Daerah

Gowa, Politik

Bupati Gowa Hadiri Sertijab Gubernur Sulsel, Dukung Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menghadiri serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2025-2030 di Kantor DPRD Sulsel, Makassar, Jumat (7/3/2025) pagi. Husniah hadir bersama seluruh bupati dan wakil bupati se-Sulsel. Sertijab ini sekaligus ajang silaturahmi guna mempererat sinergi antar pimpinan daerah.  Usai sertijab, Husniah memberi ucapan selamat kepada pemimpin Sulsel yang baru, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Husniah menyampaikan apresiasinya kepada Andi Sudirman Sulaiman atas segala dedikasi dan kerja kerasnya dalam memajukan Sulsel selama masa kepemimpinan sebelumnya. Diketahui, Andi Sudirman adalah Gubernur Sulsel periode 2021-2023. “Selamat kepada Gubernur Sulsel. Saya berharap di bawah kepemimpinan beliau, Sulsel akan semakin berjaya dan terus berkembang. Saya yakin, kerja sama antara pemerintah daerah dan provinsi akan mempercepat kemajuan Sulsel,” ujar perempuan pertama yang menjadi Bupati Gowa ini. Sebagai Ketua DPD PAN Gowa, Husniah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk kemajuan Sulawesi Selatan. “Kita semua harus bekerja sama, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah, untuk membawa Sulsel menuju masa depan yang lebih baik,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, Husniah juga mendapat perhatian khusus sebagai salah satu bupati dalam mendukung pembangunan di Sulsel. Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan pentingnya kolaborasi antar kepala daerah untuk membangun Sulsel lebih maju. “Kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, legislatif, eksekutif, dan yudikatif adalah kunci kesejahteraan dan kemajuan Sulsel. Mari saling bahu-membahu demi Sulawesi Selatan yang lebih baik,” tegas Andi Sudirman. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, kata Andi Sudirman, harapan besar terpateri bagi kemajuan Sulsel di masa mendatang. Gubernur dan Wakil Gubernur, diharapkan dapat membawa perubahan positif yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Sulsel.

Ekonomi, Makassar

HIPMI Sulsel Lantik Pengurus HCI, Siap Majukan Kuliner dan UMKM

Ruminews.id, Makassar – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Amar Ma’ruf, resmi melantik kepengurusan HIPMI Culinary Indonesia (HCI) Sulsel. Pelantikan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (5/3/2025), ini dihadiri oleh puluhan anggota dan dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama. HCI Sulsel diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku usaha kuliner serta mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor makanan dan minuman khas Sulsel. Organisasi ini merekrut 70 pengurus dari berbagai bidang yang akan fokus pada inovasi dan penguatan ekosistem kuliner lokal. “HCI Sulsel akan merangkul seluruh pengusaha dan aktif bersosialisasi dengan berbagai program kerja yang mendukung industri makanan dan minuman,” ujar Andi Amar. Sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andi Amar menekankan pentingnya sinergi dalam mengembangkan dunia kuliner di Sulsel. Ia berharap semua pihak dapat bekerja sama demi kemajuan industri ini. “Kita ingin semua anggota HCI Sulsel bisa berkembang dan mendapat manfaat nyata. Karena itu, kita akan mengorganisir mereka dengan baik,” lanjutnya. Anak kandung Menteri Pertanian Amran Sulaiman ini juga meminta pengurus HCI Sulsel untuk lebih aktif dalam sosialisasi serta mendata seluruh anggota agar pengembangan usaha dapat dilakukan secara sistematis. “Semua anggota akan didaftarkan dalam database, sehingga program yang dijalankan lebih terarah. Saya yakin, dengan komitmen bersama, pengembangan kuliner Sulsel bisa sukses,” tegasnya. HCI Sulsel diketuai oleh Sulfikar Samad, seorang pengusaha muda pemilik usaha katering Lundra. Organisasi ini berkomitmen melestarikan makanan khas Sulsel yang sehat dan bergizi, sekaligus meningkatkan daya saing industri kuliner di tingkat nasional. “Kami optimis HCI Sulsel dapat berkontribusi besar dalam mempertahankan dan mengembangkan kuliner khas Makassar dan sekitarnya,” pungkas Andi Amar.

Gowa, Politik

100 Hari Kerja Fokus Program Prioritas “Gowa Bersama”

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, mengimbau kepada para pejabatnya agar lebih sering turun ke lapangan melihat dan merasakan langsung kondisi masyarakat. Husniah juga meminta kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Gowa menjadi orangtua asuh bagi warga miskin. Imbauan ini sesuai program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah yang dijabarkan melalui program prioritas ‘Gowa Bersama’. Gowa Bersama singkatan dari Bersih, Cerdas, Sejahtera, Sehat, dan Aman. “Program ini mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Gowa yang lebih baik,” ungkap Bupati Gowa dalam rapat koordinasi bersama para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (3/3/2025). Gowa Bersih fokus pada peningkatan kebersihan lingkungan guna menciptakan Gowa yang lebih sehat dan nyaman. Gowa Cerdas bertujuan menyediakan fasilitas pendidikan yang lebih baik dan merata di seluruh wilayah, termasuk pembiasaan baca Alquran sebelum proses belajar bagi siswa SD dan SMP. Gowa Sejahtera bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan. Program ini untuk mengurangi kemiskinan ekstrem hingga mencapai 0 persen, dengan melibatkan seluruh SKPD sebagai orangtua asuh bagi masyarakat miskin. Gowa Sehat akan berfokus pada peningkatan layanan kesehatan yang lebih terjangkau dan berkualitas, dengan program seperti pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang merayakan ulang tahun, termasuk lansia, serta penanganan masalah stunting. Gowa Aman bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gowa. Untuk memberi contoh pelaksanaan Gowa Bersih dan Sejahtera, Husniah Talenrang mengawali kerjanya pada Rabu (5/2/25), dengan mengunjungi Kecamatan Palangga dan Bajeng. Husniah memantau kebersihan kantor Desa Palangga, Kecamatan Palangga sekaligus memberi arahan kepada kepala desa dan stafnya agar melaksanakan program Gowa Bersih. “Saya meminta kepada pemerintah kelurahan dan desa agar mulai hari ini menjalankan program ‘Gowa Bersih’. Saya juga ingin memastikan, setiap kantor desa dan kelurahan memberi pelayanan kepada masyarakat sesuai standar yang telah ditetapkan. Ini semua adalah upaya Pemkab Gowa untuk terus berbenah dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk warga Gowa,” ujar Husniah, di sela kunjungannya. Dari kantor Desa Palangga, Husniah kemudian lanjut mengunjungi salah satu rumah keluarga miskin di desa tersebut. Kunjungan ini sekaligus untuk memberi contoh kepada seluruh kepala SKPD di Gowa agar menerapkan program Gowa Sejahtera dengan menjadi orangtua asuh. Ketua DPD PAN Gowa ini mengunjungi rumah warga miskin tergolong extreme. Usai berbincang dengan pemilik rumah dan keluarganya, Husniah menyerahkan bantuan sembako. Selanjutnya, Bupati meminta Kepala Desa Palangga untuk memberi perhatian lebih kepada warga miskin extrem lainnya. Di Desa Palangga, Husniah juga menyempatkan berdialog dengan warga lainnya sekaligus menampung aspirasi masyarakat. “Kunjungan ini diharapkan dapat memacu peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih transparan, cepat, dan tepat sasaran. Juga sebagai bentuk perhatian kepada aparat desa agar turun langsung meninjau warga miskin ekstrim,” jelasnya. Dari Desa Pallangga, Husniah bersama rombongan mengunjungi Desa Bone, Kecamatan Bajeng. Di Desa Bone, Husniah juga mengunjungi satu rumah keluarga miskin sekaligus memberikan bantuan sombako. Mendampingi Bupati Gowa dalam kunjungan ke Palangga dan Bajeng, yaitu anggota DPRD Provinsi Sulsel Fraksi PAN Kamaruddin Samad serta sejumlah Kepala SKPD Pemda Gowa.

Makassar, Politik

Ketua DPRD Makassar Harapkan Wali Kota Segera Realisasikan Program Prioritas dalam 100 Hari Kerja

ruminews.id, Makassar, 3 Maret 2025 – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Supratman, berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar dapat segera merealisasikan program prioritas dalam 100 hari kerja pertama mereka. Pernyataan ini disampaikannya usai rapat paripurna pemaparan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2025-2030. Supratman menekankan bahwa masyarakat menantikan realisasi program kerja yang konkret dalam waktu dekat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah program bebas iuran sampah serta pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP. “Semoga program ini bisa terealisasi secepat mungkin. Paling tidak dalam 100 hari kerja sudah ada yang berjalan, seperti program bebas iuran sampah dan seragam gratis bagi siswa SD dan SMP. Ini bisa sangat membantu masyarakat,” ujar Supratman, Senin (3/3/2025). Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penyelesaian struktur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga ke tingkat lurah. Menurutnya, kelengkapan struktur pemerintahan sangat berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan program di lapangan. “Dalam 100 hari kerja, wali kota dan wakilnya harus merampungkan seluruh struktur SKPD, termasuk di tingkat kelurahan. Sering kali ada kelurahan yang belum memiliki sekretaris lurah (seklur), padahal Dana Alokasi Khusus (DAK) di tingkat kelurahan harus dikelola dengan baik,” tegasnya. Supratman juga menyoroti kurangnya tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kelurahan. Ia berharap wali kota segera melakukan rotasi dan pengisian jabatan yang kosong agar roda pemerintahan berjalan lebih optimal. “ASN di kelurahan masih kurang, sementara PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) harus lengkap. Jika pemerintahan tidak segera ditata, maka kinerja juga akan terhambat. Kami mendukung rotasi ASN selama sesuai dengan aturan dan mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri,” tambahnya. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) agar selaras dengan visi dan misi wali kota. “RPJMD harus berjalan dengan baik. Semua program yang dijalankan wali kota harus mengacu pada RPJMD yang harus diketuk palu dalam enam bulan setelah pelantikan. Tidak boleh lebih,” imbuhnya. Menanggapi harapan tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemetaan ulang terhadap anggaran daerah guna memaksimalkan realisasi program prioritas. “Kami akan melihat secara detail pola penggunaan anggaran selama ini, bagaimana perbandingan antara belanja dan pendapatan. Kami akan memangkas anggaran yang dinilai tidak efektif dan mengalokasikannya untuk program strategis yang lebih bermanfaat,” ujar Munafri. Ia juga menyebut akan mengurangi pengeluaran untuk perjalanan dinas dan biaya pertemuan yang dianggap tidak mendesak. “Kami akan mengoptimalkan pertemuan di kantor sendiri, mengurangi biaya perjalanan dinas yang tidak perlu, serta memangkas anggaran makan dan minum yang berlebihan,” tutupnya. Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan program prioritas yang telah dijanjikan dalam kampanye dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Makassar.

Gowa, Pemerintahan, Politik

Bupati Gowa : Program SKPD Harus Tepat Sasaran dan Tepat Manfaat bagi Warga Yang Membutuhkan.

ruminews.id, GOWA – Bupati Gowa, Husniah Talenrang, meminta seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajarannya untuk menjadi orang tua asuh bagi masyarakat miskin ekstrim. Kepala SKPD menjadi orangtua asuh diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari keluarga kurang mampu. “Kami harap SKPD tidak hanya fokus pada tugas administratif. Tetapi juga peduli dengan kondisi sosial di masyarakat,” ujar Husniah Talenrang saat memimpin Rapat Kordinasi, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (3/3/2025). Orangtua asuh dimaksud Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Gowa ini, yaitu setiap kepala SKPD memberi perhatian lebih kepada masyarakat miskin dengan cara memberikan dukungan langsung, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun program pemberdayaan. “Dengan menjadi orangtua asuh, para kepala SKPD bisa merasakan langsung kondisi di lapangan dan menemukan solusi terbaik bagi masyarakat miskin,” ujar Ketua Perempuan Amanat Nasional (PuAN) Sulsel itu. “Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kita bersama untuk mewujudkan Gowa yang lebih maju dan masyarakatnya bisa lebih sejahtera,” tambahnya. Dalam menanggulangi kemiskinan di Gowa, Husniah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, SKPD, dan masyarakat. Ia juga mengingatkan agar program-program yang dijalankan lebih tepat sasaran dan tepat Manfaat serta memberikan dampak yang signifikan bagi warga yang membutuhkan. Sementara, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin mengaku dari seluruh program yang ada harus mampu dilaksanakan dengan baik. “Tentu sebagai Wakil siap membantu khususnya dalam mensukseskan program tersebut seperti kebersihan, kesehatan dan program lainnya,” jelasnya. Pada rapat koordinasi ini, turut diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, para Pimpinan SKPD, Kabag dan Camat Lingkup Pemkab Gowa.

Makassar, Pemerintahan, Politik

Danny Pomanto Apresiasi 4 Pilar Pembangunan Pemerintahan Munafri-Aliyah

Ruminews.id, Makassar – Wali Kota Makassar periode 2013-2024, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, memberikan apresiasi terhadap konsep 4 pilar pembangunan yang menjadi arah kebijakan pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. Menurut Danny, prinsip utama dalam pemerintahan adalah membangun ekonomi masyarakat agar lebih kuat dan berkelanjutan. Ia pun mendoakan agar pasangan Munafri-Aliyah dapat menjalankan pemerintahan dengan baik demi kepentingan masyarakat Makassar. “Sebuah awal yang sangat baik. Perjalanan panjang selalu dimulai dengan langkah kecil. Apa yang tadi disampaikan oleh beliau (Munafri) sangat baik sekali,” ujar Danny usai menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) di Gedung DPRD Makassar, Senin (3/3/2025). Danny juga menegaskan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Munafri-Aliyah jika memang dibutuhkan, meskipun ke depan ia akan lebih banyak beraktivitas di luar daerah. “Kalau saya dibutuhkan untuk turut membantu kapan pun, saya siap. Walaupun mungkin saya lebih banyak di luar, tetapi khusus untuk Makassar tentu saya tetap akan senang membantu, karena ini kampung kita sendiri,” katanya. Danny mengungkapkan bahwa beberapa kepala daerah telah memintanya untuk memberikan pandangan dalam membangun pemerintahan yang efektif. Namun, meskipun tak lagi menjabat sebagai wali kota, ia menegaskan tetap berkontribusi untuk masyarakat Makassar dengan cara yang berbeda. Setelah melepas jabatan sebagai wali kota, Danny berencana kembali ke dunia konsultan sambil mengembangkan sistem ekonomi berbasis kerakyatan. “Saya kembali ke laptop, jadi konsultan, sambil membangun sebuah sistem ekonomi kerakyatan. Nanti Insya Allah, tunggu tanggal mainnya, kita akan launching secara khusus,” ungkapnya. Dengan pengalamannya selama dua periode memimpin Makassar, Danny optimistis dapat terus berkontribusi bagi kemajuan daerah, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Daerah, Gowa, Politik

Tiba di Gowa, Hati Damai Disambut Ribuan Masyarakat, Segera Jalankan Program Prioritasnya

ruminews.id, Gowa- Ribuan masyarakat Kabupaten Gowa di sepanjang jalan menuju Museum Balla Lompoa  menyambut bahagia kedatangan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin di Kabupaten Gowa setelah mengikuti Retreat, Jum’at (28/2) malam. Pada kesempatan tersebut Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menyampaikan permintaan maafnya ke masyarakat karena baru bisa bertemu langsung. Pasalnya pasca dilantik 20 Februari lalu oleh Presiden RI, Prabowo Subianto seluruh kepala daerah terpilih diharuskan mengikuti retreat selama sepekan (22-28 Februari 2025). “Kami mohon maaf karena baru bisa bertemu di hari ini. Insya Allah malam ini yang bertepatan dengan malam pertama Ramadan, Hati Damai (Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin) datang bersama berkah Ramadan,” ungkapnya di Halaman Museum Istana Balla Lompoa. Husniah menyebut, dirinya bersama Darmawangsyah Muin akan terus bersinergi dalam mensukseskan program yang telah dicanangkan, khususnya selama 100 hari pertama kepemimpinannya. “Kami tentu akan menjalankan program-program yang direncanakan dengan segera dan secepatnya, terlebih di 100 hari pertama yang sudah minus beberapa hari ini. Salah satunya membuat masyarakat kita terus terlayani dengan baik secara keseluruhan, pelayanan kesehatan gratis yang telah berjalan terutama bagi lansia dan anak-anak, program pendidikan termasuk mendukung pemberian makanan bergizi gratis yang sudah berjalan dan program prioritas lainnya,” jelasnya. Olehnya dirinya meminta, para masyarakat dan seluruh pihak yang ada mampu berkolaborasi dan bekerjasama untuk terus membawa kemajuan yang positif bagi Kabupaten Gowa dalam lima tahun mendatang. “Ini adalah bukti bahwa kita semua bersama dalam membangun Gowa yang lebih baik. Tentu dengan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gowa dapat terus menjadi daerah yang lebih sejahtera dan pembangunannya berkelanjutan. Mari terus bekerja keras untuk mewujudkan impian bersama,” harap Ketua DPD PAN tersebut. Sementara Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin mengaku siap membantu Bupati Gowa dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Gowa. “Intinya saya siap melaksanakan tugas sebagai wakil bupati untuk membantu Bupati Gowa mensukseskan seluruh program-program kerja prioritas,” tegasnya. Salah satu masyarakat, Sri Wahyuni menyampaikan rasa bahagianya karena bisa menyambut langsung kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Gowa mulai dari perbatasan Sungguminasa-Makassar hingga Museum Istana Balla Lompoa. “Tentu kami bahagia dan antusias menyambut beliau. Kami menunggu mulai jam stengah 10 malam (setelah tarwih) di perbatasan kemudian ikut iring-iringan. Kami berharap semoga program yang direncanakan bisa terwujud dan pembangunan yang telah ada hingga hari ini bisa terus dilanjutkan untuk Gowa yang lebih maju,” harapnya. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis, jajaran Forkopimda Kabupaten Gowa, para pimpinan SKPD, Camat dan Kabag Lingkup Pemkab Gowa bersama seluruh kepala desa dan lurah, serta masyarakat Kabupaten Gowa.(NH)

Daerah, Pertanian

Rembuk Tani dan Panen Raya Padi DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Wajo Berjalan Sukses

ruminews.id, Wajo- Dewan Pengurus Cabang Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Wajo Periode 2024-2029 menggelar acara Rembuk Tani dan dan Panen Raya Padi di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu 26/02/2025 sekira 13.00 Wita. Rembuk tani dan panen raya padi tersebut juga dirangkaikan dengan reses atau temu konstituen Anggota DPR Provinsi Andi Saiful Misbahuddin. Ullah, Ketua Pemuda Tani Indonesia Cabang Wajo mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan mempertemukan para petani dalam satu wadah untuk saling menyampaikan aspirasi demi mewujudkan swasembada pangan dan petani yang sejahtera “Acara ini kami buat untuk mengetahui permasalahan apa saja yang ada di petani, kita ingin swasembada pangan namun mustahil kita swasembada pangan kalau petani di lapangan masih menjerit” ungkapnya. “Kecamatan Gilireng ini adalah lokasi proyek bendungan, tetapi masyarakat disini tidak ada jaminan bisa menikmati air bendungan tersebut nah hal ini yang perlu jadi atensi bersama sebab kecamatan gilireng ini juga merupakan lumbung pangan kabupaten wajo” tambahnya. Kapolsek Gilireng AKP Reski sangat mengapresiasi kegiatan dari pemuda tani indonesia cabang wajo ini, ia mengatakan bahwa dirinya juga seorang petani, ia juga menjelaskan bahwa masih ada masyarakat yang belum mendapat uang ganti rugi bagi masyarakat yang tanahnya terdampak. “Saya juga petani, mungkin ada bantuan untuk masyarakat kecamatan gilireng terutama masyarakat yang terdampak bendung gilireng yang belum ada ganti rugi.” Jelas Pria Asal Bone ini. Penyuluh Pertanian sekaligus mewakili Kepala Dinas Pertanian Abdul Malik menjelaskan untuk pertanian Padi dan jagung didampingi oleh Kepolisian dan TNI. “Sekarang jadi program khusus, padi didampingi oleh TNI dan jagung didampingi oleh polisi.” Katanya Abdul Malik juga menjelaskan bahwa ada brigade pangan yang dikhususkan untuk daerah pertanian lahan sawah. “Sekarang ada kelompok brigade pangan, terutama di daerah sentra pertanian, seperti lahan sawah.” Jelasnya. Abdul Malik juga menuturkan bahwa Petani sekarang harus terdaftar di aplikasi untuk mendapat pupuk subsidi dan terdaftar dalam RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). “Bapak dan ibu harus terdaftar dalam rdkk, dan dalam bentuk aplikasi dan aplikasi simluhtan untuk mendapatkan pupuk subsidi.” Tuturnya. Abdul Malik juga menjelaskan untuk mendukung program Swasembada Pangan untuk menyampaikan masalah dan membuat proposal. “Alsintan sekarang ini oleh pak menteri untuk mencapai swasembada pangan dan setiap lokasi diminta apa masalahnya dan membuat proposal.” Jelasnya. H.Mustafa selaku Ketua Dewan Penasehat Pemuda Tani Indonesia Cabang Wajo menyatakan sangat bangga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat kecamatan gilireng harus berterima kasih di ketua PTI Wajo yang juga merupakan putra daerah Kecamatan Gilireng. Anggota DPRD Wajo juga mengatakan berterimah kasih kepada Andi Saiful karena telah hadir dan mempejuangkan para petani. “Saya bangga dengan kegiatan ini, ini pertama kalinya diadakan dan di persatukan kami dari DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Daerah di satu tempat. Kinerja yang luar biasa dari Ullah pak Ketua PTI Wajo. Saya wakilta di wajo berterimah kasih kepada Asm.” Kata Pembina DPC PTI Wajo ini. H. Mustafa juga mengatakan DPC Pemuda Tani Indonesia Wajo agar bisa mendampingi masyarakat untuk pendaftaran di Aplikasi RDKK dan Simluhtan. “Saya berharap DPC Pemuda Tani Indonesia mendamping masyarakat di aplikasi” Dirinya juga menjelaskan terkait perintah Prabowo Subianto untuk memperjuangkan para petani. “Perintah Pak Prabowo perjuangkan para petani, bukan lagi berjuang melawan penjajah tapi berjuang secara politik.” Jelasnya. H. Mustafa juga menjelaskan dirinya meninggalkan karirnya di Kepolisian untuk kembali ke Wajo demi memperjuangkan masyarakat. “Demi rakyat wajo saya tinggalkan karir di brimob.” Jelasnya. ASM akronim Andi Saiful Misbahuddin mengatakan bahwa Pemuda Tani Indonesia telah berkerjasama dengan Pupuk Indonesia untuk pupuk bagi petani. “Pupuk indonesia kerjasama dengan pemuda tani indonesia, dan saya memperjuangkan pupuk untuk masyarakat.” Katanya. ASM juga mengatakan bahwa pihaknya telah memperjuangkan Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian), untuk petani di Kabupaten Wajo. “Pemuda tani indonesia Sulsel memperjuangkan Alsintan untuk masyarakat.” Katanya. Ia juga menuturkan bahwa DPC Pemuda Tani Indonesia Wajo akan membantu masyarakat untuk pendaftaran di aplikasi Simluthan. “Kami akan membantu masyakat untuk pendaftaran di aplikasi Simluthan.” Tuturnya. ASM juga mengatakan bahwa Kementerian Pertanian telah menaggarkan 4.6 Triliun Rupiah untuk pemenuhan pupuk di Provinsi Sulawesi Selatan. “Kementan anggarkan 4,6 T untuk pupuk di Sulsel.” Katanya. Sekedar Diketahui DPC Pemuda Tani Indonesia juga memberikan bantuan Traktor Dua Roda sejumlah 2 unit, Bibit Jagung, Bibit Padi, Mesin Pompa Air, dan Sumur Bor di Kabupaten Wajo.

Daerah, Hukum, Makassar

Badko HMI Sulsel Minta Pemprov Evaluasi Ulang Kerjasama Pengelolaan Tambang Perseroda Sulsel

ruminews.id, Makassar – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sulawesi Selatan (BADKO HMI SULSEL) menyoroti kerjasama PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) dengan PT. Ifoshdeco dalam pengelolaan tambang di Blok Lingke Utara, dan Bulu Bakang di Luwu Timur. Hal tersebut disampaikan langsung dalam rilisan media oleh Ketua Bidang Lingkungan Hidup BADKO HMI, Ahmad Muzawir Saleh pada Kamis (27/02/2025). Ia menyayangkan jika konsesi tambang yang baru saja dimenangkan oleh Perseroda Sulsel dengan potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi daerah kemudian malah menggandeng perusahaan yang berasal dari luar Sulsel. “Kami sangat menyayangkan jika Perseroda ini malah menggandeng perusahaan dari luar, yang pada dasarnya harus meningkatkan kemandirian daerah dalam pengelolaan sumber daya” ujarnya. Bahkan menurut Muzawir, PT. SCI (Perseroda) harusnya sebagai pemenang lelang dapat mengelola secara mandiri, bahkan bila harus menggandeng perusahaan lain, maka harusnya mempertimbangkan dan memprioritaskan sumberdaya lokal. “Perseroda ini harus mendapatkan evaluasi serius dari Pemerintah Provinsi agar pemberdayaan sumber daya lokal agar dapat menjadi penggerak ekonomi Sulsel, jika pertimbangan yang diberikan tidak berorientasi pada kepentingan daerah maka tentu Pemprov harus mengevaluasi Direktur Perseroda Sulsel” tegasnya. Selain itu, Muzawir menegaskan akan melakukan langkah pengawalan atas isu tersebut, sebab menurutnya konsesi tambang Perseroda tersebut merupakan langkah awal untuk membangun ekonomi Sulsel secara mandiri melalui sumber daya alamnya. “Selama ini kita terus di eksploitasi oleh perusahaan luar, keputusan Perseroda ini yang memutuskan kembali menggandeng perusahaan luar dengan jumlah saham 49 persen tentunya harus di evaluasi ulang oleh Pemerintah Provinsi” ungkapnya. “Intinya kami akan kawal agar pemerintah berkomitmen memberdayakan potensi lokal, kami akan gulirkan di DPRD, Pemprov hingga ke jalan agar apa yang menjadi hak masyarakat lokal itu dapat terpenuhi” tegasnya.

Gowa, Politik

Bupati Gowa Antusias Belajar dari 10 Menteri di Akmil Magelang

ruminews.id, MAGELANG – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengikuti retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Selasa (25/2/2025). Ia berkesempatan belajar langsung dari 10 menteri yang memberikan materi inspiratif. “Seru sekali belajar langsung dari para menteri yang berpengalaman,” ujar Husniah. Sejak pagi hingga sore, ia menyimak materi dari Menteri Koordinator Bidang PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan Arifatul Khoiri Fauzi, hingga Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Di malam harinya, giliran Ketua KPK, Jaksa Agung, Kapolri, dan Kepala BPKP yang menyampaikan materi. Persiapan Penyambutan di Gowa Retreat ini berlangsung hingga 28 Februari 2025. Sementara Husniah di Magelang, kepemimpinan Gowa sementara dipegang Wakil Bupati Darmawangsyah Muin. Setelah selesai, Husniah akan dijemput di Bandara Sultan Hasanuddin, Maros, lalu menuju Istana Tamalate (Balla Lompoa) di Gowa. Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah, mengatakan penyambutan ini akan bertepatan dengan malam pertama Ramadan, sehingga akan dilakukan dengan sederhana dan bernuansa Islami. “Kami ingin acara ini berjalan khidmat dan tidak membebani masyarakat,” ujarnya. Bupati dan Wakil Bupati Gowa dijadwalkan tiba pada Jumat (28/2/2025) malam dan akan disambut langsung oleh pegawai serta masyarakat Kabupaten Gowa.

Scroll to Top