16 November 2025

Gowa

Sigit Sugiarto Siap Maju di MUSDA KNPI Gowa: Dorong Generasi Aksi dan Generasi Solusi.

ruminews.id – Gowa, 16 November 2025 — Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Gowa, Sigit Sugiarto, resmi menyatakan kesiapan maju dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) KNPI Kabupaten Gowa. Kehadirannya membawa semangat baru bagi generasi muda Gowa melalui tagline yang diusungnya: “Generasi Aksi, Generasi Solusi.” Di tengah momentum peringatan Hari Jadi Gowa, Sigit menegaskan bahwa langkahnya maju dalam MUSDA bukan sekadar kontestasi, tetapi wujud komitmen menghadirkan KNPI yang lebih progresif, inklusif, dan berdampak nyata bagi pemuda serta masyarakat. “Hari Jadi Gowa adalah pengingat bahwa kita punya sejarah besar dan tanggung jawab besar. Pemuda harus tampil menjadi motor perubahan. KNPI harus menjadi ruang kolaborasi, rumah besar yang menggerakkan pemuda dari berbagai latar belakang untuk beraksi dan memberi solusi,” ungkap Sigit. Sebagai tokoh muda yang telah lama berkecimpung dalam organisasi kepemudaan, Sigit membawa visi pembangunan pemuda yang berorientasi pada kolaborasi, inovasi, dan penguatan kapasitas organisasi. Ia menilai pemuda Gowa harus memiliki ruang kreatif, ruang diskusi, hingga ruang pemberdayaan yang lebih terstruktur dan produktif. Maju di MUSDA KNPI Gowa, Sigit mendapat dukungan dari berbagai elemen pemuda, aktivis, komunitas, hingga kader organisasi kemahasiswaan. Dukungan ini menunjukkan adanya dorongan kuat untuk menghadirkan wajah baru KNPI Gowa yang mampu menjawab tantangan zaman. “Generasi sekarang adalah generasi aksi dan generasi solusi. Kita tidak hanya bicara, tetapi bergerak. Kita hadir untuk memberi nilai, memberi manfaat, dan membawa perubahan,” tambahnya. Momentum Hari Jadi Gowa menjadi titik refleksi bagi Sigit dan para pemuda untuk kembali memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah. Ia optimistis bahwa melalui kepemimpinan yang terbuka dan kolaboratif, KNPI dapat menjadi wadah pemuda yang lebih relevan, dinamis, dan dekat dengan masyarakat. Dengan langkah mantap menuju MUSDA, Sigit berharap KNPI Kabupaten Gowa dapat melahirkan kepengurusan baru yang siap mendorong kemajuan daerah melalui kekuatan pemuda.

Jakarta, Nasional

Ismail Marasabessy: Tugas Polri Bagian Komponen Sipil, Penempatan di Luar Institusi Bukan Pembatasan

Ruminews.id , Jakarta – Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) Ismail Marasabessy ikut menanggapi adanya putusan MK Nomor 114/PUU-XXIII/2025 terkait penempatan anggota Polri diluar institusi. Ia menilai, tugas dan fungsi Polri merupakan bagian dari komponen sipil, sehingga menjadi tidak tepat jika ditafsirkan putusan tersebut menjadi pembatasan untuk menduduki jabatan – jabatan sipil di berbagai sektor pemerintahan. “Penempatan anggota Polri diluar instutitusi mesti dilihat sebagai bagian yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Kepolisian. tidak tepat jika ada tafsir pembatasan semacam itu, justru bertentangan dengan semangat UU Kepolisian”. terang Ismail. Ismail menambahkan, ketentuan pasal 8 dan pasal 28 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 menjadi landasan hukum yang kuat mengatur penempatan anggota Polri di luar instansi Polri. “Jelas dasar hukum nya masih berlaku dan memiliki pijakan konstitusional. sebab itu legitimate dari sisi hukum”. tegas nya Lebih lanjut, Ismail mengungkapkan, sepanjang penempatan anggota Polri atas permintaan resmi intitusi yang berwenang maka Kapolri berhak menerbitkan surat keputusan penugasan dan itu tidak bertentangan baik dengan UU maupun Konstitusi (UUD 1945). “Keluar nya putusan MK ini, pada prinsip nya tidak mengubah pengaturan penempatan anggota Polri di luar Institusi. sepanjang masih terkait dengan tugas kepolisian yang di atur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan”.

Daerah, Kolaka Utara, Nasional, Pemerintahan, Pertanian

Program Revitalisasi Kakao Kolaka Utara: Menguatkan Ekonomi Kerakyatan, Membangun Masa Depan

ruminews.id, Kolaka Utara – Program Revitalisasi Kakao yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara terus memberikan dampak positif bagi penguatan ekonomi kerakyatan. Di bawah kepemimpinan Bupati Kolaka Utara, pembangunan tidak hanya dipahami sebagai urusan infrastruktur, tetapi sebagai upaya memperkuat sumber daya manusia dan kantong-kantong ekonomi masyarakat, khususnya para petani. Bupati menegaskan bahwa pembangunan ekonomi kerakyatan memiliki cakupan luas mulai dari sektor pertanian, perikanan, kelautan hingga pertambangan dengan perkebunan kakao sebagai fokus strategis sejak awal. “Cita-cita saya sejak periode pertama adalah bagaimana kita meningkatkan nilai jual kakao. Kita harus bergerak dari barang mentah menuju produk setengah jadi bahkan barang siap konsumsi,” tegas beliau. Konsistensi itu telah diwujudkan melalui program pemberian bibit kakao gratis, bantuan alsinta, pupuk gratis di beberapa momentum, serta pembangunan Kakao Center sebagai ruang edukasi, riset, dan pemberdayaan. Di samping itu, pemerintah daerah juga aktif melakukan kegiatan advokasi kepada kelompok tani memberikan pendampingan, penguatan tata kelola kebun, peningkatan kualitas produksi, hingga perlindungan harga agar petani semakin mandiri dan berdaya saing. Memasuki periode kedua, Bupati menekankan bahwa pengembangan Program Revitalisasi Kakao terus disusun secara matang dan terukur. “Periode kedua ini sementara kami susun pengembangannya. Kita sedang merampungkan perencanaannya dengan baik, bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan beberapa sektor perbankan untuk peningkatan dan pengembangannya. Kita tunggu saja momen dan tanggal mainnya,” ujarnya dalam sebuah pertemuan santai menjelang maghrib di teras rumahnya, Kota Makassar, bersama Ketua Umum PP HIPPERMAKU. Sejalan dengan itu, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan pilot project bersama Koperasi Merah Putih (desa) dan para pelaku usaha lokal, membangun ekosistem kakao yang lebih kuat dan berkelanjutan. Dukungan besar terhadap program ini datang dari kalangan pemuda. Muhammad Raihan Kamal, S.IP selaku Ketua Umum PP HIPPERMAKU, menyampaikan bahwa pihaknya siap terlibat secara penuh. “Pemuda dan mahasiswa harus berada di garis depan pembangunan ekonomi kerakyatan. Kami siap turun memberikan edukasi, pendampingan, riset, dan advokasi kepada kelompok tani,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menegaskan keyakinannya terhadap masa depan kakao Kolaka Utara. “Kami sangat percaya bahwa kakao Kolaka Utara akan terkenal dan eksis seperti Kopi Toraja dan Kopi Aceh, yang berkembang karena konsistensi terhadap agenda ekonomi kerakyatan. Kakao kita punya potensi besar menjadi kebanggaan daerah,” tegasnya. Dengan sinergi antara pemerintah, koperasi, pelaku usaha, pemuda, dan mahasiswa, Program Revitalisasi Kakao menjadi gerakan besar yang membawa Kolaka Utara menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing menjadikan kakao bukan hanya komoditas ekonomi, tetapi identitas kejayaan masyarakat Kolaka Utara.

Daerah, Gowa

Unhas Gowa Gelar Forum Klinik PKP: Mengupas Isu Permukiman hingga Layanan Konsultasi Hunian

ruminews.id – Kegiatan Forum Diskusi Layanan Klinik Perumahan dan Kawasan Permukiman yang diselenggarakan pada Jumat, 14 November 2025, di Universitas Hasanuddin, Fakultas Teknik Gowa, berlangsung dengan penuh antusiasme. Sejak pagi, segenap civitas akademika Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota telah memenuhi Gedung CSA Lt.1, menunjukkan tingginya minat terhadap isu perumahan, permukiman, dan layanan konsultasi pembangunan hunian. Forum diskusi ini berkembang dengan sangat dinamis, memperluas wawasan peserta mengenai tantangan pembangunan permukiman di berbagai kawasan, sekaligus memperkuat peran Klinik PKP sebagai layanan konsultasi dan edukasi yang dapat diakses oleh masyarakat, pemerintah, serta lingkungan akademik. Narasumber pertama, Dr. Sri Aliyah Ekawati, S.T., M.T., memaparkan materi bertema Isu Kesehatan di Permukiman Pesisir, menyoroti tantangan sanitasi, risiko kesehatan, serta kebutuhan intervensi berkelanjutan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir. Pemaparan ini membuka diskusi yang kaya perspektif, terutama dari mahasiswa dan peserta akademik. Selanjutnya, Ratna Juwita, S.T., M.Eng., M.Mg., menyampaikan materi terkait Layanan Klinik Perumahan dan Kawasan Permukiman, yang menjelaskan fungsi Klinik PKP sebagai pusat layanan konsultasi teknis dan edukasi dalam mendukung terwujudnya hunian layak, aman, dan terjangkau. Beliau memaparkan bagaimana Klinik PKP dapat menjadi jembatan antara masyarakat, pemerintah daerah, dan akademisi dalam meningkatkan kualitas perumahan. Kolaborasi antara Universitas Hasanuddin Fakultas Teknik Gowa dan Balai P3KP Sulawesi III ini menciptakan ruang dialog yang produktif, menghadirkan pertukaran gagasan yang saling memperkaya. Para peserta berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman di Indonesia. Terima kasih kepada Universitas Hasanuddin, Fakultas Teknik Gowa, atas sinergi dan kolaborasi yang sangat baik. Semoga kegiatan ini menjadi langkah lanjutan dalam mendukung terwujudnya hunian yang sehat, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Scroll to Top