak-anak Down Syndrome binaan Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan penuh percaya diri, mereka memperagakan busana berbasis wastra daerah, menghadirkan suasana haru dan kebanggaan di antara pengunjung. Momen ini menjadi salah satu highlight yang memperlihatkan komitmen Dekranasda dalam memberikan ruang kreatif bagi semua kalangan. Pada kategori yang paling dinantikan, Dekranasda Kota Makassar berhasil meraih Juara 2 Parade Wastra, sebuah prestasi membanggakan yang diperoleh setelah 15 pengurus Dekranasda Kota Makassar tampil memukau di runway. Mengusung wastra khas Makassar dengan sentuhan modern, para pengurus memperagakan busana baju bodo yang menonjolkan warna, serta interpretasi baru terhadap budaya lokal. Harmoni antara desain, aksesori, dan koreografi penampilan membuat Makassar mendapat apresiasi besar dari dewan juri dan penonton. Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “Prestasi ini adalah hasil kerja kolektif. Para pengurus tampil dengan penuh energi, percaya diri, dan berhasil membawa karakter wastra Makassar ke panggung yang lebih luas,” katanya. Dengan capaian ini, Dekranasda Kota Makassar berharap motivasi para perajin dan pelaku kreatif semakin meningkat. Sebagai penutup, capaian Juara 2 Parade Wastra ini menjadi langkah awal yang semakin menguatkan posisi Makassar di kancah kreativitas nasional. Terlebih, tahun depan Hari Kesatuan Dekranasda tingkat Nasional Makassar menjadi tuan rumah untuk acara tersebut, sebuah kesempatan besar untuk menampilkan potensi terbaik daerah. Dengan semangat yang sudah terbangun di Expo Kreatif Andalan tahun ini, Dekranasda Kota Makassar siap menyongsong perhelatan tersebut dengan persiapan yang lebih matang dan kolaborasi yang lebih luas, menjadikan Makassar pusat perhatian dunia kriya dan wastra Indonesia.(*)

Daerah, Makassar, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintahan

Lurah Borong Imbau Warga Jaga Kondusifitas Jelang Pemilihan RT-RW

ruminews.id, MAKASSAR — Menjelang pelaksanaan pemilihan Ketua RT dan RW yang akan digelar serentak pada Desember mendatang, Lurah Borong, Dedi Kurniawan, mengimbau warga Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, untuk menjaga keharmonisan dan memperkuat kebersamaan. Imbauan tersebut disampaikan pada Rabu (19/11/2025). Dedy Kurniawan menegaskan bahwa pemilihan RT-RW bukan hanya menentukan siapa yang terpilih, tetapi menjadi momentum penting untuk arah pembangunan lingkungan dan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat ke depan. “Saya mengajak seluruh elemen warga Borong untuk menjaga suasana tetap kondusif. Kita memiliki tanggung jawab moral untuk menyukseskan pemilihan RT dan RW. Jangan sampai perbedaan pilihan memecah persatuan yang telah kita bangun,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya memilih figur yang mampu menjadi teladan dan pengayom di tengah masyarakat. Jabatan RT dan RW, lanjutnya, tidak hanya membutuhkan kemampuan administratif, tetapi juga integritas serta pemahaman mendalam terhadap kebutuhan warga. “Yang lebih penting dari sekadar kemenangan adalah memilih sosok yang memahami kondisi lingkungan dan mampu menjadi pemimpin yang baik,” tambahnya. Lebih lanjut, Dedy Kurniawan mengingatkan bahwa suasana aman dan damai merupakan kunci keberhasilan proses demokrasi di tingkat kelurahan. Ia berharap masyarakat tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi. “Mari jadikan pemilihan ini sebagai sarana memperkuat silaturahmi, bukan sumber perpecahan. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan lingkungan yang lebih baik serta memilih pemimpin yang amanah,” tutupnya. Pemerintah Kelurahan Borong berharap seluruh tahapan pemilihan RT-RW dapat berlangsung lancar dan menghasilkan pemimpin lingkungan yang berkualitas serta siap bekerja untuk kepentingan warga.

Daerah, Dinas Koperasi Makassar, Makassar, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintahan

Wali Kota Makassar Buka Bimtek Koperasi Merah Putih, Tegaskan Integritas dan Penguatan Tata Kelola

ruminews.id, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Selasa (18/11/2025). Bimtek yang berlangsung selama dua hari, 18–19 November 2025 di Hotel Claro ini diikuti 153 sekretaris dari seluruh kelurahan di Kota Makassar. Pada arahannya, Munafri menegaskan kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan landasan kelembagaan koperasi, yang juga sejalan dengan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk menghadirkan koperasi di seluruh wilayah Indonesia. Ia menegaskan bahwa penyusunan AD/ART merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan koperasi. Ia meminta seluruh peserta untuk serius mengikuti seluruh rangkaian bimtek, karena materi yang dipelajari akan menjadi acuan langsung dalam pengelolaan KKMP di tiap kelurahan. “Ini bukan kegiatan seremonial. AD/ART yang disusun hari ini akan menjadi dasar pengelolaan koperasi di 153 kelurahan. Kita ingin memastikan koperasi ini tumbuh, sehat, dan mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Kota Makassar,” tegasnya. Munafri juga menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan koperasi, terutama bagi sekretaris yang memegang peran vital dalam administrasi dan tata kelola. Menurutnya, banyak koperasi di berbagai daerah bermasalah karena lemahnya integritas pengurus. “Mengelola koperasi bukan hal main-main. Ini institusi resmi yang mengelola keuangan dan memiliki anggota. Pastikan tata kelola berjalan baik dan integritas dijaga sejak awal,” ujarnya. Lebih lanjut, ia meminta pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk menjalin kerja sama dengan koperasi, termasuk memanfaatkan aset Pemkot yang berpotensi dijadikan kantor koperasi di tiap wilayah. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat identitas dan operasional KKMP. Dengan jumlah penduduk Makassar yang mencapai 1,4 juta jiwa, Munafri optimistis koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, terutama dalam menguatkan sektor UMKM dan kegiatan ekonomi berbasis komunitas. Ia juga mengapresiasi Dinas Koperasi dan UKM atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap bimtek dapat menghasilkan standar AD/ART yang kuat, jelas, dan implementatif bagi seluruh KKMP. “Pemerintah Kota Makassar sangat mendukung penuh. Kita ingin Makassar menjadi kota yang tumbuh bersama masyarakatnya melalui koperasi,” tutupnya.(*)

Dinas Koperasi Makassar

“Dinas Koperasi Makassar Dorong Inovasi Daur Ulang Lewat Pelatihan Limbah Plastik”

ruminews.id – Makassar – Upaya memperkuat ekonomi hijau dan mendorong kemandirian UMKM kembali ditunjukkan Pemerintah Kota Makassar melalui pelaksanaan Pelatihan Pengolahan Limbah Plastik yang digelar pada 13 dan 17 November 2025 di Aula Kantor Kecamatan Ujung Tanah. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro berbasis lingkungan. Ketua Panitia Pelaksana, Andi Tenri Beda, S.AP, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman, praktik, serta keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomi. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini menyasar pelaku UMKM, ibu rumah tangga, pemuda, serta masyarakat umum yang memiliki motivasi tinggi untuk memulai usaha kreatif berbasis daur ulang. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, S.STP., M.Si, menekankan pentingnya melahirkan pelaku usaha yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki kesadaran lingkungan. Menurutnya, persoalan limbah plastik harus diubah menjadi peluang usaha yang mampu berkontribusi pada ekonomi sirkular, sekaligus mengurangi pencemaran di Kota Makassar. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah siap memberikan pendampingan lanjutan dalam aspek pemasaran, pengembangan produk, hingga akses pembiayaan. Dalam pelatihan ini, peserta dibimbing langsung oleh narasumber kompeten, di antaranya Musrika, motivator Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Ujung Tanah, serta Gio Fany Firmansyah dari PT. Karya Rappo Indonesia yang membawakan materi terkait manajemen limbah dan produksi berbasis daur ulang. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi mengenai peluang usaha yang dapat dikembangkan dari bahan limbah plastik. Pelatihan ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat peran UMKM sebagai agen perubahan menuju kota yang lebih bersih, kreatif, dan berkelanjutan. Arlin Ariesta menegaskan bahwa pengembangan ekonomi hijau harus menjadi gerakan bersama, dan kegiatan seperti ini merupakan bagian dari visi Makassar sebagai kota dunia yang inovatif dan inklusif. Di akhir kegiatan, panitia berharap minimal satu produk hasil pelatihan dapat dikembangkan menjadi usaha baru yang bernilai jual. “Kami ingin pelatihan ini tidak berhenti di ruangan, tetapi berlanjut menjadi peluang ekonomi yang nyata bagi peserta,” tutur Ibu Tenri dalam penutup laporannya. Pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam membangun budaya daur ulang dan meningkatkan daya saing UMKM Makassar di masa depan.

Dinas Koperasi Makassar

Sekda Makassar Targetkan Gerai KKMP Jadi Pusat Ekonomi Baru

  ruminews.id – Makassar – High Level Meeting (HLM) Pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang digelar pada 13 November 2025 di Kota Makassar menjadi momentum penting dalam percepatan pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih. A. Zulkifly, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Satgas KKMP, menegaskan bahwa agenda ini bukan hanya membahas pendataan lahan, tetapi merupakan langkah strategis menata ulang penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan. Dalam sambutannya, A. Zulkifly menyampaikan bahwa Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 menjadi pijakan utama percepatan pembentukan dan pembangunan Koperasi Merah Putih. Ia menekankan pentingnya dukungan infrastruktur fisik seperti gerai dan pergudangan untuk memastikan koperasi dapat berfungsi secara optimal. “Pembentukan koperasi saja tidak cukup. Kita harus memastikan ada fasilitas fisik yang memadai agar koperasi benar-benar bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya. Zulkifly juga menyoroti keselarasan program ini dengan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, yang secara khusus mengatur percepatan pembangunan fisik koperasi di desa dan kelurahan. Menurutnya, Gerai Koperasi Merah Putih akan menjadi pusat distribusi modern yang dapat memperkuat akses pasar UMKM, menyediakan kebutuhan pokok bersubsidi, dan menghubungkan masyarakat dengan rantai ekonomi yang lebih luas. Lebih lanjut, ia memaparkan beberapa hal kunci yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah, termasuk penyediaan lahan minimal 1.000 meter persegi, pemanfaatan beragam skema pembiayaan seperti APBD, Dana Desa, dan APBN, serta pelibatan BUMN seperti PT Agrinas Pangan Nusantara. TNI juga disebut memainkan peran penting dalam mendukung percepatan pembangunan, terutama dalam hal sinergi lintas lembaga. Meski demikian, A. Zulkifly mengingatkan adanya beberapa tantangan yang perlu diantisipasi, mulai dari ketersediaan lahan yang cepat siap bangun hingga koordinasi antarinstansi yang harus berjalan lebih intensif. Ia menegaskan pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional serta transparansi dalam proses pembangunan. “Transparansi dan profesionalisme adalah kunci. Kita harus memastikan setiap proses berjalan tepat sasaran dan akuntabel,” tegasnya. Menutup sambutannya, Sekda Kota Makassar tersebut mengajak seluruh pemangku kepentingan—mulai dari pemerintah, pengurus koperasi, pihak swasta, hingga masyarakat—untuk memperkuat kolaborasi demi mewujudkan gerai koperasi yang benar-benar mampu mendorong kemandirian ekonomi lokal. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan berharap pembangunan gerai dapat segera direalisasikan. “Ini bukan sekadar proyek fisik. Ini investasi untuk kesejahteraan masyarakat Makassar,” tutupnya.

Daerah, Makassar, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintahan

Wali Kota Munafri Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Serukan Teladani Semangat Juang Pendahulu

ruminews.id, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun 2025 yang digelar di halaman Balai Kota Makassar, Senin (10/11/2025). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), ASN lingkup Pemerintah Kota Makassar. Dalam upacara tersebut, Wali Kota Makassar membacakan amanat seragam Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menundukkan kepala dan mengenang jasa para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan Indonesia. “Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa,” ujar Munafri. “Mereka para pahlawan bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” jelas Appi yang membacakan amanat Menteri Sosial. Ia melanjutkan, semangat perjuangan para pahlawan yang berjuang dari berbagai penjuru negeri, dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal, yaitu generasi hari ini. “Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” lanjutnya. Dalam amanat tersebut, Wali Kota menyampaikan tiga nilai keteladanan utama yang dapat dipetik dari perjuangan para pahlawan bangsa. Pertama, kesabaran para pahlawan. Para pahlawan memiliki kesabaran luar biasa dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, menunggu momentum, dan membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan. “Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan,” imbuh Munafri. Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, dan tidak mengincar peninggalan penjajah. Mereka, para pahlawan kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian. “Di situlah letak kehormatan sejati: bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” tegas, politisi Golkar ini. Pesan ketiga, Ketiga, pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang bukan hanya untuk masa mereka hidup, melainkan untuk generasi masa depan. Perjuangan mereka dijadikan bagian dari ibadah, di mana darah dan air mata mereka menjadi doa yang tak pernah padam. “Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan. Semangat pantang menyerah inilah modal besar bagi generasi kita saat ini untuk melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan,” tutur Wali Kota. Munafri juga menegaskan bahwa perjuangan di masa kini tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian. Namun, semangatnya tetap sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan seluruh anak bangsa tidak tertinggal dalam arus kemajuan. Ia menekankan bahwa semangat perjuangan tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya memperkuat ketahanan nasional. Serta emajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, serta membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya. “Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” ajaknya. Menutup amanatnya, Wali Kota Makassar mengingatkan seluruh peserta upacara untuk terus menyalakan api perjuangan melalui tindakan nyata, kerja keras, dan pengabdian kepada bangsa dan kota tercinta. “Sebagaimana, para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam, dengan bekerja, bergerak, dan berdampak. Pahlawanku teladanku, terus bergerak, Melanjutkan Perjuangan,” pungkas Munafri.

Daerah, Makassar, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintahan

Wali Kota Makassar Dorong Kolaborasi Kemenag Perkuat Toleransi dan Pembinaan Keagamaan

ruminews.id, MAKASSAR, — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi pimpinan baru Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar, di Balai Kota Makassar, Senin (10/11/2025). Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara Pemerintah Kota dan Kemenag dalam pembinaan kehidupan beragama yang harmonis di Makassar. Kepala Kemenag Kota Makassar, Muhammad, yang baru saja dilantik pada awal November, datang memperkenalkan diri dan menyampaikan harapan agar koordinasi lintas lembaga dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Pada kesempatan itu, Munafri menegaskan pentingnya peran Kemenag sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang toleran, berdaya dan berkarakter. Ia menilai Kemenag menjadi sentral bagi pemerintah kota untuk memastikan kehidupan beragama berjalan damai dan inklusif. “Kadang intoleransi itu tidak tampak di permukaan, tapi ada kelompok tertentu yang menimbulkan ketidaknyamanan. Karena itu, saya ingin agar Makassar keluar dari zona intoleran,” tegas Munafri. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam memperkuat lembaga keagamaan seperti BAZNAS dan berbagai badan keislaman yang berfungsi mendukung kesejahteraan umat. Lebih jauh, Munafri menyinggung perlunya perlunya pelayanan di daerah kepulauan di Makassar. Ia menjelaskan masih hampir seluruh pulau belum memiliki Kantor Urusan Agama (KUA) kecuali Barrang Lompo. “Kalau di pulau belum ada KUA, masyarakat terpaksa ke darat untuk menikah. Ini jadi perhatian bersama agar pelayanan Kemenag bisa menjangkau semua wilayah,” tambahnya. Munafri juga berharap kegiatan besar keagamaan dapat dikelola secara inklusif, dengan saling menghargai antarumat beragama. “Kalau ada kegiatan umat Islam, teman-teman dari agama lain kita harapkan bisa hadir, begitu juga sebaliknya. Ini wujud kebersamaan kita di Kota Makassar,” ujarnya. Selain itu, Munafri meminta menekankan pentingnya perhatian terhadap anak-anak di wilayah yang kurang mendapat pembinaan keagamaan. Ia menyoroti kondisi anak-anak yang terpaksa mencari pekerjaan padahal masih di usia belajar. “Masih banyak anak usia belasan tahun di beberapa kampung yang sudah mencari pekerjaan karena kurang pembinaan. Saya harap Kemenag bisa ikut mendorong pendidikan informal, seperti program paket belajar,” ujarnya.(*)

Daerah, Makassar, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintahan

Ketua Korpri Pusat Apresiasi Semarak Jalan Santai HUT Korpri dan HUT ke-418 di Makassar

ruminews.id, MAKASSAR — Suasana kebersamaan dan semangat kebanggaan warga Makassar benar-benar terasa di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (11/11/2025). Sejak pagi buta, puluhan ribu warga tumpah ruah memenuhi ikon kota ini untuk mengikuti Semarak Jalan Santai dalam rangka memperingati HUT ke-54 Korpri sekaligus HUT ke-418 Kota Makassar. Kemeriahan tampak di mana-mana. Senyum, tawa, dan semangat peserta berpadu dengan semilir angin laut Losari yang seolah ikut merayakan hari istimewa bagi “Kota Daeng” tercinta. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Melinda Aksa, Ketua Korpri Pusat sekaligus Kepala BKN Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, Sekprov Sulsel Jufri Rahman, Sekda Makassar serta jajaran SKPD dan Direksi Perusda lainnya tampak berbaur akrab dengan masyarakat dan komunitas. Tak ada sekat antara Munafri dan Aliyah selaku pemimpin dan warga, semua larut dalam suasana hangat dan penuh kegembiraan menyongsong hari jadi Korpri dan Kota Makassar. Tepat pukul 06.00 Wita, tanda dimulainya jalan santai dikibaskan. Ribuan langkah menyusuri rute dari Anjungan Pantai Losari menuju Balai Kota dan kembali lagi ke panggung utama Anjungan Losari pukul 07.30, menjadi simbol kebersamaan, kekompakan, dan semangat membangun Makassar yang terus maju. Ketua Korpri Pusat sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan Semarak Jalan Santai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-54 Korpri dan Hari Jadi ke-418 Kota Makassar, yang digelar di Anjungan Pantai Losari. Dalam sambutannya di hadapan puluhan ribu peserta yang memadati kawasan Losari, Prof. Zudan mengungkapkan rasa bangga dan kebahagiaannya bisa hadir langsung di tengah masyarakat Kota Makassar. “Saya ikut bangga dan bahagia. Terima kasih atas undangannya, juga kepada Ketua Korpri Kota Makassar, Pak Zulkifly Nanda. Terima kasih undangannya,” ucapnya. “Saya turut bangga diundang untuk hadir di acara istimewa ini, Hari Ulang Tahun Kota Makassar yang ke-418,” Lanjutnya. Menurut data dari aplikasi LONTARA+, tercatat lebih dari 31 ribu peserta ikut serta dalam kegiatan ini. Usai melintasi rute, peserta disambut atraksi senam lagu daerah timur, tayangan video sejarah Korpri, serta momen reflektif mengenang para pendahulu. Dalam gaya khasnya yang hangat dan humoris, Prof. Zudan juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga keamanan dan kerukunan di Kota Makassar. “Kalau anak, umur 418 tahun ini sudah gede banget,” ujarnya disambut tawa peserta. “Ayo, kita jaga Kota Makassar agar terus aman dan damai. Kita semua sama-sama menjaga kerukunan di kota ini. Jaga ya kota kita agar aman, damai, dan tetap rukun,” tambah mantan PJ Gubernur Sulsel ini. Lebih lanjut, Prof. Zudan juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan dan Kota Makassar. Ia menyampaikan, terima kasih sudah 54 tahun terus mengabdi, terus berkarya, dan berbuat yang terbaik untuk bangsa. “Jangan pernah lelah mencintai Indonesia, mencintai Sulawesi Selatan, dan mencintai Makassar. Berikan yang terbaik untuk kota kita tercinta,” pesannya. Dalam kesempatan itu, Zudan juga memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kota Makassar dan jajaran Korpri Makassar atas keberhasilan mereka menggelar kegiatan besar dengan partisipasi masyarakat yang begitu tinggi. “Saya memberikan apresiasi yang luar biasa. Hebat sekali, Korpri Kota Makassar yang bisa mengumpulkan lebih dari 31.000 ASN dan warga masyarakat. Pak Wali Kota, terima kasih atas ikhtiarnya. Ini, acara yang hebat, acara yang bagus,” tuturnya. Zudan menilai, keberhasilan pelaksanaan kegiatan berskala besar tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi dan inovasi daerah dalam pembiayaan kegiatan publik melalui konsep pendanaan kreatif (creative financing). Pihaknya dari Korpri Nasional dan BKN Republik Indonesia memberikan apresiasi tinggi. Tidak mudah membuat acara seperti ini, karena ramai, meriah, dan penuh kebersamaan. Ini wujud kolaborasi dan kekompakan. Ia memberikan satu catatan penting, Kota Makassar berhasil menerapkan yang namanya creative financing. Dimana, pendanaan kreatif, dengan menggandeng mitra swasta, BUMN, BUMD, dana APBN, APBD, Bank Indonesia, OJK, Forkopimda, semuanya bisa berkontribusi. “Jadi tidak semua harus dibiayai dari APBD. Ini luar biasa, karena dapat menggerakkan ekonomi dari tingkat lokal sampai nasional,” jelasnya. Menutup sambutannya, Prof. Zudan kembali mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar dan keluarga besar Korpri atas suksesnya kegiatan tersebut. “Sekali lagi, selamat untuk Kota Makassar dan selamat untuk Korpri Kota Makassar. Pak Munafri beserta Ibu, juga Ibu Wakil Wali Kota, terima kasih dan sukses selalu. Salam hangat dari kami, Korpri Nasional dan BKN seluruh Indonesia,” katanya. Menariknya, di penghujung sambutannya, Zudan juga secara spontan menambah dua paket hadiah umrah bagi peserta jalan santai. Ia tak mau kala dari Wali Kota Munafri memberikan hadiah utama berupa umrah. “Ibu, Bapak, tadi saya dengar hadiah umrahnya dua dari Pak Wali. Perlu ditambah tidak?” tanyanya yang langsung disambut teriakan “perlu nambah” dari peserta. “Kalau begitu saya tambahkan dua lagi, satu dari Kepala BKN dan satu dari Ketua Umum Korpri,” ujarnya disambut sorak gembira. Ia pun menyampaikan bahwa hadiah tersebut juga dapat diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp35 juta jika penerimanya bukan muslim, agar tetap bisa digunakan untuk kebaikan. Kalau misalnya bukan muslim, boleh diberikan ke yang muslim. “Tapi kalau mau diambil uangnya, saya beri Rp35 juta. Silakan untuk disedekahkan, bisa juga untuk ke Vatikan atau Yerusalem, silakan. Yang penting niatnya untuk kebaikan,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah. Dengan penuh kehangatan, Prof. Zudan menutup sambutannya sambil mengajak istrinya, yang juga anggota Korpri pusat, untuk turut serta menyerahkan hadiah di panggung utama. Suasana makin meriah dan menjadi penanda semangat kebersamaan Korpri dan masyarakat Makassar dalam perayaan penuh sukacita tersebut. Kemeriahan semakin terasa ketika panggung hiburan menampilkan penampilan spesial Ridwan Sau, musisi asal Sulsel yang memadukan sentuhan musik tradisional dan dangdut, membawa suasana euforia khas Makassar. Lebih dari sekadar olahraga bersama, kegiatan ini menjadi simbol eratnya persaudaraan antara ASN, masyarakat, dan seluruh elemen kota, berjalan bersama menuju Makassar yang lebih kuat, harmonis, dan bahagia.

Daerah, Makassar, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintahan

Ketua Dekranasda Kota Makassar Resmi Buka Makassar Craft Expo 2025: Momentum Kebangkitan Industri Kreatif Lokal

ruminews.id, MAKASSAR — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar, Melinda Aksa, secara resmi membuka Makassar Craft Expo 2025 yang digelar di Main Atrium Trans Studio Mall Makassar, Jumat (7/11/2025). Acara ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Makassar ke-418, yang digelar selama 3 hari dan menghadirkan 17 pelaku UMKM dan perajin lokal yang menampilkan produk unggulan mulai dari kerajinan tangan, tenun, anyaman, produk fashion, hingga kriya modern berbasis budaya lokal. Acara pembukaan turut dihadiri oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, jajaran SKPD terkait, serta pimpinan berbagai organisasi wanita di Kota Makassar. Dalam sambutannya, Melinda Aksa menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya pameran tersebut yang menjadi wadah bagi karya dan kreativitas putra-putri daerah. “Kota Makassar bukan hanya dikenal sebagai kota metropolitan yang dinamis, tetapi juga sebagai pusat kreativitas dan budaya yang kaya. Melalui Makassar Craft Expo 2025 ini, kami ingin menegaskan bahwa karya anak daerah memiliki daya saing dan mampu menembus pasar nasional maupun internasional,” ujar Melinda. Ia menekankan komitmen Dekranasda Kota Makassar untuk terus mendorong lahirnya produk-produk kreatif yang berdaya saing dan berkelanjutan. Menurutnya, kemajuan sektor kriya dan kerajinan bukan hanya berkontribusi terhadap ekonomi keluarga, tetapi juga berperan penting dalam melestarikan budaya dan identitas Kota Makassar. “Kami ingin agar kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor, pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat untuk menguatkan ekosistem ekonomi kreatif lokal,” tambahnya. Melinda juga mengajak masyarakat Makassar untuk bangga menggunakan produk lokal. “Mari luangkan waktu untuk berkeliling, kunjungi booth para pelaku UMKM, kenali produk lokal, dan bawa pulang karya anak Makassar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi kreatif,” pesannya. Dalam kesempatan tersebut Melinda Aksa bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifudin juga menyerahkan secara simbolis bantuan mesin jahit kepada peserta pelatihan menjahit binaan Dekranasda Kota Makassar. Program pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Dekranasda dalam mencetak lebih banyak pengrajin kreatif yang siap bersaing dan mandiri secara ekonomi. Makassar Craft Expo 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan industri kreatif lokal, sekaligus memperkuat semangat cinta produk dalam negeri di kalangan masyarakat. “Semoga event ini menjadi inspirasi bagi seluruh warga untuk terus berkarya, berinovasi, dan mencintai produk buatan Makassar,” tutup Melinda.(*)

Scroll to Top