OPINI

Masyarakat Butuh Solusi dan Tindakan Nyata, Panic Buying atau Mafia Migas ?

Penulis: Alfi Sahar (Tokoh Pemuda Sulsel)

Ruminews.id – Dalam beberapa hari terakhir pemandangan di setiap SPBU sangat memprihatikan, antrian panjang hingga ke badan jalan tentunya memicu kemacetan dimana mana.

Hal ini mesti mendapatkan perhatian khusus dari pihak terkait, karena masyarakat butuh solusi dan tindakan nyata dalam mengurai masalah ini bukan sekedar narasi panic buying yang entah apa landasan nya.

Seluruh stakeholder yang ada mestinya memberikan solusi konkrit melalui sebuah kebijakan dalam menangani masalah ini namun seperti yang di ketahui bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Pemerintah Provinsi Sulsel hingga DPRD Provinsi sangat kompak mengatakan kondisi yang terjadi adalah PANIC BUYING.

Jika ini Panic Buying maka seharusnya antrian panjang di semua SPBU telah berkurang karena telah ada pembatasan terhadap pembelian BBM untuk setiap kendaraan, artinya tindakan membeli barang atau kebutuhan pokok dalam jumlah yang sangat besar secara berlebihan sudah tidak ada karena telah di berikan batasan namun fakta di lapangan berbanding terbalik dengan apa yang di sampaikan sebelumnya yaitu Panic buying.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi adalah pihak yang paling bertanggung jawab dengan hal ini, disanalah distribusi logistik di atur agar kejadian seperti ini tidak berlarut-larut hingga menyusahkan banyak orang.

Ini tidak boleh di katakan sekedar panic buying saja, namun lebih dari itu pihak berwenang dalam hal ini Polda Sulsel harus turun tangan memeriksa seluruh SPBU terkait penjualan berulang dalam skala besar.

Keseriusan seluruh stakeholder dalam memecahkan masalah ini perlu di pertanyakan, tentu hal ini tidak mudah tapi jika di biarkan ini dapat menimbulkan masalah yang lebih besar di tengah masyarakat.

Bayangkan saja jika masalah ini berlarut larut maka dapat pastikan biaya distribusi kebutuhan pokok akan naik, hal ini akan berbanding lurus dengan harga kebutuhan pokok.

Justru saya jadi berfikir jangan jangan bukan masyarakat yang Panic buying namun adanya sindikat atau jaringan Mafia Migas yang bermain di balik ini, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi harus transparan dalam memberikan informasi terkait distribusi logistik ke SPBU.

Seluruh stakeholder yang ada mesti bergerak cepat membentuk satgas independen untuk terjun ke setiap SPBU untuk menyidak dan memeriksa dugaan adanya mafia migas yang sangat meresahkan masyarakat Sulawesi Selatan

Share Konten

Opini Lainnya

Merah Muda Abstrak Lucu Halaman Kosong A4 Landscape_20261028_121738_0000
Kesetaraan Gender: Perempuan Diberi Panggung, Siapa yang Memegang Kendali?
Merah Muda Abstrak Lucu Halaman Kosong A4 Landscape_20261028_102326_0000
Di Bawah Tatapan Publik: Ekspektasi Sosial, Kebebasan Perempuan, dan Luka Psikologis KBGO
a43a1159-a9be-454a-9e9b-599ce41477eb
Menjaga Nyala Jiwa Sumpah Pemuda: Melindungi Generasi dari Ancaman HIV demi Masa Depan Bangsa
Muzakkir (3)
Drama Berulang Bernama Karhutla: Ketika Asap Menjadi Kabut Ironi di Negeri Komedi
Kongres HMI Bandar Lampung
Kongres HMI Bandar Lampung: Lebih dari Sekadar Pergantian Pimpinan, Tapi Penegasan Sikap Kritis terhadap Pemerintahan
IMG_1223
Di Balik Gelar Sarjana: Krisis Nalar dan Integritas Akademik di Perguruan Tinggi
Muzakkir (3)
Memastikan Pendidikan Tinggi Yang Berkualiatas dan Berkeadilan di tengah kampanye Pendidikan Gratis
Pemilu OSIS SMP Budya Wacana
Pemilu OSIS SMP Budya Wacana 2026: Belajar Demokrasi Sederhana dalam Lingkup Pendidikan
Muzakkir (3)
Surat Cinta Untuk Presiden Prabowo Subianto
Keuangan Inklusif
OJK dan Tantangan Membangun Ekosistem Keuangan yang Inklusif dan Ramah Masyarakat
Scroll to Top