Andi Azwar Manggabarani Resmi menjadi Calon Tunggal Ketua Perbasi Sulsel, Siapkan Terobosan Besar untuk Basket Sulsel.

ruminews.id – MAKASSAR – Pembenahan infrastruktur dan pengembangan bibit atlet berbakat menjadi pekerjaan besar yang ingin diwujudkan Andi Azwar Ishak Manggabarani jika dipercaya memimpin Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sulawesi Selatan periode 2026–2030. Ia ingin basket Sulsel tidak hanya berkembang di tingkat daerah, tetapi mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas yang bersaing di panggung nasional.

‎Komitmen tersebut mengemuka setelah Andi Azwar Ishak secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua Perbasi Sulsel di Bikin-bikin, Nipah Mall, Makassar, Rabu (4/11/2026). Kehadirannya didampingi sejumlah tokoh, di antaranya Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin, anggota DPRD Sulsel dr. Fadli Ananda, serta sejumlah ketua Pengcab Perbasi kabupaten/kota. Dukungan tersebut sekaligus mengantarkannya sebagai calon tunggal dalam bursa pemilihan.

‎Salah satu persoalan mendasar yang menjadi perhatiannya adalah keterbatasan infrastruktur olahraga basket di Sulawesi Selatan. Hingga kini, Perbasi Sulsel belum memiliki gedung olahraga (GOR) basket yang dikelola secara mandiri. Padahal, keberadaan fasilitas khusus sangat penting untuk menunjang latihan rutin, pembinaan berjenjang, kompetisi, hingga pemusatan latihan atlet. Menurut Andi Azwar, Sulsel membutuhkan fasilitas representatif yang dapat menjadi pusat pertumbuhan dan pengembangan olahraga basket.

‎Lebih dari sekadar membangun gedung, ia juga ingin menjadikan infrastruktur tersebut sebagai rumah lahirnya talenta-talenta muda potensial. Dengan fasilitas yang memadai, pembinaan atlet sejak usia dini diharapkan berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Potensi pemain dari berbagai kabupaten dan kota harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang, sehingga tidak ada bibit berbakat yang terhambat hanya karena keterbatasan sarana latihan dan kompetisi.

‎Dukungan terhadap gagasan tersebut datang dari Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin. Ia menilai Andi Azwar memiliki kapasitas untuk merangkul seluruh elemen basket dan mendorong kemajuan olahraga ini hingga ke daerah. Senada, dr. Fadli Ananda menilai gagasan pembangunan GOR khusus basket merupakan langkah visioner. Ia menyatakan DPRD Sulsel siap berkolaborasi mendukung pembenahan sarana dan prasarana demi kemajuan basket Sulawesi Selatan.

‎Ke depan, tantangan Perbasi Sulsel bukan hanya menghadirkan fasilitas olahraga yang layak, tetapi juga membangun sistem pembinaan yang mampu mengantarkan atlet muda menembus level nasional. GOR basket yang representatif, kompetisi usia dini yang berkesinambungan, serta pembinaan berbasis potensi daerah diharapkan menjadi fondasi lahirnya generasi baru pebasket Sulsel. Jika seluruh elemen mampu bergerak bersama, periode 2026–2030 berpeluang menjadi momentum kebangkitan basket Sulawesi Selatan.

Share

Scroll to Top