Infotainment

Infotainment, Nasional, Yogyakarta

Haul Gus Dur ke-16 Tegaskan Semangat Toleransi dan Kebhinekaan Lintas Agama

ruminews.id, Yogyakarta – Komunitas Gusdurian menggelar peringatan 16 tahun wafatnya Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, di Gereja Santa Maria Assumpta Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (9/2/2026). Peringatan Haul XVI Gus Dur ini menjadi momentum penting untuk kembali menegaskan komitmen terhadap toleransi, demokrasi, dan kebhinekaan lintas agama. Sejak siang hingga malam, hujan deras mengguyur wilayah Gamping. Namun, kondisi cuaca tidak menyurutkan antusiasme masyarakat yang hadir. Sekitar 500 orang dari berbagai latar belakang agama dan komunitas tetap memadati lokasi acara. Mereka datang bukan sekadar untuk mengenang sosok Gus Dur, tetapi juga untuk merawat nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan yang diwariskannya. Mengusung tema “Katanya Demokrasi”, Haul Gus Dur ke-16 di Gamping menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Acara ini menjadi ruang dialog terbuka tentang makna demokrasi yang tidak hanya dipahami sebagai sistem politik, tetapi juga sebagai sikap menghormati perbedaan, melindungi kelompok minoritas, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Rangkaian kegiatan dikemas dalam konsep yang santai namun bermakna. Penampilan seni tari dan sesi “stand-up comedy” bertema sosial menjadi pembuka yang mencairkan suasana. Tawa dan tepuk tangan peserta sesekali terdengar, memperlihatkan bahwa pesan toleransi bisa disampaikan dengan cara yang ringan namun tetap menyentuh. Puncak acara diisi dengan talkshow yang menghadirkan Putri Gus Dur, Inayah Wahid. Dengan gaya khasnya yang lugas dan penuh humor, ia menyampaikan pandangannya tentang kondisi bangsa saat ini yang menurutnya “tidak sedang baik-baik saja.” Kritik yang disampaikan tetap dibalut dengan candaan segar, sehingga suasana tetap hangat dan reflektif. Kehadiran Inayah Wahid mengingatkan kembali pada sosok Gus Dur yang dikenal berani menyuarakan kebenaran, bahkan dalam situasi sulit. Ia menegaskan bahwa semangat keberanian, kejujuran, dan pembelaan terhadap kelompok rentan harus terus dijaga oleh generasi saat ini. Selain talkshow, Haul XVI Gus Dur juga diisi dengan doa bersama lintas iman. Doa dipimpin secara bergantian oleh perwakilan umat Muslim, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, Konghucu, serta Penghayat Kepercayaan. Momen tersebut menjadi simbol kuat bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersatu dalam doa dan harapan bagi Indonesia yang lebih adil dan damai. Sejumlah tokoh daerah turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan lintas agama ini. Ketua DPRD Kabupaten Sleman Y. Gustan Ganda, Panewu Gamping Suyanto, Kapolsek Gamping AKP Bowo Susilo, serta Inayah Wahid selaku Penasehat Komunitas Gusdurian dan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama terlihat menyatu bersama masyarakat. Kehadiran para tokoh agama dari Islam, Katolik, Kristen, Hindu, dan Buddha di wilayah Gamping semakin menegaskan kuatnya komitmen kebersamaan. Bagi masyarakat Sleman, Haul Gus Dur bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini telah menjadi ruang perjumpaan lintas iman yang mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai toleransi di tengah keberagaman. Guyuran hujan justru menambah kesan mendalam, seolah menegaskan bahwa semangat persatuan tidak mudah luntur oleh keadaan. Secara keseluruhan, Haul Gus Dur ke-16 di Gamping berlangsung lancar dan penuh makna. Peringatan ini menjadi bukti bahwa warisan pemikiran Gus Dur tentang demokrasi, kemanusiaan, dan kebhinekaan masih hidup dalam tindakan nyata masyarakat yang memilih untuk hidup berdampingan secara damai meski berada dalam diversitas yang begitu luas. Penulis: Iman Amirullah

Infotainment, Nasional

Kronologis Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah di Apartemen

ruminews.id — Jakarta – Suasana Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, mendadak berubah sunyi pada Jumat sore, 23 Januari 2026. Di salah satu unitnya, Lula Lahfah, selebgram dan influencer yang dikenal aktif di media sosial, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Peristiwa ini bermula dari kecurigaan asisten rumah tangga (ART) Lula. Sejak pagi hingga sore hari, Lula tak kunjung keluar dari kamar dan sama sekali tidak merespons panggilan. Padahal, biasanya korban selalu beraktivitas seperti biasa. Kecurigaan itu semakin kuat mengingat Lula diketahui sedang mengalami gangguan kesehatan dalam beberapa hari terakhir. Pintu kamar Lula dalam kondisi terkunci dari dalam. ART bersama petugas keamanan apartemen sempat berupaya memanggil dan mengetuk pintu berulang kali, namun tak ada jawaban. Hingga akhirnya, sekitar pukul 18.44 WIB, petugas keamanan membuka pintu kamar atas permintaan ART. Saat pintu berhasil dibuka, Lula ditemukan telah meninggal dunia di dalam kamar. Kejadian itu segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa korban ditemukan di salah satu unit apartemen kawasan Dharmawangsa dan jenazahnya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Fatmawati guna pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan sejumlah obat-obatan serta surat rawat jalan. Informasi dari ART dan asisten pribadi korban menyebutkan bahwa Lula sempat menjalani pengobatan pada malam sebelum ditemukan meninggal dunia. Meski demikian, hingga kini pihak kepolisian belum menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Penyebab pasti kematian Lula masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan pendalaman lebih lanjut. “Benar bahwa seorang influencer berinisial LL ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa. Saat ini jenazah telah dibawa ke RS Fatmawati dan petugas sedang melakukan olah TKP untuk mendalami peristiwa tersebut,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto. Pihak kepolisian menegaskan akan menyampaikan informasi resmi kepada publik setelah seluruh proses penyelidikan dan pemeriksaan medis selesai dilakukan.

Daerah, Ekonomi, Infotainment, Makassar, Nasional, Pendidikan

Program Studi Manajemen FEB UNM Mempersiapkan Diri Sebagai Program Studi Unggulan Di Asia Tenggara Lewat ICOMAN 2025

ruminews.id – Makassar, 1 November 2025 — Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM), menegaskan posisinya sebagai salah satu program studi unggul di kawasan Asia Tenggara dengan sukses menyelenggarakan International Conference on Management (ICOMAN) 2025. Konferensi yang bertema “The Future of Management Practices and Sustainable Business Transformation in the Era of AI and the Green Economy” ini diikuti akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara melalui platform daring Zoom Meeting, Sabtu (1/11). Kegiatan ICOMAN 2025 dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Karta Jayadi, M.Sn., didampingi oleh Dekan FEB UNM, Prof. Dr. Basri Bado, S.Pd., M.Si., serta Ketua Program Studi Manajemen, Dr. Anwar, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, Prof. Karta Jayadi menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Program Studi Manajemen FEB UNM yang konsisten membangun jejaring akademik lintas negara. “ICOMAN adalah bukti bahwa UNM memiliki komitmen kuat terhadap internasionalisasi pendidikan tinggi. Forum ini mempertemukan para pakar dan peneliti untuk mencari solusi inovatif atas tantangan dunia bisnis dan manajemen di era kecerdasan buatan dan ekonomi hijau,” ujarnya. Sementara itu, Prof. Basri Bado, selaku Dekan FEB UNM, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi UNM sebagai center of excellence dalam riset manajemen berkelanjutan di Asia Tenggara. “Kolaborasi lintas negara yang dihadirkan melalui ICOMAN menunjukkan bahwa FEB UNM telah diakui dalam jaringan akademik internasional. Kami ingin menjadikan konferensi ini sebagai ruang kolaborasi untuk menghasilkan riset yang berdampak global,” tegasnya.   Konferensi ini menghadirkan enam pembicara utama dari lima negara: Dr. Hety Budiyanti, S.E., M.Ak. – Universitas Negeri Makassar, Indonesia; Maheni Ika Sari, S.E., M.M. – Universitas Muhammadiyah Jember, Indonesia; Dr. Habsah Binti Muhamad Sabli – Politeknik Mukah Sarawak, Malaysia; Dr. Nandita Mishra – Chetana’s Institute of Management & Research, India; Dr. Mahesh Luthia – Chetana’s Institute of Management & Research, India; Client Wiliam M. Malinao, Ph.D., LPT – Ifugao State University, Filipina Mereka membahas topik-topik penting seperti sustainable finance, green investment, digital transformation, entrepreneurship innovation, hingga AI-driven business management. Menurut Dr. Anwar, S.E., M.Si., Ketua Program Studi Manajemen sekaligus Ketua Panitia, konferensi ini menjadi ruang sinergi antara dunia akademik dan industri dalam mengembangkan praktik manajemen yang berkelanjutan. “ICOMAN tidak hanya mempertemukan pemikir dari berbagai negara, tetapi juga mendorong UNM berperan aktif dalam menghasilkan pengetahuan baru yang relevan dengan kebutuhan global,” ungkapnya. ICOMAN 2025 diselenggarakan bekerja sama dengan sejumlah universitas mitra di Asia, antara lain Universitas Muhammadiyah Jember (Indonesia), Chetana’s Institute of Management & Research (India), Politeknik Mukah Sarawak (Malaysia), dan Ifugao State University (Filipina). Makalah terpilih dari konferensi ini akan diterbitkan dalam International Proceedings terindeks Index Copernicus International, sebagai upaya memperluas kontribusi riset ilmiah Indonesia di tingkat global. “Kami ingin menjadikan ICOMAN sebagai agenda tahunan yang memperkuat posisi UNM sebagai pusat riset dan inovasi manajemen berkelanjutan di Asia Tenggara,” tutup Dr. Anwar. International Conference on Management (ICOMAN) merupakan forum ilmiah tahunan yang diinisiasi oleh Program Studi Manajemen FEB UNM sejak 2023. Kegiatan ini berfokus pada isu-isu transformasi bisnis, teknologi, dan keberlanjutan. Tahun 2025 menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya konferensi ini diakui secara regional sebagai ajang kolaborasi akademik unggulan Asia Tenggara.

Infotainment

Raisa dan Hamish: Cinta yang Menyentuh Langit, Kini Merunduk di Persimpangan Takdir

ruminews.id – Jakarta, Kabar itu jatuh ke ruang publik seperti pecahan kaca yang memantulkan seribu tanya. Raisa Andriana dan Hamish Daud, dua nama yang selama ini menjadi simbol keindahan cinta dan keluarga harmonis, kini berdiri di persimpangan perpisahan. Jagat hiburan tanah air seakan menahan napas; publik tak siap menerima bahwa cinta yang dulu disanjung dan dirayakan jutaan hati, kini berubah menjadi kisah sendu yang terlipat dalam lembar gugatan cerai. Resmi sudah, Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengonfirmasi bahwa gugatan atas nama Raisa telah terdaftar pada 22 Oktober 2025. Sidang perdana akan digelar pada 3 November mendatang, tanggal yang kini diselimuti tanda tanya, akankah menjadi awal perpisahan, atau justru pintu menuju perenungan dan mediasi? Padahal, sejak janji suci terucap pada 3 September 2017, kisah cinta mereka bagai dongeng yang hidup. Setiap senyum terekam manis di lensa kamera, setiap langkah berdua menjadi simbol kasih yang hangat. Publik menyebut mereka “pasangan sempurna,” sepasang jiwa yang tak hanya berpadu dalam cinta, tetapi juga dalam citra. Namun, sebagaimana musim yang berganti tanpa aba-aba, cinta pun bisa perlahan meredup bukan karena kebencian, tapi mungkin karena perjalanan yang mengubah arah. Pertanda keretakan itu muncul tanpa dentum. Hanya sebuah keheningan di dunia maya: foto peringatan ulang tahun pernikahan kedelapan mereka lenyap dari laman Instagram Hamish. Hilang tanpa kata, namun meninggalkan gema yang cukup nyaring untuk mengguncang ruang publik. Sejak saat itu, bisik-bisik tentang retaknya rumah tangga mulai menyeruak, seperti angin dingin yang menyelinap di antara celah jendela malam. Meski publik haus akan jawaban, baik Raisa maupun Hamish memilih diam. Tak ada klarifikasi, tak ada penjelasan hanya sunyi yang berbicara. Pengadilan pun menegaskan bahwa alasan di balik gugatan merupakan ranah tertutup, seakan cinta yang dulu dibagi dengan dunia kini ingin berpulang dalam ruang hening, tanpa sorot kamera, tanpa kalimat manis yang dipoles media. Sementara itu, publik tak kuasa menahan haru. Kolom komentar di media sosial dipenuhi doa dan harapan: agar mereka menemukan kedamaian, apa pun bentuknya. Ada yang berharap rujuk, ada pula yang berbisik pasrah bahwa mungkin inilah cara semesta mengajarkan, bahwa cinta tidak selalu harus dimiliki untuk tetap indah dikenang. Kini, semua mata tertuju pada tanggal 3 November 2025. Di sana, mungkin cinta akan diuji sekali lagi — apakah masih ada sisa hangat untuk diselamatkan, atau hanya kenangan yang tinggal untuk dipeluk dalam diam. Apa pun keputusan akhirnya, kisah Raisa dan Hamish akan tetap terpatri dalam ingatan publik, sebagai bukti bahwa bahkan cinta yang paling megah pun bisa berakhir dengan sunyi, namun meninggalkan gema yang abadi di hati yang pernah percaya pada cinta.

Infotainment, Makassar

Raffi Ahmad Siap Bawa RANS Entertainment ke Sulsel, Dukung Anak Muda Kreatif

ruminews.id – Makassar – Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Sulawesi Selatan mendorong agar RANS Entertainment segera hadir di Sulsel untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kawasan Timur Indonesia. Aspirasi ini disampaikan dalam acara Meet Up & Dialog UKP Mendengar with Raffi Ahmad di Kafe Delicated Society, Makassar, Kamis (2/10/2025). Ketua ICCN Sulsel, Ashari Ramadhan (Rama), menilai kehadiran RANS akan membuka ruang kolaborasi yang luas bagi generasi muda. “Anak muda Sulsel punya energi, karya, dan budaya luar biasa. Kami ingin ada jembatan agar talenta lokal bisa dikenal, bahkan sampai ke level nasional dan internasional,” ujarnya. Raffi Ahmad, pendiri RANS Entertainment sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, menyambut baik usulan tersebut. Menurutnya, Sulsel punya potensi besar di seni, digital, dan pariwisata. “Makassar adalah pintu gerbang Indonesia Timur. Kami siap menjajaki kerja sama agar kreativitas anak muda di sini bisa naik kelas,” kata Raffi. Acara ini diikuti lebih dari 50 peserta dari komunitas seni, UMKM kreatif, startup, akademisi, bahkan mahasiswa. Sebagai simpul jaringan kreatif di Indonesia, ICCN Sulsel menegaskan komitmennya mendorong ekosistem kreatif yang inklusif melalui kolaborasi lintas sektor.

Infotainment, Makassar

Ratu Emas Mira Hayati di Jatuhi Hukuman Penjara 10 Bulan pada Kasus Skincare Abal-abal

ruminews.id, Makassar – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar menjatuhkan vonis penjara selama 10 bulan terhadap ratu emas, Mira Hayati dalam perkara peredaran kosmetik berbahaya. Hakim Ketua Arif Wisaksono menyatakan bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana mengedarkan alat kesehatan yang tidak sesuai standar atau persyaratan keamanan kesehatan sebagaimana diatur pada pasal 138 ayat (2) dan (3). “Karena itu terdakwa pidana penjara selama 10 bulan dan denda sebesar Rp1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti penjara selama 2 bulan,” Pungkas Arif, Selaku Hakim Ketua. Dalam pembacaan Amar Putusan, Hakim menjatuhkan vonis 10 bulan tersebut, dengan alasan selama menjalani sidang perilaku terdakwa sangat sopan. “Terdakwa sopan dan terdakwa belum pernah dihukum dan terdakwa memiliki bayi yang masih memerlukan terdakwa sebagai ibu,” ungkapnya. Pada sidang sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) dituntut Mira Hayati dituntut selama 6 tahun penjara berbanding dengan Putusan Hakim yang memberi Hukuman terbilang ringan hanya 10 bulan kurungan penjara.

Daerah, IKN, Infotainment, Kriminal, Nasional

Puluhan PSK Menjamur di Wilayah IKN Terjaring Operasi Satpol PP

ruminews.id, Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara menggelar operasi penertiban di seluruh kecamatan, termasuk Kecamatan Sepaku yang masuk wilayah IKN. Meski sudah ada Otorita IKN, penegakan Perda masih jadi kewenangan pemerintah kabupaten. Satpol PP berhasil mengamankan PSK dalam tiga operasi terakhir di Sepaku, 64 perempuan diduga pramunikmat atau PSK terjaring. Dua orang diamankan pada operasi pertama, 32 orang pada operasi kedua, dan 30 orang pada operasi ketiga. Praktik prostitusi dilakukan secara online melalui aplikasi media sosial, dengan mematok tarif Rp 400 ribu hingga Rp 700 ribu sekali kencan. Para PSK umumnya menyewa kamar penginapan seharga Rp 300 ribu per malam. Para pelaku pramunikmat ini berasal dari Samarinda, Balikpapan, Bandung, Makassar, dan Yogyakarta. Setelah dibina, mereka yang berasal dari luar daerah diminta meninggalkan Penajam Paser Utara dalam dua hingga tiga hari. Penanganan prostitusi disebut perlu kerja sama lintas sektor, termasuk pengawasan ketat terhadap pendatang, demi menjaga kawasan strategis nasional dari ancaman degradasi moral dan sosial

Infotainment

Ini Penyebabnya, Suami Najwa Shihab, Ibrahim Sjarief, Meninggal Dunia

ruminews.id, JAKARTA – Suami jurnalis senior Najwa Shihab, Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Mahar Mardjono, Jakarta, Selasa (20/5). Kabar duka ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid melalui pesan singkat. “Telah berpulang ke rahmatullah Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf,” tulis Meutya, yang diketahui merupakan rekan kerja Najwa semasa keduanya berkarier di salah satu stasiun televisi swasta. Jenazah almarhum akan disemayamkan di kediamannya di Jalan Jeruk Purut No. 8–9, RT 004/RW 03, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Rencananya, pemakaman akan berlangsung pada Rabu, 21 Mei 2025, pukul 10.00 WIB di TPU Jeruk Purut. Informasi serupa juga disampaikan oleh asisten pribadi Najwa, Caca. Ia menyebut bahwa Ibrahim wafat akibat stroke yang menyebabkan pendarahan di otak. “Pasca stroke, terjadi pendarahan di otak,” ujar Caca dalam pesan singkat.

Infotainment

Nikita Mirzani Jadi Tersangka Pemerasan dan TPPU, Terancam 20 Tahun Penjara

Ruminews.id, Jakarta – Artis kontroversial Nikita Mirzani resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh Polda Metro Jaya. Ia diduga terlibat dalam pemerasan terhadap seorang pengusaha skincare berinisial RGP, dengan nilai mencapai Rp 4 miliar. Kasus ini bermula dari laporan RGP yang mengaku menjadi korban pemerasan oleh Nikita Mirzani dan asistennya, IM. Polisi menduga uang hasil pemerasan tersebut telah dicuci melalui berbagai transaksi keuangan guna menyamarkan asal-usulnya. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary, mengatakan bahwa penyidik telah mengumpulkan cukup bukti, termasuk komunikasi digital dan aliran transaksi yang mencurigakan. “Kami menemukan adanya praktik pemerasan yang dilakukan melalui media elektronik. Dana yang diperoleh kemudian disamarkan dengan berbagai transaksi untuk menghindari deteksi pihak berwenang,” ujar Ade Ary dalam konferensi pers, Rabu (20/2). Dalam kasus ini, Nikita Mirzani tidak sendirian. Ia diduga bersekongkol dengan asistennya, IM, dalam menjalankan aksi pemerasan. Sementara itu, korban adalah RGP, seorang pengusaha yang bergerak di bidang bisnis kecantikan. Kasus ini terungkap setelah laporan korban masuk ke kepolisian pada Januari 2025. Setelah melakukan penyelidikan selama beberapa minggu, polisi akhirnya menetapkan Nikita Mirzani dan IM sebagai tersangka pada 20 Februari 2025. Pemerasan ini diduga dilakukan secara daring melalui media elektronik, namun transaksi yang mencurigakan tersebar di berbagai rekening. Sementara itu, proses hukum terhadap Nikita Mirzani ditangani oleh Polda Metro Jaya, Jakarta. Selain pemerasan, Nikita Mirzani juga dijerat dengan TPPU karena uang yang diduga diperolehnya dari pemerasan tidak langsung digunakan, melainkan diputar melalui berbagai transaksi keuangan. Langkah ini bertujuan untuk mengaburkan asal-usul dana tersebut. Karena itu, polisi menjerat Nikita dengan pasal berlapis, antara lain: Pasal 27 ayat (4) UU ITE tentang pemerasan melalui media elektronik Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman kekerasan Pasal 3 dan Pasal 4 UU No. 8 Tahun 2010 tentang TPPU Ancaman hukuman bagi tersangka mencapai 20 tahun penjara. Polisi telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Nikita dan IM. Namun, keduanya meminta penundaan pemeriksaan dengan alasan yang belum diungkapkan ke publik. Meski begitu, polisi menegaskan bahwa penyelidikan akan terus berlanjut. Sementara itu, Nikita Mirzani belum memberikan pernyataan resmi terkait status tersangkanya. Publik pun menunggu perkembangan kasus ini, termasuk kemungkinan adanya tersangka lain yang terlibat.

Infotainment

Alasan Duta Sheila On 7 Pilih Jadi Ambasador MAKA Motors

ruminews.id – Akhdiyat Duta Modjo, vokalis band Sheila On 7, telah resmi menjadi Brand Ambassador untuk MAKA Motors, pabrikan sepeda motor listrik lokal yang baru saja meluncurkan produk pertamanya, MAKA Cavalry. Duta mengungkapkan bahwa sepeda motor telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya sejak masa sekolah. Ia menyatakan, “Sepeda motor sudah jadi bagian dari kehidupan saya. Sejak SMA, ke mana-mana pakai sepeda motor, termasuk ketika mengikuti festival musik pelajar.” Alasan utama Duta menerima tawaran sebagai Brand Ambassador MAKA Motors adalah kesamaan visi dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah global. Duta menyebut, “Di dalam berkarya, saya dan teman-teman memiliki misi untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah global lewat karya musik. Saya melihat misi serupa juga dibawa oleh MAKA Motors.” Selain itu, Duta juga tertarik dengan pendekatan yang dilakukan oleh MAKA Motors serta kualitas produk yang ditawarkan. Ia menyukai desain, logo, dan merek dari MAKA Motors, yang menurutnya mencerminkan semangat inovasi dan kualitas tinggi. Kolaborasi antara Duta dan MAKA Motors diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk merasakan sensasi berkendara dengan skuter listrik yang mengusung moto “Motor Paling Enak”

Scroll to Top