DDV Cirebon Gelar Voluntrack Vol. 5 untuk Perkuat Kapasitas Relawan

Iman Amirullah
Minggu, 8 November 2026 • 23:47 WITA
DDV Cirebon Gelar Voluntrack Vol. 5 untuk Perkuat Kapasitas Relawan

Ruminews.id, Kuningan — Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Chapter Cirebon menggelar Voluntrack Vol. 5 bertajuk Special Capacity Building Penggerak DDV Cirebon 2026-2027 pada 7–8 November 2026. Kegiatan yang berlangsung di Bukit Tenjo Laut, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ini diikuti oleh 20 relawan.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para Penggerak DDV untuk memperkuat kapasitas, membangun konsolidasi, dan meningkatkan pemahaman mengenai peran mereka dalam kegiatan kerelawanan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi Tebar Kebaikan selama perjalanan sebagai bentuk kepedulian sosial. Setelah itu, peserta mengikuti verifikasi ID Volunteer dan sesi DDV Talk. Sesi tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman, refleksi, sekaligus penguatan identitas kerelawanan.

Dalam sesi DDV Talk, salah satu Penggerak DDV Cirebon, Meidy Puspitasari, membagikan pandangannya tentang perjalanan menjadi relawan di DDV.

“Kalo aku sendiri itu, DDV bagaikan kita mau naik ke Gunung karena kalo kita naik ke gunung kan banyak rintangannya, banyak prosesnya, cape, dan lainnya. Tetapi semisal kita udah di puncak itu tuh kita bisa melihat keindahan, ya seperti DDV ini,” ungkap Meidy.

Melalui analogi tersebut, Meidy menggambarkan bahwa perjalanan kerelawanan membutuhkan proses dan ketekunan. Para relawan harus menghadapi berbagai tantangan dan kelelahan, tetapi setiap tahap perjalanan juga memberikan pengalaman serta makna tersendiri.

Selanjutnya, peserta mengikuti pemetaan program menggunakan pendekatan Social Mapping. Melalui proses ini, para relawan mengenali kondisi sosial, potensi, kebutuhan, dan persoalan masyarakat. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar untuk merancang program pemberdayaan yang relevan dengan kondisi masyarakat dan tepat sasaran.

Melalui Voluntrack Vol. 5, DDV Chapter Cirebon berharap para Penggerak periode 2026–2027 dapat meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kolaborasi, serta mengembangkan gerakan kerelawanan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menegaskan bahwa kerelawanan tidak sekadar berarti hadir dalam aksi sosial. Relawan juga perlu terus belajar, memahami kondisi masyarakat, dan membangun kontribusi yang memberikan manfaat bagi sesama.

Bagikan Berita Ini:
RUMINEWS

Membuka berita...