dprd provinsi

Hukum, Makassar, Nasional, Pemerintahan, Politik

MAKASSAR BERGERAK: WUJUDKAN REFORMASI JILID II

Ruminews.id-Jum’at, 10 April 2026, Aliansi Gerakan Mahasiswa Syari’ah & Hukum (AGRARIA) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor sementara DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Aksi ini merupakan kali kedua dilakukan, dengan membawa sejumlah tuntutan yang menyoroti persoalan nasional hingga isu global. Dalam aksi tersebut, massa mengusung enam poin utama tuntutan, yakni menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), mendorong reformasi Polri, memberikan rapor merah kepada Menteri HAM, mengevaluasi kunjungan luar negeri anggota DPR RI, mengembalikan TNI ke barak, serta mendorong Indonesia keluar dari BOP. Para demonstran menegaskan bahwa aksi yang dilakukan telah sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Aksi tersebut turut direspons oleh anggota DPRD dari Komisi E, yakni Mahmud, yang menemui massa untuk melakukan audiensi. Dari pertemuan itu, disepakati bahwa AGRARIA akan mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang dijadwalkan pada 27 April 2026. Namun demikian, Koordinator Lapangan aksi, Moh Alfa Resa, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap Ketua DPRD Sulsel yang tidak menemui massa aksi. Ia menilai hal tersebut mencerminkan kurangnya tanggung jawab dalam menyerap aspirasi publik. Menurut Alfa, alasan ketidakhadiran pimpinan DPRD, seperti agenda rapat LKPJ maupun keterbatasan kewenangan dalam memberikan pernyataan sikap, tidak seharusnya menjadi penghalang untuk berdialog dengan masyarakat. Ia bahkan menilai sebagian anggota DPRD belum maksimal dalam menjalankan fungsi representatifnya sebagai wakil rakyat. Meski demikian, Alfa tetap memberikan apresiasi kepada sejumlah anggota DPRD yang hadir dan bersedia menemui massa aksi di tengah agenda kerja, termasuk di hari Jumat yang disebut sebagian anggota sebagai waktu bekerja dari rumah (WFH). AGRARIA berharap aksi ini tidak berhenti pada penyampaian tuntutan semata, tetapi dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh DPRD hingga ke tingkat DPR RI. Mereka menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap kepentingan rakyat dan masa depan Indonesia.

Jeneponto, Politik

Vonny Ameliani Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga.

ruminews.id, Jeneponto – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Jeneponto melaksanakan program “Gerindra Peduli” di Kelurahan Sidenre Kab Jeneponto, untuk merenovasi rumah warga miskin agar menjadi lebih layak huni. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC Gerindra Jeneponto, Hj. Vonny Ameliani Suardi SE,.M.H. Program ini merupakan wujud kepedulian Partai Gerindra terhadap masyarakat kurang mampu, sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Prabowo, yang saat ini juga menjabat sebagai Presiden Indonesia, menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan tempat tinggal yang layak dan kehidupan yang lebih baik. Hj. Vonny Ameliani Suardi Menambahkan bahwa program ini adalah bentuk nyata dari komitmen Partai Gerindra untuk terus membantu rakyat kecil. “Kami di Gerindra Jeneponto mengikuti arahan langsung dari Bapak Prabowo Subianto, bahwa kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama. Dengan program bedah rumah ini, kami berharap dapat membantu warga miskin mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan sehat,” ujarnya. Salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini. “Terima kasih kepada Partai Gerindra, khususnya Bapak Prabowo Subianto dan Ibu Vonny Ameliani Suardi. Rumah kami kini jauh lebih layak untuk dihuni,” Ucapnya dengan haru. Melalui program “Gerindra Peduli”, Partai Gerindra terus membuktikan keseriusannya dalam memastikan masyarakat, khususnya di daerah-daerah tertinggal, dapat hidup dengan lebih layak dan sejahtera.

Scroll to Top