Infotainment

Infotainment, Internasional, Nasional, Olahraga

Tim Samba Comeback Dramatis 2-1, Amankan Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Ruminews.id, Houston — Brasil memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menundukkan Jepang dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Houston Stadium, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. Tim Samba bangkit dari ketertinggalan sebelum mengunci kemenangan lewat gol pada masa injury time.

Infotainment, Nasional, Pemerintahan

Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, Hizkia Darmayana: Bukti Kinerja Kepemimpinan Kapolri

Ruminews.id, Jakarta- Pengamat Sosial Hizkia Darmayana menilai meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan bukti nyata peningkatan kinerja yang dilakukan institusi tersebut, di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen, meningkat dibandingkan hasil survei sebelumnya pada tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen. Menurut Hizkia Darmayana, kenaikan tingkat kepercayaan tersebut mencerminkan adanya apresiasi masyarakat terhadap langkah-langkah perbaikan yang dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. “Naiknya tingkat kepercayaan publik hingga 82,4 persen merupakan bukti bahwa masyarakat mulai merasakan hasil dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri. Ini menunjukkan bahwa reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan profesionalisme anggota memberikan dampak positif terhadap persepsi publik,” ujar Hizkia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2026). Ia menambahkan, kepercayaan publik merupakan modal penting bagi institusi penegak hukum dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, capaian tersebut perlu dijaga melalui konsistensi peningkatan kualitas pelayanan, transparansi, akuntabilitas, serta penegakan hukum yang berkeadilan. Hizkia juga berharap tren positif ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. “Kepercayaan publik adalah sesuatu yang dibangun melalui kerja nyata dan harus terus dipertahankan. Dengan menjaga integritas, meningkatkan pelayanan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, Polri dapat terus memperkuat legitimasi serta kepercayaan publik di masa mendatang,” tutupnya. Berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri tercatat meningkat menjadi 82,4 persen, dari sebelumnya 76,2 persen pada tahun 2025. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan persepsi positif masyarakat terhadap institusi Polri dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum.

Infotainment, Nasional, Yogyakarta

Menjelang Tiga Dekade, Shaggydog Pulang ke Sayidan dan Rayakan Persahabatan Lewat “Lodse”

Ruminews.id, Yogyakarta — Tak banyak band independen di Indonesia yang mampu bertahan dengan formasi yang nyaris tak berubah selama hampir tiga dekade. Di tengah dinamika industri musik yang terus berganti, Shaggydog justru menunjukkan bahwa konsistensi, persahabatan, dan komunitas menjadi fondasi utama perjalanan mereka.

Kolombia Kalahkan Kongo 1-0
Infotainment, Internasional, Nasional, Olahraga

Kolombia Taklukkan RD Kongo, Kokohkan diri di Puncak Grup K Piala Dunia 2026

Ruminews.id, Guadalajara — Kolombia berhasil mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan RD Kongo dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua Grup K. Pertandingan yang berlangsung di Estadio Akron, Guadalajara, Meksiko, Rabu (24/6/2026), berjalan ketat dengan tensi tinggi sejak menit awal.

Infotainment, Jakarta, Nasional

Gus Falah Desak Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Cileunyi Dihukum Seberat-Beratnya

ruminews.id, Jakarta- Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan menghukum seberat-beratnya pelaku berinisial TH yang diduga menganiaya dan menyekap seorang perempuan berinisial YTR selama tiga tahun di kamar kosnya di wilayah Cileunyi. Menurut Gus Falah, tindakan yang diduga dilakukan pelaku merupakan kejahatan serius yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai nilai-nilai kemanusiaan. “Perbuatan ini sangat keji dan tidak dapat ditoleransi. Aparat penegak hukum harus mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan memberikan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku. Korban telah mengalami penderitaan yang luar biasa akibat dugaan penganiayaan dan penyekapan yang berlangsung selama bertahun-tahun,” kata Gus Falah dalam keterangannya, Senin (22/6/2026). Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa perbuatan tersebut merupakan bentuk penganiayaan berat sebagaimana diatur dalam Pasal 466 KUHP. Dalam ketentuan tersebut, penganiayaan berat didefinisikan sebagai tindakan kekerasan yang mengakibatkan luka berat pada korban dan dapat diancam dengan pidana penjara hingga lima tahun. “Fakta-fakta yang terungkap menunjukkan korban mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan. Aparat harus menerapkan pasal-pasal yang relevan secara maksimal agar memberikan efek jera dan memenuhi rasa keadilan masyarakat,” ujarnya. Berdasarkan informasi yang beredar, YTR diduga menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh kekasihnya, TH, selama kurang lebih tiga tahun. Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami luka berat, antara lain gangguan penglihatan sehingga tidak dapat melihat secara normal, bibir sumbing, kesulitan berbicara, hingga tidak dapat berjalan. Gus Falah juga meminta aparat memastikan korban memperoleh perlindungan, pendampingan psikologis, serta layanan medis yang memadai untuk proses pemulihan. “Negara harus hadir untuk memastikan hak-hak korban terpenuhi. Selain proses hukum terhadap pelaku, pemulihan fisik dan psikis korban juga harus menjadi perhatian utama,” tegasnya. Kasus dugaan penganiayaan tersebut telah dilaporkan oleh pihak keluarga korban ke Polda Jawa Barat pada Jumat, 12 Juni 2026. Gus Falah berharap proses penyelidikan dan penyidikan dapat berjalan cepat, objektif, dan menghasilkan penegakan hukum yang berkeadilan.

Infotainment, Nasional, Politik, Yogyakarta

Festival Melawan Mojok Store: “Melawan Logika Kekuasaan”

Ruminews.id, Yogyakarta — Kondisi negara Indonesia saat ini berada ditengah pusaran krisis berkepanjangan. Logika sesat yang dimiliki penguasa dalam mengatur pemerintahan dengan berbagai program kerja yang semakin menghimpit masyarakat dalam kesulitan perekonomian ternyata ditanggapi oleh sebagian masyarakat untuk tetap menjaga kewarasannya. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan diskusi bersama.

Scroll to Top