Makassar

Makassar

LTMI HMI Cabang Makassar Timur Kembali Bergeliat: Sukses Gelar Pembukaan LAKSUS 1 dan Stadium General

ruminews.id Makassar, 26 Juni 2025 – Setelah beberapa tahun mengalami kevakuman, Lembaga Teknologi Mahasiswa Islam (LTMI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar Timur kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu lembaga Pengembangan Profesi semi otonom dalam tubuh HMI. Momentum kebangkitan itu ditandai dengan suksesnya pelaksanaan Pembukaan Latihan Khusus (LAKSUS) 1 dan Stadium General, yang digelar secara resmi di Ruang Rapat Lantai 9 Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Fadel Muhammad Taufan Ansar, Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, yang sekaligus menjadi salah satu narasumber utama dalam Stadium General. Dalam sambutannya, Fadel mengapresiasi langkah LTMI Cabang Makassar Timur dalam menginisiasi ruang-ruang kaderisasi dan diskursus teknologi di kalangan mahasiswa Islam. Ia menegaskan pentingnya inovasi digital dan sinergi lintas sektor sebagai strategi pembangunan yang relevan di masa kini dan masa depan. “Pemuda, terutama kader HMI, harus mampu menjadi pionir perubahan. Jangan hanya jadi penonton di tengah geliat teknologi dan pembangunan. Justru kita harus jadi arsitek masa depan,” ujar Fadel di hadapan para peserta dan undangan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Erlangga Pratama Susilo, Direktur Eksekutif LTMI HMI Cabang Makassar Timur, yang menyampaikan bahwa LAKSUS 1 menjadi titik balik untuk membangkitkan kembali semangat kaderisasi berbasis teknologi, yang selama ini menjadi ciri khas LTMI. Ia menekankan bahwa transformasi digital bukan hanya soal alat dan platform, tetapi juga soal cara berpikir, budaya organisasi, dan kesiapan kader menghadapi perubahan zaman. HMI Cabang Makassar Timur juga turut memberikan dukungan langsung atas terselenggaranya kegiatan ini, yang diwakili oleh Hilal Hamdi, selaku Bendahara Umum Cabang. Dalam keterangannya, Hilal menyampaikan bahwa revitalisasi lembaga-lembaga kekaryaan seperti LTMI merupakan bagian penting dari strategi penguatan basis kaderisasi HMI secara menyeluruh. Stadium General yang menjadi bagian utama dalam pembukaan LAKSUS 1 ini mengangkat tema “Inovasi Digital dan Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Kekuatan Pembangunan Masa Depan.” Tema ini dipilih untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperluas perspektif kader terhadap pentingnya konektivitas lintas bidang dalam membangun masyarakat modern yang berkeadilan dan berkemajuan. Selain Fadel, dua narasumber lainnya juga hadir memberikan materi yang bernas dan inspiratif. Pertama, Sultan Rakib, S.S., M.M., selaku Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan, yang membawakan materi seputar transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan dan peran pemuda dalam mengawal digitalisasi layanan publik. Kedua, Kasat Polrestabes Makassar yang hadir mewakili Kapolrestabes Makassar, turut menyampaikan pentingnya kolaborasi keamanan dan teknologi informasi dalam menjaga stabilitas sosial di era digital. Kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi gagasan antarkader dari berbagai komisariat, yang hadir dengan semangat membangun kembali LTMI sebagai wadah intelektual dan laboratorium kaderisasi berbasis teknologi. LAKSUS 1 sendiri dirancang sebagai pelatihan khusus yang tidak hanya memperkuat pemahaman teknologi kader, tetapi juga memperdalam sikap kritis, kolaboratif, dan visioner dalam menjawab persoalan umat dan bangsa. Dengan antusiasme tinggi dari peserta, serta dukungan berbagai pihak, kegiatan ini berhasil menciptakan suasana yang dinamis dan produktif. LTMI Cabang Makassar Timur membuktikan bahwa vakum bukanlah akhir, tetapi justru titik tolak untuk bangkit dan bergerak lebih progresif. Semangat kebangkitan ini menjadi sinyal kuat bahwa LTMI siap kembali memainkan perannya sebagai penggerak inovasi, penyambung nalar strategis kader, dan motor perubahan dalam tubuh HMI Cabang Makassar Timur.

Makassar

BEM FH-UNIBOS: Di Atas Luka Rakyat, Tak Patut Ada Pesta Bhayangkara

ruminews.id Makassar, 29 Juni 2025 – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bosowa (BEM FH Unibos) melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia, khususnya dalam penanganan hukum di wilayah Sulawesi Selatan. Presiden BEM Fakultas Hukum Universitas Bosowa, Ardy Bangsawan, menyatakan bahwa hari jadi Bhayangkara bukan saatnya euforia, tetapi momen refleksi atas masih banyaknya pelanggaran hukum, penyalahgunaan wewenang, dan ketimpangan dalam penegakan hukum yang dilakukan oleh institusi kepolisian. “Di tengah berbagai ucapan selamat kepada Polri, kami justru mempertanyakan: bagaimana bisa merayakan ulang tahun ketika begitu banyak kasus yang dibiarkan terbengkalai, terutama di Kota Makassar dan wilayah Sulsel pada umumnya?” ujar Ardy. Ia mencontohkan berbagai kasus yang hingga kini tidak kunjung diselesaikan, mulai dari dugaan korupsi di instansi publik, pelanggaran HAM dalam penanganan demonstrasi, hingga praktik diskriminatif terhadap warga yang mencari keadilan. “Kami melihat bahwa institusi ini belum berbenah secara menyeluruh. Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan dan keterbukaan dari pihak kepolisian terkait sejumlah kasus besar di Sulsel, maka kami tidak segan untuk turun ke jalan dan menyuarakan ketidakadilan itu dalam bentuk aksi demonstrasi terbuka menjelang Hari Bhayangkara,” tegasnya. Ardy menambahkan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal jalannya hukum agar tetap berada pada rel keadilan, bukan tunduk pada tekanan kekuasaan atau kepentingan elit tertentu. “Hari Bhayangkara bukan milik institusi semata. Ia adalah milik seluruh rakyat Indonesia yang mendambakan aparat yang bersih, transparan, dan berintegritas. Jika Polri masih abai terhadap aspirasi publik, maka suara rakyat akan kami nyatakan melalui aksi di lapangan,” tutupnya.

Daerah, Makassar

Lewat Indonesia Youth Summit 2025 di Makassar: Generasi Muda Ambil Peran Nyata Bangun Indonesia Emas

ruminews.id, MAKASSAR — Indonesia Youth Summit (IYS) 2025 resmi dibuka di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (13/6/2025), dengan mengusung tema “Gen Merah Putih, Pemuda Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara yang akan dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, bahkan menjadi ajang berkumpulnya ratusan pemuda dari berbagai penjuru tanah air yang membawa semangat perubahan dan inovasi. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengapresiasi hajatan tersebut. Menurutnya, Indonesia Youth Summit 2025 merupakan forum tahunan yang dirancang sebagai wadah bagi generasi muda Indonesia untuk menyuarakan ide. Juga solusi inovatif, serta menjalin kolaborasi strategis guna mendukung Visi Indonesia Emas 2045 dan Sustainable Development Goals (SDGs). “Generasi muda adalah kekuatan penggerak bangsa. Mereka harus menjadi katalisator dalam transformasi ekonomi, digitalisasi, dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Munafri, Kamis (12/6). Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh perwakilan Konsulat Jenderal dari Australia dan Jepang di Makassar dan duta negara lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan internasional terhadap upaya membangun masa depan Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Selain itu hadir juga delegasi tamu dari Pemuda Singapura, India, dan Jepang yang akan melakukan sesi Youth Multilateral Forum bersama Delegasi Pemuda Indonesia. Indonesia Youth Summit 2025 membuktikan pentingnya pemanfaatan bonus demografi Indonesia melalui kolaborasi lintas daerah dan pengembangan solusi berbasis ekologi seperti ekonomi sirkular dan energi terbarukan. Salah satu hasil utama dari kegiatan ini adalah lahirnya “Suara Pemuda Indonesia”, sebuah naskah rekomendasi kebijakan yang akan diserahkan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan di daerah masing-masing. “Lewat kegiatan seperti ini, kita harapkan menjadi bukti konkret kontribusi pemuda menuju Indonesia Emas 2045. IYS 2025 lebih dari sekadar forum diskusi, melainkan gerakan nyata menuju perubahan,” harap Appi. Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadis Pora) Makassar, A. Muh. Yasir, menyampaikan bahwa tahun ini terjadi efisiensi jumlah delegasi dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 250 delegasi yang biasanya diundang, jumlahnya kini dikurangi menjadi 150 delegasi resmi. Namun, jumlah pendaftar mencapai 825 orang. “Untuk IYS 2025 ini adalah perhelatan ketiga. Tahun ini kami kurangi jumlah delegasi menjadi 150 karena efisiensi, namun total pendaftar mencapai 825 orang. Selain 150 delegasi resmi, kami juga menerima 300 partisipan umum (general participants),” ujar Kadis Pora. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa 150 delegasi tersebut terdiri dari 23 delegasi asal Makassar, 57 dari wilayah Sulawesi Selatan, dan 58 delegasi dari luar Sulsel yang berasal dari berbagai kabupaten/kota serta anggota Youth City Changers. “Selain itu, ada juga delapan peserta asing yang berasal dari Jepang, Singapura, dan India,” ungkapnya. Dari sisi persiapan, panitia menyatakan hampir seluruh rangkaian sidang dan pembukaan telah rampung. Sejumlah tokoh dan lembaga nasional dan internasional juga telah mengonfirmasi kehadirannya pada acara pembukaan. Yang sudah terkonfirmasi hadir antara lain Bima Arya selaku Wakil Menteri Dalam Negeri, Konjen Jepang, Konjen Australia, serta perwakilan dari AIESEC Indonesia, Hewlett-Packard Indonesia, dan Think Policy Indonesia. Sementara itu, pihak penyelenggara masih menunggu konfirmasi kehadiran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. IYS 2025 menjadi panggung strategis bagi pemuda untuk terlibat aktif dalam isu-isu besar seperti transformasi digital, ekonomi hijau, dan pembangunan berkelanjutan, sekaligus mempererat jejaring nasional dan internasional antar generasi muda. (*).   —————— Performance -> *PLOTINGAN NARSUM* Undangan (Kementerian Pemuda dan Olahraga) 1. *Welcoming speech* – Walikota Makassar (Bapak Munafri Arifuddin) > PPT 2. *Keynot Speech* – Direksi APEKSI (Bapak Alwis Rustam) 2. *Policy Townhall* – Wakil Menteri Dalam Negeri (Bapak Bima arya) > Video dan PPT 3. *Intern. Townhall* – Konjen Australia > PPT 4. *Youth Panel Discussion* – ⁠Gemintang Kejora Mallarangeng (Tokoh Pemuda) – ⁠Andi Gita Namira Patigana Haris – Ananda Raehan (Anggota PSM Makassar) 5. *You talks* – Nur Syarif Ramadhan (Yayasan Perdik) – Baso Muhammad Ikram ⁠(Ketua KNPI Kota Makassar) 6. *Social Night* – Aloysius Efraim Leonard – ⁠Presiden AIESEC Indonesia – Aep Syaefullah (HP) Performance -> FADLI PADI FT FANDY WD.

Makassar, Politik

DPRD Makassar Gelar Rapat Paripurna Bahas RPJMD 2025–2029

ruminews.id, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Keempat Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2024/2025, Rabu (11/6/2025). Agenda utama dalam rapat tersebut adalah penyampaian penjelasan Wali Kota Makassar terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Makassar Tahun 2025–2029. Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Makassar, Supratman, didampingi para Wakil Ketua DPRD, yakni Andi Suhamika, Anwar Faruq, dan Eric Horas. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir bersama Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam pemaparannya, Wali Kota Munafri menegaskan bahwa penyusunan RPJMD ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis pelayanan publik. Dokumen tersebut disusun untuk menjadi pedoman arah kebijakan pembangunan Kota Makassar selama lima tahun ke depan. “RPJMD ini bukan sekadar janji politik, tetapi rencana nyata yang lahir dari aspirasi masyarakat, disusun dengan landasan visi nasional Indonesia Emas 2045,” ungkap Munafri. Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah merumuskan tujuh misi strategis dan 50 indikator Program Strategis MULIA, yang menjadi fondasi arah pembangunan ke depan. Program unggulan tersebut mencakup pembangunan stadion internasional, pendirian creative hub untuk anak muda, digitalisasi layanan publik melalui Makassar Super App, hingga penyediaan air bersih gratis dan jaminan sosial bagi kelompok masyarakat rentan. “Kami ingin Makassar tumbuh dan maju tanpa meninggalkan siapa pun di belakang,” tegas Munafri. Rapat paripurna ini menjadi tonggak awal bagi pembahasan lebih lanjut dokumen RPJMD, yang akan menjadi acuan pembangunan Kota Makassar menuju 2029.

Daerah, Makassar

Wali Kota Munafri Sambut Delegasi 8 Negara Sahabat: Diplomasi Lewat Budaya dan Sejarah Makassar

ruminews.id, MAKASSAR — Dalam rangka mempererat hubungan antarnegara melalui pengenalan budaya lokal, Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) menggelar kegiatan penerimaan Perwira Siswa (Pasis) negara sahabat Dikreg LIII Sekso 2025 di Makassar.  Acara ini dihadiri oleh delapan orang Pasis dari delapan negara sahabat, yakni Australia, Arab Saudi, India, Thailand, Singapura, dan Malaysia. Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya lokal Sulawesi Selatan kepada para peserta asing, sekaligus memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama militer antarnegara. Hal ini menjadi pembahasan dalam silaturahmi dipimpin Direktur Kerjasama Internasional Sesko TNI, Marsekal Pertama TNI Mukhtar Bakhrong, S.E., M.M., M.Han., CHRMP, bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Kantor Balai Kota, Selasa (10/6/2025). Marsekal Pertama TNI Mukhtar Bakhrong, menekankan pentingnya membangun kerja sama strategis antarnegara melalui pendekatan budaya dan kemaritiman. “Terima kasih atas jamuan yang luar biasa. Sepama berada disini (Makassar) memberi kesan mendalam untuk mengetahui nilai sejarah dan budaya,” ucap Marsekal Pertama TNI Mukhtar Bakhrong, dalam pertemuan dengan pasis negara sahabat tersebut di ruangan kerja Wali Kota Munafri. Ia juga menyampaikan pesan dari beberapa negara sahabat mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas penerimaan oleh Pemkot Makassar. Sebagai bagian dari pengenalan budaya, para peserta sempat mengikuti kunjungan ke Benteng Rotterdam sebagai simbol pelestarian nilai sejarah nasional. Tak hanya itu, pengalaman menarik lainnya adalah berlayar menggunakan kapal tradisional Pinisi, yang memberikan kesan mendalam tentang kekayaan budaya maritim Indonesia. “Kita harap terjalin persahabatan dan sinergi yang kuat antarnegara dalam menjaga stabilitas dan kerja sama kawasan,” harapnya. Suasana hangat penuh keakraban mewarnai kegiatan penerimaan Perwira Siswa (Pasis) negara sahabat Dikreg LIII Sekso 2025 di Kota Makassar. Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arufuddin menyampaikan rasa bangga atas kehadiran para pasis di kota yang dikenal sebagai gerbang Indonesia timur itu. “Doa terbaik kami agar para delegasi negara sahabat suatu saat kembali lagi ke sini. Kami berharap kerja sama ini terus terjaga. Tolong ceritakan hal-hal baik tentang Makassar kepada dunia, ajak lebih banyak orang datang berkunjung. Kami akan menjadi tuan rumah yang baik,” ujar Munafri. Makassar dikenal sebagai kota kelahiran pahlawan-pahlawan pemberani yang menjunjung tinggi nilai etika dan budaya saling menghargai. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmennya dalam menjadi tuan rumah yang ramah dan memperkuat diplomasi budaya sebagai bagian dari hubungan internasional. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, namun juga membangun pondasi kuat bagi hubungan strategis dan persahabatan antarbangsa di masa depan,” jelas Appi.

Daerah, Makassar, Olahraga

Wali Kota Munafri Tinjau Fasilitas Olahraga Terbengkalai di Kawasan Karebosi

ruminews.id, MAKASSAR – Setelah Sidak di Kecamatan Tallo. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi fasilitas olahraga yang terbengkalai di kawasan Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Senin (9/6/2025). Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota turut mengajak Ketua KONI Makassar, H. Ismail, untuk melihat langsung kondisi terkini lokasi yang dulunya difungsikan sebagai sarana olahraga bagi masyarakat. Menurut Munafri, lokasi tersebut dulunya merupakan tempat masyarakat berolahraga, namun kini terbengkalai dan tidak jelas peruntukannya. “Dulu waktu saya kerja di sekitar perusahaan di sini, ini tempat sarana olahraga. Tapi sekarang, mau dibilang taman bukan, hutan juga bukan. Ini akan kami benahi,” ungkap Munafri. Kondisi ini mendorong Wali Kota untuk menggandeng Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar, agar proses pembenahan berjalan dengan baik sesuai perencanaan. “Hari ini saya mengajak Ketua KONI kota Makassar, kesini melihat langsung kondisi ini. Banyak hal yang akan kami lakukan bersama,” tutur Appi. Ia menyebut bahwa berbagai perencanaan akan dilakukan, termasuk melalui desain ulang fasilitas agar kawasan tersebut bisa kembali dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga. “Lewat desain akan kita bangun ulang. Semoga berjalan dengan baik, supaya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Makassar dalam aktivitas olahraga,” tambahnya. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus membenahi fasilitas publik guna mendukung gaya hidup sehat masyarakat dan menciptakan ruang-ruang terbuka yang lebih fungsional dan layak. Selain pembenahan fasilitas olahraga, Munafri juga menyoroti kondisi pedestrian (trotoar) di sekitar lokasi yang dinilai butuh perhatian serius. Appi berharap perbaikan jalur pejalan kaki dapat memberikan kenyamanan lebih bagi warga yang datang berolahraga. “Pedestrian juga akan kita benahi, karena kondisinya sekarang memang butuh perhatian. Hal ini agar masyarakat yang datang olahraga bisa nyaman,” ujarnya.

Makassar, Olahraga

Bersama Kabarharkam Polri, Wali Kota Munafri Lepas Peserta Jalan Sehat SMADA 88 Makassar

ruminews.id, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri sekaligus melepas secara resmi peserta kegiatan Jalan Sehat, Senam, dan Bakti Sosial dalam rangka memperingati 37 Tahun Ikatan Alumni IKA) SMA Negeri 2 (SMADA) 88 Ujung Pandang (Makassar). Acara yang digelar dengan semarak ini, dihadiri oleh Komjen Pol. Dr. H. Moh. Fadil Imran, yang saat ini menjabat sebagai Kabaharkam Polri dan merupakan Dewan Pelindung Ikatan Alumni (IKA) SMADA. Acara olahraga dan Baksos dilaksanakan pagi mulai pukul 05.30 Wita di area Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, depan gedung IMMIM Makassar, Minggu (8/6/2025). Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi, mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh alumni SMA Negeri 2 Makassar tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi lintas angkatan dan wadah reuni lintas angkatan. “Car Free Day yang diselenggarakan oleh Semada Makassar hari ini oleh angkatan 88. Kita sangat berbahagia karena hadir di tengah-tengah kita Bapak Komjen Fadil Imran, juga dari angkatan 88,” ujar Appi. Lebih lanjut, Appi menjelaskan bahwa kegiatan rutin ini bukan hanya mempererat hubungan antaralumni, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. “Kegiatan ini memberikan dampak yang sangat baik khususnya untuk Kota Makassar, karena bisa memberdayakan para pedagang UMKM yang memadati area Car Free Day,” jelasnya. Sebagai alumni SMA Negeri 2 Makassar, Munafri berharap kegiatan serupa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi alumni lainnya untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. “Selamat kepada kakak-kakak Angkatan 88 SMA Negeri 2 Makassar. Sukses terus menjadi support untuk kekuatan SMADA ke depan,” tuturnya. Ia juga menyebutkan kontribusi alumni SMADA 88 terhadap masyarakat dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus mempererat tali silaturahmi serta memberikan manfaat sosial yang nyata. “Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh para alumni. Ini bukan hanya ajang reuni, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat,” ujar Munafri. Rangkaian acara yang melibatkan ratusan peserta ini berlangsung meriah dimulai dengan jalan sehat, dilanjutkan dengan senam bersama, serta kegiatan bakti sosial yang menyasar masyarakat sekitar. “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen alumni SMADA 88 untuk terus berkontribusi positif terhadap pembangunan sosial dan kesehatan masyarakat di Makassar,” imbuh Appi. Tiga dekade lebih berpisah oleh jarak, waktu, dan kesibukan, para alumni Sekolah Menengah Atas Negeri 2 (SMADA) Makassar angkatan 1988 akan kembali bersua dalam sebuah reuni akbar yang penuh kehangatan dan kebersamaan, Minggu, 8 Juni 2025. Bertajuk “Rewind 88: Kisah Tak Pernah Usai,” reuni ini tak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan olahraga yang terbuka untuk alumni lintas angkatan dan masyarakat umum. (*)

Daerah, Makassar

Wali Kota Munafri Resmikan Vihara Lahuta Maitreya, Tekankan Pentingnya Toleransi Beragama

ruminews.id, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan Vihara Lahuta Maitreya di Kota Makassar pada Sabtu (7/6/3025) di Jalan Wahab Tarru, No.4 Makassar. Pada kesempatan ini, orang nomor satu Kota Makassar ini menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama sebagai pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. “Alhamdulillah hari ini kita hadir bersama dalam peresmian Vihara Lahuta Maitreya. Bangunannya luar biasa megah, dan berdekatan dengan momentum Hari Raya Kota Makassar. Ini mencerminkan bahwa toleransi dan keberagaman di Makassar berjalan sangat baik,” ujar Munafri. Munafri menegaskan, hadirnya rumah ibadah yang representatif mencerminkan meningkatnya kepedulian umat terhadap nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas. Hal ini, menurutnya, menjadi indikator meningkatnya kualitas keimanan masyarakat. “Ketika masyarakat peduli dengan tempat ibadahnya, itu artinya keimanan semakin tinggi dalam menjaga kebhinekaan. Dan jika nilai keimanan dan toleransi tinggi,” katanya. Appi juga menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial, tetapi juga turut mendukung iklim investasi dan pembangunan di Makassar. “Kalau nilai keberagamannya baik, tentu semua orang akan datang. Ini memberikan dampak positif bagi investasi dan membuka banyak lapangan kerja bagi warga,” tuturnya. Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Buddha, untuk tidak hanya menjadikan vihara sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial yang berdampak luas bagi masyarakat sekitar. “Vihara ini bukan hanya tempat ibadah yang nyaman dan aman, tetapi juga harus memberi manfaat kepada lingkungan sekitar. Ini esensi hidup berdampingan dalam toleransi,” pungkasnya. Turut hadir dalam acara ini perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh masyarakat, serta para pemuka agama di Kota Makassar.

Makassar, Pemerintahan

Wali Kota Munafri Sidak Pasar Pabaeng-baeng, Tegur Jukir dan Tertibkan Pedagang di Bahu Jalan

ruminews.id, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menjalankan aktivitas paginya, sebelum ke kantor, ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, kamis (5/6/2025). Dalam kunjungannya, ia menegur juru parkir (jukir) yang membiarkan kendaraan parkir di bahu jalan. Munafri, yang akrab disapa Appi, juga mengingatkan para pedagang agar tidak menggunakan bahu jalan untuk berjualan. Menurutnya, bahu jalan adalah fasilitas umum yang harus dijaga fungsinya untuk kelancaran lalu lintas. “Ini bukan hanya jelang hari raya atau libut, tapi setiap hari begini kondisinya. Padati bahu jalan,” tegas Appi di lokasi. Selain menegur dan mengedukasi, Appi juga meminta petugas terkait untuk terus melakukan pengawasan di area pasar guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Makassar dalam menciptakan kota yang tertib dan nyaman, terutama menjelang meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang hari raya.

Makassar, Olahraga

Aliyah Mustika Ilham Dukung Semangat Juang Mahasiswa Unhas di Kejurnas Kempo

ruminews.id, MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Shorinji Kempo Universitas Hasanuddin (Unhas) di Ruang Wakil Wali Kota, Lantai 2, Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (4/6/2025). Audiensi ini membahas rencana pelaksanaan Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo “Rektor Unhas Cup XVI”, yang akan digelar pada 26–29 Juni 2025 di Gedung Olahraga JK Arenatorium Universitas Hasanuddin. Mengusung tema, Junjung Tinggi Solidaritas dan Sportivitas demi Wujudkan Sang Juara yang Berjiwa Bushido. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi, kompetisi sehat, serta wadah untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, keberanian, dan semangat juang ala Bushido kepada generasi muda. Dalam pertemuan tersebut, UKM Shorinji Kempo Unhas menyampaikan permohonan dukungan dari Pemerintah Kota Makassar demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan nasional ini, yang akan diikuti oleh ratusan kenshi dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami berharap Pemkot Makassar bisa memberi dukungan, baik dalam bentuk fasilitas maupun moril, demi menyukseskan kejuaraan yang membawa nama Makassar di kancah nasional,” ujar Andi Kurnia, Koordinator Steering Committee. Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap semangat para mahasiswa yang terus aktif berkontribusi dalam dunia olahraga dan membawa citra positif bagi Kota Makassar. “Anak-anak muda seperti kalian adalah kebanggaan daerah. Pemerintah Kota Makassar akan mendukung setiap kegiatan positif yang mendorong prestasi, persatuan, dan karakter. Insyaallah, kami siap mendukung pelaksanaan kejuaraan ini,” ujar Aliyah Mustika Ilham. Kejuaraan ini tak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga momentum mempererat solidaritas antarkenshi serta memperkuat posisi Makassar sebagai kota yang ramah terhadap penyelenggaraan event olahraga berskala nasional. Hadir dalam rapat audiensi ini yakni Wakil Ketua I Pengurus PERKEMI Sulsel, Ichwan Njiolah; Ketua Panitia, Edlyn Betsylista Syamsudi; Wakil Bendahara I, Ibrahim Husain; serta Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Andi Tenri Lengka Bau Djemma.

Scroll to Top