Daerah

Gowa, Politik

Husniah Talenrang Jamin Semua Warga Gowa Mendapat Layanan Kesehatan Terbaik

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa Husniah Talenrang didampingi Wakil Bupati Darmawangsyah Muin meluncurkan Program Gowa Salewangang (Sehat-dalam bahasa Makassar) di Puskesmas Gentungan, Kecamatan Bajeng Barat, Rabu (26/3/2025). Gowa Salewangang satu dari lima program 100 hari kerja Husniah-Darmawangsyah yang termaktub dalam Program ‘Gowa Bersama’ (Bersih, Cerdas, Sejahtera, Sehat, dan Aman). Program Gowa Sehat diharapkan menjadi solusi masalah kesehatan masyarakat Gowa khususnya yang bermukim di daerah terpencil. Melalui program ini masyarakat akan mendapatkan pelayanan medis yang mudah, cepat, dan efisien sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup. Dalam sambutannya sebelum meluncurkan program ini, Husniah mengatakan melalui program Gowa Sehat masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih merata dan mudah diakses. “Peluncuran Program Gowa Sehat bentuk komitmen kami untuk memastikan setiap warga Gowa mendapatkan layanan kesehatan terbaik. Kami ingin memastikan masyarakat, terutama yang tinggal di daerah-daerah terpencil, tidak kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan,” ujar Ketua Perempuan Amanat Nasional (Puan) Sulsel ini. Ia memastikan program ini akan dijalankan secara menyeluruh dengan fokus pada pelayanan kesehatan yang terintegrasi di seluruh puskesmas di Kabupaten Gowa. Di hadapan Forkopimda yang menghadiri peluncuran program ini, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Gowa ini menegaskan bahwa program Gowa Sehat akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas pelaksanaan dan keberlanjutannya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemkab Gowa dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menjalankan program strategis serta kebijakan nasional. “Kami berkomitmen untuk mendukung kebijakan pusat yang berpihak kepada rakyat, terutama dalam bidang ketahanan pangan, kesehatan, dan penguatan ekonomi daerah,” tambahnya.

Gowa, Pemerintahan

Dukung Program Bupati Gowa, Direktur Umum PDAM Gowa Akan Bimbing Anak Asuhnya Jadi Penjahit Profesional

ruminews.id, GOWA – Direktur Umum Perumda Tirta Jeneberang (PDAM) Gowa, Khaerul Aco, tak mau ketinggalan dalam mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin. Program dimaksud, yakni Gowa Sejahtera dengan implementasi menjadi orangtua asuh bagi warga miskin ekstrim. Dalam mewujudkan misinya mengentaskan kemiskinan ekstrim di Gowa, Husniah menekankan kepada seluruh pejabat Pemkab Gowa termasuk direksi perusahaan umum daerah untuk menjadi orangtua asuh bagi warga warga miskin ekstrim. Program ini tidak sekadar menyantuni atau membiayai hidup keluarga miskin ekstrim. Target utamanya adalah para pejabat yang menjadi orangtua asuh membimbing anak asuhnya untuk menjadi mandiri dengan memberi modal usaha. Dalam mendukung program Gowa Sejahtera, Khaerul Aco telah menyambangi dua warga miskin ekstrim di Gowa dan menyatakan siap menjadi orangtua asuh dua keluarga tersebut. Khaerul Aco yang tak lain suami dari Bupati Gowa, Husniah Talenrang, juga akan membantu modal usaha dan membimbing dua keluarga yang menjadi anak asuhnya tersebut hingga menjadi mandiri. Dua keluarga miskin ekstrim yang dikunjungi Khaerul Aco, yaitu keluarga Arfah dan keluarga Nurlena yang keduanya beralamat di Kampung Sapiria, Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo. Pada kunjungan pertamanya di hari ke-25 Ramadan 1446 Hijriyah, Selasa (25/3/25), selain berkenalan dan berbincang lebih dalam, Khaerul Aco juga membawa bingkisan Lebaran untuk dua keluarga tersebut. “Jadi, informasi terkait keluarga Pak Arfah dan Ibu Nurlena saya peroleh dari pemerintah desa setempat. Informasi ini saya tindaklanjuti dengan mengunjungi dua keluarga tersebut dan memang mereka kategori miskin ekstrim,” ujar Khaerul. “Untuk ibu Nurlena, saya akan membantunya menjadi mandiri dengan memberikan bantuan mesih jahit. Sebab, dia punya keahlian dalam menjahit dan semoga ke depannya bisa menjadi penjahit profesional,” ujarnya.  Untuk keluarga Arfah, Khaerul Aco mengaku masih memikirkan bantuan usaha apa yang cocok diberikan agar keluarga tersebut dapat segera menjadi keluarga mandiri dan keluar dari jeratan kemiskinan.

Makassar

Prof Hamsu Gani Resmi Lantik Pengurus Kerukunan Keluarga Pendidikan Teknik Sipil UNM Resmi di Lantik

ruminews.id, Makassar – Kerukunan Keluarga Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar buka puasa bersama di Hotel Remcy, Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sabtu (22/3/2025). Bukber dirangkaikan dengan pelantikan. Pelantikan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisariat Fakultas Teknik IKA Universitas Negeri Makassar Prof Hamsu Abdul Gani. Turut hadir Dewan Pembina Dr.Drs. Latunreng, MM, Dewan Penasehat Prof Taufiq Natsir, M.Pd. Acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan alumni, dosen, serta mahasiswa ini tidak hanya menjadi momen berbuka puasa yang penuh berkah, tetapi juga sebuah langkah penting dalam mempererat tali silaturahmi antar anggota keluarga besar Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan UNM. Dalam acara pelantikan tersebut, pengurus baru Kerukunan Keluarga Teknik Sipil dan Perencanaan UNM resmi dilantik untuk periode mendatang. Harapan besar disampaikan agar pengurus baru ini dapat memperkuat eksistensi organisasi serta meningkatkan kualitas akademik dan sosial di kalangan mahasiswa dan alumni PTSP UNM. “Buka puasa bersama ini bukan hanya soal berbuka, tetapi lebih kepada mempererat kebersamaan kita, memperkuat komunikasi dan kerja sama antar sesama, serta membangun semangat baru dalam menjalankan berbagai program yang telah direncanakan,” ujar Dr Anas Arfandi, Ketua Kerukunan Keluarga Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan UNM yang baru dilantik. Acara ini diakhiri dengan doa bersama dan semangat untuk terus berkolaborasi demi kemajuan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan UNM yang semakin unggul di masa depan.

hmi
Daerah, Hukum, Makassar

Aktivis Hukum : Syamsuddin Sosok Yang Dapat Memimpin DPC PERADI Makassar Yang Moderat Dan Adaptif

ruminews,id – Indonesia Adalah Negara Hukum, sesuai amanat Pasal 1 ayat 3 UUD 1945. Sebagai negara menjunjung tinggi hak asasi manusia, negara harus memerhatikan kesejahteraan rakyat. Salah satu proses peningkatan ekonomi kerakyatan, jika terjadi proses penegakan hukum yang adil dan akuntabel. Kota Makassar sendiri adalah salah satu kota mentropolitan, terdiri dari 15 kecamatan dan 153 kelurahan, dengan kurang lebih 1.000.000 penduduk. Salah satu unsur kemajuan Kota Makassar adalah dengan adanya penegakan hukum yanga adil dan selaras pada prinsip pembangunan negara. Advokat adalah orang yang memberikan jasa hukum di dalam maupun di luar pengadilan. Advokat wajib bersumpah menurut agamanya atau berjanji dengan sungguh-sungguh di sidang terbuka Pengadilan Tinggi. Perhimpunan Advokat Indonesia atau yang disingkat PERADI adalah salah satu organisasi profesi advokat yang sah di Indonesia, berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2003 tentang Advokat, yang didirikan pada tanggal 7 April 2005 di Balai Sudirman, Jakarta Selatan. Di kota Makassar sendiri terdapat ribuan advokat dalam naungan DPC Peradi Kota Makassar, yang melaksanakan Musyawarah Cabang ke II, salah satu kader advokat Peradi Makassar dan Juga Aktivis Mahasiswa Muhammad Arsyi Jailolo, S.H., M.H. menilai Peradi Makassar akan jauh lebih dimasa depan menjalankan fungsi reformis dalam pengembangan SDM Advokat yang moderat dan akuntabel. Menurut Arsyi, salah satu sosok yang ideal adalah Bapak Syamsuddin, S.H., M.H., M.M. menurutnya, sosok pak Syam, dengan visi misinya, dapat membuat Peradi Makassar menjadi inkubator kelembagaan yang dapat menciptakan kader advokat yang profesional dan maju secara sumber daya manusia. “Betul, menurut hemat saya, Kanda Syamsuddin adalah salah satu orang yang mampu menciptakan infrastruktur kaderisasi advokat yang maju dan adaptif terhadap fenomena peristiwa hukum dan negara, dilain sisi pastinya kanda Syamsuddin dapat menciptakan kualitas PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat) dengan kurikulum terbaik dan sosok beliau adalah pemimpin kader advokat yang interaktif dengan kelompok-kelompok organisasi masyarakat dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Intinya tata kelola kedepannya, kami sangat yakin jika kanda Syamsuddin memimpin DPC Peradi Makassar, dia akan mampu meningkatkan kualitas kader Advokat dan membuat DPC Peradi Kota Makassar ini mampu memberikan efek keadilan bagi 1 juta lebih warga Kota Makassar, Jelas Muhammad Arsyi yang juga merupakan salah satu mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar.

Hukum, Makassar

Silaturahmi dan Dukungan Advokat Maros: Syamsuddin Persiapkan Musyawarah Cabang II DPC Peradi Makassar

ruminews.id, Maros – Calon Ketua DPC Peradi Makassar Syamsuddin SH MH MM didampingi Rahmat Kurniawan, SH (Iwan Torres) buka puasa bersama advokat yang berdomisili Maros disalah satu Rumah Makan ternama yang terletak di belakang kantor Bupati Maros, Sabtu 22 Maret 2025. Dalam kunjungannya, Syamsudin meminta support advokat yang berdomisili Maros agar dapat memberikan support pada musyawarah Cabang II DPC Peradi Makassar 28 April 2025. Setelah berbuka puasa dengan rekan sejawat yang berdomisili Maros, Syamsuddin juga silaturahmi dengan Pengurus Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Maros di Sekertariatnya yang terletak di Jalan Gladiol, Maros Syamsuddin yang juga merupakan Bendahara DPC Peradi Makassar tiba di sekertariat LKBH Maros Pukul 19.15 Wita.Kehadirannya disambut hangat oleh pengurus LKBH Maros. Alhamdulillah melalui buka puasa bersama ini, saya dapat bersilaturahmi dengan teman-teman advokat yang berdomisili di Maros, Kata Syamsuddin Saya mengajak teman-teman advokat yang berdomisili Maros untuk dapat mensukseskan pelaksanaan Musyawarah Cabang II DPC PERADI Makassar yang Insya Allah akan dilaksanakan pada bulan April 2025 mendatang, ujarnya Syamsuddin berharap pelaksanaan Musawarah Cabang II DPC Peradi Makassar dapat berjalan lancar, dan dapat melahirkan pemimpin yang dapat membawa DPC PERADI Makassar jauh lebih baik.

Gowa, Pemerintahan

Membangun Gowa Sejahtera: Dukungan Kepala Inspektorat untuk Program Orangtua Asuh

ruminews.id, GOWA – Kepala Inspektorat Kabupaten Gowa, M Agus Salim Harahap, menegaskan dukungannya terhadap program orangtua asuh yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin. Program orangtua asuh yang bertujuan mengentaskan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Gowa, implementasi dari program Gowa Sejahtera yang merupakan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa. Dukungan Agus Salim ditunjukkan dengan mengunjungi rumah Hambali, keluarga miskin ekstrim di Kampung Mejang, Gowa, Sabtu (22/3/2025). Menurut Agus Salim, Hambali tidak memiliki pekerjaan dan tinggal di rumah tak layak huni bersama keluarganya. Kondisi tersebut membuat Agus Salim mengangkat Hambali sebagi anak asuhnya dan akan membimbing hingga menjadi mandiri. “Untuk saat ini, bantuan yang dibutuhkan Hambali adalah diberi pekerjaan dan perbaikan rumah,” ujar Agus Salim. Dia menjelaskan, Program Gowa Sejahtera yang dicanangkan Bupati adalah langkah mulia dan patut didukung oleh seluruh jajajaran Pemkab Gowa. “Pada dasarnya, kehidupan ini mengajarkan kita untuk memanusiakan manusia dan berbagi kebahagiaan kepada sesama,” ujar M Agus Salim Harahap dengan penuh semangat saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya. Menurutnya, Program Gowa Sejahtera diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi warga yang membutuhkan, serta mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar bagi keluarga kurang mampu. “Karena itu saya siap mendukung penuh program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa ini, dengan semangat dan komitmen yang kuat untuk mewujudkan Gowa yang lebih sejahtera,” tegasnya. Sebelumnya, Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk turut serta menjadi orang tua asuh bagi warga miskin ekstrem. Ketua DPD PAN Gowa ini mengingatkan pentingnya kerjasama semua pihak, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan hingga desa dalam mensukseskan program Gowa Bersama. “Program 100 hari kerja ini telah berjalan sekitar tiga minggu. Kolaborasi antara seluruh stakeholder sangat diperlukan agar program ini dapat tercapai dengan optimal,” ungkap Husniah. Bupati Gowa juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Gowa turut turun langsung ke lapangan untuk menjadi orang tua asuh, guna menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa. Tak hanya itu, program “Gowa Annangkasi (Bersih)” juga telah berjalan dengan fokus pada kebersihan dan kenyamanan di titik-titik ikonik Kabupaten Gowa, termasuk perkantoran dan rumah ibadah. Lebih lanjut, program “Gowa Caradde (Cerdas) yang juga telah dilaunching mewajibkan siswa TK, SD, dan SMP untuk mengaji selama 30 menit sebelum memulai pembelajaran di sekolah. Untuk Program Gowa Sehat, fokusnya pada pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia dan warga yang merayakan ulang tahun. Dengan segala upaya ini, diharapkan Kabupaten Gowa dapat semakin maju dan sejahtera, dengan seluruh warganya menikmati hasil pembangunan yang merata.(*)

Hukum, Makassar

Legislator dan Guru yang Berseteru Sepakat Berdamai

Ruminews.id, Makassar – Seorang legislator DPRD Kota Makassar berinisial AM dan seorang guru berinisial IMS akhirnya sepakat berdamai setelah terlibat perseteruan yang sempat menjadi perbincangan publik. Kesepakatan ini dicapai melalui mediasi yang difasilitasi oleh sejumlah pihak, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Andi Bukti Jufri. Pendamping IMS dari Yayasan Pemerhati Masalah Perempuan, Itha Karen, mengonfirmasi bahwa permasalahan antara keduanya telah diselesaikan secara damai melalui proses mediasi. “Kesepakatan telah diambil. Pelapor dan terlapor telah dimediasi dengan baik, sehingga saya, mewakili Ibu IMS, sepakat berdamai dengan Bapak AM,” ujar Itha di Makassar, Jumat (21/3/2025). Menurut Itha, tidak ada pihak yang sepenuhnya salah atau benar dalam kasus ini. Baik AM maupun IMS mengakui bahwa emosi yang tak terkendali menjadi pemicu perseteruan. “Saat emosi memuncak, apa saja bisa terjadi. Tidak ada yang sepenuhnya salah atau benar di sini. Keduanya telah berjuang menurut perspektif masing-masing,” tambahnya. Itha juga menegaskan bahwa poin-poin kesepakatan antara AM dan IMS bersifat pribadi. Namun, salah satu bentuk itikad baik yang disepakati adalah pencabutan laporan polisi terkait dugaan pencemaran nama baik oleh salah satu media online. “Pak AM akan menarik laporannya dari Polres. Itu langkah positif yang kami apresiasi,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Andi Bukti Jufri, menyatakan bahwa pihaknya hadir untuk memfasilitasi mediasi antara AM dan IMS. Sebagai atasan IMS, ia merasa bertanggung jawab dalam memberikan perlindungan kepada tenaga pendidik di bawah naungannya. “Pada prinsipnya, kami di Dinas Pendidikan ingin agar masalah ini dapat diselesaikan dengan baik. Alhamdulillah, sudah ada titik temu, dan kedua belah pihak sepakat untuk berdamai,” ujar Andi Bukti. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama karena momen perdamaian terjadi di bulan suci Ramadan. Di akhir pertemuan, AM dan IMS bersalaman sebagai simbol perdamaian. Momen ini turut disaksikan oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar sebagai bukti bahwa konflik telah diselesaikan dengan baik.

Gowa, Pemerintahan

Begini Kondisi Keluarga Miskin Ekstrim yang Menjadi Anak Asuh Kabag Kesra Gowa 

ruminews.id, GOWA – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Gowa, Mardani Hamdani, menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan program 100 kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin. Kegiatan prioritas dalam program 100 kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa yang dilantik pada 20 Februari 2025 lalu, adalah pengentasan kemiskinan esktrim hingga 0 persen. Implementasi dari program tersebut adalah mewajibkan seluruh pejabat Pemkab Gowa menjadi orangtua asuh bagi keluarga miskin ekstrim di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kota Makassar, ibu kota Provinsi Sulsel ini. Sejak program tersebut diumumkan oleh Bupati Husniah Talenrang, Mardani Hamdani kini telah menjadi orangtua asuh bagi dua keluarga miskin ekstrim. Keluarga pertama yang menjadi anak asuh Mardani adalah Salasa, warga Makabori, Kecamatan Bontolempangan. Menurut Mardani, dia menjadi orangtua asuh bagi Salasa dan keluarganya dengan pertimbangan Salasa tidak memiliki penghasilan sementara istrinya mengalami gangguan kejiwaan dan masih punya anak kecil. “Usia pak Salasa sudah sangat tua dan rumahnya sangat tidak layak huni. Hasil pendataan saya, Pak Salasa butuh bantuan pekerjaan, perbaikan rumah dan bantuan psikiater untuk rumahnya,” ujar Mardani kepada wartawan, Jumat (21/3/25). Keluarga kedua yang menjadi anak asuh Mardani yaitu Muddin, warga Bongki, Kecamatan Bontolempangan. Namun, menurut Mardani, Muddin hanya kategori miskin, bukan kategori miskin ekstrim. Pasalnya, Muddin masih memiliki penghasilan dari kebunnya dan dia terdaftar sebagai penerima bantuan program keluarga harapan. “Rumah keluarga Pak Muddin juga masih cukup layak huni dan dia punya kendaraan bermotor. Untuk bantuan, Pak Muddin butuh bantuan pemeriksaan kesehatan,” jelasnya. Menurut Mardani, pada Kamis (20/32025), dia mengunjungi kediaman dua keluarga yang menjadi anak asuhnya itu. Dalam kunjungannya tersebut, dia memberikan bantuan materi tetapi juga menyatakan konsistensinya akan terus menjadi orang tua asuh bagi kedua keluarga itu hingga bisa mandiri. “Mewujudkan program 100 hari kerja Ibu Bupati Gowa dan juga bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, saya merasa perlu untuk turun langsung dan memastikan kondisi dan bagaimana mencarikan solusi agar Pak Salasa dan Pak Muddin yang menjadi anak asuh saya bisa menjadi mandiri,” terangnya. Mardani juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan warga Gowa. Selain itu, dalam kunjungan tersebut, Mardani berkesempatan berdialog langsung dengan warga setempat guna mendengarkan keluhan mereka dan memberikan solusi terkait permasalahan sosial yang dihadapi oleh masyarakat miskin. “Semoga langkah ini dapat membawa perubahan positif bagi warga miskin ekstrim di Kecamatan Bontolempangan, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli kepada sesama,” tutupnya. Sebagai informasi, Pemkab Gowa sendiri memang sedang giat mengimplementasikan program Gowa Bersama, dan mengurangi angka kemiskinan, termasuk meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu.

Makassar, Politik

Kordinator Relawan Komunitas Hati Damai Turut Doakan Bupati dan Wakilnya Sukses Memimpin Gowa

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, ulang tahun ke-48, Kamis (20/3/25). Ulang tahun wanita kelahiran 20 Maret 1977 ini, dirayakan dengan acara buka puasa bersama di rumah jabatan bupati, Jl Beringin, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Sombaopu, Gowa. Momen ini cukup istimewa karena Husniah merayakan ultah ke-48 tepat di Bulan Ramadan sekaligus tahun pertamanya menjabat Bupati Gowa. Buka puasa sederhana ini dihadiri keluarga dan kerabat, pejabat Pemkab Gowa, tokoh masyarakat dan pemuda serta relawan dan pendukung Hati Damai (Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin) di Pilkada Gowa 2024. Siang hari sebelum buka puasa bersama di rujab bupati, Husniah Talenrang telah menggelar doa bersama di kediaman pribadinya, Jl Talasalapang, Makassar. Sekadar diketahui, saat ini Husniah masih tinggal di kediaman pribadinya. Ketua DPD PAN Gowa itu belum menempati Rujab Bupati Gowa karena masih dalam proses renovasi. Di dua kesempatan tersebut, Husniah Talenrang mengungkapkan rasa syukur atas nikmat karunia yang telah diberikan Allh SWT kepadanya. Ia berharap, di usianya yang semakin matang dapat memberikan lebih banyak pelajaran berharga dalam memimpin Kabupaten Gowa serta memperkuat niatnya untuk terus bekerja keras demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Gowa dan seluruh jajaran di Pemkab Gowa yang selalu mendukung setiap langkah yang saya ambil. Di usia saya yang ke-48 ini, saya semakin yakin bahwa kerja keras dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan inovasi dan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi merupakan kunci utama dalam mewujudkan Gowa yang lebih baik dan lebih maju,” ungkap Husniah kepada wartawan. Calon Ketua DPW PAN Sulsel ini juga kembali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program pembangunan yang telah digagas, termasuk program 100 hari pertamanya sebagai Bupati Gowa. Husniah berharap program 100 harinya bisa membawa banyak pencapaian positif dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Gowa. Ketua Perempuan Amanat Nasional (Puan) Sulsel ini mengatakan, peringatan ulang tahunnya yang dirangkaikan acara buka ini bukan hanya sekadar perayaan pribadi, tetapi lebih kepada wujud rasa syukur dan kebersamaan dalam menjalani bulan suci Ramadan. Sementara, Kordinator Relawan Hati Damai Pilkada 2024 lalu, Rohandi, turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang penuh harapan dan doa. Rohandi, yang dikenal sebagai sosok yang selalu mendukung berbagai program, termasuk program 100 hari yang dicanangkan Bupati Gowa dan wakilnya turut mendoakan agar sukses memimpin Gowa. Ia juga mengungkapkan apresiasinya terhadap awal kepemimpinan Husniah Talenrang bersama Darmawangsyah Muin yang telah menunjukkan konsistensinya mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Gowa. “Selamat ulang tahun ke-48, Ibu Bupati Husniah Talenrang. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, panjang umur, dan terus dapat mengemban amanah rakyat Gowa dengan penuh dedikasi dan keberhasilan,” ungkap Rohandi. Rohandi juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Gowa untuk terus mendukung kepemimpinan Bupati Husniah dan Darmawangsyah dalam mewujudkan Gowa yang lebih baik dan semakin maju. “Saya berharap, sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin solid dalam mewujudkan program-program pembangunan yang telah canangkan,” jelasnya.

Hukum, Makassar

Berbagi di Bulan Ramadhan, Kepedulian Syamsuddin Kepada Anak-Anak Panti Asuhan Al-Kabiiru

ruminews.id, Makassar – Syamsuddin, S.H., M.H., M.M. Calon Ketua DPC PERADI Makassar mengunjungi Panti Asuhan Al-Kabiiru didampingi oleh Ketua Tim Pemenangan DR. Anzar Makkuasa dan anggota tim pemenangannya yang terletak di Jalan Rasamala Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Kamis 20 Maret 2025 bertepatan dengan 20 Ramadhan 1446 H. Dalam kunjungannya terlihat sosok yang akrab disapa Syam ini sangat hangat menyapa anak-anak penghuni panti. Selain mendengarkan cerita dan usulan dari pengurus, Syam juga mendonasikan berbagai bantuan yang telah dipersiapkan untuk Panti Asuhan Al-Kabiiru sekaligus meminta anak-anak Panti Asuhan Al-Kabiiru untuk mendoakan dirinya agar bisa mendapatkan hasil yang terbaik dalam Musyawarah Cabang II DPC Peradi Makassar mendatang tanggal 28 April 2025. Alhamdulillah hingga saat ini saya tetap diberi kesempatan untuk dapat berbagi Bersama dengan mereka yang kurang beruntung seperti teman-teman Panti Asuhan dll. Mengingat kita ini semua adalah mahluk sosial, sehingga kita satu dengan yang lainnya harus saling tolong menonlong, saling peduli dengan sesama, Ujar Syamsuddin Syamsuddin juga mengaku sangat terharu tersentuh saat dirinya didoakan agar apa yang sedang diusahakan dan dicita-citakan berhasil, Inshaallah doa anak yatim itu mendapat tempat yang teristimewa dari Tuhan Yang Maha Kuasa, ungkapnya. Menurut Halijah kegiatan sosial kemanusiaan seperti ini sangatlah membantu. Saat ini terdata total penghuni panti asuhan binaannya sebanyak 44 orang termasuk 6 orang pengurus, semoga santunan ini tidak hanya menjadi berkah bagi kami tetapi juga membawa berkah bagi kita semua. Amin Yaa Rabbal Alamin.

Scroll to Top